cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 935 Documents
Peningkatan Daya Tarik Desa Wisata Segajih dengan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Destinasi Putu Sudira; Eko Marpanaji; Priyanto Priyanto; Septiono Eko Bawono; Yoga Sahria; Wiji Nurastuti; Eka Nur Wahyu Setyorini; Iswardani Galihrukmi; Nur Wahyuni; Daffa Abiyyu; Zulfa Anwari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2379

Abstract

Desa Wisata Segajih memiliki potensi alam dan budaya yang kaya, namun pengelolaan destinasi yang belum optimal menyebabkan daya tariknya belum sepenuhnya tergali. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik Desa Wisata Segajih melalui pelatihan manajemen pengelolaan destinasi bagi para pengelola lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana pelatihan dirancang untuk mengintegrasikan konsep sustainable tourism, strategi pemasaran, pengelolaan fasilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan berbasis hospitality. Pelatihan melibatkan pengelola desa wisata, pelaku usaha lokal, dan perwakilan masyarakat. Materi disusun secara sistematis, meliputi perencanaan destinasi, teknik promosi digital, pengelolaan atraksi wisata, hingga strategi menjaga kelestarian lingkungan dan budaya. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur persepsi peserta terhadap relevansi, kelengkapan, dan kemanfaatan materi, serta kualitas penyampaian oleh pemateri.Hasil analisis menunjukkan bahwa peserta memberikan penilaian sangat positif terhadap pelatihan, dengan rata-rata skor di atas 4,5 dari skala 5 untuk indikator relevansi materi, kompetensi pemateri, dan kebermanfaatan sesi diskusi. Peserta merasa materi mudah dipahami, dapat diaplikasikan langsung, dan membantu dalam memberikan pemahaman kepada pihak terkait. Permintaan tambahan materi menunjukkan adanya minat untuk memperdalam topik tertentu, seperti pengelolaan event wisata dan pemasaran internasional.
Pemberdayaan Masyarakat Zona Aktif Pertambangan dalam Penangangan Stunting Melalui Integrasi Teknologi Gizi NutriKukis dan Neurolearning di Kabupaten Kolaka Penguatan Roslina Roslina; Tundreng Syarifuddin; Naim Rosani; Salma Wa Ode; Sumarna Nana; Saptaputra Syawal Kamiluddin; Saleh Ramlah; Amin Muhtar; Anggun Anggun; Tansilal Muh. Rijal; Sandriad Dini Gustry; Handayani Giska Sri; Mardatilla Fatma Ainun
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2384

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Muara Lapao-Pao, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, dengan tujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui integrasi teknologi digital, pendekatan neurolearning, dan inovasi pangan lokal. Kegiatan ini berangkat dari permasalahan rendahnya manajemen layanan posyandu, tingginya kasus stunting pada balita, serta terbatasnya keterampilan ekonomi perempuan nelayan dalam mengolah dan memasarkan hasil laut. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Dua kelompok mitra dilibatkan, yaitu Posyandu Anggrek Bulan yang beranggotakan 43 kader dan ibu balita, serta Kelompok Wanita Nelayan Teppoe yang terdiri atas 25 anggota aktif. Pelatihan diberikan dalam bentuk penggunaan aplikasi manajemen data posyandu berbasis neurolearning, edukasi gizi dan parenting, pembuatan produk olahan ikan bernutrisi dalam bentuk nutrikukis bulu babi, pembuatan pupuk cair dari limbah ikan, serta pemasaran digital melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan kader posyandu dalam mengelola data digital hingga 85%, peningkatan keterampilan konseling gizi sebesar 78%, penurunan jumlah balita stunting dari 21 menjadi 15 anak, serta peningkatan pendapatan kelompok wanita nelayan dari Rp1.200.000 menjadi Rp2.100.000 per bulan. Kegiatan ini juga berhasil membangun kolaborasi antara sektor kesehatan dan ekonomi melalui pemanfaatan limbah ikan untuk kebun gizi posyandu. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil mengembangkan model pemberdayaan masyarakat pesisir yang mengintegrasikan teknologi, pendekatan karakter, dan inovasi lokal secara berkelanjutan. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penerapan neurolearning dalam pengelolaan posyandu serta penerapan ekonomi sirkular yang memperkuat keterlibatan masyarakat dalam peningkatan kesejahteraan berbasis potensi lokal.
Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Strategis Bagi Pelaku Usaha Toko Komputer Chip Professional Computer Melalui Pendekatan Manajerial Dan Politik Bisnis Loveana Syaifora; Hanifahturahmi; Muhammad Fahrozi; Mulyani Rody Muin; Alief Feisal Haznil
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2389

Abstract

Kegiatan ini merupakan penyuluhan terkait penguatan kapasitas kepemimpinan strategis bagi pelaku usaha Toko Komputer Chip Professional Computer melalui pendekatan manajerial dan politik bisnis yang diselenggarakan oleh Dosen Universitas Persada Bunda Indonesia. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan wawasan agar pelaku usaha kecil (toko komputer) mampu merencanakan, mengelola, dan mengembangkan usaha secara adaptif, berdaya saing, serta selaras dengan dinamika pasar dan pemangku kepentingan. Metode pelaksanaan dilakukan persiapan awal tahapan pelaksanaan, Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah yang diawali dengan pre test dan ditutup dengan post test. Hasil utama menunjukan peningkatan pemahaman peserta tentang kepemimpinan manajerial serta politik bisnis dan relasi eksternal yang ditunjukkan dengan skor rata-rata post-test meningkat sebesar 25,6 poin dibandingkan dengan pre-test, yang menandakan keberhasilan pendekatan yang digunakan. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha dalam mengelola usahanya secara strategis.
Penerapan Intervensi Psikologi Positif melalui Pelatihan Handycraft untuk Mewujudkan Ekonomi Kreatif pada Masyarakat Junizar Junizar; Neiliel Fitriana Anies; Risqina Putri; Juliana Juliana; Iriani Iriani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2394

Abstract

Di Indonesia permasalahan kemiskinan merupakan masalah yang rumit, komplek dan bersifat multidimensional sehingga menjadi prioritas pembangunan. Kemiskinan merupakan suatu kondisi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat tinggal, kesehatan dan pendidikan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Jeumpa Desa Deunong Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar dan Mitra dalam program ini adalah Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( TP-PKK) Desa Deunong sasaran mitra adalah ibu rumah tangga berjumlah 20 orang yang tergolong kedalam keluarga pra sejahtera dengan perekonomian masyarakat tergolong menengah kebawah. Program ini bertujuan untuk memberdayakan sasaran mitra melalui pelatihan handycraft berbasis manik-manik dalam mewujudkan ekonomi kreatif . Kegiatan diawali dengan identifikasi masalah, proses informasi dan tawaran solusi, penyusunan Materi, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil kegiatan pelatihan . Pemberdayaan ini menghasilkan beberapa produk handycraft seperti tas Kecil pengganti dompet, tas HP, kalung, gantungan HP, bando dan konektor masker, gelang dan hiasan keranjang botol minum dan tempat tissue. evaluasi hasil kegiatan menunjukkan nilai rata-rata 97%, dengan nilai tertinggi pada aspek penyampaian Materi pelatihan dan motivasi kerja peserta. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pengetahuan dan pengembangan kreatifitas dan inovasi terutama dalam bidang handycraft berbasis manik-manik sehingga hal tersebut menjadi penggerak roda perekonomian dalam keluarga dan masyarakat.
Penyuluhan Hukum ketenagakerjaan: Perlindungan Hak Pekerja dalam Hubungan Kerja di Desa Muhamad Aksan Akbar; Rosnida Rosnida; Beni Suswanto; Hamzah Mappe; A.M Ali Jinnah; Herman Herman; Merianty Hangau; Taska Taska; Aksan Aksan; Dimas Wisnu; Teguh Candara W; Aziba Gufran M; Arya Prabowo; M. Yusuf Saleh; M. Adeng
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2400

Abstract

Salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yaitu Penyuluhan hukum ketenagakerjaan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum bagi para pekerja dan pemberi kerja di wilayah pedesaan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemahaman masyarakat desa terhadap hak dan kewajibandalam hubungan kerja, seperti hak memperoleh upah layak, jaminan sosial ketenagakerjaan, dan perlindungan dari pemutusan hubungan kerjasepihak. Metode yang diterapakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan di lapangan melalui ceramah, diskusi interaktif, dengan peserta yang terdiri atas pekerja, perangkat desa, serta pelaku usaha lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran hukum masyarakat mengenai hak-hak pekerja serta pentingnya hubungan kerja yang berkeadilan. Sehingga, penyuluhan hukum ketenagakerjaan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya hukum yang melindungi hak pekerja di pedesaan.
Penguatan Pemahaman Masyarakat tentang Hak dan Kewajiban Bekerja Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Muhammad As Ari. AM; Irabiah Irabiah; Sugianto Hutkri; Syaiful Mubarak; Jumriani Jumriani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2402

Abstract

Kurangnya pengetahuan tentang aspek legal ketenagakerjaan seringkali menyebabkan kerentanan terhadap praktik kerja yang merugikan. Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama para pekerja dan calon pekerja di Desa Bende mengenai hak serta kewajiban mereka berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan peraturan yang mendukungnya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan atau sosialisasi interaktif dengan materi yang disajikan secara sederhana ,dan wawancara dengan peserta. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan yang nyata dalam pemahaman para peserta mengenai upah minimum, jam kerja, hak cuti, pengembangan kompetensi, kesempatan dan perlakuan yang sama, jaminan sosial, berorganisasi, hak atas pesangon, perlindungan keselamatan kerja, serta prosedur penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Peserta juga memahami kewajibankewajiban umum sebagai pekerja, kewajiban terkait hubungan industrial dan kewajiban bagi pekerja kontrak. Dengan adanya kegiatan ini, peserta secara umum yang semula kurang memahami menjadi lebih memahami tentang hak dan kewajiban sebagai pekerja.
Facilitating of Green Healthy and Safety in Building and Environment for Indonesian Migrant Workers in Penang, Malaysia Budi Susetyo; Tin Budi Utami; Khozaeni Bin Rahmad
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2403

Abstract

In the recent world, environment become as critical isues, the integration of environmental sustainability into health and safety practices has become more crucial than ever. This paradigm shifted toward Green HSE (Health and Safety Environment) reflects a growing awareness of the interconnectedness between workplace safety, human well-being, and the health. Traditionally, health and safety initiatives have focused primarily on protecting workers from immediate physical hazards. However, a broader perspective acknowledges that the environment in which work occurs is equally critical to long-term well-being. Green HSE recognizes between a healthy environment and the overall health and safety of employees. Green HSE ensures that organizations not only meet these standards but go beyond, demonstrating a commitment to sustainable practices. Sustainable practices often lead to resource efficiency, reduced energy consumption, and operational cost savings, making Green HSE not just environmentally responsible but also economically prudent. This approach ensures a holistic understanding of workplace threats. Implement Green HSE for Indonesian Migran Workers (Pekerja Migran Indonesia/PMI) represents a holistic approach to workplace well-being by recognizing the symbiotic relationship between human health, safety, and environmental sustainability. Facilitating activity can creates a safer, healthier for PMI, and more resilient workplace.
Dari Pengetahuan ke Perilaku: Transformasi Gizi Sehat Remaja melalui Program Edukasi Berbasis Komunitas Umi khoirun Nisak; Mochamad Rizal Yulianto; Nabila Insyira Natasha; Annifa Ummayah Bassiroh; Mochamad Alfan Rosyid; Silvy Harmiardillah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2408

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja mengenai pentingnya gizi dan zat besi dalam pencegahan stunting. Permasalahan utama yang dihadapi mitra, yaitu remaja Desa Balungtawun, adalah rendahnya pemahaman tentang hubungan antara anemia dan risiko stunting lintas generasi. Program ini bertujuan membentuk kader remaja sadar gizi sebagai agen perubahan perilaku sehat di tingkat keluarga dan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Balai Desa Balungtawun pada dua tahap, dengan melibatkan 36 remaja berusia 10–12 tahun. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, penyuluhan interaktif, simulasi pemilihan makanan kaya zat besi, serta pendampingan perilaku melalui pasar gizi dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan analisis statistik uji Wilcoxon Signed Rank Test dan korelasi Spearman untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 66,11 menjadi 78,05, sikap dari 22,22 menjadi 22,80, dan perilaku dari 19,00 menjadi 20,83 (p < 0,05). Korelasi kuat ditemukan antara pengetahuan dan perilaku (r = 0,611; p < 0,001), menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman remaja berdampak nyata pada kebiasaan makan sehat. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi pelatihan dan mampu mengidentifikasi sumber makanan bergizi lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan literasi gizi remaja. Aspek kebaruan dari program ini terletak pada keterlibatan aktif remaja sebagai mitra pembelajaran dan agen perubahan dalam upaya pencegahan stunting berbasis komunitas di wilayah pedesaan.
Pembinaan Pelayanan Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Melalui Pencegahan dan Deteksi Dini Fibroadenoma Mammae Tuti Seniwati; Yuliana Syam; Nur Fadilah; Andriani Andriani; Nur Khofifah; Futri Elzahra
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2414

Abstract

Fibroadenoma mammae (FAM) merupakan tumor jinak payudara yang sering ditemukan pada remaja perempuan dan dapat berdampak pada kesehatan reproduksi jika tidak terdeteksi sejak dini. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang pencegahan serta deteksi dini FAM di kalangan siswi SMA Negeri 2 Kabupaten Gowa, melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Kegiatan pengabdian kepada masyrakat ini dilakukan dalam tiga tahap, meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode pelaksanaan mencakup edukasi interaktif menggunakan berbagai media pembelajaran, demonstrasi teknik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan bantuan video dan breast phantom, serta praktik langsung oleh peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap 57 siswi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 28,1% menjadi 94,7%, dan tidak ada lagi peserta yang berada dalam kategori kurang. Peningkatan ini terjadi merata di seluruh jenjang kelas. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis sekolah melalui PIK-R efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja terkait deteksi dini FAM.
Membangun Kesadaran Hukum Masyarakat Tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Yeni Haerani; Patma Sari; Alim Iswan; Ajhie Yusuf; Faisal Faisal; Khoirul Umam Caesar; Nurfadillah Nurfadillah; Fito Julianto; Ruslam Ruslan; Suharmin Suharmin; Malvino Wahyudi; Muh. Virza; Wawan Fermasyah; Bagas Prabakti; Muh. Riswandi Dahlan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya kesadaran hukum masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan serta merumuskan strategi untuk meningkatkannya. Jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrummerupakan instrumen perlindungan negara bagi tenaga kerja untuk menjamin terpenuhinya hak atas kesejahteraan dan rasa aman dalam bekerja. Namun, fakta menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam program BPJS Ketenagakerjaan masih rendah, terutama di sektor informal. Data berupa hasil observasi lapangan, responm para peserta dalam diskusi bersama, serta wawancara yang didapatkan melalui pemantauan langsuung mengenai perubahan yang muncul mengenai pemahaman masyarakat dan interaksi mereka dalam penyuluhan yang dilaksanakan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis-sosiologis untuk menentukan tingkat kesadaran hukum, faktor penghambat, dan melihat perkembangan yang timbul mengenai kesadaran hukum masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran hukum dipengaruhi oleh minimnya edukasi hukum, lemahnya sosialisasi BPJS, serta belum optimalnya pengawasan pemerintah. Upaya membangun kesadaran hukum dapat dilakukan melalui penguatan edukasi publik, penegakan hukum terhadap pemberi kerja yang lalai, dan perlibatan masyarakat dalam kampanye sadar jaminan sosial. Dengan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat, diharapkan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat lebih efektif dan berkeadilan.