Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles
33 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025"
:
33 Documents
clear
Pengaruh Efikasi Diri, Kemandirian Belajar dan Keterampilan Sosial terhadap Hasil Belajar Matematika Melalui Motivasi Berprestasi
Syamsinar, Syamsinar
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.1963
Beberapa aspek afektif memberikan dampak pada hasil belajar siswa, misakan efikasi diri, kemandirian belajar, keterampilan sosial, dan motivasi berprestasi. Namun, masih seikit penyelidikan yang menelusuri aspek-aspek tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauhmana dampak dari efikasi diri, kemandirian belajar, keterampilan sosial, dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar siswa. Peneliti menggunakan pendekatan ex-post facto dengan melibatkan 210 sampel penelitian yang diplih dengan cluster random sampel. Selanjutnya, instrumen yang digunakan berupa angket efikasi diri, kemandirian belajar, keterampilan sosial, dan motivasi berprestasi, serta tes hasil belajar. Peneliti menggunakan path analysis untuk menarik simpulan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asspek-aspek afektif yang digunakan memberikan dampak yang beragam terhadap hasil belajar siswa.
Pengaruh Media Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Pengukuran Luas dan Volume Menggunakan Media PPT
Yulianti, Hiqmatul Ika;
Sumaji, Sumaji;
Ardianti, Sekar Dwi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2030
Penelitian ini dilakukan untuk meneliti efektivitas penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV pada materi pengukuran luas dan volume dengan menggunakan media PPT. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Bogotanjung 02 dengan jumlah sampel 15 siswa. Dari keseluruhan 15 siswa 37,5% diantaranya sudah mencapai nilai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) dan sisanya 62,5% belum mencapai KKTP dengan nilai KKTP 70. Penerapan model pembelajaran yang masih terbatas dalam setiap materi yang disampaikan membuat siswa kesulitan dalam memahami materi. Model Problem Based Learning atau yang biasa disebut dengan model pembelajaran berbasis masalah dapat dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari akan membuat siswa lebih mudah dalam memahami materi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre-Experimental Design dengan jenis One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes berupa pretest-posttest. Hasil analisis menggunakan uji Paired Sample t-Test diperoleh nilai signifikasi 0,000 dimana (0,000<0,05) artinya hasil belajar siswa setelah diterapkan model Problem Based Learning menggunakan media PPT lebih baik dibandingkan sebelum diteapkan model tersebut. Peningkatan rata-rata hasil belajar dilihat dengan rata-rata pretest 61,8 dan rata-rata posttest 76,8 dengan rata-rata nilai N-Gain 0,39 dalam kategori sedang. Model Problem Based Learning menggunakan media PPT efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Sehingga dapat menjadi solusi bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dengan hasil belajar yang baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Kubus
Toar, Yisreel Yoel;
Tuerah, Philoteus Erwin Alex;
Regar, Vivian Eleonora
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2033
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar matematika materi kubus antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together lebih meningkat dari siswa yang diajarkan dengan metode ceramah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, dengan rancangan pretest-postest control group design. Subjek penelitian adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan kelas VIII B sebagai kelas kontol dengan jumlah 28 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian sebanyak 5 soal. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan statistik uji-t diperoleh nilai > berarti diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar matematika siswa pada materi kubus antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together dengan siswa yang diajarkan menggunakan metode ceramah. Rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together lebih dari rata-rata siswa yang diajarkan dengan metode ceramah
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa
Laia, Wasnidar;
Telaumbanua, Yakin Niat;
Mendrofa, Netti Kariani;
Mendrofa, Ratna Natalia
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2237
Hasil studi pendahuluan kami menunjukkan bahwa pemilihan metode pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional dan rendahnya kemampuan literasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap Kemampuan Literasi Matematis. Kami menggunakan desain experiment dengan Nonequivalent Control Group Design. Sebanyak 60 siswa yang terlibat dalam penelitian ini berasal dari siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli. Kami menggunakan instrumen tes kemampuan literasi matematis siswa. Data yang dikumpulkan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengujian hipotesis satu pihak, diperoleh thitung sebesar 8,734 dan ttabel sebesar 1,671 yang berarti bahwa terdapat pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika
Halawa, Fariyanto;
Telaumbanua, Yakin Niat;
Harefa, Amin Otoni;
Mendrofa, Ratna Natalia
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2625
Tujuan dari pembelajaran matematika salah satunya yaitu siswa mempunyai kemampuan memahami konsep matematika itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi pola bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pemahaman konsep sebanyak 5 butir soal dan wawancara dengan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori kelompok rendah sebanyak 9 orang atau sebesar 40,90%, tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori kelompok sedang sebanyak 7 orang atau sebesar 31,81%, tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori tinggi sebanyak 6 orang atau sebesar 27,27%. Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep kategori “tinggi” mampu menyelesaikan soal dengan benar dan tepat akan tetapi masih terdapat kesalahan pada indikator 1. Dari wawancara, diketahui hal ini disebabkan oleh kurang memperhatikan pertanyaan yang diberikan dan merasa kurang percaya diri dalam menjelaskan jawaban yang diperoleh. Kemudian siswa dengan kemampuan pemahaman konsep “Sedang” mampu menyelesaikan sebagian soal dengan benar tetapi masih terdapat kesalahan pada indikator 4, dan 5 dalam melakukan perhitungan dan kurang teliti. Selanjutnya, Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep kategori “Rendah” masih mengalami kesulitan menyelesaikan setiap indikator pada 3, 4 dan 5 yang diberikan, siswa merasa belum pernah mempelajari soal yang diberikan.
Pengaruh Latihan Mindfulness terhadap Peningkatan Konsentrasi Belajar dan Prestasi Murid SMP dalam Pengajaran Matematika
Tarigan, Omry;
Rudhito, Marcellinus Andy
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2648
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mindfulness dapat membantu murid mengelola stres, meningkatkan fokus, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap pencapaian akademik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak latihan mindfulness terhadap peningkatan konsentrasi belajar dan prestasi murid SMP dalam pengajaran matematika, khususnya teknik pernapasan (deep breathing). Dalam penelitian ini strategi yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Penelitian ini melibatkan adalah 15 murid SMP, dengan data diperoleh melalui kuesioner konsentrasi belajar sebelum dan sesudah intervensi. Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada konsentrasi belajar murid setelah mengikuti latihan mindfulness, yang ditunjukkan hasil kuesioner sebelum latihan yaitu rata-rata sebesar 62 dan sesudah latihan rata-rata sebesar 66.4 ada peningkatan sebesar 4.4. Berdasarkan analisis kuantitatif peserta mindfulness mengalami peningkatan konsentrasi yang substansial jika dilihat dari hasil test sebelum dan sesudah latihan yang ditunjukkan oleh nilai t_stat -2.37, dan p_value 0.03 (p < 0.05). Hasil uji t, menunjukkan perbedaan yang signifikan antara dua kelompok data. Meskipun korelasi antara dua variabel berada pada tingkat tinggi (r = 0.43), hasilnya tidak substansial secara statistik (p>0.05). Penelitian menunjukkan bahwa latihan mindfulness, khususnya teknik pernapasan, efektif dalam meningkatkan konsentrasi belajar matematika murid secara signifikan. Akan tetapi, korelasi antara peningkatan konsentrasi dan prestasi matematika belum cukup kuat untuk dianggap signifikan. Temuan ini memiliki dampak yang signifikan terhadap perancangan strategi pengajaran berbasis mindfulness untuk mendongkrak prestasi belajar murid.
Analisis Kesalahan Konseptual Siswa dalam Pembelajaran Aljabar: Studi Kasus di Sekolah Menengah Atas
Asyhara, Suryatul Aini;
Desmayanasari, Dwi;
Noprisa, Noprisa;
Efendi, Deni;
Lestari, Fitria
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2676
Kesalahan konseptual dalam belajar aljabar, yang sering disebabkan oleh kesalahpahaman terhadap konsep dasar seperti variabel dan koefisien, menjadi penghalang signifikan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan konseptual yang sering dilakukan siswa saat belajar aljabar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 25 siswa kelas XI MIPA yang akan menjadi subjek penelitian di MA Mathla'ul Anwar Kedondong pada semester ganjil tahun 2024/2025. Data dikumpulkan melalui ujian tertulis yang terdiri dari lima soal uraian. Analisis data menggunakan metode berikut: 1) mengoreksi jawaban siswa; 2) menemukan kesalahan dalam jawaban siswa; 3) menghitung persentase kesalahan; 4) menganalisis data hasil perhitungan secara deskriptif; dan 5) membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kesalahan siswa adalah: 1) Kesalahan yang disebabkan oleh kurangnya ketelitian dan kecerobohan sebesar 48%; 2) Kesalahan yang berkaitan dengan keterampilan dalam melaksanakan proses sebesar 32%; 3) kesalahan konseptual siswa sebesar 60%. Kesalahan konseptual siswa dapat dibagi menjadi dua kategori utama (indikator), yaitu kesalahan yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep terkait soal yang diberikan dan kesalahan akibat ketidakmampuan dalam menentukan hubungan yang ada dalam masalah. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan tersebut antara lain terburu-buru, kurangnya latihan, pemahaman yang terbatas, serta kurangnya konsentrasi saat mengerjakan soal.
Pengaruh Pendekatan Open-Ended Problem dan Motivasi Belajar Siswa terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika
Septoadi, Septoadi;
Napitupulu, Efendi;
Juhana, Juhana
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2686
Berpikir kreatif dalam matematika berperan penting dalam memecahkan masalah kompleks, sementara motivasi belajar mempengaruhi bagaimana siswa menghadapi tantangan tersebut. Pendekatan open-ended problem diyakini dapat meningkatkan kedua aspek ini dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pendekatan open-ended problem dan pendekatan konvensional terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dengan tingkat motivasi belajar yang berbeda. Desain penelitian menggunakan eksperimen dengan sampel dipilih secara random dari siswa kelas V di beberapa sekolah. Data dianalisis menggunakan ANOVA 2x2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajarkan dengan pendekatan open-ended problem memiliki kemampuan berpikir kreatif lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajarkan secara konvensional. Siswa dengan motivasi belajar tinggi menunjukkan hasil yang lebih baik dalam pendekatan open-ended problem dibandingkan pendekatan konvensional, demikian pula siswa dengan motivasi rendah. Namun, tidak ditemukan interaksi signifikan antara pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar dalam mempengaruhi kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil ini memberikan implikasi untuk mendesain pembelajaran yang inovatif dan menstimulus pengembangan kurikulum yang berorientasi pada pemecahan masalah secara kreatif.
Etnomatematika pada Batik Manggur Kota Probolinggo
Husnia, Husnia;
Sholikin, Nur Wiji
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2693
Penelitian ini membahas tentang etnomatematika pada batik Manggur dapat membuka wawasan baru tentang bagaimana elemen budaya lokal dapat diinterpretasikan dan dipahami melalui perspektif matematika. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi etnomatematika pada Batik Manggur, batik khas Kota Probolinggo, untuk mendokumentasikan dan mengidentifikasi konsep-konsep matematika yang terkandung dalam motifnya. Kami menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan melakukan observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa motif-motif batik mencerminkan kearifan lokal sekaligus menyajikan pola matematika yang relevan untuk pembelajaran, seperti konsep geometri dan simetri dalam proses pembuatannya. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur etnomatematika, mendukung pelestarian budaya, serta memberikan alternatif media pembelajaran matematika berbasis budaya lokal. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengintegrasian budaya dan menjadikan matematika lebih menarik serta kontekstual.
Analisis Kompetensi Strategis Matematis Siswa Sekolah Menengah Kejuruan pada Materi Barisan dan Deret Aritmatika
Marlinda, Sheli;
Budiman, Indra
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2734
Kompetensi strategis matematis merupakan kunci keberhasilan dalam pembelajaran matematika dan berperan dalam penguasaan komponen kecakapan matematis lainnya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan pada penelitian ini. Dengan melibatkan siswa kelas X di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kabupaten Karawang dan teknik purposive sampling yang digunakan untuk mendapatkan sebanyak 35 siswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data kompetensi strategis matematis dilakukan melalui instrumen tes tertulis dua soal cerita materi barisan dan deret aritmatika diadopsi dari penelitian terdahulu. Selanjutnya, hasil tes dianalisis dan dikelompokkan ke dalam tiga kategori: tinggi, sedang, dan rendah dan diambil satu subjek yang mewakili setiap kategori. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penyusunan kesimpulan yang mengacu pada model Miles dan Huberman. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan kompetensi strategis ketika memecahkan soal cerita pada pokok bahasan barisan dan deret aritmatika. Penelitian ini menyimpulkan siswa kemampuan sedang hanya memenuhi indikator merepresentasikan dan menyelesaikan masalah, sedangkan siswa dengan kemampuan rendah dapat memenuhi indikator memformulasikan, meskipun dalam memberikan informasi masih kurang lengkap. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan dalam lingkungan pendidikan matematika dan praktik pembelajaran matematika di sekolah.