cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik
ISSN : 28072294     EISSN : 28071808     DOI : https://doi.org/10.51878/academia.v1i2.649
Core Subject : Education,
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Academic Research
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 193 Documents
PENGARUH PERSONAL BRANDING PRABOWO SUBIANTO DALAM PEMILU 2024 TERHADAP MINAT PEMILIH GEN Z DI DAERAH KABUPATEN WONOSOBO Hidayat, Khoirul
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.8980

Abstract

ABSTRACT The development of social media as a primary arena for political communication has transformed the way candidates build relationships with voters, particularly Generation Z who have grown up in a digital environment. This study aims to examine the influence of Prabowo Subianto’s personal branding on the voting intention of Generation Z in the 2024 Presidential Election in Wonosobo Regency. The research adopts a quantitative approach using a survey method involving 400 Generation Z respondents listed in the Permanent Voters List, with data collected through online questionnaires and analyzed using correlation tests, simple linear regression, and t-tests with the assistance of SPSS software. The results show that personal branding has a strong and statistically significant relationship with the voting intention of Generation Z, accounting for 59.3 percent of the variance in voting attitudes. These findings indicate that candidate images constructed through social media particularly those emphasizing emotional closeness, appealing visual presentation, and a more informal communication style are more effective in attracting and engaging young voters than conventional campaign approaches. Based on these results, the study confirms that personal branding is an important instrument in digital political communication strategies for strengthening the engagement and political participation of Generation Z. Overall, this research provides empirical contributions to the development of digital political communication studies and to the academic understanding of young voters’ behavior in contemporary elections. ABSTRAK Perkembangan media sosial sebagai ruang utama komunikasi politik telah mengubah cara kandidat membangun hubungan dengan pemilih, terutama Generasi Z yang tumbuh dalam lingkungan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh personal branding Prabowo Subianto terhadap minat memilih Generasi Z pada Pemilihan Presiden 2024 di Kabupaten Wonosobo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 400 responden Generasi Z yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji korelasi, regresi linear sederhana, serta uji t berbantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa personal branding memiliki hubungan yang kuat dan berpengaruh secara signifikan terhadap minat memilih Generasi Z, dengan kontribusi penjelasan sebesar 59,3 persen terhadap variasi sikap memilih. Temuan ini memperlihatkan bahwa citra kandidat yang dibangun melalui media sosial, khususnya yang menonjolkan kedekatan emosional, visualisasi yang menarik, serta gaya komunikasi yang lebih informal, lebih efektif dalam membangun ketertarikan politik pemilih muda dibandingkan pendekatan kampanye konvensional. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini menegaskan bahwa personal branding merupakan instrumen penting dalam strategi komunikasi politik digital untuk memperkuat keterlibatan dan partisipasi politik Generasi Z. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian komunikasi politik digital serta pemahaman akademik mengenai perilaku pemilih muda dalam konteks pemilu modern.
DAKWAH DAN KONDISI UMAT ISLAM DI ERA KONTEMPORER Hasibuan, Sulham Efendi; Riskia, Ayu; Sopiah, Sopiah
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9021

Abstract

This study examines the relationship between da’wah and the condition of the Muslim community in the contemporary era, which is characterized by social change, advances in digital technology, and shifts in societal patterns of thought. The development of digital media has transformed da’wah from conventional methods into more open and flexible forms that extend into virtual spaces such as social media and online platforms. This research employs a descriptive qualitative approach through literature review and observation of emerging digital da’wah phenomena in society. The findings indicate that da’wah and the development of the Muslim community have a reciprocal relationship that mutually influences one another. Modern challenges, including information overload, changing lifestyles, and identity crises, require da’wah to be adaptive, dialogical, and contextual. At the same time, innovations in digital da’wah shape patterns of religious practice, particularly among younger generations. This study affirms that da’wah functions not only as a means of conveying Islamic teachings but also as a medium for fostering social awareness, strengthening Islamic identity, and providing moral guidance for Muslims amid global dynamics. ABSTRAK Penelitian ini membahas keterkaitan antara dakwah dan kondisi umat Islam di era kontemporer yang ditandai oleh perubahan sosial, kemajuan teknologi digital, serta pergeseran pola pikir masyarakat. Perkembangan media digital telah mengubah wajah dakwah dari metode konvensional menjadi lebih terbuka, fleksibel, dan menjangkau ruang virtual seperti media sosial dan platform daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan pengamatan terhadap fenomena dakwah digital yang berkembang di masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa dakwah dan perkembangan umat Islam memiliki hubungan timbal balik yang saling memengaruhi. Tantangan modern, seperti banjir informasi, perubahan gaya hidup, dan krisis identitas, menuntut dakwah yang adaptif, dialogis, dan kontekstual. Di sisi lain, inovasi dakwah di ruang digital turut membentuk pola keberagamaan umat, khususnya generasi muda. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian ajaran Islam, tetapi juga sebagai media pembinaan kesadaran sosial, penguatan identitas keislaman, dan penuntun moral umat di tengah dinamika global.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PADA JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UIN SYAHADA Nasution, Nur Syahbani; Pane, Zahra; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9060

Abstract

This research aims to examine the implementation of active learning strategies in improving students’ learning motivation at the Department of Islamic Education, Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. The background of this study is the low level of learning motivation among students, which is influenced by conventional teaching methods that tend to be lecturer-centered and less interactive. This study employs a qualitative descriptive approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects consist of lecturers and students of the Islamic Education Department. Data analysis is conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the implementation of active learning strategies, such as group discussions, question and answer sessions, presentations, and problem-based activities, can significantly enhance students’ learning motivation. Students become more actively involved in the learning process, show greater enthusiasm, demonstrate increased confidence in expressing opinions, and develop better critical thinking skills. In addition, active learning creates a more engaging and collaborative classroom atmosphere, which positively influences students’ interest and responsibility toward learning. Therefore, the implementation of active learning strategies is considered effective in increasing students’ learning motivation and can be used as an alternative approach to improve the quality of learning in Islamic higher education institutions. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pada Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar mahasiswa yang disebabkan oleh penerapan pembelajaran konvensional yang cenderung berpusat pada dosen dan kurang melibatkan mahasiswa secara aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi dosen dan mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif, seperti diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi, dan pembelajaran berbasis masalah, mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa secara signifikan. Mahasiswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran, menunjukkan antusiasme yang tinggi, berani mengemukakan pendapat, serta memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih baik. Selain itu, pembelajaran aktif menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif dan kolaboratif sehingga meningkatkan minat dan tanggung jawab mahasiswa terhadap pembelajaran. Dengan demikian, strategi pembelajaran aktif terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dan dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi Islam.
PERAN DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN AKADEMIK MAHASISWA DI UIN SYAHADA Sakdiyah, Halimah; Afrila, Reza; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9134

Abstract

Academic discipline is an important aspect in the success of students' studies in higher education, which includes attendance at lectures, timely submission of assignments, administrative compliance, and understanding of academic ethics. Academic Advisors (PA) have a strategic role in helping students adjust to these academic demands. This study aims to analyze the role of PA in improving the academic discipline of students at the State Islamic University (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada). The study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation studies. The research subjects consisted of two PA lecturers, ten students, and two academic staff. The results show that PA carries out five main functions, namely: (1) consultative, through guidance in preparing KRS (Study Plan Plan), selecting courses, and solving academic problems; (2) motivational, in the form of encouragement to increase learning enthusiasm and discipline awareness; (3) monitoring, through monitoring student attendance, grades, and study progress; (4) preventive, by providing direction and early warnings to prevent the emergence of academic problems; and (5) evaluative, through reviewing study results and academic planning each semester. These roles have been proven to help improve student discipline in aspects such as attendance, assignment submission, academic administration, and understanding of academic ethics. However, the implementation of academic advisor guidance still faces several obstacles, such as limited meeting frequency, a high advisor-to-student ratio, and low awareness among some students. This research confirms the crucial role of advisors in fostering student academic discipline, although improvements to the system and guidance intensity are needed to optimize results. ABSTRAK Kedisiplinan akademik merupakan aspek penting dalam keberhasilan studi mahasiswa di perguruan tinggi, yang mencakup kehadiran dalam perkuliahan, ketepatan pengumpulan tugas, kepatuhan administratif, serta pemahaman terhadap etika akademik. Dosen Pembimbing Akademik (PA) memiliki peran strategis dalam membantu mahasiswa menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PA dalam meningkatkan kedisiplinan akademik mahasiswa di Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari dua dosen PA, sepuluh mahasiswa, dan dua staf bagian akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PA menjalankan lima fungsi utama, yaitu: (1) konsultatif, melalui bimbingan dalam penyusunan KRS, pemilihan mata kuliah, dan penyelesaian masalah akademik; (2) motivatif, berupa dorongan untuk meningkatkan semangat belajar serta kesadaran disiplin; (3) monitoring, melalui pemantauan presensi, nilai, dan perkembangan studi mahasiswa; (4) preventif, dengan memberikan arahan dan peringatan dini untuk mencegah munculnya masalah akademik; dan (5) evaluatif, melalui peninjauan hasil studi dan perencanaan akademik setiap semester. Peran-peran tersebut terbukti membantu meningkatkan kedisiplinan mahasiswa dalam aspek kehadiran, pengumpulan tugas, ketertiban administrasi akademik, dan pemahaman etika akademik. Namun, pelaksanaan bimbingan PA masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan intensitas pertemuan, rasio PA–mahasiswa yang tinggi, dan rendahnya kesadaran sebagian mahasiswa. Penelitian ini menegaskan bahwa peran PA sangat penting dalam membentuk kedisiplinan akademik mahasiswa, meskipun diperlukan perbaikan sistem dan intensitas bimbingan agar hasilnya lebih optimal.
TALAK DALAM PERNIKAHAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM: KAJIAN DEFINISI, HUKUM, SYARAT, DAN HIKMAHNYA Abawiyah, Abawiyah; Reza, Anisa; Lubis, Jazilah Hanun; Amanda, Yulia; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9136

Abstract

This study examines the concept of talaq in marriage from the perspective of Islamic law, focusing on its definition, legal basis, conditions, types, and underlying wisdom. Talaq is understood as a last resort permitted by Sharia when the marital relationship can no longer be maintained harmoniously. The research employs a literature review method by analyzing classical fiqh texts, scholarly fatwas, and relevant contemporary academic journals. The findings indicate that talaq is legally permissible (mubah), but its implementation is restricted by specific requirements, such as being carried out by a sane and conscious husband, without coercion, and in accordance with Islamic legal procedures. Talaq has several forms, including raj’i, ba’in, sunnah, bid’i, and kinayah, each of which carries different legal consequences. In addition to serving as a conflict resolution mechanism, talaq contains wisdom in the form of justice, protection for the oppressed party, and moral lessons for spouses. With proper understanding, talaq is expected to be practiced wisely, fairly, and in a manner that preserves family welfare and social order. Abstrak Penelitian ini mengkaji konsep talak dalam pernikahan menurut perspektif hukum Islam dengan menekankan pada aspek definisi, dasar hukum, syarat, macam-macam, serta hikmah yang terkandung di dalamnya. Talak dipahami sebagai jalan terakhir yang dibenarkan syariat apabila hubungan suami istri tidak lagi dapat dipertahankan secara harmonis. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah kitab fiqh klasik, fatwa ulama, serta jurnal ilmiah kontemporer yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa talak memiliki hukum mubah, namun pelaksanaannya dibatasi oleh syarat tertentu, seperti dilakukan oleh suami yang berakal, sadar, tanpa paksaan, dan sesuai dengan prosedur syariat. Talak juga memiliki beberapa bentuk, antara lain talak raj’i, talak ba’in, talak sunnah, talak bid’i, dan talak kinayah, yang masing-masing memiliki konsekuensi hukum berbeda. Selain sebagai mekanisme penyelesaian konflik, talak mengandung hikmah berupa keadilan, perlindungan bagi pihak yang terzalimi, serta pembelajaran moral bagi pasangan. Dengan pemahaman yang tepat, talak diharapkan dapat dilaksanakan secara bijaksana, adil, dan tetap menjaga kemaslahatan keluarga serta ketertiban sosial.
PENDIDIKAN PRANIKAH DALAM PERSPEKTIF FIKIH MUNAKAHAT SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH Pasaribu, Nur Khadijah; Halima, Siti; Tanjung, Ramadhani Safitri; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9140

Abstract

Marriage in Islamic teachings is a sacred covenant (mitsaqan ghalizha) with the noble aim of establishing a family characterized by tranquility (sakinah), affection (mawaddah), and mercy (rahmah). In modern society, many married couples face various household problems due to a lack of understanding of the principles, rights, and obligations prescribed by Islamic law. This situation highlights the significance of premarital education as an essential preparation that provides knowledge, spiritual reinforcement, and emotional readiness for prospective spouses. This study seeks to elaborate on the concept of premarital education from the perspective of fiqh al-munakahat and to analyze its implementation in contemporary life. The research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical method, using literature review from both classical and modern fiqh sources. The findings indicate that premarital education in fiqh al-munakahat not only focuses on the legality of the marriage contract but also emphasizes moral development, responsibility, and awareness of each partner’s role within the household. Therefore, the application of premarital education based on the principles of fiqh al-munakahat plays a vital role in shaping harmonious, ethical Muslim families grounded in Islamic values and oriented toward the realization of a sakinah family. ABSTRAK Pernikahan dalam ajaran Islam merupakan sebuah perjanjian agung (mitsaqan ghalizha) yang memiliki tujuan luhur untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Dalam realitas masyarakat modern, banyak pasangan suami istri mengalami berbagai persoalan rumah tangga karena minimnya pemahaman terhadap prinsip dan kewajiban yang diatur dalam syariat Islam. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya pelaksanaan pendidikan pranikah sebagai sarana pembekalan ilmu, pemantapan spiritual, serta kesiapan emosional bagi calon pasangan. Penelitian ini berupaya menguraikan konsep pendidikan pranikah dari perspektif fikih munakahat dan mengkaji penerapannya dalam konteks kehidupan masa kini. Pendekatan penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode deskriptif analitis melalui telaah literatur terhadap kitab-kitab fikih klasik maupun modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan pranikah menurut fikih munakahat tidak sebatas membahas aspek hukum akad nikah, tetapi juga menekankan pembentukan akhlak, tanggung jawab, dan kesadaran terhadap peran masing-masing dalam rumah tangga. Dengan demikian, penerapan pendidikan pranikah berdasarkan nilai-nilai fikih munakahat berperan penting dalam membentuk generasi keluarga muslim yang harmonis, berakhlak, serta berlandaskan prinsip-prinsip Islam menuju terwujudnya keluarga sakinah.
KONSEP MUHARRAMAT DALAM HUKUM KELUARGA ISLAM: KATEGORISASI, DASAR HUKUM, DAN RELEVANSINYA DI ERA KONTEMPORER Apriani, Apriani; Hasbi, Nur Dzakiyyah Putri; Harahap, Nur Amina; Maisarah, Maisarah; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9155

Abstract

This study aims to examine the concept of muharramat in Islamic family law by emphasizing its categorization, legal foundations, and relevance in the contemporary era. Muharramat refers to Islamic legal provisions that regulate marriage prohibitions toward certain women in order to preserve honor, lineage purity, and family harmony. This research employs a qualitative approach with a library research method, in which data are obtained from the Qur’an, the Prophet’s Hadith, classical and contemporary fiqh literature, and Indonesian legal regulations. Data collection is conducted through documentation, while data analysis uses content analysis by reducing, classifying, interpreting, and synthesizing data based on the research focus. The findings indicate that muharramat is divided into two main categories: mahram mu’abbad (permanent prohibition) and mahram mu’aqqat (temporary prohibition), which are based on lineage, marriage, and breastfeeding relationships. These provisions have strong theological foundations and high social relevance, particularly in maintaining genetic health, preventing family conflict, and building a harmonious family order in accordance with Islamic principles and national law. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep muharramat dalam hukum keluarga Islam dengan menekankan pada aspek kategorisasi, dasar hukum, dan relevansinya di era kontemporer. Muharramat merupakan ketentuan syariat yang mengatur larangan pernikahan terhadap perempuan tertentu guna menjaga kehormatan, kemurnian nasab, serta keharmonisan hubungan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, di mana data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis Nabi SAW, kitab-kitab fikih klasik dan kontemporer, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi dengan cara mereduksi, mengelompokkan, menafsirkan, dan mensintesis data berdasarkan fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa muharramat terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu mahram mu’abbad sebagai larangan permanen dan mahram mu’aqqat sebagai larangan sementara, yang didasarkan pada hubungan nasab, pernikahan, dan persusuan. Ketentuan ini memiliki landasan teologis yang kuat serta relevansi sosial yang tinggi dalam menjaga kesehatan genetik, mencegah konflik keluarga, dan membangun tatanan keluarga yang harmonis sesuai prinsip syariah dan hukum nasional.
PERAN BIDANG PENGENDALIAN PENDUDUK DALAM MENGATASI ISU-ISU KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN SIDOARJO Nasywa, Zainita Salma; Azizah, Siti
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9181

Abstract

ABSTRACT Population density is increasing due to the ever-growing human population. Because of its large population, so is the significant increase in population in Sidoarjo Regency which has occurred when compared to the last few years. The very high growth rate is a problem that can affect many aspects of life, namely economic, social and educational aspects. The purpose of this study is to analyze and describe the role of the population control sector in overcoming population issues in Sidoarjo Regency. The research used in this study is descriptive analysis with a qualitative approach. The results of this study indicate that population issues that occur include the quality of human resources, getting married at a young age, and the impact of urbanization. Urbanization can reduce population density in villages, improve family welfare through remittances from migrants, and encourage development and knowledge transfer in villages. In cities, urbanization meets the need for labor, improving the quality of human resources, and encouraging economic progress and the development of social and industrial facilities. ABSTRAK Kepadatan penduduk semakin meningkat karena populasi manusia yang terus berkembang. Karena jumlah penduduknya yang besar, begitu juga dengan peningkatan jumlah penduduk yang cukup besar di kabupaten Sidoarjo yang telah terjadi jika dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir. Tingkat pertumbuhan yang sangat tinggi merupakan masalah yang dapat mempengaruhi banyak aspek kehidupan yaitu aspek ekonomi, sosial dan juga pendidikan Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan peran bidang pengendalian kependudukan dalam mengatasi isu-isu kependudukan di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian yang di gunakan dalam adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isu-isu kependudukan yang terjadi di antara lain yaitu kualitas sumber daya manusia, menikah di usia muda, dan dampak urbanisasi. urbanisasi dapat mengurangi kepadatan penduduk di desa, meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui remitansi dari perantau, serta mendorong pembangunan dan transfer pengetahuan di desa. Di kota, urbanisasi memenuhi kebutuhan tenaga kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mendorong kemajuan ekonomi serta perkembangan fasilitas sosial dan industri.
PEREMPUAN TANGGUH, AGEN PERUBAHAN: PERAN STRATEGIS DI BPBD JAWA TIMUR Priandini, Aulia Midya; Setianingsih, Dwi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9182

Abstract

ABSTRACT The issue of gender equality in disaster management institutions remains a challenge, although the role of women is beginning to be recognized in emergency response. This study aims to examine the strategic roles and obstacles faced by female employees at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of East Java Province. Using a descriptive qualitative approach, informants in this study consisted of female employees directly involved in the field as well as staffing officials. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews, direct observation, and documentation analysis. The results showed that women are actively involved in all phases of disaster management, starting from the pre-disaster stage, emergency response, to post-disaster recovery. Their contributions include policy formulation, community education, logistics coordination, psychosocial support, and social reconstruction. However, they face challenges such as biological constraints, cultural stereotypes that underestimate women's capacity, and the double burden of work and domestic responsibilities. Nevertheless, female employees in BPBD Jatim demonstrate resilience and leadership capacity, and are able to become agents of change in the work environment and community. Their involvement increases the inclusiveness and effectiveness of disaster programs, especially in reaching vulnerable groups such as children, the elderly, and pregnant women. This research emphasizes the importance of gender mainstreaming in disaster governance as well as the need for institutional support through gender-sensitive policies and equitable division of tasks. ABSTRAK Isu kesetaraan gender dalam kelembagaan penanggulangan bencana masih menjadi tantangan, meskipun peran perempuan mulai diakui dalam respons darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis serta hambatan yang dihadapi oleh pegawai perempuan di Badan Penanggulabngan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, informan dalam penelitian ini terdiri ats pegawai perempuan yang terlibat langsung di lapangan serta pejabat kepegawaian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan dilibatkan secara aktif dalam seluruh fase penanggulangan bencana, mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pemulihan pasca bencana. Kontribusi mereka mencakup perumusan kebijakan, edukasi masyarakat, koordinasi logistik, dukungan psikososial, serta rekonstruksi sosial. Namun, terdapat berbagai tantangan yang mereka hadapi, seperti kendala biologis, stereotip budaya yang meremehkan kapasitas perempuan, serta beban ganda antara pekerjaan dan tanggung jawab domestik. Mesikupn demikian, pegawai perempuan di BPBD Jatim menunjukkan ketangguhan dan kapasitas kepemimpinan, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja dan masyarakat. Keterlibatan mereka meningkatkan inklusivitas dan efektivitas program kebencanaan, khususnya dalam menjangkau kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Penelitian ini menekankan pentingnya pengarustamaan gender dalam tata kelola bencana serta perlunya dukungan kelembagaan melalui kebijakan yang sensitif gender dan pembagian tugas yang adil
PROBLEMATIKA DAN INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM DI UIN SYAHADA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Syahnira Wan Aisyah; Tanjung, Anisah Fitri; Hasibuan, Sulham Efendi
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i1.9271

Abstract

Islamic education learning in higher education plays an important role in shaping students who are not only academically competent but also possess moral and spiritual integrity. However, in practice, Islamic education learning still faces various challenges, particularly related to the predominance of conventional teaching methods and the suboptimal use of learning media. This study aims to analyze the challenges and innovations in Islamic education learning at UIN Syahada Padangsidimpuan. This research employed a qualitative approach with a descriptive design. The research subjects were students participating in Islamic education learning, selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Islamic education learning is still dominated by lecture-based methods and the use of learning technology has not been implemented consistently, resulting in low student participation. However, the implementation of learning innovations, such as discussion methods, group presentations, and the use of technology-based learning media, was found to enhance student engagement and participation. ABSTRAK Pembelajaran pendidikan Islam di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual. Namun, dalam praktiknya pembelajaran pendidikan Islam masih menghadapi berbagai problematika, terutama berkaitan dengan metode pembelajaran yang cenderung konvensional dan pemanfaatan media pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika serta inovasi pembelajaran pendidikan Islam di UIN Syahada Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang mengikuti pembelajaran pendidikan Islam dan dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran pendidikan Islam masih didominasi metode ceramah dan pemanfaatan teknologi pembelajaran belum dilakukan secara konsisten, sehingga berdampak pada rendahnya partisipasi mahasiswa. Namun demikian, penerapan inovasi pembelajaran berupa diskusi, presentasi kelompok, dan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi mampu meningkatkan keaktifan dan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran.