cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Nursing Practice and Education
ISSN : -     EISSN : 27750663     DOI : https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i2
Core Subject : Health,
Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Nursing Nursing Management Emergency Nursing Gerontology Nursing Family Nursing
Articles 181 Documents
PENGARUH PERMAINAN PUZZLE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK USIA PRASEKOLAH SAAT PEMERIKSAAN GIGI DAN MULUT DENGAN STATUS KARIES GIGI Dwi Liliani Enggar Puspitasari; Atika Dhiah Anggraeni
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.568

Abstract

Kesehatan mulut dan gigi merupakan bagian yang terpenting dalam kesehatan anak usia prasekolah. Pemeriksaan gigi dan mulut seringkali membuat anak cemas. Kecemasan dapat diatasi dengan non farmakologi yaitu bermain, dengan bermain anak dapat mengelola rasa cemas. Permainan puzzle merupakan salah satu cara untuk menangani kecemasan pada anak saat pemeriksaan gigi dan mulut. Mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat pemeriksaan gigi dan mulut dengan status karies gigi. Menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperiment non equivalent control group dengan pendekatan one group pretest-postest,dengan jumlah responden 40 anak pada bulan Mei 2022. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi FIS (Facial Image Scale) dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Menunjukkan mayoritas responden perempuan dengan umur 5-6 tahun tingkat kecemasan sebelum diberikan perlakuan sangat cemas dan setelah diberikan perlakuan terdapat penurunan menjadi sangat tidak cemas. Permainan puzzle berpengaruh terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat pemeriksaan gigi dan mulut dengan status karies gigi dengan hasil p-value 0,000<0,05. Terdapat pengaruh permainan puzzle terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat pemeriksaan gigi dan mulut dengan status karies gigi. Media untuk penanganan kecemasan pada anak usia prasekolah bagi tenaga kesehatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR S1 KEPERAWATAN STIKES KUNINGAN DALAM MENYUSUN SKRIPSI Reza Fajriawan; Aria Pranatha; Aditiya Puspanegara
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.572

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir sering menghadapi kesulitan dalam penyusunan skripsi dan mengalami stres. Tujuan dari penelitian mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan tingkat stress pada mahasiswa S1 Keperawatan STIKes Kuningan dalam menyusun skripsi tahun 2022. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelasional. Populasi dan sampel penelitian ini semua mahasiswa tingkat akhir prodi S1 Keperawatan STIKes Kuningan dengan teknik total sampling yang berjumlah 167 mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rank spearman. Hasil penelitian maka tidak terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Jawa Barat 2022 dengan ρ-value 0,498. Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi diri dengan tingkat stres pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Jawa Barat 2022 dengan ρ-value 0,007. Tidak terdapat hubungan antara lingkungan tempat belajar dengan tingkat stres pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Jawa Barat 2022 dengan ρ-value 0,738. Berdasarkan hasil Analisis dapat disimpulkan bahwa hanya motivasi yang mempunyai hubungan dengan tingkat stres pada mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Diharapkan agar mahasiswa mempunyai motivasi yang tinggi dalam menyelesaikan tugas akhir atau skripsi karena selain dapat membantu menyelesaikan dapat pula mengurangi tingkat stres yang dideritanya.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2022 Cucu Sartiasih; Rossi Suparman; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.589

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatatkan penurunan jumlah peserta pada 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya akibat tekanan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Data kunjungan pasien rawat jalan peserta BPJS yang datang ke Puskesmas Jatibarang mengalami penurunan dari 7.313 jiwa (2020) menjadi 7.127 jiwa (2021). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Jatibarang Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini analitik deskriptif dengan desain cross sectional (potong lintang). Populasi penelitian ini berjumlah 7.127 orang dan pengambilan sampel dengan menggunakan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 379 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner tertutup dengan melakukan wawancara. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat (Rank Spearman) dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Disimpulkan terdapat hubungan antara lima variabel dengan kepuasan pasien BPJS meliputi: fasilitas, kualitas layanan, interaksi personal, sikap layanan dan jadwal pelayanan dan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan yaitu fasilitas kesehatan. Diharapkan untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam hal komunikasi, sikap dan etika petugas pelayanan serta aktif mengkomunikasikan keluhan kepada petugas puskesmas setempat agar memperlancar proses pelayanan yang memuaskan.
HUBUNGAN ANTARA KINERJA TENAGA KESEHATAN BERDASARKAN ACHIEVE MODEL DENGAN CAPAIAN TARGET PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU 2022 Rofiqoh Rofiqoh; Dewi Laelatul Badriah; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.590

Abstract

Masalah yang sering dialami oleh Puskesmas adalah rendahnya capaian target pelayanan Kesehatan. Berdasarkan data Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) UPTD Puskesmas Jatibarang tahun 2021 didapatkan hasil bahwa Penilaian cakupan pelayanan UKM Esensial hanya 87,54% dan cakupan UKM pengembangan hanya 87,62%. Hanya cakupan Pelayanan UKP saja yang sudah mencapai target 100%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kinerja tenaga kesehatan berdasarkan ACHIEVE Model dengan capaian  target pelayanan kesehatan di Puskesmas Jatibarang Kabupaten Indramayu 2022. Jenis penelitian ini menggunakan analitik deskriptif dengan desain korelasional.  Populasi penelitian ini berjumlah 50 orang dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner tertutup. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data meliputi analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan analisis multivariat menggunakan uji regresi linier berganda. Terdapat hubungan antara Ability, Clarity, Incentive dan Environtment dengan capaian target pelayanan kesehatan di Puskesmas dan tidak terdapat hubungan antara Help, Evaluation dan Validity dengan capaian target pelayanan kesehatan di Puskesmas. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan capaian target pelayanan kesehatan baik itu cakupan pelayanan UKM Esensial dan cakupan UKM pengembangan  yang mayoritas masih masuk kedalam kategori rendah (capaian < 75%).
HUBUNGAN ANTARA MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI PUSKESMAS HAURGEULIS KABUPATEN INDRAMAYU 2022 Taufik Rohman; Dewi Laelatul Badriah; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.591

Abstract

Puskesmas di Kabupaten Indramayu yang mengalami penurunan kunjungan pasien dari tahun 2019 hingga tahun 2020 yang mengindikasikan bahwa mutu pelayanan yang belum maksimal dan perlu ditingkatkan lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pengguna layanan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Margadadi tahun 2021. Menggunakan metode analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel sebanyak 157 responden dengan tehnik Purposive Sampling. Analisis data univariat menggunakan deskriptif, bivariat menggunakan rank spearman dan multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil menunjukan sebagian besar responden berada pada distribusi mutu pelayanan reliability baik (50,5%), asurance baik (77,1%), tangible baik (62,9%), empathy baik (57,1%), responsiveness baik (59,4%) dan menyatakan puas (54,7%). Terdapat hubungan antara mutu pelayanan kesehatan reliability, asurance, tangible, empathy, responsiveness dengan kepuasan pasien BPJS rawat jalan di Puskesmas Haurgeulis Kabupaten Indramayu 2022 (p= 0.000, p= 0.000, p= 0.000, p= 0.000, p= 0.000). Mutu pelayanan assurance menjadi faktor dominan untuk meningkatkan kepuasan pasien BPJS. Adanya peningkatan kualitas layanan secara assurance dan relliability guna meningkatkan tingkat kepercayaan pasien serta memberikan pelayanan sesuai dengan keinginan pasien.
HUBUNGAN PENERAPAN METODE PENUGASAN TIM DAN KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH 45 KUNINGAN TAHUN 2022 Nining Rusmianingsih; Nur Wulan; Lea Muslihah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.612

Abstract

Metode tim dan komunikasi efektif selain dapat meningkatkan kualitas pelayanan juga dapat meningkatkan kepuasan kerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penerapan metode penugasan tim dan komunikasi efektif dengan kepuasan kerja perawat RSUD 45 Kabupaten Kuningan Tahun 2022. Metode analitik kuantitatif dengan rancangan jenis penelitian korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 153 perawat di RSUD 45 Kuningan, berdasarkan purposive sampling sebanyak 110 perawat. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisis univariat dilakukan dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan analisis Chi Square. Penerapan metode tim paling banyak kategori baik (61,8%) dengan komunikasi efektif (90,0%) dan puas bekerja (60,9%). Hasil analisis bivariat terdapat hubungan penerapan metode tim (p-value 0,003) dan komunikasi efektif (p-value 0,016) dengan kepuasa kerja perawat di Instalasi rawat inap RSUD 45 Kuningan. Terdapat hubungan penerapan metode tim dan komunikasi efektif dengan kepuasan kerja perawat. Bagi perawat dapat menambah pengetahuan tentang pelayanan dengan mengikuti seminar, workshop dan pelatihan.
EFEKTIFITAS BRISK WALKING EXERCISE THERAPY TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA DENGAN RIWAYAT HIPERTENSI DI WILAYAH KECAMATAN KADUGEDE TAHUN 2022 Heri Hermansyah; Alfi Rizki Halalah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 3 No 01 (2022): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v3i01.706

Abstract

Badan Kesehatan Dunia (WHO) bersama Imperial College London di tahun 2021 menyebutkan bahwa sebanyak 1,28 orang di dunia pada rentang usia 30-79 tahun menderita hipertensi. Angka ini meningkat dua kali lipat dalam kurung waktu 30 tahun terakhir. Tren peningkatan prevalensi hipertensi ini berbanding lurus dengan peningkatan pertumbuhan populasi dan penuaan yang terjadi secara global. Sehingga dapat dikatakan bahwasanya penyakit hipertensi merupakan tantangan kesehatan global yang memerlukan perhatian penting dalam penanggulangannya. Salah satu faktor yang berperan penting dalam penanggulangan hipertensi selain pengobatan farmakologis, pola makan yang sehat, dan tidak merokok adalah melakukan aktivitas fisik secara teratur. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dipercaya dapat menstabilkan tekanan darah. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk mengeksplor seberapa efektif pelaksanaan aktivitas fisik berupa brisk walking exercise untuk menurunkan tekanan darah penderita hipertensi khususnya lansia.
Pengaruh e-boohapista terhadap pengetahuan dan sikap orang tua tentang pencegahan ISPA pada balita usia 1-4 tahun di Desa Karang Nanas Faizah, Auliatul; Anggraeni, Atika Dhiah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.742

Abstract

Latar Belakang: Balita merupakan tahapan yang rentan terhadap ISPA. Orang tua harus tahu terkait pencegahan ISPA dengan adanya edukasi, e-booklet menjadi media edukasi yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap orangtua dalam pencegahan ISPA. Peneliti memfokuskan pada pengetahuan dan sikap orang tua mengenai pencegahan ISPA pada balita usia 1-4 tahun. Tujuan Penelitian mengetahui Pengaruh E-BOOHAPISTA Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Orang Tua Tentang Pencegahan (ISPA) Pada Balita Usia 1- 4 Tahun Di Desa Karang Nanas.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan rancagan pre test post test with control group design. Populasi sebanyak 752 orang dan sampel penelitian ini sebanyak 88 responden.Hasil: responden mayoritas berusia 26-30 tahun, Pendidikan terakhir responden mayoritas SMA, mayoritas balita berusia 1-2 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Pengetahuan kelompok intervensi mengalami kenaikan 62,2% (baik) dan  kelompok kontrol 53,3% (cukup). Sikap kelompok intervensi mengalami kenaikan 57,8% (baik) dan kelompok kontrol 53,3% (cukup). Nilai p-value  (0,000) terdapat pengaruh media e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap.Kesimpulan:  Media E-Booklet berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap orang tua mengenai pencegahan ISPA pada Balita Usia 1- 4 Tahun Di Desa Karang Nanas.
Faktor yang berhubungan dengan kinerja kader dalam upaya pelaksanaan program posyandu balita Marini, Ice; Prakoso, Anom Dwi; Hutagaol, Emmelia Kristina
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.815

Abstract

Latar Belakang: Data Kementrian Kesehatan pada akhir 2019 terdapat 298.058 posyandu di Indonesia dan 65,42% yang aktif, angka ini jauh dari target nasional 80%. Kader memiliki peran selain dari tenaga pendamping juga sebagai penggerak masyarakat untuk berperan serta dalam upaya kesehatan sesuai kewenangannya, penggerak masyarakat untuk berperan serta dalam upaya kesehatan dan juga sebagai penggerak masyarakat untuk datang ke Posyandu.Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain cross secsional study. Sampel pada penelitian ini 96 orang, diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner,  data dianalisis secara statistik deskriptif dan uji chi-square.Hasil: Karakteristik responden hampir seluruh responden (96,9%) berusia diatas 25 tahun, Sebagian kecil responden (14,6%) berpendidikan > SMA. Hasil bivariat diperoleh tidak ada hubungan usia (p=0,569), pendidikan (p=0,118), pengetahuan (p=0,155) dengan kinerja kader, namun ada hubungan masa kerja (p=0,020), motivasi (p=0,002) dengan kinerja kader.Kesimpulan: hampir seluruh responden(96,9%) berusia diatas 25 tahun, dan (85,4%) berpendidikan ≤ SMA, lebih dari separuh responden (58,3%) menunjukkan kinerja kurang baik. Terdapat hubungan masa kerja dan motivasi dengan kinerja kader.
Pengaruh edukasi audio visual self-care behaviour terhadap peningkatan pengetahuan penderita hipertensi pada usia dewasa Lubis, Saila Miyah Shofiyah; AM, Ady Irawan; Musta’in, Musta’in
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.829

Abstract

Latar Belakang : Tingkat pengetahuan penderita hipertensi tentang perilaku perawatan diri sangat berperan dalam menentukan langkah penencegahan hipertensi. Tujuan penelitian ada pengaruh edukasi audio visual Self-care Behaviour Terhadap Peningkatan Pengetahuan Penderita Hipertensi Usia Dewasa di Desa Jati.Metode: penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam rancangan one-group pretest postest design dengan 59 sampel penelitian. Instrumen penelitian menggunakan media audio visual tentang hipertensi dan self-care behaviour serta kuesioner Hypertension Fact Questionnaire dan Hypertension Self Management Behavior Questionnaire. Hasil penelitian di analisis secara statistik menggunakan SPSS dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil: Dari 59 responden didapatkan rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi audio visual 57.6% pada kategori pengetahuan rendah dan Setelah diberikan edukasi rata-rata tingkat pengetahuan responden sebesar 84.7% pada tingkat pengetahuan tinggi serta didapatkan hasil p value 0,000<(0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan edukasi audio visual self-care behaviour pada penderita hipertensi usia dewasa di Desa Jati dengan nilai signifikansi p value < 0,05.

Page 7 of 19 | Total Record : 181