cover
Contact Name
Ahmad Sandi
Contact Email
sandiaj74@gmail.com
Phone
+6285333974798
Journal Mail Official
jurnal.penkomi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tandean, Mande, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
ISSN : 26853132     EISSN : 26146002     DOI : https://doi.org/10.33627/pk.v2i1
Jurnal Pendidikan dan EKonomi (PenKoMi) merupakan Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Bima. Jurnal PenKoMi memuat artikel hasil penelitian dan hasil pemikiran di bidang pendidikan dan ekonomi, berisikan laporan hasil penelitian, hasil gagasan konseptual, dan critical review di bidang pendidikan dan ekonomi.
Articles 287 Documents
REKONSTRUKSI AKUNTABILITAS CSR PERBANKAN ISLAM INDONESIA BERDASARKAN PARADIGMA TEORI PERUSAHAAN SYARIAH (SET) Emi Sri Rahayu Fatimah; Nurhadisa Nurhadisa; Juanda Zulqadri
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i1.4224

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan merekonstruksi konsep pertanggungjawaban sosial (Corporate Social Responsibility) perbankan syariah melalui lensa Shariah Enterprise Theory (SET). Berbeda dengan teori konvensional yang berfokus pada kepentingan pemilik modal (egoistic), SET menawarkan paradigma yang menyeimbangkan dimensi materi dan spiritual (altruistik) berdasarkan metafora amanah dan zakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) terhadap literatur akuntansi dan pelaporan kinerja bank syariah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perbankan syariah merupakan entitas bisnis sekaligus sarana mencapai maqashid al-syariah. Implementasi SET memberikan kerangka pertanggungjawaban komprehensif, mulai dari dimensi vertikal kepada Allah SWT hingga dimensi horizontal kepada manusia dan lingkungan. Konsekuensi fundamental adopsi SET adalah pergeseran pengakuan kinerja dari laba (profit) menjadi distribusi nilai tambah (value-added). Transformasi ini mewajibkan entitas syariah mendistribusikan kekayaan secara adil guna menjaga keseimbangan kepentingan individu dan jamaah yang diwujudkan melalui instrumen zakat. Penelitian ini berimplikasi pada penguatan standar akuntansi syariah agar lebih mencerminkan esensi spiritualitas dan keadilan ekonomi yang substantif.
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN, LITERASI DIGITAL, DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KINERJA PEMASARAN UMKM DI KECAMATAN RAPPOCINI, KOTA MAKASSAR MELALUI KEUNGGULAN BERSAING SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Ainun Nurfitriana; Mustari Mustari; Hikmayani Subur; Andi Caezar To Tadampali; Sri Hutami Adiningsih
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i1.4225

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan, literasi digital, dan inovasi produk terhadap kinerja pemasaran dengan keunggulan bersaing sebagai variabel mediasi pada pelaku UMKM kuliner di Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Peningkatan jumlah UMKM kuliner belum sepenuhnya diiringi dengan optimalisasi kinerja pemasaran, yang tercermin dari lemahnya kemampuan pengelolaan usaha, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, serta terbatasnya inovasi produk sehingga menghambat daya saing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 1.100 pelaku UMKM kuliner, dengan sampel sebanyak 293 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5% dan teknik probability sampling melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan, literasi digital, dan inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing dan kinerja pemasaran. Keunggulan bersaing juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemasaran serta berperan efektif sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja pemasaran UMKM kuliner tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh penguatan kapasitas kewirausahaan, pemanfaatan teknologi digital, dan inovasi berkelanjutan.
DAMPAK EKSPANSI RITEL WARALABA TERHADAP UMKM DI PASAR TRADISIONAL POLEWALI MANDAR Muhammad Sain; H. Sudirman Rahman; H. Abdul Qahar; Zainuddin Zainuddin; Aan Aswari; H. Rustan
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekspansi ritel waralaba terhadap keberlangsungan pasar tradisional di Kabupaten Polewali Mandar dan menganalisis efektivitas Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Polewali Mandar Nomor 47 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum (socio-legal approach) dan pendekatan perundang-undangan (statutory approach). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha ritel modern, pedagang pasar tradisional, dan observasi lapangan terkait kepatuhan zonasi serta jam operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dampak ekspansi ritel modern di Kabupaten Polewali Mandar di satu sisi memicu penurunan omzet pedagang tradisional akibat pergeseran preferensi konsumen terhadap kenyamanan, kepastian harga, dan legalitas administratif; namun di sisi lain, pasar tradisional tetap menunjukkan resiliensi melalui keunggulan komparatif pada komoditas pangan segar dan fleksibilitas tawar menawar yang ada. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah dapat melakukan sinkronisasi perizinan yang ketat, pengawasan lapangan yang konsisten, serta pendampingan teknis bagi produk lokal agar regulasi dapat berfungsi sebagai instrumen proteksi ekonomi yang baik.
PENGARUH PRAKTISI MENGAJAR TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI DAN INVESTASI PASAR MODAL Reny Wardiningsih; Lalu Andika Noviawan; Resty Yusnirmala Dewi; Khaerul Umam; Baiq Melyda Hasmi Aulia
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4401

Abstract

This study focuses on analyzing the effect of the Practitioner Teaching Program on students’ learning outcomes in the courses of Introduction to Accounting and Capital Market Investment. The background of this research is based on the mismatch between graduates’ competencies and labor market demands, highlighting the need for more relevant and applicable learning approaches. This study employs a quantitative approach using a survey of 95 students selected through purposive sampling. Data were collected Likert-scale questionnaires and analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate that practitioner involvement has a positive and significant effect on learning outcomes, with a significance value of 0.000 (<0.05) and a coefficient of determination (R²) of 0.778. Descriptively, the majority of students responded positively in terms of ease of understanding the material, learning interactivity, and relevance of the content to real-world practice. These findings suggest that practitioner involvement enhances the quality of learning, both cognitively and in terms of practical skills. The implications of this study emphasize the urgency of developing collaborative learning strategies between academics and practitioners in higher education.
PEMANFAATAN METAVERSE BERBASIS KEARIFAN LOKAL: TRANSFORMASI MUSEUM DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPS SMP DI MANOKWARI Welly Ervina Solissa; Firdaus. W. Suhaeb
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4420

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pembelajaran menuju ruang virtual yang lebih interaktif. Metaverse sebagai ruang digital berbasis virtual reality dan augmented reality memiliki potensi besar untuk menghadirkan pengalaman belajar imersif. Namun, pemanfaatan metaverse dalam pendidikan di Indonesia masih terbatas dan cenderung mengadopsi konten global yang kurang relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan metaverse berbasis kearifan lokal sebagai museum digital dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Manokwari. Fokus utama penelitian adalah bagaimana metaverse dapat menjadi media transformasi pembelajaran IPS yang lebih kontekstual, menarik, dan mampu memperkuat identitas budaya peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi pembelajaran, wawancara guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan museum digital berbasis metaverse dapat meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman sejarah dan budaya Papua Barat, serta mendorong pembelajaran yang lebih bermakna. Kendala utama adalah keterbatasan perangkat, kesiapan guru, dan akses internet. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi metaverse dengan konten kearifan lokal Papua dalam bentuk museum digital yang mendukung pembelajaran IPS berbasis pengalaman.
RELEVANCE OF COMPETENCIES OF ECONOMIC EDUCATION GRADUATES IN THE ERA OF INDUSTRY 4.0: TRACER STUDY AND STAKEHOLDER PERSPECTIVES Andi Emil Salim; Muhammad Rakib; Agussalim Agussalim
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4425

Abstract

The rapid development of the Industry 4.0 era demands that university graduates have competencies aligned with the needs of an increasingly dynamic and technology-based workforce. This study aims to analyze the relevance of the competencies of graduates of the Economics Education Undergraduate Program at Makassar State University for the 2015–2024 period from a tracer study and stakeholder perspective. The study used a quantitative descriptive approach involving 318 alumni and 15 stakeholders, including school principals. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistics and gap analysis. The results showed that the graduates' employment rate was relatively high and supported by practical and soft skills relevant to the demands of Industry 4.0. These findings emphasize the importance of aligning the curriculum with industry needs, enhancing practice-based learning, and strengthening collaboration with the business world and industry. This research is expected to be the basis for formulating curriculum development policies to increase the competitiveness and relevance of Economics Education graduates
LITERASI GREEN ECONOMY TERHADAP PERILAKU EKONOMI KERAKYATAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI Sandi Sandi; Muhammad Rakib; Agussalim Agussalim; Adam Rahman Suradi; Yusuf Yusuf
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi ekonomi hijau terhadap perilaku ekonomi berorientasi masyarakat pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksploratif. Populasi terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi di salah satu universitas di Indonesia, dengan sampel sebanyak 120 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi ekonomi hijau memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku ekonomi berorientasi masyarakat mahasiswa, ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi 0,643. Hasil ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa yang lebih tinggi tentang prinsip keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan kesadaran lingkungan cenderung meningkatkan dukungan terhadap produk lokal, memperkuat solidaritas ekonomi, dan mendorong partisipasi dalam kegiatan ekonomi berbasis masyarakat. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan keberlanjutan ke dalam kurikulum Pendidikan Ekonomi untuk mengembangkan generasi yang memiliki kesadaran sosial, ekologis, dan ekonomi berkelanjutan.
PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI TERHADAP IMPLEMENTASI GREEN ECONOMY DALAM KEBIJAKAN NASIONAL Fitriani Fitriani; Sitaman Said; Mukhlis Mukhlis
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4428

Abstract

The transition to a green economy is Indonesia's national strategic agenda, reflected in the Net Zero Emission 2060 commitment and the updated Nationally Determined Contribution (NDC). However, the success of this transition depends heavily on the readiness of human resources, including economics students who will become educators who will shape the next generation of environmentally literate individuals. This study aims to assess the level of understanding and attitudes of economics students towards the implementation of a green economy in Indonesian national policy. The method used is a quantitative descriptive method with a 5-point Likert scale questionnaire distributed to 120 students of the Economics Education study program through a proportionate stratified random sampling technique. Data were analyzed using descriptive statistics and Pearson correlation tests. The results showed that the majority of respondents (72.5%) were in the "quite understanding" category regarding the concept and policies of the national green economy, while 18.3% were in the "understanding" category and 9.2% were in the "less understanding" category. Students' attitudes towards the green economy were generally positive with an average score of 3.84 out of 5. There was a significant positive correlation between the level of understanding and positive attitudes towards the green economy (r = 0.631; p < 0.01). The implications of this research emphasize the urgency of strengthening green economy material in the economics education curriculum so that students as future educators are able to integrate sustainability values ​​into economics learning at school.
LABEL” KUTU LONCAT” DI TEMPAT KERJA, EKSPLORASI WORK LIFE BALANCE SEBAGAI PREFERENSI PEKERJAAN PADA GENERASIMILENIA DAN ZILENIA Imanda Nabilasasi; Reza Fitriani; Raisya Amalia; Muhammad Yusuf
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4455

Abstract

This study aims to determine the effect of Self-Efficacy, Emotional Intelligence, and Work Attitude on Work-Life Balance of Millennial and Zilenia Generation Employees. The approach used in the study is an associative approach. The population in the study amounted to 120 employees with a sample of 120 millennial generation employees. Data collection techniques used were observation, questionnaires, and literature studies. Data analysis techniques used were validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, correlation coefficients, determination coefficients, T tests, and F tests processed using the Statistical Product and Service Solution (SPSS) program. The results of the study show that Self-Efficacy (X1) has a significant effect on Work-Life Balance. Emotional Intelligence (X2) has an effect on Work-Life Balance. Work Attitude Affects Work-Life Balance and Self-Efficacy (X1). Emotional Intelligence (X2) and Work Attitude simultaneously (simultaneously) affect Work-Life Balance of Millennial and Zilenia Generation Employees.
DIGITALISASI PENDIDIKAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBELAJARAN DI ERA SOCIETY 5.0 Syarifuddin La Tiga; Suci Indasari; Siti Arfah; Saifudin Saifudin; Nilawati Tadjuddin
Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Penkomi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/pk.v9i2.4474

Abstract

Educational digitalization is one of the main strategies for addressing learning challenges in the Society 5.0 era, which emphasizes the integration of technology and a human-centered approach. This study aims to analyze the effect of educational digitalization on learning motivation and learning outcomes, as well as the role of teachers’ digital competence in strengthening the effectiveness of digital learning. The research employed a quantitative approach with an explanatory research design, involving students and teachers at secondary education institutions that have implemented digital-based learning. Data were collected through Likert-scale questionnaires and documentation of learning outcomes, and were analyzed using multiple linear regression and moderation analysis. The results indicate that students’ digital literacy has a positive and significant effect on learning motivation (β = 0.42; p < 0.001) and learning outcomes (β = 0.36; p < 0.001). Teachers’ digital competence also has a significant effect on students’ learning outcomes (β = 0.29; p = 0.001) and strengthens the relationship between students’ digital literacy and learning outcomes (β = 0.29; p = 0.004), with a coefficient of determination (R²) of 0.53. In conclusion, educational digitalization is proven to enhance the quality of learning in the Society 5.0 era when supported by adequate student digital literacy and teachers’ digital competence.