cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 575 Documents
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengedukasikan Nilai-Nilai Karakter terhadap Pencegahan Bullying pada Siswa SMA Negeri 2 Langsa Sari, Nurmala; Sabri, Hatta; Iqbal, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4204

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian serius karena berdampak pada perkembangan psikologi dan sosial siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif melalui penguatan nilai-nilai karakter dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pencegahan bullying melalui penguatan nilai -nilai karakter pada siswa di SMA Negeri 2 Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner terbuka, serta dokumentasi yang berkaitan dengan perangkat pembelajaran dan kebijakan sekolah. Teknik analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang dominan terjadi adalah bullying verbal berupa ejekan terhadap fisik, nama orang tua, dan penggunaan kata-kata kasar yang dalam kondisi tertentu dapat berkembang menjadi konflik fisik akibat rendahnya kontrol emosi siswa. Strategi guru PAI dilakukan melalui integrasi nilai-nilai akhlak dalam pembelajaran di kelas, pemberian nasihat dan motivasi secara berkelanjutan, teguran edukatif, keteladanan sikap religius, serta kolaborasi dengan guru BK dalam penanganan siswa yang memiliki kecenderungan emosional. Dampak strategi tersebut menunjukkan adanya perubahan sikap pada sebagian siswa, terutama dalam peningkatan kesadaran untuk tidak mengejek dan lebih menghargai teman. Namun, perubahan tersebut masih memerlukan penguatan secara konsisten agar dapat berkembang menjadi kebiasaan. Penelitian ini menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam pembentukan karakter sekaligus pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur efektivitas strategi guru PAI secara statistik serta memperluas subjek penelitian pada jenjang SMP/MTs.
Peran Teknologi Pembelajaran dalam Pengembangan Keterampilan Siswa Abad 21 Fathatul Khoiriyah; Asmaisyah, Asmaisyah; Sirozi, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4220

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang masif di abad ke-21 menuntut pergeseran paradigma pendidikan dari sekadar transfer pengetahuan menuju pengembangan kompetensi tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) aspek-aspek keterampilan abad ke-21 yang membutuhkan dukungan teknologi; (2) jenis-jenis teknologi yang diperlukan untuk pengembangan kecakapan digital; dan (3) fungsi teknologi dalam proses pengembangan keterampilan abad ke-21. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji sumber-sumber ilmiah bereputasi tinggi yang terindeks Scopus, meliputi 10 artikel utama yang dianalisis secara mendalam serta 30 referensi pendukung. Hasil kajian menunjukkan bahwa keenam dimensi keterampilan abad ke-21 yaitu literasi digital, berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, komunikasi, dan pembelajaran mandiri secara substansial memerlukan integrasi teknologi. Jenis teknologi yang paling relevan mencakup sistem manajemen pembelajaran (LMS), kecerdasan buatan (AI), augmented/virtual reality, platform coding, dan gamifikasi. Adapun teknologi menjalankan tiga fungsi utama, yakni sebagai mediator, fasilitator, dan akselerator dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan urgensi penerapan kerangka integrasi teknologi berbasis bukti di institusi pendidikan Indonesia. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji secara empiris efektivitas integrasi teknologi dalam pengembangan keterampilan abad ke-21 dengan mempertimbangkan kesiapan guru, peserta didik, dan institusi pendidikan di konteks Indonesia.
Manajemen Sarana Digital terhadap Efektivitas Pembelajaran Digital Siswa Sekolah Menengah Pertama di Daerah Perbatasan Ketapang Supriadi, Supriadi; Sutapa, Mada
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4224

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya manajemen sarana digital pada sekolah menengah pertama di daerah perbatasan Ketapang, meskipun pembelajaran digital mulai diterapkan dalam praktik kelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pemanfaatan, dan pengawasan sarana digital dilaksanakan serta implikasinya terhadap efektivitas pembelajaran digital siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus pada SMPN 3 Matan Hilir Utara dan SMPN 4 Matan Hilir Utara. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Informan penelitian yang terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa, dan tenaga kependidikan dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua sekolah telah merencanakan kebutuhan sarana digital melalui rapat sekolah dan RKAS, tetapi belum memiliki program digitalisasi yang terstruktur, SOP, maupun penjadwalan tertulis penggunaan perangkat. SMPN 3 memiliki 12 laptop dengan 6 unit layak pakai, 2 proyektor dengan 1 unit layak pakai, 1 IFP, belum memiliki laboratorium komputer, dan bergantung pada akses BAKTI yang sangat lambat. SMPN 4 memiliki 15 laptop dengan 10 unit layak pakai, 4 proyektor dengan 2 unit layak pakai, 1 IFP, dan laboratorium komputer yang belum dimanfaatkan optimal; pembelajaran digital masih bergantung pada jaringan seluler dan sering terganggu oleh pemadaman listrik. Meskipun penggunaan media digital terbukti meningkatkan perhatian, motivasi, dan pemahaman siswa, efektivitas pembelajaran digital di kedua sekolah masih terbatas karena pemanfaatannya belum sistematis dan asesmen masih dominan manual. Penelitian ini merekomendasikan agar studi selanjutnya mengkaji manajemen sarana digital dengan cakupan sekolah yang lebih luas, melibatkan pendekatan campuran, serta menelaah keterkaitannya dengan kompetensi guru dan hasil belajar siswa.
Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SD Inpres 3 Tondo Longkutoy, Yemima Abigail; Gagaramusu, Yusdin Bin. M; Rahmawati, Dyah; Nashrullah, Nashrullah; Purnamasari, Danti Indriastuti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SD Inpres 3 Tondo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah dan guru sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah cenderung transformasional dan demokratis. Kepala sekolah mampu memotivasi, menginspirasi, serta mendorong pengembangan kompetensi guru. Penerapan kepemimpinan demokratis terlihat dari keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan serta komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, didukung oleh supervisi dan pembinaan berkelanjutan. Kinerja guru tergolong baik, ditunjukkan melalui kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran, termasuk penerapan asesmen awal, pembelajaran berdiferensiasi, serta penggunaan metode dan media yang bervariasi. Namun, terdapat hambatan seperti perbedaan kesiapan, motivasi, dan latar belakang guru. Untuk mengatasinya, kepala sekolah melakukan pendekatan personal, meningkatkan komunikasi, serta menyelenggarakan pelatihan. Dengan demikian, kepemimpinan yang adaptif dan efektif mampu meningkatkan kinerja guru secara berkelanjutan.
Efektivitas Model Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Proses Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar Syarifuddin, Syarifuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v3i2.4314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan proses komunikasi matematis siswa kelas V sekolah dasar di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe Non-Equivalent Control Group Design yang melibatkan 60 siswa, terdiri atas 30 siswa kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berbasis PBL dan 30 siswa kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui instrumen tes kemampuan komunikasi matematis yang telah divalidasi secara empiris dan analitis. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, uji-t independen, analisis N-Gain ternormalisasi, dan penghitungan effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata pretest sebesar 41,67 dan posttest sebesar 78,33, sementara kelas kontrol mencatat rata-rata pretest 40,83 dan posttest 58,17. Uji-t independen membuktikan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 7,842; p < 0,001). Analisis N-Gain kelas eksperimen menghasilkan skor sebesar 0,64 (kategori sedang–tinggi), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,29 (kategori rendah). Nilai Cohen's d sebesar 1,98 mengindikasikan effect size yang sangat besar. Temuan ini mengonfirmasi bahwa model PBL secara statistis signifikan dan efektif dalam mengoptimalkan kemampuan proses komunikasi matematis siswa sekolah dasar, serta memberikan kontribusi ilmiah bagi pengembangan strategi pembelajaran matematika berbasis masalah di tingkat pendidikan dasar.

Filter by Year

2021 2026