cover
Contact Name
Indra Fauzi Sabban
Contact Email
indra.fauzi@iik.ac.id
Phone
+6282225094691
Journal Mail Official
indra.fauzi@iik.ac.id
Editorial Address
Jalan. KH. Wahid Hasyim 65 Kediri Jawa Timur Indonesia
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT
ISSN : -     EISSN : 27145735     DOI : -
JECC memiliki tujuan untuk dapat mendiseminasikan hasil pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh instansi pendidikan maupun organisasi lainnya agar dapat menjadi bahan rujukan serta menjadi inspirasi untuk meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat. JECC berfokus pada bidang sebagai berikut: Pemberdayaan dan peningkatan pengetahuan masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Peningkatan nilai guna barang dan jasa.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Utilizing Telemedicine to Improve the Health of the Young Generation Hidayat, Andra Dwitama; Jayanti, Krisnita Dwi; Lestarjo, Agustinus Nugroho Pudji; Ghafar, Siti Aisyah Abd; Ramli, Nalisha Mohamed; Yusof, Ainuddin Yushar
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community service activity themed “Utilizing Telemedicine to Improve the Health of the Young Generation” was conducted at Al-Mahrusiyah Elementary School, Kediri City. This initiative was a collaboration between IIK Bhakta Kediri and Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Its objective was to enhance the health literacy of the young generation by utilizing telemedicine technology as an alternative for modern and efficient healthcare services. The community service activity involved 120 participants, consisting of 4th, 5th, and 6th-grade students. Participants attended sessions that included presentations on telemedicine, simulations of telemedicine application usage, and practical online health consultations. Before the activity began, a pretest was conducted to assess the participants’ initial knowledge of telemedicine. The pretest results showed that only 35% of the participants understood the basic concepts of telemedicine. After completing all the activities, a post-test revealed a significant improvement, with 88% of participants able to understand and explain the benefits and workings of telemedicine. Overall, the activity successfully achieved its goals of raising awareness and understanding among students about the importance of telemedicine as a modern solution for healthcare services. In addition to increasing knowledge, the activity also motivated participants to adopt this technology in their daily lives. It is hoped that through innovative approaches like this, the young generation in Kediri City can grow healthier and better prepared to face health challenges in the digital era.
SOSIALISASI DAN PENYULUHAN KESEHATAN : Upaya Pencegahan Anema dan Gagal Ginjal pada Anak. Kusumawardani, Lentera Afrida; Amalia, Yustisia; Widuri, Sasi; Kwarta, Cityta Putri
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada anak dan risiko gagal ginjal merupakan masalah kesehatan signifikan di Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat menjadi faktor utama yang memengaruhi prevalensi kedua kondisi tersebut. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi pola makan sehat, pencegahan anemia, dan penjagaan kesehatan ginjal. Pendekatan yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, workshop memasak menggunakan bahan lokal, dan evaluasi berbasis pretest-posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, dari 60% yang awalnya tidak memahami pentingnya pola makan bergizi menjadi 85% yang mampu menerapkan langkah pencegahan anemia dan gangguan ginjal. Workshop memasak mendorong perubahan perilaku, dengan masyarakat mulai mengolah makanan bergizi untuk anak-anak. Selain itu, dukungan perangkat desa menghasilkan rencana pengadaan program kesehatan berkelanjutan, seperti pemeriksaan rutin anak. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat dan pencegahan penyakit, sekaligus mendorong kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan. Hasil ini memberikan landasan bagi upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Sawotratap.
PERAN ORANG TUA MELALUI SOTH SEBAGAI UPAYA PENGENALAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA ANAK USIA DINI Badrus, Arkha Rosyaria; Ummah, Kholifatul; Khairoh, Miftahul; Purwitasari, Alief Ayu; Ganisia, Ainun; Imeldawati, Rakhmalia; Fathiyyah, Nurul
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pendidikan kesehatan reproduksi pada anak usia dini dirasa diperlukan dikarenakan adanya perubahan kebutuhan yang terus berubah, selain itu dianggap akan berdampak positif pada saat kehidupan remaja (S. Handayani et al., 2019).  Anak usia dini perlu mengetahui tentang dirinya dan alat kelaminnya, apa saja yang perlu dilindungi, dan bagaimana mereka dapat memberikan perlindungan sejak dini dari pihak-pihak yang akan melakukan kekerasan seksual. Selain itu, anak harus memiliki karakter yang kuat agar terhindar dari penyimpangan seksual (Soesilo, 2021). SOTH adalah singkatan dari Sekolah Orang Tua Hebat, yaitu program pengasuhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam mengasuh anak.  hasil penelitian tersebut menunjukkan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden terhadap Peran Orang Tua dalam Upaya Pengenalan Kesehatan Reproduksi Pada Anak Usia Dini setelah dilakukan Sekolah Orang Tua Hebat yakni sebanyak 78,6% responden memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 22 orang, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan cukup yakni sebanyak 6 orang 21,4%.  Adanya kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) ini dapat memberikan edukasi seks sejak dini bertujuan untuk memberikan informasi dan mengenalkan kepada anak bagaimana ia harus menjaga dan melindungi organ tubuhnya dari orang yang berniat jahat terhadap dirinya.
PENINGKATAN MINAT DONOR DARAH SISWA MELALUI EDUKASI DIGITAL INTERAKTIF. Amalia, Yustisia; Widuri, Sasi; Kusumawardani, Lentera Afrida; Kwarta, Cityta Putri
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh penyuluhan tentang donor darah terhadap minat siswa SMK Negeri 1 Pandeglang untuk melakukan donor darah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest. Sebelum diberikan penyuluhan, data menunjukkan bahwa 51,2% siswa tidak berminat untuk mendonorkan darah, sementara 48,8% siswa berminat. Setelah penyuluhan dengan metode ceramah, hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 93% siswa menjadi berminat untuk donor darah. Uji Chi Square menunjukkan nilai signifikansi 0,13, yang mengindikasikan bahwa penyuluhan memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan minat donor darah. Hal ini dapat disimpulkan bahwa edukasi tentang donor darah efektif dapat meningkatkan kesadaran dan minat siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Diharapkan hasil dari pengabdian ini dapat menjadi dasar untuk upaya lebih lanjut dalam meningkatkan partisipasi donor darah di kalangan generasi muda.
COMBINED DISASTER EMERGENCY RESPONSE MANAGEMENT SIMULATION TRAINING Rahmawati, Ika
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disasters are events that often result in the loss of property, lives, and environmental damage. Disasters can happen to anyone and often occur when people are unprepared, leading to significant casualties. Community empowerment can increase capacity to face disasters. It is crucial for communities living in disaster-prone areas to better prepare themselves to minimize the impact of disasters. The joint simulation activity for disaster emergency response management is an effort to enhance preparedness in facing disasters. This community service activity was successfully held from September 28 to October 28, 2023, at the Manisrenggo Sub-District Field in Kediri City and was attended by 165 participants. The event was organized by the Bhakti Wiyata Institute of Health Sciences Kediri in collaboration with the Indonesian Red Cross (PMI), Bapena PPNI, Non-Governmental Organizations (NGOs), and educational institutions in Kediri City. After conducting assessments and coordination at the site, preparations for tools and materials were made, followed by the implementation of the community service program. The activity began with socialization on disaster management, which was then followed by disaster simulation activities. Through this program, the community expressed 100% satisfaction and happiness, as they gained additional knowledge about disaster management, making them better prepared to face disasters. The community was fully satisfied with the community service program that had been carried out. 
DENTAL AND ORAL HEALTH COUNSELING, DENTAL EXAMINATION AND PROVISION OF TAF FOR CARIES PREVENTION IN ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN IN THE CONTEXT OF NATIONAL DENTAL HEALTH MONTH 202 Kusumastiti, Anisa Ramadhani; Joestandari, Florentina; Adining Tias, Richa Rochmani; Putri, Annisa; Ardiwirastuti, Ilvana
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: This community service activity was carried out in order to support the 2023 National Dental Health Month). This program includes three main activities, namely dental and oral health education, dental examinations, and provision of anti-fluoride tablets (TAF) as a preventive measure for dental caries. Objective: Counseling is carried out to increase students' knowledge and awareness of the importance of maintaining dental and oral health, including education on correct tooth brushing techniques and healthy eating patterns. Dental examinations and provision of TAF aim to detect dental and oral problems early on and as a preventive effort to strengthen teeth and prevent caries. This activity involved students from Elementary Schools in the Kediri City area. Method: Counseling is carried out using posters and tooth models, then participants are invited to brush their teeth together using the techniques that have been taught, then participants' teeth are examined and TAF is applied at the RSGM IIK Bhakti Wiyata. Results: shows an increase in students' understanding of dental and oral health, there are dental problems in most participants, and high enthusiasm for prevention using TAF. This program is expected to be a sustainable model to support promotive and preventive efforts of dental health in school-age children.
EDUKASI TENTANG CEMILAN SEMBARANGAN PADA IBU SEKOLAH DENGAN METODE EMODEMO Ningtyias, Farida Wahyu; Adi, Dhuha Itsnanisa; Furoidah, Nida Asni; Sinaga, Maria Yohana; Holilah, Siti; Jannah, Maulidyatul; C, Puteri Midah; Lestari, Ayu Puji
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya anak-anak tidak lepas dari aktivitas jajanan cemilan di Sekolah. Jajanan di Sekolah biasanya didagangkan oleh pedagang kaki lima ataupun roda dua yang dapat langsung dikonsumsi tanpa pengolahan dan persiapan lebih lanjut. Hal ini tentu harus dikontrol agar tidak menjadi kebiasaan anak dalam jajan sembarangan. Edukasi gizi dengan metode Emotional Demonstration (Emo-Demo) yang bertemakan “Cemilan Sembarangan” merupakan strategi dalam pendekatan antara individu, kelompok atau dalam mengembangkan strategi komunikasi untuk mencapai perubahan perilaku secara positif. Tujuan kegiatan Emo-Demo adalah untuk meningkatkan perilaku ibu dalam memperhatikan cemilan yang dikonsumsi oleh anaknya. Pelaksaan kegiatan dilakukan pada hari minggu, 20 Desember 2020 dimulai pukul 08.30 hingga pukul 08.50 WIB bertempat di Mushola At Taqwa RT.006 RW.004 Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Rangkaian kegiatan berupa permainan interaktif, pemberian pretest posttest, diskusi dan diakhir kegiatan dilakukan penjelasan ulang mengenai inti materi dari. Berdasarkan hasil pretest dan posttest diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dari 67,8% menjadi 76,7%. Peningkatan pengetahuan yang terjadi yaitu sebesar 8,9%. Dari seluruh rangkaian kegiatan Emo-Demo “Cemilan Sembarangan” pada Ibu Anak Sekolah di Desa Ajung, maka dapat ditarik kesimpulan Emo-Demo ini dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk peningkatan pengetahuan yang mudah diterapkan.
EDUKASI DAN DETEKSI DINI PENYAKIT ASAM URAT DAN RHEUMATOID ARTRITIS PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN KEDIRI Erawati, Erawati; Nela, Frieti Vega; Wardani, Siska Kusuma; Imasari, Triffit; Kurniasari, Mia Ashari; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko; Mu`arofah, Binti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia terutama didaerah pedesaan sebagian besar berprofesi sebagai petani, Petani merupakan profesi seseorang dengan aktivitas cocok tanam pada tanah pertanian bertujuan memperoleh keuntungan. Pekerjaan sebagai petani yang berat dapat menimbulkan nyeri di persendian, punggung serta pegal di bagian kaki dan tangan, penyakit yang diakibatkan nyeri seperti Rheumatoid Arthritis (RA) dan asam urat. RA adalah penyakit sistemik kronik yang menyerang tulang sendi distruksi, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dengan gejala penyakit mirip RA. Kegiatan petani yang cukup berat dirasakan memerlukan sosialisasi dan pemeriksaan bagi petani. Tujuan Pengmas memberikan edukasi dan mengetahui hasil pemeriksaan RA menggunakan  pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) pada petani dan tergabung dalam Gapoktan di desa Bulu, Semen Kabupaten Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pembagian Kuisoner mengenai RF dan asam urat, pemaparan materi dan pemeriksaan RF dan asam urat. Waktu pelaksanaan tanggal 28-30 April 2024. Hasil pemeriksaan pada 23 responden didapatkan hasil RF positif Rheumatoid Arthritis 1 orang, pemeriksaan Asam Urat didapatkan hasil tertinggi 12,5 mg/dL sedangkan hasil terendah 3,7 mg/dL dengan rincian kadar normal 8 orang dan tinggi 15 orang. Hasil Quisioner menunjukan bahwa pengetahuan gapoktan mengenai Rheumatoid Arthritis dan asam urat masih rendah.
EDUKASI MENGENAI UPAYA MENJAGA PRIVASI DATA PRIBADI DALAM PENGGUNAAN E-HEALTH Susilowati, Indah; Agustina, Lia; Nurkhalim, Ratna Frenty
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan data pribadi merupakan salah satu hak asasi manusia yang tertuang dalam UUD 1945 Pasal 28G. Di Indonesia, terdapat laporan data informasi kesehatan bocor dijual di forum daring pada  kasus BPJS Kesehatan (2021), dari 279 juta penduduk Indonesia. Ini dapat  memicu berbagai kejahatan cyber, mulai dari pencurian identitas, pemerasan, hingga penipuan berbasis klaim asuransi kesehatan. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya layanan e-Health dan perlindungan data pribadi dalam penggunaan platform digital kesehatan. Metode pelaksanaan diawali dengan tanya jawab seputar kesehatan, terutama  perawatan & pemeriksaan e-Health, kemudian diskusi layanan digital kesehatan. Selanjutnya sosialisasi serta praktik penggunaan aplikasi e-Health pada masyarakat untuk memberikan informasi mengenai manfaat layanan serta kermudahan aksesnya. Hasil informasi dan diskusi dari warga masyarakat tanggal 17 - 20 Juli 2024, kerjasama dengan Mitra menyatakan 80% (80 orang ) telah mengetahui adanya aplikasi layanan kesehatan  e-Health yang dapat memudahkan akses pemeriksaan jarak jauh, 20% (20 orang) pernah menggunakan aplikasi e-Health untuk konsultasi. Hasil sosialisasi dari brosur perlindungan data pribadi, masyarakat telah memahami untuk menjaga kerahasiaan password, dan sadar untuk menyimpan data riwayat kesehatan dengan baik. Simpulan, masyarakat perlu menjaga data pribadi dalam penggunaan e-Health karena melibatkan informasi riwayat kesehatan seseorang. Disarankan, sebaiknya masyarakat mau membaca ketentuan serta kebijakan privasi di aplikasi kesehatan, tentang ketentuan penggunaanya, sehingga tidak salah langkah dalam menggunakan platform digital ini yang bisa berdampak fatal.