cover
Contact Name
Yesi Franita
Contact Email
yesi.franita@untidar.ac.id
Phone
+6289689511677
Journal Mail Official
mathlocus@untidar.ac.id
Editorial Address
Jalan Kapten Suparman 39, Potrobangsan, Magelang Utara, Magelang 56116
Location
Kota magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Published by Universitas Tidar
ISSN : 27231208     EISSN : 27231194     DOI : https://doi.org/10.31002/mathlocus
Core Subject : Education,
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika menerbitkan penelitian artikel, ulasan artikel, dan studi kasus yang berfokus pada matematika dan pendidikan matematika. Ruang lingkup artikel yang terbit di MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika merupakan artikel dalam bidang: 1. Pendidikan Matematika 2. Matematika (analisis, geometri, aljabar, statistik, matematika terapan)
Articles 70 Documents
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pola Bilangan Melalui Pendekatan MIKIR pada Siswa Kelas VIII J MTsN 4 Magelang Tahun Pelajaran 2022/2023 Masfufah, Lailatul; Santoso, Kukuh
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i1.3105

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pendekatan MIKIR dapat meningkatkan hasil belajar pola bilangan pada siswa kelas VIII J MTsN 4 Magelang tahun pelajaran 2022/2023. Pendekatan MIKIR merupakan pendekatan dari model pembelajaran aktif dengan tahapan mengalami, komunikasi, interaksi, dan refleksi. Melalui pendekatan ini diharapkan siswa dapat terlibat aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran terkesan menyenangkan dan bermakna. Harapannya melalui pendekatan MIKIR hasil belajar siswa pada materi pola bilangan dapat meningkat. Indikator peningkatan hasil belajar yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 75% kelas VIII J MTsN 4 Magelang memperoleh nilai lebih dari atau sama dengan kriteria ketuntasan minimal. Dari analisis data diperoleh persentase banyaknya siswa yang mendapatkan nilai tuntas dari pra siklus, siklus I, dan siklus II berturut-turut, yaitu 11,76%, 52,94%, dan 85,29%. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan persentase jumlah siswa yang memperoleh nilai lebih dari atau sama dengan kriteria ketuntasan pada setiap siklus. Selain itu, data menunjukkan ketercapaian indikator peningkatan hasil belajar dengan pembelajaran melalui pendekatan MIKIR. Oleh karena itu, pembelajaran melalui pendekatan MIKIR dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa khususnya pada materi pola bilangan kelas VIII.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis dan Self-Efficacy dalam Materi Barisan dan Deret Melalui Discovery Learning Peserta Didik SMA Negeri 1 Muntilan Widiastuti, Widiastuti; Handayani, Puji
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i1.3163

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang dipelajari peserta didik di setiap jenjang pendidikan. Kemampuan komunikasi matematis merupakan kemampuan yang akan dicapai dalam pembelajaran matematika. Self-efficacy merupakan keyakinan diri individu peserta didik untuk mengenai sejauh mana ia mampu untuk mengerjakan tugas, mencapai tujuan, dan merencanakan tindakan untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Peserta didik fase E5 SMA SMA Negeri 1 Muntilan menunjukkan belum ada peserta didik dengan kriteria kemampuan komunikasi sangat baik dan 33% peserta didik memiliki self-efficacy kriteria tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran matematika materi barisan dan deret dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan self-efficacy peserta didik fase E5 SMA Negeri 1 Muntilan, (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan self-efficacy peserta didik fase E5 SMA Negeri 1 Muntilan setelah melakukan pembelajaran matematika materi barisan dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning, dan (3) memaparkan perubahan perilaku peserta didik fase E5 semester gasal tahun ajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan self-efficacy dalam pembelajaran matematika materi barisan dan deret melalui discovery learning peserta didik fase E5 SMA Negeri 1 Muntilan. Peningkatan kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari peningkatan kriteria kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Peningkatan self-efficacy ditinjau dari kriteria skor angket self-efficacy, yaitu kriteria sangat tinggi meningkat sebesar 19%, kriteria tinggi meningkat 29%, dan tidak ada peserta didik dengan self-efficacy rendah dan sangat rendah. Kondisi ini memenuhi indikator yang dirumuskan dalam penelitian ini.
Analisis Butir Soal Penilaian Tengah Semester (PTS) Matematika Kelas XI Berdasarkan Teori Klasik Gunawan, Gunawan; Asria, Lailatul
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i1.3177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Tengah Semester (PTS) mata pelajaran matematika SMAN 1 Kota Mungkid. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4 dengan instrumen tes berupa soal pilihan ganda. Butir soal dianalisis berdasarkan teori klasik yaitu indeks kesukaran, daya pembeda, reliabilitas, dan efektivitas pengecoh. Hasil analisis indeks kesukaran terdapat 3 soal kategori sukar, 12 soal kategori sedang, dan 5 soal kategori mudah. Daya pembeda soal menunjukkan 16 soal kategori sangat baik, 1 soal kategori cukup baik, 2 soal kategori sedang, dan 1 soal kategori buruk. Analisis reliabilitas menunjukkan soal memenuhi kriteria reliabilitas dengan kategori baik. Efektivitas pengecoh pada soal menunjukkan 3 soal kategori sangat baik, 6 soal kategori baik, 8 soal kategori kurang baik, 2 soal kategori tidak baik, dan 1 soal kategori sangat tidak baik. Secara keseluruhan terdapat 8 butir soal memenuhi kriteria soal sangat baik dan dapat digunakan kembali.
Analisis Kebutuhan Media untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Kelas V Dan Mendukung Implementasi Blended Learning Zahro, Asyifa Aulia; Triyono, Ageng; Ma'ruf, Abdul Hakim; Nurimani, Nurimani
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i1.3182

Abstract

Motivasi belajar matematika siswa kelas V masih rendah. Salah satu alternatif solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan menggunakan media pembelajaran tertentu yang terintegrasi dengan proses pembelajaran saat ini. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran yang dapat memfasilitasi peningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas V dan dapat diintegrasika dengan model pembelajaran abad 21 yang sedang trend. Jenis penelitian deskriptif kualitatif ini ditempuh melalui observasi, wawancara, pengisian kuisioner, dan studi literatur. Data yang didapatkan dicek keabsahannya melalui wawancara ulang (follow up inteview) dengan subjek penelitan yang terlibat dan dicek reliabilitasnya dengan jalan mendiskusikan dan membandingkannya dengan data-data hasil penelitian sejenis. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode Milles dan Huberman. Subjek penelitian terdiri dari 2 guru matematika dan 33 siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Hasil analisis kriteria media menunjukkan bahwa diperlukan media pembelajaran matematika yang dapat mendukung proses blended learning. Hasil analisis ketersediaan perangkat penunjang blended learning menunjukkan bahwa perangkat yang dimiliki sekolah dan siswa tersedia dalam jumlah yang cukup. Hasil analisis jenis media menyimpulkan terdapat 3 jenis media yang sesuai kebutuhan sekolah yaitu e-modul, e-LKPD, dan video animasi. Hasil analisis kebutuhan media berdasarkan perspektif siswa menunjukkan bahwa 94% siswa lebih menyukai media pembelajaran berupa video animasi dibandingkan media jenis lainnya. Hasil analisis jenis aplikasi video animasi menunjukkan bahwa aplikasi Powtoon dapat direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan media yang sedang dibutuhkan. Maka dapat disimpulkan bahwa media yang perlu dikembangkan lebih lanjut sebagai alternatif pemecahan masalah yang dialami pihak sekolah adalah berupa video animasi berbasis aplikasi Powtoon.
Identifikasi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Negeri 1 Bandongan pada Materi Persamaan Garis Lurus Lestari, Fitriani; Syaifuddin, Ahmad; Wati, Arinda Hikma
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i1.3186

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP Negeri 1 Bandongan pada materi persamaan garis lurus. Metode yang digunakan ialah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIII F SMP Negeri 1 Bandongan. Pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan pemecahan masalah dan wawancara. Teknik pengambilan data yang dilakukan yaitu 1) melakukan wawancara dengan guru matematika; 2) memberikan soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis kepada siswa; 3) menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan indikator kemampuan pemahaman konsep dan mengklasifikasikannya; 4) mengukur kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sesuai dengan kategorinya; dan 5) mengukur kemampuan pemahaman konsep matematis siswa secara keseluruhan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa tergolong sangat rendah karena siswa belum mampu memenuhi semua indikator kemampuan pemahaman konsep matematis.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) Berbantuan LKPD terhadap Kemampuan Koneksi Matematis pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Adawiyah, Sherla Salsabila; Hendrastuti, Zuida Ratih; Franita, Yesi
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i2.4223

Abstract

Tujuan penelitian yaitu (1) untuk menganalisis tingkat ketuntasan kemampuan koneksi matematis peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran RME; (2) untuk menganalisis tingkat ketuntasan kemampuan koneksi matematis peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran langsung; dan (3) untuk menganalisis perbandingan kemampuan koneksi matematis peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran RME berbantuan LKPD dengan kemampuan koneksi matematis peserta didik yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini memakai pendekatan penelitian kuantitatif berjenis quasi experiment design berbentuk post-test only control group design dengan populasi penelitian ialah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Magelang tahun pelajaran 2022/2023. Sampel dipilih dengan teknik cluster random sampling, dan didapatkan kelas VIII C menjadi kelas eksperimen, sedangkan kelas VIII A menjadi kelas kontrol. Data penelitian didapatkan melalui tes kemampuan koneksi matematis peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa kemampuan koneksi matematis peserta didik di kelas eksperimen mencapai ketuntasan. Sementara kemampuan koneksi matematis peserta didik di kelas kontrol belum mencapai ketuntasan. Sementara itu, rata-rata kemampuan koneksi matematis peserta didik yang menerapkan model pembelajaran RME berbantuan LKPD lebih baik daripada kemampuan koneksi matematis peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran langsung.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Android “Si-Inka” Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kumawati, Siti; Rahmawati, Fadhilah; 'Adna, Syita Fatih
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i2.4225

Abstract

Penelitian ini menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran matematika, dimana banyak peserta didik menghindari mata pelajaran ini karena dianggap sulit dan menakutkan. Analisis kebutuhan menunjukkan beberapa permasalahan, seperti kesulitan dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar, kecenderungan peserta didik menghafal tanpa pemahaman konsep, kemampuan pemahaman matematis yang rendah, dan kurangnya pembelajaran matematika yang diakulturasi dengan budaya. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif android “Si-Inka” berbasis etnomatematika untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis. Metode pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, dengan subjek penelitian sebanyak 31 peserta didik kelas VIII A dan C. Hasil validasi dan uji kepraktisan menunjukkan bahwa aplikasi android “Si-Inka” dinyatakan valid dan praktis. Uji efektivitas dengan N-Gain menunjukkan Si-Inka efektif dalam penggunaannya dengan skor 0,6 pada kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ini efektif meningkatkan kemampuan pemahaman matematis peserta didik pada materi bangun ruang sisi datar.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika pada Materi Bilangan Rasional Kelas VII SMP Kartika XII-1 Ditinjau dari Motivasi Belajar Apriliana, Martha; Nindita, Anis
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i2.4229

Abstract

Literasi matematika sangat penting di dunia pendidikan, namun sangat disayangkan  prestasi  kemampuan tersebut kurang begitu membanggakan di kancah internasional. Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan PISA( Programme for Internasional Student Assesment) sejak tahun 2000.  Berdasarkan hasil survai PISA pada tahun 2022 menempatkan Indonesia pada posisi 71 dari 79 negara. Dalam mengembangkan literasi matematika dibutuhkan motivasi belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai bagaimana kemampuan literasi matematika ditinjau dari motivasi belajar dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi. dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 25 peserta didik kelas VII B SMP Kartika XII-1. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen tes  literasi matematika yang terdiri dari 5 indikator dan non tes berupa angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitaian menunjukan peserta didik dengan motivasi belajar rendah kurang memenuhi indikator kemampuan literasi matematika. Peserta didik dengan motivasi belajar sedang setidaknya menenuhi 5 indikator kemampuan literasi matematika. Peserta didik dengan motivasi belajar tinggi memenuhi semua indikator kemampuan literasi matematika. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan informasi kepada pendidik mengenai kemampuan literasi matematika peserta didik ditinjau dari motivasi belajar dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi.Kata Kunci: Bilangan rasional, kemampuan literasi matematika, motivasi belajar 
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan LKPD terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Ditinjau dari Self-Efficacy pada Peserta Didik Kelas VIII Adawiyah, Sherli Salsabila; 'Adna, Syita Fatih; Hendrastuti, Zuida Ratih
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i2.4235

Abstract

Temuan tes kemampuan awal berpikir kritis matematis peserta didik di SMP Negeri 9Magelang yang menghasilkan skor 25,81 dari skor maksimum 100 menjadi pendorong untukpeneliti. Keterlibatan dan keaktifan peserta didik kurang ketika pembelajaran berlangsung.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL)berbantuan LKPD terhadap kemampuan berpikir kritis matematis ditinjau dari self-efficacy padapeserta didik kelas VIII. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan metodepenelitian quasi experiment design. Variabel bebas pada penelitian ini yaitu model pembelajaran dan self-efficacy, sedangkan variabel terikat penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kritis matematis. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 62 peserta didik dari kelas VIII C dan kelas VIII D. Analisis data yang digunakan antara lain uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, uji anava dua jalan, dan uji pasca anava yaitu uji scheffe. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran PBL berbantuan LKPD lebih baik daripada peserta didik yang mengikuti pembelajaran pada model pembelajaran langsung; (2) peserta didik dengan self-efficacy kategori tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis matematis sama baiknya dengan peserta didik yang memiliki self-efficacy kategori sedang; peserta didik dengan self-efficacy kategori sedang dan tinggi memiliki kemampuan berpikir kritis matematis lebih baik daripada peserta didik yang memiliki self-efficacy kategori rendah; dan (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis matematis.
Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Diana, Risma Firda; Rahmawati, Rahmawati
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v4i2.4238

Abstract

Motivasi belajar merupakan dorongan dari diri siswa untuk belajar. Pemahaman matematis merupakan tujuan pembelajaran matematika karena kemampuan pemahaman matematis diperlukan untuk menyelesaikan masalah sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya serta besarnya pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa MI Al Hidayah Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket motivasi dan tes pemahaman matematis. Instrumen penelitian diberikan kepada subjek penelitian untuk mengumpulkan data terkait motivasi serta pemahaman matematis subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,217 yang berarti memberikan pengaruh dalam kategori rendah. Dapat dikatakan bahwa siswa kelas VI MI Al Hidayah Surabaya sebagian memiliki motivasi belajar yang berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman matematis. Lebih lanjut, berdasarkan perhitungan koefisien determinasi diperoleh informasi bahwa pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa MI Al Hidayah Surabaya sebesar 47%. Dengan kata lain, 53 % dipengaruhi oleh variabel lain