cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Nursing Practice and Education
ISSN : -     EISSN : 27750663     DOI : https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i2
Core Subject : Health,
Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Nursing Nursing Management Emergency Nursing Gerontology Nursing Family Nursing
Articles 196 Documents
Hubungan antara stres dan vulva hygiene dengan kejadian fluor albus pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Affandi, Thysa Thysmelia; Permata, Yukke Nilla; Shalsabila, Putri Yasmine
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1130

Abstract

Latar Belakang: Pada keadaan stres, perubahan hormon akan terjadi pada tubuh kita yaitu hormon reproduksi termasuk hormon estrogen yang salah satunya merupakan penyebab fluor albus. Vulva hygiene merupakan awal pencegahan dari timbulnya masalah genitalia pada wanita, salah satunya fluor albus.Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasi analitik yang menggunakan pendekatan cross sectional. Digunakan alat ukur kuesioner skala The Kessler Psychological Distress-10 (K-10), kuesioner vulva hygiene dan kuesioner fluor albus dengan jumlah responden 222 orang yang merupakan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa stres (p value = 0,006) dan higenitas vulva ( p value = 0,000) ada hubungan dengan kejadian fluor albus terhadap mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati. Analisis multivariat menunjukkan bahwa vulva hygiene merupakan variabel yang paling berpengaruh.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara stres dan vulva hygiene dengan kejadian fluor albus, dimana vulva hygiene merupakan faktor yang lebih berpengaruh terhadap kejadian fluor albus terhadap mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati.
Pengaruh teknik slow deep breathing terhadap penurunan kecemasan pada calon akseptor IUD Mubarrokah, Ernila Nurul Islami; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini; Veronika, Raden Maria
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1139

Abstract

Latar Belakang: Masalah utama yang dihadapi Indonesia adalah tingginya pertumbuhan penduduk. Besarnya jumlah penduduk akan berpengaruh kesehatan ibu dan anak. Hal ini dapat dilihat dengan besarnya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Kebijakan pemerintah tentang Keluarga Berencana mengarah pada pemakaian metode kontrasepsi jangka Panjang, IUD adalah salah satu jenis MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) yang merupakan alat yang dimasukkan ke dalam Rahim yang efektif, reversible, berjangka.Metode: Penelitian kuantitatif, desain penelitian Pra experiment dengan rancangan One-Group Pra-Test-Post-Test Design, dimana peneliti memberi perlakuan berupa pemberian Teknik Slow Deep Breathing pada calon akseptor KB IUD. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Akseptor KB IUD dengan sampel berjumlah 17 orang menggunakan rumus slovin, Instrumen yang digunakan adalah kuisoner Hars yaitu instrument kecemasan, mencakup 14 item.Hasil: Hasil uji wilcoxon didapatkan nilai ρ value 0,000 kurang dari 0,05 ,dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan teknik slow deep breathing terhadap penurunan kecemasan pada calon akseptor IUD.Kesimpulan: Terdapat pengaruh teknik slow deep breathing terhadap penurunan kecemasan pada calon akseptor IUD.
Pengaruh terapi audio musik tradisional degung sunda terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Poskesdes Kedungarum UPTD PKM Kuningan Kabupaten Kuningan Hendriana, Yana; Hermansyah, Heri
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1154

Abstract

Latar Belakang: Resiko terkena hipertensi akan semakin meningkat, terutama pada lansia. Jika hipertensi pada lansia tidak dapat dikendalikan akan dapat menyebabkan komplikasi. Salah satu terapi komplementer yang dapat mengendalikan tekanan darah adalah terapi audio musik tradisional degung sunda. Tujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.Metode: Desain penelitian kuantitatif dengan metode quasi-eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design tanpa adanya kelompok control. Jumlah sampel 13 responden dengan teknik Purposive Sampling. Analisa menggunakan uji Wilcoxon pada tekanan darah sistolik dan diastolik.Hasil: uji statistik dengan uji Wilcoxon didapatkan bahwa nilai p tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah diberikan terapi audio musik tradisional degung sunda adalah 0,005 dan nilai p diastolik adalah 0,046.Kesimpulan: Ada pengaruh terapi musik tradisional degung sunda pada tekanan darah sistolik dan diastolik.
Hubungan screen time dengan risiko Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) pada anak usia toddler Putri, Rizqika Anu; Anggraeni, Atika Dhiah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1269

Abstract

Latar Belakang: Screen time diartikan sebagai waktu lama penggunaan layar (screen) media elektronik atau gadget. Salah satu kekhawatiran terkait kesehatan adalah potensi penggunaan layar terhadap gejala Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH). Perilaku yang menandai terjadinya GPPH berupa gambaran inatensi, impulsivitas, serta hiperaktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan screen time dengan risiko GPPH pada anak usia toddler.Metode: Cross-sectional dierapkan untuk meneliti melalui metode kuantitatif deskriptif. Orang tua dengan anak yang berusia 1-3 tahun dengan jumlah sebanyak 81 orang diikutsertakan sebagai responden, yang pemilihannya berjalan melalui cara simple random sampling. Lembar observasi ditanyakan kepada orangtua melalui wawancara dan kuisioner SPPAHI diisi oleh orangtua. Data diolah menggunakan SPSS. Pengolahan data dengan uji chi-square.Hasil: Hasil uji chi-square didapatkann nilai p value sebesar 0,000 (p<0,05). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara hubungan screen time dengan risiko gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH) pada anak usia toddler di Posyandu Kelurahan Karangpucung.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara screen time dengan risiko GPPH pada anak usia toddler di Posyandu Kelurahan Karangpucung.
Implementasi nugget tempe untuk penanganan anak stunting Andriani, Ria; Auliya, Afina; Martini, Eva
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1333

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah gangguan pertumbuhan yang terjadi pada anak di bawah 5 tahun yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi, yang menyebabkan mereka memiliki berat badan dan tinggi badan yang tidak sesuai dengan normal anak seumurannya.Metode: Jenis studi kasus yang digunakan adalah studi kasus deskriptiif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara, observasi, edukasi, pemeriksaan fisik.Hasil: Hasil dari studi kasus ini menunjukkan bahwa pemberian makanan nugget tempe dapat meningkatkan berat badan dan tinggi badan dengan hasil berat badan 9,3 kg dan tinggi badan 78,8 cm dan lingkar kepala 45 cm, sehingga dalam 1 bulan kenaikan berat badan 1,3 kg, tinggi badan 5 cm dan lingkar kepala tidak ada perubahan, dengan berat badan awal 8 kg dan tinggi badan 78,5 cm, lingkar kepala 45 cm.Kesimpulan: implementasi makanan nugget tempe efektif karena tempe bermanfaat sebagai sumber nutrisi yang banyak mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan nabati yang dapat memelihara sel-sel tubuh yang rusak dan tempe dapat mendukung pertumbuhan pada anak, selain itu tempe dapat mendukung kecerdasan karena tempe mengandung asam lemak esensial yaitu asam oleat dan linolenat, hasil pengukuran 1, 2, dan 3 perbedaan tersebut tergantung sering atau tidaknya dalam makan olahan tempe.
Hubungan dukungan keluarga dan self care dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2 Suherman, Reni; Oktaviani, Yeni; Melinda, Fera; Budiana , Johan; Dewi, Rosliana
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1349

Abstract

Latar Belakang: International Diabetes Federation memprediksi kasus diabetes akan mengalami peningkatan  dari 537 juta jiwa di tahun 2021, menjadi 643 juta jiwa di tahun 2030. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan Self Care dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe II di Desa Sukaresmi Wilayah Kerja Puskesmas Cisaat Kabupaten Sukabumi.Metode: Desain penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien diabetes mellitus tipe II di Desa Sukaresmi Wilayah Kerja Puskesmas Cisaat Kabupaten Sukabumi, sebanyak 95 responden dengan teknik total sampling. Analisis hipotesis menggunakan chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukan sebagian besar dukungan keluarga mendukung, Self Care baik, dan kualitas hidup baik. Analisis bivariat menunjukan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup (p-value 0,031) dan Self Care dengan kualitas hidup di dapatkan p-value (0,001).Kesimpulan: Hasil dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dan Self Care dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe II. Diharapkan Puskesmas Cisaat dapat meningkatkan program home care dan edukasi kepada pasien dan keluarganya.
Pengaruh teknik relaksasi guided imagery terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi apendiktomi Ede, Abdul Rahman La; Ida, Ida; Sanjaya, Waqid; Wahyudin, Dedi
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1350

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit berperan sebagai fasilitas rujukan yang menyediakan layanan kesehatan untuk meningkatkan kondisi kesehatan. Salah satu layanan yang diberikan adalah pembedahan. Prevelansi pasien yang menjalani operasi usus buntu di Indonesia sebanyak 591 ribu jiwa dan pada tahun 2019 meningkat menjadi 596 ribu jiwa. Apendiktomi yang dilakukan pada pasien usus buntu dapat menyebablan nyeri. Teknik relaksasi dengan guided imagery bisa menurunkan anxiety, stres, maupun nyeri, melalui pemanfaatan indra penglihatan, sentuhan, pendengaran, rasa, penciuman, serta imajinasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi guided imagery terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi apendiktomi.Metode: Jenis penelitian quasi experiment dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Populasi penelitian semua pasien apendisitis pasca operasi dengan sampel 19 orang dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan mean, standar deviasi, minimum dan maksimum setiap kategori, analisa bivariat menggunakan uji paired sampel t-test.Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri sesudah dilakukan teknik relaksasi guided imagery pada pasien post operasi apendiktomi. Analisis uji hipotesis dengan nilai p-value 0,000.Kesimpulan: Terdapat pengaruh guided imagery terhadap penurunan skala nyeri.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2 Melinda, Fera
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1353

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah isu kesehatan masyarakat yang utama, dengan jumlah kasus dan prevalensinya semakin meningkat dalam beberapa puluh tahun terakhir. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2 diantaranya adalah usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan dan lama menderita DM. Tujuan dari penelitian kali ini adalah untuk mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2.Metode: Jenis penelitian korelasional pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien diabetes mellitus tipe II di Kelurahan Cisarua dan sampel sebanyak 95 responden menggunakan teknik Proposional Random Sampling. Pengamblan data menggunakan kuisioner dan analisis statistik menggunakan chi square dan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh simultan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, lama menderita DM secara signifikan terhadap kualitas hidup pasien DM (p < 0,05). Jenis Kelamin merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi kualitas hidup dengan nilai OR = 56,386.Kesimpulan: Terdapat pengaruh simultan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, lama menderita DM secara signifikan terhadap kualitas hidup pasien DM. Jenis Kelamin merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi kualitas hidup.
Pengaruh konsumsi makanan bergizi pada balita terhadap stunting Sartika, Dewi; Munawarah, Munawarah; S, Muhammad Iqbal
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1370

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi yang berkaitan dengan status gizi balita. Salah satu faktor penyebabnya adalah asupan makanan bergizi yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi balita. Asupan makanan bergizi yang cukup pada balita terbukti memberikan manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan, sehingga dapat mencegah terjadinya stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asupan makanan terhadap stunting di Puskesmas Ingin Jaya Aceh Besar.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dan cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 62 balita. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu untuk memperoleh data dari 62 orang yang diteliti. Penelitian dilakukan di Puskesmas Ingin Jaya pada tanggal 8, 9, 14, 15, dan 16 Mei 2024.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari 62 responden (59,7%) mengalami stunting, yang didefinisikan sebagai perawakan pendek, dan 51,6% menunjukkan konsumsi makanan yang tidak bergizi. Hasil uji statistik chi-square menghasilkan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05).Kesimpulan: Adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara konsumsi makanan bergizi pada balita dengan stunting. Oleh karena itu, disarankan kepada responden untuk mengambil tindakan untuk menghindari stunting dan meningkatkan asupan gizi balita.
Analisis determinan faktor penyebab kesehatan jiwa ibu hamil Hafizhah, Cut Nur; Masthura, Syarifah; Jubir, Jubir
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1373

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan Periode paling penting dan kritis dalam kehidupan seorang wanita. Kesehatan mental ibu hamil dapat dipengaruhi oleh perubahan fisik, psikologis, dan emosional yang dialami wanita selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesehatan mental ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Peulumat, Aceh Selatan.Metode: Metode penelitian deskriptif potong lintang. Sebanyak 211 ibu hamil menjadi populasi dalam penelitian ini. Selanjutnya, metode stratified random sampling diimplementasikan untuk mendapatkan total sampel sebanyak 68 orang. Puskesmas Peulumat di Aceh Selatan menjadi tempat penelitian ini dari tanggal 1 hingga 11 Mei 2024.Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa kesehatan mental ibu hamil secara signifikan dipengaruhi oleh pengetahuan (p = 0,002), pengalaman (p = 0,028) dan kecemasan (p = 0,023).Kesimpulan: Kesehatan mental ibu hamil dipengaruhi oleh pengetahuan, pengalaman, dan kecemasan. Materi pengetahuan mengenai faktor-faktor yang mengganggu kesehatan mental ibu hamil diharapkan dapat diberikan kepada responden sebagai saran.