cover
Contact Name
Indra Fauzi Sabban
Contact Email
indra.fauzi@iik.ac.id
Phone
+6282225094691
Journal Mail Official
indra.fauzi@iik.ac.id
Editorial Address
Jalan. KH. Wahid Hasyim 65 Kediri Jawa Timur Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT
ISSN : -     EISSN : 27145735     DOI : -
JECC memiliki tujuan untuk dapat mendiseminasikan hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh instansi pendidikan maupun organisasi lainnya agar dapat menjadi bahan rujukan serta menjadi inspirasi untuk meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat. JECC berfokus pada bidang sebagai berikut: Pemberdayaan dan peningkatan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Peningkatan nilai guna barang dan jasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Pemanfaatan Daun kelor sebagai Minuman Herbal Untuk Upaya Preventif Kasus Demam Typoid Di masyarakat Ngletih Kediri maria wuryandari; Vivien Dwi Purnamasari
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

melalui makanan, minuman, dan kotoran hewan yang terinfeksi, serta resistensi terhadap antibiotik. Namun beberapa dekade belakangan ini, banyak penelitian yang menyatakan bahwa pemberian obat sintetik dapat menimbulkan resistensi terhadap infeksi bakteri. Moringa oleifera merupakan salah satu contoh tanaman obat Indonesia yang telah lama digunakan dan mengaktivasi jalur Nrf-2 yang dapat meningkatkan ekspresi SOD/HO-1. Tujuan dari pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara memanfaatkan daun kelor sebagai bahan dasar pembuatan jamu yang kaya akan nutrisi. Pelaksanaan kegiatan pada tanggal 27 November 2021 bertempat di Desa Ngletih Kabupaten Kedir. Hasil yang didapat pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat mitra sangat antusias mengikuti kegiatan tentang cara membuat jamu berbahan dasar daun kelor. Berdasarkan hasil kuisioner tentang cara membuat jamu berbahan dasar daun kelor menunjukkan adanya peningkatan yang signifikat hampir 100% pengetahuan mitra pengabdian masyarakat tentang cara membuat jamu berbahan dasar daun kelor
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan Sebagai Kesiapsiagaan Desa Menghadapi Covid-19 Anggi Restyana
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang Berkembangnya wabah Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di dunia, hingga ke sejumlah wilayah di Indonesia, tentu sangat mengkhawatirkan seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah atas bahaya pendemi Covid-19 dinilai masih rendah. Kondisi ini mengakibatkan jumlah pasien positif meningkat seiring bertambahnya waktu. Hasil utama dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatkan kesadaran dalam pelaksanaan protokol Kesehatan untuk pencegahan Covid-19. Tujuan Pengabdian ini bertujuan sebagai partisipasi dalam rangka mensukseskan program pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19. Metode pengabdian ini menggunakan pre test-intervention-post test tentang kesadaran masyarakat desa dalam mematuhi protokol Kesehatan. Intervensi dilakukan dengan membuat video dan poster, motto, cara mencuci tangan dengan benar dan pemantauan hasil intervensi. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat peningkatan kesadaran masyarakat setelah adanya intervensi yang telah dilakukan dengan peningkatan nilai rata-rata pre dan post test. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengabdian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kesadaran masyarakat desa dalam mematuhi protocol Kesehatan sebagai kesiapsiagaan desa dalam menghadapi Covid-19.
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN SINDROM METABOLIK DI DESA PANGKLUNGAN WONOSALAM JOMBANG farach khanifah khanifah
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom metabolik merupakan kumpulan gejala kelainan metabolic tubuh yang  mencakup  dislipidemia (peningkatan  kadar  trigliserida  dan  penurunan high   density   lipoprotein/HDL),   hiperglikemia, hipertensi,   dan   obesitas   sentral. Upaya Pencegahan dan pengendalian sindrom metabolik penting dilakukan pada masyarakat untuk mencegah risiko dan terjadinya komplikasi penyakit degenerasi seperti diabetes, stroke dan penyakit jantung. Jenis kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pemberian edukasi melalui penyuluhan dan skrining sindrom metabolik melalui pemeriksaan kolesterol dan glukosa.  Sasaran kegiatan adalah warga desa Pangklungan, Kecamatan Wonosalam, Jombang. Hasil rerata kadar glukosa peserta pada kegiatan ini menunjukkan kadar normal yang berarti tidak beresiko tinggi terhadap penyakit diabetes melitus dan kolesterol total didapatkan nilai rerata diatas normal. Kesimpulan pada penyuluhan ini pengetahuan masyarakat tentang sindrom metabolik
M. FLU JAMER ATASI NYERI GOUT ARTHTRITIS LANSIA hartin suidah; Ninik Murtiyani; Heti Aprilin
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kelompok usia yang dikategorikan lansia tidak lepas dari proses yang disebut aging process atau proses penuaan. Proses penuaan akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi, maupun kesehatan. Terdapat 10 penyakit terbanyak yang terjadi pada lansia yaitu hipertensi, arthtritis, stroke, penyakit paru obstruksi kronis, DM, kanker, penyakit jantung koroner, batu ginjal, gagal jantung, dan gagal ginjal. Diantara 10 penyakit yang dialami lansia, prevalensi penyakit arthtris atau penyakit sendi merupakan penyakit yang paling banyak diderita lansia di Indonesia (RISKESDAS, 2013). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk mengurangi nyeri sendi pada lansia yang mengalami gout arthtritis dengan menggunakan terapi M. FLU JAMER (massage efflurage dengan jahe merah). Kegiatan ini dengan populasi sebanyak 25 lansia. Data pretest dan posttest menggunakan lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS). Hasil pretest dan posttest didapatkan dari 15 lansia mengalami nyeri sedang setelah dilakukan terapi hasilnya menjadi nyeri ringan, dari 5 lansia yang mengalami nyeri  berat setelah dilakukan terapi menjadi nyeri sedang dan 5 lansia yang mengalami nyeri ringan setelah dilakuakn terapi nyeri menghilang. Dari tindakan terapi M. FLU JAMER yang sudah diberikan  artinya M. FLU JAMER massage efflurage dengan jahe merah efektif mengatasi nyeri gout arthtritis lansia.  Terapi M. FLU (massage efflurage dengan jahe merah) bisa digunakan sebagai  alternatif terapi untuk mengatasi nyeri gout artritis lansia selain menggunakan farmakoterapi.  k Kata Kunci : M. FLU JAMER, Nyeri Gout Arthtritis, Lansia 
Edukasi tentang Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di CV.AVN General Contractor Malang Anindya Hapsari; Tika Dwi Tama; Dian Mawarni; Ardhiyanti Puspita Ratna
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah keselamatan kerja di Indonesia telah lama mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah sejak ditetapkannya Undang-Undang Keselamatan Kerja Nomor 1 Tahun 1970. Bahkan sejak tahun 1993, keselamatan kerja telah ditingkatkan untuk mencapai kecelakaan nihil (zero accident) pada setiap proses produksi.  Setiap pekerjaan selalu mengandung potensi risiko bahaya dalam bentuk kecelakaan kerja, besarnya potensi kecelakaan dan penyakit akibat kerja tergantung dari jenis produksi, teknologi yang dipakai, bahan yang digunakan, tata ruang dan lingkungan serta kualitas manajemen dan tenaga pelaksana. Maka dari itu pelaksanaa K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sangat penting diterapkan dalam berbagai jenis pekerjaan untuk mengurangi atau bahkan meniadakan potensi risiko bahaya yang berakibat keceelakaan. Oleh karena itu, pihak pengabdi bermaksud untuk mengadakan pengabdian pada CV.AVN dengan judul “Edukasi tentang Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di CV.AVN General Contractor” untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pihak manajemen dan pegawai CV.AVN. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pre dan post test. Hasil kegiatan ini menunjukkan ada peningkatan nilai rata-rata sebelum diberi penyuluhan sebesar 49,33 dan setelah diberikan penyuluhan sebesar 79. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai p value < 0,05 menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Kesimpulan kegiatan ini adalah pmberian edukasi melalui penyuluhan sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan karyawan dan pihak manajemen CV.AVN General Contractor tentang pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Pelatihan Pembuatan Minuman Probiotik Kombucha Buah Nanas Algafari Bakti Manggara
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini mengangkat potensi buah nanas sebagai bahan dasar untuk pembuatan minuman kesehatan kombucha buah nanas di Desa Ponggok Kabupaten Blitar. Buah nanas memiliki kandungan vitamin A, C, dan kalium yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Kombucha, sebagai minuman probiotik hasil fermentasi, dapat memberikan manfaat melalui kontribusi vitamin B1, B2, B3, dan C. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan minuman kombucha buah nanas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ponggok Kabupaten Blitar berhasil meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta terhadap pembuatan kombucha buah nanas. Peserta sebelumnya hanya mengenal buah nanas sebagai buah segar, namun setelah pelatihan, pengetahuan dan ketrampilan mereka tentang kandungan dan manfaat buah nanas meningkat signifikan. Hasil dari pelatihan menunjukkan minat yang kuat dari peserta untuk mencoba membuat kombucha dari buah nanas. Mereka berpotensi menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam menciptakan peluang usaha baru di bidang inovasi produk pangan. Keberhasilan pelatihan ini membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam mengolah buah nanas.
Optimalisasi Gerak dan Fungsi Fisioterapi pada Masyarakat Diyah Proboyekti; Whida Rahmawati; Alfian Noha Zulkarnain; Yefi Purwasih
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease (COVID-19) yang menyerang seluruh dunia, menimbulkan dampak dalam berbagai sektor. Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, pendidikan, sosial, serta gizi pada anak dan remaja karena risiko penyakit, isolasi sosial, penutupan sekolah, dan menurunnya pendapatan keluarga. Masa pandemi COVID-19 dan pemberlakuan protokol kesehatan pada era new normal diberlakukan untuk mencegah penularan COVID-19. Fisioterapis selaku tenaga kesehatan dalam kesehariannya di tempat praktek melakukan kontak langsung dengan pasien, maka perlu adanya perlindungan, terhadap fisioterapis maupun terhadap pasien. Hal tersebut dilaksanakan sesuai dengan Pedoman Pelayanan Fisioterapi Selama Pandemi COVID-19. Pedoman tersebut dibuat untuk menghadapi dan mencegah penyebaran COVID-19 bagi fisioterapis di fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan kegiatan pelayanan fisioterapi “Optimalisasi Gerak dan Fungsi Fisioterapi pada Masyarakat di Lingkungan Banjarmlati Kota Kediri” ini dilaksanakan sebagai upaya promotif, preventif, dan rehabilitatif, serta memudahkan warga dalam mengakses layanan fisioterapi. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan pelayanan fisioterapi kepada masyarakat sesuai dengan keluhan yang disampaikan. Kegiatan ini dihadiri oleh 35 warga, dengan rentang umur 30-79 tahun. Keluhan yang banyak disampaikan oleh warga adalah keluhan musculoskeletal dan neuromuscular. Hasil assesmen dan pemeriksaan menunjukkan bahwa warga banyak mengalami keluhan pada punggung. Hal ini dikarenakan warga bekerja sebagai penjahit, di mana membutuhkan posisi duduk dalam waktu yang lama.
Penyuluhan Cara Membuat Jamu yang Baik Pada Produsen Jamu Gendong Indah Sri Hartini
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) meliputi seluruh aspek yang menyangkut pembuatan obat tradisional, yang bertujuan untuk menjamin agar produk yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang telah ditentukan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Mutu produk tergantung dari bahan awal, proses produksi dan pengawasan mutu, bangunan, peralatan dan personalia yang menangani. Tujuan penyuluhan ini untuk memberikan pemahaman pada produsen jamu gendong agar dapat memproduksi jamu yang memenuhi higienitas sehingga layak untuk dikonsumsi serta dan meningkatkan nilai ekonomi dari jamu hasil produksinya, Metode penyuluhan dengan cara memberikan intervensi/stimulus pada produsen jamu gendong. Hasil setelah pemberian penyuluhan hasil post test tidak ada produsen jamu yang mendapat nilai kurang.
Edukasi Pemanfaatan Buah-Buahan Dan Pemeriksaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Gratis Pada Anak Sawitri Dwi Indah Pertami; Kartika Asmarani; Basma Rosandi Prakosa; Afrida Nurmalasari; Dyah Noviana; Mara Gustina; Rudi Irawan; Endah Kusumastuti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut berperan penting terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menjaga kesehatan mulut dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain sikat gigi minimal 2 kali sehari, memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali, serta makan makanan yang kaya vitamin dan mineral, seperti buah. Kediri merupakan daerah penghasil buah lokal seperti mangga podang, nanas, jeruk, pisang, durian. Pengabdian masyarakat ini dengan melakukan pemeriksaan gigi mulut dan penyuluhan pemanfaatan buah-buahan untuk kesehatan gigi dan mulut, yang. dilaksanakan di Klinik Bandar Lor Kediri. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah anak-anak panti asuhan Baitul Maal Hidayatullah Kediri. Kegiatan dilakukan dalam 2 sesi, sesi pagi dengan melakukan pemeriksaan gigi mulut pada anak-anak dan sesi sore dengan melakukan penyuluhan pemanfaatan buah-buahan local Kediri untuk kesehatan gigi mulut, pemberian kuisioner, dan diakhiri dengan pemberian doorprize. Anak-anak antusias untuk mengikuti pemeriksaan gigi mulut dan penyuluhan . Setelah penyuluhan anak-anak diberi kuis, dan doorrprize bagi yang benar dalam menjawab. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan peningkatan pemahaman anak-anak tentang cara menjaga kesehatan gigi mulut dan manfaat buah-buahan untuk kesehatan gigi dan mulut.
Mengenal Stroke sebagai Upaya Ketepatan Perilaku Pencegahan Penyakit Pada Masyarakat Sri Wahyuni; Yanuar Eka Pujiastutik
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyakit pembuluh darah otak ditandai dengan muka terasa tebal, telapak tangan dan kaki mati rasa, mendadak ekstremitas lemas pada satu sisi, kesulitan berjalan, hilangnya keseimbangan tubuh mendadak, gangguan bicara, nyeri kepala mendadak dengan penyebab tidak jelas. Tingginya angka kejadian stroke menyebabkan permasalahan pada pasien seperti kelumpuhan atau kecacatan dan gangguan kognitif yang memerlukan penanganan secepat mungkin, terutama pada golden time penanganan dengan harapan dapat menurunkan terjadinya kecacatan dan kematian akibat stroke. Pengetahuan yang kurang pada keluarga atau masyarakat tentang gejala awal stroke dan penanganan awal saat terjadi penyakit stroke masih menjadi permasalahan yang ada di masyarakat Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stroke sebagai upaya ketepatan perilaku pencegahan sakit pada masyarakat. Metode kegiatan memberikan edukasi kesehatan dengan media leaflet, materi yang disampaikan meliputi pengertian penyakit stroke, faktor resiko stroke, tanda dan gejala stroke, cara pencegahan penyakit stroke, golden periode dan penanganan stroke. Jumlah peserta sebanyak 25 orang warga RT 04/ RW 03 Desa Selodono, Kec. Ringinrejo, Kab. Kediri. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi yaitu hampir seluruh peserta (84%). Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stroke dapat meningkatkan ketepatan perilaku pencegahan stroke serta ketepatan perilaku penanganan penyakit stroke sehingga diharapkan dapat munurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat stroke.

Page 8 of 15 | Total Record : 149