cover
Contact Name
Iwan Kandori
Contact Email
iwankandori@unima.ac.id
Phone
+6281340426778
Journal Mail Official
literacyjpe@unima.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Ekonomi Fekon Universitas Negeri Manado . Jl. Kampus UNIMA,Tondano, Minahasa, Indonesia.
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27749185     DOI : https://doi.org/10.53682/10.53682
Core Subject : Economy, Education,
LITERACY - Jurnal Pendidikan Ekonomi [ISSN 2774-9185] adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Manado. Jurnal ini bertujuan untuk menyajikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang mencakup topik pembelajaran Pendidikan Ekonomi, Akuntansi, Manajemen & Bisnis, Administrasi Perkantoran, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi yang berimplikasi untuk meningkatkan pendidikan dan pembelajaran Ekonomi. Jurnal ini terbit di bulan Juni dan Desember sejak tahun 2020.
Articles 525 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN IPS KELAS 7 PADA SMPN 2 SANGGALAGI SATAP Bunga, Veronika Nely; Taroreh, Johny; Elean, Julius; Lempas, Jetty D.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8172

Abstract

ABSTRAK Metode konvensional yang susdah lama digunakan oleh pendidik tidak dapat membantu siswa untuk menghadapi tantangan dan kemajuan sesuai perkembangan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat belajar siswa pada Kelas VII SMPN 2 SANGGALAGI SATAP Pada Materi kegiatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII yang berjumlah 20 orang siswa pada materi kegiatan ekonomi masyarakat semester Ganjil Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan/perlakuan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu data hasil angket minat belajar siswa dan data observasi pelaksanaan dengan penerapan model pembelajaran PBL. Hasil penelitian bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) pada materi kegiatan ekonomi masyarakat mengalami peningkatan minat belajar dengan perolehan persentase pada siklus I 76,3 % dan pada siklus II 89 %. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan minat belajar siswa Kelas VII SMPN2 Sanggalagi Satap pada materi kegiatan ekonomi masyaeakat Kata kunci: minat belajar, problem based learning (PBL) ABSTRACT Conventional methods that have been used by educators for a long time cannot help students to face challenges and progress according to development. The aim of the research is to determine whether the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model can increase students' interest in learning in Class VII of SMPN 2 SANGGALAGI SATAP on the subject of community economic activities. This research is classroom action research (PTK). The research subjects were 20 class VII students on the subject of community economic activities in the odd semester of the 2023/2024 academic year. The research consists of two cycles, each cycle consisting of four stages, namely planning, action/treatment, observation and reflection. Data collection techniques use descriptive methods. The data analysis techniques used are data from student interest questionnaire results and implementation observation data using the PBL learning model. The results of the research showed that the application of the problem based learning (PBL) learning model to the material on community economic activities experienced an increase in interest in learning with a percentage gain in cycle I of 76.3% and in cycle II of 89%. Based on the research results obtained, it can be concluded that the PBL learning model can increase the learning interest of Class VII students at SMPN 2 Sanggalagi Satap in the material of community economic activities. Keywords: interest in learning, problem based learning (PBL)
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VII SMP NEGERI 3 AMBON Ursia, Vience; Manongko, Allen; Slat, Ferry; Makaliwe, Niny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8173

Abstract

ABSTRAK Dalam penilitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran based learning (PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS ) kelas VII di SMP Negeri 3 Ambon pada tahun pelajaran 2023 – 2024 semester ganjil, penilitian yang dilakukan yaitu Penelitian Tindakan Kelas. penelitian ini dilakukan dengan adanya kerjasama atau kolaborasi antara peneliti dengan siswa, Subjek penelitian siswa kelas VII berjumlah 23 siswa yang terdiri dari perempuan = 12 dan laki – laki = 11 orang di SMP Negeri 3 Ambon. teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket sederhana. adapun prosedur penelitian yaitu dimulai dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan interprestasi, analisis dan refleksi. dengan penggunaan model PBL ini motivasi belajar siswa sebesar 10,23 % pada siklus I sebesar 70,62 % dan di siklus ke II mengalami peningkatan ketika menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) sebesar 92,16 % siswa begitu aktif dalam pembelajaran. Kata kunci : Motivasi Belajar, Model pembelajaran Problem Based learning ABSTRACT This research aims to increase students' learning motivation through the application of the based learning (PBL) learning model in class VII Social Sciences (IPS) subjects at SMP Negeri 3 Ambon in the 2023 - 2024 odd semester academic year, the research carried out is Classroom Action Research . This research was carried out with cooperation or collaboration between researchers and students. The research subjects were 23 class VII students consisting of 12 girls and 11 boys at SMP Negeri 3 Ambon. Data collection techniques use simple observation and questionnaires. The research procedures start from action planning, action implementation, observation and interpretation, analysis and reflection. by using this PBL model, student learning motivation was 10.23% in the first cycle, it was 70.62% and in the second cycle it increased when using the Problem Based Learning (PBL) learning model, 92.16% of students were very active in learning. Keywords: Learning Motivation, Problem Based learning model
PENERAPAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITISDAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI DI SMA NEGERI 2 BATAUGA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Sitti Nurhaidah, Wa Ode; Wuisang, Jerry; Slat, Ferry; Makaliwe, Niny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8174

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata Pelajaran Ekonomi kelas XI IIS SMA Negeri2 Batauga tahun ajaran 2022/2023 melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IIS.2 SMA Negeri 2 Batauga Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 17 siswa. Prosedur penelitian meliputi tahap ( a) Perencanaan, (b) Tindakan, (c ) observasi, ( d ) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, proses pembelajaran dengan penerapan model Problem Based Learning ( PBL ) dapat meningkatkan kemampuan Berpikir Kritis dan hasil belajar. Hal ini terbukti dengan adanya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada tiap siklusnya mengalami peningkatan. Berdasarkan data hasil kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam mengembangkan permasalahan pada siklus I masih kurang baik 38% ( 6 siswa dari 17 siswa ), siklus II diketahui nilai persentase mengalami peningkatan dari siklus I dimana kemampuan berpikir kritis siswa dalam mengembangkan permasalahan cukup baik 88% ( 15 siswa dari 17 siswa ). Melalui perbandingan tersebut diketahui bahwa nilai kemampuan berpikir kritis siswa dalam mengembangkan permasalahan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan.Peserta dididk lebih antusias dalam mengikuti Pelajaran ekonomi.Berdasarkan hal tersebut menunjukan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik dalam Pelajaran ekonomi. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), kemampuan berpikir kritis, hasil belajar ABSTRACT The aim of this research is to improve students' critical thinking skills in the Economics subject in class This type of research is Classroom Action Research. The subjects of this research were students in class XI IIS.2 of SMA Negeri 2 Batauga for the 2023/2024 academic year, totaling 17 students. The research procedure includes stages (a) planning, (b) action, (c) observation, (d) reflection. Based on research results, the learning process by applying the Problem Based Learning (PBL) model can improve Critical Thinking abilities and learning outcomes. This is proven by the increasing critical thinking skills of students in each cycle. Based on data from the results of students' critical thinking abilities in developing problems in cycle I which was still not good at 38% (6 students out of 17 students), in cycle II it was found that the percentage value had increased from cycle I where students' critical thinking abilities in developing problems were quite good at 88% ( 15 students out of 17 students). Through this comparison, it is known that the value of students' critical thinking skills in developing problems from cycle I to cycle II has increased. Students are more enthusiastic in taking economics lessons. Based on this, it shows that the problem-based learning model can improve students' critical thinking skills and learning outcomes. in economics lessons. Keywords: Problem Based Learning (PBL), critical thinking skills, learning outcomes
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI MATERI EKONOMI KREATIF DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DI KELAS IX B SMP NEGERI 23 HALMAHERA UTARA Wekes, Wilson Wekes; Wuisang, Jerry; Gerungan, cleimen; Lempas, Jetty D.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8175

Abstract

ABSTRAK Model pembelajaran merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan hasil belajar yang dapat dilakukan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IX B SMP Negeri 23 Kabupaten Halmahera Utara Tahun Pelajaran 2022/2023 menggunakan model pembelajaran Project Based Learning. Subjek penelitian adalah peserta didik yang berjumlah 28 orang, sumber data penelitian diperoleh dari data kualitatif berupa data hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik serta data kuantitatif berupa data tes hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian siklus I diperoleh peserta didik yang tuntas secara individu sebanyak 23 orang, dengan ketuntasan klasikal sebesar 85%. Sedangkan hasil penelitian II mengalami peningkatan ketuntasan secara individu sebanyak 28 orang dengan presentasi ketuntasan 100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pembelajaran menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IX B SMP Negeri 23 Kabupaten Halmahera Utara. Kata Kunci: Project Based Learning, Hasil Belajar Peserta didik ABSTRACT The learning model is one means of improving learning outcomes that can be carried out by teachers. The aim of this research is to improve the learning outcomes of class IX B students at SMP Negeri 23 North Halmahera Regency for the 2022/2023 academic year using the Project Based Learning learning model. The research subjects were 28 students, the research data sources were obtained from qualitative data in the form of data from observations of teacher and student activities as well as quantitative data in the form of test data on student learning outcomes. The results of the first cycle of research obtained that 23 students completed individually, with classical completion of 85%. Meanwhile, the results of research II showed an increase in individual completion by 28 people with a completeness presentation of 100%. Based on the results of this research, learning using the Project Based Learning learning model can improve the learning outcomes of class IX B students at SMP Negeri 23 North Halmahera Regency. Keywords: Project Based Learning, Student Learning Outcomes
KESULITAN BELAJAR DAN FAKTOR PENYEBABNYA PADA SISWA SMP NEGERI 2 KOTA TERNATE ., Rosita; Rooroh, Agnes; Korengkeng, Nola; Taroreh, Johny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8177

Abstract

Abstrak Kesulitan belajar merupakan suatu kondisi siswa menghadapi hambatan- hambatan tertentu dalam menempuh proses pendidikan serta menggapai hasil belajar secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar yang dihadapi siswa serta mengetahui penyebab siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dimana kami memberikan beberapa kuesioner ataupun pertanyaan kepada siswa-siswa mengenai kesulitan belajar. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah 100 siswa di SMP Negeri 2 Kota Ternate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan-kesulitan belajar siswa merupakan kesulitan yang bersifat komunal atau kolektif dirasakan oleh sebagian siswa. Kata Kunci: Kesulitan Belajar; Siswa; Abstract Learning is a condition of students facing certain obstacles in taking the educational process and achieving maximum learning outcomes. This study aims to determine the learning difficulties faced and to find out the causes of students experiencing difficulties in learning. The method used in this research is a survey method, where we give several questionnaires or questions to students about learning difficulties. The sample in this study was 100 students at SMP Sabilal Akhyar Kwala Gumit. The results showed that students' learning difficulties were communal difficulties or felt by some students. Keyword: Difficulty learning; Student
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMP NEGERI 4 KAIRATU DESA HATUSUA KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Tuhuteru.docx, Hetwich Felecia Tuhuteru; Kandori, Iwan; Lempas, Jetty
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8178

Abstract

ABSTRAK Motivasi dan pemahaman konsep merupakan aspek yang harus dimiliki oleh peserta didik sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, PBL merupakan salah satu model pembelajaran yang mampu membuat aktivitas belajar lebih aktif sehingga berpengaruh positif pada motivasi belajar dan pemahaman konsep peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Ekonomi kelas VII SMP Negeri 4 Kairatu. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research).Penelitian dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti,guru dan melibatkan keaktifan peserta didik . Subjek penelitian peserta didik siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua peserta didik kelas 7 SMP Negeri 4 Kairatu sebanyak 28 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket sederhana. Prosedur penelitian meliputi tahap : (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan ,(c) observasi dan intrepretasi, dan (d) analisis dan refleksi. Dari penelitian terhadap aspek-aspek tersebut, maka dapat di simpulkan bahwa Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik sebesar 10,54% (siklus I sebesar 79,92% dan Siklus II sebesar 90,4%). Peningkatan keaktifan peserta didik dalam pembelajaran sebesar 19,36 % (siklus I sebesar 75,02% dan Siklus 2 sebesar 93,10%.Kesimpulan Hipotesis dapat diterima. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Motivasi Belajar ABSTRACT Motivation and understanding of concepts are aspects that students must have so they can follow the learning process well.Based on the literature review that has been carried out, PBL is a learning model that is able to make learning activities more active so that it has a positive effect on students' learning motivation and understanding of concepts.The aim of this research is to increase students' learning motivation through the Problem Based Learning (PBL) learning model in class VII Economics at SMP Negeri 4 Kairatu. This research uses the Classroom Action Research Method. The research was carried out in collaboration between researchers, teachers and involved active students. The research subjects were students from cycle 1 and cycle 2. The population was all 28 grade 7 students at SMP Negeri 4 Kairatu, the sample was taken from the entire population. Data collection techniques use simple observation and questionnaires. The research procedure includes stages: (a) action planning (b) implementation of actions (c) observation and interpretation, and (d) analysis and reflection. From research on these aspects, it can be concluded that the Problem Based Learning (PBL) learning model can increase students' learning motivation by 10.54% (Cycle I by 79.92% and Cycle II by 90.4%). The increase in student activity in learning was 19.36% (Cycle I was 75.02% and Cycle 2 was 93.10%. Hypothesis conclusion was acceptable. Keywords: Problem Based Learning Model, Learning Motivation
PENTINGNYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN IPS / EKONOMI DI SMPN 2 LAMPASIO KABUPATEN TOLITOLI SULAWESI TENGAH Animah, .; Taroreh, Johny; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8181

Abstract

ABSTRAK Proses pembelajaran di SMPN 2 Lampasio Kab. Tolitoli Sulawesi Tengah, bahwa metode pembelajaran yang digunakan kurang inovatif dan menarik bagi siswa sehingga siswa merasa bosan, jenuh, dan malas dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VII-B mata pelajaran IPS/Ekonomi, melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Projek Based Learning (PjBL). Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas VII-B SMPN 2 Lampasio Tolitoli tahun pelajaran 2023/2024. Hasil pada penelitian ini, yang bisa diberikan solusi terhadap permasalahan yang ada yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Projek Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan motivasi belajar IPS /Ekonomi siswa kelas VII-B SMPN 2 Lampasio Tolitoli, dengan hasil penelitian dapat dilihat melalui pembelajaran secara langsung,bahwa siswa kelas VII-B pada siklus 1 sudah mulai meningkat, hal ini dapat dibuktikan melalui lembar observasi bahwa siswa sudah memahami pembelajaran yang telah disajikan oleh pendidik. Setelah melanjutkan siklus ke II mengalami peningkatan siswa dapat menerapkan dan mempresentasikan hasil karya keterampilan “Daur Ulang” dengan baik. Dengan demikian penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Projek Based Learning (PjBL) berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS /Ekonomi kelas VII-B di SMPN 2 Lampasio Tolitoli. Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Projek Based Learning(PjBL), Motivasi belajar siswa. ABSTRACT The learning process at SMPN 2 Lampasio Kab. Tolitoli, Central Sulawesi, that the learning methods used are less innovative and interesting for students so that students feel bored, bored and lazy in participating in learning. The research aims to increase the learning motivation of class VII-B students in Social Sciences/Economics subjects, through the Problem Based Learning (PBL) and Project Based Learning (PjBL) learning models. Researchers used Classroom Action Research (PTK) on class VII-B students at SMPN 2 Lampasio Tolitoli for the 2023/2024 academic year. The results of this research, which can provide solutions to existing problems, are by applying the Problem Based Learning (PBL) and Project Based Learning (PjBL) learning models to increase the motivation to learn Social Sciences/Economics for class VII-B students at SMPN 2 Lampasio Tolitoli, with results research can be seen through direct learning, that class VII-B students in cycle 1 have begun to improve, this can be proven through observation sheets that students have understood the learning that has been presented by the educator. After continuing the second cycle, students experienced improvement in being able to apply and present the results of their "Recycling" skills well. Thus, the application of the Problem Based Learning (PBL) and Project Based Learning (PjBL) learning models has an effect in increasing students' learning motivation in the Social Sciences/Economics subject class VII-B at SMPN 2 Lampasio Tolitoli. Keywords: Problem Based Learning (PBL) Learning Model, Project Based Learning (PjBL), Student learning motivation.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XII DI SMA NEGERI 1 POSO PESISIR UTARA Betosi, Yuddy Christina; Kandori, Iwan; Rooroh, Agnes
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8185

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah model pembelajaran Problem BasedLearning (PBL)dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan atau kajian literatur.Hasil yang diperoleh berdasarkanpenelitian terdahulu yakni di dapatkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi.Hal ini dikarenakan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa untuk berpikir kritis memecahkan masalah dan mampu menyusun pengetahuannya sendiri dengan melewati proses pemecahan pada suatu masalah yang telah dilaksanakan.Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ini sesuai dan relevan untuk diterapkan dalam mata pelajaran akuntansi karena pada materi tersebut membutuhkan keterampilan langsung dan pemahaman yang lebih mendalam sehingga siswa dapat lebih memahami suatu materi jika mereka harus diarahkan pada masalah nyata dan harus diselesaikan. Kata kunci:Hasil belajar,Akuntansi,Problem Based Learning. ABSTRACT The aim of this research is to analyze whether the Problem Based Learning (PBL) learning model can improve student learning outcomes in accounting subjects. This type of research is library research or literature review. The results obtained are based on previous research, namely that the Problem Based Learning learning model ( PBL) can improve student learning outcomes in accounting subjects. This is because the PBL learning model can improve students' learning abilities to think critically to solve problems and be able to compile their own knowledge by going through the process of solving a problem that has been implemented. This shows that the learning model This is appropriate and relevant to be applied in accounting subjects because this material requires direct skills and deeper understanding so that students can better understand the material if they are directed at real problems and must be solved. Keywords: Learning outcomes, Accounting, Problem Based Learning.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 1 LOBBO TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Usat, Rostina; Mamentu, Meike; Rawung, Moura F.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8194

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalammata pelajaran ekonomimelalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas X SMAN 1 Lobbo. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2022 - 2023 yang berjumlah 36 orang. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi pada sub tema APBN. Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi pada sub tema APBD. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari siswa, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar siswa dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 4 siswa pada siklus I sudah ada 7 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 11 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 33%, pada siklus kedua meningkat menjadi 58 % . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 88,25,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci: Minat belajar, Pelajaran Ekonomi, Metode Problem Based Learning ABSTRACK This research aims to describe the increase in students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class X SMAN 1 Lobbo. This research was carried out in 2 cycles. Cycle 1 and cycle 2 consist of research stages which are divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. The research subjects were 36 class XI students in the Economics subject for the 2022 – 2023 academic year. Learning in cycle I concerns economic actions, economic motives and economic principles in the APBN sub-theme. Learning in cycle II is about economic actions, economic motives and economic principles in the APBD sub-theme. Observation data is validated through source triangulation, namely data originating from students, observers and researchers themselves. In cycle I, the percentage of student learning completion from the Pre-cycle was 54.75, in cycle I it increased to 79.25 and in cycle II it became 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle which only numbered 4 students, in cycle I there were 7 students and in cycle II it increased again to 11 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in learning I to III there was an increase from cycle I of only 33%, in cycle II it increased to 58%. After students were given additional assignments by doing exercises and teacher guidance in cycle II it increased to 88.25% and after the second lesson students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' interest in economic subjects in economic actions, economic motives and economic principles. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Interest in learning, Economics Lessons, Problem Based Learning Method
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 4 MANADO Masikome, Silvia I. S.; Kandori, Iwan; Oroh, Silvana
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8196

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui peningkatan keaktifan dan peningkatan minat belajar peserta didik pada kelas X SMAN 4 Manado dalam pembelajaran ekonomi pada materi Sejarah uang dan lembaga keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas. Tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Hubungan keempat komponen itu dipandang sebagai satu siklus. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. pada siklus I mengenai materi sejarah uang dan lembaga keuangan.Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi lembaga keuangan nonbank. Hasil evaluasi prasiklus menunjukkan siswa belum mencapai ketuntasan dalam belajar, yang disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi keliling dan luas jajargenjang dan segitiga. Pada siklus II ini juga siswa yang telah mencapai ketuntasan telah mencapai 62,5% dengan nilai rata-rata kelas 79,25. Pada Penelitian tindakan kelas ini menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5% . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi sejarah uang dan lembaga keuangan hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci: Minat Belajar, Minat Belajar Peserta Didik, Pembelajaran Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to determine the increase in activity and interest in learning of students in class X SMAN 4 Manado in economic learning on the history of money and financial institutions. This research was conducted using the Classroom Action Research Method. The research stages are divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. The relationship between the four components is seen as one cycle. The research was carried out in 2 cycles. in cycle I regarding material on the history of money and financial institutions. Learning actions in cycle II regarding material on non-bank financial institutions. The results of the pre-cycle evaluation show that students have not achieved completeness in learning, which is due to students' lack of understanding of the perimeter and area of parallelograms and triangles. In this second cycle, students who have achieved completeness have reached 62.5% with an average class score of 79.25. In this classroom action research, the average value increased from Pre-cycle 54.75 in cycle I to 79.25 and in cycle II to 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were already 25 students and in cycle II it increased again to 36 students although not all students have finished studying. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, it increased to 62.% and after the second lesson, students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) model can increase students' interest in Economics subjects regarding the history of money and financial institutions. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Interest in Learning, Student Interest in Learning, Problem Based Learning