cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP PADA PESERTA DIDIK KELAS VII A SMP NEGERI 2 MLATI SUPRIYATMI, RITA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v3i4.2663

Abstract

The results of the initial learning carried out by researchers were that there were still many students who received incomplete grades. From the test results, 21 children scored below the KKTP and 12 children scored above the KKTP. This shows that learning outcomes are still low, teacher learning is less varied, centered on the teacher (centred teacher) and students are passive, students will work if ordered by the teacher. So it is necessary to apply an appropriate learning model, namely the Discovery Learning Model. This research aims to determine the improvement in science learning outcomes through the implementation of the Discovery Learning learning model in class VII A students at SMP Negeri 2 Mlati. This research is Classroom Action Research with the research subjects being 33 students in class VII A of SMP Negeri 2 Mlati. The research was carried out in two cycles, namely cycles I and II which consisted of two meetings (1 and 2). Every meeting involves planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques using observation and cognitive tests. Data analysis techniques are descriptive qualitative and quantitative. The pre-test learning results for Cycle I of students completed 12 children 36.36%, after cycle I completed 24 children 72.72% and increased in cycle II which was completed to 30 children 90.90%. Research instruments: observation, documentation and written test. Indicators of success: learning outcomes of at least 84% of the total students have completed 75 or in the independent curriculum have achieved the Learning Goal Achievement Criteria and an average class score of 75. So it can be concluded that the use of the discovery learning learning model can significantly improve students' science learning outcomes class VII A of SMP Negeri 2 Mlati. ABSTRAKHasil pembelajaran di awal yang dilakukan peneliti masih banyak peserta didik yang memperoleh nilai belum tuntas. Dari hasil tes diperoleh nilai dibawah KKTP 21 anak dan yang memperoleh nilai diatas KKTP 12 anak. Hal ini menunjukkan hasil pembelajaran masih rendah, pembelajaran guru kurang bervariasi, berpusat pada guru (center teacher) dan peserta didik pasif, peserta didik akan bekerja jika diperintahkan oleh guru. Sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran yang sesuai yakni Model Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui pelaksanaan model pembelajaran Discovery Learning pada peserta didik kelas VII A SMP Negeri 2 Mlati. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas VII A SMP Negeri 2 Mlati berjumlah 33 anak. Penelitian dilakukan dua siklus yakni siklus I dan II yang terdiri dari dua pertemuan (1 dan 2). Setiap pertemuan ada perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan tes kognitif. Teknik analisis data adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil belajar pre test Siklus I peserta didik tuntas 12 anak 36,36% , setelah siklus I tuntas 24 anak 72,72% dan meningkat pada siklus II yang tuntas menjadi 30 anak 90,90%. Instrumen penelitian: observasi, dokumentasi dan tes tertulis. Indikator keberhasilan: hasil belajar minimal 84% dari total peserta didik tuntas 75 atau dalam kurikulum merdeka telah mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran dan nilai rata-rata kelas 75. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery learning secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar IPA peserta didik kelas VII A SMP Negeri 2 Mlati.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DI KELAS VII.5 SMP NEGERI 13 PALEMBANG SITISYARAH, KANIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v3i4.2664

Abstract

The aim of this research is to determine the improvement in student mathematics learning outcomes through the Group Investigation (GI) Type Cooperative Learning Model in class VII.5 of SMP Negeri 13 Palembang for the 2022/2023 academic year. This research was carried out in the odd semester of the 2022-2023 academic year in several cycles. Each cycle consists of 3 meetings and at the end of the cycle a learning outcomes test is carried out. The research was carried out over a period of three months, namely from August 2022 to October 2022. In this study the research procedure used the Flow procedure from the Kemmis and Mc Taggart model (in Aqib, 2006), in essence it would identify the development and changes of the subject after the subject was given special treatment or certain conditions within a certain period of time and repeatedly until the program is declared successful. This research was carried out in several cycles. Each cycle consists of 3 meetings, and at the end of the cycle a learning outcomes test is carried out. Each cycle includes four stages, namely planning, action implementation, observation and reflection. The research results showed that the average student learning outcome in cycle I was 70.16 with a completion percentage of 69.44% and in cycle II it increased to an average score of 77.15 with a completion percentage of 83.33%. So it can be concluded that learning using the Group Investigation (GI) learning model can improve student mathematics learning outcomes in class VII.5 of SMP Negeri 13 Palembang in 2022. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) di kelas VII.5 SMP Negeri 13 Palembang Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2022-2023 dalam beberapa siklus. Tiap siklus terdiri dari 3x pertemuan dan diakhir siklus dilakukan tes hasil belajar. Penelitian dilaksanakan dalam rentang waktu tiga bulan, yaitu mulai dari bulan Agustus 2022 sampai Oktober 2022. Pada penelitian ini prosedur penelitian menggunakan prosedur Alur dari model Kemmis dan Mc Taggart (dalam Aqib, 2006), pada intinya akan mengidentifikasi perkembangan dan perubahan subyek setelah subyek diberikan perlakuan khusus atau dikondisi tertentu dalam kurun waktu tertentu dan berulang-ulang sampai program dinyatakan berhasil. Penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa siklus. Setiap siklus terdiri dari 3x pertemuan, dan diakhir siklus dilakukan tes hasil belajar. Setiap siklus mencakup empat tahapan, yaitu perencanaan (Planning) ,pelaksanaan tindakan (action), pengamatan (observasi), dan refleksi, (reflection). Hasil penelitian, menunjukan bahwa rerata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 70,16 dengan persentase ketuntasan 69,44% dan pada siklus II meningkat menjadi nilai rerata 77,15 dengan persentase ketuntasan 83,33%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Group Investigasi (GI) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas VII.5 SMP Negeri 13 Palembang tahun 2022.
EFEKTIVITAS PENERAPAN PENGELOLAAN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI DI MADRASAH IBTIDAIYAH DDI KALUKUANG KARIM, SYAHRUNI; BAHAR, IRNAYANTI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v3i4.2665

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of implementing management or classroom management on Biology Science learning outcomes at Madrasah Ibtidaiyah DDI Kalukuang. The specifications of this research are quantitative in the form of One Group Pretest-Posttest. The sample used was a saturated sample with a class V population of 27 students. Data collection was carried out through observation, tests and documentation. The collected data was analyzed by means of descriptive data analysis in the form of explanations of research results and inferential data analysis in the form of tables, graphs or images. Based on the research results, it shows that the normality test results are greater than the significant level, namely 0.05 > 0.185 in the pretest and 0.142 > 0.05 in the posttest, while the t-test results are smaller than the significant level, namely 0.0098 < 0.05, so It can be concluded that Ho is rejected and H1 is accepted, which means that management or classroom management can influence effectiveness in learning Biology Science. ABSTRAKPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas dari penerapan pengelolaan atau manajemen kelas terhadap hasil pembelajaran IPA Biologi di Madrasah Ibtidaiyah DDI Kalukuang. Spesifikasi dari penelitian ini adalah kuantitatif dalam bentuk One Group Pretest-Postest. Adapun sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh dengan populasi kelas V sebanyak 27 orang siswa. Pengambilan data dilakukan secara observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan cara analisis data deskriptif dalam bentuk penjelasan hasil penelitian dan analisis data inferensial dalam bentuk tabel, grafik atau gambar.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil uji normalitas lebih besar dari taraf signifikan yaitu 0,05 > 0,185 pada pretest dan sebesar 0,142 > 0,05 pada posttest sedangkan hasil uji-t lebih kecil dari taraf signifikan yaitu 0,0098 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa pengelolaan atau manajemen kelas dapat memberikan pengaruh efektivitas dalam pembelajaran IPA Biologi.
PERSEPSI SISWA KELAS VIII SMP TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA NAJIB, MOCHAMMAD IDFANI WAHIB; SETIAWANI, SUSI; MONALISA, LIONI ANKA; WIHARDJO, EDY; OKTAVIANINGTYAS, ERVIN
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i1.2906

Abstract

This research aims to describe the perceptions of grade 8 students regarding the implementation of the Merdeka Curriculum in Mathematics learning in terms of 4 aspects, namely professional learning practices, professional development, differentiated learning, and strengthening the Pancasila student profile. This type of research is descriptive research with a quantitative approach. The sampling technique used was simple random sampling with a sample of 142 class VIII students at SMPN 4 Jember. The instruments used were questionnaires and interviews. The data analysis technique used is descriptive statistics. The research results showed that students' perceptions of the implementation of the Merdeka Curriculum were good with a percentage in the professional learning aspect of 48.59%, professional development of 51.4%, differentiated learning of 72.54%, strengthening of the Pancasila student profile of 62.68%, and in overall aspect it was 69.72%. Based on these results, it can be concluded that the implementation of the Independent Curriculum in Mathematics learning in Class VIII of SMP Negeri 4 Jember was carried out well. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas 8 terhadap implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Matematika yang ditinjau dari 4 aspek yaitu praktik pembelajaran profesional, pengembangan profesi, pembelajaran berdiferensiasi, dan penguatan profil pelajar Pancasila. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan sampel sebanyak 142 siswa kelas VIII SMPN 4 Jember. Instrumen yang digunakan berupa angket dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap implementasi Kurikulum Merdeka terlaksana baik dengan persentase pada aspek pembelajaran profesional sebesar 48,59%, pengembangan profesi sebesar 51,4%, pembelajaran berdiferensiasi sebesar 72,54%, penguatan profil pelajar Pancasila sebesar 62,68%, dan secara aspek keseluruhan sebesar 69,72%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Matematika di Kelas VIII SMP Negeri 4 Jember terlaksana dengan baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DISPOSISI MATEMATIS SISWA SD/MI NUR, WASKIAH; HASANAH, NURUL; SOFIYAH, KHOTNA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i1.2907

Abstract

This research aims to improve students' mathematical disposition abilities by using a problem-based learning model. The research design carried out was a pretest-posttest control group design with a population of all class IV students at SDN 076 Panyabungan. Based on the data analysis obtained, the effect of the problem-based learning model was very significantly applied to improve the disposition abilities of class IV students at SDN 076 Panyabungan. Research data was obtained through critical thinking ability tests and mathematical disposition scales. The increase in the mathematical disposition of students who receive problem-based learning is higher than students who receive conventional learning. So it is concluded that the application of problem-based learning can improve students' mathematical disposition abilities. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan disposisi matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Desain penelitian yang dilakukan adalah desain pretest-posttest control group design dengan populasi seluruh siswa kelas IV SDN 076 Panyabungan. Berdasarkan analisis data yang diperoleh pengaruh model pembelajaran berbasis masalah sangat signifikan diterapkan untuk meningkatkan kemampuan disposisi siswa kelas IV SDN 076 Panyabungan. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis dan skala disposisi matematis. Peningkatan disposisi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dari siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Sehingga disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan disposisi matematis siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN KELAS III SD SIREGAR, DARNYSAH; TARIGAN, SITI HABIBAH; SOFIYAH, KHOTNA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i1.2908

Abstract

Mathematics learning is still low due to various problems. One of the problems in learning mathematics is the opinion of most students that mathematics is a difficult and boring subject, so that many students don't like mathematics lessons and even make mathematics a lesson that should be avoided. This research aims to see the influence of the Teams Games Tournament (TGT) learning model on mathematics learning outcomes for class III addition and subtraction material. This research is using experimental method. In this research, there are two variables, namely the Teams Games Tournament (TGT) learning model and student mathematics learning outcomes. Data collection techniques in this research are observation and tests. The research shows that the average posttest score for the experimental group is 75 (good category) which is higher than the average posttest score for the control group, namely 61.42 (fair category) ABSTRAKPembelajaran matematika yang masih rendah disebabkan karena berbagai permasalahan. Salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika yaitu anggapan dari sebagian besar siswa bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan, sehingga banyak siswa yang kurang menyukai pelajaran matematika bahkan menjadikan matematika sebagai salah satu pelajaran yang harus dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar matematika materi penjumlahan dan pengurangan kelas III. Penelitian ini menggunakan metode Kuanti. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel tersebut yaitu model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dan hasil belajar matematika siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan tes. Hal penelitian menunjukan rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen yaitu 75 (kategori baik) lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata posttest kelompok kontrol yaitu 61,42 (kategori cukup).
PENGARUH CATATAN BERWARNA SISWA TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA PADA MATERI LINGKARAN ANISA, ANISA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i1.2962

Abstract

This journal writing was motivated by low creative thinking abilities, because students were less active during learning, as well as the teacher's monotonous way of teaching. Students solve problems according to what the teacher teaches, lacking in developing the students' own creative ideas. The author proposes a solution to this problem, namely by implementing colored notes for students in class VIII of Isam Middle School. The objectives of this research are 1) to find out whether students' colored notes have an effect on creative thinking abilities, 2) to find out how students' colored notes are applied in circle material for class VIII SMP. The method used in this research is quasi-experimental. The instruments used are tests in the form of descriptions and observations. The research results show that students' colored notes have an effect on students' creative thinking abilities with the results of hypothesis testing using the separated variance t-test of 3.271, which is greater than the t table, which is 2.067. The results of the observation sheet with students' colored notes show a good response. It is hoped that the results of this research will be useful or utilized by related parties such as school principals, teachers, parents and students as well as future researchers. ABSTRAKPenulisan jurnal ini dilatarbelakangi oleh adanya kemampuan berfikir kreatif yang rendah, karena siswa kurang aktif saat pembelajaran, serta cara mengajar guru yang monoton. Siswa memecahkan permasalahan sesuai dengan yang diajarkan guru, kurang mengembangkan ide-ide kreatif siswa itu sendiri. Penulis mengajukan solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan menerapkan catatan berwarna siswa pada kelas VIII SMP Isam AA. Tujuan pada peneitian ini adalah 1)untuk mengetahui apakah catatan berwarna siswa berpengaruh terhadap kemampuan berfikir kreatif, 2)untuk mengetahui bagaimana penerapan catatan berwarna siswa pada materi lingkaran kelas VIII SMP. Metode yang digunakan pada peneitian ini adalah quasi eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah tes berbentuk uraian dan observasi. Hasil peneitian menunjukkan bahwa catatan berwarna siswa berpengaruh terhadap kemampuan berfikir kreatif siswa dengan hasil uji hipotesis menggunakan uji t-test Separated varians sebesar 3,271 lebih besar dari t tabel yaitu sebesar 2, 067. Hasil lembar observasi dengan catatan berwarna siswa menunjukkan respon yang baik. Hasil peneitian ini diharapkan dapat berguna atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak terkait seperti kepala sekolah, guru, orang tua dan siswa serta peneliti selanjutnya.
IMPLEMENTASI MODEL EVALUASI CIPP PADA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM PROGRAM MERDEKA BELAJAR DI SEKOLAH DASAR FADLI, SAIFUL; SUPRATMAN, MOH.; MAHYUNI, SAADATUL
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.2963

Abstract

Study This use approach qualitative descriptive and analyzed with the CIPP model. The CIPP model is formed from four dimensions evaluation that is evaluation Context, Input, Process, and Product. Objective study This is for know How implementation learning mathematics in the independence program studied at SDN Bunpedek. subject study This are teachers and students class IV and class V consisting from 2 teachers, students class IV amounted to 25 people meanwhile student class V amounted to 23 people. Instrument data obtained through observation and analysis document. Research results can concluded as following: 1) Reference base used in carry out learning mathematics in the independent program Study based the basics law implementation curriculum loaded independence in Permendikbudristek. 2) In context Power support schools, teacher qualifications, and facilities are very adequate. Teacher readiness input context, readiness students, curriculum, and learning media are very supportive. From the context of the activity process learning mathematics Already held in accordance process standardization. Context output/product results mark Student Final Examination (UAS) and grades results project student in study very well. ABSTRAKPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dianalisis dengan model CIPP. Model CIPP terbentuk dari empat dimensi evaluasi yaitu evaluasi Contex, Input, Process, dan Product. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran matematika dalam program merdeka belajar di SDN Bunpedek. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV dan kelas V yang terdiri dari 2 orang guru, siswa kelas IV berjumlah 25 orang sedangkan siswa kelas V berjumlah 23 orang. Instrumen data diperoleh melalui observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Acuan dasar yang digunakan dalam melaksanakan pembelajaran matematika pada program merdeka belajar berlandaskan dasar-dasar hukum implementasi kurikulum merdeka yang termuat dalam Permendikbudristek. 2) Secara konteks daya dukung sekolah, kualifikasi guru, dan sarana sangat memadai. Konteks input kesiapan guru, kesiapan siswa, kurikulum, dan media pembelajaran sangat mendukung. Dari konteks proses kegiatan pembelajaran matematika sudah dilaksanakan sesuai standarisasi proses. Konteks luaran/produk hasil nilai Ujian Akhir Siswa (UAS) dan nilai hasil proyek siswa dalam belajar sangat baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS FLIPBOOK PADA MATERI MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM DI KELAS V SDN SATAK 2 LINTANG, GITA PRAMESTI ADDIANA WAHYU; ZUNAIDAH, FARIDA NURLAILA; NURMILAWATI , MUMUN
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.2964

Abstract

This research aims to 1) Find out the validity of flipbook-based interactive media on living creatures in ecosystems in class V at SDN Satak 2. 2) Find out the practicality of flipbook-based interactive media on living things in ecosystems in class V at SDN Satak 2. 3) Find out the effectiveness interactive media, flipbook-based material about living things in ecosystems in class V at SDN Satak 2. This research uses the ADDIE development model with the research subjects being class V students at SDN Satak 2. This research uses the ADDIE development model with the research subjects being class V students at SDN Satak 2. The research uses the ADDIE development model with the research subjects being fifth grade students at Satak Elementary School. 2. The research goes through five stages in accordance with the ADDIE development which consists of analysis, design, development, implementation and evaluation. The data collection instruments used were observation, interviews, pre-test and needs analysis questionnaires, material and media validation questionnaires, teacher and student questionnaires, pre-test and post-test questions. The results of this research are 1) The results of media validation meet the validity criteria with a score percentage of 86%, and the results of material validation with a score percentage of 84.42%. 2) The results of media practicality can be seen from the results of the limited scale test with a score percentage of 85.71% and the results of the wide scale test with a score percentage of 91.42%, for the user response questionnaire the teacher obtained a score percentage of 92%. 3) The results of media effectiveness can be seen from the results of the pre-test and post-test on a limited scale, obtaining a score percentage of 84%, for a wide scale, obtaining a score percentage of 82%. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui kevalidan media interaktif berbasis flipbook pada materi makhluk hidup dalam ekosistem dikelas V SDN Satak 2. 2) Mengetahui kepraktisan media interaktif berbasis flipbook pada materi makhluk hidup dalam ekosistem dikelas V SDN Satak 2. 3) Mengetahui keefektifan media interaktif berbasis flipbook pada materi makhluk hidup dalam ekosistem dikelas V SDN Satak 2. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE dengan subjek penelitian siswa kelas V SDN Satak 2. Penelitian ini melalui lima tahap sesuai dengan pengembangan ADDIE yang terdiri dari análisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, pre-tes dan angket analisis kebutuhan, angket validasi materi dan media, angket guru dan siswa, soal pre-test dan post-test. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Hasil validasi media memenuhi kriteria kevalidan dengan presentase skor 86%, dan hasil validasi materi dengan presentase skor 84,42%. 2) Hasil kepraktisan media dapat dilihat dari hasil uji skala terbatas dengan presentase skor 85,71% dan hasil skala luas dengan presentase skor 91,42%, untuk angket respon pengguna guru mendapatkan presentase skor 92%. 3) Hasil keefektifan media dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test skala terbatas mendapatkan presentase skor 84%, untuk skala luas mendapat presentase skor 82%.
PENGARUH PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA SYA’BANA, MALIHA; HARIYONO, EKO; MAHARANI, TETY DWI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.2965

Abstract

This research focuses on students' lack of interest in actively participating in the learning process. This study aims to determine how students' activeness and learning outcomes in science content are affected by the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach. This research is included in the type of classroom action research which includes a class of 28 seventh-grade junior high school students. Research data was obtained by classroom observation and written tests at each stage. According to the study's findings, students who were actively engaged in the learning process performed better and had better learning outcomes. This research shows that the CRT approach has a positive influence on students' activeness in participating in learning and student learning outcomes. Learning with the CRT approach is an innovation in conducting learning so that the science learning process becomes more interesting and meaningful by integrating real experiences that students have encountered which are adapted to science learning materials. ABSTRAKPenelitian ini berfokus pada rendahnya ketertarikan perserta didik untuk belajar secara aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap keaktifan peserta didik dan hasil belajarnya pada materi IPA. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas yang melibatkan satu kelas sebanyak 28 peserta didik tingkat SMP kelas VII. Data penelitian diperoleh dengan tindakan observasi kelas dan tes tertulis pada setiap tahapan. Hasil penelitian diperoleh adanya peningkatan keaktifan peserta didik yang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan juga peningkatan hasil belajarnya. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan CRT memberikan pengaruh positif terhadap keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Pembelajaran dengan pendekatan CRT merupakan inovasi dalam melakukan pembelajaran agar proses belajar IPA menjadi lebih menarik dan bermakna dengan mengintegrasikan pengalaman nyata yang pernah dijumpai peserta didik yang disesuaikan materi pelajaran IPA.