cover
Contact Name
‪Khofidotur Rofiah
Contact Email
khofidoturrofiah@unesa.ac.id
Phone
+6285791234030
Journal Mail Official
jurnalpendidikaninklusi@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung O6 Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya Kampus Lidah Wetan Jl. Lidah Wetan, Kec. Lakar Santri - Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi)
ISSN : -     EISSN : 25809806     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/inklusi.v2n1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Inklusi is a scientific publication that publishes scientific articles of research, study and development in the field of inclusive education.This scientific journal contains research articles related to the study of education, special need children, and inclusive education. The scope of the field of study is as follows: Best practice of inclusive education Education for children with visual impairment Education for children with hearing impairment Education for children with physical impairment Education for children with mental retardation Education for children with autism
Articles 160 Documents
Identifikasi Bakat Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) di Madrasah Inklusi Kabupaten Lombok Widodo, Arif; Indraswati, Dyah; Sutisna, Deni; Nursaptini, Nursaptini; Novitasari, Setiani
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p102-116

Abstract

Talent is a special ability possessed by someone, is no exception to Students with Special Needs (PDBK). The talent that is in PDBK should be identified early so that the learning program it gets is right on target following its talents and abilities. Through appropriate learning and services, it is expected that talent development as a provision for the future of PDBK can run optimally. This study aims to identify the talent of PDBK in MI NW Tanak Beak, Narmada District, West Lombok Regency. The main problem in this research is to explain whether all of the PDBK have been identified as talents and also identify what talents are in themselves PDBK. The subjects in this study were GDPK, amounting to 54 people. The approach used in this research is descriptive qualitative. The research phase consists of data collection, data analysis and concluding. Data collection is done through observation, interviews, and documentation. Data analysis is performed together with data collection in the field. The data that has been collected is then presented in the form of a table or diagram and then described. Based on the results of research, most of the GDPK talent has not been identified. PDBK whose talent has been identified is in the high class, whereas for the low class the talent has not been identified. Most PDBK have talents in sports, art, and a small proportion have logical-mathematical, linguistic and recitational talents. AbstrakBakat merupakan kemampuan spesial yang dimiliki seseorang, tidak terkecuali dengan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK). Bakat yang terdapat pada PDBK seharusnya dapat terindentifikasi sejak dini agar program pembelajaran yang didapatkannya tepat sasaran sesuai dengan bakat dan kemampuan yang dimilikinya. Melalui pembelajaran dan layanan yang tepat diharapkan pengembangan bakat sebagai bekal masa depan PDBK dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakat dari PDBK di MI NW Tanak Beak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Masalah utama dalam penelitian ini adalah menjelaskan apakah semua PDBK telah teridentifikasi bakatnya dan juga mengidentifikasi bakat apa saja yang ada pada diri PDBK. Subyek dalam penelitian ini adalah PDBK yang berjumlah 54 orang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tahap penelitian terdiri dari pengumpulan data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan bersamaan dengan pengumpulan data di lapangan. Data yang telah terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk tabel atau diagram kemudian dideskripsikan. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar dari PDBK belum teridentifikasi bakatnya. PDBK yang telah teridentifikasi bakatnya berada di kelas tinggi, sedangkan untuk kelas rendah belum teridentifikasi bakatnya. Sebagian besar PDBK mempunyai bakat dibidang olahraga, seni prakarya, dan sebagian kecil mempunyai bakat logis matematis, linguistik dan tilawah. 
EVALUATION OF HANDLING OF CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS IN PRIMARY SCHOOL INCLUSION Ratu, Kurniayu T.R.A
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 1, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v1n2.p82-90

Abstract

According to article 15 of Law No. 20 of 2003 on National Education System, that kind of education for children with special needs is Special Education. Article 32 (1) of Law No. 20 of 2003 imposes limits that Special Education is education for students who have difficulty in following the learning process because of physical, emotional, mental, social, and/or have the potential intelligence and special talents. The purpose of this study was to determine the treatment of children with special needs in inclusive schools in elementary school inclusion and know the resistance received by teachers in dealing with children with special needs in elementary school inclusion Glagah subdistrict in Lamongan district. Researchers used purposive sampling to choice of subjects in this study, to specialize in the subject in accordance with the purpose or goal of this study. Subjects in this study were three teachers who teach in the classroom who are children with special needs, the three principals in three schools as well as the inclusion of six parents whose children including children with special needs in inclusive schools in the District Glagah Lamongan. Technique data collecting by observation, interview techniques, and documentation techniques. The benefits of research to contribute about appropriate handler for special needs children who enroll in primary school inclusion. This study used a qualitative approach. This study was a qualitative descriptive.
PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN PRIBADI SOSIAL PADA SISWA AUTIS DI SMAN 10 SURABAYA badiah, lutfi isni
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 2, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v2n2.p117-123

Abstract

Abstrak Siswa autis mempunyai permasalahan dengan perkembangannya yang menyebabkan permasalahan terutama dalam aspek pribadi sosialnya. Bimbingan pribadi sosial merupakan usaha bantuan untuk membantu masalah-masalah pribadi dan sosial seseorang. Siswa autis perlu diberikan bimbingan pribadi sekolah untuk membantu menghadapi masalahnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program bimbingan pribadi sosial untuk siswa autis di sekolah penyelenggara inklusi SMAN 10 Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini terdiri dari guru bimbingan dan konseling (BK), guru pendamping khusus (GPK) dan siswa autis. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pelaksanaan program bimbingan pribadi sosial untuk siswa autis di SMAN 10 Surabaya sudah baik. Hal ini terlihat dari kurikulum yang digunakan adalah kurikulum 2013 modifikasi. Kurikulum 2013 yang termodifikasi adalah kurikulum yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan siswa autis. Hambatan yang seringkali dihadapi adalah mengenai kurangnya pengetahuan guru BK dan wali kelas mengenai penanganan siswa autis, dan masih terbatasnya bahan ajar/media untuk siswa autis. Kata Kunci: pribadi sosial, bimbingan dan konseling, autis.
Comparison of JAWS and NVDA as Assistive Technology for College Students with Special Needs at Universitas Negeri Surabaya Ersanty, Dhany; Wibisono, Sindu Sony; Niratama, Fairus; Sasongko, Tri Budi
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p136-146

Abstract

Today Assistive technology is an important point that cannot be released from MBK (Students with Special Needs) as supporting advice in the lecture. This is also based on Article 5 paragraph (2) letter g Permendikbud number 46 of 2014; where one of them mentioned that universities should have a talking book . for Students with Special Needs, application is a support in daily activities, especially in the lecture process to facilitate these students in processing the information submitted in the discussion process. Some applications used by Students with Special Needs Especially blind people are JAWS and NVDA. JAWS itself is Job Access With Speech which is a screen reader application or (screen reader) is a software for help blind people operate a computer or PC. This study uses a qualitative approach with a subject of 5 people. Technique data collection through interviews and observations. from the results of the study of 5 subjects the majority use a combination of the two applications on the device. Results found analysis that the two applications do not affect learning outcomes and do not exist more effectively, both applications support simultaneously when used both offline and online.
MODEL KOOPERATIF TIPE TPS TERHADAP HASIL BELAJAR KONSEP PERKALIAN BILANGAN CACAH MATEMATIKA ANAK TUNARUNGU Anjarsari, Agnes Fitri
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 1, No 1
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v1n1.p1-18

Abstract

One of the deaf students disorders in mathematics lesson was their understanding toward the material of the concept of multiplication of numbers count mathematics so that it had less good impact to learning mathematics result. Based on the problem, this research applied cooperative learning of Think Pair Share (TPS) type with the purpose to analyze the influence of cooperative model of TPS type toward learning the concept of multiplication of numbers count mathematics result to hearing impairment students before and after going treatment.The approach used was quantitative with pre-experiment kind and the design was one group pretest-posttest design. The data was collected by test method, observation, and documentation.The results of data analysis, shows that the use of implementation influence of cooperative learning model of Think Pair Share (TPS) type approach significantly to learning the concept of multiplication of numbers count mathematics result to deaf students in SLB-B Dharma Wanita Sidoarjo.Keywords:Think Pair Share (TPS), learning mathematics result, Deaf
Tantangan Dan Strategi Pendidikan Inklusi di Perguruan Tinggi di Indonesia: Literature Review Muhibbin, Maulana Arif; Hendriani, Wiwin
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 4, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v4n2.p92-102

Abstract

Telaah literatur sistematis bertujuan untuk mengetahui tantangan dan strategi dalam mengoptimalkan pendidikan Inklusi di Perguruan Tinggi Indonesia. Artikel dipilih melalui proses penyaringan pada tahun 2015-2020. Review dilakukan pada database online yaitu Google Scholar. Ada 7 artikel yang direview berdasarkan kriteria inklusi. Berdasarkan analisis dari artikel tersebut ditemukan tiga tantangan penerapan pendidikan inklusi di perguruan tinggi serta empat strategi untuk mengoptimalkan layanan pendidikan tinggi inklusi di Indonesia. Kata Kunci: tantangan, strategi, pendidikan inklusi, perguruan tinggi,Indonesia. AbstractA systematic literature review aims to determine challenges and strategies in optimizing inclusive education in Indonesian universities. Articles were selected through a screening process in 2015-2020. Reviews were conducted on an online database, Google Scholar. There were seven articles reviewed based on inclusion criteria. Based on the analysis of the article, there are three challenges in implementing inclusive education in higher education as well as four strategies to optimize inclusive higher education services in Indonesia Keywords: challenge, strategy, inclusive education, higher education, Indonesia 
GAMBARAN KOMPETENSI PENGAJAR DI YAYASAN WAHANA INKLUSIF INDONESIA Putri, Agustin Angelia
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 2, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v2n2.p59-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali gambaran kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional staf pengajar di Yayasan Wahana Inklusif Indonesia (YWII). YWII adalah lembaga pendidikan nonformal-inklusi yang memberikan jasa bimbingan belajar. Bimbingan belajar di YWII unik karena menggabungkan sesi belajar bagi anak berkebutuhan khusus dan non berkebutuhan khusus. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh dan mendalam mengenai isu atau fenomena di lingkungan sosial. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan observasi dilakukan kepada seluruh staf pengajar YWII. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan gambaran kompetensi pengajar yang bervariasi. Pada kompetensi pedagogik, pengajar kesulitan mengenal karakteristik siswa berkebutuhan khusus dan merancang Program Pembelajaran Individual (PPI). Kompetensi kepribadian pengajar ada yang merasa bahwa pengembangan pengajar bukan tanggung jawabnya. Kompetensi sosial pengajar masih kesulitan untuk berkomunikasi dengan siswa dengan hambatan komunikasi. Kompetensi profesional pengajar bergantung pada latar belakang pendidikan dan kemampuan belajar individu.
Critical Analysis of the Inclusive Education Implementation in the Concept of Freedom of the Soul and Zona Proximal Development Wijiastuti, Asri; Masitoh, Siti; Ainin, Ima Kurrotun; Ardianingsih, Febrita
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol 3, No 2
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v3n2.p62-71

Abstract

AbstractKi Hadjar Dewantara laid the foundation of education in Indonesia through his thoughts related to the nature of children in 1913-1919. On the other hand Lev Vygotsky (1896-1934) stated a theory that children are able to learn with the help of competent people. Both theories illustrate that the implementation of education will provide freedom and happiness for children in learning to learn by understanding children naturally and as they are. Research that has been done using ethnographic design aims to dissect and trace Ki Hadjar Dewantara's thoughts and Vygotsky's theory in the implementation of inclusive education. Data collection is done through documentation studies, guided group discussions, and questionnaires. The results of the analysis of the position of Vygotsky's theory in the implementation of inclusive education in the concept of the Zone of Proximal Development are focused on how children construct knowledge according to their culture and ways. The ZPD concept which focuses on cognitive theory emerged around 1993 which in Indonesia itself had been developed by Ki Hadjar Dewantara in 1913-1919 the emphasis was on teaching according to the nature of the child. Ki Hadjar's philosophy is heavily influenced by Maria Montessori's thoughts which emphasize the value of children's independent activities and the importance of children's growth as individuals. In 1952 Ki Hadjar Dewantara created a "system among" approach that put forward “Freedom of the Soul”. The system that supports the child's natural nature in order to develop inner and outer life according to his own nature. Knowledge and intelligence are only tools, the fruit is the maturity of the soul that can realize life and livelihood in an orderly, holy, and useful for others. The concepts of “Freedom of the Soul” and ZPD, are aligned in the cognitive view and efforts of children in obtaining the concept of knowledge in the implementation of education in the classroom. AbstrakKi Hadjar Dewantara meletakkan dasar pendidikan di Indonesia melalui pemikirannya terkait dengan sifat anak-anak pada tahun 1913-1919. Di sisi lain, Lev Vygotsky (1896-1934) menyatakan teori bahwa anak-anak dapat belajar dengan bantuan orang yang kompeten. Kedua teori tersebut menggambarkan bahwa implementasi pendidikan akan memberikan kebebasan dan kebahagiaan bagi anak dalam belajar belajar dengan memahami anak secara alami dan sebagaimana adanya. Penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan desain etnografi bertujuan untuk membedah dan melacak pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan teori Vygotsky dalam implementasi pendidikan inklusif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, diskusi kelompok terpimpin, dan kuesioner. Hasil analisis posisi teori Vygotsky dalam penerapan pendidikan inklusif dalam konsep Zona Pengembangan Proksimal difokuskan pada bagaimana anak-anak membangun pengetahuan sesuai dengan budaya dan cara mereka. Konsep ZPD yang berfokus pada teori kognitif muncul sekitar tahun 1993 yang di Indonesia sendiri telah dikembangkan oleh Ki Hadjar Dewantara pada tahun 1913-1919 penekanannya adalah pada pengajaran sesuai dengan sifat anak. Filosofi Ki Hadjar sangat dipengaruhi oleh pemikiran Maria Montessori yang menekankan nilai kegiatan mandiri anak-anak dan pentingnya pertumbuhan anak sebagai individu. Pada tahun 1952 Ki Hadjar Dewantara menciptakan pendekatan "sistem di antara" yang mengedepankan "Kebebasan Jiwa". Sistem yang mendukung sifat alami anak untuk mengembangkan kehidupan dalam dan luar sesuai dengan sifatnya sendiri. Pengetahuan dan kecerdasan hanyalah alat, buah adalah kematangan jiwa yang bisa mewujudkan kehidupan dan mata pencaharian secara tertib, suci, dan bermanfaat bagi orang lain. Konsep "Kebebasan Jiwa" dan ZPD, diselaraskan dalam pandangan kognitif dan upaya anak-anak dalam memperoleh konsep pengetahuan dalam implementasi pendidikan di kelas. 
Kegiatan Finger Painting Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemusatan Perhatian Anak Dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) Firdausiah, Tiara
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v5n1.p035-046

Abstract

Anak dengan ASD memiliki hambatan dalam memusatkan perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan finger painting terhadap peningkatan kemampuan pemusatan perhatian anak dengan ASD. Penelitian ini merupakan Single Subject Research (SSR) menggunakan desain A-B-A. Subjek penelitian merupakan anak laki-laki dengan ASD usia 10 tahun di SLB Tunas Mulya Surabaya. Pengumpulan data melalui observasi. Analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi digunakan untuk menganalisis data. Hasil fase baseline (A) dibandingkan dengan fase baseline (A2) mengindikasikan adanya peningkatan dalam kemampuan pemusatan perhatian subjek setelah diberikan intervensi. Penelitian ini berhasil memperlihatkan bahwa kemampuan pemusatan perhatian anak spektrum autis dapat ditingkatkan melalui kegiatan finger painting. Dalam implementasinya, perlu ada modifikasi terhadap anak spektrum autis yang hipersensitif taktil.   Kata Kunci: finger painting, pemusatan perhatian, Autism Spectrum Disorder (ASD)
Pengembangan Alat Pengukur Suhu Tubuh dan Sanitasi Tangan Otomatis yang Ramah Disabilitas Untuk Mencegah Penularan Covid-19 Wagino, Wagino; Purbaningrum, Endang; Beny, Acep Ovel Novari
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v5n1.p047-055

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat pengukur suhu tubuh dan sanitasi tangan otomatis yang ramah disabilitas untuk mencegah penularan Covid-19. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan, yaitu mengembangkan prototip alat pengukur suhu tubuh dan sanitasi tangan otomatis yang ramah disabilitas. Penelitian ini mengadaptasi pendekatan ADDIE dengan lima tahapan, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluation. Tahapan yang dilaksanakan pada penelitian ini sampai tahapan ketiga, dengan rincian sebagai berikut. (1) Analisis kebutuhan (pengumpulan informasi) melalui focus group discussion (FGD) untuk identifikasi kebutuhan penyandang disabilitas dan stakeholder terkait alat pengukur suhu tubuh dan sanitasi tangan otomatis. (2) Desain, yaitu membuat konsep produk alat pengukur suhu tubuh dan sanitasi tangan otomatis ramah disabilitas yang akan dikembangkan. Disabilitas yang disasar dalam penelitian ini adalah penyandang hambatan penglihatan dan pendengaran. Spesifikasi umum antara lain: memiliki sensor infrared serta mampu mengeluarkan suara dan visual untuk memandu penyandang disabilitas (3) Pengembangan produk, yaitu merancang produk alat pengukur suhu tubuh dan sanitasi tangan otomatis yang ramah disabilitas berdasarkan desain yang telah dibuat pada tahap sebelumnya. Penelitian ini menghasilkan produk prototip alat pengukur suhu tubuh dan 

Page 5 of 16 | Total Record : 160