cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
krisyuan@unwaha.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No.9 Tambakberas Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27747921     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JUMAT PENDIDIKAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang pendidikan yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang pendidikan.
Articles 227 Documents
Peningkatan Kualitas Asesmen melalui Pendampingan Penyusunan Instrumen Literasi Numerasi di SMK Jayanegara Bayu Romadon; Anis Farida Jamil; Reni Dwi Susanti
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/yan9a657

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru mampu menyusun instrumen asesmen yang tidak hanya mengukur penguasaan materi, tetapi juga kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Namun, hasil observasi di SMK Jayanegara menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah didukung oleh infrastruktur teknologi yang memadai, kompetensi guru dalam mengembangkan instrumen asesmen berbasis literasi dan numerasi masih terbatas, terutama dalam menyusun soal kontekstual dan berorientasi pada Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun instrumen asesmen berbasis literasi dan numerasi melalui program pendampingan yang bersifat partisipatif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan lima orang guru melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik penyusunan instrumen, pendampingan, validasi, implementasi terbatas, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kompetensi guru meningkat dengan rata-rata skor pemahaman dari 60 menjadi 87,4 setelah pendampingan. Sebanyak 80% peserta berhasil menyusun instrumen asesmen yang memenuhi aspek validitas isi, kekontekstualan, dan kesesuaian dengan capaian pembelajaran. Program ini juga menghasilkan bank soal berbasis literasi dan numerasi serta mendorong perubahan praktik asesmen melalui integrasi konteks kehidupan nyata ke dalam penyusunan soal. Selain meningkatkan kompetensi individu, pendampingan membangun budaya kolaboratif antarguru dalam mengembangkan instrumen asesmen secara berkelanjutan. Dengan demikian, model pendampingan yang diterapkan terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas asesmen pembelajaran dan berpotensi direplikasi pada sekolah lain dengan karakteristik yang serupa
Penerapan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Pada Materi Perbandingan Skala Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Annisatul Mardiah Nasution; Fadiyah Syafigah; Mgs. Achmad Mursyidan Dahlan; Lisa Karunia; Sujinal Arifin; Yuli Fitrianti; Harisman Nizar
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/pzc0xd19

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa kelas VI SD pada materi perbandingan skala yang bersifat abstrak. Tujuannya adalah mendeskripsikan penerapan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada materi perbandingan skala di kelas VI Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek pengabdian ini adalah 28 siswa kelas VI SD Negeri 21 Pemulutan Tahun Ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, dan LKPD berbasis PMRI yang memuat empat aktivitas bertahap sesuai model Iceberg PMRI: situasional, referensial (model of), general (model for), dan formal. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan LKPD berbasis PMRI pada materi perbandingan skala berlangsung secara efektif dan sesuai tahapan. Siswa mampu membangun pemahaman konsep secara bertahap dari konteks konkret menuju abstrak formal. Kesimpulan penelitian ini adalah LKPD berbasis PMRI layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang bermakna dan kontekstual di sekolah dasar.
Pengembangan Piagam Penghargaan Digital pada Aplikasi DonorTa UTD PMI Makassar ROSNANI ROSNANI; Muhammad Iqbal
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/399y0430

Abstract

Ketersediaan darah yang berkelanjutan masih menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan, terutama akibat rendahnya retensi pendonor dan belum optimalnya pemberian apresiasi kepada pendonor sukarela. UTD PMI Kota Makassar telah memanfaatkan aplikasi DonorTa’ sebagai media layanan donor darah berbasis digital, namun aplikasi tersebut belum memiliki fitur penghargaan yang terintegrasi. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan fitur Piagam Penghargaan Digital pada aplikasi DonorTa’ sebagai bentuk apresiasi kepada pendonor sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan donor darah. Metode yang digunakan adalah community-engaged software development, yang meliputi analisis kebutuhan, identifikasi permasalahan, perancangan fitur, pengembangan sistem, integrasi dengan aplikasi DonorTa’, pengujian fungsional, implementasi, dan evaluasi pengguna. Hasil implementasi menunjukkan bahwa fitur yang dikembangkan berhasil mengotomatisasi proses pengajuan, verifikasi, penerbitan, dan pengunduhan piagam penghargaan sehingga administrasi menjadi lebih cepat dan efisien. Selama periode implementasi April–Juli 2026, tingkat keberhasilan donor darah meningkat dari 85,4% menjadi 89,5%, sedangkan jumlah pendonor bertambah dari 70 orang pada bulan April menjadi 94 orang pada awal Juli. Selain itu, proses pemberian penghargaan menjadi lebih sistematis, transparan, dan terdokumentasi secara digital. Pengembangan fitur ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pelayanan di UTD PMI Kota Makassar, tetapi juga berpotensi meningkatkan motivasi dan retensi pendonor melalui pemberian apresiasi yang lebih mudah diakses serta mendukung transformasi digital layanan donor darah. Kata kunci: aplikasi DonorTa’, donor darah, piagam penghargaan digital, transformasi digital, UTD PMI Kota Makassar
Pelatihan Inovasi Pembelajaran Vokasional Berbasis Artificial Intelligence untuk Komunitas Guru Sekolah Menengah Kejuruan Kalimantan Utara YOGA SAHRIA; Putu Sudira; Satriyo Agung Dewanto
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/39x7k211

Abstract

Teachers in Sekolah Menengah Kejuruan located in remote and underserved districts of North Kalimantan Province face a widening gap between national policy demands for Artificial Intelligence adoption in vocational learning and the limited digital literacy and technological infrastructure available at the school level. This community service program was carried out to strengthen Artificial Intelligence literacy, pedagogical competence, and instructional innovation among vocational teachers affiliated with three partner schools, namely State Vocational School 2 Malinau, State Vocational School 1 Malinau, and the State Agricultural Vocational School of Malinau, in Malinau Regency, North Kalimantan. The program adopted a participatory training and mentoring approach comprising needs assessment, conceptual reinforcement on Artificial Intelligence fundamentals and ethics, hands-on workshops on prompt writing and the use of generative Artificial Intelligence for lesson design, teaching media, and assessment, followed by post-training evaluation. Evaluation data were collected from thirty-two participating teachers using a twenty-item closed questionnaire covering five dimensions, namely Artificial Intelligence literacy, teacher competence in Artificial Intelligence-based instruction, training implementation, vocational learning innovation, and program benefit and sustainability, complemented by five open-ended reflective questions. Results showed an overall mean score of 4.48 out of 5, equivalent to 89.7 percent of the maximum score, with twenty-four of thirty-two teachers, or seventy-five percent, classified in the very good category. The training implementation and innovation dimensions recorded the highest scores, while qualitative findings highlighted unstable internet connectivity, restricted access to paid Artificial Intelligence applications, and strong demand for continued, more intensive hands-on mentoring as dominant themes. The program demonstrates that structured, practice-based training can rapidly elevate vocational teachers' readiness to integrate Artificial Intelligence, provided that infrastructural and sustainability barriers are addressed through continued institutional support.
Pohon Janji Kebaikan Sebagai Media Pembelajaran Karakter Dalam Mencegah Bullying Pada Siswa Sekolah Dasar Okta Ibnu Hajar; Muhammad Lutfi Hidayat; Siti Mutiah; Muhammad Albie Mubarok; Alya Fitria Ramadhani; Karima Ayu Nur Aini
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/h7qp5r13

Abstract

Bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang sering ditemukan pada peserta didik sekolah dasar dan berdampak terhadap perkembangan psikologis, sosial, serta proses belajar siswa. Oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai karakter sekaligus melibatkan peserta didik secara aktif dalam upaya pencegahan bullying. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan media Pohon Janji Kebaikan sebagai sarana pembelajaran karakter dalam mencegah perilaku bullying pada siswa SD Negeri Kebumen 01 Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi anti-bullying, praktik Metode 3B (Berani Stop, Berani Laporkan, dan Berani Membantu), sesi berbagi pengalaman, serta penulisan Janji Kebaikan pada media berbentuk pohon. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik mampu memahami berbagai bentuk bullying, meningkatkan kepedulian terhadap teman sebaya, serta menunjukkan komitmen untuk menghentikan perilaku bullying dan menerapkan nilai-nilai karakter positif. Media Pohon Janji Kebaikan juga berfungsi sebagai pengingat visual yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh guru dan peserta didik dalam membangun budaya sekolah yang aman, ramah, dan bebas dari bullying. Dengan demikian, media ini terbukti menjadi alternatif pembelajaran karakter yang efektif karena mengintegrasikan edukasi, refleksi, praktik, dan komitmen nyata peserta didik.
Pembentukan Karakter Generasi Z melalui Kegiatan Jalan Sehat dalam Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-81 di Perumahan Ayodhya Citra 1 Dismas Persada Dewangga Pramudita; Danang Yudhiantoro; Haris Sriwindono
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/qz51cc53

Abstract

This community service program aimed to strengthen character education for Generation Z through a healthy-walk (jalan sehat) activity held to commemorate the 81st Anniversary of Indonesian Independence Day in Ayodhya Citra 1 Housing, Yogyakarta. The activity was motivated by the weakening understanding of national values among young citizens in general and the need for an enjoyable, easily accessible medium of character education outside the classroom. The approach combined participatory community organizing with activity-based character education, involving children, adolescents, and young adults of Generation Z together with Gen Z youths, together with local neighborhood officials and the committee for the Indonesian Independence Day celebration. Implementation covered four stages: preparation and coordination with community leaders, socialization of the program's educational purpose, the healthy-walk event itself accompanied by a reflection session with observation and simple interviews to assess participants' character indicators before, during, and after the activity. The results showed increased discipline in following the route and schedule, stronger cooperative behavior during group games, and a heightened sense of national pride expressed through the use of red-and-white attributes and the singing of national songs. The activity proved to be an effective, low-cost, and easily replicated model of character education that can be adopted by other rural communities to reinforce Pancasila values among Generation Z through routine, activity-based commemorations of national days.
Integrasi Dimensi Profil Lulusan pada Kegiatan Kokurikuler Lomba Tumpeng SMA Mutual Magelang Mahfud Ikhsanudin; Arini Priyanti; ⁠Diaz Ahmad Ardiansyah; Nailus Syarifa; Yuliana Dwi Kartika; ⁠Adelia Ramadhani Al Zahra; Nicean Septiana; Akmalia Fitri Ananta
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/mcpy6m59

Abstract

Kegiatan Lomba Tumpeng Kemerdekaan di SMA Mutual Magelang merupakan kegiatan kokurikuler yang memanfaatkan budaya lokal sebagai bagian dari pengalaman belajar peserta didik. Kegiatan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Lomba Tumpeng dan keterkaitannya dengan lima dimensi Profil Lulusan, yaitu kolaborasi, kreativitas, penalaran kritis, komunikasi, dan kewargaan. Kegiatan melibatkan 75 peserta didik dari kelas sepuluh, sebelas, dan dua belas. Data diperoleh melalui observasi langsung dan angket respons yang terdiri atas 30 pernyataan dengan skala empat tingkat. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa seluruh dimensi berada pada kategori baik hingga sangat baik. Kolaborasi memperoleh skor tertinggi sebesar 3,38, diikuti kewargaan sebesar 3,29, komunikasi sebesar 3,25, kreativitas sebesar 3,20, dan penalaran kritis sebesar 3,17. Rata-rata keseluruhan sebesar 3,26 dengan kategori sangat baik. Kegiatan memberikan pengalaman langsung dalam bekerja sama, mengembangkan ide, berkomunikasi, mengambil keputusan, serta menghargai budaya lokal dan nilai kebangsaan.