cover
Contact Name
Nurul Risti Mutiarasari
Contact Email
nurulristim@unsil.ac.id
Phone
+6282219288062
Journal Mail Official
agristan@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi No. 24 Kahuripan, Kota Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Agristan
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 27235858     EISSN : 27235866     DOI : https://doi.org/10.37058/ja.v3i1
Jurnal Agristan (e-ISSN: 2723-5866 dan p-ISSN: 2723-5858) merupakan karya ilmiah yang dipublikasikan secara berkala, dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Mei dan November sebagai media penyebaran informasi hasil penelitian untuk dosen, peneliti, dan praktisi. Jurnal Agristan diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi. Ruang lingkup Jurnal Agristan meliputi: - Agribisnis - Sosiologi Pertanian - Ekonomi Pertanian - Pembangunan Pertanian - Penyuluhan Pertanian Seluruh makalah yang diterbitkan dapat diakses secara terbuka untuk pembaca dan siapa saja dapat mengunduh atau membaca jurnal online tanpa perlu melakukan pembayaran dan berlangganan.
Articles 140 Documents
Analisis Pendapatan Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur Hisex Brown Hasim, Ridwan; Suyudi, Suyudi; Cahrial, Eri
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.6767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan teknis budidaya ayam ras petelur hisex Brown, besarnya biaya penerimaan dan pendapatan yang diterima peternak dalam melakukan usaha ternak ayam ras petelur hisex Brown selama satu periode pemeliharaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada seorang peternak ayam ras petelur hisex Brown yang berlokasi di Desa Banyuasih,Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Hasil menunjukkan keragaan teknis usaha ternak ayam ras petelur meliputi bibit ayam ras petelur, pakan terdaftar dan berlabel, vitamin untuk menjaga stamina ayam, obat-obatan dan vaksinasi untuk mencegah, mengobati ayam yang terserang penyakit, serta kandang ayam yang digunakan adalah layer dengan sistem batre (cage) pintu masuk tunggal. Sedangkan berdasarkan penelitian diketahui bahwa total biaya selama satu periode produksi atau 20 bulan dengan jumlah ayam 1.500 ekor adalah sebesar Rp. 817.138.079,- dengan penerimaan sebesar Rp. 1.348.000.000,- dan pendapatan yang di terima usaha sebesar Rp.530.861.920,-.
Elastisitas Transmisi Harga Cabai Merah Di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan Sihombing, Nessi Rosalinda; Kusmaria, Kusmaria; Irawati, Luluk; Zaini, Muhammad
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.16144

Abstract

Cabai merah adalah produk hortikultura yang berpeluang karena permintaannya terus meningkat di Indonesia, ditunjukkan dengan konsumsi per kapita yang meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kebutuhan industri. Kecamatan Ketapang di Lampung Selatan merupakan wilayah sentra utama produksi cabai merah, namun petani menghadapi tantangan utama berupa fluktuasi harga yang tinggi, akibatnya petani memiliki posisi tawar yang rendah sehingga harga lebih banyak ditentukan oleh pedagang. Tujuan penelitian ini untuki menganalisisi strukturi pasar dengan pendekatan pangsai pasari (market share) dan rasio konsentrasi pasar CR4 (Concentration Ratio for Biggest Four) serta mengetahui nilai elastisitasi transmisii hargai cabai merah di tingkat petani (produsen) dan tingkat pengecer di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian menggunakan data sekunder selama bulan Januari 2023 - Maret 2025. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode analisis data regresi linier sederhana. Struktur pasar dalam pemasaran cabai merah di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan cenderung mengarah pada oligopsoni dengan kekuatan monopsoni yang rendah. Nilai elastisitas transmisi harga cabai merah di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan sebesar 0,85. Jika ET kurang dari 1, maka kenaikan harga cabai merah sebesar 1% di tingkat pengecer hanya menyebabkan kenaikan harga sekitar 0,85% di tingkat petani. Harga cabai merah di tingkat pengecer turut menentukan harga yang diterima petani. Panjangnya saluran pemasaran memengaruhi elastisitas transmisi harga, sehingga petani di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatani hanya menjadi pihak penerima harga yang ditetapkan oleh tengkulak.
Analisis Kesesuaian Kualitas Sayuran Organik Dengan Permintaan Konsumen Di Joglo Tani Indonesia Fransisca, Fenda Fransisca
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.14111

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesesuaian kualitas sayur organik dengan permintaan konsumen, berfokus pada pemahaman efektivitas pemasaran dan kualitas produk di Joglo Tani Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana proses penanaman dan pemasaran sayuran organik dapat memenuhi kebutuhan konsumen serta dampaknya terhadap kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data primer melalui pra survei, observasi, wawancara langsung, partisipatif dan dokumentasi serta data sekunder dari sumber-sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sayuran di Joglo Tani sesuai dengan kebutuhan konsumen, yang dibuktikan dengan loyalitas pembelian. Namun, pemasaran masih kurang efektif karena hanya mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, tanpa dukungan media digital. Kesimpulannya, kualitas produk organik di Joglo Tani cukup memenuhi standar konsumen, namun strategi pemasaran perlu diperbaiki agar lebih efektif di era digital. 
Persepsi Petani Terhadap Peran Penyuluh Pertanian Dalam Adopsi Inovasi Combine Harvester Di Desa Perreng Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan Nujum, Laelatul; Triyasari, Sri Ratna; Widodo, Slamet
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.14783

Abstract

Adopsi Combine Harvester di Desa Perreng masih terkendala akibat kekhawatiran petani terhadap potensi kerusakan galengan sawah, dampaknya terhadap tenaga kerja buruh tani, serta penyebaran inovasi yang hanya dirasakan oleh beberapa kelompok tani saja. Dalam hal ini, penyuluh berperan penting sebagai penyebar informasi guna meningkatkan pemahaman dan adopsi petani terhadap Combine Harvester. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian dalam mendukung adopsi inovasi Combine Harvester di Desa Perreng. Sampel diambil menggunakan rumus Slovin sebanyak 82 petani, yang kemudian ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan skala likert untuk mengukur tingkat persepsi petani. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap peran penyuluh pertanian sebagai motivator, edukator, dinamisator dan organisator, komunikator, serta penasihat secara keseluruhan baik dengan peran sebagai penasihat sudah berjalan sangat baik dan peran motivator kurang baik. Oleh karena itu, peran penyuluh sebagai motivator dalam mendukung adopsi inovasi Combine Harvesterdi Desa Perreng perlu ditingkatkan agar adopsi Combine Harvester semakin luas dan optimal.
Trend Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit Di Sulawesi Tengah Sigit, Ananda; Mardiyati, Sri; Hasriani, Hasriani
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.16847

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan yang penting di Indonesia karena memiliki nilai ekspor yang tinggi dan berkontribusi besar dalam perekonomian nasional. Perkebunan kelapa sawit juga mampu menciptakan peluang lapangan kerja, sehingga dapat menjadi penopang kehidupan rumah tangga petani di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis trend luas areal, produksi, dan produktivitas kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang bersumber dari data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian. Data sekunder yang digunakan adalah data time series tahunan mulai tahun 1994-2023. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan analisis trend. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama 30 tahun terakhir luas areal perkebunan kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Tengah mengalami perkembangan atau trend yang meningkat yakni 5.390,48 hektar setiap tahun. Produksi kelapa sawit dalam kurun waktu yang sama memiliki rata-rata 193.021 ton dengan trend kenaikan sebesar 16.927,75 ton setiap tahun, sedangkan trend produktivitas kelapa sawit hanya naik sebesar 0,0806 ton/ha setiap tahun, dengan produktivitas rata-rata 2,93 ton per hektar. 
Analisis Strategi Pemasaran Pada UMKM Ninong Snack Dengan Menggunakan Metode Mix Marketing 7P Anggraeni, Wishnu; Utami, Pujiati
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.13914

Abstract

Perkembangan dunia usaha di masa kini semakin meningkat dengan bukti banyaknya usaha yang menjual produk dengan jenis yang sama. Maka untuk menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat perusahaan dituntut untuk cepat dan tanggap dalam mengambil keputusan agar usaha yang didirikannya dapat berkembang dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi pemasaran di UMKM Ninong Snack, strategi segmentasi, targeting, dan positioning di UMKM Ninong Snack, serta analisis Mix Marketing di UMKM Ninong Snack. Penelitian ini dilaksankan di UMKM Ninong Snack dengan menggunakan metode studi lapangan dan deskripstif kualitatif dengan mendeskripsikan sesuatu secara sistematis, dilakukan dengan cara observasi, wawancara, serta dokumentasi. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari hasil wawancara, data observasi lapangan pada UMKM Ninong Snack, serta data sekunder yang diperoleh dari penelitian terdahulu atau studi kepustakaan lainnya. Hasil penelitian menujukkan faktor yang mempengaruhi pemasaran berupa faktor internal dan eksternal, strategi segmentasi meliputi 4 variabel demografi, geografi, psikografi, dan perilaku konsumen, targeting dengan pendekatan selective specialization, serta positioning dengan berdasarkan harga dan kualitas, dan mix marketing 7P pada UMKM Ninong Snack.
Preferensi Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Kerupuk Udang Di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Gaol, Pertycia Margareth Lumban; Qomariyah, Nor; Hasan, Fuad
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.15119

Abstract

Di Kecamatan Socah, banyaknya jumlah produsen kerupuk udang menyebabkan persaingan yang semakin ketat. Ada produsen yang menawarkan harga yang lebih terjangkau, sementara yang lain fokus pada kemasan yang lebih praktis, modern dan inovasi variasi bentuk kerupuk. Kondisi ini membuat para produsen harus berinovasi dan kreatif dalam menawarkan suatu produk dibandingkan dengan pesaing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen dalam keputusan pembelian kerupuk udang di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis konjoin dengan sampel sebanyak 45 responden yang dipilih menggunakan teknik Accidental Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling berpengaruh dalam keputusan pembelian adalah harga, diikuti oleh ukuran, bentuk, kemasan, dan layanan pemesanan. Konsumen lebih menyukai kerupuk udang dengan harga terjangkau Rp 8.000, ukuran praktis 100g, bentuk menarik yaitu bunga, kemasan pouch, serta layanan pemesanan pesan antar. Rekomendasi yang dapat dilakukan produsen kerupuk udang di Kecamatan Socah yakni perlu mempertahankan dan memproduksi kerupuk udang sesuai dengan level atribut yang diinginkan konsumen seperti harga Rp 8.000, ukuran 100g, kemasan pouch, dan bentuk bunga. Bagi produsen yang belum melakukan metode layanan pesan antar sebaiknya mulai menyediakan opsi pemesanan online melalui WhatsApp guna mempermudah konsumen dan memperluas jangkauan pasar.
Kondisi Sosial Ekonomi Dan Tingkat Kesejahteraan Petani Padi Di Kampung Isanombias Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke Ariska, Widya Rizki; Widyantari, Ineke Nursih; Ginting, Nina Maksimiliana
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.15134

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan petani padi di Kampung Isanombbias Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Riset dilakukan pada bulan November 2022 - Januarai 2023. Riset ini menggunakan data primer melalui penyebaran kuisioner, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dan Deskriptif Kuantitatif, dengan metode analisis biaya, pendapatan dan nilai tukar petani. Kondisi sosial masyarakat petani padi di Kampung Isanombbias Distrik Tanah Miring memiliki umur rata-rata masuk dalam usia produktif (30,23%), memiliki tingkat pendidikan rata-rata SD (44,18%), jumlah tanggungan keluarga (60,46%), fasilitas kesehatan yang digunakan petani adalah puskesmas (100%), memiliki pengalaman bertani lebih dari 10 tahun (81,38%). Kondisi ekonomi petani dalam berusahatani harus mengeluarkan biaya rata-rata sebesar Rp25.966.777/musim tanam dan rata-rata modal Rp 51.933.554/tahun. Pendapatan yang diperoleh dalam usahatani Rp 51.672.223/musim tanam, rata-rata pendapatan Rp103.344.446/tahun. Analisis tingkat kesejahteraan petani padi adalah 1,82, berarti lebih besar dari satu. Dengan demikian berarti petani memiliki tingkat kesejahteraan yang cukup baik dalam memenuhi kebutuhannya
Upaya Masyarakat Mempertahankan Keberadaan Lahan Usaha Perkebunan Pasca Pengambilalihan Oleh PT Usaha Semesta Jaya Di Kec. Seunagan Kabupaten Nagan Raya Afriani, Susi; Maulana, Muhammad
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.14912

Abstract

Konflik agraria sering kali menciptakan ketidakpastian bagi masyarakat lokal yang menjadikan perkebunan sebagai salah satu sumber pendapatan, khususnya bagi masyarakat Aceh yang berbasis pendapatan agraris. Penelitian ini mengkaji konflik agraria yang dihadapi masyarakat Gampong Bantan, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya, terkait pengambilalihan lahan usaha perkebunan oleh PT Usaha Semesta Jaya (USJ). Dalam situasi ini kepemilikan formal sering kali tidak jelas yang mengakibatkan kemunculan konflik antara masyarakat dan perusahaan besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk mempertahankan keberadaan lahan usaha perkebunan dari klaim sepihak oleh PT USJ. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif diperoleh bahwa penguasaan lahan tidak sepenuhnya dilakukan secara tepat dan adil yang sering kali menimbulkan berbagai konflik. Temuan pada penelitian ini mengungkap bahwa masyarakat melakukan berbagai upaya untuk dapat mempertahankan keberadaan lahan usaha perkebunan dengan membentuk kelompok tani dan melibatkan pemerintah daerah dalam proses penyelesaian konflik. Selain itu, terus mengelola tanah secara produktif sebagai bukti kepemilikan aktif. Namun  hal ini harus dihentikan sampai seluruh proses replanting dan administrasi selesai. Meskipun menghadapi banyak tantangan, upaya ini mencerminkan dinamika konflik agraria dan pentingnya dukungan pemerintah dalam menyelesaikan sengketa tanah.
Analisis Strategi Keberlanjutan Desa Wisata Kampung Adat Cireundeu Menggunakan Multi-aspect Sustainability Analysis (MSA) Fadillah, Futri Fauza; Djuwendah, Endah
Jurnal Agristan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i2.15783

Abstract

Kampung Adat Cireundeu merupakan desa wisata yang memiliki banyak potensi alam dan budaya yang telah memenuhi komponen utama keberlanjutan pariwisata. Namun, Desa Wisata Cireundeu masih mengalami beberapa kendala yang menghambat keberlanjutan desa wisata terutama belum banyak masyarakat yang mengetahui daya tarik wisata Cireundeu. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan keberlanjutan Desa Wisata Cireundeu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran dengan wawancara mendalam terhadap 17 pakar terkait dan pendekatan survei yang dilakukan pada 25 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Multi-aspect Sustainability Analysis (MSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skenario prioritas terpilih sebagai strategi pengembangan keberlanjutan Desa Wisata Cireundeu adalah Skenario Moderat pada dimensi ekonomi, ekologi dan teknologi yang berfokus pada peningkatan dua indikator utama pada setiap dimensi: ekonomi (kerjasama atau investasi terkait dengan desa wisata dan penyerapan tenaga kerja), ekologi (kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, serta kegiatan pemilahan sampah), dan teknologi (ketersediaan transportasi umum dan penggunaan teknologi untuk kegiatan pertanian), sedangkan dimensi sosial budaya menggunakan Skenario Progresif dengan menerapkan tiga indikator utama yaitu perbedaan pendapat atau frekuensi konflik, kecemburuan sosial antar individu dalam masyarakat, dan tingkat pendidikan. Kata kunci: Desa Wisata, Keberlanjutan, Multi-aspect Sustainability Analysis (MSA), Strategi Pengembangan.