cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 190 Documents
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian pada Puskesmas Tomata dan Puskesmas Beteleme Darmayadi Danduru; Nilawati Uly; Sudirman Sanuddin; Ridwan Amiruddin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.228

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan bagian penting dari mutu layanan kesehatan primer yang tidak hanya berfokus pada penyediaan obat, tetapi juga pada kualitas interaksi tenaga farmasi dengan pasien. Namun, masih ditemukan keluhan terkait keterlambatan pelayanan, keterbatasan obat, serta kurangnya informasi obat, termasuk di Kabupaten Morowali Utara pada Puskesmas Tomata. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di kedua puskesmas tersebut berdasarkan lima dimensi SERVQUAL. Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional komparatif dengan pendekatan mix method. Sampel penelitian adalah pasien rawat jalan yang menerima pelayanan kefarmasian, dipilih dengan teknik accidental sampling sebanyak 110 responden (54 di Puskesmas Tomata dan 56 di Puskesmas Beteleme). Data dikumpulkan melalui kuesioner SERVQUAL dan dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi SERVQUAL di Puskesmas Tomata memiliki gap positif, menandakan pasien sangat puas, sedangkan di Puskesmas Beteleme ditemukan gap negatif pada dimensi tangible dan reliability terkait ketersediaan obat dan fasilitas fisik. Analisis bivariat memperlihatkan semua dimensi SERVQUAL berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (p < 0.05). Analisis multivariat mengonfirmasi bahwa dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy secara simultan memengaruhi kepuasan pasien. Kesimpulan penelitian ini adalah pelayanan kefarmasian di Puskesmas Tomata telah memenuhi harapan pasien, sementara di Puskesmas Beteleme perlu perbaikan pada aspek fisik dan manajemen obat.
Pengaruh Senam Aerobik Low Impact Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia di Desa Cemani Tito Angelito Correia; Muzaroah Ermawati Ulkhasanah; Fakhrudin Nasrul Sani; Agung Widiastuti
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.229

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering disebut silent killer karena umumnya tidak menunjukkan gejala yang jelas namun berisiko menimbulkan komplikasi serius, terutama pada lansia. Aktivitas fisik, termasuk senam aerobik low impact, diketahui berpotensi membantu mengendalikan tekanan darah melalui peningkatan fungsi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Cemani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah lansia hipertensi di Desa Cemani. Tekanan darah diukur sebelum dan setelah intervensi senam aerobik low impact. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan tekanan darah yang bermakna setelah pemberian intervensi senam aerobik low impact, dengan nilai signifikansi sebesar p = 0.000 (p < 0.05). Kesimpulan penelitian bahwa senam aerobik low impact berpengaruh signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.  
Prevalensi Diabetes Melitus Tipe II pada Wanita: Analisis Rasionalitas Terapi di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Nesa Silvia; Saputra, Hary; Anjelin, Ririn; Raihana, Nadia
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.231

Abstract

Diabetes Melitus Tipe II merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, dan data menunjukkan bahwa perempuan seringkali memiliki risiko yang lebih tinggi. Rasionalitas terapi sangat penting dalam mencapai hasil klinis yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi DM Tipe II pada pasien wanita serta mengevaluasi rasionalitas terapi obat antidiabetes di Instalasi Rawat Inap RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan mengambil data rekam medis pasien DM Tipe II rawat inap di RSUD H. Abdul Manap selama periode Juli–Desember 2024. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik pasien (jenis kelamin, umur), serta data penggunaan obat antidiabetes yang kemudian dievaluasi berdasarkan kriteria rasionalitas (tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi DM Tipe II pada wanita lebih tinggi yaitu 70% dibandingkan pria sebanyak 30% di RSUD H. Abdul Manap selama periode studi. Evaluasi rasionalitas terapi obat antidiabetes secara umum menunjukkan tingkat yang baik, namun ditemukan beberapa ketidaksesuaian minor terkait obat atau regimen pada kasus tertentu. Wanita di RSUD H. Abdul Manap memiliki prevalensi DM Tipe II yang lebih tinggi dan banyak terjadi pada rentang umur 40 tahun ke atas. Meskipun rasionalitas terapi obat antidiabetes sudah cukup baik, peningkatan pemantauan dan edukasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan terapi yang optimal dan mengurangi risiko komplikasi pada pasien wanita dengan DM Tipe II.
Community Diagnosis dalam Penentuan Prioritas Hipertensi dan Diabetes di Desa Molopatodu Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Badu, Franning Deisi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.233

Abstract

Penelitian ini menitikberatkan pada peningkatan kasus hipertensi dan diabetes melitus di wilayah pedesaan melalui pendekatan Community Diagnosis yang bersifat partisipatif. Dengan melibatkan masyarakat secara aktif, penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran nyata kondisi kesehatan lokal serta menetapkan prioritas masalah kesehatan berdasarkan data dan kebutuhan masyarakat Desa Molopatodu. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan di Desa Molopatodu, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif partisipatif dengan melibatkan masyarakat, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan desa. Sampel sebanyak 210 responden diperoleh menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, focus group discussion (FGD), serta analisis data sekunder dari Puskesmas Bongomeme dan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43 responden (20.5%) menderita hipertensi, 144 responden (68.6%) memiliki tekanan darah normal, 23 responden (11%) mengalami hipotensi, dan 9 responden (4.3%) teridentifikasi menderita diabetes melitus. Temuan ini menunjukkan bahwa hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang paling dominan di tingkat desa dibandingkan dengan diabetes melitus. Pendekatan Community Diagnosis terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan menetapkan prioritas masalah kesehatan masyarakat secara partisipatif, serta dapat menjadi dasar bagi perencanaan program promotif dan preventif yang kontekstual, berkelanjutan, dan memberdayakan masyarakat.
Analisis Cemaran Bakteri Escherichia Coli pada Jajanan Telur Gulung di Pinggir Jalan Kecamatan Kota Baru Kota Jambi Angelina; Raihana, Nadia; Saputra, Hary; Perriyanty, Fefri
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.237

Abstract

Makanan merupakan suatu hal yang menjadi kebutuhan pokok bagi manusia, mulai dari proses sampai siap dihidangkan dapat memungkinkan terjadinya pencemaran oleh mikroba. Jajanan makanan di sajikan di tempat yang terbuka sehingga menyebabkan makanan tidak sehat dan berbahaya untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya cemaran Escherichia coli pada jajanan telur gulung yang dijual dipinggir jalan kota baru kota jambi. Metode eksperimen pada sampel jajanan telur gulung yang dibiakan pada media EMBA (Eosin Methylene Blue Agar) terjadinya kekeruhan yang menandakan adanya pertumbuhan bakteri pada sampel. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi STIKes Keluarga Bunda Jambi. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan hasil pengamatan pertumbuhan koloni Escherichia coli pada media EMBA. Hasil pertumbuhan koloni pada media EMB agar ditemukannya pertumbuhan koloni dengan ciri-ciri koloni ukuran sedang bewarna keruh atau hijau metalik. Berdasarkan hasil reaksi biokimia dapat disimpulkan bahwa pada sampel makanan  ditemukannya cemaran Escherichia coli dengan persentase sebesar 100%.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Pandan Kecamatan Geragai Fajrina Hidayati; Dyandra Valentya; Usi Lanita; Budi Aswin; Kasyani
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.238

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan dengan akses sanitasi terbatas. Kondisi ini mencerminkan kekurangan gizi kronis yang berlangsung lama dan berhubungan erat dengan faktor lingkungan, seperti kualitas air, pengelolaan limbah, dan kebersihan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor lingkungan rumah tangga yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Simpang Pandan, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case–control. Sampel terdiri atas 72 responden, yaitu 36 anak stunting sebagai kelompok kasus dan 36 anak tidak stunting sebagai kelompok kontrol, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square (?²) dengan tingkat signifikansi p < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sumber dan kualitas air dengan kejadian stunting (p = 0.004; OR = 4.90; 95% CI: 1.75–13.70) serta pengelolaan sampah rumah tangga (p = 0.002; OR = 0.43; 95% CI: 0.32–0.57). Sementara itu, variabel penggunaan jamban (p = 1.000), sarana pembuangan air limbah (p = 0.129), dan kepadatan hunian (p = 0.115) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik terhadap kejadian stunting. Kesimpulan penelitian bahwa faktor lingkungan yang berhubungan dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Simpang Pandan adalah kualitas sumber air dan pengelolaan sampah rumah tangga.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting di Desa Teluk Rendah Pasar Kabupaten Tebo Bintang Agung Nugraha; Sri Astuti Siregar; Evy Wisudariani; Silvia Mawarti Perdana; Kasyani
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.239

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan kondisi sosial ekonomi rendah dan akses layanan kesehatan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Teluk Rendah Pasar, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Penelitian menggunakan desain case control study dengan jumlah sampel 58 responden yang terdiri atas 29 kasus (balita stunting) dan 29 kontrol (balita normal), dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan diolah menggunakan uji Chi-Square (?²) dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia ibu saat hamil (p=0.012), pendidikan ibu (p=0.001), pendapatan keluarga (p=0.000), riwayat anemia (p=0.004), pemberian ASI eksklusif (p=0.002), pengetahuan ibu (p=0.005), dan pola asuh (p=0.009) dengan kejadian stunting. Sementara itu, variabel pekerjaan ibu tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0.178). Disimpulkan bahwa kejadian stunting dipengaruhi oleh kombinasi faktor biologis, sosial ekonomi, dan perilaku kesehatan ibu.
Hubungan Obesitas dengan Kejadian Osteoartritis di RSUD Kota Kendari Asmarani; Amanda Maulidya Rahma; Mario Polo Wijaya; Muhammad Rustam HN; Sri Susanty; Raja Al Fath Widya Iswara
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.240

Abstract

Meningkatnya angka obesitas di masyarakat, termasuk di Kota Kendari, diduga turut berkontribusi terhadap peningkatan kasus osteoartritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian osteoartritis pada pasien di RSUD Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 89 pasien yang berobat di Poli Ortopedi RSUD Kota Kendari selama periode Januari hingga Juli 2025 dan dipilih dengan teknik purposive sampling. Data primer diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan data sekunder diambil dari rekam medis pasien yang mencatat diagnosis osteoartritis. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (? = 0.05). Sebagian besar responden berusia 50–59 tahun (37.1%), berjenis kelamin perempuan (60.7%), dan memiliki IMT ? 23 (61.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dan kejadian osteoartritis dengan nilai p = 0.001. Responden dengan IMT ? 23 lebih banyak mengalami osteoartritis (75.5%) dibandingkan responden dengan IMT ? 22.9 (24.5%). Terdapat hubungan bermakna antara obesitas dan kejadian osteoartritis pada pasien di RSUD Kota Kendari.  
Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan dan Insentif dengan Motivasi Kerja Perawat di Ruang Perawatan RSUD Kota Kendari Nur Misa; Saida; La Rangki
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.241

Abstract

Motivasi kerja perawat adalah faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Di RSUD Kota Kendari, meskipun terdapat 301 perawat, isu mengenai rendahnya motivasi kerja perawat masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian. Beberapa faktor yang memengaruhi motivasi perawat antara lain gaya kepemimpinan kepala ruangan dan pemberian insentif.Tujuan penelitian ini untuk untuk menganalisis hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dan pemberian insentif terhadap motivasi kerja perawat di ruang perawatan RSUD Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen adalah gaya kepemimpinan dan insentif, sedangkan variabel dependen adalah motivasi kerja perawat. Populasi penelitian terdiri dari 143 perawat. Sampel diambil dengan cluster sampling dengan proporsional pembagian sampel berdasarkan jumlah perawat di masing-masing ruangan. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square serta uji alternatif Fisher. Berdasarkan uji statistik didapatkan p-value < 0.05 yaitu p = 0.000 pada gaya kepemimpinan kepala ruangan di ruang perawatan RSUD Kota Kendari. Dan dari 105 sampel diperoleh hubungan insentif dengan motivasi kerja perawat. Berdasarkan uji statistic di dapatkan p-value < 0.05 yaitu p = 0.021 pada insentif di ruang perawatan RSUD Kota Kendari. Terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dan insentif dengan motivasi kerja perawat di ruang perawatan RSUD Kota Kendari
Scoping Review : Efektifitas Implementasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktifitas Kerja Budi Aswin; Lynita Amarillis; Usi Lanita; Hendra Darmawan Sitanggang; Muhammad Rifqi Azhary
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.242

Abstract

Penerapan K3 yang optimal tidak hanya mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi dan kinerja karyawan. Namun, implementasi K3 di berbagai sektor industri masih menghadapi kendala seperti kurangnya kesadaran, minimnya pengawasan, dan rendahnya dukungan manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi program keselamatan dan kesehatan kerja terhadap produktivitas pekerja berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada periode 2019–2024. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan pendekatan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar menggunakan kombinasi kata kunci “occupational health and safety,” “K3 program,” “workplace safety,” dan “work productivity.” Sebanyak 16 artikel memenuhi kriteria kelayakan dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar studi melaporkan hubungan positif yang signifikan antara penerapan program K3 dengan peningkatan produktivitas kerja. Bentuk intervensi yang paling efektif meliputi pelatihan keselamatan, penyediaan alat pelindung diri (APD), pemeriksaan kesehatan berkala, serta penerapan sistem manajemen K3 (SMK3). Selain itu, keberhasilan program K3 sangat dipengaruhi oleh budaya keselamatan, kepemimpinan manajemen, dan partisipasi aktif pekerja. Kesimpulannya, penerapan program K3 berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pekerja dan efisiensi organisasi.