cover
Contact Name
Nurul Risti Mutiarasari
Contact Email
nurulristim@unsil.ac.id
Phone
+6282219288062
Journal Mail Official
agristan@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi No. 24 Kahuripan, Kota Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Agristan
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 27235858     EISSN : 27235866     DOI : https://doi.org/10.37058/ja.v3i1
Jurnal Agristan (e-ISSN: 2723-5866 dan p-ISSN: 2723-5858) merupakan karya ilmiah yang dipublikasikan secara berkala, dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Mei dan November sebagai media penyebaran informasi hasil penelitian untuk dosen, peneliti, dan praktisi. Jurnal Agristan diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi. Ruang lingkup Jurnal Agristan meliputi: - Agribisnis - Sosiologi Pertanian - Ekonomi Pertanian - Pembangunan Pertanian - Penyuluhan Pertanian Seluruh makalah yang diterbitkan dapat diakses secara terbuka untuk pembaca dan siapa saja dapat mengunduh atau membaca jurnal online tanpa perlu melakukan pembayaran dan berlangganan.
Articles 145 Documents
ANALISIS BIBLIOMETRIK PADA SIKAP KONSUMEN PRODUK AGRIBISNIS Irwandi, Putra -; Nofianingsih, Meyga Putri; Raji'ah, Ni'matur -
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.11037

Abstract

Perkembangan bisnis yang terjadi saat ini mengalami persaingan yang sangat ketat. Banyak konsekuensi yang harus diterima oleh perusahaan sehingga dituntut untuk meningkatkan daya saing yang berkelanjutan dan kompetitif mempengaruhi preferensi mereka dan kecenderungan untuk terlibat dalam perilaku tertentu. Maka didasarkan atas hal tersebut, penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran secara detail terkait dengan definisi dan ruang lingkup sikap konsumen. Tidak hanya itu, tulisan ini akan membahas lebih lanjut terkait dengan studi kasus dan riset terbaru yang relevan dengan sikap konsumen. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh informasi bahwa sikap konsumen menggambarkan evaluasi, perasaan, dan kecenderungan seseorang yang secara relative konsisten terhadap suatu objek atau gagasan. Sikap menentukan orang pada suatu kerangka berpikir tentang menyukai atau tidak menyukai sesuatu, bergerak mendekat atau menjauh dari hal itu. Sikap (attitudes) konsumen juga berarti faktor penting yang akan mempengaruhi keputusan konsumen. Konsep sikap sangat terkait dengan konsep kepercayaan (belief) dan perilaku (behavior). Sedangkan metode yang sering digunakan dalam pembahasan tentang perilaku konsumen adalah Multi Attribute Atitude Model (Fishbein) dan angka ideal. Trend penelitian saat ini didapatkan bahwa jumlah artikel yang menggunakan kata kunci sikap konsumen selama tahun 2019-2023 berjumlah 1143 dengan penyedia jurnal terbanyak adalah British Food Journal dan afiliasi terbanyak adalah Sejong University.
PENGARUH LAYANAN PASAR LELANG CABAI DIGITAL TERHADAP KEPUASAN PETANI DI KAPANEWON WATES, KABUPATEN KULON PROGO Sari, Sindi Ayu Permata; Euriga, Epsi; Nurlaela, Siti
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.12406

Abstract

Pasar lelang cabai berbasis digital “dipanen.id” mempermudah pengelola pasar lelang dalam kegiatan lelang cabai. Aplikasi digital yang digunakan pengelola pasar lelang belum bisa dijadikan ukuran secara pasti bahwa layanan pasar lelang cabai digital dapat memberikan sebuah kepuasan terhadap petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelayanan pasar lelang cabai digital dan kepuasan petani, serta menganalisis pengaruh layanan pasar lelang cabai digital terhadap kepuasan petani. Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Tani Tani Rejo, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan sampel sebanyak 32 responden. Hasil analisis tingkat kualitas layanan pasar lelang cabai digital (X) meliputi: Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy dari seluruh variabel memperoleh kategori tinggi dengan nilai total skor tertinggi adalah variabel empathy dan terendah adalah variabel responsiveness . Kepuasan petani (Y) meliputi: harapan, minat menggunakan pasar lelang kembali, dan keinginan untuk memberi izin memperoleh kategori tinggi. Pengaruh kualitas pelayanan pasar lelang cabai digital terhadap kepuasan petani secara parsial Uji T menggunakan taraf signifikansi 5%. Uji F pada penelitian ini diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 yang artinya variabel independen (X) berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen (Y). Berdasarkan hasil analisis diperoleh skor total terendah pada variabel dependen (X) yaitu daya tanggap dengan indikator ketanggapan pasar lelang dalam permasalahan harga cabai yang fluktuatif.
KEBUTUHAN KAYU BAKAR UNTUK MEMBANGUN KEBUN ENERGI DALAM RANGKA MENDUKUNG INDUSTRI GULA KELAPA DI KABUPATEN KEBUMEN, JAWA TENGAH Hasan, Rubangi Al; Sunano, Sunano -
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.10646

Abstract

Penelitian ini ingin menggali kebutuhan kayu bakar untuk pembangunan kebun energi untuk industri gula kelapa. Penelitian ini menggunakan metode campuran antara kuantitatif dengan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan survei menggunakan kuesioner dan teknik wawancara mendalam, serta studi dokumen. Teknik sampling menggunakan metode simple random sampling dengan responden masyarakat pengolah nira kelapa. Lokasi penelitian mengambil dua desa yakni Desa Pakuran dan Karangbolong di Kecamatan Buayan.   Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut. Pertama, kebutuhan kayu bakar untuk pengolahan nira kelapa di Desa Pakuran sebanyak 62,4 m3/tahun, sementara di Desa Karangbolong sebanyak 80,4 m3/tahun. Kedua, Preferensi masyarakat Pakuran atas jenis tanaman penghasil kayu bakar antara  lain akasia (63,3%), sengon laut (56,7%), dan sonokeling (43,3%). Sementara itu preferensi masyarakat Desa Karangbolong atas tanaman penghasil kayu bakar antara lain akasia (73,3%), sengon laut (43,3%) dan mahoni (36,7%). Ketiga, berdasarkan temuan di atas, maka dihasilkanlah konsep kebun energi sebagai berikut. (1) luas lahan minimal 1 Ha. (2) jenis vegetasi memiliki periode tebang pendek maupun memiliki periode tebang panjang namun regenerasi percabangan cepat. (3) pola tanam lebih baik dengan pola campuran baik pada lahan milik maupun pada lahan Perhutani. (4) daur tebangnya antara 5-7 tahun.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KOMODITAS JAGUNG DI SESA PALLANTIKANG KECAMATAN BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO Ardiansyah, Agus; Natsir, Mohammad; Mudatsir, Rasdiana
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.11073

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang sangat besar, artinya sektor pertanian mempunyai peranan penting dalam pembangunan nasional karena sektor ini menyerap sumber daya manusia yang paling besar dan memanfaatkan sumber daya secara efisien serta menjadi sumber pendapatan bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran dan margin pemasaran komoditas jagung di Desa Pallantikang Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran komoditas jagung di Desa Pallantikang Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode Simple Random Sampling dan snowball sampling. Snowball sampling artinya pengambilan sampel dengan mengikuti alur dan jalur rantai pasok jagung di lokasi penelitian. Data yang diperoleh di lapangan terlebih dahulu ditabulasikan secara sederhana kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pemasaran jagung di Desa Pallantikang Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto terdapat 3 saluran pemasaran yang digunakan petani yaitu: (a) Petani – Pabrik Japfa – Konsumen; (b) Petani – Pedagang Besar – Pabrik Japfa – Konsumen; (c) Petani – Pedagang pengumpul – Pedagang besar – Pabrik Japfa – Konsumen. (2) Margin pemasaran terbesar terdapat pada saluran pemasaran III yaitu Rp 2.500/Kg, saluran pemasaran III mempunyai margin pemasaran tertinggi karena banyaknya lembaga pemasaran yang terlibat di dalamnya sehingga biaya yang dikeluarkan lebih besar.
KARAKTERISTIK KONSUMEN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMBELI SAYURAN HIDROPONIK DI SWALAYAN KOTA BANDAR LAMPUNG Astuti, Eva; Handayani, Sri; Angrraini, Nuni; Kusmaria, Kusmaria; Berliana, Dayang
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.12266

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia mencapai 275.773,8 ribu jiwa tahun 2022. Jumlah penduduk yang meningkat diikuti oleh laju pertumbuhan penduduk yang dapat menyebabkan kebutuhan pangan meningkat. Provinsi lampung memiliki 5 kota atau kabupaten yang mengalami laju pertumbuhan penduduk yang meningkat salah satunya Kota Bandar Lampung. Kota Bandar Lampung memiliki laju pertumbuhan penduduk yang meningkat di Tahun 2021 sebesar 2,16 persen. Pola hidup sehat yang disadari oleh masyarakat dengan mengkonsumsi makanan yang sehat seperti sayuran hidroponik yang minim pestisida maupun bahan kimia. Sayuran hidroponik adalah jenis sayuran yang banyak dipasarkan di Swalayan. Kota Bandar Lampung merupakan ibu kota dari Provinsi Lampung yang memiliki banyak swalayan. Perbandingan penjualan sayuran di swalayan Kota Bandar Lampung sebanyak 30% sayuran hidroponik dan 70% sayuran non hidroponik, sehingga pemilihan swalayan dijadikan tempat pengambilan sampel. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik konsumen sayuran di swalayan Kota Bandar Lampung dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian sayuran hidroponik di Swalayan Kota Bandar Lampung. Metode penelitian menggunakan metode Accidental Sampling dan menggunakan analisis data metode kualitatif dan metode kuantitatif metode analisis data regresi logistik biner. Hasil dari penelitian yaitu karakteristik konsumen sayuran hidroponik mayoritas berjenis kelamin perempuan dengan rentan usia 26-45 tahun, pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil dan jumlah anggota keluarga 1 hingga 5 orang. Hasil analisis data regresi logistik biner ketepatan model menggunakan signifikansi Nagelkerke R square sebesar 64,7% dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sayuran hidroponik di swalayan Kota Bandar Lampung meliputi faktor tingkat pendidikan, harga, pendapatan, frekuensi pembelian, pengetahuan sayuran hidroponik dan kesegaran sayuran.
ANALISIS PENDAPATAN PETANI DAN KEUNTUNGAN USAHATANI CABAI MERAH KERITING DI DESA SINDULANG, KECAMATAN CIMANGGUNG, KABUPATEN SUMEDANG Amalia, Rizky; Qanti, Sara Ratna; Suminartika, Eti; Saidah, Zumi
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.12167

Abstract

The price of chilies in West Java has still fluctuated over the last 12 months. Penyangga Aneka Cabai program is considered to be a solution for farmers to increase their income so that farmers have enough capital to carry out chili production and can play a role in maintaining price stability and chili supply. One of the villages used as an area for Penyangga Aneka Cabai is Sindulang Village in Cimanggung District, Sumedang Regency with the main commodity being red chilies. This research aims to analyze the comparison of farmers' income and profits from red chili farming that participate in Penyangga Aneka Cabai program with those that do not participate in Penyangga Aneka Cabai program. This research uses a quantitative approach design, survey method and has a sample size of 67 red chili farmers with appropriate criteria. Data analysis techniques are carried out using descriptive analysis, farming analysis, R/C Ratio analysis, and Kruskal-Wallis and Mann-Whitney statistical test. The research results show that the average income of program farmers is IDR 35,330,175/ha/planting season which is greater than the income of non-program farmers of IDR 30,564,982/ha/planting season. Average R/C value Ratio program farmers is 2.64 which is also greater than non-program farmers, namely 2.03. This research proves that farming carried out by farmers who take part in Penyangga Aneka Cabai Program is more profitable. However, farming carried out by program and non-program farmers is feasible and efficient to operate because both have an R/C value of more than 1. Keywords: Red Chilies, Penyangga Aneka Cabai, Planting Patterns, Intercropping
KEBERDAYAAN PETANI MUSTAHIK INCOME GENERATING PROGRAM (MIGP) Sari, Rizky Fitria; Hasanuddin, Tubagus; Sayekti, Wuryaningsih Dwi; Gitosaputro, Sumaryo; Iskandar, Ogi
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.11981

Abstract

Pengentasan kemiskinan merupakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs). Berbagai lembaga berkontribusi dalam pengetasan kemiskinan, salah satu lembaga yang turut berkontribusi adalah YBM BRILiaN, sebuah lembaga filantropi islam yang berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik. Melalui program Mustahik Income Generating Program (MIGP), YBM BRILian melakukan pemberdayaan berupa pendampingan dan pemberian stimulus modal usaha dalam rangka meningkatkan keberdayaan anggota binaan MIGP. Peserta program MIGP merupakan para petani dengan komoditas usaha tani (yang diajukan pada program) berupa jagung, pare, dan cabai hijau besar. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakteristik, kualitas pendampingan MIGP, pemanfaatan modal usaha MIGP, dan tingkat kosmopolitan petani binaan serta pengaruhnya terhadap tingkat keberdayaan petani binaan MIGP. Metode penelitian yang digunakan adalah sensus pendekatan kuantitatif. Analisi data dilakukan dengan analalisis statistik deskriptif dan analisis Structural equation modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS4. Responden adalah semua anggota kelompok program MIGP 2022-2023 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik anggota kelompok MIGP tidak secara krusial berpengaruh signifikan terhadap tingkat keberdayaan, sedangkan kualitas pendampingan MIGP, pemanfaatan modal usaha MIGP, dan tingkat kosmopolitan angota binaan berpengaruh sigifikan terhadap tingkat keberdayaan yang dirasakan oleh para petani anggota binaan MIGP dari segi peningkatan usaha, peningkatan kepedulian, kemandirian, dan kapsitas
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI WANITA TANI DALAM PENGOLAHAN MIE WORTEL DI DESA TARUBATANG, KECAMATAN SELO Anggraeni, Firna Arnita; Sujono, Sujono Sujono; Ismarlin, Ina Fitria
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.12428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi wanita tani dalam pengolahan mie wortel dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi wanita tani dalam pengolahan mie wortel di Desa Tarubatang. Penelitian ini mengguanakan metode kuantitatif dan dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juni 2024 di Desa Tarubatang, Kecamatan Selo. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 35 orang. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan alat analisis linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat partisipasi wanita tani dalam pengolahan mie wortel masuk dalam kategori sedang dengan rata-rata 77,37%. Dapat diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi wanita tani adalah motivasi, ketersediaan sarana prasarana, dan peran penyuluh. Kata Kunci: Tingkat Partisipasi, Faktor-Faktor Partisipasi, Pengolahan Mie Wortel
HUBUNGAN PERCEIVED USEFULNESS DAN PERCEIVED EASE OF USE DENGAN MINAT PERILAKU PETANI SAYUR MENGGUNAKAN FINTECH DI DESA SINDULANG, KECAMATAN CIMANGGUNG, SUMEDANG Ryandana, Dendy; Karyani, Tuti
Jurnal Agristan Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v6i2.11473

Abstract

Subsektor tanaman hortikultura memiliki peran penting dalam perekonomian di Indonesia melalui kegiatan ekspor dan pemenuhuan kebutuhan daerah. Pada tahun 2021 tanaman hortikultura berhasil menyumbang PDB sebesar 262 triliun rupiah. Sayuran menjadi salah satu produk hortikultura yang paling sering dikonsumsi. Jawa Barat merupakan provinsi penghasil sayuran terbesar di Indonesia dengan produksi tertinggi untuk cabai dan tomat pada tahun 2022. Produksi berbagai jenis sayuran tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat. Sumedang menjadi salah satu kabupaten yang memiliki potensi cukup besar pada sektor pertanian di Jawa Barat terutama pada tanaman sayuran dengan Kecamatan Cimanggung yang memiliki hasil produksi terbesar untuk cabai besar, tomat dan buncis. Desa Sindulang merupakan desa dengan potensi cukup besar dalam sektor pertanian yang berlokasi di Kecamatan Cimanggung. Permasalahan umum yang masih sering dialami oleh para petani adalah keterbatasan modal, hal ini juga dialami oleh beberapa petani yang terdapat di Desa Sindulang. Fintech khususnya Peer to Peer Lending (P2P) bisa menjadi solusi terhadap pembiayaan modern bagi para petani untuk mengatasi keterbatasan modal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor apa saja yang memiliki hubungan dengan minat perilaku petani sayur menggunakan fintech dengan menggunakan variabel dari teori Technology Acceptance Model (TAM) yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Penelitian mengambil lokasi di Desa Sindulang dengan jumlah responden sebanyak 67 petani sayur. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, metode survei dan menggunakan analisis data uji korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan perceived usefulness dan perceived ease of use memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap behavioral intention petani sayur di Desa Sindulang dalam menggunakan fintech sebagai modal pembiayaan usahatani.
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Motivasi Petani Terhadap Keberlanjutan Ekonomi Usahatani Padi Organik Dewi, Tiara Citra Julianti; Apriyani, Dwi; Suyudi, Suyudi
Jurnal Agristan Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i1.14331

Abstract

Adanya ketidakpastian permintaan pasar dan rendahnya produksi mendorong sebagian besar petani padi organik di Kecamatan Cisayong menghindari risiko kerugian dengan kembali ke pertanian konvensional. Permintaan konsumen biasanya terjadi ketika petani masih dalam proses budidaya dan ketika sudah menjelang panen, permintaan beras organik sudah tergantikan oleh produsen padi organik daerah lain. Dari total 135 petani padi organik di tahun 2019, hanya 28 petani yang masih tetap mengusahakan padi organik di tahun 2024. Maka dari itu, motivasi petani perlu dikaji untuk mengetahui alasan petani masih mengusahakan padi organik yang berpengaruh terhadap tingkat keberlanjutan ekonomi usahatani padi organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat motivasi petani, tingkat keberlanjutan ekonomi usahatani padi organik, pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap motivasi petani, dan pengaruh motivasi petani terhadap keberlanjutan ekonomi usahatani. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan September 2024 hingga Februari 2025. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cisayong dengan responden berjumlah 34 orang yang dipilih secara sensus. Metode analisis data menggunakan statistika deskriptif dan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi petani dan keberlanjutan ekonomi usahatani termasuk dalam kategori tinggi. Faktor internal berpengaruh positif terhadap terhadap motivasi petani dengan indikator dominan yakni tingkat pendidikan, faktor eksternal berpengaruh positif terhadap motivasi petani dengan indikator dominan yakni modal dan peluang pasar, serta motivasi petani berpengaruh positif terhadap keberlanjutan ekonomi usahatani padi organik dengan indikator dominan yakni kebutuhan rasa aman.

Page 11 of 15 | Total Record : 145