cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Nursing Practice and Education
ISSN : -     EISSN : 27750663     DOI : https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i2
Core Subject : Health,
Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Nursing Nursing Management Emergency Nursing Gerontology Nursing Family Nursing
Articles 196 Documents
Hubungan antara faktor demografi dengan stres akademik pada mahasiswa baru program studi keperawatan Wulan, Nur; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1101

Abstract

Latar Belakang: Stres akademik rentan dialami oleh mahasiswa, tanpa terkecuali mahasiswa baru. Hasil literatur menunjukkan stres pada mahasiswa baru mencapai 45,8% - 71,6%. Penyesuaian diri terhadap lingkungan baru dianggap menjadi salah satu predisposisi stres yang dialami mahasiswa baru.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 60 responden dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisis Bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman.Hasil: Penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara jenis kelamin, tempat tinggal dengan stres akademik pada mahasiswa baru S1 Keperawatan  (p=0,001, p=0,000) namun tidak terdapat hubungan dengan latar belakang pendidikan (p=0,506).Kesimpulan: Faktor demografi sepeti jenis kelamin dan tempat tinggal memiliki hubungan yang signifikan dengan stres akademik pada mahasiswa baru S1 Keperawatan, namun asal jurusan pendidikan sebelumnya tidak memiliki hubungan. Suport system antar mahsiswa baru diperlukan guna mengurangi rasa stres yang dialami.
Efektivitas pemberian es krim temulawak susu murni pada anak usia 3-4 tahun di wilayah Dusun Krajan Desa Tulusbesar Tumpang Kabupaten Malang Mucharomah, Lailatul; Indriati, Ina; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1107

Abstract

Latar Belakang: Masa yang paling penting dari masa yang lain adalah masa balita (golden period) karena anak tumbuh kembang dengan cepat selama masa ini. Penurunan nafsu makan pada anak yang berkelanjutan menjadi salah satu penyebab terganggunya tumbuh kembang anak di periode emas kehidupannya. Es krim temulawak susu murni merupakan inovasi produk yang memanfaatkan sari temulawak yang terbukti dapat meningkatkan nafsu makan dikombinasikan dengan susu murni sebagai sumber protein yang mudah dicerna yaitu whey protein, produk ini dikemas dalam bentuk yang disukai anak yaitu es krim.Metode: Metode penelitian menggunakan One Group Pretest-Posttest. Sampel pada penelitian ini yaitu 25 anak usia 3-4 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa anak yang mengalami kenaikan nafsu makan adalah 100%  dianalisis menggunakan Uji Analisis Paired t-test dengan asymp. Sig 2- tailed) sebesar 0,000 dimana lebih kecil dari batas kritis penelitian 0,05.Kesimpulan: Dapat disimpulkan ada Efektivitas Pemberian Es Krim Temulawak Susu Murni pada anak usia 3-4 tahun di Wilayah Dusun Krajan Desa Tulusbesar Tumpang Kabupaten Malang.
Pengaruh asupan protein dan zink pada anak stunting di Kabupaten Kuningan Saprudin, Nanang; Igustia, Tia; Nengsih, Neneng Aria
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1108

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah pertumbuhan pada anak yang dicirikan dengan perawakan pendek. Faktor nutrisi seperti defisit protein dan zink diduga sebagai faktor yang berhubungan dengan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi protein dan zink dengan stunting pada anak.Metode: Jenis penelitian ini yaitu analitik dengan pendekatan retrospektif. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi sebanyak 44 anak stunting dan teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan microtise, kuisioner, lembar observasi dan catatan medis. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan uji bivariat menggunakan uji chi square.Hasil: Sebagaian besar responden (52,3 %) konsumsi protein baik, sebagian besar responden (56,8 %) konsumsi zink kurang serta sebagian besar (61,4 %) termasuk kategori stunting sangat pendek. Uji chi square menunjukan konsumsi protein memiliki p value (0,011) dan konsumsi zink dengan p value (0,004).Kesimpulan: Ada hubungan antara konsumsi protein dan zink dengan stunting pada anak.
Hubungan antara self care management dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus di Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan Rastipiati, Rastipiati; Amelia, Agnes
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1109

Abstract

Latar Belakang: International Diabetes Federation (IDF) menyatakan bahwa peningkatan kejadian diabetes melitus diperkirakan sebesar 9,3% (463 juta) orang, dimana pada tahun 2030 akan menjadi 10,2% (578 juta) dan pada tahun 2045 akan menjadi 10,9% (700 juta). Penyakit diabetes melitus mempunyai risiko tinggi dalam penurunan angka harapan hidup dan kualitas hidup penderitanya. self care management merupakan penatalaksanaan untuk meminimalisir munculnya dampak dari diabetes melitus.Metode: Jenis penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 46 orang, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan rank spearman.Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar melakukan self care mangement baik sebanyak 34 (73,9%) dan memiliki kualitas hidup tinggi sebanyak 29 (63,0%). Hasil analisis bivariat dengan korelasi rank spearman didapatkan nilai p = 0,000 juga didapatkan hasil korelasi dengan nilai 0,782 yang memiliki kekuatan korelasi kuat.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara self care management dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus di Desa Cisantana Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan.
Hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian diare akut pada bayi usia 6-9 bulan di Desa Gunungrejo Kabupaten Singosari Ursalina, Ajeng Via; Indriati, Ina; Maulina, Rifzul
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1114

Abstract

Latar Belakang: Angka mortalitas diare di dunia menurut WHO mencapai 11% dengan kelompok paling berisiko adalah balita. Sedangkan, balita yang menderita penyakit diare di Indonesia sebesar 17,5%. Di Jawa Timur balita yang mengalami diare sebanyak 10,2%. Selama studi pendahuluan di Desa Gunungrejo Kabupaten Singosari peneliti menemukan kejadian diare pada bayi umur 6-9 bulan sebanyak 20, data ini didapat dari buku rekamedik pesien. Pemberian ASI dapat memberikan perlindungan pada bayi dikarenakan ASI mengandung bermacam-macam faktor kekebalan, seperti bifidus factor, lisozim, laktoferin, imunoglobulin dan lain-lain. Pemberian ASI ekslusif dapat mencegah terjadinya infeksi khususnya diare.Metode: Kolerasi dengan rancangan cross- control. Penelitian cross control adalah suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu waktu.Hasil: Berdarkan hasil uji Statistic Spearman Rank. Didapatkan hasil analisa diatas diperoleh nilai P value 0,001 ≤  0,05 yang artinya ada perbedaan responden sebelum diberi perlakuan dan sesuadah diberi penyuluhan. Maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan: Ada Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Terhadap Kejadian Diare Akut Pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Desa Gunungrejo Kabupaten Singosari.
Pengaruh pijat perineum pada kehamilan trimester 3 terhadap laserasi perineum primigravida pada masa persalinan di PMB Wilayah Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan Faroha, Kuni; Alfitri, Rosyidah; Sulistiyah, Sulistiyah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1122

Abstract

Latar Belakang: Laserasi perineum merupakan luka pada jalan lahir atau robekan jaringan pada area perineum yaitu antara otot vagina dan anus. Hal ini dapat terjadi secara spontan atau tindakan episiotomi akibat proses persalinan berlangsung terlalu cepat dan bayi lahir terlalu besar. Pijat perineum dilakukan saat memasuki kehamilan trimester ketiga pada usia kehamilan lebih dari 34 minggu atau beberapa minggu sebelum persalinan dapat mencegah terjadinya laserasi perineum.Metode: Metode penelitian menggunakan Quasi Eksperimental dengan menggunakan post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memasuki kehamilan trimester 3 di PMB wilayah kecamatan Nguling. Sampel penelitian ini ibu hamil primigravida dengan usia kehamilan >36 minggu sebanyak 30 responden dengan kelompok intervensi dan kontrol.Hasil: Hasil uji Mann Witney diperoleh nilai p value 0,000 (p <0,05) yang dimana berarti ada pengaruh pijat perineum pada kehamilan trimester 3 terhadap laserasi perineum primigravida pada masa persalinan di PMB Wilayah Kec. Nguling Kab. Pasuruan.Kesimpulan: Ada pengaruh pijat perineum pada kehamilan trimester 3 terhadap laserasi perineum primigravida pada masa persalinan di PMB Wilayah Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan.
Hubungan dukungan suami dengan minat ibu dalam pemilihan metode kontrasepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Septiyorini, Indah; Widiatrilupi, Raden Maria Veronika; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1123

Abstract

Latar Belakang: Metode kontrasepsi program KB berdasarkan mekanisme kerja dibedakan menjadi dua yaitu hormonal dan non hormonal. Bersarkan data BKKBN cakupan pemakaian KB di Indonesia pada tahun 2022 yaitu metode kontrasepsi hormonal suntikan (35,8%), KB pil (17,4%), IUD (5,4%), susuk (4,3%), dan MOW (2,3%). Jadi dalam hal ini suami perlu dilibatkan dalam memotivasi dan menentukan pilihan pada metode kontrasepsi yaitu sebagai pendorong dan penguat. Berdasarkan hal diatas, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Hubungan Dukungan Suami dengan Minat Ibu dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang.Metode: Kolerasi Desain ini menggunakan Cross sectional yaitu jenis penelitian yang menekankan pada waktu pengukuran atau observasi data variabelHasil: Berdarkan hasil uji StatisticChi Square. Didapatkan hasil analisa diatas diperoleh nilai P value 0,000 ≤  0,05 yang artinya ada perbedaan responden sebelum diberi perlakuan dan sesuadah diberi penyuluhan. Maka Ho ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan: Ada Hubungan Dukungan Suami dengan Minat Ibu dalam Pemilihan Metode Kontrasepsi di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang.
Pengaruh pemberian aroma terapi peppermint terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Bd. Muntil Aningsih Agustin, Neli; Ilmiah, Widia Shofa; Alfitri, Rosyidah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1124

Abstract

Latar Belakang: Penanganan mual muntah pada kehamilan antara lain yaitu farmakologis (vitamin B6, antisthamin, fenotiazin dan kortikosteroid), nonfarmakologis (makan sering dalam porsi kecil, misalnya setiap dua jam sekali, menghindari makanan berbau tajam, makan-makanan karbohidrat tinggi, minum jus manis dipagi hari, tidak merokok atau mengkonsumsi minuman berakohol dan mengurangi stress, dan komplementer (akupuntur, minum peppermint tea, mengulum permen peppermint, aromaterapi jahe, peppermint, lemon dan mencoba ginger tea). Berdasarkan fenomena dan penjabaran di atas peneliti merasa tertarik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberin aroma terapi peppermint terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Bd. Muntil Aningsih.Metode: Metode Penelitian ini menggunakan Pra-eksperimen dengan teknik Purposive Sampling One grup pretest-posttest.Hasil: Berdarkan hasil uji Statistic Wilcoxon, Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Peppermint Terhadap Intensitas Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Didapatkan hasil analisa diatas diperoleh nilai P value 0,003 ≤  0,05 yang artinya ada perbedaan responden sebelum diberi perlakuan dan sesuadah diberi perlakuan.Kesimpulan: Ada Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Peppermint Terhadap Intensitas Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I.
Pengaruh pemberian jus buah naga terhadap kadar Hb ibu hamil TM II dengan anemia ringan Wahyuni, Rita Indra; Purwanti, Anik Sri; Alfitri, Rosyidah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1125

Abstract

Latar Belakang: Kelhamilan adalah urutan keljadian keltika spelrmatozoa belrtelmu delngan ovum, maka dimulailah awal kelhamilan. Lama kelhamilan normal yaitu 280 hari atau 9 bulan 7 hari yang dihitung dari hari pelrtama haid telrakhir. Pada wanita usia subur Hb <12,0g/dl dikatan anelmia, seldangkan pada ibu hamil dikatakan anelmia bila Hb<11,0g/dl. Anelmia kelhamilan melrupakan pelningkatan kadar cairan plasma sellama kelhamilan melngelncelrkan darah (helmodilusi) yang dapat telrcelrmin selbagai anelmiaMetode: Desain pelnellitian kuantitatif (ELkspelrimeln) dengan metode Prel elxpelrimelntal. Jumlah sampel 31 orang dengan teknik Total Sampling. Instrumeln yang digunakan adalah ELasy Touch GCHb, SOP, dan Lelmbar obselrvasi.Hasil: Uji statistik didapatkan p-valuel selbesar 0.000 < 0.05 selhingga dapat disimpulkan H1 ditelrima yang melnunjukkan telrdapat pelrbeldaan kadar Hb ibu hamil delngan anelmia selbellum dan selsudah pelmbelrian jus buah naga di TPMB Oka Putri Kota Probolingo. Pelmbelrian jus buah naga ini elfelktif melnambah kadar helmoglobin pada ibu hamil delngan anelmia.Kesimpulan: Telrdapat pelngaruh Pelmbelrian jus buah naga telrhadapkadar helmoglobin pada ibu hamil delngan anelmia.
Hubungan antara kelas ibu balita dengan sikap ibu tentang MP-ASI di Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Russiska, Russiska; Tri, Marliana Mala; Larsih, Utami Novita
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i2.1128

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan gizi balita dipengaruhi oleh pemberian MP-ASI, tetapi masih banyak ibu balita belum mengerti tentang asupan gizi yang baik. Jumlah balita mengalami masalah gizi di jawa tengah adalah 17,7% dan 57,8 % bayi dan di desa Pandansari sendiri terdapat 72,4% bayi yang mendapatkan ASI Ekslusif oleh karena itu perlu diadakan kegiatan penyuluhan kelas ibu balita. Kelas ibu balita dapat menjadi wadah bagi ibu balita untuk mendapatkan pengetahuan dan berdiskusi tentang MP-ASI sehingga dapat merubah sikap ibu tentang MP-ASI.Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu balita usia 6-24 bulan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling sebanyak 137 responden. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square.Hasil: Analisis univariat memperoleh hasil bahwa sebagian besar responden tidak rutin mengikuti kelas ibu balita (83,94%) dan sebagian besar responden memiliki sikap baik tentang MP-ASI (72,26%). Analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square memperoleh nilai P-value 0,033 < 0,05.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kelas ibu balita dengan sikap ibu tentang MP-ASI di Desa Pandansari.