cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Gedung Juree Universitas Jabal Ghafur, Glegapui, Kecamatan Indrajaya – Sigli
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
ISSN : 27749916     EISSN : 2745603X     DOI : https://doi.org/10.47647/EE
Core Subject : Education,
Education Enthusiast: Jurnal Pendidikan dan Keguruan (ISSN 2774-9916, eISSN 2745-603X) is a double-blind peer-reviewed journal on education and teacher training. The journal is intended to provide academic forums for researchers who are interested in the discussion of current and future issues on education, Curriculum, and teacher training. This journal published by the Faculty of Teacher Training and Education University of Jabal Ghafur. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication.
Articles 156 Documents
PERAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN PIDIE DALAM MELESTARIKAN NILAI SEJARAH TRADISI “GEUDEU-GEUDEU”UNTUK MENINGKATKAN MEMORI KOLEKTIF MASYARAKAT PIDIE Zahratul, Suci; Saputri, Yuni; Fahrizal, Fahrizal
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie dalammelestarikan nilai sejarah tradisi Geudeu-Geudeu sertamengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Tradisi Geudeu-Geudeu sebagai seni bela diri khas Pidie kini terancam punahakibat minimnya dokumentasi dan kurangnya minat generasimuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdeskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memiliki peran strategis, antaralain melalui pengusulan Geudeu-Geudeu sebagai WarisanBudaya Takbenda (WBTB) yang diresmikan pada 15 Mei 2024. Selain itu, kegiatan seperti Festival Permainan Rakyat yang melibatkan siswa sekolah dasar menjadi upaya promosi dan edukasi budaya. Namun, tantangan seperti rendahnya partisipasigenerasi muda, kurangnya integrasi dalam kurikulum, sertalemahnya sinergi antarinstansi masih menghambat pelestariandan pewarisan tradisi ini. Kata kunci: Geudeu-Geudeu; Pelestarian budaya; WarisanBudaya Takbenda (WBTB)
Problematika Pembelajaran Ilmu Pendidikan Sosial Di Smp N 4 Sakti Nadia, Nadia; H.M.Yusuf, Zakaria; Darmi, Darmi
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika yang dihadapi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SMP Negeri 4 Sakti serta upaya yang dilakukan guru dan sekolah dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri dari 4 guru IPS dan 15 siswa kelas VII, VIII, dan IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika utama dalam proses pembelajaran IPS, yaitu: (1) guru masih menggunakan RPP lama dan kurang memahami penerapan Kurikulum Merdeka secara optimal; (2) metode pembelajaran yang digunakan masih didominasi ceramah, sehingga siswa kurang aktif; (3) keterbatasan sarana prasarana seperti media pembelajaran, peta, proyektor, dan buku referensi; (4) siswa memiliki motivasi belajar yang rendah serta kesulitan dalam memahami materi. Upaya guru untuk mengatasi masalah ini meliputi penyederhanaan materi, penggunaan kuis, pembuatan media sederhana, serta pendekatan kontekstual melalui cerita dan studi kasus lokal. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan rujukan dalam peningkatan mutu pembelajaran IPS secara berkelanjutan.
MAKNA SIMBOLIK TRADISI BA RANUP DALAM ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT ACEH DI DESA BLANG KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE Lisani, Lisani; Fahrizal, Fahrizal; Saputri, Yuni
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Makna Simbolik Tradisi Ba Ranup dalam Adat Pernikahan Masyarakat Aceh di Desa Blang, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pelaksanaan tradisi Ba Ranup, mengidentifikasi dan menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya, serta memahami pandangan masyarakat terhadap keberlanjutan tradisi tersebut dalam pernikahan adat masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ba Ranup mengandung simbol-simbol adat yang kaya makna. Hantaran seperti ranup sirih, buah-buahan, pakaian, dan mahar mencerminkan niat baik, harapan kesejahteraan, tanggung jawab, serta penghargaan terhadap perempuan. Setiap unsur memiliki nilai spiritual dan sosial yang memperkuat makna prosesi lamaran. Pelaksanaan tradisi ini berlangsung tertib dan penuh tata krama, mulai dari pembawaan hantaran hingga pembicaraan rencana pernikahan, yang dilakukan secara musyawarah serta melibatkan keluarga dan tokoh adat, mencerminkan nilai sopan santun dan keseriusan dalam membentuk ikatan. Masyarakat Desa Blang masih menjaga dan menghargai tradisi Ba Ranup, dengan dukungan dari tokoh adat dan aparat desa yang turut mendorong generasi muda untuk melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari pelestarian nilai budaya, etika, dan identitas lokal.Kata kunci: Ba Ranup; makna simbolik; adat pernikahan; masyarakat Aceh; pelestarian budaya  
THE ROLE OF SONGS IN PROMOTING VOCABULARY LEARNING AMONG YOUNG EFL STUDENTS IN ELEMENTARY SCHOOL Nadia, Farah; Fauziah, Fauziah; Farizawati, Farizawati
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the role of songs in promoting vocabulary learning among young EFL students in elementary school. Using a quasi-experimental design, this research involved two classes: an experimental class that learned using songs and a control class that learned using conventional methods. Data were collected through pretests and posttests using vocabulary bingo cards, as well as documentation analysis through classroom observations and visual records to support the learning outcomes. The results showed that students in the experimental class achieved significantly higher vocabulary scores compared to the control class. The use of songs not only helped students remember vocabulary more effectively but also increased their learning enthusiasm, active participation, and confidence in using English. Documentation analysis confirmed that students in the experimental class were more engaged, active, and responsive during the learning process. These findings suggest that integrating songs into English learning can be an effective strategy to enhance vocabulary acquisition and student engagement in EFL classrooms.Keywords: EFL classrooms; elementary students; songs; vocabulary learning; vocabulary mastery.
PENERAPAN METODE CASE STUDY (STUDI KASUS) DALAM MENYAJIKAN TEKS DISKUSI PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 BANDAR BARU PIDIE JAYA Tasya, Tasya; Rahmi, Hayatun; Nofiana, Nofiana
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Metode Case study (Studi Kasus) dalam Menyajikan Teks Diskusi Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaiamana penerapan metode case study (studi kasus) dalam menyajikan teks diskusi pada siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya?  Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode case study (studi kasus) dalam menyajikan teks diskusi pada siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  dengan model penelitain Tindakan kelas (PTK). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan guru pada IX SMP Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan praktek siswa yang mana menunjukkan di depan kelas ada 5 kelompok dari 30 siswa yang ada, Kelompok 1 memperoleh nilai 75, kelompok 2 dengan nilai 85, kelompok 3 dengan nilai 90, kelompok 4 dengan nilai 75 dan kelompok 5 dengan nilai 85. Ini menunjukkan sudah ada peningkatan sesudah ditetapkan metode Case study dalam pembelajaran bahasa indonesia khususnya dalam materi Case study dalam menyajikan teks diskusi. Persentase dari observasi kegiatan praktik yang mana seluruh siswa dengan metode Case study (studi kasus) dengan benar didalam kelas berjumlah 30 siswa dan dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok 1 memperoleh nilai 80, kelompok 2 dengan nilai 85, kelompok 3 dengan nilai 90, kelompok 4 dengan nilai 85 dan kelompok 5 dengan nilai 90. Kata Kunci : Metode Case study, Menyajikan, Teks Diskusi
MEDIA DIGITAL : INTEGRASI APLIKASI EDUCANDY KEDALAM MODEL PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI 2 SAKTI Nur, Siddratun; Nurjannah, Nurjannah; Iqbal, Iqbal
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi aplikasi Educandy ke dalam model pembelajaran active learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Sakti. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII A sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi Educandy dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol yang menggunakan metode ceramah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pretest dan posttest), kuesioner, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan uji-t (paired sample t-test), diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti H? ditolak dan H? diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Educandy dalam pembelajaran active learning berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siswa di kelas eksperimen sebesar 84,58, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 74,58. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi aplikasi Educandy ke dalam model active learning merupakan inovasi pembelajaran yang efektif, menarik, dan mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi aktif siswa dalam proses belajar PPKn. 
Media Digital : Meningkatkan Hasil Belajar PPKN Melalui Pembelajaran Online Berbasis Quizizz di Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Mila Dilla, Fara; Halik, Halik; Zulkifli, Zulkifli
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada hasil belajar PPKn melalui pembelajaran online berbasis quizizz. Quizizz adalah salah satu media berbasis game yang paling populer. Aplikasi ini memungkinkan guru menggabungkan instruksi, diskusi, dan evaluasi. Aplikasi ini tidak terbatas pada ruang atau waktu; Anda dapat menggunakannya di mana saja. Ini karena quizizz memiliki waktu untuk dibuka dan ditutup, untuk memulai kuisnya, siswa hanya perlu memasukkan kata sandi atau game pin dan tidak perlu berada di tempat yang sama dengan guru atau teman-temannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan Quizizz sebagai media pembelajaran online dalam meningkatkan hasil belajar PPKn di kalangan siswa SMA Negeri 1 Mila. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sampel penilitian ini berjumlah jumlah siswa sebanyak 25 siswa terdiri dari laki-laki 15 dan 10 perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan Tes dan Observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital berbasis Quizizz dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata kelas dari tahap prasiklus sebesar 62,5 menjadi 61 pada Siklus I dan meningkat signifikan pada Siklus II menjadi 77,75. Selain itu, jumlah siswa yang tuntas belajar juga meningkat, dari 6 orang (30%) pada prasiklus dan Siklus I menjadi 13 orang (65%) pada Siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media digital berbasis Quizizz terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa dalam mata pelajaran PPKn 
PENGARUH BROKEN HOME TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 KEUMALA Keumala Sari, Maulika; Darmi, Darmi; Agustina, Eka
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh broken home terhadap minat belajar siswa di SMA Negeri 1 Keumala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi broken home memberikan pengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa. Siswa yang berasal dari keluarga broken home umumnya memiliki minat belajar yang rendah, ditandai dengan motivasi belajar yang menurun, semangat belajar yang tidak stabil, dan kesulitan dalam berkonsentrasi saat mengikuti pembelajaran. Faktor utama penyebabnya adalah ketidakstabilan emosi, kurangnya dukungan orang tua, serta adanya konflik berkepanjangan di dalam keluarga. Namun, penelitian juga menemukan adanya siswa broken home yang tetap memiliki minat belajar tinggi, berkat adanya motivasi internal, dukungan teman sebaya, serta peran guru dan lingkungan sekolah yang mendukung. Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian khusus bagi siswa dengan latar belakang keluarga tidak harmonis, agar kualitas pendidikan dan prestasi belajar mereka tidak menurun. Sekolah disarankan untuk menyediakan layanan konseling, guru diharapkan lebih peka terhadap kondisi siswa, dan orang tua tetap diharapkan memberikan perhatian dan dukungan emosional. Penelitian ini juga merekomendasikan penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas dan pendekatan mendalam untuk menggali faktor-faktor lain yang memengaruhi minat belajar siswa broken home.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DI SMA NEGERI 1 DELIMA Karimah, Asyaul; Iqbal, Iqbal; Nurjannah, Nurjannah
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) melalui Model Pembelajaran Group Investigation di SMA Negeri 1 Delima. Ini mengangkat masalah apakah model pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan (PKn) pada siswa SMA Negeri 1 Delima dan seberapa besar peningkatan hasil belajar PKn pada siswa SMA Negeri 1 Delima setelah menggunakan model pembelajaran Group Investigation. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas peningkatan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan (PKn) melalui model pembelajaran Group Investigation di SMA Negeri 1 Delima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain Pre-test dan post-test. Populasi penelitian ini adalah berfokus pada populasi seluruh siswa SMA Negeri 1 Delima yang berjumlah 495 siswa. Penentuan sampel dilakukan secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling (teknik undian), yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data  dilakukan melalui tes awal (Pre-test) dan tes akhir (Post-test) serta didukung dengan kuesioner. Uji validitas dan Rebialitas instrumen dilakukan untuk memastikan keakuratan data, dan analisis data dilakukan menggunakan uji-t (independen sample t-test) melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 56,47% menjadi 79,26% , sedangkan kelas kontrol mengalami penurunan dari 63,64% menjadi 62,06. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Group Investigation efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa serta mendorong keaktifan dan kerja sama dalam proses pembelajaran. Temuan ini mem Temuan ini memperkuat bahwa pembelajaran berbasis kolaboratif memberikan dampak yang positif terhadap pemahaman konsep dan keterlibatan siswa.. Kata kunci: Hasil Belajar, Pendidikan Kewarganegaraan, Group Investigation
PEMERTAHANAN NILAI-NILAI ADAT SEULANGKE DI ERA MELUASNYA BUDAYA ASING (STUDI KASUS PADA PERSEPSI GENERASI Z DI DESA PUUK, KECAMATAN KEMBANG TANJONG, KABUPATEN PIDIE) Abizar, Syawal; Saputri, Yuni; Fahrizal, Fahrizal
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi perkawinan Seulangke, mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mempertahankan tradisi tersebut di tengah arus modernisasi dan globalisasi, serta menggali persepsi Generasi Z di Desa Puuk, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie terhadap nilai-nilai tradisi Seulangke. Tradisi Seulangke merupakan bagian dari adat perkawinan masyarakat Aceh yang memiliki nilai sosial, agama, dan budaya yang tinggi, di mana seorang Seulangke bertindak sebagai perantara dalam proses perjodohan dan lamaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seulangke tidak hanya memiliki fungsi sosial sebagai penghubung dua keluarga, tetapi juga mengandung nilai-nilai agama dalam menjaga etika pergaulan serta menjadi sarana pelestarian budaya lokal. Namun, tradisi ini menghadapi tantangan serius akibat perubahan gaya hidup, melemahnya regenerasi tokoh adat, dan melemahnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya. Meskipun demikian, masih terdapat peluang pelestarian melalui lembaga adat dan pendidikan informal. Persepsi Generasi Z terhadap Seulangke terbagi: pelajar cenderung memahami dan menghargai tradisi ini, sedangkan pelajar SMA memandangnya sebagai sesuatu yang kuno dan tidak praktis. Oleh karena itu, pendekatan edukatif dan adaptif diperlukan agar tradisi Seulangke tetap hidup dan relevan di masa kini.