cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026)" : 34 Documents clear
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPTIF BAHASA JERMAN MELALUI MODEL PROJECT-BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PIXTON Wahyuni, Tri; Suyatno, Suyatno; Ridwan, Agus
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10728

Abstract

ABSTRACT The ability to write descriptive texts in German language learning remains a challenge for students due to limitations in developing ideas, using appropriate vocabulary, and constructing sentences according to grammatical rules. This condition emphasizes the importance of implementing learning strategies that encourage more participatory learning activities, are contextually relevant, and foster students’ creativity. Therefore, this study focused on improving descriptive writing skills in German through the implementation of Project-Based Learning supported by the Pixton digital comic media. This study employed the Classroom Action Research (CAR) method based on the Kemmis and McTaggart model, which was conducted in two learning cycles. Each cycle consisted of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The research involved 36 students of class XI-8 at SMAN 1 Driyorejo as the research subjects. Data collection techniques included writing skill tests, observations of learning activities, and documentation of the projects produced by students. The research data were analyzed descriptively using quantitative and qualitative approaches to identify improvements in learning achievement as well as the development of students’ participation during the learning process. The findings demonstrated a progressive improvement in students’ writing skills. The average learning outcomes increased gradually from 53 before the intervention to 68 in the first cycle and 82 in the second cycle. In addition to improving academic achievement, the use of Pixton media also assisted students in organizing ideas more systematically, expanding vocabulary mastery, improving grammatical accuracy, and encouraging active participation throughout the learning process. Thus, this study indicates that the integration of Project-Based Learning and digital visual media can serve as an effective instructional innovation for enhancing German writing skills at the secondary school level. ABSTRAK Kemampuan menulis deskriptif dalam pembelajaran Bahasa Jerman masih menjadi tantangan bagi peserta didik karena keterbatasan dalam mengembangkan ide, menggunakan kosakata secara tepat, serta menyusun struktur kalimat sesuai kaidah bahasa. Kondisi ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang dapat menghadirkan aktivitas belajar secara lebih partisipatif, relevan dengan konteks, serta mampu mengembangkan kreativitas peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada upaya peningkatan keterampilan menulis deskriptif dalam Bahasa Jerman melalui implementasi Project-Based Learning yang didukung media komik digital Pixton. Penelitian ini menggunakan metode Classroom Action Research (CAR) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran. Setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi. Penelitian melibatkan 36 peserta didik kelas XI-8 SMAN 1 Driyorejo sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menulis, pengamatan terhadap aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi proyek yang dihasilkan peserta didik. Data penelitian dianalisis secara deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mengidentifikasi peningkatan capaian belajar serta perkembangan partisipasi peserta didik selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan kemampuan menulis secara progresif. Rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan bertahap, dari 53 sebelum tindakan menjadi 68 pada siklus pertama dan 82 pada siklus kedua. Selain berdampak pada peningkatan hasil belajar, penggunaan media Pixton juga membantu peserta didik dalam menyusun ide secara lebih terstruktur, memperluas penguasaan kosakata, meningkatkan ketepatan penggunaan struktur bahasa, serta mendorong partisipasi aktif selama pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa perpaduan antara pembelajaran berbasis proyek dan media visual digital dapat dijadikan inovasi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Jerman pada jenjang sekolah menengah.
DETERMINANTS OF ANEMIA AMONG ADOLESCENT GIRLS AT SMA NEGERI 3 BENGKULU: A CROSS-SECTIONAL STUDY Yana, Risda; Zuraida, Reni; Susanti, Susanti; Anggraini, Dian Isti; Wuryaningsih, Wuryaningsih
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10761

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a public health challenge that has not been fully resolved, particularly because this condition has wide-ranging impacts on various aspects of adolescents’ lives from impaired growth and development, decreased concentration during learning, reduced daily productivity, to an increased risk of reproductive system disorders. The aim of this study was to identify the determinants of anemia among female students at SMA Negeri 3 Bengkulu City. The study was designed using an analytical observational method with a cross-sectional approach. A total of 131 tenth-grade students aged 15 to 17 years were selected as participants through simple random sampling. Hemoglobin levels were directly measured using a rapid-test–based Hb meter. The variables examined included nutritional status, chronic energy deficiency, duration of menstruation, adequacy of nutrient intake, level of compliance in consuming iron supplement tablets, and the extent of peer support received. Data were analyzed using the chi-square test for bivariate analysis and the backward Wald method of multiple logistic regression for multivariate analysis. The study found that one in four respondents (25.2%) was confirmed to have anemia. Through multivariate modeling, it was revealed that four factors significantly influenced the occurrence of anemia nutritional status, duration of menstruation, adequacy of protein intake, and the presence of social support from peers with nutritional status emerging as the strongest predictor. Therefore, anemia prevention interventions should prioritize comprehensive improvement of nutritional status, increased consumption of adequate protein, monitoring of menstrual patterns and duration, as well as empowerment of peer networks as health support agents within the school environment. ABSTRAK Anemia pada remaja putri masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang belum sepenuhnya teratasi, terutama karena kondisi ini berdampak luas pada berbagai aspek kehidupan remaja, mulai dari terhambatnya tumbuh kembang, menurunnya daya konsentrasi saat belajar, berkurangnya produktivitas harian, hingga timbulnya risiko gangguan pada sistem reproduksi. Tujuan dari studi ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan kejadian anemia di kalangan siswi SMA Negeri 3 Kota Bengkulu. Studi dirancang menggunakan metode observasional analitik berpendekatan potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 131 siswi kelas X dengan rentang usia 15 hingga 17 tahun dipilih sebagai partisipan melalui teknik pengambilan sampel acak sederhana. Kadar hemoglobin diukur secara langsung menggunakan alat Hb meter berbasis rapid test. Variabel yang diteliti meliputi status gizi, kondisi kekurangan energi kronik, lama hari menstruasi, kecukupan asupan zat gizi, tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi suplemen tablet tambah darah, serta sejauh mana dukungan yang diperoleh dari teman sebaya. Pengolahan data menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik berganda metode backward Wald untuk analisis multivariat. Studi ini menemukan bahwa satu dari empat responden (25,2%) terkonfirmasi mengalami anemia. Melalui pemodelan multivariat, terungkap bahwa empat faktor secara bermakna memengaruhi kejadian anemia, yakni status gizi, lama menstruasi, kecukupan asupan protein, dan keberadaan dukungan sosial dari teman sebaya, dengan status gizi menempati posisi sebagai prediktor paling kuat. Dengan demikian, intervensi pencegahan anemia hendaknya diprioritaskan pada perbaikan status gizi secara menyeluruh, peningkatan konsumsi protein yang memadai, pemantauan pola dan durasi siklus menstruasi, serta pemberdayaan jaringan teman sebaya sebagai agen dukungan kesehatan di lingkungan sekolah.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, FAKTOR DEMOGRAFI DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN KEUANGAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI KALIMANTAN BARAT Annur, Muhammad Firman; Fitriana, Fitriana; Yuliaty, Farida; Paramarta, Vip
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10821

Abstract

Easy access to financial technology requires students to have good financial management skills to support academic success. This study aims to analyze the influence of financial literacy, demographic factors, and lifestyle on financial management behavior and its implications for student achievement in West Kalimantan. Using a quantitative descriptive and verification approach, this study involved one hundred and fifty private university students selected through purposive sampling techniques. Data were collected through questionnaires and tested using path analysis and the Sobel test. The research findings indicate that financial literacy and demographic factors have a positive and significant effect on financial management behavior, contributing 29% and 25%, respectively, while lifestyle factors have no significant effect. Simultaneously, financial literacy, demographic factors, and financial management behavior have a significant effect on academic achievement. The Sobel test confirms that financial management behavior significantly mediates the influence of financial literacy and demographic factors on academic achievement, but not on lifestyle variables. In conclusion, strengthening financial literacy and controlling demographic factors is crucial because effective financial management behavior is a key mechanism in improving student academic achievement. These results emphasize the importance of financial education on campus to prevent the negative impact of a consumptive lifestyle on academic performance. This study recommends integrating financial management curricula to improve graduate quality. ABSTRAK Kemudahan akses teknologi finansial menuntut mahasiswa memiliki pengelolaan keuangan yang baik guna mendukung keberhasilan akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, faktor demografi, dan gaya hidup terhadap perilaku manajemen keuangan serta implikasinya pada prestasi belajar mahasiswa di Kalimantan Barat. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan verifikatif, studi ini melibatkan seratus lima puluh mahasiswa perguruan tinggi swasta yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan diuji menggunakan analisis jalur serta uji Sobel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan faktor demografi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan dengan kontribusi masing-masing sebesar 29% dan 25%, sedangkan gaya hidup tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, literasi keuangan, demografi, dan perilaku manajemen berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar. Uji Sobel mengonfirmasi bahwa perilaku manajemen keuangan memediasi secara signifikan pengaruh literasi keuangan dan faktor demografi terhadap prestasi belajar, namun tidak pada variabel gaya hidup. Kesimpulannya, penguatan literasi keuangan dan pengendalian faktor demografi sangat krusial karena perilaku manajemen keuangan yang efektif menjadi mekanisme kunci dalam meningkatkan capaian akademik mahasiswa. Hasil ini menegaskan pentingnya edukasi finansial di kampus untuk mencegah dampak negatif gaya hidup konsumtif terhadap studi. Studi ini merekomendasikan integrasi kurikulum manajemen finansial demi menunjang kualitas lulusan.    
PENGUATAN SISTEM PENDIDIKAN DALAM ROADMAP PENGEMBANGAN SDM MENUJU INDONESIA EMAS 2045: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Aprilianty, Eka
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10822

Abstract

This study aims to analyze the urgency of human resource (HR) development in supporting the realization of Indonesia Emas 2045, to formulate a strategic roadmap, to compare international best practices (Finland, Japan, and Australia), and to develop contextual cross-sector policy recommendations. This research employs a Systematic Literature Review (SLR) method based on PRISMA guidelines. Data were collected from reputable academic databases such as Scopus, Google Scholar, SINTA, and institutional reports, covering publications from 2020–2026. From an initial pool of relevant studies, 20 articles met the inclusion criteria and were analyzed comprehensively. The findings indicate that HR development in Indonesia must be carried out in an integrated and sustainable manner across eight key sectors: education, employment, research and innovation, health, economic transformation, social inclusion, population management, and digitalization. Furthermore, successful implementation requires strong institutional governance, cross-sector collaboration through a triple helix model (government–industry–academia), increased investment in research and development, and competency-based education reform. This study concludes that without high-quality human resources, Indonesia’s demographic bonus may become a burden. However, with an adaptive, inclusive, and evidence-based roadmap, Indonesia has a significant opportunity to achieve its vision of becoming a developed nation by 2045. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045, merumuskan kerangka peta jalan strategis, mengkaji praktik terbaik internasional, serta menyusun rekomendasi kebijakan lintas sektor yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Data diperoleh dari basis data ilmiah seperti Scopus, Google Scholar, dan SINTA, serta laporan lembaga internasional, dengan rentang publikasi tahun 2020–2026. Dari hasil identifikasi literatur, sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan SDM Indonesia perlu dilakukan secara terintegrasi melalui delapan sektor utama, yaitu pendidikan, ketenagakerjaan, riset dan inovasi, kesehatan, ekonomi, sosial inklusif, kependudukan, dan digitalisasi. Praktik terbaik dari beberapa negara maju menekankan pentingnya pendidikan berbasis kompetensi, penguatan sistem vokasi, serta pengembangan ekosistem inovasi yang terhubung dengan industri. Implementasi strategi tersebut memerlukan dukungan kelembagaan yang kuat, kolaborasi triple helix, serta peningkatan investasi pada sektor pendidikan dan riset. Kesimpulannya, pengembangan SDM menjadi faktor kunci dalam memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045. Tanpa strategi yang terarah, bonus demografi berisiko menjadi beban pembangunan. Sebaliknya, dengan roadmap yang adaptif dan inklusif, Indonesia berpeluang menjadi negara maju pada tahun 2045.    
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF WORDWALL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BANJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI IPS Citra, Denada Ardi Julya; Rahmattullah, Muhammad; Nor, Baseran; Ratumbuysang, Monry Fraick Nicky Gillian
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10871

Abstract

Economics learning on the topic of money demand and supply at the senior high school level still faces various challenges, including low learning interest, limited student engagement, and difficulties in understanding abstract and less contextual economic concepts. This study aimed to develop interactive learning media based on Wordwall integrated with Banjar local wisdom and to examine its validity and practicality in economics learning. The study employed a Research and Development (R&D) method using the 4-D development model consisting of define, design, develop, and disseminate stages. The research was conducted with 35 eleventh-grade social studies students at SMA Negeri 5 Banjarbaru. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation. The results showed that the media obtained a validity score of 87% from material experts categorized as very valid and 79.5% from media experts categorized as valid. The practicality test results obtained percentages of 87.67% in the limited field trial and 87.92% in the operational field trial, both categorized as very practical. The Wordwall-based interactive learning media integrated with Banjar local wisdom was considered feasible to be used as an alternative economics learning media that is interactive, contextual, and capable of increasing student engagement in the learning process. ABSTRAK Pembelajaran ekonomi pada materi permintaan dan penawaran uang di tingkat SMA masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti rendahnya minat belajar, kurangnya keterlibatan peserta didik, serta kesulitan memahami konsep ekonomi yang bersifat abstrak dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Wordwall yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Banjar serta menguji tingkat validitas dan kepraktisannya dalam pembelajaran ekonomi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas XI IPS di SMA Negeri 5 Banjarbaru dengan melibatkan 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase validitas sebesar 87% dari ahli materi dengan kategori sangat valid dan 79,5% dari ahli media dengan kategori valid. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 87,67% pada uji lapangan terbatas dan 87,92% pada uji lapangan operasional dengan kategori sangat praktis. Media pembelajaran Wordwall berbasis kearifan lokal Banjar dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran ekonomi yang interaktif, kontekstual, dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.
PENERIMAAN PETANI TERHADAP TEKNOLOGI P3OPT TERINTEGRASI DISRUPTIVE AGRICULTURE TECHNOLOGY DALAM PROGRAM FORECASTING SMART ECO VILLAGE Amatullah, Nada Fa’izah; Suharno, Suharno; Nurlaela, Siti
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10877

Abstract

The use of technology in plant pest and disease management has become an important strategy to improve crop protection practices at the farmer level. The Forecasting Smart Eco Village (FSEV) program integrates Observation, Forecasting, and Control of Plant Pests and Diseases (P3OPT) with Disruptive Agriculture Technology (DAT) as an innovation in pest management systems. This study explores farmers’ acceptance of the innovation using the Technology Acceptance Model (TAM). A descriptive quantitative method was applied, involving all 40 farmers participating in the FSEV field school program in Sumbersari Village, Moyudan Subdistrict, Sleman Regency. Data were processed using SEM-PLS with SmartPLS 4 software. The findings indicate that all measurement indicators satisfied validity and reliability requirements. Structural testing demonstrates that perceived ease of use significantly influences farmers’ attitudes toward technology utilization, while these attitudes also contribute significantly to behavioral intention to continue using the technology. In contrast, perceived usefulness shows a positive direction but does not significantly affect attitudes or behavioral intention. The model explains 19.2% of variance in attitude toward use, 18.5% in behavioral intention, and 9.5% in perceived usefulness. These results suggest that operational simplicity plays a more decisive role in technology acceptance among farmers than perceived benefits. ABSTRAK Penerapan teknologi dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan efektivitas perlindungan tanaman di tingkat petani. Program Forecasting Smart Eco Village (FSEV) mengintegrasikan teknologi Pengamatan, Peramalan, dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (P3OPT) dengan Disruptive Agriculture Technology (DAT) sebagai inovasi dalam sistem pengendalian OPT. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerimaan petani terhadap inovasi tersebut melalui pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan seluruh populasi sebanyak 40 petani peserta sekolah lapang FSEV di Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman sebagai responden. Pengolahan data dilakukan menggunakan SEM-PLS berbantuan SmartPLS 4. Hasil analisis memperlihatkan seluruh indikator telah memenuhi persyaratan pengujian instrumen, baik validitas maupun reliabilitas. Secara struktural, persepsi kemudahan penggunaan terbukti memiliki pengaruh nyata terhadap sikap petani dalam menggunakan teknologi, kemudian sikap tersebut juga mendorong munculnya niat untuk terus memanfaatkan teknologi yang diterapkan. Sebaliknya, persepsi manfaat menunjukkan arah hubungan positif, namun belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sikap maupun niat penggunaan. Model penelitian mampu menjelaskan variasi sikap penggunaan sebesar 19,2%, niat penggunaan 18,5%, dan persepsi manfaat 9,5%. Hasil ini mengindikasikan bahwa aspek kemudahan operasional teknologi lebih menentukan penerimaan petani dibandingkan persepsi manfaatnya.
PRELIMINARY STUDY ON CARBON STOCK OF CACAO AGROFORESTRY IN SEMI ARID REGION OF EASTERN INDONESIA Almulqu, Aah Ahmad; Al-Reza, Dimaz Danang; Wahyuni, Dwi; Syifa, Khozanah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10890

Abstract

ABSTRACT Studies on vegetation biodiversity and carbon stock estimation are becoming increasingly significant in response to global climate change concerns and the growing demand for sustainable agricultural management in tropical drylands. Nevertheless, research focusing on cocoa-based agroforestry systems in eastern Indonesia, particularly related to vegetation structure and carbon sequestration potential, is still relatively scarce. This study was conducted to examine vegetation distribution and estimate carbon stocks within cocoa-based agroforestry systems in eastern Indonesia. A literature review method was applied by analyzing previous studies concerning the characteristics of cocoa agroforestry, especially vegetation composition, stand structure, and total carbon storage. The analysis used a descriptive quantitative approach based on secondary data of vegetation biomass and soil organic carbon. The findings revealed that the cocoa-based agroforestry systems evaluated in this study stored approximately 56.9 tons ha⁻¹ of carbon. Vegetation distribution in the agrisilvicultural system dominated most of the study sites, as reflected by the highest Important Value Index (IVI) recorded for Swietenia mahagoni. This dominance was primarily observed at the pole stage and was closely associated with ecological conditions and vegetation management practices in semi-arid environments. These results suggest that proper management of shade-tree composition plays a crucial role in improving ecological functions and increasing carbon storage capacity in cocoa-based agroforestry systems. ABSTRAK Penelitian mengenai biodiversitas vegetasi dan estimasi cadangan karbon menjadi semakin penting seiring meningkatnya perhatian global terhadap perubahan iklim dan kebutuhan akan pengelolaan pertanian berkelanjutan di kawasan tropis kering. Meskipun demikian, kajian tentang sistem agroforestri berbasis kakao di Indonesia bagian timur, khususnya yang berkaitan dengan struktur vegetasi dan potensi penyimpanan karbon, masih tergolong terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola sebaran vegetasi serta mengestimasi cadangan karbon pada sistem agroforestri berbasis kakao di wilayah Indonesia timur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai hasil penelitian mengenai karakteristik agroforestri kakao, terutama terkait komposisi vegetasi, struktur tegakan, dan total simpanan karbon. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder berupa biomassa vegetasi dan karbon organik tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem agroforestri berbasis kakao dalam kajian ini memiliki total simpanan karbon sebesar 56,9 ton/ha. Sebaran vegetasi pada sistem agrisilvikultur mendominasi sebagian besar lokasi penelitian, yang tercermin dari tingginya nilai Indeks Nilai Penting (IVI) pada jenis Swietenia mahagoni. Dominasi tersebut terutama ditemukan pada tingkat tiang dan dipengaruhi oleh kondisi ekologis serta pola pengelolaan vegetasi di wilayah semi-kering. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaturan komposisi tanaman penaung memiliki peranan penting dalam meningkatkan fungsi ekologis sekaligus kapasitas penyimpanan karbon pada sistem agroforestri berbasis kakao.
EFEKTIVITAS CHATGPT DALAM PEMBELAJARAN ADAPTIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS ARGUMENTASI MURID SMA Alia, Rauda; Sudrajat, Yayan; Irawan, Nur Atikah; Putri, Wilma Natasya; Febriani, Ida; Anggriani, Anita
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10912

Abstract

ABSTRACT The low level of students’ argumentative writing skills and the limited effectiveness of conventional learning in providing personalized feedback formed the basis for conducting this research. This study aims to examine the effectiveness of using ChatGPT in adaptive learning to improve argumentative writing skills among Grade XI high school students. The research problem focuses on whether the use of ChatGPT in adaptive learning can significantly improve argumentative writing skills compared to conventional learning. This study employed a quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design. The participants consisted of two groups: an experimental group using ChatGPT-based adaptive learning and a control group receiving conventional instruction. The research procedures included administering a pretest, implementing the learning treatment, providing writing practice supported by ChatGPT-based feedback for the experimental group, and conducting a posttest for both groups. The instrument used was an argumentative writing test assessed using an analytic rubric covering content, structure, and language aspects. The results show that the mean score of the experimental group increased from 65.3 to 82.6, while the control group increased from 64.8 to 73.4. The gain score of the experimental group (17.3) was higher than that of the control group (8.6), with a statistically significant difference (p < 0.05). Therefore, it can be concluded that ChatGPT-based adaptive learning is effective in improving students’ argumentative writing skills in a more optimal and sustainable way. ABSTRAK Rendahnya keterampilan menulis argumentasi pada siswa serta kurang efektifnya pembelajaran konvensional dalam memberikan umpan balik secara personal menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran adaptif untuk meningkatkan keterampilan menulis argumentasi murid kelas XI SMA. Fokus masalah penelitian ini adalah apakah penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran adaptif dapat meningkatkan keterampilan menulis argumentasi secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan ChatGPT dalam pembelajaran adaptif dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Tahapan penelitian meliputi pemberian pretest, pelaksanaan perlakuan pembelajaran, pemberian latihan menulis berbantuan umpan balik berbasis ChatGPT pada kelompok eksperimen, serta posttest pada kedua kelompok. Instrumen yang digunakan berupa tes menulis argumentasi dengan rubrik analitik untuk menilai aspek struktur, isi, dan kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kelompok eksperimen meningkat dari 65,3 menjadi 82,6, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 64,8 menjadi 73,4. Nilai gain kelompok eksperimen (17,3) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (8,6) dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran adaptif berbasis ChatGPT efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis argumentasi siswa secara lebih optimal dan berkelanjutan.
PENDIDIKAN AKHLAK MUHAMMAD SYAKIR: KONSEP DAN IMPLEMENTASI KARAKTER DI PONPES MBS SELONG Arhandika Rahman, Muhammad; Sobri, M.; Hilmiati, Hilmiati
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.11063

Abstract

ABSTRACT Moral education has become increasingly urgent amid the development of digital technology, social changes, and the growing demand for character strengthening in Islamic educational institutions. This study aims to analyze the concept of moral education proposed by Muhammad Syakir in Waṣāyā Al-Ābā’ Lil Abnā’ and to examine its implementation in character building at Muhammadiyah Boarding School (MBS) Selong. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and then analyzed descriptively and analytically through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the moral values contained in the book, such as piety, respect for teachers, birrul walidain (devotion to parents), Islamic brotherhood, honesty, trustworthiness, sincerity, and self-reflection, have been internalized in students’ daily lives through the integration of the formal curriculum, dormitory habituation, and educators’ role modeling. This study confirms that classical Islamic texts remain relevant as theoretical and practical foundations for character education in modern Islamic boarding schools and contribute significantly to the development of Islamic moral education studies in the contemporary era. ABSTRAK Pendidikan akhlak menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan teknologi digital, perubahan sosial, dan tuntutan penguatan karakter dalam lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan akhlak menurut Muhammad Syakir dalam kitab Waṣāyā Al-Ābā’ Lil Abnā’ serta mengkaji implementasinya dalam pembentukan karakter santri di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Selong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai akhlak dalam kitab tersebut, seperti takwa, hormat kepada guru, birrul walidain, ukhuwah Islamiyah, kejujuran, amanah, ikhlas, dan muhasabah, telah diinternalisasikan dalam kehidupan santri melalui integrasi kurikulum formal, pembiasaan di asrama, serta keteladanan para pendidik. Penelitian ini menegaskan bahwa kitab klasik tetap relevan sebagai landasan teoritis dan praktis dalam pendidikan karakter di pesantren modern serta berkontribusi terhadap pengembangan kajian pendidikan akhlak Islam di era kontemporer.
STRENGTHENING THE MOTIVATION FOR CONGREGATIONAL PRAYER AND STUDENT CHARACTER THRU A CONTEXTUAL LEARNING APPROACH IN THE SUBJECT OF AKIDAH AKHLAK AT MDTA SHOBARUL YAQIN Yahya, Syarifah Luthfiyah; Affandi, Akhmad; Rido, Rosidi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.11073

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the effectiveness of the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach in enhancing students’ motivation to perform congregational prayers and in shaping character development in the subject of Islamic Creed and Ethics (Akidah Akhlak) at MDTA Shobarul Yaqin. The background of this research is the tendency of Islamic education to remain theoretical and insufficiently connected to students’ real-life experiences. This study employs a qualitative approach with a field study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of learning activities. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the CTL approach, which emphasizes active student engagement through real-life practices, reflective discussions, and authentic assessment, effectively improves students’ discipline and devotion in performing congregational prayers. Furthermore, this approach successfully internalizes character values such as responsibility, discipline, cleanliness, and social awareness. The study concludes that CTL is an effective approach to integrating Islamic values with meaningful contextual learning experiences and is recommended to be implemented collaboratively by teachers, students, and the school environment to develop comprehensive and applicable Islamic character. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan motivasi salat berjamaah serta pembentukan karakter siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MDTA Shobarul Yaqin. Latar belakang penelitian ini adalah pembelajaran Akidah Akhlak yang masih cenderung bersifat teoritis dan kurang terhubung dengan praktik kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL yang menekankan keterlibatan aktif siswa melalui praktik nyata, diskusi reflektif, dan penilaian autentik mampu meningkatkan kedisiplinan dan kekhusyukan siswa dalam melaksanakan salat berjamaah. Selain itu, pendekatan ini efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, disiplin, kebersihan, dan kepedulian sosial. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa CTL merupakan pendekatan yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengalaman belajar kontekstual yang bermakna, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara kolaboratif oleh guru, siswa, dan lingkungan sekolah guna membentuk karakter islami yang utuh dan aplikatif.

Page 3 of 4 | Total Record : 34