cover
Contact Name
Komariah
Contact Email
komariah@trisakti.ac.id
Phone
+62271-648939
Journal Mail Official
sembio@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi FKIP Gedung D Lt 3 FKIP Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36 A Kentingan Surakarta 57126 Jawa Tengah INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Biology Education Conference
Core Subject : Health, Science,
Proceeding Biology Education Conference was published since 2003, with title Prosiding Seminar Nasional Biologi. The early number of the journal were published offline
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,234 Documents
PEMANFAATAN TUMBUHAN IRIS AIR (Neomarica gracillis) SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI AIR LIMBAH RUMAH TANGGA Rischa Wulandari; Yuli Siti F; Eka Septia W; Jenni Indah DP N; Niken R H
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 3 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadar limbah rumah tangga yang meningkat di suatu perairan dapat menyebabkan kualitas air menurun. Kualitas air yang menurun dapat mengganggu aktivitas biota perairan maupun manusia, sehingga perlu adanya upaya peningkatan kulitas air. Peningkatan kualitas air dapat dilakukan dengan bioremediasi.  Bioremediasi yang dilakukan oleh tumbuhan disebut fitoremediasi. Tumbuhan iris air (Neomarica gracilis) diduga dapat bertindak sebagai agen bioremediasi. Metode bioremediasi dilakukan secara ex situ. Limbah rumah tangga dibuat dengan konsentrasi 25%, 50%,  dan 100%, kemudian diberi dua perlakuan. Perlakuan pertama diberi tanaman Neomarica gracillis, sedangkan perlakuan kedua tanpa diberi  tanaman Neomarica gracillis. Parameter kualitas air yang terdiri atas  pH, suhu, DO, BOD, CO2 bebas, dan kesadahan total diukur selama tiga minggu. Tanaman Neomarica gracillis secara umun dapat menurunkan pH, suhu, BOD, CO2 bebas, dan kesadahan total, serta meningkatkan nilai DO. Hal ini menunjukkan kualitas air limbah rumah tangga meningkat.  Kata kunci :  Bioremediasi, Neomarica gracillis, Air Limbah
PENERAPAN METODE “ACTIVE LEARNING” UNTUK MENINGKATKAN PERHATIAN BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MAHASISWA PRODI P. BIOLOGI FKIP UNS Rusnaini Rusnaini
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 6, No 1 (2009): Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan metode active learning dapat meningkatkan minat mahasiswa semester II prodi P. Biologi FKIP UNS tahun ajaran 2008/2009. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada pada siklus I prosentase rata-rata nilai kognitifnya 73,45% dan pada siklus II meningkat menjadi 84,60%, sedangkan nilai afektif yaitu perhatian mahasiswa pada saat pembelajaran yang diperoleh dari hasil pengisian angket perhatian mahasiswa pada siklus I yaitu 61,72% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83, 80%. Terjadinya peningkatan ini dipengaruhi oleh penerapan metode active learning. Penggunaan metode ini membuat mahasiswa lebih tinggi tingkat pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pembelajaran atau materi kuliah karena mahasiswa diwajibkan untuk mencari materi dari berbagai sumber belajar, melakukan diskusi partisipatif dan juga dituntut untuk rnemberikan penilaian, penerimaan, dan penanggapan terhadap pendapat mahasiswa lain. Proses pembelajaran dengan menerapkan metode active learning pada siklus I dan siklus II juga mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada prosentase rata-rata kelas tiap siklus yaitu sebagai berikut: hasil pengisian angket afektif minat belajar mahasiswa siklus I 65,50% dan siklus II 85,30%, untuk tes evaluasi siklus I 77,20% dan siklus II 86,75%.
PENERAPAN “STRATEGY BASED STUDENT’S REQUEST” UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 3 SMAN 8 SURAKARTA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI TAHUN AJARAN 2009/2010 Rahayu Rahayu; Slamet Santosa; Meti Indrowati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 7, No 1 (2010): Seminar Nasional VII Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu meningkatkan motivasi belajar siswa dan aktivitas belajar siswa sebagai wujud peningkatan motivasi belajar siswa kelas XI IPA 3  SMAN 8 Surakarta pada pembelajaran biologi tahun ajaran 2009/2010. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan subyek penelitian siswa kelas XI IPA 3 SMAN 8 Surakarta tahun ajaran 2009/2010 yang berjumlah 37 siswa. Penelitian terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari 4 tahap meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi, dan angket. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Strategy Based Student’s request dapat meningkatkan motivasi belajar dan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran biologi. Persentase rata-rata dari indikator motivasi belajar siswa berdasarkan data lembar observasi pada pra siklus sebesar 46,49%, siklus I sebesar 84,31% dan siklus II sebesar 85,13%. Persentase rata-rata dari indikator aktivitas belajar siswa berdasarkan data lembar observasi pada pra siklus sebesar 30,72%, siklus I sebesar 79,14% dan siklus II sebesar 86,87%. Persentase rata-rata dari indikator motivasi belajar siswa berdasarkan data angket pada pra siklus sebesar 67,45%, siklus I sebesar 80,79% dan siklus II sebesar 80,18%. Persentase rata-rata dari indikator aktivitas belajar siswa berdasarkan data angket pada pra siklus sebesar 67,73%, siklus I sebesar 80,89% dan siklus II sebesar 80,45%.   Kata-kata kunci: Strategy Based Student’s Request, motivasi belajar, aktivitas belajar.
Profil Hands On Activity pada Mata Kuliah Mikroteknik di Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS Dewi Puspita Sari; Umi Fatmawati; Riezky Maya Prabasari
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman belajar pada perkuliahan mikrotenik menekankan pada kemampuan mahasiswa untuk bekerja dan mengelola kegiatan praktek di laboratorium. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Pendidikan Biologi semester 5 pada judul kuliah preparasi embedding dengan tujuan untuk mengidentifikasi aktivitas hands on activity. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah optimalisasi hands on activity dan inquiry labs skills, sehingga selain mempunyai gambaran konkrit dari konsep yang dipelajari, mahasiswa juga mampu menerapkan konsep dalam kehidupan riil. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Anatomi Tumbuhan, Anatomi Hewan  dan Mikrobiologi Gedung D lantai 2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Berdasarkan hasil wawancara dari dosen pengampu dan mahasiswa yang menempuh perkuliahan mikroteknik diperoleh kesimpulan diantaranya adalah (1) dijumpai permasalahan pada tahap merencanakan praktikum preparasi embeding hewan maupun tumbuhan, (2) kemampuan dan pengetahuan yang masih minim dari para praktikan tentang prosedur kerja beserta pengenalan dan penggunaan alat dan bahan, (3) kelemahan dalam penganalisaan hasil preparasi awetan histologis. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan dapat diidentifikasi bahwa kemapuan hands on activity pada praktikan sudah terlihat baik namun masih dibutuhkan adanya (1) dasar pengetahuan yang kuat tentang materi dan teknik yang akan dipelajari, (2) arahan dan ujuk kerja yang lebih terstruktur dan ringkas, (3) laboratory skills dalam rangka pembuatan,pengoperasiaan, penggunaan alat maupun bahan sehingga terjamin keamanan pribadi dan lingkungan (4) kemauan individual untuk berkembang dan mencoba lagi jika menemui kegagalan,dan (5) peningkatan hard skills dan soft skills dalam konteks penalisisan hasil pengamatan. Hasil penelitian ini selanjutnya akan dijadikan pertimbangan pemilihan model, strategi dan teknik pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan hands on activity pada mahasiswa.Key Word         : Hands on activity, Mikroteknik, Laboratorium, Embedding.
Implementation of Problem Based Learning Model Based on Monera Kingdom to Increase the Learning Outcomes and Critical Thinking Skills Mukti Hastuti Nurinayah; Aminuddin P. Putra
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permendikbud No. 65 of the standard curriculum in the learning process 2013 highly recommended approach is to use learning approaches that produce work. Based on these models are suitable is Problem Based Learning models.  Problem Based Learning models is designed to help students develop thinking skills, problem-solving skills, and intellectual skills. This research aims to improve learning outcomes and critical thinking skills studentsSMA 5 Banjaramasin to the application of Problem Based Learning models. This research is a classroom action research conducted in two cycles, each cycle of 2 meetings. The subjects were students of class X MIA 4 SMA Negeri 5 Banjarmasin. Cognitive learning outcomes of students has increased of the first cycle of 36.2% and cycle II of 90.7%, from the data obtained indicate achievement of classical completeness is set at ≥ 85%. Results of the assessment process is fair in every cycle. LKS assessment results classified as good in every cycle, the first cycle of 76.57% and 88.69% second cycle. Assessment of products / works has increased from 73.19% the first cycle and 83.59% second cycle. Affective student assessment results quite well on the assessment of character behavior and social skills in every cycle. Assessment of critical thinking skills of students has increased from 73.55% the first cycle and cycle II 82.11%, from the data obtained shows that the achievement of success indicators research students' critical thinking skills quite well. Students' response to the application of Problem Based Learning models showed high positive answer is 55.41% of students agreed. Under these conditions, the application of the model Pembelajaran Berdasarkan Problems can improve learning outcomes and the critical thinking skills of students on the Monera Kingdom Concept.Keywords: Monera Kingdom Concept, Problem Based Learning Model, the Learning Outcomes and Critical Thinking Skills
PENGGUNAAN ICT DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA GURU SMP N DI SUMATERA BARAT Erman Har; Welya Roza; Ashabul Khairi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 16, No 1 (2019): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on describing the categories of teacher attitudes towards ICT, teacher skills using ICT and teacher skills to make ICTbased teaching materials,learn differences a) teacher skills using ICT in learning, b) teacher attitudes towards ICT, c) teacher skills to make ICT-based teaching materials based on the location of the school.This research was carried out on the science teachers Junior high schoolin West Sumatra with a total sample of 260 people.Sampling is done randomly in selected schools. Descriptive data analysis, and inference statistics are t-test.The results showed that teacher attitudes towards ICT were in the high category, the skills of teachers using ICT were in the moderate category and teacher skills in making ICTbased teaching materials were in the low category. The skills of teachers using ICT based on the location of the school have significant differences, meaning that junior high school science teachers are higher in ICT Skills, teacher attitudes towards ICT are also higher outside city Junior high schoolscience teachers, the skills of Junior high schoolscience teachers make ICTbased teaching materials based on school locations also significant difference.
Tingkat Pengetahuan Komunitas Green Generations terhadap Konsep Kampung Hijau dan Konservasi Air Desa Karangmanggis Boja Kendal Irma Rohmawati; Diah Aprilia; Nadya Fitriani; Roie Megeron
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 14, No 1 (2017): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The importance of knowledge on water conservation is indispensable to the community. Community-based education is needed because of minimal knowledge and the need to maintain human and natural balance. The lack of knowledge and awareness of the importance of water conservation efforts in Karangmanggis Boja Kendal village caused the community not to do any water conservation efforts. The purpose of this research is to analyze the knowledge level of Green Generations community of Karangmanggis Boja Kendal Village about the concept of green village and water conservation in Karangmanggis Boja Kendal Village. This research was conducted in March-April 2017 in Karangmanggis Boja Kendal Village. This research method using One Group Pretest-Postest Design method. In this design there is one group of research subjects who received treatment or treatment with workshops and materials. For further measurements are given twice before and after treatment (post test and pretest). The research subjects were 13 communities of Green Generations. The data were obtained from the pretest results given before the workshop and the provision of materials to the Green Generations and posttest communities provided after the workshop and material presentation. Data processing using descriptive qualitative analysis techniques to know the description of the data obtained. The results showed that the level of knowledge of GGs community on water conservation efforts, plants that have potential as water storage and nursery techniques increased value by 11.6% is from the average pretest value of 60.4% to 72% at posttest.
KOMPOSISI DAN KEMELIMPAHAN FITOPLANKTON DI LAGUNA GLAGAH KABUPATEN KULONPROGO PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Aisyah Hadi Ramadani; Arini Wijayanti; Suwarno Hadisusanto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi jenis fitoplankton di laguna Glagah; 2) meng-identifikasi kemelimpahan fitoplankton di laguna Glagah; 3) mempelajari  hubungan faktor fisiko-kimia  lingkungan dengan kemelimpahan fitoplankton di laguna Glagah. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2012 di laguna Glagah desa Glagah kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo DIY. Pengambilan sampel  dilakukan pada 3 stasiun pengamatan untuk mengidentifikasi faktor fisiko-kimia (pH, DO, dan alkalinitas) dan mengidentifikasi fitoplankton. Pengamatan dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pada pukul 08.00 WIB (pagi) dan 13.00 WIB (siang). Pengujian faktor fisiko-kimia dan identifikasi fito-plankton dilakukan di laboratorium ekologi Fakultas Biologi UGM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoplankton yang ditemukan di laguna Glagah berjumlah 9 spesies dalam 3 fungsional grup dengan kemelimpahan rata-rata sebesar 1839.667 individu/L pada pagi hari dan 1640,333 pada siang hari. Fitoplankton yang paling melimpah adalah diatom. Berdasarkan analisis regresi korelasi antara kemelimpahan fitoplankton dan faktor fisiko-kimia perairan Laguna Glagah maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara faktor fisiko kimia meliputi pH, DO, dan alkalinitas dengan kemelimpahan fitoplankton.  Kata kunci: Kemelimpahan, Komposisi, Fitoplankton, Laguna, Glagah, Fisiko-Kimia
UPAYA REVEGETASI DAERAH TANGKAPAN AIR DAN LINGKUNGAN WILAYAH PERBATASAN BELU - NTT: STUDI KASUS EMBUNG LEOSAMA DAN SIRANI HALIWEN Wahyu Widiyono
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 8, No 1 (2011): Prosiding Seminar Nasional VIII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT   Effort to re-vegetation of  ‘embung’ watershed and environment was carried out in  the border area and dry climate, Belu District-East Nusa Tenggara (ENT) Province, 2006-2008.  Based on initial study consisted of ecological, runoff and erosion risk of ‘embung’  watershed and its environment, the some local and adapted species were cultivated  to remediate and conserve the degraded area. Evaluation of plant and environment development after three years effort was conducted on  April 2011. The research indicated that species which were planted in the surrounding village of Leosama and Sirani Haliwen ‘embung’ were very well growing.  On the other hand, species which were planted at the Leosama ‘embung’ watershed were bad growing, due to the serious handicap of wild cattle, degraded soil, water shortage and social culture.  The research concluded that effort to re-vegetation of a serious degraded area  need  to be backed up by the village nursery garden in the location which have soil and environment more favorable.  By this way we can minimize risk to re-vegetation of the big scale degraded area. Key words : re-vegetation, embung, environment, Belu-NNT   ABSTRAK   Upaya untuk penghijauan daerah tangkapan air dan lingkungan embung, telah dilaksanakan pada tahun 2006-2008.  Berdasarkan studi ekologi, resiko aliran permukaan dan erosi daerah tangkapan air dan lingkungan embung, telah ditanam beberapa jenis tumbuhan lokal dan adaftif utuk pemulihan dan konservasi lahan terdegradasi.  Evaluasi pertumbuhan tanaman dan perkembangan lingkungan, telah dilaksanakan pada bulan April, tahun 2011.  Penelitian menunjukkan, bahwa jenis tumbuhan yang ditanam di sekitar perkampungan penduduk Desa Leosama dan Desa Sirani-Haliwen lebih bagus dibandingkan yang ditanam di daerah tangkapan air.  Hal ini karena terjadi hambatan serius dari ternak liar, lahan yang sangat marginal, keterbatsan air dan sosial budaya masyarakat.  Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa untuk penghijauan lahan dengan kondisi fisik dan lingkungan sangat marginal perlu ditunjang dengan pembangunan kebun bibit desa dengan kondisi lahan dan lingkungan yang lebih baik. Cara tersebut diharapkan dapat mengurangi resiko kegagalan pada penghijauan dengan skala yang lebih luas.   Kata kunci : penghijauan, embung, lingkungan, Belu-NTT.
Perbedaan Pengaruh Penggunaan Jurnal Belajar Mind Mapping (JBMM) dan Jurnal Belajar Naratif terhadap Pemahaman Konsep Mahasiswa Calon Guru Biologi pada Mata Kuliah Profesi Kependidikan Suciati Suciati; Chrisnia Octovi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 13, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This aims of this research is to find out the influenced of using the mind mapping learning journal toward  biology student teachers’ concept understanding  on educational profession subject matter. This research was quasi experimental research with used post-test only nonequivalent control group design. The population of this research was all biology student teachers at semester 2 in Biology Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, 2015/2016 academic years. The sample involved 2 classes, A class consist of 30 students as control class (used the narrative learning journal that is the narrative notes media) and B class consist of 28 students as experiment class (used the mind mapping learning journal. Data collecting used test technique to measure biology student teachers’ concept understanding in educational profession subject matter by using the structured essay test. Non-test technique used observation sheet, interview and documentation as a data of  learning process as well as secondary data. Data Analyze used t-test. The result showed that the average value of concept understanding at A class (81, 00) and B class (84,57) with significance (0,469). Based on the results can be concluded that there was no significant influenced between both of classes.Key Word         : the narrative learning journal, the mind mapping learning journal, concept understanding, educational profession subject matter

Page 81 of 124 | Total Record : 1234