cover
Contact Name
Ika Endah Puspita Sari
Contact Email
stokbinaguna79@gmail.com
Phone
+6282134564513
Journal Mail Official
stokbinaguna79@gmail.com
Editorial Address
Street Alumunium Raya Tanjung Mulia No. 77
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27743055     DOI : https://doi.org/10.22145/jbpkm.v2i1.225
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal elektronik nasional untuk pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model, atau konsep dan / atau implementasinya dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat. atau pelaksanaan pengabdian masyarakat. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember . Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat telah menggunakan Open Journal System yang mengharuskan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diizinkan untuk mengunggah manuskrip yang mereka tulis secara online. Setelah itu, editor, peer reviewer, dan penulis dapat memantau proses pembuatan naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 139 Documents
Sosialisasi Model Latihan Skifa Untuk Pengurus IPSI Polewali Mandar Fahrizal; Ikadarny; M. Imran Hasanuddin; Achmad Karim; La Kamadi
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3398

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan model latihan SKIFA (Sistem Komprehensif Instrumen dan Formasi Aksi) kepada pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Polewali Mandar. Model ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan tendangan pesilat melalui pendekatan yang terstruktur dan terukur. Kegiatan pengabdian berlangsung selama empat bulan, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri dari pengurus IPSI dan pelatih pencak silat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup ceramah, demonstrasi, diskusi, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk mengukur peningkatan akurasi tendangan, keseimbangan, dan kecepatan reaksi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% peserta berhasil meningkatkan akurasi tendangan, terutama dalam latihan tendangan pada sasaran (Kick On Target Train). Selain itu, 75% peserta mengalami peningkatan dalam keseimbangan dan kelincahan setelah menjalani latihan tendangan bayangan (Kick Shadow Train). Sebanyak 70% peserta menunjukkan peningkatan kecepatan reaksi terhadap serangan lawan melalui latihan berpasangan (Sparring Partner). Model latihan SKIFA terbukti efektif dalam membantu peserta menguasai teknik tendangan secara sistematis, serta meningkatkan keterampilan fisik dan mental mereka.
Penerapan Metode Stretching PNF (Propioceptive Neuromuscular Facilitation) Pada Masyarakat Kabupaten Majene Hasbunallah AS; Suriah Hanafi; Akbar Sudirman; Ramli; M.Adam Mappaompo
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3399

Abstract

Setiap kali akan melakukan olahraga, sebaiknya harus melakukan pemanasan terlebih dahulu, melakukan stretching agar otot siap melakukan gerakan yang tiba-tiba dan keras. Stretching sangat membantu mencegah otot tidak kaget saat olahraga nantinya. Namun bukan hanya sebelum olahraga perlu melakukan stretching, setelah olahraga pun perlu melakukan stretching. Alasan dari dilakukannya stretching adalah: meredakan nyeri, lelah lebih cepat hilang dan membuat pikiran rileks. Namun, tidak banyak orang yang memahami tentang pentingnya melakukan peregangan baik sebelum atau sesudah beraktivitas olahraga. Selain itu, masih awamnya pengetahuan pelatih atau guru olahraga tentang jenis – jenis peregangan. Jenis – jenis peregangan yang hanya diketahui banyak orang saat ini adalah jenis peregangan statis dan dinamsi. Jadi, masih banyak orang yang belum mengetahui tentang PNF bagaimana melakukan atau gerakan – gerakan PNF. Oleh karena itu, maka kami tertarik melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Penerapan Metode Stretching PNF (Propioceptive Neuromuscular Facilitation) pada Masyarakat Kabupaten Majene. Melalui pelatihan ini paling tidak dapat memberikan gambaran yang jelas tentang metode stretching PNF dan bagaimana melakukan Gerakan-gerakan dalam PNF. Sedangkan metode pendekatan yang digunakan dalam melakukan kegiatan PkM ini adalah metode tatap muka, diskusi, tanya jawab dan praktek langsung di lapangan terkait Gerakan-gerakan PNF. Melalui kegiatan PKM ini masyarakat Majene dapat menerapkan secara mandiri terkait Gerakan-gerakan PNF.
Coaching Clinik Teknik Dasar Passing Sepakbola Pada Club Bilopa Sinjai M.Adam Mappaompo; Ians Aprilo; Poppy Elisano Arfanda; Iskandar; Juhanis
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3400

Abstract

Passing merupakan salah satu unsur kunci dalam permainan sepak bola yang memainkan peran penting dalam mengontrol bola, menciptakan peluang gol, dan menjaga alur permainan. Kemampuan untuk melakukan passing dengan baik memerlukan kombinasi keterampilan teknis, visi permainan, dan pemahaman taktis, Passing tidak hanya menjadi tugas individual, tetapi juga harus diintegrasikan ke dalam sistem taktis tim. Setiap tim memiliki gaya bermainnya sendiri, dan passing harus menjadi bagian integral dari strategi keseluruhan. Pemahaman peran masing-masing pemain dalam mendukung taktik tim dapat meningkatkan efektivitas passing. Penguasaan teknik dasar passing di dalam Club Bilopa Sinjai menghadapi tantangan serius yang mencerminkan kondisi rendahnya keterampilan tersebut dalam permainan sepakbola. Langkah-langkah strategis dan perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas teknik dasar passing juga dibahas sebagai solusi potensial Coaching Clinik ini dirancang sebagai respons terhadap tantangan rendahnya penguasaan teknik dasar passing di Club Bilopa Sinjai. Pada Coaching Clinik dilaksanakan metode ceramah, diskusi,Dengan melibatkan 18 pemain dalam program pelatihan ini, tujuan utama adalah memperbaiki keterampilan teknis individu, meningkatkan koordinasi tim, dan memberikan dasar yang kuat untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam pertandingan, Hasil Coaching Clinik ini memberikan gambaran positif tentang potensi pengembangan teknik dasar passing di Club Bilopa Sinjai. Dengan dedikasi dan keterlibatan yang berkelanjutan, diharapkan klub akan terus melihat peningkatan dalam penguasaan teknik dasar dan prestasi tim secara menyeluruh.
Pemanfaatan Pelatihan Dasar Dalam Permainan Futsal Pada Masyarakat Di Kabupaten Sidrap Muh. Said Hasan; Ahmad Rum Bismar; Reza Mahyuddin; Jamaluddin; Ikadarny
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3401

Abstract

Futsal merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang cukup populer di Indonesia. Futsal masuk ke Indonesia pada Tahun 1998, kemudian pada Tahun 2000-an, futsal mulai dikenal masyarakat. Pada tahun 2010 AFC meminta Indonesia untuk menggelar kejuaraan Piala Asia. Sejak itulah futsal berkembang dengan pesat di Indonesia hingga saat ini. Perkembangan futsal juga berkembang pesat di kalangan sekolah, ini dibuktikan dengan adanya ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Menurut Charlim (2011:4) bahwa: Futsal adalah suatu jenis olahraga yang memiliki aturan tegas tentang kontak fisik. Sliding tackle (menjegal dari belakang), body charge (benturan badan), dan aspek kekerasan lain seperti dalam permainan sepak bola tidak di izinkan dalam futsal. Adapun yang dijelaskan Lhaksana, Justinus (2011: 7) mengatakan bahwa ‘‘siapa yang mencetak gol sama sekali tidak penting, yang penting adalah gol yanh tercetak. menang dan kalah itu terjadi diseluruh olahraga, tetapi if you die, you die with honour’’. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang dilaksanakan di luar jam pelajaran formal dan merupakan salah satu upaya pembinaan bagi pelajar. Program ekstrakurikuler ini diperuntukkan bagi siswa yang ingin mengembangkan bakat dan kegemarannya dalam cabang olahraga futsal serta lebih membiasakan hidup sehat (Depdikbud, 2002: 25). Hasil pada pengabdian ini hampir 80% Masyarakat sudah bisa melakukan dengan baik dan benar teknik tersebut.
PKM Pelatihan Penerapan Model Pendidikan Kebugaran Pada Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar Nur Indah Atifa Anwar; Hasmyati; Alimin Hamzah; Muh. Ilham Aksir; Asri Awal
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3402

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam menerapkan model pendidikan kebugaran melalui pelatihan intensif. Permasalahan yang dihadapi adalah masih dominannya penggunaan metode pembelajaran tradisional oleh guru PJOK, yang kurang optimal dalam meningkatkan kebugaran fisik siswa. Model pendidikan kebugaran dipilih karena mampu mengintegrasikan unsur kebugaran fisik dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif bagi perkembangan siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah dan diskusi kelompok, baik secara tatap muka maupun daring, untuk memperkuat pemahaman guru tentang pentingnya model pendidikan kebugaran dalam pembelajaran PJOK. Peserta dalam pelatihan ini diperoleh melalui observasi dan kuesioner dari partisipan yang terdiri dari 50 guru PJOK di Kabupaten Polewali Mandar, yang dipilih menggunakan random sampling. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pedagogis guru, peningkatan hasil belajar siswa, serta antusiasme siswa yang lebih tinggi dalam mengikuti pembelajaran yang interaktif dan menyehatkan. Penerapan model pendidikan kebugaran ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK secara keseluruhan dan mendukung pencapaian tujuan kebugaran jasmani siswa.
Pelatihan Cabang Olahraga Pencak Silat Tentang Teknik Dasar Tendangan T SMA Islam Al Azhar Sudirman; Muh. Adnan Hudain; Muhammad Qasash Hasyim; Retno Farhana Nurulita; Muhammad Kamal
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3403

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar tendangan T pada cabang olahraga pencak silat bagi siswa SMA Islam Al Azhar. Metode pelaksanaan program ini meliputi observasi, pelatihan, ceramah, demonstrasi, dan konsultasi. Observasi awal dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh peserta, khususnya dalam hal kekuatan, kecepatan, keseimbangan, dan teknik dasar tendangan T. Pelatihan ini dirancang secara sistematis dengan memberikan pemahaman teoretis melalui ceramah serta praktik langsung melalui demonstrasi dan sesi konsultasi individu. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta, khususnya dalam aspek stabilitas tubuh, presisi, dan kekuatan tendangan. Sebanyak 80% peserta berhasil memperbaiki teknik tendangan T setelah mengikuti program ini, yang ditunjukkan melalui evaluasi praktik. Program ini juga memperkuat nilai-nilai sportivitas dan apresiasi terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Dengan pendekatan yang terstruktur dan berbasis partisipasi, program ini diharapkan dapat menjadi model pelatihan pencak silat di sekolah lain. Selain membekali siswa dengan keterampilan olahraga, program ini juga berkontribusi dalam pelestarian pencak silat sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia.
Pembelajaran Penjas Dalam Bentuk Permainan Tradisional Pada Murid SD Negeri Mattoanging II Makassar La Kamadi; Ishak Bachtiar; Suriah Hanafi; Ilham Azis; Muhammad Sadzali
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3404

Abstract

Pendidikan jasmani memiliki peran yang penting dalam mengembangkan keterampilan motorik dan kesehatan fisik peserta didik. Namun, seringkali pembelajaran Penjas di sekolah dasar (SD) kurang menarik dan kurang mengakomodasi nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan permainan tradisional sebagai metode pembelajaran Penjas bagi murid SD di Kota Makassar. Melalui pendekatan pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini melibatkan siswa, guru Penjas, dan masyarakat lokal dalam menerapkan permainan tradisional seperti ronda-ronda, lompat tali, dan egrang dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis pengalaman, di mana siswa diajak untuk aktif terlibat dalam permainan sambil memahami konsep-konsep gerakan dasar dan kebugaran tubuh. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan minat dan partisipasi aktif siswa dalam pelajaran Penjas, serta pemahaman mereka terhadap pentingnya aktivitas fisik dan pelestarian budaya lokal. Selain itu, permainan tradisional juga memberikan kesempatan untuk meningkatkan kebersamaan dan kerja sama antar siswa. Diharapkan, pendekatan ini dapat menjadi alternatif yang efektif dalam pembelajaran Penjas yang lebih menarik, bermanfaat, dan berbudaya di SD Kota Makassar.
Mengakselerasi Minat Renang Di SMK Kartika 1 Wirabuana Makassar Melalui Pengabdian Masyarakat Sudirman; Ishak Bachtiar; Hasbi Asyhari; Ilham Azis; Muhammad Kamal
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3405

Abstract

Minat terhadap olahraga renang di kalangan siswa SMK Kartika 1 Wirabuana Makassar masih memerlukan peningkatan yang signifikan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengakselerasi minat renang melalui pendekatan edukatif, pelatihan teknis, dan pemberian fasilitas pendukung yang relevan. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi manfaat renang, pelatihan teknik dasar renang, serta kompetisi mini untuk mendorong partisipasi siswa. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dengan guru olahraga, pelatih renang, serta dukungan dari stakeholder sekolah. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya olahraga renang serta peningkatan minat yang ditandai dengan bertambahnya jumlah peserta yang aktif dalam kegiatan latihan. Selain itu, keberhasilan program ini juga terlihat dari antusiasme siswa dalam mengikuti kompetisi mini yang diselenggarakan sebagai bagian dari program. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya olahraga renang di lingkungan SMK Kartika 1 Wirabuana Makassar sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan jasmani siswa.
Pelatihan Gerak Senam Sehat Gembira Untuk Meningkatkan Kecerdasan Psikomotorik Anak Usia Dini Retno Farhana Nurulita; Hikmad Hakim; Poppy Elisano Arfanda; Muhammad Qasash Hasyim; M. Imran Hasanuddin; Syamsinar
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3406

Abstract

Senam sehat gembira merupakan aktivitas fisik yang gerakannya melibatkan otot-otot besar seperti otot tangan, otot kaki, dan semua anggota tubuh anak. Gerakan senam gembira ini terdiri dari gerakan kaki, tangan, kepala dan sebagainya. Kecerdasan psikomotorik meliputi aspek koordinasi, keseimbangan, keterampilan, dan kekuatan. Tujuan pengabdian yang dilakukan oleh pengabdi adalah mengetahui gerak senam sehat gembira dalam meningkatkan kecerdasan psikomotorik anak usia dini. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di TKIT Al-Fadiyah Kab. Gowa dengan menggunakan metode pelatihan yang diawali dengan observasi dan dilanjutkan dengan praktek senam sehat gembira bersama anak-anak TKIT Al-Fadiyah Kab. Gowa Populasi dalam kegiatan ini merupakan pesererta didik TKIT Al-Fadiyah. Sampel yang digunakan adalah keseluruhan dari populasi dengan teknik total sampling sebanyak 82 anak. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian pelatihan senam sehat gembira dengan persentase 51 anak (62%), 23 anak (28%), 8 anak (10%), dan 0 anak (0%)
Pendampingan Kondisi Fisik Atlet Putri Kabaddi Sumatera Utara Liliana Puspa Sari; Dicky Hendrawan; Khairul Usman; M. Irfan; Gerhard Jenforius Wau; Inne Tamara Br Ginting; Mohamad Naoval Riandra; Abdian Pranatal Giawa
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3474

Abstract

Tahap proses pelaksanaan tes fisik Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut atlet-atlet putri yang berjumlah 12 orang tidak lolos standar atlet prestasi sehingga atlet putri cabor Kabaddi ditolak dan tidak dapat mengikuti pemusatan latihan. Tujuan pelaksanaan pendampingan kondisi fisik atlet putri cabang olahraga Kabaddi Sumatera Utara adalah untuk memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan sarana dan prasaraan latihan, pendampingan atlet dan pelatih, serta pendampingan program latihan yang berdampak pada pengembangan fisik altet putri yang dipersiapkan FOKSI Sumut untuk bertanding pada PON XXI tahun 2024. Metode pelaksanaan pendampingan kondisi fisik atlet putri cabang olahraga Kabaddi Sumatera Utara menuju Prestasi PON XXI Tahun 2024 dilakukan dengan tahapan metode pendampingan dan evaluasi. Target penyelesaian luaran adalah Draf Memorandum of Agreement, 2) Surat Keputusan FOKSI Sumut dan KONI Sumut untuk tim pengembangan Pertandingan cabang olahraga Kabaddi Sumut, dan Draf Program latihan fisik khusus cabang olahraga Kabaddi. Mencapai prestasi emas pada PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 dengan proses pelaksanaan (1) mengoptimalkan pelaksanaan Rencana Strategi FOKSI Sumut sebagai pedoman pelaksanaan dan pengembangan pembinaan atlet Kabaddi; (2) Tertib dalam melakukan evaluasi program latihan agar dapat dilakukan upaya-upaya peningkatan usaha dalam mencapai tujuan peningkatan kondisi fisik atlet dan prestasi atlet khusunya putri.

Page 10 of 14 | Total Record : 139