cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 444 Documents
PEMBERDAYAAN BERBASIS GENDER MELALUI PEMANFAATAN SAYUR SEBAGAI MIE SEHAT DI KAMPUNG GAMBUT SIANTAN HILIR Hamkani, Hamkani; Nugroho, Waskito; Lestariningsih, Siti Puji; Laksono, Moyo Anggoro; Harahap, Reiki Nauli
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3723

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya perbaikan kualitas hidup. Aktivitas pemberdayaan dapat dilakukan oleh para pihak, tidak terkecuali industri. PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Pontianak merupakan salah satu aktor yang terlibat dalam upaya pengembangan masyarakat di Kampung Gambut Siantan Hilir. Aktivitas yang dilakukan yaitu dalam bentuk pelatihan dan peningkatan kapasitas perempuan tani untuk dapat melakukan pengolahan sayur menjadi produk mie sehat. Pendampingan tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan akses dan aset kepada masyarakat terutama perempuan sebagai kelompok rentan untuk dapat memperbaiki kualitas hidup dan meningkatkan kesejahteraan. Pelatihan pembuatan mie sehat dari sayur difasilitasi oleh pelatih dari Universitas Tanjungpura. Kegiatan yang dialkukan diantaranya transfer pengetahuan dan praktik pembuatan mie sehat dari sayur. Dampak yang diharapkan dari pelatihan adalah terwujudnya masyarakat yang mandiri dan mampu mengelola potensi. Jangka panjang diharapkan aktivtias pembuatan mie sehat dapat menjadi alternatif pendapatan bagi petani perempuan dan berkembang menjadi usaha, mikro, kecil dan menengah. Pengembangan tersebut perlu dilakukan sebagai bentuk perwujudan ekosistem yang mendukung kemandirian masyarakat terutama perempuan sebagai kelompok rentan
SOSIALISASI PENGELOLAAN EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI DESA BATU JONGJONG, KECAMATAN BAHOROK KABUPATEN LANGKAT Khadry, Muhammad; Sianipar, Christina Indriani; Yanti , Dewi
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3742

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Batu Jongjong, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang memiliki potensi ekowisata signifikan namun belum sepenuhnya termanfaatkan. Tujuannya adalah meningkatkan aspek aksesibilitas, pengelolaan, pelayanan, dan keamanan untuk meningkatkan daya saing desa sebagai destinasi wisata. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekowisata telah berkontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan dan inklusif. Metode yang digunakan meliputi survei awal dan evaluasi situasi, perencanaan program pengabdian, pelatihan, serta monitoring, evaluasi, dan perbaikan. Hasil survei dan evaluasi menunjukkan perlunya peningkatan infrastruktur dan partisipasi masyarakat. Rencana kerja yang terstruktur mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, dengan fokus pada pelatihan keterampilan ekowisata. Monitoring dan evaluasi berkala membantu menilai pencapaian tujuan dan mengarahkan perbaikan program. Kesimpulan dari kegiatan ini meliputi peningkatan kesadaran masyarakat akan pengelolaan ekowisata berkelanjutan, penguatan keterlibatan masyarakat, peningkatan pengetahuan tentang praktik ekowisata ramah lingkungan, dorongan terhadap ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas pengalaman wisatawan. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup penguatan kerjasama antara pihak terkait, edukasi berkelanjutan, pengembangan keterampilan masyarakat, pengembangan infrastruktur, serta mekanisme pengawasan dan evaluasi. Dengan menerapkan rekomendasi ini, diharapkan pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat di Desa Batu Jongjong dapat memberikan manfaat maksimal bagi lingkungan, masyarakat lokal, dan industri pariwisata secara keseluruhan.
PERANCANGAN ALAT TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGUPAS KULIT TEBU DI KABUPATEN NUNUKAN Amin, Al; Lisa Binti Harun; Ismail Ramli
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3743

Abstract

Dalam menghadapi krisis moneter perindustrian kecil dan menengah yang tangguh pun juga ikut menjadi bagian dalam memperkuat basis perekonomian dalam negeri. Terdapat banyak sekali Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memiliki nilai ekonomi tinggi, salah satunya yaitu pengusaha air tebu. Apalagi pada hari-hari tertentu seperti pada saat bulan puasa, peminat olahan air tebu pasti mengalami peningkatan. Beberapa pengusaha air tebu harus bekerja ekstra dalam memenuhi target bahkan tidak sedikit pengusaha yang menambah jumlah pekerja. Dalam hal tersebut kendala yang sering di hadapi yaitu dalam proses pengupasan lapisan kulit tebu karena masih menggunakan peralatan yang sederhana dan masih dikerjakan secara manual, sehingga dalam proses tersebut membutuhkan waktu yang lama dan tenaga kerja yang banyak untuk mencukupinya. Harapannya dengan adanya inovasi alat teknologi tepat guna pengupas kulit tebu ini output yang dapat dihasilkan dapat memenuhi permintaan dari konsumen. Alat ini juga tidak mengurangi jumlah pekerja yang ada, karena pekerja yang lain dapat dialokasikan untuk melakukan aktivitas kerja yang lain sehingga lebih efisien, misalnya pada pemerasan tebu yang beban kerjanya tidak seberat pada proses pengupasan lapisan kulit tebu.
BATUKARAS MENUJU DESA MENDUNIA: PENGEMBANGAN PRODUK UMKM DALAM PERSPEKTIF DIPLOMATIK DAERAH Dermawan, Windy; Gilang Nur Alam; Fuad Azmi; Kiagus Zaenal Mubarok
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3744

Abstract

Indonesia memiliki beragam objek wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal dan asing. Salah satu daerah di Indonesia yang menjadi destinasi wisata yaitu Kabupaten Pangandaran. Pada kabupaten ini, terutama Desa Batukaras, menjadi destinasi pariwisata mendunia dalam perspektif diplomatik dengan potensi alam, ekonomi dan budayanya. Meskipun memiliki potensi besar, peningkatan dan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif lokal masih menghadapi sejumlah tantangan. Berdasarkan hal tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para pelaku UMKM Desa Batukaras agar dapat mempromosikan produknya di level nasional dan internasional dalam perspektif diplomatik. Kegiatan ini melibatkan para pemangku kepentingan di desa melalui kolaborasi. Metode kegiatan ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan. Kegiatan ini memberikan wawasan pengembangan ekonomi ke pasar global dalam perspektif diplomatik dan kegiatan pendidikan masyarakat mengenai pentingnya pengembangan usaha secara nasional dan internasional melalui promosi digital dan pelatihan pemanfaatan platform media online bagi pengembangan produk UMKM di Desa Batukaras ke pasar global. Dalam kegiatan ini, dihasilkan pentingnya komitmen dari para pemangku kepentingan di Desa Batukaras untuk berkolaborasi dalam membangun iklim yang kondusif bagi pengembangan potensi UMKM di Desa Batukaras agar daerah ini dikenal publik global dengan aktivitas diplomatik daerah.
PELATIHAN PEMBUATAN SUSU KEDELAI KURMA PADA KADER KESEHATAN DI DESA BANTARJAYA Hajar Nur Fathur Rohmah
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3746

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah <11 gr/dL. Hemoglobin mempunyai peran yang sangat penting untuk Kesehatan dan kesejahteraan manusia yaitu sebagai pengangkut oksigen dari sistem pernapasan ke seluruh jaringan dalam tubuh sebagai sumber energi untuk proses metabolisme. Konsumsi bahan makanan yang mengandung zat besi tentunya sangat dibutuhkan sebagai upaya pencegahan anemia. Susu kedelai kurma merupakan alternatif olahan pangan untuk memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh. Tujuan dilakukan pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Kesehatan tentang cara pembuatan susu kedelai kurma secara mandiri. Indikator penguasaan tersebut salah satunya dengan terdistribusikannya olahan susu kedelai kurma kepada Masyarakat (dalam hal ini ibu hamil). Selain itu dapat juga menjadi salah satu peluang usaha bagi para kader Kesehatan dengan menjualnya kepada sasaran yang diharapkan (ibu hamil, remaja putri serta Masyarakat luas). Metode pelaksanaan PkM ini adalah memberikan pelatihan kepada kader kesehatan tentang cara pembuatan susu kedelai kurma. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pelatihan ini adalah pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan mengalami peningkatan serta mampu mengolah susu kedelai kurma secara mandiri.
PENERAPAN KOMBINASI TERAPI AKUPRESURE & PIJAT OKETANI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI 0-6 BULAN DI DESA BANTARJAYA TAHUN 2024 Neneng Julianti
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3752

Abstract

Based on the results of a preliminary study conducted by the author to Bantarjaya Village, Pebayuran District, Bekasi Regency, no one has ever applied a combination of Acupressure Therapy & Oketani Massage when providing obstetric care to postpartum mothers. The purpose of this community service activity is to increase knowledge/understanding of acupressure therapy and oketani massage in increasing breast milk production in breastfeeding mothers 0-6 months. The implementation method is by providing socialization / counseling and followed by demonstrations in conducting acupressure therapy and Oketani Massage. This Community Service activity was carried out in Bantarjaya Village, the Working Area of the Pebayuran Health Center, Bekasi Regency on the Day/date: Saturday & Sunday, 25 & 26 May 2024 at 09.00 to 16.00 WIB with the result that there was an increase in knowledge / understanding of 96.35% in the good category of the use of acupressure therapy & oketani massage. So that the percentage increase in knowledge/understanding is 35.43%. Then the evaluation was carried out on Saturday & Sunday, 01 & 02 June 2024 at 09.00 to 16.00 in Bantarjaya Village, Pebayuran District, Bekasi by implementing acupressure therapy & massage therapy. As a result, there is an increase in breast milk production on average by around 75%. With a characteristic or sign of increased breast milk production is when pumped > 300-500 ml.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN NILAI-NILAI PANCASILA BAGI MASYARAKAT DESA HULOSOBO KECAMATAN KALIGESING KABUPATEN PURWOREJO Faridah, Ida
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3764

Abstract

Penyuluhan ini tentang nilai-nilai Pancasila memiliki peran yang penting dalam memperkuat kesadaran berbangsa dan bernegara di masyarakat desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menyampaikan arti pentingnya nilai-nilai Pancasila bagi masyarkat Desa Hulosobo Kecamatan Kaligesing Kabupaten Purworejo, Penyuluhan dan pengabdian masyarkat dapat peningkatan pemahaman dan penerimaan yang signifikan terhadap nilai-nilai Pancasila, serta peningkatan penerimaan terhadap pentingnya identitas nasional dan kewarganegaraan. Nilai-nilai Pancasila berhasil diintegrasikan dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat desa, yang tercermin dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari yang telah dilakukan oleh masyarkat Hulosobo. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam konteks pengembangan kebijakan publik dan strategi pendidikan kewarganegaraan, khususnya di masyarakat desa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dan inspirasi bagi implementasi program serupa diberbagai wilayah Indonesia, serta menyumbang kepada pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang kokoh khususnya masyarakat Hulosobo.
PERAN AREA DAYA SPECIALIST UNTUK MENINGKATKAN KINERJA NASABAH BANK BTPN SYARIAH MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN UMKM Anandyta Putri Pramesti, Meiza; Meirani; Septina Lidayanti; Suharmi
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3765

Abstract

Pengabdian ini oleh kegiatan Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Angkatan 6 yang merupakan bentuk dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berupa magang diBank BTPN Syariah. Sosialisasi untuk meningkatkan pendapatan UMKM nasabah BTPN Syariah di kota Bengkulu. Bank BTPN Syariah memfokuskan ibu-ibu prasejatera. Program dilakukan selama 4 bulan yang dimana dibagi menjadi 4 sesi. Saya sebagai peserta magang berposisi area daya specialist yaitu melakukan sosialisasi kepada nasabah BTPN Syariah. Mendata para nasabah untuk dapat bergabung ke program BTPN Syariah yaitu program BESTEE. Program BESTEE ini merupakan program pendampingan UMKM nasabah BTPN Syariah . Pelaksanan pendampingan ini juga selama 4 bulan dengan 4 sesi. Sosialisasi mengikuti jadwal Pertemuan Rutin Sentra (PRS) Bersama kakak co/bm dalam sehari mengikuti 4 sentra dengan memperkenalkan program BESTEE ,menunjukkan gambaran pendampingan berupa video dari alumni dan mendata siapa yang ingin mengikuti pendampingan selanjutnya
PENDAMPINGAN RUTIN MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM NASABAH BTPN SYARIAH KECEMATAN KARANG TINGGI BENGKULU TENGAH Ranisa, Ranisa; Meirani; Septina Lidayanti; Herwan MDK
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3766

Abstract

Pengabdian ini adalah suatu kegiatan Magang dan Studi independen Bersetifikat dan salah satu program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) Merupakan memberdayakan ibu-ibu nasabah BTPN syariah. Pendampingan rutin ini dilakukan 4 kali pertemuan dalam sebulan yang dimana pertemuan pertama itu adalah perkenalan, pertemuan kedua adalah menyampaikan materi dan pertemuan ketiga itu review materi dan praktek dan pertemuan keempat adalah penutupan. Tujuan pendampingan rutin ini adalah untuk meningkatkan pendampatan UMKM nasabah BTPN syariah dan mensejaterahkan UMKM di kecematan karang tinggi Bengkulu tengah
PENCEGAHAN DBD DENGAN PENYULUHAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI KECAMATAN TAWANG TASIKMALAYA JAWA BARAT Rustu Sawaluddin, Muhammad; Meirani; Septina Lidayanti; Zufiyardi
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3767

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penyuluhan hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat. DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes spp. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap 200 responden. Data dikumpulkan dalam tiga tahap: pra-intervensi, intervensi, dan pasca-intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terkait PHBS. Pengetahuan tentang PHBS meningkat dari 35% menjadi 85%, partisipasi dalam gotong royong dari 25% menjadi 70%, dan penggunaan kelambu dari 40% menjadi 75%. Praktik pengelolaan sampah yang baik meningkat dari 30% menjadi 65%. Dari perspektif ekonomi, penerapan PHBS mengurangi biaya pengobatan DBD dari rata-rata Rp 500.000 per bulan menjadi Rp 200.000 per bulan pada kelompok intervensi. Ini menunjukkan dampak positif pada pengeluaran rumah tangga dan produktivitas kerja. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam program kesehatan masyarakat, dengan keterlibatan aktif masyarakat meningkatkan solidaritas komunitas dan efektivitas pencegahan DBD. Program penyuluhan PHBS ini dapat dijadikan model efektif untuk diterapkan di wilayah lain yang menghadapi masalah serupa, berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat