cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2025)" : 30 Documents clear
Upaya Guru Rumpun Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa di MAN 2 Kutai Kartanegara Lestari, Diana Tri; Kadir, Marniati; Adawiyah, Rabiatul
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hubungan antara usia dan kewajiban belajar, khususnya pada masa remaja yang rentan mengalami krisis perkembangan. Ketidakmampuan menghadapi krisis ini dapat memicu perilaku prokrastinasi atau penundaan dalam menyelesaikan tugas akademik. Di MAN 2 Kutai Kartanegara, prokrastinasi akademik banyak ditemukan pada siswa kelas XI. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis prokrastinasi yang terjadi, serta faktor penghambat dan pendukung guru dalam mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan dari guru rumpun Pendidikan Agama Islam (PAI) dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, serta diuji validitasnya dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa kelas XI mengalami dysfunctional procrastination, khususnya jenis avoidance dan behavioral procrastination, yang ditandai dengan penundaan tanpa tujuan yang jelas. Guru PAI mengatasi hal ini dengan pendekatan personal, kolaborasi lintas pihak, pemberian tenggat tambahan, serta bimbingan moral dan spiritual. Faktor pendukung upaya ini meliputi dukungan orangtua, kerjasama dengan wakil kepala sekolah kurikulum, dan komunikasi yang efektif. Namun, upaya guru juga menghadapi hambatan seperti kurangnya pengawasan orangtua, rendahnya motivasi intrinsik siswa, keterbatasan waktu mengajar, serta kejenuhan guru. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan kolaboratif dan personal sebagai strategi efektif dalam menanggulangi prokrastinasi akademik siswa.
Pendekatan Humanistik dalam Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Salsabila, Dina; Remiswal, Remiswal; Khadijah, Khadijah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendekatan humanistik dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta implikasinya terhadap pembelajaran yang bermakna dan transformatif. Artikel ini menganalisis prinsip-prinsip dasar pendekatan humanistik menurut tokoh-tokoh seperti Carl Rogers dan Abraham Maslow, serta mengaitkannya dengan praktik evaluasi yang terjadi di kelas-kelas mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Evaluasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam tidak hanya bertujuan mengukur pencaPendidikan Agama Islaman akademik peserta didik, tetapi juga harus menjadi bagian dari proses pembinaan nilai dan karakter. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mewujudkan evaluasi yang mendidik adalah pendekatan humanistik. Pendekatan ini menekankan pentingnya menghargai potensi, keunikan, dan perasaan peserta didik selama proses penilaian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan humanistik mendorong guru untuk tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga memperhatikan proses belajar, perkembangan emosi, dan sikap spiritual peserta didik. Evaluasi dilakukan dengan cara yang empatik, terbuka terhadap dialog, dan memberi ruang refleksi bagi peserta didik. Model penilaian seperti self-assessment, portofolio, dan penilaian berbasis proyek menjadi bentuk evaluasi yang selaras dengan pendekatan ini. Melalui evaluasi yang memanusiakan, pendidikan agama tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga proses pembinaan jiwa yang utuh. Penelitian ini diiharapkan dapat memperkuat peran evaluasi sebagai bagian integral dari pendidikan nilai dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam di era modern.
Pengembangan Buku Komik Bacaan “Koceling” untuk Membangun Kesadaran Anti Bullying Siswa Sekolah Dasar Rahmawati, Nadia; Selegi, Susanti Faipri; Wahyuningsih, Sri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buku komik bacaan berjudul “KOCELING” (Komik Cegah Bullying) sebagai sarana edukatif dalam membangun kesadaran anti-bullying pada pada siswa sekolah dasar. Permasalahan bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah dasar menuntut adanya pendekatan edukatif yang menarik dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D dengan tahapa Define, Design, Development dan Dissemination. Subjek uji coba terdiri atas siswa kelas V SD Negeri 13 Lahat.Proses validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan ahli Bahasa. Hasil persentase kelayakan ahli media 88%, ahli materi 86,6%, dan ahli Bahasa 89,3% maka dapat dikategorikan sangat valid. Sedangkan untuk praktis melalui angket siswa uji coba one to one sebesar 96%, uji coba small group 93,2%, dan hasil respon seluruh siswa sebesar 92,7% maka dikategorikan “ sangat praktis”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku komik KOCELING sangat layak digunakan sebagai media alternatif dalam membangun kesadaran anti-bullying pada siswa sekolah dasar.
Strategi dalam Menumbuhkan Sikap Disiplin Terhadap Santri TPQ Al-Hikam Junaidi, Ahmad
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.522

Abstract

Strategi dalam Menumbuhkan Sikap Disiplin pada Santri TPQ Al-Hikam Loa Janan Ilir. Melalui program dan kegiatan belajar membaca dan menulis Al-Qur’an di TPQ Al-Hikam Loa Janan Ilir, dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan studi kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan melihat bagaimana strategi guru dalam menumbuhkan disiplin melalui kegiatan dan program pembelajaran membaca dan menulis Al-Qur’an di TPQ Al-Hikam Loa Janan Ilir pada tahun ajaran 2023/2024. Berdasarkan hasil penelitian pertama, proses belajar mengajar membaca dan menulis Al-Qur’an di TPQ Al-Hikam dilaksanakan melalui metode talaqqi (tatap muka) dan muraja’ah, yang diterapkan dalam beberapa tingkatan sesuai dengan capaian santri. Pembelajaran dibagi ke dalam beberapa halaqah, mulai dari tingkat pengenalan huruf, tingkatan Iqra’ jilid 1 hingga 6, kemudian pembelajaran Al-Qur’an, tingkatan lanjutan, serta program khusus yaitu tahfidz Al-Qur’an. Kedua, pembentukan dan penanaman sikap disiplin santri melalui program membaca dan menulis Al-Qur’an tidak terlepas dari strategi dan upaya para guru yang mengaktualisasikan nilai-nilai kompetensi guru serta menjalankan peran mereka sebagai pendidik, teladan, fasilitator, dan motivator bagi para santri. Usaha, ketulusan, dan kesungguhan harus menjadi pondasi utama bagi para guru agar dapat membentuk kebiasaan bagi santri dalam mewujudkan akhlak positif pada diri mereka. Faktor-faktor yang menghambat kemajuan upaya dan strategi guru dalam membentuk dan menumbuhkan sikap disiplin santri TPQ Al-Hikam Loa Janan Ilir juga dipengaruhi oleh jumlah santri yang berlebihan dan keterbatasan ruang belajar membaca dan menulis Al-Qur’an di TPQ Al-Hikam Loa Janan Ilir.
Unfolding Generation Z Pre-Service Elementary Teachers Positive Attitude Toward Artificial Intelligence: Rasch Model Analysis Meivawati, Eli; Ningthias, Dyah Puspitasari; Pravitasari Putri, Eka; Tari, Suci Rizkina; Qudratudarsi, Hilman; Yanti, Meili
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.487

Abstract

This study investigates the attitudes of pre-service elementary teachers in Indonesia toward artificial intelligence (AI) using Rasch model analysis. As future educators, their perceptions of AI are crucial for the successful integration of technology in educational practices. The research involved 244 participants from the Elementary Teacher Education program in West Sulawesi, Indonesia, selected based on inclusion criteria such as year of study and experience with AI applications in learning. The instrument, adapted with 12 items measuring positive attitudes toward AI, was validated through checks for reliability, item separation, fit statistics, and unidimensionality. Data were analyzed using WINSTEPS software to generate Wright maps and conduct Differential Item Functioning (DIF) analysis. Findings reveal that pre-service teachers generally demonstrate a moderate to high positive attitude toward AI, with higher-year students and those with more frequent AI usage exhibiting stronger positive attitudes. DIF analysis shows significant differences in item endorsement based on year of study and supported by one-way ANOVA results. These results suggest that greater exposure to AI correlates with more favorable attitudes. The study implies the need for structured AI integration in teacher education curricula to foster readiness and acceptance of AI in future teaching practices.
Implementasi Kode Etik Guru dalam Pembelajaran PPKN di SMA Kristen Palangka Raya Pasha, Herlina; Triyani, Triyani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.500

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi kode etik guru dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di SMA Kristen Palangka Raya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali pemahaman guru PPKn tentang kode etik profesi dan implementasinya dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn di SMA Kristen Palangka Raya memiliki pemahaman yang memadai tentang kode etik guru sebagai pedoman sikap dan perilaku dalam melaksanakan tugas profesional. Implementasi kode etik guru tercermin dalam tiga aspek utama: hubungan guru dengan peserta didik yang mengedepankan prinsip keadilan dan non-diskriminasi, integrasi nilai-nilai Kristiani dalam pembelajaran PPKn, serta keteladanan perilaku guru dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga mengidentifikasi strategi dalam menghadapi tantangan implementasi kode etik guru, seperti memperkuat program pengembangan profesional dan membentuk komunitas belajar profesional. Dampak positif dari implementasi kode etik guru terlihat pada terciptanya lingkungan pembelajaran yang demokratis, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan karakter, yang pada akhirnya berkorelasi positif dengan pembentukan karakter kewarganegaraan siswa.
Provus Discrepancy Evaluation Program Kampus Mengajar Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar Safitri, Safitri; Akhbar, M. Taheri; Selegi, Susanti Faipri
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kampus mengajar dan dampaknya terhadap kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan informan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Program Kampus Mengajar di SDN 01 OKU berjalan cukup baik sesuai dengan model evaluasi Provus yang dilakukan, mahasiswa juga aktif membantu proses pembelajaran. Tantangan utama dalam pelaksanaan program kampus mengajar meliputi keterbatasan sumber belajar, adaptasi guru, dan jumlah siswa yang besar. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan literasi dan numerasi siswa meningkat, dan mahasiswa yang mengikuti program kampus mengajar akan mendapat pengalaman setara 20 SKS, namun sebagian siswa masih butuh bimbingan lanjutan.
The Implementation of The Pragmatics Approach to Enhance Speaking Skills in English Language Teaching Fitria, Yulfa; Rini, Setia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.503

Abstract

This classroom action research aimed to improve students’ speaking skills through the implementation of the Pragmatics Approach in English Language Teaching at Class VIII C of MTs SA Pancasila Salatiga. The research was conducted in two cycles during the odd semester of the academic year 2024–2025. Each cycle involved planning, acting, observing, and reflecting. The participants of the study were 23 students of Class VIII C. To determine the effectiveness of the Pragmatics Approach, a pre-test was given before the implementation of the method, followed by post-tests after Cycle I and Cycle II. In addition to observations and interviews, the students' scores from the three tests were analyzed using a paired-sample t-test. The results showed a significant improvement in students’ speaking performance across the cycles. The mean score increased from 65.22 (pre-test) to 70.87 (Cycle I) and then to 77.83 (Cycle II). The t-test analysis confirmed that the improvement was statistically significant. This study concluded that the Pragmatics Approach effectively enhances students’ speaking skills and encourages active and meaningful communication in the classroom.. 
Pembelajaran Kitab Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ dalam Pembentukan Akhlak Santri Melalui Metode Qishah di Pondok Pesantren Annur Al Ikhlas Loa Janan Ulu Iksan, Ramadhania
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.506

Abstract

Motivasi di balik penelitian ini didasarkan pada kekhawatiran terhadap melemahnya respons moral di kalangan generasi muda saat ini, yang menjadi tantangan serius bagi pendidikan Islam, termasuk di lingkungan pesantren yang secara tradisional dikenal sebagai pusat pembentukan karakter. Pengembangan karakter merupakan bagian dari proses pendidikan yang bertujuan membentuk moralitas peserta didik, dalam hal ini melalui penerapan metode qishah (bercerita) dalam pengajaran kitab klasik Islam Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’. Kitab ini biasanya diajarkan dalam bahasa Arab, namun mengingat keberagaman usia dan tingkat kemampuan bahasa Arab para santri, pendekatan ini menggunakan bahasa Indonesia. Adaptasi pedagogis ini memungkinkan santri untuk lebih memahami isi kitab kuning dan menginternalisasi nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya secara lebih efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi metode tersebut dan mengevaluasi efektivitasnya dalam pembentukan moral peserta didik melalui kajian Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dari pengasuh, pendidik, dan santri melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di Pondok Pesantren Annur Al Ikhlas. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, dan validasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan metode qishah sebagai strategi pedagogis dalam pengajaran Washaya Al-Abaa’ Lil Abnaa’ di Pondok Pesantren Annur Al Ikhlas dilakukan secara terstruktur dan adaptif. Materi dikaitkan dengan kisah para nabi, sahabat, dan pengalaman nyata santri, sehingga memudahkan internalisasi nilai-nilai moral serta mempererat hubungan antara santri dan ajaran Islam. (2) Metode ini terbukti efektif karena melibatkan ranah afektif santri, merangsang empati, serta menumbuhkan kesadaran diri dan perilaku positif yang mencerminkan moralitas Islam. Keberhasilan metode ini didukung oleh keteladanan para pendidik dan relevansi materi, meskipun masih terdapat tantangan seperti latar belakang santri yang beragam dan keterbatasan fasilitas. Secara keseluruhan, metode qishah berperan sebagai media strategis dalam menjembatani nilai-nilai Islam klasik dengan kebutuhan pendidikan moral kontemporer bagi para santri.
Desain dan Pengembangan Kurikulum PAK (Pendidikan Agama Kristen) dan Keluarga untuk Membentuk Karakter Anak Telaumbanua, Yehezkiel; Pasaribu, Ander Gunawan
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.524

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan peran keluarga menjadi pilar utama dalam membentuk karakter anak yang selaras dengan nilai-nilai kekristenan. Artikel ini mengulas perancangan dan pengembangan kurikulum PAK dalam konteks keluarga, dengan tujuan memperkuat dasar iman anak-anak sejak dini. Melalui pendekatan seperti penceritaan kisah Alkitab, kegiatan doa bersama, diskusi keluarga yang bermakna, hingga penggunaan media digital secara bijak, pembelajaran iman di rumah bisa dilakukan secara menyenangkan dan relevan. Di tengah arus perubahan sosial dan penetrasi teknologi yang kuat, pendekatan PAK yang adaptif sangat dibutuhkan agar anak-anak tetap bertumbuh dengan karakter Kristiani yang kuat. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan iman dalam lingkungan keluarga yang terarah dan terencana dapat menjadi benteng moral yang kokoh dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.

Page 1 of 3 | Total Record : 30