cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 370 Documents
Systematic Literature Review Systematic Literature Review: Self-efficacy Pendidik PAUD dalam Praktik Mengajar Shafajar, Nuratri; Rohmah, Naili
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6562

Abstract

Self-efficacy merupakan salah satu faktor psikologis penting yang memengaruhi kualitas pengajaran dan kinerja profesional pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Urgensi topik ini terletak pada peran strategis pendidik anak usia dini dalam membentuk fondasi perkembangan anak secara holistik, di mana keyakinan pendidik terhadap kemampuannya sendiri terbukti berdampak langsung terhadap efektivitas pembelajaran. Namun, hasil penelitian terkait self-efficacy pendidik anak usia dini masih tersebar dan belum dipetakan secara sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mensintesis secara sistematis temuan-temuan ilmiah terkait self-efficacy pendidik PAUD dalam praktik mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses pengumpulan data dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan dukungan aplikasi Publish or Perish (PoP) versi 8, menggunakan kata kunci: "self-efficacy guru" AND "pendidikan anak usia dini" AND "pendidik PAUD". Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia, terindeks SINTA, diterbitkan dalam kurun waktu 2015–2025, dan relevan dengan tema. Dari 176 artikel yang ditemukan, diseleksi menjadi 9 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil sintesis menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki hubungan signifikan terhadap kinerja, inovasi pembelajaran, kemampuan adaptasi, dan kualitas interaksi guru dengan peserta didik. Selain itu, self-efficacy bersifat dinamis dan dapat dikembangkan melalui pelatihan, pengalaman, serta dukungan lingkungan kerja.
Peran Pendekatan Matematika Realistik dalam Meningkatkan Pemahaman Matematis dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Mahanani, Christina Lestari Retno; Susi, Neneng Kania; Ranti, Ranti; Arifin, M. Zainal
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6568

Abstract

Seorang guru matematika di sekolah dasar membutuhkan metode dan pendekatan pembelajaran yang tepat dalam mengajar agar siswa mendapatkan pemahaman konsep secara lebih mendalam dan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Salah satu pendekatan efektif yang dapat diterapkan pada saat mengajar matematika di kelas adalah Pendekatan Matematika Realistik (PMR). Penelitian yang dilakukan ini bertujuan menemukan peran atau pengaruh PMR untuk meningkatkan pemahaman matematis dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang dipergunakan adalah studi literatur sistematis (Systematic Literature Review). Sebanyak 100 artikel ditemukan menggunakan aplikasi Publish on Perish dalam pencarian Google Scholar. Lima belas (15) artikel relevan kemudian dianalisis dan sintesis untuk menemukan temuan tentang peran PMR dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa dan hasil belajar mereka di sekolah dasar. Hasil penelitian menyimpulkan, PMR mampu meningkatkan hasil belajar dan pemahaman matematis. PMR sebuah pendekatan pembelajaran yang berpusat kepada siswa untuk menciptakan pengalaman bermakna. PMR membantu siswa memahami konsep melalui contoh kehidupan sehari-hari dan mendorong proses berpikir logis sistematis. Akibatnya, pemahaman matematis siswa diperkuat dan hasil belajarnya akan berdampak.
Penerapan Media Story Stones Untuk Meningkatkan Keterampilan Bercerita Pada Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Hidayat, Adhisty Septia; Sari, Pratiwi Kartika; Syawhas, Dinda Khomsaini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6683

Abstract

Kemampuan bercerita merupakan salah satu keterampilan dasar berbahasa yang penting dikembangkan sejak dini karena mendukung literasi, berpikir kritis, dan kepercayaan diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas III Sekolah Dasar melalui penerapan media Story Stones. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas III SDN Sudimara 01 Ciledug. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian performa siswa dalam bercerita. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengukur ketuntasan belajar, dan kualitatif untuk mengevaluasi keterlibatan serta perkembangan narasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 18,5% pada pra-siklus menjadi 55,6% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 92,6% pada siklus II. Selain itu, partisipasi aktif siswa juga mengalami peningkatan signifikan. Media Story Stones terbukti efektif dalam membantu siswa menyusun ide cerita, memperbaiki struktur narasi, serta meningkatkan rasa percaya diri dalam bercerita. Dengan demikian, media ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah.
Penerapan Model Gambira dengan Permainan Ular Tangga untuk Meningkatkan Motivasi dan Aktivitas Belajar Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Cahyani, Putri Aprilia; Maimunah, Maimunah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6740

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya motivasi dan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran matematika di kelas V SDN Alalak Utara 2 Banjarmasin. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dibutuhkan inovasi pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan guru serta siswa melalui model GAMBIRA, yang menggabungkan metodologi Problem Based Learning, Picture and Picture, dan Number Heads Together. Model ini didukung oleh permainan ular tangga untuk menciptakan suasana belajar yang kontekstual dan menarik. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan dalam empat sesi. Partisipan terdiri dari 20 siswa kelas V pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi mengenai motivasi belajar, aktivitas guru dan siswa, serta penilaian tertulis individu dan kelompok. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan persentase. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang substansial: motivasi belajar siswa meningkat dari 25% (rendah) menjadi 95% (sangat tinggi), aktivitas guru meningkat dari 33 (baik) menjadi 45 (sangat baik), aktivitas siswa meningkat dari 25% (kurang aktif) menjadi 100% (sangat aktif), dan ketuntasan hasil belajar meningkat dari 50% menjadi 100%. Kesimpulannya, model GAMBIRA dengan permainan ular tangga terbukti efektif meningkatkan motivasi, aktivitas, dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model inovatif seperti GAMBIRA oleh guru, pertimbangan pihak sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, serta menjadi acuan bagi penelitian lanjutan.
Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Kolase Fadliani, Syifana Aulia; Maimunah, Maimunah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6756

Abstract

Fokus utama pada riset ini yaitu rendahnya kemampuan motorik halus anak, terutama dalam aktivitas menempel gambar dengan akurat. Tujuan riset ini yaitu guna menggambarkan secara komprehensif peran guru, tingkat keaktifan anak, serta hasil perkembangan keterampilan motorik halus selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Metode yang dimanfaatkan pada riset ini yaitu dengan pendekatan kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam 4 sesi pertemuan. Riset ini melibatkan partisipasi 13 anak dari kelompok B di TK Islam Madinaturramlah Banjarmasin sebagai subjek riset. Data dikumpulkan dengan teknik observasi sistematis. Temuan riset memperlihatkan hasil yang progresif: (1) Aktivitas guru meningkat dari kategori “Cukup Baik” pada pertemuan pertama hingga mencapai kategori “Sangat Baik” pada pertemuan keempat. (2) Partisipasi anak pun mengalami peningkatan signifikan, dari hanya 31% anak yang aktif (kategori “Hampir Seluruh Anak Tidak Aktif”) menjadi 84% (kategori “Seluruh Anak Aktif”) pada pertemuan terakhir. (3) Hasil perkembangan motorik halus anak juga memperlihatkan kenaikan persentase 23% menjadi 85%, dengan kategori “Berkembang Sangat Baik”. Dari keseluruhan proses bisa disimpulkan penerapan model project based learning yang dipadukan dengan metode demonstrasi serta penggunaan media kolase sukses mendorong keterlibatan aktif anak dan mendukung perkembangan motorik halus mereka secara optimal, demikian semua anak bisa bertambah baik serta lebih aktif saat pengajaran
Pembelajaran Berdiferensiasi Sebagai Inovasi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan di Kelas Awal Sekolah Dasar Apriyanti, Dini; Yunus, Mohamad; Nirmala, Sri Dewi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6794

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan literasi siswa. Namun, hasil PISA 2022 menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa Indonesia masih rendah, sementara guru menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan belajar yang beragam. Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan inovatif yang menyesuaikan strategi mengajar dengan kesiapan minat, dan gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain concurrent triangulation dan non-equivalent control group design. Populasi penelitian terdiri dari 120 siswa kelas 1 SDN 247 Sukapura, Bandung. Sampel dipilih secara purposive, yaitu kelas 1B sebagai kelas eksperimen dan 1C sebagai kelas kontrol, masing-masing 31 siswa. Data dikumpulkan melalui tes membaca permulaan, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan (Sig.< 0.001). Skor rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat dari 14,77 menjadi 18,32, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (14,74 menjadi 16,16). Pembelajaran berdiferensiasi juga meningkatkan kemampuan pengenalan huruf, membaca suku kata, membaca kata, dan kelancaran membaca nyaring. Siswa memberikan respon positif, menunjukkan peningkatan motivasi dan partisipasi aktif. Hambatan yang dihadapi guru mencakup keterbatasan waktu, pengelolaan kelompok yang beragam, dan fasilitas yang kurang memadai. Penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan serta memberikan kontribusi bagi strategi pembelajaran yang adaptifKemampuan membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan literasi siswa. Namun, hasil PISA 2022 menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa Indonesia masih rendah, sementara guru menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan belajar yang beragam. Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pendekatan inovatif yang menyesuaikan strategi mengajar dengan kesiapan minat, dan gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain concurrent triangulation dan non-equivalent control group design. Populasi penelitian terdiri dari 120 siswa kelas 1 SDN 247 Sukapura, Bandung. Sampel dipilih secara purposive, yaitu kelas 1B sebagai kelas eksperimen dan 1C sebagai kelas kontrol, masing-masing 31 siswa. Data dikumpulkan melalui tes membaca permulaan, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan membaca permulaan (Sig.< 0.001). Skor rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat dari 14,77 menjadi 18,32, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (14,74 menjadi 16,16). Pembelajaran berdiferensiasi juga meningkatkan kemampuan pengenalan huruf, membaca suku kata, membaca kata, dan kelancaran membaca nyaring. Siswa memberikan respon positif, menunjukkan peningkatan motivasi dan partisipasi aktif. Hambatan yang dihadapi guru mencakup keterbatasan waktu, pengelolaan kelompok yang beragam, dan fasilitas yang kurang memadai. Penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan serta memberikan kontribusi bagi strategi pembelajaran yang adaptif
Pengaruh Model Problem Based Learning melalui Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa Sekolah Dasar Sofianti, Gina; Rasmitadila, Rasmitadila; Nirmala, Sri Dewi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6818

Abstract

Keterampilan abad ke-21, khususnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif, merupakan kompetensi esensial yang harus dikuasai siswa untuk menghadapi tantangan global. Namun, hasil survei internasional seperti PISA tahun 2022 menunjukkan bahwa capaian siswa Indonesia dalam kedua aspek tersebut masih tergolong rendah. Urgensi penelitian ini adalah menemukan model pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi kemampuan berpikir kritis dan kreatif sejak jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) melalui pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Kecamatan Parungpanjang, dengan sampel dipilih secara purposive sampling. Sampel terdiri atas kelas VA SDN Gorowong 02 sebagai kelas eksperimen (24 siswa) dan kelas VB SDN Gorowong 04 sebagai kelas kontrol (24 siswa). Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan kreatif, lembar observasi aktivitas, serta angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan uji-t independen dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Rata-rata N-Gain berpikir kritis pada kelas eksperimen sebesar 0,65 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,45. Untuk berpikir kreatif, rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,73 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol hanya 0,64. Hasil uji-t menunjukkan nilai sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, model Problem Based Learning melalui pembelajaran berdiferensiasi memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa sekolah dasar, serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Analisis Pembelajaran TPACK Berbantu Smartphone pada IPAS Peserta Didik Kelas 5 Sekolah Dasar Syamsyiah, Miftahul Avi; Handini , Oktiana; Hanafi, M. Faruq
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6821

Abstract

Penelitian ini penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPAS melalui integrasi TPACK berbantuan smartphone, sekaligus memberikan dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis teknologi yang lebih optimal di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan implementasi model pembelajaran Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam mata pelajaran IPAS menggunakan aplikasi Solar System Scope melalui smartphone pada siswa kelas V sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan guru dan siswa sebagai subjek. Penelitian berlokasi SD Negeri Kadipiro Surakarta, yang berlokasi di Jl. Sumpah Pemuda, Kadipiro, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai April 2025 di kelas V SD Negeri Kadipiro dan dilanjutkan dengan penulisan skripsi mulai Februari 2025. Alasan pemilihan lokasi ini adalah adanya permasalahan dalam penggunaan pembelajaran TPACK berbantuan smartphone oleh guru Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TPACK dengan bantuan aplikasi Solar System Scope mampu meningkatkan motivasi, pemahaman konsep, dan partisipasi siswa. Guru juga berhasil mengintegrasikan aspek teknologi, pedagogik, dan konten secara efektif. Kesimpulannya, model TPACK yang dipadukan dengan media digital interaktif merupakan pendekatan inovatif dan efektif dalam pembelajaran IPAS.
Systematic Literature Review: Implementasi Media E-Comic Berbasis Kearifan Lokal dan Dampaknya Terhadap Hasil Belajar dan Karakter Siswa Sekolah Dasar Parapat, Humaidah Fatimah; Efendi, Salman Alparisi; Misman, Misman
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6839

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi di Era Society 5.0 berdampak pada SDM di Indonesia terutama pada bidang pendidikan. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam pendidikan adalah penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi. National Education Assocation (NEA) mengatakan, media merupakan sebuah perangkat dapat dimanipulasikan, didengar, dilihat, dibaca beserta instrumen yang digunakan dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar, serta dapat memengaruhi efektivitas program instruksional. Penelitian ini mengkaji implementasi media e-comic pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan dampaknya terhadap hasil belajar dan karakter siswa di sekolah dasar. Selai itu, penelitian ini merupakan penelitian systematic review dengan tujuan untuk mengkaji peran dari media e-comic pendidikan karakter berbasis kearifan local untuk meningkatkan hasil belajar dan karakter siswa SD/MI. Pencarian artikel jurnal dilakukan melalui database elektronik Google Scholar. Pencarian awal ditemukan 1740 artikel jurnal, setelah ditelaah dengan melakukan inklusi didapatkan 7 artikel jurnal untuk ditelaah secara sistematis. Hasil systematic review menemukan bahwa dari beberapa artikel yang direview terdapat Media E-Comic yang belum diuji kepraktisan nya. Peran teknologi sangat penting dalam pembuatan Media E-Comic yang menarik perhatian siswa untuk meningkatkan hasil belajar dan karakter siswa. Hasil tinjauan menunjukkan Media E-Comic dapat meningkatkan hasil belajar dan karakter siswa.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar Sari, Nela Fatikah; Fakhriyah, Fina; Ratnasari, Yuni
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6843

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa, sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran kooperatif yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya menemukan strategi pembelajaran yang efektif untuk memperbaiki hasil belajar siswa, khususnya pada materi sistem pernapasan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar IPAS serta peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Koperatif tipe think pair share berbantuan alat peraga sistem pernapasan manusia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model pre-eksperimental desain One-Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah siswa sekolah dasar di SD 1 Karangampel Kudus, dengan sampel sebanyak 33 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa soal tes uraian pretest dan posttest. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta tes tertulis, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 26. Teknik analisis yang digunakan adalah paired sample t-test untuk menguji perbedaan rata-rata hasil belajar, serta uji N-Gain untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan skor rata-rata pemahaman IPAS dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Sementara itu, hasil uji N-Gain menunjukkan skor rata-rata sebesar 0,59 dengan persentase 59,04%, yang termasuk kategori sedang dan diartikan cukup efektif. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Koperatif tipe think pair share berbantuan alat peraga sistem pernapasan manusia terbukti dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa secara signifikan.