cover
Contact Name
I Made Ardi Sudestra
Contact Email
journal@undiknas.acid
Phone
+6282236805788
Journal Mail Official
journal@undiknas.ac.id
Editorial Address
Universitas Pendidikan Nasional Jl. Bedugul No.39, Sidakarya, Denpasar, Bali 80225
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Telsinas Elektro, Sipil dan Teknik Informasi
ISSN : -     EISSN : 26215276     DOI : 10.38043
Papers published in this journal focus on or are related to the fields of Civil Engineering, Electrical Engineering, Informatics, and their sub-fields: Structure, Transportation, Geotechnical, Water Resources, Construction Management, Environmental, EngineeringPower/Energy System, Information Systems, Electronics, Control System, Computer system.
Articles 174 Documents
Perbandingan Biaya Pembangunan Rumah: SNI 2008, AHSP 2022 atau Perhitungan Kontraktor? Ferdinand Ferdinand; Mulia Pamadi
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v6i2.4627

Abstract

Untuk merencanakan suatu anggaran proyek, estimator harus mempunyai pedoman metode yang ekonomis dan jelas berlaku di Indonesia. Metode analisa harga satuan pekerjaan adalah pedoman penting dalam merancang dan melaksanakan proyek pembangunan. Dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia, yang sedang mengalami pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang pesat, penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi untuk memberikan panduan praktis bagi para praktisi konstruksi dalam memilih metode yang tepat untuk mengestimasi biaya proyek secara efisien. Data anggaran biaya proyek dikumpulkan dari ketiga metode analisa harga satuan pekerjaan yang diuji. Selanjutnya, dilakukan analisis perbandingan antara estimasi biaya yang dihasilkan oleh ketiga metode tersebut. Hasil akhir dari penelitian menunjukkan bahwa perhitungan biaya proyek pembangunan rumah tinggal di perumahan Crown Hill menghasilkan nilai proyek sebesar Rp. 36.987.061 menggunakan metode SNI 2008, sedangkan metode AHSP 2022 menghasilkan nilai Rp. 37.058.831dan metode perhitungan kontraktor menghasilkan nilai Rp. 31.350.093. Koefisien yang diterapkan dalam metode perhitungan kontraktor memiliki nilai yang paling rendah, sehingga metode ini menghasilkan nilai yang paling cost-effective atau ekonomis. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti pengalaman kontraktor, pengetahuan lokal, efisiensi kerja, serta perbedaan standar dan perkembangan teknologi.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Toko Terbaik: Pendekatan AHP di PT. Warna Abadi Ni Wayan Jeri Kusuma Dewi; I Gede Made Yudi Antara
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v6i2.4776

Abstract

Proses pemilihan karyawan pada PT. Warna Abadi yang berjalan selama ini dilakukan dengan voting oleh rekan kerjanya. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Toko Terbaik pada PT. WA dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). AHP merupakan sebuah metode yang dapat merangking alternatif keputusan serta memilih alternatif terbaik dari setiap kriteria untuk dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan. Tahapan dalam AHP adalah mulai dari menggambarkan permasalahan, menentukan prioritas dari kriteria yaitu Absensi, Tanggung Jawab, Kerja Sama, Scoreboard Penjualan (Penjualan Produk Unggulan) serta Kerapian Berpakaian, selanjutnya adalah dilakukan sintesis berpasangan untuk mendapatkan nilai prioritas, memaparkan matrik ke dalam angka desimal  tujuannya adalah mengkalikan matrik tersebut menggunakan matriksnya sendiri, selanjutnya adalah menjumlahkan hitungan dari proses perkalian matriks, menjumlahkan matrik normalisasi (baris), kemudian membagi tiap jumlah baris dengan nilai akhir baris,  hasil rata-rata nilai tersebut disebut dengan eigenvector, tahap terakhir adalah resume nilai eigenvector. Dalam matrik perbandingan dikatakan konsisten apabila Concictency Ratio < 0.1, apabila belum konsisten, maka akan diulang kembali. Hasil akhir diperoleh dari mengkalikan bobot dari masing-masing kriteria dengan bobot dari masing-masing karyawan Nilai Karyawan Terbaik kode A02 dengan nilai 0.306, A01 dengan nilai 0.302, A04 dengan nilai = 0.222 serta peringkat terakhir dengan kode karyawan A03 dengan nilai 0,17 dari kelima kriteria penilaian.  Dari Sistem Pemilihan Karyawan Terbaik tersebut, bisa dijadikan acuan dalam pemilihan karyawan terbaik secara objektif dengan lima kriteria penilaian oleh bagian Decision Maker dan pemilihan tidak dilakukan secara manual lagi serta hasil akhirnya bisa dilihat oleh karyawan langsung.  Untuk Peneliti selanjutnya, disaranakan agar melakukan penelitian dengan metode yang lain, sehingga hasilnya penelitian yang beranekaragam dan hasilnya bisa dibandingkan.
Pemodelan Pemetaan Jaringan Jalan dan Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Pavement Condition Index (PCI) Fadila, Intan; Alamsyah, Wan; Basrin, Defry
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v6i2.4875

Abstract

Kecamatan Bandar Pusaka merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit yang cukup tinggi, sehingga banyaknya truk yang melintas di kawasan tersebut sebagai akses menuju pabrik kelapa sawit di Kecamatan Tamiang Hulu. Hal ini yang mendominasi penyebab terjadinya kerusakan pada jalan lintasan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memodelkan pemetaan jaringan jalan dan kerusakan jalan di Kecamatan Bandar Pusaka dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) serta menilai kondisi perkerasan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode penelitian ini menggunakan SIG dan PCI, adapun  beberapa tahapannya yaitu peta pendukung, pengumpulan data, serta survey dilapangan. Berdasarkan hasil analisa, penelitian ini dilakukan pada Jalan kolektor sepanjang ± 42km yang memiliki kerusakan cukup signifikan, baik kerusakan ringan, kerusakan sedang maupun kerusakan berat yang disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu mulai dari muatan kendaraan berat, bagian jalan yang tidak memiliki saluran drainase serta intensitas curah hujan tinggi. Hasil penelitian ini terdapat 24 Segmen dengan 6 jenis kerusakan jalan yaitu 5 Pelepasan Butiran (20,8%), 11 Berlubang (45,8%), 1 Retak Pinggir (4,2%), 1 Amblas (4,2%), 2 Tambalan (8,3%), dan 4 Retak Kulit Buaya (16,7%). Setelah dilakukan analisa perhitungan, didapat nilai rata-rata PCI pada jalan Kolektor 1 sebesar 56,17 yang tergolong dalam kondisi jalan yang baik dan pada jalan Kolektor 2 sebesar 39,83 yang tergolong dalam kondisi jalan yang buruk, maka penanganan yang diperlukan adalah tambalan dan lapisan tambahan (overlay). Dari hasil pemetaan menggunakan aplikasi ArcGIS 10.8 didapat jenis informasi dalam data titik kordinat x dan y, STA kerusakan dan foto dokumentasi sehingga mudah dalam menyajikan informasi kerusakan dalam bentuk peta.
Pemetaan Keruskan Jalan Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang Awaliani, Tarmizi; Alamsyah, Wan; Basrin, Defry
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v7i1.4876

Abstract

Kecamatan Manyak Payed merupakan salah satu akses jalan lintas Medan – Banda Aceh yang memiliki jumlah pengendara cukup ramai. Hal ini yang mendominasi penyebab melemahnya kondisi perkerasan jalan. Tujuan dari penelitian ini untuk memodelkan pemetaan topografi, jaringan jalan, kerusakan jalan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) serta menghitung nilai tingkat kerusakan jalan dengan metode Pavement Condition Index (PCI). Metode Penelitian ini menggunakan SIG dan PCI. SIG dipergunakan untuk pemodelan topografi, pemetaan jaringan jalan dan kerusakan jalan dengan tahapannya yaitu pengumpulan data, peta pendukung, serta survey di lapangan. Sedangkan metode PCI digunakan untuk menghitung nilai tingkat kerusakan jalan dengan indeks numerik yang nilainya berkisar di antara 0 sampai 100. Nilai 0, menunjukkan perkerasan dalam kondisi sangat rusak dan nilai 100 menunjukkan perkerasan masih sempurna. Berdasarkan hasil pemodelan topografi di Kecamatan Manyak Payed maka diperoleh elevasi tertinggi sebesar 267mdpl dan terendah sebesar 1mdpl. Hasil pemodelan jaringan jalan beserta titik kerusakan jalan masih banyak jalan yang mengalami kerusakan terutama di jalan Arteri, terdapat 16 titik kerusakan pada jalan Arteri dengan 6 jenis kerusakan yaitu, 2 Retak Kulit Buaya (13%), 3 Lubang (20%), 1 Alur (7%), 3  Tambalan (20%), 4  Retak Memanjang (27%), 2 Retak Pinggir (13%).Jjalan Kolektor A terdapat 27 titik kerusakan dengan 3 jenis kerusakan yaitu, 12 Pelepasan Butir (60%), 7 Amblas (35%), 1 Pengausan Agregat (5%). Jalan Lokal A terdapat 6 titik kerusakan dengan 3 jenis kerusakan yaitu, 4 Lubang (67%), 1 Amblas (16%), 1 Retak Pinggir (17%). Setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode PCI, maka nilai rata-rata untuk jalan Arteri sebesar 69,2 (baik), jalan Kolektor A sebesar 40 (buruk) dan jalan Lokal A sebesar 66,75 (baik). Dengan nilai rata-rata PCI tersebut penanganan  yang perlu dilakukan adalah tambalan dan lapisan tambahan.
Analisis Ketidakseimbangan Beban Pada Gardu Distribusi KA 0251 Penyulang Gelogor Carik Sutama, I Wayan; Sari, Ida Ayu Laksmi Nirmala
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v6i2.4893

Abstract

Penyaluran energi listrik yang stabil dan kontinyu merupakan syarat utama dalam memenuhi kebutuhan daya listrik masyarakat. Dalam proses penyaluran energi listrik tersebut, transformator sering kali mengalami gangguan berupa ketidakseimbangan beban pada tiap fasanya. Ketidakseimbangan beban ini akan menyebabkan transformator distribusi menjadi cepat panas yang diakibatkan oleh arus urutan nol yang timbul dari ketidakseimbangan tersebut. Disamping itu, juga akan terjadi kerugian daya yang lebih besar yang diakibatkan oleh arus pada penghantar netral dan juga arus yang mengalir melalui sistem pentanahan netral dari transformator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidaksembangan beban yang terjadi pada gardu distribusi KA 0251 dan juga menghitung besarnya kerugian daya akibat dari ketidakseimbangan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa Gardu Distribusi KA 0251, nilai persentase ketidakseimbangan bebannya mencapai 50,16% (buruk) yang menyebabkan terjadinya rugi - rugi daya (losses) pada penghantar dengan total sebesar 12,55%. Setelah dilakukan penyeimbangan beban dengan memindahkan sambungan pelanggan pada fasa yang tinggi dipindahkan ke fasa yang rendah, persentase ketidakseimbangan beban nilainya turun menjadi 14,32% serta persentase rugi – rugi daya menurun menjadi 4,41%.
Implementasi Kebijakan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) di Kabupaten Brebes Putra, Ikhsan Fauzi Gunawan; Mudiyono, Rachmat; Wahyudi, Imam
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v7i1.4984

Abstract

Pembangunan perumahan yang pesat pada Kabupaten Brebes menjadi latar belakang dalam diperlukannya studi Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) untuk mengetahui besaran dampak lalu lintas yang ditimbulkan oleh pembangunan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Implementasi Kebijakan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) berdasarkan peraturan-peraturan yang berlaku khususnya untuk perumahan di Kabupaten Brebes; Menilai hambatan apa sajakah yang dihadapi pada implementasi kebijakan; dan Memberikan solusi strategis yang diprioritaskan dalam menghadapai hambatan utama. Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed methods yang menggunakan desain tipe explanatory yang termasuk dalam model sequential (urutan). Penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Brebes sudah melaksanakan tiap butir komponen peraturan dalam Implementasi Kebijakan ANDALALIN untuk perumahan namun terdapat beberapa kekurangan yang bersifat administratif dan dibutuhkan tindak lanjut. Tujuh aspek yang digunakan dalam mengevaluasi hambatan dalam implementasi kebijakan ini adalah Aspek Sosialisaai atau Forum, Aspek Standar Operasional Prosedur (SOP), Aspek Kewenangan Status Jalan, Aspek Website Andalalin, Aspek Sumber Daya Manusia (SDM), Aspek Monitoring dan Evaluasi, dan Aspek Sanksi. Dari hasil analisis yang dilakukan, hambatan dengan nilai prioritas tertinggi ada pada aspek Standar Operasional Prosedur (SOP) yaitu tingkat keterlibatan pihak terkait dalam menjalankan kebijakan ANDALALIN dimana solusi strategis yang diperlukan adalah penyelenggaraan pelatihan dan sosialisasi mengenai SOP secara teratur guna memastikan pemahaman dan penerapan yang konsisten.
Analisis Kesiapan Moderenisasi Irigasi Pada Daerah Irigasi Lakbok Utara Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar Fadillah, Iik Nurul
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v7i1.5008

Abstract

Daerah Irigasi Lakbok Utara memiliki luas 4818 Ha terletak di Kabupaten Ciamis dan 1401 Ha terletak di Kota Banjar Provinsi Jawa Barat. Kondisi di lapangan yang saat ini meliputi perhitungan kebutuhan air, penjadwalan pembagian air, serta pengelolaan sistem informasi secara manual, praktik tanam yang masih mengandalkan metode tradisional, kurangnya koordinasi di antara pengelola irigasi karena adanya pembagian wewenang yang tidak jelas, dan keterbatasan SDM telah menyebabkan ineffisiensi dalam pelaksanaan kegiatan lapangan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem irigasi partisipatif yang efisien, efektif, dan berkelanjutan melalui modernisasi irigasi. Penilaian cepat menggunakan Rapid Appraisal Procedure (RAP) menunjukkan bahwa pilar 1 (ketersediaan air) mencapai nilai 95,04, pilar 2 (sarana dan prasarana) mencapai 73,75, pilar 3 (sistem pengelolaan) mencapai 61,21, pilar 4 (institusi pengelola) mencapai 78,26, dan pilar 5 (SDM) mencapai 30,7. Indeks Kesiapan Modernisasi Irigasi Daerah Irigasi Lakbok Utara telah dinilai mencapai skor 69,9 secara total, dimana diberikan predikat "cukup", yang mengakibatkan penundaan pelaksanaan modernisasi irigasi. Diperlukan penyempurnaan selama 1 hingga 2 tahun sebelum langkah selanjutnya dapat dilakukan.
Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif Menggunakan Bahan Tambah Serbuk Gypsum dan Abu Sekam Padi Arismawati, Resti; Lydia, Ellida Novita; Ardhyan, Muhammad Zacky; Mutia, Eka
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v7i1.5031

Abstract

Tanah lempung ekspansif ditandai oleh kemampuan untuk mengalami perubahan volume yang signifikan, dengan daya ekspansi dan kontraksi yang tinggi. Ketika tingkat kelembaban tanah meningkat, tanah akan mengembang, namun saat mengering, tanah ini akan menyusut. Dibutuhkan stabilisasi untuk memperbaiki sifat tanah. Stabilisasi yang digunakan merupakan bahan tambah berupa serbuk gypsum yang dapat menyerap rembesan air pada tanah dan abu sekam padi dapat mengisi rongga-rongga dari tanah. Tujuan pengujian ini untuk mengetahui karakterisitik sifat fisik tanah lempung ekspansif asli maupun yang distabilisasi, dan untuk menentukan nilai kohesi (c) dan sudut geser. Hasil pengujian memperoleh karakteristik sifat fisik dari tanah lempung ekspansif asli dengan nilai kadar air lapangan sebesar 35,71%, Gs sebesar 2,28, LL sebesar 47,19%, PL sebesar 13,71% dan PI sebesar 33,38%, dan tanah dengan lolos nomor saringan 200 sebesar 52,09%. Pada tanah. Presentase terbaik terdapat pada variasi LE 4 dimana batas atterberg mengalami penurunan, memiliki nilai w optimum terbaik dan memiliki nilai kohesi (c) sebesar 33,40 kpa juga sudut geser sebesar 72,03° yang merupakan nilai tertinggi, maka dari itu dapat disimpulkan bahwasanya penambahan serbuk gypsum dan abu sekam padi berpengaruh baik pada sifat tanah lempung ekspansif.
Perancangan Sistem Penghitung Acak 10% Terhadap Barang Bawaan Yang Diperiksa X- Ray Untuk Pemeriksaan Manual di Bandara Susanto, Joko
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v7i1.5036

Abstract

Pemeriksaan keamanan penerbangan adalah prosedur guna mewujudkan keamanan dan keselamatan penerbangan. Pemeriksaan barang bawaan secara manual dengan sistem acak sejumlah 10 % terhadap seluruh barang bagasi tercatat maupun bagasi kabin adalah kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai regulasi keamanan penerbangan, akan tetapi berdasarkan hasil pengawasan dilapangan ditemukan bahwa pemeriksaan keamanan penerbangan secara acak belum konsisten dilaksanakan. Dengan menggunakan sistem penghitung acak akan membantu memastikan terlaksananya pemeriksaan acak secara konsisten, karena dengan sistem penghitung acak maka petugas pemeriksa akan tahu kapan saatnya melaksanakan pemeriksaan acak harus dilakukan. Peneliti menggunakan metode kuantitatif yang mencakup bahan dan alat, blok diagram, prinsip kerja alat, flowchart dan perancangan alat. Hasil ujicoba dengan metode ini menunjukan hasil yang memuaskan, petugas pemeriksa tidak perlu menghitung secara manual untuk menentukan bagasi mana yang harus diperiksa.
Karakteristik Sifat Fisik dan Mekanis Batuan Kapur dengan Kadar Kalsium Karbonat di Desa Kaloy Natasya, Fitri Alia; Lydia, Ellida Novita; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Ilmiah Telsinas Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/telsinas.v7i1.5086

Abstract

Di Desa Kaloy, ketersediaan batu kapur sangat melimpah. Batuan kapur termasuk batuan sedimen yang tersusun dari kalsium kalsit. Penentuan sifat fisik dan kandungan kalsium karbonat pada batu kapur sangat penting karena dengan mengetahui sifat-sifat dan kandungan kalsium karbonat pada batuan tersebut maka dapat ditentukan kualitas batuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik,sifat mekanis serta kadar kalsium karbonat pada batuan kapur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Data yang diperoleh dari hasil uji Laboratorium. Hasil penelitian uji sifat fisik  dari data menunjukkan Porositas 5.06 %, Kadar Air mencapai 1,16 % , Berat Jenis Asli dan Berat Jenis Jenuh mencapai 2.76 gr/cm dan 2.62 gr/cm, Densitas Asli, Densitas Kering, dan Densitas Jenuh mencapai 2.6 gr/cm. Hasil sifat mekanis yaitu uji kuat tekan di dapatkan rata-rata nilai kuat tekan sebesar 376.85 kg/cm, yang artinya dapat digunakan sebagai batu hias atau batu tempel. Kadar Kalsium Karbonat (CaCO3) pada batuan kapur desa Kaloy memperoleh rata rata 52% yang artinya menurut Standar Industri Indonesia (SII 05-0586-2007) batuan kapur desa Kaloy memenuhi standar dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan marmer.  

Page 11 of 18 | Total Record : 174