cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
bajangjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Permas Indah Perumahan Royal Zam-zam F17 Labuapi Lombok Barat NTB
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by bajang Institute
ISSN : 27979210     EISSN : 27982912     DOI : -
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 7: Desember 2024" : 51 Documents clear
PELATIHAN ENTREPRENEURSHIP DAN DEVELOPING RELATIONSHIP UNTUK PENINGKATAN SEKTOR PARIWISATA PADA KOMUNITAS UMKM PRODUK UNGGULAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KOTA WAMENA Rudihartono Ismail; Tati Haryati; Rianik Thomas; Rika Wijayanti; Tri Novitasari Anggraeni
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9111

Abstract

Untuk memperkuat hubungan antara UMKM dan pariwisata, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat harus bekerja sama dengan baik. Pemerintah harus membuat kebijakan untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan sektor pariwisata. Pelaku usaha harus terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas produk mereka. Masyarakat harus aktif dalam menjaga budaya dan lingkungan. Bisnis kecil dan menengah (UMKM) dan pariwisata dapat bekerja sama untuk meningkatkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika terjadi sinergi yang kuat. Kegiatan pengabdian ini difokuskan kepada konsep kewirausahaan dalam UMKM dan bagaimana membangun hubungan dengan pelanggan melalui beberapa tahap program dengan melakukan pendekatan secara induktif dan beberapa tahapan (Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, dan Tahap Akhir). Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu memberikan pemahaman dan edukasi kepada pelaku UMKM (pengrajin noken di Pasar Potikelek dan peternak lebah madu) untuk meningkatkan kegiatan kewirausahaan pada bisnis yang dijalankan serta cara mempertahankan kualitas produk untuk meningkatkan penghasilan UMKM yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian Papua Pegunungan yang berdaompak pada sektor pariwisata
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BISNIS BAGI PELAKU WIRAUSAHA MIKRO DI KECAMATAN SEKARBELA, KOTA MATARAM - NTB Etika Ariyani; Mansurudin, Mansurudin; Miftahul Jannah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9112

Abstract

Training Business English for micro entrepreneurs in Sekarbela subdistrict , Mataram city, West Nusa Tenggara Province aims to help micro entrepreneurs promoted their products significantly thus can improve their transactions to countries all over the world effectively . This training held for ten weeks , twice a week with time allocation 90 minutes for each meeting. The participants consists of 18 micro entrepreneurs lived in Sekarbela subdistrict. This training focused on introduction of language functions, grammar and business vocabularies. Participants listened how to read business text correctly, described their products specifically and applied business vocabularies in their daily interaction. They were asked to give examples, suggestions, comments, advices and promotes their product individually. Having active conversation, selling and bargaining their products actively. Method applied in this training were observation, practice and drilling. The result of this training showed that there are improvement among participants communication skills significantly from 12,50 % (befoe treatment) to 61.11% (after treatment) and they tend have more confident performances. The result of this training shown that this training effective to improve micro entrepreneur performance in Sekarbela subdistrict, Mataram – West Nusa Tenggara Province
MEMBANGUN KESADARAN PEMILIH RASIONAL MELALUI PENDIDIKAN POLITIK PADA PILKADA 2024 DI KAMPUNG KULUAKMA Siti Khikmatul Rizqi; Malika Mahdania
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9113

Abstract

Political education is an important strategy in improving the quality of democracy, especially in the context of regional head elections. This study aims to explore the implementation of a political education program in Kuluakma Village, Walelagama District, Jayawijaya Regency, involving 26 participants from various community backgrounds. The program was designed to raise awareness of rational voting, reduce the influence of money politics, and increase public understanding of the importance of choosing candidates based on competence and work programs. Through a participatory method involving training, group discussions, and electoral simulations, the results of the study show an increase in participants' awareness and understanding of rational voting. Despite challenges related to limited access to information and the influence of local culture, this program is expected to serve as a model that can be adopted in other regions with similar conditions. The recommendations from this study include improving access to information, integrating local cultural values, and providing follow-up training for the community.
STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI KERJA MELALUI PELATIHAN KEPEMIMPINAN BAGI APARATUR PEMERINTAH LOKAL DI DISTRIK WALELAGAMA KABUPATEN JAYAWIJAYA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN Tukijan, Tukijan; Ayu Anggraini Tambunan; Bambang Supeno Domi; Angela Jelila Yare
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9114

Abstract

This study aims to explore the impact of leadership training on work motivation among village apparatus in Walelagama District, Jayawijaya Regency. Given the geographical challenges and limited resources, low work motivation hinders the performance of local government. Leadership training, designed contextually by integrating local values such as mutual cooperation, is expected to enhance work motivation and public service quality. This qualitative research uses a case study approach involving Focus Group Discussions (FGD) and interviews with village apparatus. The results show that leadership training based on local culture is effective in improving work motivation, strengthening team coordination, and enhancing public service quality. Although challenges in implementation exist, this training significantly contributes to improving the capacity of local government apparatus and governance quality in Walelagama District
SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PEMO MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN) Kristina Sara; Anastasia Mude; Kristianus Jago Tute; Fransiska Teodosiana M.Lendu
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9130

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi sebagai bagian dari kurikulum pendidikan. Salah satu kegiatan yang dilakukan di Desa Pemo adalah sosialisasi tentang stunting untuk ibu-ibu, dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya orang tua, mengenai pentingnya gizi yang baik dalam mendukung tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan berupa penyuluhan langsung ke ibu-ibu dan balita. Hasil dari sosialisasi stunting di Desa Pemo menunjukkan partisipasi aktif ibu-ibu dan anak-anak hingga akhir kegiatan, dengan beberapa peserta mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Ibu-ibu kini lebih memahami penyebab dan dampak stunting, yang disebabkan oleh kekurangan gizi, infeksi berulang, serta kurangnya stimulasi selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Selain itu, mereka lebih sadar akan pentingnya pemberian ASI eksklusif, makanan bergizi, dan pola makan sehat untuk mendukung pertumbuhan anak secara optimal
PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PEMBANGUNAN KEMARITIMAN UNTUK MASYARAKAT PERUMAHAN PONDOK ASRI MANGGAR Putri, Destyariani Liana; Luh Putri Adnyani; Samsu Dlukha Nurcholik; Dian Aulia Hidayati Chardiwan; Atha Alfarrasi; Mohammad Alifiyan Hakiki; Jeriko Silalahi; Muhammad Alif Muhaimin; Riza Abdillah; Fahmi Ramadhan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9154

Abstract

Perumahan Pondok Asri merupakan salah satu perumahan di wilayah pesisir Kota Balikpapan. Pada perumahan ini diidentifikasi membutuhkan beberapa penguatan dan pengembangan sumber daya diantaranya adalah edukasi bagi anak-anak terutama terkait kemaritiman. Adapun lingkup bagian dari pengenalan kemaritiman ini meliputi bidang Teknik Kelautan dan Teknik Perkapalan. Kegiatan edukasi ini dilakukan dalam beberapa modul dan pertemuan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan peserta dalam memahami materi yang diberikan. Tidak hanya itu, untuk mengukur pemahaman peserta, kegiatan ini juga diberikan tes sebelum dan sesudah kegiatan. Peserta diberikan tes yang berfungsi untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta baik sesudah maupun sebelum diberikannya modul. Dari peserta yang mengikuti kegiatan ini, diketahui bahwa 80% dari peserta memahami materi yang diberikan pada akhir sesi.
PEMBERDAYAAN ORANG TUA BALITA STUNTING MELALUI PENGGUNAAN KARTU MENUJU GIGI SEHATAN (KMGS) DAN PMT BAGI BALITA STUNTING DI DESA BAUMATA Wali, Agusthinus; Mery Novaria Pay; Antonius Radja Ratu; Melkisedek O. Nubatonis
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9169

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah hal penting yang harus diperhatikan, terutama pada anak stunting yang memerlukan perhatian lebih karena rentan terhadap penyakit yang menyebabkan pertumbuhan terhambat. Gigi dan mulut adalah gerbang pertama munculnya tanda tubuh tidak sehat, karena segala sesuatu masuk melalui mulut. Penyakit gigi dan mulut dapat mengakibatkan keterbatasan fungsional seperti bicara dan pengunyahan, serta dampak psikologis tidak percaya diri. Oleh karena itu, menjaga kesehatan gigi dan mulut harus dilakukan sejak dini. Penyakit gigi dan mulut tidak terkecuali juga dapat menyerang anak-anak, terutama balita yang beresiko mengalami karies. Prevalensi karies anak balita di Indonesia diperkirakan 50-70%. Pemasalahan: Intervensi perilaku dan peran ibu tentang pemeliharaan kesehatan gigi serta pemberian makanan tambahan bagi balita stunting. Metode Pelaksanaan: Pengukuran perilaku ibu, edukasi pencegahan stunting melalui pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, melatih cara penggunaan KMGS dan pemberian makanan tambahan bagi balita stunting. Hasil Kegiatan: perilaku ibu-ibu balita stunting tentang cara pemeliharaan kesehatan gigi balita stunting termasuk kategori baik (88,9%). Ibu-ibu mampu memahami penjelasan yang disampaiakan tentang cara pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, ibu-ibu mampu mendemontrasikan cara membersihkan gigi balita stunting serta ibu-ibu mampu menggunakan KMGS untuk menilai faktor resiko karies gigi.
SEKOLAH TANGGUH PANGAN DAN PERTANIAN: EDUKASI PERTANIAN TERPADU DAN KEAMANAN PANGAN DI SEKOLAH SEMAI KABUPATEN JEPARA PROVINSI JAWA TENGAH Rici Tri Harpin Pranata; Tri Budiarto; Firman Muhammad Basar; Willy Bachtiar; Vivien Febri Astuti; Ika Sartika; Bayu Suriaatmaja Suwanda
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9178

Abstract

Lembaga pendidikan seperti sekolah memiliki lahan pekarangan yang masih belum dimanfaatkan dengan baik. Padahal dapat dimanfaatkan secara optimal dengan kegiatan pertanian. Selain itu, setiap sekolah memiliki kantin yang menyediakan makanan atau minuman untuk peserta didik/siswa. Namun selama ini tidak terintegrasi antara pengelolaan pekarangan yang bisa menghasilkan produk pertanin dengan pengelolaan kantin sekolah. Sekolah Semai telah menginisiasi pembelajaran berbasis alam melalui pengembangan kebun sekolah. Namun, pengembangan kebun sekolah masih menjumpai beberapa hambatan, mencakup keterbatasan pengetahuan, SDM, dan modal kapital. Metode kegiatan pengabdian Masyarakat dosen pulang kampung ini menggunakan metode penyuluhan, FGD dan kuesioner. Responden dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan guru, pengelola kebun dan pengelola kantin sekolah. Hasil dari kegiatan ini berupa pelatihan tentang sekolah tangguh pangan dan pertanian, pelatihan pertanian terpadu, dan pelatihan penerapan GMP, SSOP dan HACCP. Hasil lainnya terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta dari keseluruhan pelatihan sebesar 20%.
STRATEGI PENCEGAHAN STUNTING DI MASA PERIODE EMAS (GOLDEN PERIODE) MELALUI PERAN DASA WISMA DAN TOKOH AGAMA DI KELURAHAN LEKOBALO KOTA GORONTALO Mohamad Anas Anasiru; Indra Domili; Magdalena Tompunu; Pepi S Umar
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9189

Abstract

The current health problem in Indonesia is stunting. Stunting or often called stunting or shortness, is a condition of failure to grow in aged children under five years (toddlers) due to chronic malnutrition and recurrent infections especially in the First 1,000 Days of Life (HPK), namely from fetus to child 23 months. Stunting originates from health problems and nutritional status of pre-pregnant, pregnant and pregnant women The breastfeeding period will determine the growth of the fetus and toddler. Pregnant mother Nutritional and health problems will put you at risk of giving birth to a low birth weight baby be a risk factor for stunting. Assistance for pregnant women and mothers who have Children aged 2 years are expected to be able to prevent and overcome stunting during this period 1000 HPK. The role of the community by involving the village community and religious leaders (mosque imams and recitation teachers) is considered quite important for increasing knowledge about Exclusive breastfeeding in preventing stunting
PENINGKATAN LITERASI INVESTASI DIGITAL PADA GENERASI MUDA Ratna Damayanti; Dimas Ilham Nur Rois; Ega Nanda
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9192

Abstract

Saat ini populasi di Indonesia didominasi oleh generasi Z. Sebagai generasi digital native, generasi Z memiliki akses luas terhadap teknologi informasi. Karakteristik Generasi Z yang suka mencoba hal-hal baru dan gaya hidup konsumtif membuat generasi Z perlu mengelola keuangan dengan baik. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan literasi investasi digital terhadap generasi muda agar mereka dapat memahami dan memiliki pengetahuan di bidang investasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMA Batik 2 Surakarta dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang. Materi disampaikan oleh 2 narasumber yang berasal dari Universitas Islam Batik Surakarta dan dari Bursa Efek Indonesia. Hasil dari kegiatan mengindikasikan bahwa para siswa/siswi masih banyak yang belum memahami jenis-jenis investasi terutama investasi yang menggunakan platform digital, namun setelah mendapatkan penjelasan mereka menjadi lebih paham dan waspada terhadap tawaran investasi bodong.

Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: February 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: Nopember 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 2: Juli 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue