cover
Contact Name
Titi Darmi
Contact Email
titidarmi@umb.ac.id
Phone
+6285234332266
Journal Mail Official
jamsaptiti@gmail.com
Editorial Address
Kampus 4 UMB, Jalan H. Adam Malik Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Abdimas Serawai
ISSN : 27763072     EISSN : 27763064     DOI : https://doi.org/10.36085
Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) ini merupakan forum atau wadah bagi para Abdimas baik Dosen maupun Masyarakat umum untuk melakukan diseminasi atau penyebaran informasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbagai bidang ilmu kepada khalayak dunia. JAMS diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bengkulu, terbit tiga kali dalam setahun pada bulan April, Agustus, dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Informasi Dan Edukasi Persiapan Persalinan Yang Aman Dengan Senam Hamil Lidya Fransisca; Maritje Rombe; Adriani; Riska Widya Astuti
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157 KB) | DOI: 10.36085/jams.v3i1.4885

Abstract

Dalam menjalani proses persalinan, seorang ibu harus mempersiapkan diri dengan baik. Dikarenakan tidak sedikit ibu yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan. Salah satu upaya dalam persiapan tersebut adalah senam hamil. Dimana bila ibu melakukan senam hamil secara teratur maka dapat mengurangi ketegangan dan rasa sakit saat persalinan. Pengandian kepada masyarakat ini dilakukan di Rumah Bersalin Asli Palembang dengan metode informasi dan edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan demonstrasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada kelompok ibu hamil yang telah diberikan informasi dan edukasi. Dari keseluruhan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan diharapkan kelompok ibu hamil di Rumah Bersalin Asri Palembang memiliki pengetahuan dan pemahaman serta kemampuan melakukan senam hamil secara teratur dan mandiri.
Pendampingan SMK Pusat Keunggulan Dengan Pola Focus Group Discussion (FGD) di SMK Negeri 1 Kota Jambi Sastya Hendri Wibowo; Diana
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.971 KB) | DOI: 10.36085/jams.v3i1.4890

Abstract

Focus Group Discussion (FGD) is one of the agendas or patterns of assistance contained in the 2023 SMK Center of Excellence assistance, namely discussing with the school in achieving the desired target by the objectives of the Center of Excellence Vocational Program prepared in each school,  This discussion involves the Principal, Vice Principal, Head of Department or Competence, productive teachers and other parties involved in the implementation of the SMK Center of Excellence Program. The material presented at the Focus Group Discussion (FGD) was 6 (six) meetings in the form of visitations every week, namely the fulfillment of 8 (eight) national education standards, the preparation of the need assessment of world of work partners, the implementation of vocational performance assessments, Development of data-based school resources, Development of industrial learning (teaching factory), Preparation of development plans for SMK Center of Excellence, Use of technology platforms in learning or education management Development of special job fairs and graduate tracking systems.
Survei Kepuasan Masyarakat pada Layanan Perizinan Titi Darmi
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.675 KB) | DOI: 10.36085/jams.v3i1.5002

Abstract

Upaya Pemerintah Kota ( Pemkot) Bengkulu mereformasi birokrasi dilakukan dengan cara meningkatkan pelayanan publik. Pelayanan yang yang ada di (DPMPTSP) adalah pelayanan administratif yang merupakan layanan berbagai perizinan, baik yang bersifat non perizinan maupun perizinan. Perizinan merupakan salah satu unsur urgen dalam pelayanan publik, termasuk juga perizinan yang berhubungan dengan kegiatan usaha. Proses perizinan, di bidang perizinan usaha, akan berpengaruh secara langsung terhadap keinginan dan keputusan calon pengusaha maupun investor untuk menanamkan modal di daerah dan ini akan berimplikasi kepada penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemkot Kota Benglulu telah menerapkan program e-service berupa e-perizinan. Pengguna layanan dapat melakukan pendaftaran perizinan dengan cara online. Tujuannya, guna menyediakan pelayanan yang mudah, sederhana dan cepat. Pembangunan kantor baru juga mendapatkan ruang kerja yang representatif bagi pegawai sehingga dapat meningkat­kan kinerja dan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mene­rima pelayanan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana persepsi masyarakat terhadap layanan yang telah disediakan oleh DPMPTSP Kota Bengkulu, maka dilakukan kegiatan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), opini tersebut disusun, diolah, sampai dengan mendapatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagai tolak ukur untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Hasil Survie menunjukkan bahwa layanan yang diberikan oleh DPMPTSP Kota Bengkulu masuk kategori baik dengan indiks nilai gabungan sebesar 3.22 dan mutu pelayanan sebesar 80.46
Workshop Rancang Bangun Jaringan Berdasarkan SKKNI Level 2 Bagi Siswa Kelas XII Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMKN 1 Kota Bengkulu Yetman Erwadi; Erwin Dwika Putra; Monsya Juansen
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.778 KB)

Abstract

Since UKK is conducted by LSP, LSP is under the auspices of the National Professional Certification Agency (BNSP), meaning that the certificate issued by LSP is a national standard certificate. conducted by IDUKA. From the information we received from the head of the TKJ expertise program at SMKN 1 Bengkulu city, the average student pass for UKK from 2018 – 2022 is 45%, meaning that very many students fail. To overcome this problem the school has made various efforts, one of the efforts made is to bring guest teachers to the school where this activity is in the form of a workshop. The aim of this workshop is to improve hard skills as well as mental provision, tips and tricks when facing exams. The method used first is Needs Analysis At this stage an analysis of what is needed, both physical and non-physical needs, so that nothing is forgotten during the implementation of activities, or this stage can also be called concept maturation, Instrument Preparation (materials and practical tools) This stage is the holding of preparation and making of any material that will be delivered, and preparing what tools are needed to support practical activities, Implementation of Activities Activities take place in the TKJ Expertise Program Labor room, activities last for 2 days. As previously stated, the method of activity is the lecture, discussion, and practice method. Students listen to the theoretical material delivered, after the theoretical material is delivered then enter the practical session, where in this practice session at the same time discussions are held if there are things that are asked by students related to the practical activities carried out. Then to measure the ability of each student a simulation exam is held at the end of the session, the evaluation stage is held to evaluate the entire series of activities, the results of this evaluation will become material for future follow-up plans. The hope for class XII students majoring in TKJ can improve their hard skills and be able to do UKK well.
Implementasi Tata Laksana Pedoman Master of Ceremony (MC) bagi siswa-siswi Sekolah Dasar: Pelatihan MC bagi siswa-siswi SD Alam Mahira Kota Bengkulu Hafizah, Evi; Lisa Adhrianti
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v3i2.5290

Abstract

Penyelenggaraan acara/upacara sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari manusia yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa penting, baik itu dengan kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat, berorganisasi maupun berkeluarga dalam berbagai sifat acara untuk berbagai macam tujuan. Selama ini praktek pembawa acara lazim diperkenalkan dan dilakukan oleh orang dewasa. Padahal bagi kepentingan pengembangan bakat, minat dan kreativitas pedoman membawakan acara ini juga layak diketahui oleh anak-anak dan dapat diperkenalkan pada usia sekolah dasar. Hal ini tentunya akan dapat bermanfaat bagi berbagai kegiatan yang diadakan oleh anak-anak di sekolah mereka maupun diluar sekolah yang memerlukan kemampuan anak-anak untuk berani berbicara di depan publik. Anggapan ini selaras dengan konsep pengajaran di Sekolah Dasar Alam Mahira Bengkulu yang berusaha memberi kebebasan untuk mengembangkan minat dan bakat anak didik. Setiap bakat dan potensi anak menjadi perhatian sekolah, sehingga kegiatan ini dipandang diperlukan bagi sekolah tersebut untuk memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi Sekolah Dasar tentang implementasi tata laksana pedoman Master Of Ceremony (MC) dan menumbuhkan kepercayaan diri pada siswa-siswi Sekolah Dasar untuk bisa tampil dan berbicara di depan publik dengan baik, khususnya sebagai Master of Ceremony (MC). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa siswi kelas 5 dan 6 Sekolah Alam Mahira Kota Bengkulu yang telah mengikuti kegiatan ini dapat memahami dan menerapkan tentang implementasi tata laksana pedoman master of ceremony (MC), siswa siswi kelas 5 dan 6 tersebut juga sudah mampu untuk tampil didepan publik dengan lebih percaya diri sebagai master of ceremony (MC) atau pembawa acara.
Membangun Kemandirian Perempuan Pedesaan Melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Desa Talang Berangin. Kec. Kinal Kab. Bengkulu Selatan Linda Safitra; Eceh Trisna Ayu; Mely Eka Karina; Hafri Yuliani
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v3i2.5291

Abstract

Kegiatan membentuk kemandirian perempuan pedesaan melalui pelatihan pengelolaan sampah rumah tangga memiliki tujuan sebagai berikut : (1) Memberikan memotivasi kepada ibu-ibu rumah tangga untuk memanfaatkan potensi dan kreatifitas yang dimiliki untuk mengelola barang yang tidak berguna menjadi kreatifitas yang memiliki nilai, meminimalkan pengeluaran bahkan bisa menambah penghasilan dengan mengelola sampah rumah tangga (botol plastik bekas ) menjadi barang yang bisa digunakan dan bernilai ekonomis dalam hal ini pot bunga (2) Melatih perempuan khususnya ibu rumah tangga tentang cara pengelolaan sampah rumah tangga menjadi hal yang bisa dimanfaatkan dalam hal ini pot bunga unik yang bernilai ekonomis, dan. Khalayak sasaran kegiatan PPM adalah ibu-ibu rumah tangga di Desa Talang Berangin. Kec. Kinal Kab. Bengkulu Selatan sebanyak 20 orang. Metode kegiatan PPM menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Langkah-langkah kegiatan PPM adalah ceramah untuk menjelaskan kajian sampah, jenis sampah, dan sumber sampah, pengelolaan sampah dan 3R (reduce, reuse, recycle), serta pengelolaan sampah ruamh tangga (botol plastik bekas) menjadi pot bunga, dilanjutkan tanya jawab, demonstrasi pengelolaan sampah rumah tangga menjadi pot bunga. Faktor pendukung kegiatan pengabdian adalah adanya dukungan dari Kepala Desa, Ibu Ketua PKK, dan antusiasme peserta pengabdian, sedangkan faktor penghambat kegiatan adalah keterbatasan waktu pelaksanaan pengabdian. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan baik dan berhasil, dilihat dari keberhasilan target jumlah peserta pelatihan (100%), ketercapaian tujuan pelatihan (80%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (80%), dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi (80%). Kegiatan pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga tentang pengelolaan sampah menjadi barang yang bisa digunakan yaitu pot bunga serta memberdayakan mereka dalam pengelolaan sampah rumah tangga (botol plastik bekas) menjadi pot bunga
Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual di SMAN 1 Mulak Ulu Kabupaten Lahat Sumatera Selatan Ayu Wijayanti; Linda Safitra
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v3i2.5423

Abstract

The rise of cases of sexual violence that occur in educational settings makes it important to do education to increase students' knowledge about forms of sexual violence and prevention efforts based on Law No. 12 of 2022 concerning Crimes of Sexual Violence. This activity was carried out using the approach of providing information and understanding to students and the school through the zoom platform, with the hope that students who are familiar with forms of sexual violence and laws regarding criminal acts of sexual violence can avoid sexual violence, both as victims and perpetrators. The achievement of this socialization goal can be seen from the students who can explain and classify forms of sexual violence according to Law No. 12 of 2022 and the school's commitment to creating a safe educational environment.
Pendampingan Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Kecil Yorry Hardayani; Desita Rahayu; Mulyadi
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v3i2.5583

Abstract

Bencana Virus corona (Covid19), membuat tatanan kehidupan manusia berubah menjadi 180 derajat, perubahan ini terjadi secara tiba-tiba dan mengkagetkan sejagat Dunia. Perubahan drastis ini berdampak pada semua line, kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya. Selain bidang kesehatan, yang sangat sangat terpuruk, bidang ekonomi melumpuhkan segala aktivitas ekonomi. Bidang ekonomi yang sangat terdampak adalah UKM. Kegiatan UKM menjadi stagnan, tidak produktif, hal ini, terjadi apabila pengelola tidak mampu berinovasi, tidak dapat membaca peluang dan tidak memutar haluan yang semua dilakukan dengan konvensional menjadi pengelolaan yang modern berbasis teknologi. Tata kelola UKM menjadi suatu keniscayaan untuk selalu mengupgrade sesuai kondisi pergeseran pola ekonomi. Salah satu cara upgrade tata kelola UKM adalah dengan selalu meningkatkan kapasitas pemasaran yakni dengan mengoptimalkan teknologi digital. Penggunaan teknologi digital dalam tata kelola UKM diyakini berdampak baik untuk berkelanjutan UKM
Sosialisasi Kelembagaan dalam Manajemen Bencana berbasis Community Governance di Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar Joko Pramono; Jacika Pifi Nugraheni
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v3i2.5647

Abstract

Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar merupakan daerah rawan bencana khususnya tanah longsor. Pada tahun 2022 jumlah korban bencana terbanyak berasal dari Kecamatan Ngargoyoso. Dari tujuh jenis kejadian, korban terbanyak berasal dari bencana tanah longsor yakni sebanyak 100 korban terdampak. Tahun 2023 informasi yang tercatat secara resmi yakni sejumlah 3 kejadian tanah longsor dan beberapa kejadian tanah longsor lainnya belum tercatat. Tingkat resiko bencana longsor daerah ini perlu mendapat perhatian dari para pemangku kepentingan serta masyarakat. Beberapa alasannya yakni karena daerah ini memiliki karakteristik penggunaan lahan yang kompleks dan penitng bagi kelestarian alam maupun budaya. Penggunaan lahan tersebut antara lain : (i) hutan lindung; (ii) pertanian; (iii) permukiman warga; (iv) pelayanan umum; (v) pertambangan; serta (vi) ekonomi dan pengembangan pariwisata. Tingginya tingkat resiko kebencanaan daerah ini belum didukung dengan sistem kelembagaan kebencanaan yang memadai dan kuat, sehingga dalam proses manajemen bencana yang dilakukan tidak mencakup adanya pencegahan maupun mitigasi bencana melainkan hanya spontanitas penanganan pada saat terjadi bencana. Kelemahan yang paling nyata dari tidak adanya sistem kelembagaan kebencanaa ini yakni kurang efektifnya penanganan ketika terjadi bencana tanah longsor diwaktu bersamaan di beberapa titik lokasi desa yang berdekatan. Tidak efektifnya penanganan bencana diindikasikan dengan informasi bahwa penanganan bencana yang dilakukan tidak bisa sampai tuntas bahkan ada yang tidak tertangani. Sosialisasi mengenai kesadaran pentingnya membangun sistem kelembagaan kebencanaan yang kuat dan pengetahuan tentang proses manajemen bencana secara holistik perlu dilakukan. Dalam artikel ini Community Governance menjadi pendekatan utama yang digunakan untuk merancang sistem kelembagaan dalam manajemen bencana
Quizizz application training as an alternative to learning assessment Ernawati; Shinta Wahjusaputri; Hari Setiadi; Firmansyah; Rini Yaumi Habibah; Syarifah, Nur
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v3i3.5548

Abstract

ABSTRACT In this new normal era, academics, especially teachers, are required to continue to look for various learning media so that the learning process can continue both face-to-face at school or online. Teachers are also continuously required to develop competencies both in the personal, social, and professional pedagogical realms. Of the four main competencies, there are two core competencies related to the use of technology and information. To develop these abilities, teachers feel the need to study the latest learning media so they can continue to innovate in the learning and assessing process. Competency development in the use of this technology is one of the problems experienced by SDT Pelita Hati. Therefore, to assist teachers in increasing competence in the use of information technology at SDT Pelita, the UHAMKA Community Partnership Program will conduct online assessment media training. Current learning media used during the learning and assessment process can use gamification-based learning media. One of the popular gamification-based learning media is the Quizizz application. Related to this application, PKM SPS UHAMKA held an activity with the topic "Quiziz Application Training as an Alternative Learning Assessment". This activity produces outputs in the form of articles on online media and video publications via YouTube. This activity provides benefits in the form of new knowledge for the participants. According to the participants, the Quizizz application is easy to practice, can increase student enthusiasm, as well as an exciting and fun atmosphere. ABSTRAK Di era kenormalan baru ini, sivitas akademika khususnya guru dituntut untuk terus mencari berbagai media pembelajaran agar proses belajar dapat terus dilakukan baik tatap muka disekolah ataupun secara daring. Guru juga terus dituntut mengembangkan kompetensi baik itu diranah pedagogik kepribadian, sosial, dan profesional. Dari keempat kompetensi utama tersebut, terdapat dua kompetensi inti terkait dengan pemanfaatan teknologi dan informasi. Untuk mengembangakan kemampuan tersebut, guru-guru dirasa perlu untuk mempelajari media pembelajaran terkini agar dapat terus berinovasi dalam proses belajar maupun menilai. Pengembangan kompentensi dalam pemanfaatan teknologi ini menjadi salah satu persoalan yang dialami oleh SDT Pelita Hati. Oleh sebab itu, untuk membantu guru dalam peningkatkan kompetensi pemanfaatan teknologi informasi di SDT Pelita, Program Kemitraan Masyarakat UHAMKA akan mengadakan pelatihan media asesmen daring. Media pembelajaran kekinian yang digunakan selama proses pembelajaran maupun penilaian dapat menggunakan media pembelajaran berbasis gamifikasi. Salah satu media pembelajaran berbasis gamifikasi yang cukup populer adalah aplikasi Quizizz. Terkait dengan aplikasi tersebut, PKM SPS UHAMKA mengadakan kegiatan dengan topik “Pelatihan Aplikasi Quizizz Sebagai Alternatif Asesmen Pembelajaran”. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa artikel pada media daring dan publikasi video melalui youtube. Adapun kegiatan ini memberikan manfaat berupa pengetahuan baru bagi para pesertanya. Menurut para peserta, aplikasi Quizizz mudah dipraktikkan, dapat meningkatkan antusiasme siswa, serta suasana yang seru dan menyenangkan

Page 8 of 13 | Total Record : 123