cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN UPAYA PENCEGAHAN ANAK STUNTING PADA IBU HAMIL PUSKESMAS ANAK AIR PADANG Ater Merry, Yussie; Wati MZ, Marry Denita; BD, Faridah; Eravianti, Eravianti; Bebasari, Mardiani; Saputri, Lita Angelina; Prima Ftriah, Iin
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2111

Abstract

Permasalahan stunting di Indonesia menjadi perhatian nasional. Target penurunan stunting tahun 2024sebesar 14%. Kejadian stunting di Indonesia sebesar 21,6%, di Sumatera Barat 25,2% dan di wilayah kerjapuskesmas Anak Air Padang sebanyak 6,4%. Salah satu cara menurunkan stunting melalui pemenuhangizi ibu hamil. Pemberdayaan ibu hamil dalam pencegahan anak stunting sangat diperlukan. Tujuanpenelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibuhamil di wilayah kerja puskesmas Anak Air Padang. Jenis Penelitian kuantitatif, desain cross sectional.Sampel yaitu ibu hamil trimester III di wilayah kerja puskesmas Anak Air Padang, mulai September-Desember 2022 sebanyak 45 orang, secara purposive sampling dari 734 ibu hamil. Data dikumpulkanmenggunakan kuesioner pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibu hamil. Analisis datasecara univariat dan bivariat, Chi square dengan taraf signifikan 5% (p = 0,05), Confidence Level 95%.Berdasarkan hasil uji Chi square didapatkan nilai p (0.482) > 0,05,tidak terdapat hubungan bermaknaantara tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan anak stunting pada ibu hamil puskesmas Anak AirPadang. Kemungkinan terdapat faktor lain yang memiliki hubungan bermakna terhadap upaya pencegahananak stunting pada ibu hamil, seperti: sikap ibu, dukungan keluarga, nilai budaya, dukungan lingkungan.Kata kunci : Pengetahuan; hamil; pencegahan; anak stunting.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS PEMBERIAN SELIMUT TEBAL DAN BLANKET WARMER PADA KEJADIAN POST ANAESTHETIC SHIVERING (PAS) PADA PASIEN DENGAN REGIONAL ANESTESI DI RECOVERY ROOM RSI IBNU SINA PADANG Fitrina, Yossi; Bungsu, Pera Putra; Illahi, Putri Rahma
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2543

Abstract

Shivering (menggigil) merupakan keadaan yang ditandai dengan adanya peningkatan aktifitas post Regional Anestesi. Intervensi untuk mengatasi menggigil salah satunya adalah penggunaan selimut. Beberapa yang sering digunakan adalah selimut tebal dan Blanket Warmer. Untuk mengetahui Perbedaan efektivitas pemberian selimut tebal dan Blanket Warmer pada kejadian Post Anaesthetic Shivering (PAS) pada pasien dengan Regional Anestesi di Recoverry Room Rsi Ibnu Sina Padang. Design Penelitian Quasy eksperimental design dengan teknik sampling Lameshow. Sampel sebanyak 34 orang responden yang terdiri dari 17 orang kelompok eksperimen yang diberikan intervensi Selimut Tebal dan 17 orang kelompok kontrol yang diberikan intervensi Blanket Warmer di Recoverry Room RSi Ibnu Sina Padang. Berdasarkan analisis statistik uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 (p 0,005), yang menunjukkan bahwa selimut tebal dan selimut hangat efektif terhadap penanganan Post Anesthetic Shivering (PAS). Berdasarkan uji Mann Whitney terhadap Perbedaan efektifitas penanganan menggigil antara selimut biasa dan Blanket Warmer diperoleh nilai signifikansi 0,000 (p 0,005). Adanya perbedaan efektifitas pemberian selimut tebal dan Blanket Warmer terhadap kejadian Post Anesthetic Shivering (PAS) pada pasien dengan Regional Anestesi di Recovery room Rsi Ibnu Sina Padang.Kata kunci        : Regional Anestesi, Shivering, Selimut Tebal, Blanket Warmer
EFEKTIVITAS PEMBERIAN DARK CHOCOLATE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI KELURAHAN BALAI GADANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN Nurleny, Nurleny; Hasni, Hidayatul
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2150

Abstract

Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Tekanan darah pada lansia akan cenderung tinggi sehingga lansia lebih besar berisiko terkena hipertensi. Hipertensi yang tidak teratasi, dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya seperti payah jantung, stroke, kerusakan ginjal dan kerusakan penglihatan. Terdapat pengobatan non farmakologi untuk mengatasi hipertensi, yaitu Salah satu nya berasal dari dark chocolate yang di berikan sebanyak 17 gram/hari selama 7 hari. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian dark chocolate terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik tipe pre- eksperimental design. dengan menggunakan pendekatan one group pre-post test design. Sampel berjumalh 10 orang lansia hipertensi dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampeling. pengolahan data dalam yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan nilai tengan tekanan darah sistolik pada kelompok responden sebelum diberikan dark chocolate adalah 160 dan diastolik 100. dan nilai median tekanan darah sistolik pada kelompok responden setelah diberikan dark chocolate adalah140 dan diastolik 90. Terdapat perbedaan antara rerata tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian dark chcolate dengan p value 0,003 (p<0,05) berarti terdapat terdapat efektivitas pemberian dark chocolate terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah terdapat efektivitas pemberian dark chocolate terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin. Disarankan bagi pelayanan kesehatan, khususnya penanganan hipertensi pada lansia, dark chocolate dapat dijadikan pilihan pengobatan non farmakologi untuk menurunkan tekanan darahKata Kunci                  : Lansia, Tekanan Darah, Dark Chocolate
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN CONTINUITY OF CARE(COC) PADA PELAYANAN KEBIDANAN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG RAMBUTAN KECAMATAN RAMBUTAN KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2022 Septiani, Suci; Aisyah, Siti; Afrika, Eka
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2044

Abstract

Continuity Of Care (COC) dalam kebidanan adalah pelayanan yang berkesinambungan dan menyeluruh dimulai dari pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, pelayanan bayi baru lahir sampai pelayanan keluarga berencana yang memenuhi kebutuhan kesehatan perempuan. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2021 angka kematian ibu ada 7.389 kematian ibu di Indonesia jumlahnya meningkat dibandingkan tahun 2020 sebesar 4627 kematian. Penyebab kematian ibu sebagian besarnya ibu terkait dengan COVID-19 sebanyak 2.982 kasus, pendarahan sebanyak 1.330 kasus, hipertensi dlam kehamilan 1.077 kasus. Diketahui hubungan tingkat pendidikan secara parsial, hubungan paritas secara parsial, dan hubungan jarak tempuh secara parsial dengan pelaksanaan (COC) di Puskesmas Simpang Rambutan tahun 2022. Desain penelitian ini penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional sehingga jumlah responden 38 responden. Pengumpulan data menggunakan data sekunder. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi-square. Analisis univariat didapatkan hasil dari 38 responden yang melaksanakan COC sebanyak 20 responden, responden dengan paritas rendah sebanyak 28 responden (73,7%), responden jarak tempuh dekat sebanyak 26 responden (68,4%), responden pendidikan tinngi sebanyak 20 responden (52,6%). Hasil pengujian tersebut didapatkan hasil bahwa ada hubungan bermakna antara paritas dengan pelaksanaan COC p-value 0,003,< 0,05, terdapat hubungan yang bermakna antara jarak tempuh dengan pelaksanaan COC p-value 0,004,< 0,05, dan terdapat pula hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan pelaksanaan COC p-value 0,001,< 0,05. Hasil penelitian ini di harapkan dapat memberikan edukasi dan informasi tentang pelaksaan continuity of care
HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI DENGAN KEJADIAN PUTING SUSU LECET PADA IBU NIFAS Neni, Rifda; Oklaini, Suhita Tri; Ningsih I, Dewi Aprilia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2537

Abstract

Menurut WHO tahun 2021, masih banyak bayi dan anak-anak tidak menerima makan optimal, dimanahanya Sekitar 44% bayi usia 0-6 bulan diberi ASI eksklusif. Masih banyaknya bayi tidak diberikan ASIeksklusif ini terjadi karena beberapa hambatan dalam menyusui salah satunya adalah puting susu lecet.Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan teknik menyusui dengan kejadian puting susulecet pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian secara deskriktif correlational denganmenggunakan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel total sampling dimana sampel padapenelitian sebanyak 36 respoden. Jenis data yang peneliti gunakan adalah data primer. Data diolah dandianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan analisis chi-square.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 36 responden terdapat 14 respoden mengalami puting susulecet dan terdapat 19 respoden yang melakukan teknik menyusui kurang baik. Kesimpulan terdapathubungan teknik menyusui dengan kejadian puting susu lecet pada ibu nifas di wilayah kerja PuskesmasKota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dengan kategori hubungan sedang. Kepada pihak institusiPuskesmas diharapkan dapat meningkatkan peran serta keluarga dalam mendukung ibu hamil dalammembantu kelancaran pemberian ASI dengan memberikan dukungan baik secara langsung maupun tidaksecara langsung.Kata Kunci : Teknik menyusui; puting susu lecet; ibu nifas
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KESIAPSIAGAAN PETUGAS KESEHATAN DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI PUSKESMAS SUKAMERINDU KOTA BENGKULU Listiana, Devi; Colin, Vellyza
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2604

Abstract

Earthquake disasters not only cause casualties but can also cause problems in the health sector , therefore strategic steps to minimize the impact, one of which was by preparing the preparedness of health workers, including knowledge and attitudes health worker Puskesmas. This study aims to find out the relationship between knowledge and attitudes with the preparedness of health workers in facing the earthquake disaster in Sukamerindu Health Center in Bengkulu city. This study used an analytical survey design with a correlation approach. The population in this study was all health workers in the Sukamerindu Health Center in Bengkulu, totaling 45 people. The sampling technique of this study is total sampling. This study used primary data obtained from respondents using questionnaires on health workers at the Sukamerindu health center in Bengkulu city. Data analysis was conducted univariately and bivariately . (1) The results of the study were obtained: There was a relationship between knowledge and the preparedness of health workers in dealing with earthquake disasters at the Sukamerindu Health in Bengkulu City. (2) There is a relationship between the attitude and preparedness of health workers in facing the earthquake disaster at the Sukamerindu Health Center in Bengkulu City. The results of the Pearson Chi-Square test were obtained at 40,037 with a continuity correction value or (P-Value 0.000<α or 0.000 < 0.05) then Ho rejected Ha accepted the conclusion is that there is a significant relationship between knowledge with the preparedness of health workers in facing the earthquake disaster at the Sukamerindu Health Center in Bengkulu City. The results of the Pearson chi-square test obtained a value = 21,399 and a continuity correction value or (P-Value 0.000<α or 0.000 < 0.05) then Ho was rejected and Ha was accepted the conclusion was that there was a significant relationship between the attitude and preparedness of health workers in facing earthquakes at the Sukamerindu Health Center in Bengkulu City. It was expected that puskesmas health workers can attend seminars and continue education to a higher level in order to increase knowledge and attitudes about natural disaster emergency response preparedness.  Keywords: Knowledge, Attitude, Earthquake Preparedness
Hubungan Keteraturan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Terhadap Deteksi Dini Risiko Tinggi Ibu Hamil Trimester III dengan Menggunakan Kartu Skor Poeji Rochjati (KSPR) Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawasari Jambi Siahaan, Gustien; Maghfirah, Al
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2019

Abstract

Pentingnya antenatal care (ANC) dalam pemeriksaan ibu hamil diharapkan dapat dilakukan sesuai standar minimal asuhan antenatal yang dilakukan secara berkesinambungan dan menyeluruh sehingga mampu mendeteksi dan menangani risiko tinggi pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan rancangan cross sectional, Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 19-30 Januari 2023, Populasi seluruh ibu hamil Trimester III yang memeriksa kehamilan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari ibu hamil yang memeriksa kehamilan dan memenuhi inklusi dengan Alat ukur menggunakan buku KIA dan melakukan pengisian lembaran kartu skor poedji rochjati sebagai alat deteksi dini kehamilan berisiko. Pengambilan sampel dengan Teknik Accidental sampling berjumlah 42 orang, Analisa univariat bivariat dengan uji chi-square. Ibu hamil yang teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC) berjumlah 23 orang yaitu kehamilan risiko rendah 18 orang(78.3%) dan kehamilan risiko tinggi 5 orang (21.7%). Ibu hamil tidak teratur melakukan kunjungan antenatal care (ANC) berjumlah 19 orang yaitu kehamilan risiko rendah 5 orang (26.3%), kehamilan risiko tinggi kehamilan 8 orang (42.1%) dan kehamilan risiko sangat tinggi 6 orang (31.6%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan (P-value=0.001<0.05). Adanya signifikansi antara keteraturan kunjungan antenatal care (ANC) terhadap deteksi dini risiko tinggi ibu hamil Trimester III dengan menggunakan kartu skor poeji rochjati (KSPR), Diharapkan tenaga kesehatan mampu berperan aktif dalam pelayanan ANC serta untuk ibu hamil agar lebih rutin memeriksakan kehamilannya sehingga dapat meminimalisir risiko terjadi.Kata Kunci : Keteraturan Kunjungan, ANC, Deteksi Dini, Risiko Tinggi, Ibu Hamil, KSPR
SYSTEMATIC RIVIEW : POLARISASI MAKROFAG PADA ULKUS DIABETIKUM Pratiwi, Margareta; Girsang, Ermi; Napiah, Ali
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2477

Abstract

Luka diabetik ditandai dengan peningkatan sitokin proinflamasi dan disfungsi seluler yang konsisten dengan peningkatan kadar spesies oksigen reaktif (ROS). Gangguan penyembuhan luka merupakan salah satu komplikasi diabetes yang parah. Makrofag memiliki peran penting dalam penyembuhan luka. Pada luka yang berbeda, makrofag diklasifikasikan menjadi dua fenotipe: makrofag yang diaktifkan secara klasik dan diaktifkan secara alternative makrofag. Disregulasi fenotip makrofag menyebabkan gangguan penyembuhan luka yang parah pada diabetes. Makrofag adalah salah satu partisipan kunci dalam penyembuhan luka dan terus berlanjut memberikan perubahan fungsional pada lokasi luka sejak cedera. Secara ekstensif proses polarisasi makrofag dan modulasinya modifikasi epigenetik. Data dari model diabetes pra-klinis dan klinis mempunyai hubungan hiperglikemia yang menyebabkan perubahan ekspresi gen sehingga meningkatkan kejadian diabetes. Hiperglikemia dan stres oksidatif menjadikan lingkungan yang rentan terhadap perubahan kode epigenetic yang dimanifestasikan sebagai gen inflamasi yang berubah ekspresi. Berbagai modulasi epigenetik itu mungkin berkontribusi terhadap disregulasi polarisasi makrofag yang mengakibatkan penyembuhan luka tertunda. Kata Kunci : Luka diabetes, Polarisasi makrofag, Jalur sinyal, Penyembuhan luka
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PENJAMAH MAKANAN DENGAN PENERAPAN PERSONAL HYGIENE PADA CV.CITRA SATRIA CATERING Nashriyah Utami; Fera Meliyanti; Berta Afriani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2192

Abstract

Makanan merupakan kebutuhan hidup yang paling utama dan berpotensi terkontaminasi bakteri patogen. Jasaboga merupakan usaha pengelolaan makanan . Faktor yang mempengaruhi kualitas makanan adalah perilaku penjamah makanan dalam penerapan personal hygiene dan sanitasi makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Karakteristik penjamah makanan dengan penerapan personal hygiene pada CV.Citra Satria Catering Tanjung Enim. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian cross sectional. Sampel diambil adalah total populasi yaitu seluruh penjamah makanan yang ada di CV.Citra Satria Catering Tanjung Enim periode Februari – Agustus 2023 yang berjumlah 50 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil 30 responden (60%) penerapan personal hygiene nya kurang baik, terdapat 32 responden (64%) berjenis kelamin perempuan, 36 responden (72%) berpendidikan tinggi, 33 responden (66%) memiliki pengetahuan yang kurang baik, 32 responden (64%) terpapar informasi tentang penerapan personal hygiene. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan penerapan personal hygiene dengan p value 0,026, ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan penerapan personal hygiene dengan p value 0,045, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penerapan personal hygiene dengan p value 0,024, ada hubungan yang signifikan antara paparan informasi dengan penerapan personal hygiene dengan p value 0,026. Ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan dan paparan informasi penjamah makanan dengan penerapan personal hygiene
PENGARUH PEMBERIAN SARI KURMA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TARUTUNG herayono, Febby; Amir, Aprima Yona; Sari, Silvie Permata; Rozyka, Fafelia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2080

Abstract

Anemia pada ibu hamil membawa akibat dan komplikasi yang berisiko tinggi untuk terjadinya keguguran, inersia uteri, perdarahan, BBLR, retensio plasenta, atonia uteri. Salah satu faktor penyebab anemia gizi karena kurangnya asupan zat besi. Selain tablet fe ibu hamil juga dianjurkan mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, salah satu makanan yang dapat dikonsumsi ibu hamil dalam meningkatkan kadar hemoglobin yaitu sari kurma. Tujuan dalan penelitian ini untuk melihat Pengaruh pemberian sari kurma terhadap kadar Hemoglobin ibu hamil anemia. Penelitian kuantitatif quasi eksperimental, dengan rancangan pretest dan posttest two control group design Dalam penelitian ini ibu hamil diukur kadar Hbnya, kemudian diberi sari kurma dan Fe serta Fe saja untuk dikonsumsi selama 10 hari berturut-turut dan pada hari ke-11, diukur lagi kadar Hbnya. Populasi penelitian ini adalah sebanyak 36 orang. Sampel dengan teknik sampling total sampling yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 18 responden yang mengkonsumsi tablet fe + sari kurma dan 18 responden yang mengkonsumsi tablet fe. Uji statistik yang digunakan T-Test.  Hasil penelitian menunjukkan Rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil sebelum konsumsi tablet Fe dan sari Kurma adalah 10.356 g/dl dan setelah 11.567 g/dl, sebelum konsumsi tablet Fe adalah 10.339 g/dL dan setelah 11.233 g/dl. Uji statistic didapatkan hasil 0.000 maka dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian Tablet Fe dan sari kurma terhadap kadar Hemoglobin ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Tarutung Kabupaten Kerinci Tahun 2022. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian Tablet Fe dan sari kurma terhadap kadar Hemoglobin ibu hamil anemia di wilayah kerja Puskesmas Tarutung Kabupaten Kerinci Tahun 2022. Diharapkan dapat memberikan masukan pada pelayanan kesehatan terutama di Puskesmas, bahwa sari kurma atau phoenix dactylifera dapat dijadikan salah satu alternative prosedur dalam asuhan kebidanan pada ibu hamil untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan mencegah anemia