cover
Contact Name
Heri Cahyono
Contact Email
omcahyo899@gmail.com
Phone
+6281231248214
Journal Mail Official
adminjournal@jendelaedukasi.id
Editorial Address
Hargomulyo, Ngrambe, Kab. Ngawi, Jawa Timur. 63263
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Jendela Pendidikan
ISSN : 2776267X     EISSN : 27756181     DOI : 10.57008
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Jendela Edukasi Indonesia dan merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian di bidang pendidikan. Jurnal Jendela Pendidikan terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, November. Kami mengundang peneliti, praktisi, dosen, guru, serta mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai upaya pengembangan pendidikan di Indonesia. Dalam upaya menjaga kualitas artikel di Jurnal Jendela Pendidikan, kami mengambil pakar-pakar peneliti bidang pendidikan serta menggunakan software plagiarisme artikel.
Articles 400 Documents
Literasi Numerasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Aljabar Linear: An Analysis from Personality Trait Perspective Lina Rumiati; Pratiwi Novitasari; Icha Namira Fahilla Sulfa
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2427

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis kemampuan literasi numerasi 18 mahasiswa Pendidikan Matematika STKIP Modern Ngawi pada mata kuliah Aljabar Linear ditinjau dari tipe kepribadian (koleris, melankolis, flegmatis, dan sanguinis). Data dikumpulkan melalui instrumen tes dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa bertipe flegmatis (38,89%). Secara teknis, mahasiswa unggul dalam penggunaan simbol matematika (89,6%), namun lemah dalam analisis informasi (50,9%) dan pengambilan keputusan (51,6%). Secara keseluruhan, kemampuan literasi numerasi berada pada kategori sedang (50,03%), dengan tipe melankolis sebagai kelompok yang paling stabil. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidik memahami keberagaman kepribadian mahasiswa untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan optimal.
Pengembangan LKPD Digital Project Based Learning Berbasis Liveworksheet Untuk Melatih Curiosity Siswa Pada Materi Pesawat Sederhana Kelas VIII SMP Ratna Tri Widyawati
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Digital berbasis model Project Based Learning (PjBL) dengan memanfaatkan platform Liveworksheet guna melatihkan curiosity siswa pada materi pesawat sederhana kelas VIII SMP. Metode yang digunakan adalah Research and Development model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Produk dikembangkan menggunakan Canva dan dikonversi ke format interaktif digital via Liveworksheet. Validasi dari para ahli menunjukkan bahwa LKPD sangat valid (nilai >90%). Efektivitas ditunjukkan dari peningkatan skor curiosity siswa hingga 93%. Dapat disimpulkan bahwa LKPD ini layak dan efektif dalam melatihkan curiosity siswa.
Kontribusi Lingkungan Belajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pada Materi Bilangan Bulat Widi Puspitahati; Iman Solahudin
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2444

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika. Namun, kenyataannya kemampuan tersebut masih belum berkembang secara optimal pada sebagian siswa. Salah satu faktor eksternal yang diduga memengaruhi kemampuan berpikir kreatif matematis adalah lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan belajar terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII MTs pada materi bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII MTsN 8 Majalengka tahun ajaran 2024/2025 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket lingkungan belajar dan tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori lingkungan belajar cukup kondusif dan kemampuan berpikir kreatif matematis berada pada kategori sedang. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa lingkungan belajar berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang kondusif berperan dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam pembelajaran matematika.
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kesiapan Guru dalam Transformasi Digital Pendidikan Maisa Hurul Aeni; Nur Hasanah Ismatullah; Nuur Alfi Laelah
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2458

Abstract

Transformasi digital pendidikan menuntut kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif ke dalam proses pembelajaran. Literasi digital merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kesiapan guru dalam menghadapi transformasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kesiapan guru dalam transformasi digital pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Subjek penelitian adalah 50 guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi 236 guru pada sekolah penerima bantuan Interactive Flat Panel (IFP). Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan kesiapan guru berada pada kategori tinggi. Literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kesiapan guru dengan kontribusi sebesar 76,5%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital guru untuk mendukung transformasi digital pendidikan secara efektif.
Dinamika Sosial Komunitas Merginilisasi Drama Satu Cacat Semua Cacat Goziyah Goziyah; Siti Aisyah
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2479

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika sosial komunitas marginal dalam drama Satu Cacat Semua Cacat melalui pendekatan sosiologi sastra. Karya sastra dipahami sebagai refleksi realitas sosial yang merepresentasikan kehidupan manusia, khususnya kelompok masyarakat bawah. Drama ini menggambarkan kehidupan anak jalanan di Jakarta yang hidup dalam kondisi marjinal, disertai persoalan kemiskinan, disabilitas, relasi kekuasaan, dan tindakan anarkisme. Dinamika sosial tampak melalui pola interaksi antartokoh, konflik, serta lemahnya solidaritas sosial dalam komunitas tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif, melalui teknik observasi, intisari dokumen, dan rekaman pementasan. Data dianalisis dengan menyimak dialog dan tindakan tokoh untuk memahami tindakan sosial yang ditampilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama Satu Cacat Semua Cacat merepresentasikan dinamika sosial komunitas marginal, konstruksi identitas individu dan kelompok, serta ketegangan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat perkotaan.
Profil Beban Kognitif Ekstrinsik Mahasiswa ICP Pendidikan IPA dalam Pembelajaran ESM Science Learning Berbasis Translanguaging Zulqifli Alqadri; Sumiati Side
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil beban kognitif ekstrinsik mahasiswa International Class Program (ICP) Pendidikan IPA dalam pembelajaran English for Subject Matter (ESM) Science Learning berbasis translanguaging. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei potong lintang yang melibatkan 32 mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner beban kognitif ekstrinsik skala Likert lima tingkat yang terdiri atas 33 item pada enam aspek, dengan validitas isi yang baik (Aiken’s V = 0,81) dan reliabilitas tinggi (Cronbach’s alpha=0,89). Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan rerata dan simpangan baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kognitif ekstrinsik bervariasi antar-aspek, dengan istilah IPA berbahasa Inggris sebagai sumber beban kognitif ekstrinsik paling dominan (M=4,49), sementara strategi translanguaging dan kejelasan instruksi menunjukkan tingkat beban yang rendah. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan terminologi IPA lebih menentukan dibandingkan bahasa pengantar dalam meminimalkan beban kognitif ekstrinsik pada pembelajaran IPA berbahasa Inggris.
Eksplorasi Proses Semiotik Siswa SMP dalam Generalisasi Pola Bilangan pada Konteks Gamelan Sunda Ratni Purwasih; Eva Dwi Minarti; Eka Senjayawati
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses semiotik siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam melakukan generalisasi pola bilangan melalui konteks budaya Sunda gamelan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek tiga orang siswa SMP yang dipilih secara purposive berdasarkan kategori kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah pola bilangan berbasis gamelan Sunda, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi hasil pekerjaan siswa. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan perspektif semiotik Peirce yang meliputi komponen representamen, mathematical object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua siswa mampu memenuhi ketiga komponen semiotik, sehingga dikategorikan sebagai siswa dengan proses semiotik utuh, yang ditandai dengan kemampuan mengaitkan pola tabuhan gamelan dengan representasi simbolik serta menggeneralisasikannya ke dalam bentuk rumus pola bilangan. Sementara itu, satu siswa hanya memenuhi komponen representamen dan mathematical object tanpa menghasilkan interpretant secara bermakna, sehingga dikategorikan sebagai siswa dengan proses semiotik parsial. Temuan ini menunjukkan bahwa generalisasi pola bilangan yang bermakna memerlukan proses semiotik yang utuh serta dukungan pembelajaran yang mendorong pemaknaan konseptual melalui konteks budaya.
Learning Agility of Gen Z Employees in Navigating the Workforce: A Meta Analysis Study Kukuh Ragil Prayogi; Dwi Indah Permata Sari; Tri Nurmaseli
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2486

Abstract

This systematic literature review explores learning agility among Generation Z employees as they step into a workforce shaped by VUCA. Following PRISMA guidelines, we searched major databases including Google Scholar, ProQuest, SpringerLink, Taylor & Francis, Emerald Insight, and Sage Journals. Using keywords such as “learning agility,” “Generation Z,” and related terms, we selected eleven relevant articles published in English or Indonesian between 2020 and 2025. The findings show that Generation Z displays strong learning agility, seen in quick adaptation to digital tools, innovative behaviors, and resilience under pressure. At the same time, they face challenges from limited hands-on experience and interpersonal hurdles in early career stages. Learning agility stands out as a powerful predictor of work engagement, lower turnover intention, career adaptability, and overall performance. Organizations can strengthen this trait through supportive learning cultures, psychological safety, digital teaching methods, and tools that provide fast feedback. These insights highlight the strategic importance of nurturing learning agility to prepare for a workforce increasingly led by Generation Z and to build lasting organizational resilience.
Implementasi Program Gerakan Makan Sehat (Gemas) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia Dini Di Paud Abaca Laren Bumiayu Siti Ma'rifah Mualim
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2496

Abstract

Stunting merupakan permasalahan serius dalam pertumbuhan anak usia dini yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Gerakan Makan Sehat (GEMAS) sebagai upaya pencegahan stunting di PAUD ABACA Laren Bumiayu. Metode dalam penelitian ini meggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GEMAS dilaksanakan dengan keterlibatan kepala sekolah, guru, dan orang tua. Menu makanan disusun berdasarkan gizi seimbang dan kearifan lokal, serta disajikan secara seragam setiap hari sekolah. Program ini berhasil membentuk kebiasaan makan sehat pada anak dan meningkatkan kepedulian orang tua terhadap pentingnya gizi. Kesimpulannya, program GEMAS di PAUD ABACA Laren efektif sebagai upaya preventif terhadap stunting anak usia dini.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematika Siswa Maruman Hasibuan; Suparni Suparni; Almira Amir
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v6i01.2500

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat menuntut dunia pendidikan untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa kelas VII SMP IT Al-Aziz. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media AR dirancang untuk memvisualisasikan materi kubus dan balok dalam bentuk objek tiga dimensi yang interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan tergolong sangat valid dengan persentase 92,02%, sangat praktis sebesar 92,03%, serta efektif ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 52,52% dalam kategori sedang. Penggunaan media AR membantu siswa memahami konsep secara lebih konkret, meningkatkan minat, motivasi, dan keterlibatan dalam pembelajaran. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AR layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika abad ke-21 untuk meningkatkan literasi matematika siswa.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 03 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2026 Vol. 6 No. 02 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2026 Vol. 6 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2026 Vol. 5 No. 04 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2025 Vol. 5 No. 03 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2025 Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2025 Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2025 Vol. 4 No. 04 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2024 Vol. 4 No. 03 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2024 Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2024 Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2024 Vol. 3 No. 04 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2023 Vol. 3 No. 03 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2023 Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023 Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2023 Vol. 2 No. 04 (2022): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2022 Vol. 2 No. 03 (2022): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2022 Vol. 2 No. 02 (2022): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2022 Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2022 Vol. 1 No. 04 (2021): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2021 Vol. 1 No. 03 (2021): Jurnal Jendela Pendidikan : Edisi Agustus 2021 Vol. 1 No. 02 (2021): Jurnal Jendela Pendidikan : Edisi Mei 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Jendela Pendidikan : Edisi Februari 2021 More Issue