cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
CORRELATION BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND THE OCCURRENCE OF PULMONARY TUBERCULOSIS IN CHILDREN rahmadani, elsi; Fahriani, Metha; Sari, Gita Maya
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2013

Abstract

Pulmonary tuberculosis (TB) is still a public health problem in the world. This study aims to determine the correlation between nutritional status and the occurrence of pulmonary tuberculosis in children in the pulmonary polyclinic at Bengkulu Hospital. The method used is an analytical research design with a cross sectional approach. The sample in this study amounted to 31 children using a total sampling technique. This study uses SPSS with a chi-square bivariate statistical test with a value of = <0.05. The results of the univariate analysis showed that more than half of the 54.8% respondents or 17 respondents had good nutritional status, and more than half of the 71.0% respondents or 22 respondents did not have tuberculosis in children. There is a correltion between nutritional status and the occurrence of pulmonary tuberculosis in children. Researchers suggest the hospital to be more active in providing counseling or education about tuberculosis in children. Keywords: Nutritional Status, Pulmonary Tuberculosis, Children
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP TINGKAT NYERI PASIEN POSTSECTIO CAESAREA DI RUANG ROHANA KUDUS RS TK III DR. REKSODIWIRYO TAHUN 2022 Indah Sari Dewi, Ratna; Sandra, Rhona; Irman, Veolina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2121

Abstract

Tindakan Post Sectio Caesarea dapat menyebabkan nyeri sehingga mengakibatkan gangguan mobilitasfisik dan pemenuhan kebutuhan dasar. Mobilisasi merupakan salah satu teknik non farmakologi dalammengatasi nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap tingkat nyeripasien post sectio caesarea di ruang rohana kudus RS TK III Dr. Reksodiwiryo Padang tahun 2022. Jenispenelitian Pre Eksperiment dengan menggunakan desain one group pretest posttest. Populasi dalampenelitian ini adalah pasien Post Sectio Caesarea sebanyak 53 sedangkan pengambilan sampelmenggunakan teknik purposive sampling sebanyak 16 responden. Data dianalisis secara univariat danbivariat. Hasil penelitian menunjukan rata-rata tingkat nyeri sebelum diberikan mobilasisi dini pada pasienpost sectio caesare yaitu 6,12, rata-rata tingkat nyeri sesudah diberikan mobilisasi dini pada pasien postsectio caesare yaitu 4,88 dengan p-value 0,000. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkanbahwa ada pengaruh mobilisasi dini terhadap tingkat nyeri pasien post sectio caesarea. Saran, melaluipimpinan ruangan diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan penkes dan memotivasipasien untuk melakukan mobilisasi dini sebagai terapi non farmakologi khususnya dalam mengatasi nyeripada ibu post sectio caesare.Kata Kunci : Mobilisasi dini ; Nyeri, Sectio Caesarea.
ANALISIS HUBUNGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DENGAN KEJADIAN ISPA BERULANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DADOK TUNGGUL HITAM PADANG rita, nova; Yundelfa, Mandria
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.1966

Abstract

Pneumonia adalah akibat paling serius dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan membunuh lebih banyak anak dibandingkan penyakit menular lainnya, merenggut nyawa lebih dari 800.000 anak balita setiap tahun, atau sekitar 2.200 setiap hari. Puskesmas Dadok Tunggul Hitam memiliki kejadian tertinggi kejadian ISPA pada balita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis hubungan kelengkapan imunisasi dengan kejadian ispa berulang pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dadok Tunggul Hitam . Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu dengan balita mengalami ISPA yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Padang yang berjumlah 1791 orang dengan sampel 95 orang. Teknik simple random sampling, data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separoh (54,7%) memiliki kejadian ISPA Berulang. Lebih dari separoh (52,6%) memiliki status imunisasi tidak lengkap. Ada hubungan status imunisasi dengan kejadian ISPA berulang (pvalue= 0,000). Status imunisasi berhubungan dengan kejadian ISPA. Diharapkan pihak Puskesmas dapat meningkatkan lagi memberikan pendidikan tentang status gizi dan pemberian imunisasi dasar lengkap pada ibu dan meningkatkan kegiatan-kegiatan posyandu.Kata kunci : Kelengkapan Imunisasi, Kejadian ISPA
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelengkapan Imuninasi Dasar pada Bayi dan Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin Sartika, Susi Susanti Sari; Mastina, Mastina; Handayani, Sri; Zuitasari, Andini
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.1995

Abstract

World Health Organization (2019), imunisasi atau vaksinasi adalah cara sederhana, aman, dan efektif untuk melindungi seseorang dari penyakit berbahaya, sebelum bersentuhan dengan agen penyebab penyakit. imunisasi bertujuan memberi perlindungan terhadap kelompok rentan terutama bayi dan balita dari penularan penyakit. Faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar diantaranya pengetahuan, sikap, dukungan suami dan peran kader. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita di wilayah kerja  Puskesmas Ulak Paceh Kecamatan Lawang wetan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2023. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi dan balita yang tercantum di rekam medik Puskesmas Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2023 dengan Jumlah Sampel Sebanyak 78 Ibu. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling. Hasil Penelitian didapakan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,000 dan OR = 22.222), Sikap (p-value = 0,000 dan OR = 44.650), Dukungan Suami (p-value = 0,014 dan OR = 4,286), Peran Kader (p-value = 0,014 dan OR = 4,285) dengan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi dan balita di Puskesmas Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2023. Saran diharapkan kepada tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap dengan cara memberikan penyuluhan. Kepada ibu agar membawa anaknya keposyandu ataupun puskesmas untuk mendapatkan imunisasidasar lengkap serta diharapkan juga supaya ibu tidak enggan untuk bertanya tentang masalah imunisasi kepada petugas kesehatan.
HUBUNGAN STATUS GIZI, FREKUENSI ANTENATAL CARE (ANC) DAN KONSUMSI TABLET FE DENGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL Astuti, Diana Fitri; Amlah, Amlah; Dhamayanti, Reffi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.1974

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kapasitas sel darah merah membawa oksigen tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis. Ibu hamil anemia adalah ibu hamil dengan kadar Hb <11,0 g/dl yang diperiksa pada saat kunjungan pertama (K1). Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan status gizi, frekuensi ANC dan konsumsi tablet Fe secara simultan dengan Anemia Pada Ibu Hamil di Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) Siti Sugiati Desa Bangun Sari Kabupaten Banyuasin Tahun 2023. Jenis penelitian ini penelitian observasional yang bersifat analitik dengan desain atau pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitan ibu hamil usia yang melakukan pemeriksaan di TPMB Siti Sugiati. Jenis data menggunakan data primer, variabel dependen adalah anemia pada ibu hamil, variabel independen status gizi, frekuensi ANC dan konsumsi tablet Fe. Hasil penelitian bivariat hubungan status gizi, frekuensi ANC dan konsumsi tablet Fe dengan Anemia Pada Ibu Hamil berdasarkan uji statistik chi square status gizi p-value 0,043 < 0,05, frekuensi ANC p-value 0,002 <0,05 dan konsumsi tablet Fe ibu p-value 0,024< 0,05 dapat disimpulkan ada hubungan status gizi, frekuensi ANC dan konsumsi tablet Fe secara simultan dengan Anemia Pada Ibu Hamil di TPMB Siti Sugiati Desa Bangun Sari Kabupaten Banyuasin Tahun 2023. Adapun saran kepada pimpinan TPMB Siti Sugiati meningkatkan informasi mengenai Anemia pada Ibu Hamil dengan melibatkan tokoh masyarakat, tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan konseling, serta menyebarkan brosur, baliho, dan iklan dimedia cetak dan elektronik sehingga masyarakat mengetahui pentingannya mengenai Anemia pada ibu hamil ini.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil Trimester III di Rsud Prof. Dr.H.M.Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun Antika, Ela; Mastina, Mastina; Riski, Merisa; Handayani, Sri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2047

Abstract

World Health Organization (WHO) tahun 2023, menyatakan kematian ibu sangat tinggi.Pada tahun 2020 angka kematian ibu selama dan setelah kehamilan dan persalinan sekitar 287.000.Penyebab kematian ibu akibat komplikasi selama dan setelah kehamilan dan persalinan salah satunya adalah preeklampsia.Faktor risiko yang  meningkatkan insiden preeklampsia diantaranya adalah  umur, paritas dan riwayat hipertensi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan secara simultan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil trimester III di RSUD Prof. DR.H.M.Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun tahun 2023.Penelitian menggunakan metode surveyanalitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III yang tercantum di rekam medik RSUD Prof. DR.H.M.Chatib QuzwainKabupaten Sarolangun tahun 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 89 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan yang signifikan antara umur (p.value = 0,039 dan OR = 3,99), paritas (p.value = 0,01 dan OR = 7,833) dan riwayat hipertensi (pvalue = 0,003 dan OR = 7,059) dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD Prof. DR.H.M.Chatib Quzwain Kabupaten Sarolangun Tahun 2023.Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil seputar masalah preeklampsia pada ibu hamil dengan memberikan konseling atau penyuluhan sehingga dapat mencegah terjadinya kejadian preeklampsia pada ibu hamil khususnya ibu yang memiliki umur resiko tinggi,  memiliki paritas resiko tinggi dan memiliki riwayat hipertensi.
PENGARUH TERAPI BERMAIN POP IT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN HOSPITALISASI PADA PASIEN ANAK USIA PRA SEKOLAH DI RSUD M.YUNUS KOTA BENGKULU Colin, Vellyza; Listiana, Devi; Rahmadani, Elsi; Faridah, Euis Nur
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2115

Abstract

Anak usia prasekolah adalah periode kanak-kanak awal antara usia 3-6 tahun. Pada usia inianak mampu melakukan berbagai gerakan seperti berlari, melempar, menari, berhitung.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Pengaruh Terapi Bermain Pop It TerhadapTingkat Kecemasan Hospitalisasi Pada Pasien Anak Usia Pra Sekolah di RSUD M.YunusKota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakanmetode Pra-Eksperimental dengan desain One Group PraTest-PostTest Design. Populasidalam penelitian ini ada lah 53 Orang yang melakukan perawatan di Ruang EdelweisRSUD M.Yunus Kota Bengkulu pada bulan Juni-Juli 2023. Penelitian ini menggunakanPurposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan Kuesioner kecemasanPreeschool Anxiety Scale (PAS) dan lembar Standar Operasional Prosedur (SOP). Teknikanalisis data menggunakan uji normalitas data, analisis univariat, dan analisis bivariatdengan uji statistic Paired sample t-test. Hasil penelitian didapatkan: terdapat pengaruhpemberian terapi bermain Pop It terhadap penurunan tingkat kecemasan hospitalisasi padapasien anak usia pra sekolah di ruang edelweiss RSUD M.Yunus Bengkulu yang dilihatdari adanya perbedaan rata-rata kecemasan sebelum dan sesudah pemberian terapi bermainpop it. Adapun Rata-rata kecemasan sebelum pemberian terapi bermain adalah 46.08sedangkan rata-rata kecemasan setelah pemberian terapi bermain adalah 25.57. Selisih rata-rata kecemasan sebelum dan sesudah pemberian terapi bermain sebesar 20.51. Hasil UjiPaired Sample T-test didapatkan nilai t = - 13.478 dengan P value 0,000<0,05 signifikan,maka terdapat perbedaan tingkat kecemasan hospitalisasi sebelum dan sesudah terapibermain Pop It, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Maka Ada Pengaruh Terapi BermainPop It Terhadap Tingkat Kecemasan Hospitalisasi Pada Pasien Anak Usia Pra Sekolah DiRSUD M.Yunus Kota Bengkulu.Kata Kunci : Terapi bermain Pop It, Terhadap tingkat kecemasan hospitalisasi padapasien anak usia prasekolah
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER PAYUDARA Sesrianty, Vera; Selsa, Tri; Fradisa, Lisa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2179

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang tergolong sebagai penyakit berbahaya sehinggadapat mengancam keselamatan jiwa. Pasien kanker payudara harus memiliki kualitas hidup yang baik agarmampu mendapatkan status kesehatan yang baik sehingga memiliki keinginan kuat untuk sembuh.Kualitas hidup penderita kanker payudara dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya adalahdukungan keluarga. Semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin baik kualitas hidupnya. Penelitianini bertujuan menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien kankerpayudara di Poli Bedah Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi Sumatera Barat Tahun 2023.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik desain cross sectional,populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita kanker payudara di Poli Bedah Rumah Sakit IslamIbnu Sina Yarsi Bukittinggi Sumatera Barat sebanyak 209 orang dengan jumlah sampel 68 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner. Data diolah dengan SPSS dianalisis menggunakandistribusi frekuensi dan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan dukungan keluarga baik69,1% dan kualitas hidup cukup 60,3% dan hasil uji statistic didapatkan P value 0,025 sehinggadisimpulkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien kanker payudara,disarankan kepada rumah sakit untuk meningkatkan kegiatan edukasi terkait dukungan keluarga untukmeningkatkan kualiats hidup pasien kanker payudaraKata kunci : Dukungan keluarga ; Kanker payudara ; Kualitas hidup
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI PUSKESMAS KEMALARAJA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TAHUN 2023 Anggraini, Winona; Aisyah, Siti; Afrika, Eka
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2043

Abstract

Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit pada saluran pernapasan bagian atas atau di bawah, biasanya menular serta menyebabkan berbagai penyakit mulai dari asimtomatik atau dari infeksi ringan hingga penyakit serius dan fatal tergantung pada patogennya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan dan pemberian ASI eksklusif secara simultan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada Balita. Penelitian ini mnggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey analitik dan desain Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Balita yang berobat ke Puskesmas Kemalaraja Kabupaten Ogan Komering ULU pada bulan Januari-April 2023. Penentuan sampel menggunakan teknik non random dengan cara accidental sampling. Dari analisis univariat didapatkan hasil dari 50 responden yang diteliti, lebih dari separuh 36 responden (72%) dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita, sebagian besar 29 responden (58%) dengan pendidikan rendah, sebagian besar 32 responden (64%) dengan pengetahuan ibu rendah, dan sebagian besar 26 responden  (52%) dengan tidak diberikan ASI eksklusif. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji statistik Chi­-square diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita diperoleh p-value =0,000, ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita diperoleh p-value =0,000, ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita diperoleh p-value = 0,00. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pendidikan, pengetahuan ibu dan riwayat pemberian ASI eksklusif secara parsial maupun simultan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut pada Balita.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KADAR HB IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KURANJI KOTA PADANG Nurhasanah Amir, Ade; Diana Morika, Honesty; Komala Sari, Indah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2151

Abstract

Kadar hemoglobin merupakan indikator biokimia untuk mengetahui status gizi ibu hamil. World Health Organization (WHO) merekomendasikan kadar hemoglobin ibu hamil ideal adalah ≥ 11 gr/dl dan tidak dibawah 10,5 gr/dl pada trimester II kehamilan. Tinggi rendahnya kadar hemoglobin selama kehamilan mempunyai pengaruh terhadap berat bayi lahir karena dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan janin di dalam kandungan. Salah satu penyebab terjadinya pendarahan diakibatkan oleh rendahnya kadar hemoglobin pada ibu hamil. Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik menggunakan total sampling dengan jumlah 200 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan (46,0%) 92 ibu hamil dengan kadar hemoglobin anemia dan (54,0%) 108 ibu hamil dengan anemia. Penelitian ini menunjukkan bahwa kadar hemoglobin dipengaruhi oleh variabel usia kehamilan (p=0.018). Mayoritas responden yang mengalami anemia adalah pada trimester ke 2. Pada masa kehamilan trimester 2 ibu mengalami proses hemodilusi. Sebagai seorang ibu hamil pada trimester 2 memiliki risiko untuk mendapatkan anemia.Kata Kunci : Hemoglobin, Kehamilan