cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
ISSN : 27970590     EISSN : 27970140     DOI : https://doi.org/10.51878/edutech.v1i2.431
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 256 Documents
MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIS MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA SISWA KELAS 11 SMA YPK Gultom, Glori Cahaya; Hafiza, Mutia; Rehana, Rehana; Kaban, Rifka Elianti br; Ambarita, Samuel Yordan; Siregar, Budi Halomoan; Saragih, Saripah Erguna br
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4610

Abstract

The purpose of this study was to improve students' mathematical literacy competence in class XI at SMA YPK Medan by implementing the Realistic Mathematics Education (RME) approach supported by educational technology. Mathematical literacy includes students' ability to understand, interpret, and apply mathematical concepts in real-world contexts. In this study, an experimental approach with pre-tests and post-tests was used to compare the results of the control and experimental classes. The experimental class was taught using the RME approach supported by technology such as mathematics learning applications and interactive media, while the control class used traditional teaching methods without technological support. Data were analyzed using a t-test to analyze differences in mathematical competence between the two classes. The results of this study indicate that the RME approach supported by technology is significantly more effective in improving students' mathematical literacy compared to traditional methods, especially in terms of formulating, interpreting, and applying mathematics to solve real-world problems. This research also shows that the integration of technology in mathematics learning can enrich students' learning experiences, increase engagement, and support the development of better mathematical skills. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi literasi matematika siswa pada kelas XI di SMA YPK Medan dengan menerapkan Pendekatan Matematika Realistik (PMR) yang didukung oleh teknologi pendidikan. Literasi matematika mencakup kemampuan siswa dalam memahami, menginterpretasikan, dan mengaplikasikan konsep-konsep matematika dalam konteks dunia nyata. Dalam penelitian ini, pendekatan eksperimental dengan pre-test dan post-test digunakan untuk membandingkan hasil dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Kelas eksperimen diajar menggunakan pendekatan PMR yang didukung oleh teknologi seperti aplikasi pembelajaran matematika dan media interaktif, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pengajaran tradisional tanpa dukungan teknologi. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t untuk menganalisis perbedaan kompetensi matematika antara kedua kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan PMR yang didukung oleh teknologi secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan literasi matematika siswa dibandingkan dengan metode tradisional, terutama dalam hal merumuskan, menafsirkan, dan mengaplikasikan matematika untuk memecahkan masalah dunia nyata. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika dapat memperkaya pengalaman belajar siswa, meningkatkan keterlibatan, dan mendukung pengembangan keterampilan matematika yang lebih baik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA TEKS MELALU MEDIA WORDWALL PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Hakim, Inda Rahmawati; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4623

Abstract

The problem studied in this study, "Can Wordwall Media improve the ability to read texts in grade III students of SDN No. 10 Kota Barat?". This study was conducted with the aim of improving the ability to read texts through Wordwall media in grade III students of SDN No. 10 Kota Barat. The research method used is Classroom Action Research (CAR) using observation, interview, test and documentation data collection techniques with research subjects, namely 32 grade III students at SDN No. 10 Kota Barat, Gorontalo City. In the initial observation of 32 students, only 4 students (12%) had the ability to read texts. Improvement was carried out by implementing class actions in cycle I as many as two meetings and cycle II as many as two meetings. In cycle I, meeting II, only 4 students (12%) improved. In cycle I, meeting II, there were (25%) or 8 students who improved. Continued in cycle II, meeting I, reading ability increased to 18 students or as many as (56%). Finally, in cycle II, meeting II, there was a significant increase to 27 students or as many as (84%) in the ability to read texts. The results of this study indicate that the use of Wordwall media can improve the ability to read texts of grade III students of SDN No. 10 Kota Barat. ABSTRAKMasalah yang dikaji dalam penelitian ini, “Apakah melalui Media Wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca teks pada siswa kelas III SDN No. 10 Kota Barat?”. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca teks melalui media Wordwall pada siswa kelas III SDN No. 10 Kota Barat. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, tes dan dokumentasi dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas III sebanyak 32 orang di SDN No. 10 Kota Barat Kota Gorontalo. Pada observasi awal dari 32 siswa hanya sebanyak 4 siswa (12%) yang memiliki kemampuan dalam membaca teks. Peningkatan dilakukan dengan pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak dua kali pertemuan dan siklus II sebanyak dua kali pertemuan. Pertemuan I siklus I dari 32 orang siswa hanya sebanyak 4 orang (12%) yang meningkat. Pada siklus I Pertemuan II sudah (25%) atau 8 orang siswa yang mengalami peningkatan. Dilanjutkan pada siklus II Pertemuan I kemampuan membaca meningkat menjadi 18 siswa atau sebanyak (56%). Terakhir pada siklus II Pertemuan II mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 27 orang siswa atau sebanyak (84%) dalam kemampuan membaca teks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca teks siswa kelas III SDN No. 10 Kota Barat.
PENGEMBANGAN E-MODUL PENCEGAHAN KEKERASAN DI SEKOLAH DASAR Ibrahim, Yuniar Marhamah S.; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Ismail, Reska Putri; Husain, Rusmin; Cuga, Candra
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4625

Abstract

Development of Violence Prevention E-Module in Elementary Schools. This study aims to prevent acts of violence that are expected to be able to prevent behavior related to bullying, sexual violence, and intolerance to improve the quality of education. The research method used is the research and development method (Research and Development) using the Thiagarajan research and development model, namely Define, Design, Development, and Dissemination. However, this study only reached the development stage. The objectives of this study are 1). To determine the analysis of the needs of the E-Module for preventing violence in Elementary Schools, 2). To determine the design of the E-Module for preventing violence, 3). To determine the development of the E-Module for preventing violence in Elementary Schools, 4). To determine the impact of the E-Module for preventing violence in Elementary School 3 Tilango. Based on the results of validation by experts and users, namely, obtaining a recapitulation of the average percentage value of 95.72% and declared very suitable for use by teachers as facilitators and students in Elementary Schools. The results of the limited trial (process test) carried out in class V of Elementary School 3 Tilango obtained very good results from both teachers and students. Thus, the results of the development of the E-Module for Prevention of Violence in Elementary Schools are stated to be very feasible to use, and are believed to be able to prevent bullying behavior, sexual violence, and intolerance, to improve the quality of education. ABSTRAKPengembangan E-Modul Pencegahan Kekerasan di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mencegah tindak kekerasan yang diharapkan mampu mencegah perilaku terkait perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi untuk peningkatan kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model penelitian pengembangan Thiagarajan yaitu Define, Design, Development, dan Dissemination. Akan tetapi, penelitian ini hanya sampai pada tahap development (pengembangan). Adapun tujuan penelitian ini adalah 1). Mengetahui analisis kebutuhan E-Modul pencegahan kekerasan di Sekolah Dasar, 2). Mengetahui desain E-Modul pencegahan kekerasan, 3). Mengetahui pengembangan E-Modul pencegahan kekerasan di Sekolah Dasar, 4). Mengetahui dampak E-Modul pencegahan kekerasan di SD Negeri 3 Tilango. Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli dan pengguna yakni, memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentase 95,72% dan dinyatakan sangat layak digunakan oleh guru sebagai fasilitator dan peserta didik di Sekolah Dasar. Adapun hasil uji coba terbatas (uji proses) yang dilaksanakan di kelas V SD Negeri 3 Tilango memperoleh hasil sangat bagus dari guru maupun peserta didik. Dengan demikian, hasil pengembangan E-Modul Pencegahan Kekerasan di Sekolah Dasar dinyatakan sangat layak  digunakan, serta dipercaya dapat mencegah perilaku perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi, untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
AI CHATBOTS IN EFL: SYNTHESIZING COGNITIVE, PSYCHOLOGICAL, AND ETHICAL IMPLICATIONS Syaifulloh, Rizal Bagus; Yappi, Shierly Novalita
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4701

Abstract

The integration of AI-powered chatbots into English as a Foreign Language (EFL) education has garnered increasing attention for its potential to enhance language learning outcomes. This study presents a systematic review of 43 peer-reviewed articles published between 2023 and 2025, aiming to synthesize current evidence on the cognitive, psychological, and ethical implications of chatbot use in EFL contexts. The findings are thematically categorized into three domains: (1) cognitive outcomes, including improvements in vocabulary acquisition, grammar mastery, and writing fluency; (2) psychological impact, such as increased learner confidence and reduced language anxiety; and (3) ethical concerns, particularly related to data privacy, algorithmic bias, and digital equity. While the overall impact of chatbots is positive, several studies caution against over-reliance on AI tools and highlight the need for more transparent and ethically grounded implementations. This review concludes that AI chatbots can serve as effective supplemental tools in EFL learning when integrated thoughtfully and ethically. The study offers practical recommendations for educators and proposes future research directions to address current gaps in evidence, particularly regarding long-term impact and ethical safeguards. ABSTRAKIntegrasi chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) semakin mendapat perhatian karena potensinya dalam meningkatkan hasil belajar bahasa. Studi ini menyajikan tinjauan sistematis terhadap 43 artikel ilmiah terbitan tahun 2023 hingga 2025 untuk mensintesis bukti terkini mengenai implikasi kognitif, psikologis, dan etis dari penggunaan chatbot dalam konteks EFL. Temuan dikategorikan ke dalam tiga domain tematik: (1) hasil kognitif, meliputi peningkatan penguasaan kosakata, tata bahasa, dan kelancaran menulis; (2) dampak psikologis, seperti peningkatan kepercayaan diri dan penurunan kecemasan berbahasa; serta (3) isu etis, khususnya terkait privasi data, bias algoritmik, dan kesenjangan digital. Meskipun dampak penggunaan chatbot secara umum bersifat positif, beberapa studi memperingatkan potensi ketergantungan berlebihan terhadap alat AI dan menyoroti perlunya penerapan yang transparan dan berlandaskan etika. Kajian ini menyimpulkan bahwa chatbot AI dapat berperan sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif dalam konteks EFL jika diintegrasikan secara bijak dan etis. Studi ini juga menawarkan rekomendasi praktis bagi para pendidik serta mengusulkan arah penelitian lanjutan untuk menjawab kesenjangan bukti, khususnya terkait dampak jangka panjang dan perlindungan etis.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA E-BOOK PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Kadoli, Nurnaningsih I; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Katili, Sukri; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4765

Abstract

The problem studied in this study "Can using this E-Book media improve the ability to read early in class II students at SDN 2 Talaga Jaya? This study was conducted with the aim of improving reading skills through E-Book media in class II students at SDN 2 Talaga Jaya, Gorontalo Regency. The research method used is Classroom Action Research (CAR) using data collection techniques through tests, observations, interviews and documentation with research subjects of class II students as many as 13 people. In the initial observation of 13 students, 11 students (85%) were still lacking in reading early. This improvement was proven by the results of the implementation of class actions in cycle I as many as two meetings and cycle II two meetings. The first meeting in cycle I, the achievement of 13 students in reading early obtained (15%) or 2 students who increased. In cycle I, meeting II, students' reading early obtained (38%) or 5 students increased. Cycle II meeting I, students' initial reading gained (69%) or 9 students experienced an increase. Cycle II meeting II experienced an increase in initial reading to (85%) or 11 students were able to read the beginning well and correctly. The results of the study showed that the use of E-Book media significantly increased the ability to read the beginning of class II students of SDN 2 Talaga Java, Gorontalo Regency. ABSTRAKMasalah yang di kaji dalam penelitian ini “Apakah dengan menggunakan media E-Book ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II di SDN 2 Talaga Jaya?”. Penelitian ini di laksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca melalui media E-Book pada siswa kelas II di SDN 2 Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Adapun metode penelitian yang di gunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan tehnik pengumpulan data melalui tes, observasi,wawancara dan dokumentasi dengan sabjek penelitian siswa kelas II sebanyak 13 orang. Pada observasi awal dari 13 siswa, 11 siswa ( 85%) masih kurang dalam membaca permulaan. Peningkatan tersebut di buktikan dengan hasil pelaksanaan tindakan kelas siklus I sebanyak dua kali pertemuan dan siklus II dua kali pertemuan. Pertemuan pertama pada siklus I capaian 13 siswa membaca permulaan memperoleh (15%) atau 2 orang siswa yang meningkat. Siklus I pertemuan II membaca permulaan siswa memperoleh (38%) atau 5 orang siswa meningkat. Siklus II pertemuan I membaca permulaan siswa memperoleh (69%) atau 9 orang siswa yang mengalami peningkatan. Siklus II pertemuan II mengalami peningkatan membaca permulaan menjadi (85%) atau 11 orang siswa sudah mampu dalam membaca permulaan dengan baik dan tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media E-Book secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II SDN 2 Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING PADA SISWA KELAS III SD NEGERI Nanue, Nur’ayin U.; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rusmin; Katili, Sukri; Monoarfa, Fidyawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4766

Abstract

The problem addressed in this study was "Can the Short Story Writing Skills of Grade III Students of SDN 6 Biluhu, Gorontalo Regency Improve through the Mind Mapping Learning Model?" This study aimed to improve short story writing skills through the mind mapping learning model for grade III students of SDN 6 Biluhu, Gorontalo Regency. This research was classified as classroom action research, where its data collection techniques used encompassed tests, observations, interviews, and documentation. In the initial observation, it was found that out of 18 students, only 4 or 22% were able to write short stories, whereas 14 students were unable. In meeting I of cycle I, 8 students or 44% were able to write, whereas 10 students or 56% were unable. Then, meeting II of cycle I, 13 students or 72% were able to write, whereas 5 students or 28% were unable. While in cycle II, 15 students or 83% were able and 3 students or 17% were unable. In reference to the research findings and discussion, in conclusion, the mind mapping learning model could improve the ability to write short stories in grade III students of SDN 6 Biluhu, Gorontalo Regency. ABSTRAKMasalah yang dikaji dalam penelitian ini, “Apakah Melalui Model Pembelajaran Mind Mapping Kemampuan Menulis Cerita Pendek Siswa Kelas III SDN 6 Biluhu Kabupaten Gorontalo dapat meningkat?” Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek melalui model pembelajaran mind mapping pada siswa kelas III SDN 6 Biluhu Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada observasi awal dari 18 siswa hanya 4 yang mampu menulis cerita pendek atau 22% 14 siswa tidak mampu. Siklus I pertemuan I dari 18 siswa ada 8 siswa yang mampu atau 44% dan tidak mampu 10 siswa atau 56%. Pelaksanaan siklus I pertemuan II dari 18 siswa yang mampu 13 siswa atau 72% dan yang tidak mampu 5 siswa atau 28%. Sedangkan pada siklus II dari 18 siswa yang mampu 15 siswa atau 83% dan yang tidak mampu 3 siswa atau 17%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan melalui model pembelajan mind mapping dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek pada siswa kelas III SDN 6 Biluhu Kabupaten Gorontalo.
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MELALUI MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DONGENG PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Idrus, Nur Asma; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rusmin; Katili, Sukri; Monoarfa, Fidyawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4767

Abstract

The study problem addressed in this study is: "Can the use of fairy tale learning videos improve narrative writing skills among fourth-grade students of SDN I Telaga, Gorontalo Regency?" This study aims to improve narrative writing skills through fairy tale learning videos in a class of 20 fourth-grade students at SDN 1 Telaga. The study employed a classroom action research design. Data collection techniques included tests, observation, interviews, and documentation. Initial observations indicated that only 2 out of 20 students (10%) were capable of writing narrative compositions, while 18 students (90%) were not. In Cycle I, Meeting 1, 6 students (30%) demonstrated the ability to write narrative texts, while 14 students (70%) did not. In Cycle 1, Meeting 2, this number increased to 10 students (50%) who were able and 10 (50%) who were not. In Cycle II, Meeting 1, 14 students (70%) were able, and 6 students (30%) were not. A significant improvement was observed in Cycle II, Meeting 2, with 19 students (95%) demonstrating proficiency in narrative writing, and only 1 student (5%) remaining below the expected standard. Based on these results, it can be concluded that the use of fairy tale learning videos effectively improves narrative writing skills among fourth-grade students at SDN I Telaga, Gorontalo Regency. ABSTRAKPermasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah melalui media video pembelajaran dongeng dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SDN 1 Telaga Kabupaten Gorontalo?” Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi melalui media video pembelajaran dongeng pada siswa kelas IV SDN 1 Telaga Kabupaten Gorontalo dengan jumlah siswa 20 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa dari 20 jumlah siswa hanya 2 orang (10%) yang mampu menulis karangan narasi, dan siswa yang belum mampu ada 18 orang (90%). Pada siklus I pertemuan 1 dari 20 siswa, terdapat 6 siswa  (30%) yang mampu dan tidak mampu 14 siswa (70%). Kemudian pada siklus I Pertemuan 2 meningkat menjadi 10 siswa (50%) yang mampu dan tidak mampu 10 siswa (50%). Sedangkan pada siklus II pertemuan 1 dari 20 siswa yang mampu 14 siswa (70%) dan tidak mampu 6 siswa (30%). Selanjutnya pada siklus II pertemuan 2 mengalami peningkatan signifikan yaitu sebanyak 19 siswa (95%) yang mampu dan tidak mampu hanya sisa 1 orang siswa (5%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media video pembelajaran dongeng kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SDN 1 Telaga Kabupaten Gorontalo Meningkat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA CERPEN MELALUI MEDIA WORDWALL PADA SISWA KELAS III MI AL -HUDA Tue, Aprinanda K.; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rustam; Monoarfa, Fidyawati
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4768

Abstract

This study examined whether wordwall media can improve the reading ability of short stories of third- grade students at Al – Huda Islamic Elementary School, Gorontalo City. Therefore, through this media, the research goal of improving the ability to read short stories can be achieved. This Class Action Research data wasa collected through test, interviews, observations, and documentation. At initial observation, only 7 (25%) of the 27 were able to read the short stories. In the first cycle, the number of students who were able to read short stories increased to 11 (48%) in the first meating and 18 (67%) in the second meeting. Lastly, the number of students who were able to read short stories in cycle II incrased to 26 (96%), and I did not. In conclusion, wordwall media can improve the ability to read short stories in third-grade studebts of Al -Huda Islamic Elementary School Gorontalo City. ABSTRAKPermasalahan dalam penelitian ini adalah ”Apakah Melalui Media Wordwall Kemampuan Membaca Cerpen Pada Siswa Kelas III MI Al – Huda Kota gorontalo dapat meningkat?” penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca cerpen melalui media wordwall pada kelas III MI al – huda Kota gorontalo. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Pada observasi awal dari 27 siswa hanya 7 siswa yang mampu membaca cerpen atau 25% dan 20 siswa tidak mampu, siklus I pertemuan I dari 27 siswa terdapat 11 siswa yang mampu atau 48% dan tidak mampu 16 siswa atau 59%. Pelaksanaan siklus I pertemuan II dari 27 siswa yang mampu 18 atau 67% dan tidak mampu 9 siswa atau 33%. Sedangkan pada pelaksanaan siklus II dari 27 siswa yang mampu 26 siswa atau 96% dan tidak mampu 1 siswa atau 4%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa dengan melalui media wordwall kemampuan membaca cerpen pada siswa kelas III MI Al – Huda Kota Gorontalo meningkat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA KOMIK DIGITAL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI Kadir, Alfin Vitariyani T.; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4769

Abstract

The problema addressed in this research is: “Can the use of digital comic media improve the speaking skills of students at SDN 6 Biluhu, Gorontalo Regency?”. This study aimed to enhance speaking skills through digital comic media among Grade IV students at SDN 6 Biluhu, Gorontalo Regency. The type of research used was classroom action research. Data collection tecniques in this study included interviews, observation, tests, and documentation. In the initial observation, only 6 out of 24 students, or 25%, were able to speak effectively, while 18 students were not. In Cycle I, Meeting I, 12 students, or 50%, were able to speak, and 12 were not. In Cycle I, Meeting II, 15 students or 62,5%, showed improvement, while 9 still struggle. By Cycle II, 21 students, or 87,5%, were able to speak effectively, with only 3 students remaining below the expected standard. These results confirm that the students’ speaking skills met the success indicators set by the researcher, thus it can be concluded that digital comic media can improve students’ speaking skills. ABSTRAKPermasalahan dalam penelitian ini adalah ”Apakah melalui media komik digital kemampuan berbicara siswa di SDN 6 Biluhu Kabupaten Gorontalo meningkat?”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara melalui Media Komik Digital pada siswa kelas IV SDN 6 Biluhu Kabupaten Gorontalo, Jenis penelitian ini yakni penelitian tindakan kelas. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni, wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Pada observasi awal, dari 24 siswa hanya 6 siswa yang mampu untuk berbicara atau 25% dan 18 siswa lainnya belum mampu. Pada siklus I pertemuan I dari 24 siswa hanya 12 siswa yang mampu atau 50% dan 12 siswa lainnya belum mampu. Pada siklus I pertemuan II dari 24 siswa 15 siswa yang mampu ayau 62,5% dan 9 siswa lainnya belum mampu. Pada siklus II dari 24 siswa 21 siswa yang mampu atau 87,5% dan 3 siswa lainnya belum mampu. Dari hasil tersebut dapat dipastikan kemampuan berbicara siswa mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan peneliti sehingga dapat disimpulakan bahwa melalui media komik digital dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa.
IMPLEMENTASI MEDIA EVALUASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI PLICKERS PADA PEMBELAJARAN PPKn DI SMA NEGERI Kurune, Intan; Ngiu, Zulaecha; Adhani, Yuli
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4777

Abstract

This study aims to implement an evaluation media using the Plickers application in Pancasila and Civics Education subject for class XI-2 at SMA Negeri 6 Kota Gorontalo. The background of this study is the low level of student participation in learning this subject, due to a lack of innovation in implementing classroom evaluations. This study employs a Classroom Action Research (CAR) method, conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of this study are 21 students, consisting of 12 male students and 9 female students from class XI-2 at SMA Negeri 6 Kota Gorontalo. Two meetings are conducted in both cycle I and cycle II, with the learning evaluation using the Plickers application implemented during the second meeting of each cycle. The findings indicate that the use of the Plickers application in Pancasila and Civics Education subject can enhance student engagement and assist teachers in evaluating learning outcomes. The advantage of Plickers lies in its efficiency in recording student responses in real time without requiring students' devices. The improvement in student learning outcomes is evident from the evaluation test results, increasing from 62% in cycle 1 to 85% in cycle II. Thus, this study concludes that implementing evaluation media using the Plickers application effectively improves student learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media evaluasi pembelajaran menggunakan aplikasi Plickers pada pembelajaran PPKn di kelas XI-2 SMA Negeri 6 Kota Gorontalo. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran akibat kurangnya inovasi dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran di dalam kelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah 21 siswa, dengan jumlah siswa laki-laki yaitu 12 orang dan siswa perempuan berjumlah 9 orang di kelas XI-2 SMA Negeri 6 Kota Gorontalo. Pada siklus I dan siklus II dilakukan 2 pertemuan, selanjutnya evaluasi pembelajaran menggunakan aplikasi Plickers dilaksanakan pada pertemuan kedua setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Plickers pada pembelajaran PPKn dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan mempermudah guru dalam proses evaluasi hasil belajar. Keunggulan Plickers terletak pada efisiensinya dalam merekam respons siswa secara real-time tanpa memerlukan perangkat siswa. Peningkatan hasil belajar siswa terlihat dari tes evaluasi siklus I sebesar 62% menjadi 85% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mengimplementasikan media evaluasi pembelajaran menggunakan aplikasi Plickers terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.