cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 370 Documents
pengaruh Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Putri, Novi Nazma; Wati, Tri Linggo
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik akibat dominasi metode ceramah yang bersifat pasif dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Ngampelsari dengan total 63 siswa, yang terbagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen (31 siswa) yang diberi perlakuan model PjBL, dan kelas kontrol (32 siswa) yang menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan adalah tes uraian yang mencakup indikator kemampuan berpikir kritis: menganalisis, mengevaluasi, menginterpretasi, dan menyimpulkan. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan pada kelas eksperimen, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 25 poin dan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Sementara itu, kelas kontrol juga mengalami peningkatan sebesar 13 poin, namun dengan tingkat signifikansi lebih rendah (0,031). Temuan ini mengindikasikan bahwa model PjBL lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Model ini memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, meningkatkan partisipasi aktif siswa, dan mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis secara sistematis dan kolaboratif. Dengan demikian, model PjBL dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar.
Efektivitas Literasi Digital untuk Pembelajaran di Sekolah Dasar Munadzifah, Munadzifah; Fradana, Ahmad Nurefendi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6345

Abstract

Di era digital, integrasi teknologi dalam pembelajaran menjadi kebutuhan esensial untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas literasi digital dalam pembelajaran di Sekolah Dasar, dengan fokus pada kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi digital di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Gempol, melibatkan satu orang guru kelas 5 sebagai informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumen pembelajaran. Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yakni melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kompetensi literasi digital yang cukup baik, tercermin dari penggunaan media digital seperti video edukatif, aplikasi interaktif, dan sumber belajar daring. Penggunaan media digital terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman peserta didik, serta menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif. Penerapan literasi digital masih menghadapi kendala seperti keterbatasan perangkat, kesenjangan akses teknologi, serta variasi partisipasi peserta didik. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan dan penyediaan sarana yang memadai guna mengoptimalkan literasi digital dalam proses belajar-mengajar di sekolah dasar.
Penggunaan Media Audiovisual Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Chumairoh, Ayu Angelie Wardatul; Fradana, Ahmad Nurefendi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6362

Abstract

Urgensi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar menuntut inovasi dalam penggunaan media pembelajaran yang mampu menarik perhatian dan meningkatkan pemahaman peserta didik. Salah satu media yang relevan dan potensial adalah media audiovisual, yang menggabungkan unsur visual dan audio secara simultan. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi peran media audiovisual dalam membantu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah 1 Gempol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek utama penelitian adalah satu orang guru kelas 5 yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipasif, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Instrumen yang digunakan meliputi pedoman wawancara terstruktur, lembar observasi kegiatan pembelajaran, serta format analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif model interaktif, yang mencakup tahap reduksi data, penyadian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual seperti video pembelajaran dan presentasi visual mampu meningkatkan ketertarikan, konsentrasi, dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran. Guru memegang peran penting dalam merancang dan menerapkan media tersebut secara tepat. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas penunjang serta keterampilan teknis guru dalam pengoperasian media. Secara keseluruhan, media audiovisual dinilai efektif dan layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran di tingkat sekolah dasar.
Pengaruh Media Pembelajaran Digital Marbel Membaca terhadap Kesulitan Membaca Permulaan Kelas 1 SDN Sidokumpul Faridah, Ana Uliya Nur; Rozy, Fakhrur
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran digital “Marbel Membaca” terhadap kesulitan membaca permulaan pada peserta didik kelas 1 SDN Sidokumpul. Latar belakang penelitian ini adalah banyaknya peserta didik yang mengalami hambatan dalam mengenali huruf, menyusun suku kata, serta membaca kata sederhana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest Design, dan melibatkan 33 siswa sebagai sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes lisan dengan 15 butir soal yang telah diuji validitas (r hitung tertinggi 0,951 > r tabel 0,344) dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,769). Hasil uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal (p = 0,000), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,471 dan signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media “Marbel Membaca” terhadap kemampuan membaca permulaan. Dari 33 siswa, sebanyak 26 siswa mengalami peningkatan skor posttest dibandingkan pretest. Media ini terbukti efektif dalam meningkatkan aspek fonologis, kelancaran, artikulasi, dan motivasi belajar melalui fitur interaktif seperti suara, animasi, dan permainan edukatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi “Marbel Membaca” dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi kesulitan membaca permulaan dan layak direkomendasikan sebagai media bantu belajar di kelas awal sekolah dasar.
Analisis Penggunaan PowerPoint Interaktif sebagai Media Edukasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Kelas V SDN Parumasan Talia, Dwi Imelda; Hanifah, Nurdinah; Aeni, Ani Nur
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6421

Abstract

Urgensi penelitian ini yaitu rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa dikarenakan guru yang kurang inovatif dalam menggunakan media pembelajaran digital yang efektif dan menarik untuk siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan PowerPoint interaktif sebagai media edukasi dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V di SDN Parumasan. Penelitian ini menggunakan mixed method dengan desain sequential explanatory. Sampel penelitian ini yaitu sebanyak 20 siswa kelas V dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data penelitian ini dimana peneliti mengambil data kuantitatif dengan pretest-posttest dan angket respons siswa kemudian didukung dengan data kualitatif melalui wawancara, penilaian observasi kelas, dan studi literatur. Media PowerPoint interaktif ini telah melalui uji kelayakan dimana hasil dari validasi media mencapai 96,4% dengan kategori “Sangat Valid” sedangkan untuk hasil validasi materi dari guru kelas V mencapai 100% dengan kategori “Sangat Valid”. Peningkatan hasil belajar pada penelitian ini dianalisis menggunakan uji N-Gain dengan rata-rata nilai pretest sebesar 38,65% dan rata-rata nilai posttest sebesar 71,35% dengan nilai N-Gain sebesar 0,52 termasuk ke dalam kategori “Sedang”. Berdasarkan hasil data tersebut menunjukkan bahwa penggunaan PowerPoint interaktif sebagai media edukasi dalam pembelajaran IPS materi keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Parumasan. Dengan demikian, penggunaan media ini dapat dimanfaatkan oleh guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan juga sebagai inovasi pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan.
Pengaruh Media Poster Infografis dalam Pembelajaran IPAS terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Nuralisakhi, Refi; Akhbar, M. Taheri; Selegi, Susanti Faipri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6423

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) merupakan komponen penting dalam membantu peserta didik membentuk pemahaman yang terpadu tentang lingkungan alam maupun sosial. Namun dalam praktiknya, pembelajaran IPAS di SD Negeri 211 Palembang masih belum optimal, karena kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media visual berupa poster infografis dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD Negeri 211 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV A sebanyak 19 peserta didik sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B sebanyak 22 peserta didik sebagai kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa pre-test dan post-test berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal. Teknik analisis data menggunakan uji-t (independent sample t-test). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan, dengan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen sebesar 87,37, sedangkan kelompok kontrol sebesar 74,55. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media visual poster infografis berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 211 Palembang.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Kelas IV Sekolah Dasar Chairun, Ivoniar Alchani; Suharjuddin, Suharjuddin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6429

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) terhadap kemampuan siswa kelas IV SDN Kota Baru IX dalam menulis puisi. Studi ini mengadopsi rancangan penelitian tindakan kelas dua siklus, mengikuti model Kemmis & McTaggart, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua sesi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, peninjauan dokumen, dan tes menulis puisi. Sebelum intervensi PjBL, data awal menunjukkan performa menulis puisi siswa yang rendah, dengan rata-rata skor 58 dan hanya 15% siswa yang memenuhi kriteria kompetensi. Namun, setelah penerapan PjBL, terjadi peningkatan yang substansial. Nilai rata-rata meningkat menjadi 73 pada Siklus I dan selanjutnya mencapai 80 pada Siklus II. Sejalan dengan itu, persentase siswa yang mencapai standar kompetensi melonjak drastis hingga 82%. Studi ini menyimpulkan bahwa PjBL berperan penting dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai struktur dan elemen-elemen puisi. Selain itu, metode ini berhasil memupuk kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, dan mendorong partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Secara keseluruhan, PjBL terbukti efektif dalam menciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermakna bagi siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi PANDARA untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn pada Siswa Sekolah Dasar Wangila, Diaz Nilam; Syahid , Aah Ahmad; Rukmana , Kusman
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6437

Abstract

Perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan mendorong perlunya inovasi media yang pembelajaran interaktif dan kontekstual, khususnya dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar. Materi mengenai makna sila-sila Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sering kali dianggap abstrak dan kurang menarik jika hanya disampaikan melalui ceramah atau buku teks, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Maka diperlukan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa, seperti aplikasi PANDARA, dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis aplikasi Android (PANDARA) dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SD pada materi makna sila-sila Pancasila dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu: (1) Analyze (analisis kebutuhan pembelajaran), (2) Design (perancangan isi dan tampilan aplikasi), (3) Develop (pengembangan media dan validasi ahli), (4) Implement (penerapan media dalam pembelajaran), dan (5) Evaluate (evaluasi efektivitas media). Subjek penelitian ini adalah 31 siswa kelas IV SDN Karanglayung. Instrumen yang digunakan meliputi wawancara, angket validasi ahli media dan materi, tes pretest dan posttest, serta angket respon guru dan siswa. Teknik analisis data melibatkan analisis kualitatif terhadap hasil validasi dan angket, serta analisis kuantitatif berupa uji N-Gain. Hasil validasi menunjukkan bahwa aplikasi PANDARA tergolong dalam kategori “Sangat Layak”, dengan persentase kelayakan media sebesar 92,14% dan kelayakan materi sebesar 96,66%. Rata-rata nilai pretest siswa sebesar 47,42 meningkat menjadi 80,32 pada posttest, dengan skor N-Gain sebesar 0,6383 yang termasuk kategori “Sedang”. Selain itu, respon guru dan siswa terhadap media ini sangat positif. Dengan demikian, aplikasi PANDARA terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar serta menciptakan pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Pengaruh Media Kartu Kalimat Terhadap Literasi Membaca Pemahaman pada Kelas IV Sekolah Dasar Rizati, Ery; Jayanti, Jayanti; Marleni, Marleni
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6445

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi membaca pemahaman siswa SD melalui inovasi pembelajaran, salah satunya dengan media kartu kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu kalimat terhadap literasi membaca pemahaman pada kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 227 Palembang. Dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data seperti tes soal dan juga dokumentasi dan design untuk melakukan penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan jenis Nonequivalent Control Group Design dan menggunakan teknik sampling total. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan penggunaan media kartu kalimat. Adapun subjek penelitian ini ialah siswa kelas IV. A sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 28 siswa sedangkan kelas IV. B sebagai kelas kontrol yang jumlahnya 24 siswa dan jumlah keseluruhan sebanyak 52 siswa. Untuk kelas eksperimen menggunakan media kartu kalimat sedangkan kelas kontrol tidak menggunakan media kartu kalimat atau menggunakan buku Bahasa Indonesia. Adapun rata-rata nilai posttest kelas eksperimen mencapai 85,35 dengan nilai 53% dengan 27 siswa termasuk kategori sangat baik, 43% dengan 12 siswa termasuk kategori baik, 4% dengan 1 siswa termasuk kategori cukup dan tidak ada yang berada pada kategori kurang dan sangat kurang. Rata-rata posttest kelas kontrol hanya 62,50 dengan nilai 42% dengan 10 siswa termasuk kategori baik, 54% dengan 13% siswa termasuk kategori cukup, 4% dengan 1 siswa termasuk kategori kurang dan tidak ada yang berada pada kategori sangat kurang dan sangat baik. Instrumen penelitian berupa uji validitas dan uji reliabilitas, teknik pengumpulan data berupa tes pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Dari hasil perhitungan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test diperoleh nilai sig. 0,000 < 0,05 yang berarti Ha ditolak Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa media kartu kalimat berpengaruh terhadap literasi membaca pemahaman pada kelas IV sekolah dasar.
Building Vocabulary in Primary School Students Using Contextual Teaching Learning Model Azzahra, Shintia; Kaniadewi, Nita
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.6459

Abstract

This study explores the effectiveness of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model supported by digital media to improve English vocabulary acquisition among fifth-grade students at SD Negeri Serpong 01. The research followed a Classroom Action Research (CAR) design, carried out in two cycles during the second semester of the 2024/2025 academic year. A total of 25 fifth-grade students took part in the study as the research subjects. The CTL approach was applied through storytelling, role-playing, and problem-solving activities, enhanced by digital tools such as videos and interactive quizzes. To gather insights, the researcher used classroom observations, student work samples, field notes, and interviews. The data were then analyzed using qualitative descriptive methods. The success indicators were set as 75% of students mastering 80% of the target vocabulary. The findings revealed notable gains in vocabulary retention, along with increased student motivation and more active participation in class. The classroom became more inclusive and student-centered, helping learners relate new words to everyday contexts. Although challenges like time constraints and differences in students’ digital literacy were encountered, the combination of CTL and digital tools proved effective in supporting vocabulary learning aligned with the Kurikulum Merdeka. This approach also reflects the broader goals of 21st-century education, encouraging critical thinking, creativity, collaboration, and digital literacy among young learners