cover
Contact Name
Ratna Nila Puspitasari
Contact Email
ratnanila@iainponorogo.ac.id
Phone
+6281216669862
Journal Mail Official
wisdom@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No. 156, Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia Po. Box. 116. Kodepos 63471
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 27235483     EISSN : 27235491     DOI : https://doi.org/10.21154/wisdom
WISDOM is a journal research published by Department of Early Childhood Islamic Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, the State Islamic Institute of Ponorgo. WISDOM is published regularly in June and December. WISDOM accepts articles with studies related to early childhood education. Focus and Scope is Early Childhood Education
Articles 180 Documents
A Implementasi Kegiatan Laboratorium Edukasi Pembuatan Sabun Cuci Tangan dan Hand Sanitizer Dalam Meningkatkan Phbs Anak TK Anugerah Kamal fajar luqman ariyanto; Chelci Dianasari; Dwi Bagus Rendy Astid Putra
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v6i2.13708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan laboratorium edukasi pembuatan sabun cuci tangan dan hand sanitizer dalam meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) anak usia 5–6 tahun di TK Anugerah Kamal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri dari 17 anak kelompok B2 yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest serta lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata PHBS dari 51,59 pada pretest menjadi 76,59 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini juga didukung oleh observasi yang menunjukkan peningkatan partisipasi aktif, kemandirian, serta kebiasaan mencuci tangan yang lebih baik pada anak. Dengan demikian, kegiatan laboratorium edukasi berbasis experiential learning efektif dalam meningkatkan PHBS anak usia dini melalui pembelajaran yang kontekstual dan berbasis pengalaman langsung
Pengembangan Media Lift The Flap Book Untuk Mengenalkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Usia Dini: Studi Validasi Model Addie Fatimah; Rahmi Sofyan; Rahmatun Nessa
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.10261

Abstract

The implementation of Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) is very important for early childhood. In teaching, the conventional lecture method without interaction media causes the understanding of children aged 5-6 years to be less optimal. The ADDIE model Research and Development (R&D) research aims to develop the media lift the flap book "Let's Be a Healthy Child" to introduce four PHBS habits from the Directorate of Early Childhood Education. The data collection instrument uses validation sheets and questionnaires. The final validation results showed a very high level of validity: 94% (media experts) and 100% (Subject matter experts). Small group trials in three kindergartens in Banda Aceh and Aceh Besar gave positive results: Kindergarten Insan Tauhid Al Khair (100%), Taman An Nisa Kindergarten (77%) and Nurul Iman Kindergarten (87%). The development of this book has proven to be effective in increasing children's interest in reading. The results of this research can be implemented by educators to maximize the effectiveness of interactive health learning and become a theoretical basis for the development of similar media.
Model Pola Asuh Islami Sebagai Solusi Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Dini Wanati; Anisza Anisza; Nur Kholik Affandi
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.13717

Abstract

In the world of education, low learning motivation in early childhood is a significant issue. This is particularly true for early character formation. Parenting styles that are less than ideal and not aligned with spiritual principles are among the factors contributing to this condition. This article focuses on how Islamic parenting models can help increase early childhood learning motivation. Islamic parenting is considered a comprehensive religious approach and educational strategy in the current discourse. This study is based on Islamic educational theory and child development psychology and uses a qualitative, descriptive-analytical approach. Data were collected through literature research and observations of parenting practices. The results indicate that increasing children's intrinsic motivation to learn can be achieved by implementing Islamic parenting styles that include role models, worship habits, and continuous affection. Furthermore, it has been shown that incorporating spiritual values ​​helps children become more disciplined and responsible. Therefore, it can be concluded that Islamic parenting models are a useful and relevant option for sustainably increasing early childhood learning motivation.
Membangun Karakter Anak Usia Dini Di Era Digital: Relevansi Kontekstual Pemikiran Al-Ghazali M Fathurahman; Basuki
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.13743

Abstract

This study aims to analyze the relevance of Al-Ghazali's thoughts in Ihya' Ulum al-Din to the character formation of children in the digital era. The background of this research is based on the phenomenon of moral degradation, as well as the dominance of cognitive aspects in modern education, which pays little attention to spiritual and ethical dimensions. The research method is qualitative with library research, through critical analysis, interpretation, and synthesis of primary and supporting literature. The results show that Al-Ghazali's concept of character education centers on the development of the soul (tazkiyat al-nafs), moral habituation (riyadhah), self-control, and the role model of educators. Character is understood as an inner disposition formed through the continuous internalization of values. In the context of the digital era, these values ​​are relevant for strengthening self-awareness (muraqabah), forming positive habits in the use of technology, and highlighting the significant role of teachers and parents as moral role models. This study concludes that Al-Ghazali's thoughts have a substantive contribution to developing a holistic and adaptive model of character education to technological developments.
Pengelolaan Karakter Peduli Sosial Pada Anak Usia Dini Melalui Program Berjenjang Umayah; Muhiyatul Huliyah; Heny Fajriani; Ridha Rahmawati
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.13762

Abstract

This study explains the management of social care character education in early childhood through a tiered program at Afta Islamic Kindergarten, Serang City. The research used a qualitative case study design. Data were collected from three key informants, namely the principal, a B2 classroom teacher, and the chairperson of the Parent-Teacher Association, through interviews, observation of school routines, and analysis of program documents. The findings show four activity tiers: annual, monthly, weekly, and daily. The annual tier consists of charity and iftar with orphans, the monthly tier provides supplementary healthy meals, the weekly tier uses Friday donations, and the daily tier includes watering plants, sharing food, and cooperative play. The program is planned through school work meetings, implemented through teacher modeling and habituation, and evaluated formatively through observation of children's behavior. The study highlights structured, collaborative, and child-centered character management
Penggunaan Media Kartu Angka Bergambar Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Pada Anak di Taman Kanak-Kanak Ermateti; Nurhafizah
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.13770

Abstract

Kemampuan mengenal konsep bilangan bagian penting dari perkembangan kognitif anak usia dini yang menjadi fondasipemahaman matematika pada jenjang pendidikan berikutnya. Hasil observasi awal di TK Kasih Ibu Koto Bangun menunjukkan bahwa 11 dari 16 anak kelompok B belum mampu mengenali lambang bilangan, mengurutkan angka, serta mencocokkan angkadengan jumlah benda secara tepat. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan minimnya pemanfaatan media konkret yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok B melalui penggunaan media kartu angka bergambar di TK Kasih Ibu Koto Bangun.Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada model spiral Kemmis dan McTaggart yang terdiri daridua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 16 anak (9 laki-laki dan 7 perempuan) kelompok B usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tes unjuk kerja. Kemudian, data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitianmenunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus: ketuntasan klasikal pra siklus hanya 31,25%, meningkat menjadi 68,75% pada Siklus I, dan mencapai 87,5% pada Siklus II, melampaui target minimal 80%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media kartu angka bergambar secara konsisten dan bervariasi mampu meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini di Taman Kanak-Kanak.
Pengaruh Permainan Tradisional Dakon Terhadap Kemampuan Matematika Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Alam Anak Negeri Tuti Alawiyah; Muhammad Muhajirin
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.13844

Abstract

Early mathematical ability in early childhood is a crucial foundation for academic success at subsequent educational levels. However, field observations indicate that mathematics learning in early childhood education (PAUD) still tends to use conventional methods that are less engaging and meaningful for children. The traditional game of Dakon, as a unique local cultural heritage, has great potential to teach mathematical concepts naturally and enjoyably. This study aims to examine the effect of the traditional Dakon game on the mathematical abilities of children aged 5–6 years at PAUD Alam Anak Negeri. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental research design with a one-group pretest-posttest design. The research subjects consisted of 25 children aged 5–6 years at PAUD Alam Anak Negeri. Data were collected through mathematical ability tests, including a pretest before the treatment and a posttest after the treatment. The instrument used was a structured observation sheet that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using a paired sample t-test with SPSS. The results showed a significant difference between the pretest scores (mean = 56.80) and posttest scores (mean = 82.40), with a two-tailed significance value of 0.000 (p < 0.05). The traditional Dakon game has a positive and significant effect on improving the mathematical abilities of children aged 5–6 years. This study recommends the use of the traditional Dakon game as an effective, enjoyable, and contextual mathematics learning medium.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Di Kelurahan Balandai Kecamatan Bara Kota Palopo Dela Safitri; Munir Yusuf; Subhan
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.13699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap perilaku sosial anak usia 5–6 tahun di Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 53 orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun, sedangkan sampel sebanyak 47 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis melalui analisis regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku sosial anak usia 5–6 tahun. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan pola asuh yang positif dan konsisten berkontribusi terhadap pembentukan perilaku sosial anak, seperti kemampuan berinteraksi, bekerja sama, serta menghargai orang lain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan perilaku sosial anak usia dini. Oleh karena itu, penguatan pola pengasuhan yang positif melalui kerja sama antara keluarga dan satuan pendidikan perlu terus dioptimalkan guna mendukung perkembangan sosial anak secara berkelanjutan.
Ketidakmampuan Anak Usia Dini Membedakan Realita Dan Rekayasa Dalam Berinterkasi Dengan Kecerdasan Buatan (AI) Endang Lestari
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.14031

Abstract

The ability to distinguish between reality and engineering is one of the important aspects of children's cognitive development. The age range of 0-6 years of children's thinking skills is still concrete, imaginative, and does not have mature logic skills, so the boundaries between the real world and engineering are often converged, especially in interactions with artificial intelligence (AI) technologists who display responses as if they were real. The purpose of this study is to describe the form of early childhood inability to distinguish between reality and engineering, identify causative factors based on the stages of cognitive development, and explain its implications for children's parenting and education. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection by studying the literature on child development theory and direct observation of children's behavior, then analyzed by grouping data and drawing conclusions. The research location at RA Muslimat NU Cekok 3 Ponorogo, with 24 research subjects of group B students. The results of the study show that this inability is a natural phenomenon due to egocentric nature and a highly developed imagination. Children consider what is in their minds, fairy tales, or media as real reality. This condition is not a sign of abnormality or lies, but rather the stage of growth will slowly disappear with the maturity of thinking. Parents and educators are advised to use the world of imagination as a means of learning, while introducing real and artificial boundaries to children.
Digital Parenting Berbasis Nilai Islam Sebagai Strategi Perlindungan Anak Usia Dini Di Era Digital Umi Rohmah
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v7i1.14184

Abstract

Perkembangan teknologi digital menghadirkan peluang sekaligus risiko bagi anak usia dini sehingga memerlukan strategi perlindungan yang sesuai dengan karakteristik perkembangannya. Penelitian ini bertujuan memetakan bentuk integrasi nilai Islam, strategi yang diterapkan, tantangan yang dihadapi, serta dampak digital parenting berbasis nilai Islam terhadap anak usia dini. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar dan menghasilkan 990 artikel. Proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menghasilkan 13 artikel yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital parenting islami diwujudkan melalui penanaman nilai aqidah, ibadah, dan akhlak, pembatasan penggunaan perangkat, penyaringan konten, pendampingan digital, serta pemanfaatan media islami. Tantangan utama meliputi kecanduan gadget, paparan konten negatif, dan rendahnya pengawasan orang tua. Praktik digital parenting islami berkontribusi terhadap peningkatan literasi digital, religiusitas, pengendalian diri, dan resiliensi digital anak usia dini.