cover
Contact Name
Ika Endah Puspita Sari
Contact Email
stokbinaguna79@gmail.com
Phone
+6282134564513
Journal Mail Official
stokbinaguna79@gmail.com
Editorial Address
Street Alumunium Raya Tanjung Mulia No. 77
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27743055     DOI : https://doi.org/10.22145/jbpkm.v2i1.225
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal elektronik nasional untuk pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model, atau konsep dan / atau implementasinya dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat. atau pelaksanaan pengabdian masyarakat. Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat terbit 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember . Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat telah menggunakan Open Journal System yang mengharuskan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum diizinkan untuk mengunggah manuskrip yang mereka tulis secara online. Setelah itu, editor, peer reviewer, dan penulis dapat memantau proses pembuatan naskah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 139 Documents
Sosialisasi Stunting Dan Pengukuran Indeks Massa Tubuh Siswa SMA Negeri 12 Pulau Satangnga Desa Mattiro Baji Kecamatan Kepulauan Tanakeke Kabupaten Takalar Andi Ihsan; Andi Muhammad Fadlih; Hasbi Asyhari; Ishak Bachtiar; Muhammad Qasash Hasyim
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i2.2590

Abstract

Kabupaten Takalar mencatat angka 31.3% masyarakat yang stunted, angka ini mengalami penurunan bila dibandingkan pada tahun 2021 sebesar 34.7%. Bahkan prevalensi balita under weigth berat badan menurut umur Kabupaten Takalar mencatat angka tertinggi 29.8% di antara Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan. Tujuan program kemitraan pada masyarakat ini untuk memberikan pengertian dan pemahaman tentang stunting, mengenali ciri-ciri stunting, cara mencegah stunting serta cara perhitungan indeks massa tubuh. Metode yang digunakan dengan memberikan materi stunting melalui ceramah, power point, tanya jawab, diskusi dan melakukan focus group discussion serta melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk melakukan perhitungan Indeks Massa Tubuh. Program ini dilakukan di aula SMA Negeri 12, dengan peserta 30 orang siswa, remaja dan masyarakat. Peserta mengerti, memahami tentang materi stunting, mengenali ciri-ciri stunting, cara mencegah stunting dan langkah-langkah yang harus dilakukan bila terjadi stunting. Peserta program mengerti memahami cara mengukur dan menghitung Indeks Massa Tubuh seseorang. Berdasarkan hasil perhitungan indeks massa tubuh ditemukan sebanyak 17 orang (56.67%) berada pada kategori ideal, 7 orang (23.33%) kategori gemuk (overweight), 5 orang (16.67%) kategori kurus (under weight) dan 1 orang (3.33%) yang stunted karena memiliki ciri-ciri stunting. Hasil program kemitraan ini dapat menjadi sumber informasi kepada masyarakat tentang pentingnya menekan prevalensi stunting, mengenali ciri-ciri stunting, tindakan yang harus dilakukan untuk mencegah stunting dan melakukan pengukuran indeks massa tubuh agar dapat mengetahui perkembangan status gizi masyarakat apakah masuk kategori ideal, under weight, over weight bahkan obesitas dan anak yang stunted.
Pelatihan Teknik Long Pass Dalam Permainan Sepakbola Akbar Sudirman; Ikadarny; Hasyim; M.Adam Mappaompo; Muhammad Harliawan
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i2.2599

Abstract

Pengetahuan dan penguasaan teknik long pass dalam bermain sepakbola belum sepenuhnya dikuasai oleh mahasiswa PJKR SD yang telah memprogram mata kuliah sepakbola bahkan beberapa diantara mereka tidak lulus sehingga tidak bisa memprogram mata kuliah sepakbola lanjutan. Hal ini dikarenakan latar belakang atau kecabangan setiap mahasiswa beragam dan frekuensi jumlah tatap muka dalam perkuliahan dianggap kurang untuk menguasai segala Teknik dasar yang ada dalam sepakbola, sehingga mahasiswa butuh waktu tambahan diluar jam kuliah seperti Latihan atau mengulang-ulang materi perkuliahan agar dapat menyesuaikan dengan keterampilannya. Oleh karena itu melalui pelatihan ini paling tidak dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai teknik dasar long pass dalam permainan sepakbola dan meningkatkan keterampilannya dalam menguasai Teknik dasar long pass sepakbola. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode drill demonstrasi dan ceramah, sehingga melalui pelatihan ini kemampuan peserta pelatihan melakukan Teknik long pass berkembang dengan baik seiring waktu dan latihan yang teratur, hal ini dapat digambarkan dari peningkatan rata-rata hasil evaluasi test dan pengukuran Teknik long pass. Nilai Rata-rata Teknik long pass peserta sebelum diberikan latihan adalah 18 meter dan meningkat menjadi 25 meter setelah mendapatkan latihan. Artikel ini menekankan pentingnya pemahaman akan teknik dasar dalam melakukan long pass, termasuk posisi tubuh yang benar, penempatan kaki, dan cara menyentuh bola dengan akurat. Pelatihan memperhatikan pengembangan kekuatan dan akurasi dalam melakukan long pass, dengan latihan-latihan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan tendangan dan kontrol bola. Konsistensi dan latihan yang berulang-ulang merupakan kunci utama dalam mengembangkan kemampuan long pass yang baik.
Edukasi Cold Water Immersion Sebagai Cara Recovery Untuk Atlet Sepak Bola Putri Dewangga, Mahendra Wahyu
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i2.2664

Abstract

Pemulihan yang efektif sangat penting bagi atlet untuk menjaga performa optimal dan mencegah cedera. Cold Water Immersion (CWI) atau perendaman air dingin merupakan salah satu metode pemulihan yang dikenal efektif dalam membantu atlet pulih lebih cepat, mengurangi nyeri otot, dan mengembalikan performa setelah aktivitas fisik yang intens. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai manfaat dan teknik CWI kepada atlet dan pelatih sepak bola putri di Akademi Sepak Bola Putri Surakarta. Metode penyampaian dalam program ini meliputi workshop edukasi, demonstrasi langsung, dan penyebaran materi edukasi yang mudah dipahami. Workshop bertujuan memberikan pengetahuan dasar dan lanjutan mengenai CWI, sementara demonstrasi langsung memperlihatkan teknik yang tepat dalam melakukan CWI. Materi edukasi disediakan dalam bentuk brosur, panduan langkah-demi-langkah, dan video tutorial yang dapat diakses oleh peserta. Evaluasi program dilakukan melalui kuesioner dan wawancara untuk menilai pemahaman dan kesesuaian metode penyampaian. Hasil dari program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan atlet dan pelatih sepak bola putri dalam menggunakan CWI sebagai bagian dari rutinitas pemulihan mereka. Dengan demikian, diharapkan dapat tercapai peningkatan performa dan pengurangan risiko cedera, serta mendukung perkembangan sepak bola putri di Indonesia.
Desiminasi Program Latihan Bagi Fitnes Pemula Sitompul, Surya Rezeki; Mahardika, Galang Prakarti; Zebua, Winda Dwi Astuti; Saleh, Muhammad; Kombara, Galuh Medal; Nugroho, Sidiq
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.1776

Abstract

Fitness atau kebugaran jasmani merupakan salah satu kebutuhan terpenting masyarakat saat ini, pentingnya kondisi fisik dalam kehidupan sehari-hari merupakan hal herus terpenuhi. Kebutuhan kebugaran masyarakat dapat memberikan banyak manfaat, antara lain peningkatan kesehatan dan kebugaran jasmani, kesadaran akan kesehatan menjadikan kaula muda yang makin tertarik untuk hadir ke pusat kebugaran (gym), tercatat di Dewa Gym banyak member atau anggota baru yang mendaftar setiap tahunnya dari tahun 2020 hingga 2023 total dari member baru rata-rata naik 20% pertahun. Namun yang menjadi kendala masih banyak anggota atau member baru yang berkunjung masih belum memahami dasar dari penggunaan alat hingga penentuan program latihan, Dewa Gym sendiri juga telah menyediakan pekerja yang mensuport atau mengarahkan bagi member baru yang telah terdaftar, pelayanan yang diberikan kepada member hanya bersifat sementara (dianggap bonus dari pembukaan member baru) setalahnya member baru berlatih sendiri. Kebanyakan member tidak bertahan lama dikarenakan tidak memiliki pengetahun dan pemahaman yang inklusif pada program latihan kebugaran (fitness). Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode Paparan (Demontrasi) dan Praktik, hasil yang di temukan di lapangan menggambarkan ketuntasan yang menjadikan prioritas dari berdasarkan analisa tim pelaksana pengabdian, hasil yang memuaskan dari keberhasilan ini dapat dilihat dari antusias member yang hadir dalam pelaksanaan Pengabdian Masyarakat.
Pemeriksaan, Penjaringan Anemia Mengunakan Alat Tes Hb Quick Chek Dan Pendampingan Ibu Hamil Dengan Metode Ibm Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Serta Pemanfaatan Tanaman Lokal Antianemia Di Desa Reuleut Barat Aceh Utara Millizia, Anna; Yuziani, Yuziani; Sofia, Rizka; Maulina, Meutia; Zulfikar, Maulana Habieb; Adha, Finaldi Aziro; Fadhillah, Siti Ghina
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3001

Abstract

Angka kejadian anemia di wilayah Aceh Utara masih cukup tinggi walaupun rata-rata ibu hamil telah mendapatkan tablet tambah darah. Namun, data dilapangan tidak menunjukkan adanya penurunan kejadian anemia secara drastis. Anemia pada ibu hamil disebut “Potensial Danger of Mother and Child” (potensial membahayakan ibu dan anak), sehingga memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Kodisi diatas sangat diperlukan pemanfaatan tanaman untuk pencegah anemia yang efek sampingnya lebih sedikit. Solusi yang ditawarkan pada permasalahan ini ialah pembentukan kader melalui bimbingan ibu hamil menjadi alternatif lain dalam mendukung program pemerintah. Bimbingan kepada ibu hamil terkait tentang pemanfaatan tanaman yang dapat membantu peningkatkan pembentukan hemoglobin(Hb) serta penyerapan zat besi dalam tubuh guna mencegah anemia. Metode yang akan digunakan edukasi dan pelatihan menggunakan alat tes Hb Quick Chek, pembentukan kader, dan penanaman tanaman di Desa Reuleut Barat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mengenal baik tanaman antianemia seperti sawi bayam, daun katuk, kangkung, kelor, biji bijian, kacang kacangan dan jambu biji. Ibu hamil dengan hamper seluruhnya di Reuleut Barat dengan kadar hemoglobin rendah (88,1%), dan tingkat pengetahuan perilaku pencegahan anemia dengan kategori baik (77,8%). Sudah ada kader terlatih untuk pemeriksaan Hb dan penanaman tanaman yang bermanfaat sebagai antianemia. Kesimpulan dengan dilakukannya kegiatan ini masyarakat dapat terhindar dari anemia yang umumnya diderita oleh ibu hamil. Masyarakat juga lebih mengenal manfaat tanaman antianemia sehingga termotivasi untuk mengkonsumsi secara rutin serta menanamnya disekitar rumah, kemudian tetap melakukan pemeriksaan ibu hamil terutama kadar Hbnya dengan kader yang telah dilatih.
Program Terpadu Legalitas UMKM dan Optimalisasi Budidaya Perikanan untuk Peningkatan Ekonomi Daerah Anshory, Jamil; Putri, Adelia; Andi Nur Fadilah; Fauziah Syifa Haurani; Greace Patandianan; Herawati; Khoirunnisa, Munia Fitria; Muqtadir Fajar; Ayuningtyas, Pridawanti; Sarah, Sarah; Imansa, Syahdam; Maulani, Ully Indah; Fahrurozi, Zidhan Muhammad
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3019

Abstract

Kelurahan Petung merupakan daerah ekonomi penting yang menyediakan produk lokal dan kebutuhan sehari-hari. Daerah ini berfungsi sebagai pusat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). UMKM merupakan model bisnis yang dapat dengan mudah diimplementasikan. Masih ada tantangan bagi UMKM di Petung, yakni terkait legalitas. Indonesia memiliki potensi lahan budidaya air tawar. Pertumbuhan sektor perikanan merupakan aset utama yang dapat mengatasi krisis ekonomi dan mencapai kesejahteraan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya legalitas usaha dan membantu pelaku UMKM dalam proses pengurusan NIB dan NPWP, diharapkan dapat mendorong kesadaran tentang kewajiban dan hak sebagai pengusaha yang taat hukum, juga bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat pembudidaya ikan di Kelurahan Petung agar dapat mengelola budidaya ikan dengan lebih baik. "Pendampingan Pembuatan NIB dan NPWP Pada Pelaku UMKM" dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2024 dengan melibatkan 25 peserta pelaku UMKM. Kegiatan ini menekankan pentingnya legalitas dalam berbisnis, sehingga peserta dapat memperoleh berbagai manfaat. Kemudian kegiatan "Optimalisasi Budidaya Perikanan Untuk Kesejahteraan Masyarakat Menuju Masa Depan Yang Berkelanjutan" dihadiri 27 peserta pembudidaya perikanan yang berada di Kelurahan Petung pada tanggal 31 Juli 2024. Dan kegiatan “Infografis UMKM” diselenggarakan pada 13 Agustus 2024, yang berisi gambaran umum UMKM di Kelurahan Petung.
Pengabdian Kepada Masyarakat Penyusunan Modul Ajar Bagi Guru PJOK Karo-Karo, Alan Alfiansyah Putra; Sari, Dewi Maya; Fahrurrozi, Fahrurrozi; Sembiring, Egya; Sinurat, Fajar Rahmansyah; Afrizal, Agus
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3186

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan penyusunan modul ajar bagi guru-guru PJOK. Kegiatan pengabdian ini melibatkan Guru PJOK SDN 105399 Kulasar, SDN 053993 Lubuk Kertang, UPT SDN 03 Tanah Merah, SMP Swasta Bahagia, dan SMP Muhammadiyah 4 Medan. Teknik pelaksanaan pelatihan ini, yang terdiri dari empat langkah utama, analisis kebutuhan, menetapkan rencana dan jadwal pelaksanaan PKM dengan para guru, tahap implementasi kegiatan PKM dan tahap evaluasi dan refleksi. Materi pelatihan yang disampaikan adalah struktur penyusunan modul ajar. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini adalah seluruh peserta dapat menerima materi yang disampaikan dengan baik dan pada akhir sesi 8,57% peserta dapat membuat modul ajar.
Pelatihan Ibu-ibu Dasawisma Merajut Tas Berbahan Benang Chenille Untuk Meningkatkan Kreativitas Windriyani, Shinta Masitho; Anugraini, Asri Putri; Mushofi, Yuskhil
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3214

Abstract

Pelatihan ibu-ibu kelompok dasawisma PKK merajut tas berbahan benang chenille untuk meningkatkan kreativitas pada daerah singosari, Malang. Kegiatan merajut dilaksanakan dengan mengajak ibu-ibu kelompok dasawisma PKK setempat adalah untuk memperkenalkan keunikan teknik merajut yang bisa diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari. Benang chenille memiliki karakteristik benang yang unik, lembut dan empuk termasuk bahan impor yang mudah untuk dirajut tanpa menggunakan alat. Oleh karena itu, diadakanlah kegiatan pelatihan ini sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan pendapatan masyarakat serta kreativitas. Pelatihan merajut tas berbahan benang chenille diikuti oleh 18 peserta. Kegiatan berlangsung selama 3 kali pertemuan, pertemuan pertama sebagai tahap observasi atau wawancara, kemudian tahap 2 adalah kegiatan merajut dan tahap ketiuga adalah kegiatan belajar mempromosikan produk yang sudah dihasilkan yang di upload pada media sosial. Kegiatan pelatihan merajut berjalan dengan lancar dan sesuai target yang diinginkan. Harapan dari terlaksananya kegiatan pelatihan ini adalah sebagai wadah atau kegiatan untuk memfasilitasi kreativitas lain pada ibu-ibu kelompok dasawisma PKK serta mampu menghasilkan pendapatan baru atau sarana hiburan dalam mengurangi stress. Diharapkan kegiatan berikut tim pengabdian masyarakat lebih bervariasi lagi dalam memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar.
Pengembangan Potensi Wisata Sport Tourism Melalui Pelatihan Pemandu Wisata, Pelatihan Petugas P3k Di Objek Wisata Hutan Batu Desa Lumindai Syafrianto, Donal; Saputra, Defrizal; Liza, Liza; Muchlis, Arif Fadli
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3327

Abstract

Sport Tourism adalah industri yang sedang berkembang yang menggabungkan kegembiraan olahraga dengan kenikmatan berwisata, sehingga untuk mewujudkan potensi pariwisata olahraga sepenuhnya, perlu dikembangkan strategi pemasaran yang spesifik untuk destinasi olahraga. Hal ini dapat dicapai dengan menawarkan pemandu wisata dan pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) di tempat-tempat wisata populer, seperti Objek Wisata Hutan Batu Desa Lumindai di Kota Sawahlunto. Dengan menyediakan pemandu wisata, wisatawan akan memiliki kesempatan untuk menjelajahi Objek Wisata Hutan Batu dengan cara yang aman dan informatif. Tujuan Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk menghasilkan Tenaga Profesional Pemandu Wisata, Pemandu Wisata Tracking dan Petugas P3K yang dalam meningkatkan potensi wisata di lokasi wisata geosite Hutan Batu. Metode pelaksanaan Kegiatan Pengabdian ini dilakukan dengan cara Seminar dan Workshop. Hasil dari kegiatan pelatihan ini terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memberikan pertolongan pertama pada berbagai kemungkinan kasus yang mungkin dialami oleh wisatawan yang berkunjung ke Desa Lumindai. Serta masyarakat mitra sudah mampu mengenali Potensi yang dapat dikembangkan di Objek Wisata Hutan Batu serta tatacara melakukan pendampingan kepemanduan wisata Pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra setelah mengikuti kegiatan sudah mengalami perubahan dari yang tidak mengetahui menjadi mengatahui dari yang tidak mampu menjadi mampu melakukan baik pada pertolongan pertama maupun kepemanduan wisata.
Sosialisasi dan Pengembangan Olahraga Petanque Di Kabupaten Gowa Achmad Karim; Irfan; Ramli; Hasyim; Andi Rizal
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i1.3397

Abstract

Dalam olahraga, setiap pelaku olahraga dituntut untuk dapat berprestasi terbaik. Ini tidak mudah bagi atlet yang tidak berpengalaman, bahkan atlet Olahraga yang dilatih seringkali mengalami kesulitan. Kegiatan tim sosialisasi mengadakan sosialisasi dan pengembangan Olahraga Petanque. Adapun permasalahan mitra dalam kegiatan PKM adalah kurangnya Pemahaman tentang teknik dasar dan peraturan dalam permainan olahraga petanque karena banyak pengurus yang baru mengenal olahraga petanque ini. Berdasarkan permasalahan mitra maka solusi yang ditawarkan adalah (1) Memberikan pengetahuan dan penjelasan tentang peraturan permainan dan teknik dasar olahraga petanque secara sistematis bagi Pengurus Cabang Petanque, metode yang digunakan: ceramah dan tanya jawab. (2) Memperkenalkan aturan permainan dan teknik dasar olahraga petanque bagi Pengurus Cabang Petanque, metode yang digunakan demonstrasi atau praktek. (3) Menyediakan alat dan perlengkapan untuk melakukan praktek kepada Pengurus Cabang Petanque untuk melakukan gerakan demontrasi. Pada saat bermain Petanque dibutuhkan konsentrasi yang sangat tinggi dan praktik (latihan) yang konsisten. Pengurus Cabang Petanque kabupaten Gowa nantinya diharapkan bisa melaksanakn pembinaan untuk mencari atlit-atlit petanque berbakat agar bisa bersaing dengan Pengcab lain yang ada di Sulawesi Selatan.

Page 9 of 14 | Total Record : 139