cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Nursing Practice and Education
ISSN : -     EISSN : 27750663     DOI : https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i2
Core Subject : Health,
Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Nursing Nursing Management Emergency Nursing Gerontology Nursing Family Nursing
Articles 181 Documents
Terapi aktifitas kelompok: stimulasi persepsi mengatasi kecemasan pasien halusinasi di RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang Kurniawati, Susi Ana; Mawaddah, Nurul; Ariyanti, Fitria Wahyu
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.901

Abstract

Latarbelakang: Kecemasan yang tidak ditangani dapat mengancam keselamatan pasien, orang lain dan lingkungan, serta meningkatnya frekuensi halusinasi. Selain terapi individu diperlukan terapi lanjut dengan terapi aktifitas kelompok (TAK) stimulasi persepsi yang dapat mengatasi kecemasan akibat halusinasi, sehingga mampu mengontrol halusinasi. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh TAK stimulasi persepsi terhadap kecemasan pasien halusinasi.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan nonequivalent control group design. Penelitian dilakukan diruang rawat inap dewasa pria RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang. Populasi penelitian seluruh pasien halusinasi yang mengalami kecemasan berdasarkan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale, dengan purposive sampling diperoleh jumlah sampel sebanyak 30 responden yang terbagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Data dianalisis secara kuantitatif dengan analisis univariat dan bivariat.Hasil: terdapat perbedaan penurunan kecemasan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi, yang ditunjukkan dengan uji Independent Samples Test didapatkan ρ=0,000 (ρ<α).Kesimpulan: Pemberian terapi individu yang dilanjutkan pemberian TAK stimulasi persepsi pada kelompok intervensi efektif menurunkan kecemasan pasien halusinasi, dibandingkan pemberian terapi individu saja pada kelompok kontrol. Diharapkan perawat dapat mengaplikasikan TAK stimulasi persepsi terhadap pasien halusinasi sehingga dapat mempercepat pemulihan pasien.
Pengaruh massage effleurage dalam menurunkan nyeri persalinan kala I di Wilayah Kerja Puskesmas Ponre Bohari, Nurul Hidayah; Khatimah, Husnul; Sumarni, Sumarni; Erniawati, Erniawati; Ramadan, Nurhana
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.902

Abstract

Latar Belakang: Nyeri yang sangat intens pada persalinan dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan ketakutan berlebihan pada ibu, yang pada gilirannya dapat memperburuk persepsi nyeri dan meningkatkan ketegangan, membuat kontraksi rahim terasa lebih nyeri. Teknik massage effleurage dapat meredakan ketegangan saraf dan mendatangkan rasa nyaman. Teknik ini bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah, memberi tekanan, menghangatkan otot abdomen, dan meningkatkan relaksasi fisik.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasy eksperimen dengan desain two group pretest posttest, dengan sampel berjumlah 34 ibu yang mengalami nyeri persalinan kala I fase aktif. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling, dan alat ukur yang digunakan adalah Visual Analog Scale (VAS). Penelitian dilakukan selama bulan Maret hingga April tahun 2023.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menjalani Massage Effleurage, rata-rata tingkat nyeri adalah 3,29, sedangkan setelah perlakuan Massage Effleurage, rata-rata tingkat nyeri menurun menjadi 2,09. Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p value = ,000 (<0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan nyeri yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari Massage Effleurage dalam menurunkan tingkat nyeri pada persalinan kala I fase aktif.
Gambaran status gizi, asupan energi dan protein karyawan dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya selama masa pandemi Covid-19 Setiawati, Dina; Hadiningsih, Naning; Chairunnisa, Aura
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.914

Abstract

Latar belakang: Asupan zat gizi yang optimal berdampak pada peningkatan sistem kekebalan. Konsumsi makanan dengan kandungan gizi yang seimbang dan aman dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan risiko penyakit kronis dan infeksi. Banyaknya kasus karyawan dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya yang terinfeksi di pertengahan Tahun 2021 membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa dan karyawan, sedangkan beberapa penelitian sebelumnya dilakukan pada mahasiswa. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran satus gizi, asupan energi dan protein pada karyawan dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya selama masa pandemi covid 19.Metode: penelitian deskriptif dengan subjek sebanyak 55 responden terdiri dari karyawan dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya yang dipilih dengan metode simple random sampling. Instrumen penelitian pengukuran antropometri untuk mengetahui status gizi dan formulir food recall 24 jam untuk mengetahui asupan energi dan protein.Hasil: sebagian besar responden memiliki status gizi normal (54,5%), asupan energi defisit tingkat berat sebesar 72,7% dan asupan protein defisit tingkat berat 30,9%. Asupan energi dan protein yang kurang dapat mempengaruhi status gizi dan daya tahan tubuh, khususnya di masa pandemi covid.Kesimpulan: penelitian ini adalah sebagian besar responden memiliki status gizi normal, sedangkan asupan energi dan protein defisit di masa pandemi covid 19.
Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan keluarga di wilayah kerja Puskesmas Kadudampit Kabupaten Sukabumi Wahyudin, Dedi
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.916

Abstract

Latar Belakang: Keluarga memiliki ketahanan dan kemandirian yang tinggi apabila keluarga tersebut dapat berperan secara optimal dalam mewujudkan seluruh potensi yang dimilikinya. Ketahanan keluarga dipengaruhi oleh beberapa faktor meliputi stres, modal sosial, dan self efficacy. Dalam penelitian sebelumnya, setiap variabel bebas dikaji secara terpisah. Tetapi dalam penelitian ini, ketiga variabel bebas dikaji secara multivariat yang belum pernah dilakukan penelitian sebelumnya.Metode: Jenis penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh keluarga di wilayah kerja Puskesmas Kadudampit pada bulan Juni 2023 dengan sampel sebanyak 153 orang dengan teknik proportional random sampling. Analisa statistik untuk mengetahui pengaruh menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda.Hasil: terdapat pengaruh signifikan stres terhadap ketahanan keluarga (p-value 0,000), modal sosial terhadap ketahanan keluarga (p-value 0,000), self efficacy terhadap ketahanan keluarga (p-value 0,000).Kesimpulan: Terdapat pengaruh simultan stres, modal sosial, dan self efficacy terhadap ketahanan keluarga. Diharapkan keluarga dapat meningkatkan ketahanan keluarga dengan cara mengatasi masalah keluarga dengan baik. Diharapkan untuk Puskesmas Kadudampit dapat meningkatkan pendidikan terkait ketahanan keluarga.
Pengaruh senam diabetes terhadap penurunan risiko ulkus diabetik pada penderita diabetes melitus tipe II di Desa Sukamaju wilayah kerja UPTD Puskesmas Kadudampit Kabupaten Sukabumi Dewi, Rosliana
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.925

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolik tidak menular yang melanda jutaan orang di seluruh dunia. Komplikasi yang paling umum terjadi pada penderita diabetes melitus ialah ulkus diabetik. Salah satu intervensi ulkus diabetik yang dapat dilakukan adalah senam diabetes. Kebaharuan dalam penelitian ini ialah menganalisis pengaruh senam diabetes terhadap penurunan risiko ulkus diabetik pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam diabetes terhadap penurunan risiko ulkus diabetik.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan quasi experiment. Populasi adalah penderita diabetes melitus tipe II dengan sampel 36 orang terbagi kedalam kelompok kontrol dan intervensi masing-masing sebanyak 18 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa data menggunakan Uji Paired Sample T-Test dan Uji Independent Sample T Test.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mean pre-test (7,39) dan post-test (6,22) kelompok kontrol, mean pre-test (5,11) dan post-test (2,56) kelompok intervensi. Terdapat pengaruh senam diabetes terhadap penurunan risiko ulkus diabetik pada kelompok kontrol (p-value 0,004) dan kelompok intervensi (p-value 0,000) serta terdapat perbedaan nilai risiko ulkus diabetik pada kelompok kontrol dan intervensi (p-value 0,003).Kesimpulan: Terdapat pengaruh senam diabetes terhadap penurunan risiko ulkus diabetik pada penderita diabetes melitus tipe II.
Penggunaan celana dalam katun dengan metode anti bakteri untuk mengatasi keputihan pada wanita Injelita, Joya; Anggraeni, Atika Dhiah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.934

Abstract

Latar belakang: Data penelitian ini menunjukkan bahwa nilai P-value 0,000 < 0,05 yang berarti Ha dapat diterima yang membuktikan jika penggunaan celana dalam katun anti bakteri memiliki pengaruh terhadap keputihan pada wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengatasi keputihan melalui inovasi celana dalam berbahan dasar katun anti bakteri pada wanita di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto.Metode: Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dan menggunakan metode research and development dan sampel berjumlah 40 mahasiswi. Pada metode ini terdiri dari 4 tahap, yaitu studi pustaka, tahap pengembangan, validitas ahli, dan uji coba.Hasil: Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji wilcoxon yang didapatkan hasil nilai P-value 0,000 < 0,05 yang menunjukkan jika pengetahuan wanita bertambah lebih baik dan mendapatkan tingkat kenyamanan setelah keputihan teratasi dengan celana dalam anti keputihan.Kesimpulan: Diharapkan responden dapat lebih peduli terhadap keputihan untuk menghindari akibat buruknya dari mengabaikan keputihan.
Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat distres pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Kuningan Tahun 2023 Nugraha, Moch. Didik; Ramdhani, Yunita Nur; Utami, Mega
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.936

Abstract

Latar belakang: Hal yang dapatt menyebabkan DM menjadi masalah kesehatan fisik dan psikologis sehingga  membutuhkan dukungan dari keluarga. Tujuan penelitian mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan tingkat distres pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 Desa Ancaran di wilayah kerja Puskesmas Kuningan tahun 2023.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif bersifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia penderita diabetes melitus tipe 2 dengan jumlah sampel 30 responden menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan uji statistik menggunakan Rank Spearman.Hasil: Analisis univariat diperoleh variabel dukungan keluarga sebagian besar memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 17 orang (56,7%), variabel tingkat distres sebagian besar mengalami distres sedang sebanyak 15 orang (50,0%), Hasil uji Rank Spearman menunjukan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat distres dengan nilai (ρ value = 0,000 dan r = 0,772).Kesimpulan: Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat pada lansia penderita diabetes melitus tipe 2 Desa Ancaran. Diharapkan keluarga dapat memberikan dukungan yang baik pada anggota keluarganya yang menderita penyakit kronis seperti diabetes melitus.
Efektifitas dukungan keluarga terhadap pelaksanaan lima pilar pada penderita diabetes mellitus di wilayah Puskesmas Mekar Mukti Setiawan, Yana; Armi, Armi
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.937

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus dikenal oleh masyarakat sebagai penyakit kencing manis atau penyakit menahun yang di tandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah sebagai akibat dari adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh. Prevalensi diabetes Mellitus di Jawa Barat menempati peringkat 18 dari 36 provinsi. Pada tahun 2020 di Kabupaten Bekasi penderita Diabetes Mellitus yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar berjumlah 22.573 dengan persentase 9.32%  dari 242.169 penderita.Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian crossecsional.Hasil: Hasil uji statistik diperoleh nilai p value = 0,000 untuk variable dukungan keluarga: informatif, penghargaan, dan emosional, Sedangkan untuk dukungan instrumental di dapatkan p value 0,002, maka dapat disimpulkan dari ke-4 variael tersebut dimana Pvalue dibawah 0,05 ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pelaksanaan lima pilar Diabetes Melitus.Kesimpulan: Dukungan keluarga penghargaan yang dominan dibandingkan dengan dukungan keluarga yang lain, karena dukungan ini membantu anggota keluarga untuk patuh terhadap jadwal untuk pelaksanaan lima pilar.
Pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Harapan Bunda Kabupaten Aceh Utara S, Muhammad Iqbal; Oktaviyana, Cut; Azkia, Cut Nalul
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.941

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 16% balita mengalami  keterlambatan dalam perkembangan  motorik  halus dan Provinsi Aceh anak usia 1-5 tahun sebesar 2,2% mengalami keterlambatan yang tidak sesuai sehingga perlu peran orang tua memberikan stimulus agar dapat merangsang perkembangan otak dan otot anak. Di TK Harapan Bunda masih terdapat anak yang pasif dan mengalami kesukaran menggerakkan pensil. Media puzzle belum tersedia namun proses belajar sering menggunakan origami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah di TK Harapan Bunda Aceh Utara.Metode: Jenis penelitian Quasi Experiment dengan pendekatan one group pretest dan posttest design. Sampel penelitian berjumlah 18 responden dengan menggunakan tehnik total sampling. Data di analisis menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian telah dilakukan dari tanggal 4 sampai 5 Agustus 2023.Hasil: Analisis data univariat, menunjukkan rata-rata perkembangan motorik halus sebelum dilakukan permainan puzzle diperoleh nilai mean sebesar 1.6667 dan sesudah 2.7222. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai p value 0,001Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon, maka dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh perkembangan motorik halus anak sesudah dilakukan permainan puzzle dengan nilai P-Value 0,001 < α 0,05.
Hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu tentang menu gizi seimbang dengan kejadian stunting pada anak usia 24 – 59 bulan Septina, Yona; Nurasiah, Ai; Rosdiana, Rena
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v4i1.948

Abstract

Latar Belakang: Pola asuh ibu terkait dengan tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan ibu. Ibu dengan tingkat pendidikan rendah lebih sulit menerima informasi daripada ibu dengan tingkat pendidikan tinggi. Pengetahuan yang kurang dapat menjadikan pola asuh ibu kurang sehingga memengaruhi kejadian stunting pada balita. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu tentang menu gizi seimbang dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan.Metode: Jenis Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh ibu yang memiliki balita stunting usia 24-59 bulan sebanyak 132 orang. Analisis data bivariat menggunakan uji spearman rank.Hasil: Analisis univariat didapatkan bahwa sebagian besar responden berpendidikan rendah yaitu sebanyak 69 orang (52,3%), sebagian besar tingkat pengetahuan responden baik yaitu 72 orang (54,5%), dan angka kejadian stunting sebagian besar pada kategori pendek yaitu 75 orang (56,8%). Analisis bivariat didapatkan ada hubungan pendidikan dengan kejadian stunting dengan nilai p-value 0,011, ada hubungan pengetahuan dengan kejadian stunting dengan nilai p-value 0,032.Kesimpulan: Ada hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan.

Page 9 of 19 | Total Record : 181