cover
Contact Name
Nurmiati
Contact Email
pajoco@patria-artha.ac.id
Phone
+6282292852552
Journal Mail Official
pajoco@patria-artha.ac.id
Editorial Address
Jl. Tun Abdul Razak (Hertasning Baru), Poros Makassar - Gowa Kode Pos 92113, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Patria Artha Journal of Community
ISSN : -     EISSN : 28090055     DOI : https://doi.org/10.33857/pajoco
Patria Artha Journal of Community (PKM) Universitas Patria Artha is a journal that publishes research articles on the results of community service with a focus and scope in the fields of Engineering, Economics, Health, Education, Humanities. Patria Artha Journal of Community (PKM) E-ISSN : 2809-0055 is published twice a year in April and October.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
Penerapan Dan Pendampingan Sistem Nutrisi Otomatis Berbasis Iot Untuk Meningkatkan Produktivitas Pembenihan Hortikultura Di Screen House Yayasan Wadah Jalinan Dermawan, Gunungpati, Semarang Mujahidin, Irfan; Hidayat, Sidiq Syamsul; Hasanah, Siti
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 5 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v5i2.1011

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan, operasional, dan perawatan sistem nutrisi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dalam rangka mendukung produktivitas pembenihan hortikultura di screen house Yayasan Wadah Jalinan Dermawan, Gunungpati, Semarang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penerapan sistem teknologi, pendampingan intensif, serta evaluasi berbasis instrumen kuesioner yang mencakup 10 pertanyaan pokok terkait aspek teknis maupun praktis penggunaan sistem. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif dengan menghitung frekuensi, persentase, nilai rata-rata, serta standar deviasi untuk memotret tingkat pemahaman responden. Hasil survei menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana rata-rata pemahaman masyarakat yang semula berada pada kisaran 30% meningkat hingga mencapai 72% setelah kegiatan pendampingan. Peningkatan ini mencakup aspek keterampilan mengoperasikan perangkat, memahami prinsip kerja sensor dan aktuator, serta kemampuan melakukan perawatan preventif sistem IoT. Secara inferensial, uji perbandingan menunjukkan adanya perbedaan nyata sebelum dan sesudah intervensi, yang menegaskan efektivitas kegiatan pengabdian. Selain itu, visualisasi data dalam bentuk grafik batang dan lingkaran memperjelas persepsi responden terhadap kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan sistem. Dengan demikian, penerapan teknologi nutrisi otomatis berbasis IoT terbukti mampu mendorong kemandirian mitra dalam pengelolaan screen house sekaligus meningkatkan kapasitas pengetahuan masyarakat lokal. Program ini tidak hanya relevan untuk peningkatan kualitas pembenihan hortikultura, tetapi juga menjadi model penerapan teknologi tepat guna dalam sektor pertanian modern berbasis digital.
Pemanfaatan Teknologi Internet Of Things (IoT) pada Sistem Pertanian Hidroponik untuk Koperasi Baba Farm Torano di Lingkungan Torano Kota Ternate Rahman, Muhammad Natsir; Ryadin, Aisjah Rachmawaty; Hizbullah, Imam; Dharmawan, Dharmawan; Wahab, Anisa Abd.; Muksin, Hijra
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 5 No. 2 (2025): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v5i2.1015

Abstract

Koperasi Baba Farm Torano menghadapi kendala dalam pemantauan kestabilan pH dan konsentrasi nutrisi pada sistem hidroponik, karena proses pemantauan yang masih dilakukan secara manual, lambat, dan sering menghasilkan data yang tidak konsisten. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim PKM mengembangkan dan menerapkan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor pH dan TDS yang terintegrasi dengan mikrokontroler. Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi larutan secara real time melalui aplikasi pesan singkat (telegram) maupun diakses melalui website. Pelaksanaan program meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan perangkat, penerapan teknologi pada instalasi hidroponik, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknologi mitra berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test, serta peningkatan produktivitas panen sebesar 15—20% setelah penerapan IoT. Secara keseluruhan, program PKM ini berhasil meningkatkan efisiensi kerja, kualitas produksi hidroponik, dan kapasitas teknologi Koperasi Baba Farm Torano dalam mendukung kemandirian pangan lokal.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Risiko ISPA Akibat Kebiasaan Membakar Sampah Amaliah Natsir
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1038

Abstract

Masyarakat di wilayah Desa Banyuanyara masih memiliki kebiasaan membakar sampah rumah tangga sebagai metode utama pengelolaan sampah. Kebiasaan tersebut dilakukan karena keterbatasan fasilitas pengangkutan sampah, kurangnya tempat pembuangan sementara, serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai dampak kesehatan dan lingkungan yang ditimbulkan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebiasaan membakar sampah dan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih aman. Pengabdian ini dilaksanakan di Kantor Desa Banyuanyara Kabupaten Takalar dengan melibatkan 31 masyarakat sebagai peserta. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan edukatif. Kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal masyarakat tentang ISPA dan kebiasaan membakar sampah. Selanjutnya dilakukan penyuluhan kesehatan mengenai risiko ISPA akibat pembakaran sampah menggunakan media edukasi sederhana seperti poster atau leaflet. Evaluasi akhir melalui pertanyaan atau kuesioner singkat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah kegiatan edukasi dilakukan. Hal ini menandakan bahwa metode penyuluhan dan media edukasi yang digunakan cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait risiko ISPA. Diharapkan masyarakat dapat mengurangi kebiasaan membakar sampah dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Selain itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak terkait, seperti kader kesehatan dan pemerintah setempat, untuk melakukan edukasi secara rutin agar upaya pencegahan ISPA dapat berjalan secara berkesinambungan.
Pengukuran Antropometri (Status Gizi) Remaja Putri Desa Bontoparang Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar Hudriani Jamal; Arif Atul Mahmudah Dulla
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1041

Abstract

Masa remaja merupakan periode pertumbuhan yang pesat sehingga membutuhkan asupan gizi seimbang. Status gizi remaja putri menunjukkan angka anemia yang masih signifikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengetahui status gizi remaja putri usia 10–17 tahun di wilayah Desa Bontoparang melalui pengukuran antropometri dan memberikan edukasi sederhana dan rekomendasi gizi yang sesuai. Sebanyak 30 rematri menjadi peserta kegiatan dengan karakteristik mayoritas berada pada kelompok umur 13–15 tahun (40,0%), telah tamat SD/MI (53,3%), dan sebagian besar telah mengalami menstruasi (66,7%). Pengukuran dilakukan melalui identifikasi status gizi, termasuk tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh, untuk menilai pertumbuhan fisik dan kecukupan nutrisi, serta pengukuran lingkar lengan atas dan lingkar perut. Hasil pengukuran menunjukkan variasi status gizi yang mencerminkan kebutuhan intervensi gizi, terutama pada remaja yang belum memasuki masa pubertas atau memiliki asupan gizi kurang. Kegiatan diakhiri dengan edukasi singkat mengenai gizi seimbang secara langsung kepada remaja putri dan orang tua/wali (keluarga), menekankan pentingnya asupan protein, zat besi, dan mikronutrien selama masa pertumbuhan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran gizi dan mendorong pola hidup sehat bagi remaja usia 10–17 tahun, khususnya remaja putri
EDUKASI MENABUNG DAN PERENCANAAN KEUANGAN JANGKA PENDEK BAGI SISWA SMA Fina Diana; Ridwan Ridwan; Ilham Ilham; Murniati Murniati
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1043

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa dalam pengelolaan uang saku dan penyusunan anggaran sederhana. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 13 Makassar dengan melibatkan 25 siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi penyusunan anggaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dasar literasi keuangan, khususnya dalam membedakan kebutuhan dan keinginan, serta pentingnya menabung. Siswa juga mampu menyusun anggaran sederhana secara mandiri dan menunjukkan perubahan sikap keuangan yang lebih terencana. Sebagian besar peserta berkomitmen untuk menyisihkan 10–20% uang saku sebagai tabungan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran finansial siswa. Oleh karena itu, edukasi literasi keuangan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk membentuk perilaku keuangan yang bijak pada generasi muda.
Pemetaan Kematangan Anak Menuju Kesiapan Belajar Berbasis Neurosains Terapan di SDN Paccinongang Unggulan Kecamatan Somba Opu Abdul Rahman; Sainah Sainah; Diki Riyanto; Jarot Arianto; Adriana Adriana; Hendra Kurniawan
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1044

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan tingkat kematangan anak dalam rangka mendukung kesiapan belajar berbasis neurosains terapan di SDN Paccinongang Unggulan, Kecamatan Somba Opu. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, serta penggunaan instrumen penilaian anak yang mencakup aspek Gerak, Artikulasi, Literasi Komunikasi, kognitif, sosial emosi, dan activity daily living . Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kematangan pada peserta didik, di mana sebagian anak telah menunjukkan kesiapan belajar yang optimal, sementara sebagian lainnya masih memerlukan stimulasi lebih lanjut, khususnya pada aspek regulasi emosi dan konsentrasi. Pendekatan neurosains terapan dalam pemetaan ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kesiapan belajar anak serta menjadi dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membantu guru dan orang tua dalam mengoptimalkan potensi anak serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar.
Pengukuran Antropometri (Status Gizi ) Beberapa Remaja Putri di Desa Cikoang Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar Hadzmawaty Hamzah; Liliskarlina Liliskarlina; Muh Iskandar
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1048

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi seperti anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pengukuran status gizi remaja putri di Desa Cikoang melalui indikator antropometri meliputi berat badan, tinggi badan, dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Metode pelaksanaan melibatkan pendekatan edukatif dan partisipatif terhadap 30 remaja putri. Hasil menunjukkan bahwa 73,3% remaja memiliki IMT normal, 23,3% kurus, dan 3,3% obesitas. Seluruh responden (100%) memiliki Lingkar Lengan Atas (LILA) dan lingkar perut dalam kategori normal. Meskipun secara umum status gizi tergolong baik, edukasi berkelanjutan tetap diperlukan untuk mencegah risiko masalah gizi di masa depan.
Edukasi Relakasi Untuk Meningkatkankesehatan Mental dan Reproduksi Remaja Surmayanti Surmayanti; Irmawati Irmawati; Fitriana Jufri P
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1051

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah kesehatan mental dan reproduksi akibat perubahan hormonal, tekanan akademik, serta pengaruh lingkungan sosial. Kurangnya pemahaman tentang manajemen stres dan kesehatan reproduksi dapat berdampak pada perilaku berisiko serta gangguan psikologis seperti kecemasan dan stres berlebih. Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam melakukan teknik relaksasi sebagai upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan mental dan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi teknik relaksasi napas dalam, serta praktik relaksasi progresif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan reproduksi serta kemampuan mempraktikkan teknik relaksasi secara mandiri.
Edukasi dan Demonstrasi Teknik Relaksasi Nafas Dalam Sainah Sainah; Abdul Rahman; Muhammad Sofyan; Erep Gwijangge; Analina Murip; Sri Wahyuni; Olivia Olivia
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1053

Abstract

Anak yang akan menjalani sirkumsisi sering mengalami kecemasan dan ketegangan akibat ketakutan terhadap rasa sakit, alat medis, dan suasana tindakan. Kecemasan tersebut dapat memicu peningkatan respon nyeri dan trauma psikologis pascatindakan. Salah satu teknik non-farmakologis yang efektif dalam mengurangi kecemasan adalah relaksasi nafas dalam, karena mampu menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis dan meningkatkan relaksasi tubuh. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan demonstrasi teknik relaksasi nafas dalam kepada anak pra-sirkumsisi dan orang tua di Klinik Pratama Patria Lestari Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung relaksasi selama 5 – 10 menit sebelum tindakan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner tingkat kecemasan anak dengan skala Modified Yale Preoperative Anxiety Scale (mYPAS).Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan rerata skor kecemasan dari 45,2 (sebelum) menjadi 28,1 (sesudah intervensi). Sebagian besar anak tampak lebih tenang, mampu mengikuti instruksi napas dengan baik, dan tidak menolak prosedur. Orang tua juga melaporkan anak lebih kooperatif selama proses sirkumsisi.Kegiatan ini terbukti efektif dan dapat dijadikan model intervensi sederhana bagi tenaga kesehatan Klinik dalam upaya mewujudkan layanan sirkumsisi ramah anak.
Remaja sehat hari ini, generasi tangguh masa depan, ”Pentingnya menjaga kesehatan reproduksi pada remaja” Hamdayani Hamdayani; Wahyuningsih Wahyuningsih; Fhirawati Fhirawati; Hasbullah Hasbullah; Revina Revina; Nursyafiqa Nursyafiqa; Hairul Moh Hamzah
Patria Artha Journal of Community (PKM) Vol. 6 No. 1 (2026): Patria Artha Journal of Community
Publisher : Universitas Patria Artha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/pajoco.v10i1.1054

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan, sehingga memerlukan pemahaman yang tepat agar remaja mampu menjaga kesehatan dirinya secara optimal. Kurangnya literasi kesehatan reproduksi dapat berdampak pada munculnya berbagai permasalahan kesehatan fisik maupun psikososial. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Pada Remaja” dilaksanakan di SMA 13 Makassar selama satu hari dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan sesi tanya jawab. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar kesehatan reproduksi, perubahan biologis dan psikologis pada masa pubertas, pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, serta upaya preventif dalam menghindari permasalahan kesehatan reproduksi. Kegiatan berlangsung secara partisipatif dengan antusiasme peserta yang tinggi selama sesi diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi dan pentingnya menjaga kesehatan diri. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk sikap positif serta meningkatkan kesadaran remaja dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan literasi kesehatan reproduksi remaja secara berkelanjutan.