cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 406 Documents
KAJIAN LITERATUR SISTEMATIK: MODEL PEMBELAJARAN MOTORIK DALAM PENDIDIKAN JASMANI UNTUK SISWA TUNAGRAHITA Haz, Hamzah; Rahmat, Alit; Carsiwan, Carsiwan
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 6 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i6.180

Abstract

Penelitian ini didasari permasalahan dalam pembelajaran penjas dimana anak tunagrahita kesulitan untuk mengembangkan keterampilan motoriknya. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan pemaparan tentang berbagai penelitian pengembangan model pembelajaran motorik bagi anak tunagrahita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kajian literature sistematik. Tahapan yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1) Tahap identifikasi permasalahan dengan menyusun pertanyaan penelitian (research question); (2) Mengembangkan protokol penelitian; (3) Menetapkan lokasi data-base sebagai wilayah pencarian hasil penelitian; (4) Mengumpulkan hasil penelitian yang berkaitan dengan research question; (5) Melakukan inklusi dan eksklusi terhadap penelitian yang akan diturutkan kedalam kajian literatur berdasarkan kualitasnya; (6) Melakukan ekstraksi data; (7) Sintesis hasil dengan metode meta-analisis atau metode naratif; (8) Penyajian hasil dalam laporan penelitian hasil meta-analisis. Dari berbagai model pembelajaran yang dikembangkan pada penilitian terdahulu, model pembelajaran berbasis permainan lebih sering dikembangkan. Terutama permainan tradisional yang disesuaikan dengan kemampuan anak tunagrahita.
The Role of Parents in Forming Children's Character in Sruwen Village and Duren Village Solihin, Solihin; Guterres, Juvinal Ximenes
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v5i1.217

Abstract

The objectives of this research are 1) To analyze how parents' roles are used in shaping children's character in Duren Village and Sruwen Village; 2) To find out how parents' roles differ in shaping children's character in Duren Village and Sruwen Village; 3) To find out how the role of parents is constructed for children in Duren Village and Sruwen Village and its relevance in facing today's millennial generation. The results of the research are: 1) The role of parents in Duren Village is an authoritative parenting style, namely parents who apply a democratic parenting style have clear rules and expectations, and the role of parents in Sruwen Village is an authoritarian parenting style where parents are the responsible party. . center, namely the center of everything. the words/words and wishes of parents are used as benchmarks that must be obeyed by children; 2) The role of parents in Duren Village in shaping children's character through behavior that is very effective in directing children, while the role of parents in Sruwen Village in caring for their children is more concerned with the wishes of parents, children are supervised quite closely, parents always maintain their distance from each other. their children rather than considering their children's wishes; 3) The construction of a democratic parental role in Duren Village will give birth to an assertive personality which is the ideal type so that there are not many weak people. Meanwhile, the construction of the role of authoritarian and permissive parents in Sruwen Village can make children feel unloved, alienated, even hated by their parents, will become individuals who are not independent, easily offended, have a negative view of other people, feel inferior and lack self-confidence. and feel free to act.
Penerapan Parenting Orang Tua dalam Menangani Kenakalan Remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda Noor, Nizar Aulia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i2.719

Abstract

Orang tua memiliki kewajiban utama untuk membimbing anak-anak mereka menuju keberhasilan, dan sangat penting bagi mereka untuk memahami serta mengamati perkembangan anak. Salah satu penyebab utama kerusakan remaja adalah perilaku nakal. Banyak remaja sekarang ini tertarik pada pola hidup Barat, yang disebut "westernisasi", yang menghapus nilai-nilai etis Timur. Pendekatan pengasuhan orang tua di sini menjadi sangat relevan seiring bertambahnya usia. "Implementasi Pengasuhan Orang Tua untuk Menghindari Perilaku Nakal Remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda Periode Akademik 2023/2024" adalah judul studi yang dipilih peneliti. Fokus studi adalah: (1) Bagaimana pendekatan pengasuhan otoriter orang tua berkontribusi dalam mencegah perilaku nakal remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda tahun pelajaran 2023/2024? (2) Bagaimana pendekatan pengasuhan demokratis orang tua berkontribusi dalam mencegah perilaku nakal remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda tahun pelajaran 2023/2024? (3) Bagaimana pendekatan pengasuhan laissez-faire orang tua berkontribusi dalam mencegah perilaku nakal remaja di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda tahun pelajaran 2023/2024? Peneliti melakukan studi kualitatif, tipe studi deskriptif. Data yang dibutuhkan dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan pengamatan. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan meliputi langkah-langkah seperti pengurangan data, presentasi data, penyimpulan, dan verifikasi keabsahan data melalui triangulasi metode dan sumber. Studi menunjukkan bahwa (1) pendekatan pengasuhan otoriter orang tua membuat banyak anak menjadi pemberontak dan kurang akuntabel. Sebaliknya, jika anak di luar pengawasan orang tua, mereka akan bertindak berbeda, seperti bersikap brutal seperti mengganggu teman atau membuat keributan, dan sering berani mencoba hal-hal buruk. (2) Orang tua yang menggunakan pendekatan pengasuhan demokratis pada anak membuat mereka lebih superior, lebih bertanggung jawab, lebih percaya diri, lebih mudah berinteraksi, lebih mampu berkolaborasi, dan lebih baik secara etis. (3) Pendekatan pengasuhan laissez-faire yang diterapkan orang tua pada anak membuat anak manja dan sulit dikontrol, hasil belajar anak tidak konsisten, anak menjadi pemberontak dan lebih senang di luar rumah, anak kurang percaya diri, tidak bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan juga dalam menghadapi masalah, dan anak lebih berani melakukan hal-hal negatif.
Analisis Penggunaan Media Pop-Up Book dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Kelas II SDN Karanganyar Gunung 02 Semarang Pujilestari, Desi; Kartinah, Kartinah; Kusniati, Siti; Miyono, Noor
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i3.301

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya pemahaman materi pada siswa adalah motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan media buku pop-up dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan tiga siswa kelas II A yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara, dan untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku pop-up dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Selama proses pembelajaran, siswa tampak antusias, aktif, dan fokus. Disarankan agar guru lebih inovatif dan kreatif dalam menggunakan media pembelajaran, karena media seperti buku pop-up dapat menarik minat siswa dan meningkatkan motivasi belajar, yang pada akhirnya dapat memaksimalkan hasil pembelajaran.
PANDANGAN JOHN DEWEY DAN JEAN PIAGET TERHADAP KURIKULUM PENDIDIKAN: PERSPEKTIF TEORI PEMBELAJARAN AKTIF DAN KONSTRUKTIVISME Muflich, Ratna Mutiara Ramadhan; Nursikin, Mukh.
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 6 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i6.173

Abstract

Studi ini mengulas pandangan John Dewey dan Jean Piaget terhadap kurikulum pendidikan dengan fokus pada perspektif teori pembelajaran aktif dan konstruktivisme. John Dewey, seorang filsuf dan pendidik Amerika, mendorong pembelajaran melalui pengalaman langsung dan partisipasi aktif siswa. Sementara itu, Jean Piaget, seorang psikolog perkembangan kognitif, menekankan konstruktivisme sebagai dasar pembelajaran, di mana siswa membangun pengetahuan mereka sendiri melalui interaksi dengan lingkungan. Metode penelitian ini adalah pendekatan kajian pustaka (library research). Kajian pustaka yang dimaksud dari berbagai sumber baik buku, jurnal dan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan perspektif teori pembelajaran aktif menitikberatkan pada keterlibatan siswa dalam pengalaman belajar langsung, sementara konstruktivisme menyoroti peran siswa sebagai agen aktif dalam membangun pengetahuan. Kedua teori ini memiliki relevansi signifikan dalam pengembangan kurikulum pendidikan kontemporer, termasuk dalam implementasi Kurikulum Merdeka, dengan menekankan pada pembelajaran yang bermakna, keterlibatan siswa, dan pengembangan keterampilan kognitif. Studi ini mencari pemahaman mendalam tentang kontribusi Dewey dan Piaget terhadap perancangan kurikulum pendidikan yang mendukung pengembangan siswa secara holistik. Mendapatkan intisari pemikira dua tokoh yang ahli dalam Pendidikan dengan latar belakang psikologi. Pembelajaran aktif dan kontruktif ini akan kita kaitkan dengan pembelajaran agar semakin menarik dengan munculnya kurikulum merdeka dengan projek Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (PPRA). Kurikulum merdeka di desain untuk masa milenial sekarang ini di sekolah umum maupun madrasah, akan tetapi nilai nilai Islam dan nilai-nilai Pancasila perlu pembatasan dalam belajar yang merdeka. Pembatasan nilai nilai ini dalam merdeka belajar tentunya didasarkan oleh para pemikir Pendidikan Islam dan sumber ajaran Agama Islam serta nilai-nilai Pancasila. Dua tokoh tersebut mengungkapkan pembelajaran yang kontruktif yang menjadi acuan dalam pembelajaran Pendidikan umum msupun Islam pada kurikulum merdeka
Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan dan Peran di Bidang Pendidikan Waruwu, Marinu
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i2.236

Abstract

Penelitian ilmiah bertujuan untuk memecahkan setiap permasalahan dalam kehidupan manusia. Namun tak sedikit penelitian ilmiah kurang memberikan dampak pada persoalan-persoalan riil hidup manusia. Hal tersebut dapat terjadi karena prosedur penelitian yang dilakukan kurang mendalam dan bukan berdasarkan analisis masalah. Pendekatan penelitian kualitatif merupakan salah satu alternatif jawaban untuk menemukan solusi dan kebenaran ilmiah. Pendekatan penelitian kualitatif menekankan pada kedalaman pemahaman terhadap masalah sosial yang dihadapi manusia. Data penelitian disajikan secara deskriptif atau naratif dengan menekankan pada kemampuan pemahaman dan kemampuan interpretasi terhadap fenomena sosial. Teknik pengumpulan data kualitatif dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi dan forum group discussion. Analisis data kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian terhadap literatur menunjukkan bahwa metode penelitian kualitatif memiliki konsep deskriptif-naratif, bersifat holistik dan mendalam, fleksibel dan interpretatif, menekankan pada pemaknaan dan proses aktivitas partisipan, terstruktur dan berkelanjutan, dan menghargai aneka sudut pandang yang beragam. 
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Profil Pelajar Pancasila di SMP IT Cahaya Ummat Setiadi, Achmad Dedi; Erawati, Muna
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 6 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v4i6.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi, faktor penghambat serta solusi yang dilakukan guru PAI untuk mengatasi kendala dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila pada siswa di SMP IT Cahaya Ummat. jenis pendekatan penelitian kualitatif. Informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru PAI, dan siswa SMP IT Cahaya Ummat   Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut: 1) Strategi guru PAI dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila di SMP IT Cahaya Ummat  Kabupaten Semarang: mengoptimalkan kegiatan pembiasaan dan Internalisasi dalam pembelajaran di kelas. Dampaknya strategi ini telah berhasil mengembangkan sikap-sikap positif pada siswa. Mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan yang mereka lakukan. 2). Faktor yang menghambat yaitu penyesuaian diri dengan kurikulum yang berbeda dari sebelumnya, perubahan regulasi kurikulum yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran, dan perlunya kolaborasi dan pemahaman yang sama dari para guru terkait dengan kurikulum baru. 3) Solusi yang dapat dilakukan antara lain adalah menyesuaikan diri dengan kurikulum baru, berkolaborasi dan berkoordinasi antar guru, serta mendapatkan dukungan dari sekolah dalam memfasilitasi dan menyampaikan perubahan regulasi kepada guru.
Pengaruh Konseling Kelompok dengan Teknik Anger Management dalam Menurunkan Perilaku Agresif Peserta Didik di SMA Negeri 1 Toboali Komariah, Komariah; Anggelisa, Mutia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i3.293

Abstract

Perilaku agresif verbal mengacu pada tindakan yang dimaksudkan untuk menyakiti, mengintimidasi, atau mengucapkan kemarahan kepada orang lain dengan menggunakan kata-kata yang diucapkan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini dapat mencakup penggunaan kata-kata kotor, menyebarkan informasi palsu dan merusak, atau menyebabkan tekanan emosional pada seseorang. Jika perilaku kekerasan verbal tingkat tinggi tidak segera diatasi, hal ini berpotensi memicu perilaku permusuhan non-verbal, seperti perkelahian fisik, tawuran, atau pemukulan. Terdapat prevalensi agresi verbal yang signifikan di dalam kelas. Untuk mengatasi masalah ini, kita perlu menggunakan strategi untuk menurunkan tingkat agresi verbal. Sesi konseling kelompok yang mencakup keterampilan Anger Management mungkin merupakan titik awal yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh konseling kelompok dengan teknik anger management dalam menurunkan perilaku agresif verbal. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen kuantitatif berupa eksperimen semu dengan design eksperimen yaitu prettest-posttest non equivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui angket perilaku agresif yang mengacu pada aspek perilaku agresif yang dikemukakan oleh Buss. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 16 peserta didik yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kemudian pada teknik analisis data menggunakan teknik analisis uji prasyarat berupa uji statistik deskriptif sebagai uji pertama yang dilakukan untuk melihat rata-rata, kemudian normalitas, homogenitas dan uji hipotesis berupa uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan Konseling kelompok dengan teknik anger mangement dalam menurunkan perilaku agresif peserta didik di SMA Negeri 1 Toboali yang ditunjukkan hasil analisis statistik deskriptif Nilai sig (2-tailed) yang kurang dari 0,005 (0,000 0,005) ditemukan pada hasil pengujian hipotesis yang dihasilkan dari Independent Sample T-Test pada program SPSS 26. Selain itu, jelas bahwa kelompok eksperimen memiliki skor rata-rata yang lebih tinggi (76,3) dibandingkan kelompok kontrol (36,6). 
Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture berbantu Multimedia Interaktif terhadap Pemahaman Nilai dan Kesetaraan Pecahan Mata Uang Fitrianingsih, Desy Dwi; Putriani, Ida; Widiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v5i1.224

Abstract

Studi ini ditujukan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode pembelajaran Picture and Picture yang didukung oleh media MAWANG terhadap tingkat pemahaman siswa di kelas II tentang nilai dan kesetaraan pecahan mata uang di SDN Kanigoro 03, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Penelitian ini muncul karena peringkat rendah Indonesia dalam kemampuan matematika siswa, khususnya dalam evaluasi Program for International Student Assessment (PISA). Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan Quasi-Experimental, melibatkan dua kelompok: satu kelompok eksperimental dengan 25 murid dan satu kelompok kontrol yang juga berjumlah 25 murid. Pengumpulan data dilakukan melalui tes yang dilaksanakan sebelum dan setelah perlakuan dijalankan. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan model Picture and Picture dengan dukungan media MAWANG berhasil meningkatkan kapasitas pemahaman siswa. Ini terbukti dari hasil analisis uji Mann-Whitney terkait pemahaman nilai dan kesetaraan pecahan mata uang oleh siswa, di mana nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,036. Karena nilai signifikansi ini berada di bawah ambang batas signifikansi α = 0,05, sehingga hipotesis alternatif (H1) dikonfirmasi. Hal ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran Picture and Picture dengan dukungan media MAWANG berdampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai dan kesetaraan pecahan mata uang di tingkat SD. Rekomendasi diberikan untuk penggunaan model pembelajaran ini dalam pembelajaran matematika dasar, dengan harapan dapat membantu meningkatkan kemampuan matematika siswa di Indonesia yang masih perlu perhatian lebih lanjut.
Penanaman Materi Akhlaq Karimah dalam Pembelajaran PAI di Masa PTM-T pada Siswa SDN 2 Tlogopucang dan SDN Margolelo Kandangan Temanggung Utomo, Yudha Anggiya
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i3.270

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penanaman materi akhlaq karimah dalam pembelajaran PAI di masa PTM-T pada Siswa SDN 2 Tlogopucang dan SDN Margolelo Kandangan Temanggung Jawa Tengah bertujuan untuk menganalisis (1) Strategi yang digunakan oleh guru dalam menanamkan  akhlaq karimah pada peserta didik. (2) Muatan materi  materi akhlaq karimah dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SDN 2 Tlogopucang dan SDN Margolelo. (3) Implikasi dari penanaman  akhlaq karimah di SDN 2 Tlogopucang dan SDN Margolelo. Metode yang digunakan untuk menyusun penelitian ini adalah deskriptif kualitatif studi multikasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data-data yang telah terkumpul diverifikasi dengan teknik triangulasi untuk memastikan objektifitasnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Strategi yang digunakan oleh guru dalam penanaman  akhlaq karimah antara lain: keteladanan, pembiasaan, dan pemberian nasihat. (2) Muatan materi akhlaq karimah dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SDN adalah berbaik sangka, simpati, kerja sama, dan tolong menolong, bersikap toleran, hidup rukun, serta hormat dan patuh kepada orang tua, guru, dan anggota keluarga. (3) Implikasi dari penanaman akhlaq karimah yaitu sopan santun, toleransi, hormat dan patuh, simpati, serta rajin beribadah dan rajin belajar.