cover
Contact Name
Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
Contact Email
krisyuan@unwaha.ac.id
Phone
+6285851233341
Journal Mail Official
lppm@unwaha.ac.id
Editorial Address
Jl. Garuda No.9 Tambakberas Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27747921     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JUMAT PENDIDIKAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang pendidikan yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang pendidikan.
Articles 227 Documents
Upaya membangun Kesadaran Anti-Rasisme Siswa SMA melalui Sosialisasi Pendidikan Annisa Dwi Syahrani
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v7i1.6705

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa sekolah menengah atas mengenai rasisme dan diskriminasi warna kulit melalui sosialisasi pendidikan. Sosialisasi dipilih sebagai upaya preventif untuk mengurangi perilaku ejekan dan perlakuan tidak setara berbasis perbedaan fisik di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan melibatkan siswa SMAN 16 Padang melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya sikap anti-diskriminasi dan penghargaan terhadap keberagaman. Berdasarkan hasil kuesioner, mayoritas siswa mendukung penerapan sikap anti-diskriminasi di lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi pendidikan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun lingkungan sekolah yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Peningkatan Kemampuan Percakapan Bahasa Inggris Sehari-Hari bagi Peserta Kelompok Belajar Pondok Pintar Novita Sumarlin Putri; Yoga Pradana Wicaksana
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v7i1.6894

Abstract

Kemampuan berbicara Bahasa Inggris menjadi salah satu bagian yang sangat penting dalam menghadapi perkembangan zaman. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih dan memperkenalkan Bahasa Inggris dalam konteks percakapan sehari- hari. Peserta yang terlibat dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah 10 peserta. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 18-19 Juli 2025 yang bertempat di Kelompok Belajar Pondok Pintar.Hasil dari pelatihanakan melihat ini kemampuan dan perubahannya dalam berbicara Bahasa inggris dengan menggunakan metode Daily Conversation. Pengabdian dilakukan dengan metode persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.Hasil menunjukkan siswa sudah mulai senang untuk belajar bercakap-cakap menggunakan Bahasa Inggris terlihat dengan antusian mereka untuk dapat praktik lebih banyak terkait topik-topik lain seperti menanyakan hobi, anggota keluarga atau menanyakan aktifitas sehari-hari. Kata Kunci: Bahasa inggris, percakapan, berbicara
Edukasi Hemat Air untuk Siswa SD Melalui Cerita dan Media Interaktif untuk Membangun Generasi Peduli Air Muhammad Hakiem Sedo Putra; Mutiara Ayu
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v7i1.6907

Abstract

Krisis air bersih merupakan tantangan global yang juga dialami di Indonesia. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah menanamkan kesadaran hemat air sejak dini. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar tentang pentingnya menghemat air melalui pendekatan cerita (storytelling) dan media interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 1 Jatimulyo, Kec. Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, melibatkan 120 siswa kelas IV dan V serta 6 guru pendamping. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan materi cerita tematik, pemutaran video animasi, kuis interaktif, pemasangan poster digital di area strategis sekolah, dan tantangan “7 Hari Hemat Air” untuk siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman siswa sebesar 33% berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test. Observasi lapangan dan wawancara guru menunjukkan antusiasme siswa yang tinggi, serta perubahan sikap positif terhadap penggunaan air di sekolah. Program ini terbukti efektif membentuk pemahaman, sikap peduli, dan kebiasaan hemat air yang berkelanjutan pada siswa sekolah dasar.
Optimalisasi Legalitas Aset Keagamaan (Pendampingan Sertifikasi Ikrar Wakaf Mushola di Desa Kenduren) Muhammad Gigih Aklisul Amal; Ibnu Hajar A; Nuyulus Sakinah; Umar Hanafi; Muhammad Faisol; Tabroni; Μ. Ali Nukman; Afif Kholidin
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v7i1.7041

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh isu rendahnya kepastian hukum atas aset keagamaan di Desa Kenduren, Kabupaten Demak, yang berisiko memicu sengketa lahan di masa depan. Fokus utama kegiatan ini adalah menangani masalah administrasi pada sejumlah tempat ibadah yang belum memiliki legalitas resmi karena hanya didasarkan pada ikrar lisan atau dokumen di bawah tangan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengoptimalisasi legalitas aset melalui pendampingan sertifikasi ikrar wakaf guna menjamin keamanan sarana ibadah bagi umat. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendampingan partisipatif dengan strategi mediasi sosial, asistensi administratif lapangan, dan penginputan data ke sistem informasi nasional. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa hambatan utama sertifikasi berakar dari masalah ekonomi operasional, hilangnya dokumen sejarah kepemilikan, dan keterbatasan teknis pengelola wakaf. Melalui rangkaian pendampingan intensif, program ini berhasil menuntaskan proses sertifikasi hingga mencapai status hukum yang kuat bagi tiga mushola utama di Desa Kenduren. Keberhasilan ini memberikan ketenangan batin bagi pemberi wakaf serta menjamin keberlanjutan fungsi sosial sarana ibadah secara permanen. Capaian ini menjadi model percontohan bagi wilayah lain dalam menyelesaikan persoalan aset keagamaan melalui prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.
Pendampingan Pembelajaran Al-Qur’an di TPA Ummul Qura’ Tangerang Selatan rizkia, annisa; Mubarak, Muhammad Zacky; Abdullah, Abdullah; Anas, Muhammad; Suparno, Darsita
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v7i1.7047

Abstract

This community service activity focuses on mentoring Quran learning at Ummul Qura Quranic Education Center in South Tangerang in response to the low quality of students’ Quran reading skills. The main issues identified include limited accuracy in pronouncing Arabic letters, inadequate application of basic recitation rules, and low reading fluency caused by limited learning time and insufficient individual guidance. The purpose of this activity is to improve students’ Quran reading ability through a structured and participatory learning assistance program. The method applied is participatory mentoring based on direct practice, emphasizing guided reading, repeated practice, and immediate correction. The activity was implemented through several stages, including initial assessment of students’ reading abilities, continuous mentoring sessions, and regular evaluation of learning progress. The results of the community service indicate a positive improvement in students’ Quran reading skills, particularly in pronunciation accuracy, application of basic recitation rules, and reading fluency. In addition to technical improvements, students showed increased confidence and motivation in learning the Quran. The mentoring process also strengthened the role of teachers in providing individual guidance and fostering a more active and supportive learning environment. Overall, this mentoring program contributes to improving the quality of Quran learning in nonformal religious education institutions and has the potential to be replicated in similar educational settings. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pendampingan pembelajaran Al-Qur’an di TPA Ummul Qura Tangerang Selatan sebagai respons terhadap rendahnya kualitas kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Permasalahan yang dihadapi meliputi ketidaktepatan pelafalan huruf hijaiyah, lemahnya penerapan kaidah bacaan dasar, serta rendahnya kelancaran membaca akibat keterbatasan waktu pembelajaran dan pendampingan individual. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri melalui program pendampingan pembelajaran yang terstruktur dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis praktik langsung dengan menekankan latihan membaca terbimbing, pengulangan bacaan, dan koreksi secara berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan asesmen awal kemampuan membaca, pendampingan pembelajaran secara intensif, serta evaluasi perkembangan santri secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an santri, khususnya pada aspek ketepatan pelafalan huruf, penerapan kaidah bacaan dasar, dan kelancaran membaca. Selain itu, pendampingan juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri dan motivasi belajar santri serta menguatnya peran pengajar dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pendampingan pembelajaran Al-Qur’an ini berkontribusi dalam meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur’an pada lembaga pendidikan nonformal dan berpotensi untuk diterapkan pada TPA lain dengan karakteristik serupa.
Urgensi Pendidikan Multikultural untuk Penguatan Karakter Sosial Peserta Didik pada Masyarakat Pesisir Irwan Djumat; Irwan Abbas; Nani I. Rajaloa; Hasmawati Hasmawati; M. Arief Wicaksono
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v7i1.7208

Abstract

The inculcation of multicultural values among the younger generation, particularly students at all levels of education, must continuously be carried out as an effort to protect them from exclusivist attitudes that may hinder the progress and civilization of humankind. One of the parties that plays an important role in disseminating multicultural values is educators and academics. Based on this concern, the lecturer team from the Civic and Pancasila Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Khairun University, conducted a Community Service Program in the form of a Focus Group Discussion (FGD) entitled “The Urgency of Multicultural Education for Strengthening Students’ Social Character in Coastal Communities” at SMA Tododara Maitara Tengah. The activity was implemented using lecture and discussion methods with the aim of equipping students with good character in facing the era of openness and information exchange. The stages of the activity included site observation, coordination with school authorities, implementation, and evaluation. The results showed that the inculcation of multicultural values at SMA Tododara Maitara Tengah was carried out through classroom learning activities across subjects as well as through positive habituation within the school environment. The implementation included encouraging students not to discriminate in choosing friends based on ethnicity, respecting religious holidays, practicing mutual cooperation during disasters or bereavement, cleaning places of worship, and maintaining environmental cleanliness. The recommendations of this activity are: (1) habituation and exemplary behavior should consistently be cultivated by students, teachers, and school leaders; and (2) multicultural education models should adapt to the development of information and technology as instruments that influence students’ character building.
Program Kebersihan Lingkungan dan Penanaman Pohon Mangga untuk Meningkatkan Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan Kampus Sudja'i; Moh. Iqbal Sururi; Imam Saroni; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Didit Darmawan
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/4w514603

Abstract

Lingkungan kampus yang bersih dan tertata merupakan prasyarat penting dalam mendukung kualitas pembelajaran serta pembentukan budaya akademik yang berwawasan lingkungan. Namun, partisipasi sivitas akademika dalam menjaga kebersihan lingkungan kampus masih perlu diperkuat secara berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berbasis partisipasi dalam meningkatkan kebersihan lingkungan kampus dan kesadaran ekologis sivitas akademika. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi kegiatan. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan kebersihan lingkungan kampus mampu meningkatkan keteraturan dan kebersihan area akademik serta mendorong partisipasi aktif mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi pada pembentukan sikap peduli lingkungan dan tanggung jawab kolektif. Kesimpulannya, kegiatan PkM berbasis partisipasi efektif sebagai strategi edukatif dalam menciptakan lingkungan kampus yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.
Edukasi Kesadaran Ekologis dan Pola Hidup Sehat untuk Anak Usia Sekolah Dasar di Dusun Krikilan Ririn Hestiningtyas; Istiqomah; Azzumardin Syaidi
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/3qj9sn51

Abstract

Kesadaran ekologis dan pola hidup sehat perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai upaya membentuk karakter peduli lingkungan dan kesehatan pada anak sekolah dasar. Permasalahan yang ditemukan di Dusun Krikilan adalah masih rendahnya pemahaman anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ekologis serta membangun kebiasaan hidup sehat pada anak usia sekolah dasar di Dusun Krikilan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui edukasi interaktif, permainan edukatif, demonstrasi cuci tangan, praktik pemilahan sampah, senam sehat, dan penanaman tanaman sederhana. Kegiatan melibatkan anak-anak usia sekolah dasar dengan pendekatan partisipatif dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan serta mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan peduli lingkungan secara sederhana. Program ini memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peduli lingkungan dan kesehatan sejak dini.
Lomba Cerdas Cermat dalam Meningkatkan Pengetahuan Sirah Nabawiyah di Dusun Karang Saat Heri Irawan; Muhammad Syaiful Amin; Nasabandia Nasabandia; Soniya Soniya; Egi Sukma Baihaki
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/w0y6e831

Abstract

Pendidikan adalah proses penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan pemahaman seseorang terhadap suatu ilmu, termasuk dalam bidang keagamaan. Namun, di kalangan anak-anak di Cibodas, Karang Saat, minat belajar masih tergolong rendah, terutama dalam memahami sejarahdan keluarga Nabi. Untuk meningkatkan minat dan pemahaman mereka terhadap ajaran Islam diadakan lomba cerdas cermat. Lomba cerdas cermat menggunakan dua metode yakni metode tim dan rebutan. Cerdas Cermat ini terdiri dari tiga babak, yaitu babak penyisihan, babak semifinal, dan babak final. Pada babak penyisihan, peserta dibagi menjadi dua kategori, yaitu tingkat SD yang terdiri dari 6 peserta dan tingkat SMP yang terdiri dari 4 peserta. Mereka bersaing untuk lolos ke babak semifinal. Di babak semifinal, terpilih 3 peserta dari tingkat SD dan 3 peserta dari tingkat SMP yang kemudian bertanding di babak final untuk memperebutkan gelar juara. Dari hasil perlombaan, satu peserta dari tingkat SMP berhasil lolos dari babak penyisihan hingga ke babak final dan akhirnya meraih juara 1 dari total 10 peserta yang bertanding di babak final. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat anak-anak Cibodas, karang saat untuk belajar lebih dalam mengenai sejarah Nabi dan keluarganya.
Pengenalan Sistem Tanam Hidroponik di MTs YPM 5 Desa Gedangan Jombang Mohamad Nasirudin; Fitri Umardiyah; Tiara Cahyani; Baita Fitrianah; Aulia Saharani; Ibrahim Yusuf Al Farros; Niswah Qonita; Salim Ashar; Wisnu Siwi Satiti; Khusnul Khotimah
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/0n4p0058

Abstract

This community engagement program was carried out at MTs YPM 5 Gedangan with the focus on providing education and practical training in hydroponic plant cultivation. The issue identified in the school community was the lack of knowledge and skills among students regarding environmentally friendly agricultural practices and alternative cultivation methods that can be applied in limited land areas. The main objective of the program was to improve the awareness and competence of students in understanding hydroponic techniques as a form of practical science learning that supports food security and environmental sustainability. The approach used was participatory learning through direct practice, mentoring, and demonstrations conducted in collaboration with teachers and students. The strategy involved the introduction of hydroponic concepts, the preparation of simple cultivation tools, and hands-on planting activities that engaged students in every stage of the process. The results of the program showed that students gained better knowledge of hydroponic cultivation, developed practical skills in preparing and maintaining plants, and demonstrated increased interest in applying sustainable agricultural practices. In addition, the activity encouraged collaborative learning, built student creativity, and provided a model for integrating practical science-based projects into the school curriculum. Overall, the program created positive outcomes by equipping students with new competencies while strengthening school efforts to promote environmental awareness and sustainable education.