cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
rifainstitute@gmail.com
Phone
+6283195708831
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia
Published by Cv.Rifainstitut
ISSN : 27756440     EISSN : 27756440     DOI : 10.5454
Syntax Fusion. Jurnal Berbagai Rumpun Ilmu, adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Fusion akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan semua rumpun ilmu. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 409 Documents
Urgensi Pelestarian Lingkungan Dalam Menghadapi Krisis Ekologis Global Abdul Aziz, Nurdin
Jurnal Syntax Fusion Vol 5 No 12 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v5i12.494

Abstract

The global ecological crisis increasingly reveals its contours through the rising frequency of natural disasters, the depletion of resources, and the disruption of ecosystem balance. In this context, environmental preservation is no longer a mere moral discourse but an imperative for civilization. This article examines how environmental conservation must be positioned as a strategic foundation in confronting climate change and the growing complexity of ecological degradation. Using a qualitative-analytical approach, the study explores the interrelation between human behavior, public policy, and ecological dynamics that constantly influence one another. The findings indicate that the success of ecological crisis mitigation relies heavily on the integration of ecological values into development patterns, resource governance, and collective societal awareness. Thus, environmental preservation becomes a meeting point between scientific insight, ethical commitment, and practical action—each essential to be carried out consistently and sustainably. Through a deeper understanding of this urgency, it is hoped that new development models may emerge, addressing economic demands while ensuring the continuity of the Earth as our shared home.
Hubungan Antara Fiqh Al-Lughah, Filologi, Dan Linguistik: Telaah Konseptual Antara Aspek ‘Ṣinā‘Ah’ (Praktik) Dan ‘Ma‘Rifah’ (Pengetahuan) Hilmi, Irpan; Nurhayati, Fitri; Kodir, Abdul
Jurnal Syntax Fusion Vol 5 No 12 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v5i12.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konseptual antara fiqh al-lughah (اللغة فقه), filologi (الفيلولوجيا), dan linguistik (اللغة علم) dalam konteks keilmuan bahasa Arab, khususnya pada interaksi antara aspek ṣinā‘ah (praktik kebahasaan) dan ma‘rifah (pengetahuan ilmiah). Fokus kajian diarahkan pada bagaimana fiqh al-lughah berperan sebagai jembatan epistemologis yang menghubungkan analisis tekstual filologi dengan pendekatan ilmiah linguistik modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan library research, yaitu menganalisis literatur klasik dan kontemporer dari karya para pakar seperti Ibn Jinni, Tammām Ḥassān, Ibrahim Anis, dan Mahmud Fahmi Hijazi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqh al- lughah memiliki posisi sentral sebagai disiplin yang memadukan dimensi praktis dan teoretis dalam studi bahasa Arab. Ia memberikan landasan maknawi dan budaya bagi linguistik modern sekaligus memperkaya metode filologi dengan analisis semantik dan kontekstual. Secara konseptual, integrasi ketiga disiplin tersebut melahirkan paradigma kajian bahasa yang lebih komprehensif dan relevan terhadap pengembangan pendidikan bahasa Arab modern, baik dari segi teori maupun praktik pengajaran.
Perkembangan Ancaman Udara Modern Dan Kebijakan Modernisasi Alutsista Arhanud TNI AD Dalam Sistem Pertahanan Udara Nasional Indonesia Sugiri, Sugiri; Gumilar, R Nugraha; Prihartoro, Mitro
Jurnal Syntax Fusion Vol 5 No 12 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v5i12.501

Abstract

Perkembangan ancaman udara modern yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan wahana udara nirawak (UAV), rudal presisi, serta teknologi serangan jarak jauh berkecepatan tinggi telah mengubah karakter peperangan udara secara signifikan. Kondisi ini menuntut negara untuk memiliki sistem pertahanan udara yang adaptif dan terintegrasi, khususnya pada komponen pertahanan udara berbasis darat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan ancaman udara modern serta mengkaji kebijakan modernisasi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD dalam kerangka Sistem Pertahanan Udara Nasional Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis kebijakan dan studi dokumen terhadap regulasi pertahanan, dokumen strategis nasional, serta literatur akademik dan laporan pertahanan internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara dinamika ancaman udara modern dengan kapabilitas Alutsista Arhanud TNI AD yang ada, terutama dalam aspek jangkauan deteksi, integrasi sistem komando dan kendali, serta kemampuan menghadapi ancaman udara berlapis. Kebijakan modernisasi Arhanud TNI AD telah diarahkan pada penguatan sistem pertahanan udara nasional, namun masih menghadapi tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan anggaran, penguasaan teknologi, dan interoperabilitas antarmatra. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modernisasi Arhanud TNI AD perlu dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis ancaman aktual, serta terintegrasi dalam sistem pertahanan udara nasional yang komprehensif. Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi perumusan kebijakan pertahanan udara Indonesia yang lebih adaptif terhadap perkembangan ancaman udara modern.
Humor Sebagai Sarana Literasi Politik Generasi Muda: Studi Terhadap Materi Stand Up Comedy Pandji Pragiwaksono Abdul Aziz, Nurdin
Jurnal Syntax Fusion Vol 6 No 01 (2026): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v6i01.502

Abstract

Rendahnya literasi politik di kalangan generasi muda Indonesia kerap dipahami sebagai akibat dari apatisme, kejenuhan terhadap wacana formal, serta jarak emosional antara bahasa politik dan realitas sehari-hari. Dalam konteks tersebut, humor, khususnya stand up comedy, muncul sebagai medium alternatif yang mampu menjembatani kesenjangan antara isu politik dan pengalaman publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono berfungsi sebagai sarana literasi politik bagi generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis wacana kritis, penelitian ini mengkaji narasi, struktur humor, serta pesan politik yang disampaikan dalam beberapa pertunjukan Pandji Pragiwaksono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor tidak sekadar berperan sebagai hiburan, melainkan sebagai alat refleksi sosial yang mampu menyederhanakan isu politik kompleks, membongkar relasi kuasa, dan mendorong audiens untuk berpikir kritis terhadap realitas demokrasi. Humor yang dibangun melalui pengalaman personal, ironi, dan satire politik terbukti efektif menciptakan kedekatan emosional dengan generasi muda, sekaligus meningkatkan kesadaran politik mereka secara non-dogmatis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa stand up comedy dapat diposisikan sebagai medium literasi politik alternatif yang relevan di era budaya populer dan media digital.
Teologi Persis : Tafsir Ayat-Ayat Pahala Orang Beriman dan Beramal Sholeh dalam Buku Ilmu Tauhid Karya KH. Aceng Zakaria. Nugraha Insan Nur Akbar; Haris Muslim
Jurnal Syntax Fusion Vol 6 No 02 (2026): Jurnal Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v6i02.507

Abstract

This study departs from the urgent problem of moral decline in contemporary society, which is closely related to the weakening of tawhid education and the lack of understanding and internalization of the rewards promised by Allah in the Qur’an. The purpose of this research is to analyze the composition of the book Ilmu Tauhid by KH. Aceng Zakaria, to examine the interpretation of Qur’anic verses concerning rewards for those who believe and perform righteous deeds in the book, and to explore the characteristics of Persis theology. This research employs a qualitative approach with a library research design. The study focuses on the thoughts of KH. Aceng Zakaria and his works, particularly Ilmu Tauhid and Pokok-Pokok Ilmu Tauhid, as primary sources, supported by Tafsir Ibnu Katsir. Data were collected through documentation techniques and analyzed descriptively to understand the interpretative approach and theological framework used. The findings indicate that Ilmu Tauhid is a compilation of teaching materials originally delivered at Pesantren Ahad. The interpretation of reward verses emphasizes the vastness and comprehensiveness of divine rewards for believers who perform righteous deeds. Furthermore, Persis theology is characterized by a puritan orientation that seeks to purify Islamic teachings from elements of shirk, superstition, and heresy. This study recommends further scholarly exploration of contemporary theological and exegetical products to enrich Qur’anic studies and methodological discourse in Islamic scholarship.
Integrasi Moda Transportasi Air Dalam Operasi Militer: Kajian Perbandingan Operasi Normandia Dan Tantangan Geografis Indonesia Wibowo, Harry; Suradi; Sugiri
Jurnal Syntax Fusion Vol 6 No 02 (2026): Jurnal Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v6i02.508

Abstract

Water transport integration is a critical prerequisite for military mobility in Indonesia as an archipelagic state; however, geographic fragmentation, uneven readiness of ports and landing points, and limited capacity of implementing units continue to constrain system-wide interoperability. This study aims to assess the current condition of water-transport integration in supporting Indonesia’s military mobilization, to identify key success factors of integration drawn from the Normandy Operation as a conceptual benchmark, and to formulate priorities for strengthening integration to improve mobilization effectiveness in an island environment. The research adopts a qualitative approach through a case study design and comparative analysis. Data were collected from interviews, field observations, and a review of policy documents, doctrine, and strategic literature. The findings indicate that operational integration has been implemented in practice, yet it has not been institutionalized as a comprehensive system, particularly in the standardization of procedures, readiness of port nodes, and continuity of cross-element coordination. Lessons from the Normandy Operation underscore the importance of integrated planning, adaptation to infrastructure constraints, and consistent command-and-control coordination. In conclusion, strengthening governance for integration, improving the readiness of key infrastructure nodes, and establishing sustainable coordination mechanisms are essential to enhance water-transport-based military mobilization in Indonesia.
Rekonstruksi Penafsiran Kesederhanaan Dan Implikasinya Terhadap Kemiskinan Struktural Intan Nur Amalia; Ojim; Haris Muslim; Mimin Muhaemin
Jurnal Syntax Fusion Vol 6 No 02 (2026): Jurnal Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v6i02.511

Abstract

This study examines the high rate of poverty in Indonesia, particularly among Muslims, which is often associated with a misconceived understanding of simplicity in Islamic teachings. Simplicity is frequently interpreted as passive acceptance of deprivation and even regarded as a sign of piety, reinforcing structural poverty and social injustice. This research aims to deconstruct and reconstruct the Qur’anic concept of simplicity by emphasizing a liberative interpretation that promotes social justice rather than resignation. The study employs a qualitative approach through discourse analysis and thematic interpretation. It focuses on Qur’anic verses related to poverty and simplicity, while analyzing the social discourse shaped by their interpretations. This research is a library study, drawing on primary sources such as the Qur’an and classical as well as contemporary tafsir works, alongside relevant scholarly references. The theoretical framework combines Al-Farmawi’s thematic tafsir method and Anthony Giddens’ structuration theory to explain how individuals can critically engage with and transform oppressive social structures through reflexive action. The findings from QS. Al-Furqan: 67, QS. Al-A’raf: 29, and QS. An-Nisa: 79 indicate that simplicity in Islam is closely related to justice, self-restraint, and social responsibility in controlling consumerism. These results demonstrate that Islam does not legitimize poverty but calls for justice and resistance against oppressive structures.
TRANSFORMASI NILAI NILAI POLITIK PADA KISAH NABI YUSUF DAN PENERAPANNYA DI ERA DEMOKRASI Ramadan Termarwut; Ujang Mimin Muhaemin
Jurnal Syntax Fusion Vol 6 No 02 (2026): Jurnal Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v6i02.513

Abstract

The story of Prophet Yusuf in the Qur’an contains profound lessons that extend beyond moral and spiritual dimensions into the realm of political ethics and governance. This study aims to analyze the narrative of Prophet Yusuf in Surah Yusuf, identify the political values embedded within the story, and examine how these values can be transformed and applied within contemporary democratic systems. The research employs a qualitative method using a library research approach. Primary data sources include the Qur’an and its classical and contemporary commentaries, while secondary sources consist of academic books, journal articles, and scholarly works on Islamic political thought and democracy. Data are analyzed thematically through a hermeneutic approach to explore contextual and substantive meanings of the narrative. The study applies the theory of political values in Islam and social transformation theory to understand how Qur’anic leadership principles may inform democratic practice. The findings indicate that the story of Prophet Yusuf presents a model of ethical leadership characterized by integrity, justice, strategic vision, accountability, crisis management, and public welfare orientation. These values are not merely theoretical ideals but constitute applicable normative principles that can strengthen democratic political culture. The research concludes that the political transformation reflected in the story of Prophet Yusuf provides a relevant ethical framework for modern governance.
Analisis Kritis Terhadap Efektivitas Penggunaan Teknologi Di Sekolah Abdul Aziz, Nurdin
Jurnal Syntax Fusion Vol 6 No 03 (2026): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/fusion.v6i03.516

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara kritis efektivitas penggunaan teknologi di sekolah melalui pendekatan mixed methods yang menggabungkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem pendidikan modern, namun dampaknya terhadap kualitas pembelajaran masih diperdebatkan secara akademik. Studi ini melibatkan 342 siswa, 48 guru, dan 12 kepala sekolah dari 12 sekolah menengah di wilayah Jakarta Selatan. Data dikumpulkan melalui angket terstandarisasi, wawancara mendalam, dan observasi kelas selama delapan minggu. Temuan menunjukkan bahwa integrasi teknologi meningkatkan motivasi belajar siswa sebesar 34,7%, namun tidak secara otomatis berbanding lurus dengan peningkatan capaian akademik. Kesenjangan akses digital (digital divide), rendahnya kompetensi pedagogis-teknologis guru, serta absennya kebijakan penggunaan yang terstruktur menjadi faktor penyebab inefektivitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas teknologi di sekolah ditentukan bukan oleh kecanggihan perangkatnya, melainkan oleh kualitas integrasi pedagogisnya. Rekomendasi kebijakan berbasis bukti dirumuskan untuk mendorong pemanfaatan teknologi yang lebih bermakna dan berkeadilan di sekolah-sekolah Indonesia.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 03 (2026): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 6 No 02 (2026): Jurnal Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 6 No 01 (2026): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 5 No 12 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 5 No 11 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 5 No 10 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 5 No 09 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 5 No 08 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 5 No 07 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 5 No 06 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 5 No 01 (2025): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 11 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 10 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 08 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 07 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 06 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 05 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 04 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 03 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 02 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 4 No 01 (2024): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 12 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 11 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 10 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 09 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 08 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 07 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 06 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 05 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 04 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 03 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 02 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 3 No 01 (2023): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 12 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 11 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 10 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 09 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 08 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 07 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 06 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 05 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 04 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 03 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 02 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 2 No 01 (2022): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 12 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 11 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 10 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 09 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 08 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 07 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 06 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 05 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 04 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 03 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia More Issue