cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
wimsolusiprima@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
pengmasku.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Pengmasku
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28092368     DOI : -
Pengmasku is a forum for disseminating the results of community services in the financial and/or general sector.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
Edukasi Tata Kelola Di Sektor Pemerintahan Dan Sektor Korporasi Di Era Pandemi Covid-19 Amrie Firmansyah; Pria Aji Pamungkas
Pengmasku Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.035 KB) | DOI: 10.54957/pengmasku.v1i2.99

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk memberikan edukasi tentang tata kelola di sektor pemerintahan dan dan sektor korporasi. Kegiatan ini secara khusus ditujukan kepada mahasiswa progran studi D3/D4/S1 Akuntansi dalam melengkapi pemahaman tata kelola yang telah dipelajari dalam perkuliahan. Kegiatan ini dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan, tahap kegaitan dan tahap evaluasi. Tahap perencanaan meliputi diskusi Tim PKM dengan Mitra dan penyusunan materi. Tahap kegiatan dilakukan dengan pemaparan materi dari salah satu anggota Tim selaku narasumber dan diskusi dengan para peserta kegiatan. Kegiatan dilakukan secara virtual dengan menggunakan media Zoom. Tahap evalusi terkait dengan tingkat pemahaman peserta kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi peserta kegiatan dalam memahami konsep dan penerapan tata kelola baik di sektor pemerintahan maupun di sektor korporasi. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat melengkapi pemahaman tata kelola yang telah diperoleh dalam kegiatan perkuliahan dan meningkatkan minat peserta dalam melakukan penelitian dengan topik tata kelola berdasarkan potensi-potensi yang dapat dikembangkan di masa mendatang.
Program Pengungkapan Sukarela Dalam Rangka Meningkatkan Kepatuhan Pajak Di Masa Pandemi Covid-19 Ferry Irawan; Punjung Raras
Pengmasku Vol 1 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.984 KB) | DOI: 10.54957/pengmasku.v1i2.107

Abstract

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) merupakan kelanjutan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dalam hal pengaturan ketentuan di bidang perpajakan. UU HPP mengatur beberapa perubahan dan pencantuman ketentuan baru termasuk di antaranya Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Salah satu tujuan PPS yang utama adalah meningkatkan kepatuhan wajib pajak. PPS dilaksanakan berdasarkan asas kesederhanaan, kepastian hukum dan dan kemanfaatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui web seminar bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai PPS dan ruang lingkupnya. Materi yang disajikan dalam webinar ini antara lain kondisi makro ekonomi indonesia, dampak situasi pandemi, dan kaitan PSS dengan kepatuhan pajak. Pelaksanaan webinar terdiri dari tiga tahap. Pertama, penyajian materi dari narasumber 1. Kedua, penyajian materi dari narasumber 2. Ketiga, sesi tanya jawab dengan peserta. Jumlah peserta webinar sekitar 300 yang berasal dari berbagai latar belakang profesi, seperti mahasiswa, akademisi, praktisi, dan para profesional lainnya. Law Number 7 of 2021 concerning Harmonization of Tax Regulations (UU HPP) is a continuation of Law Number 11 of 2020 concerning Job Creation (UU Ciptaker) in terms of regulating provisions in the taxation sector. The HPP Law regulates several changes and the inclusion of new provisions including the Voluntary Disclosure Program (PPS). One of the main objectives of PPS is to increase taxpayer compliance. PPS is implemented based on the principles of simplicity, legal certainty and benefit. Community service activities are carried out through web seminars aimed at providing understanding to the public about PPS and its scope. The material presented in this webinar includes Indonesia's macroeconomic conditions, the impact of the pandemic situation, and the relationship between PSS and tax compliance. The webinar consists of three stages. First, presentation of material from resource persons 1. Second, presentation of material from resource persons 2. Third, question and answer session with participants. The number of webinar participants is around 300 who come from various professional backgrounds, such as students, academician, practitioners, and other professionals.
Edukasi Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Menggunakan Aplikasi Lamikro Kodirin; Alfiana Yuniarianti; Dheyvanza Arsy Akbar; Farhan Ferdiana; Fauzan Adima; Guruh Septiano Putro; Hizkia Elhagios Bram; Mala Mastriani Astuti; Risma Trinur Pebriyanti; TK Salsabila; Widya Kristina Simamora
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.949 KB) | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.111

Abstract

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu mengamanatkan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyusun laporan keuangan sesuai standar yang berlaku dalam waktu paling lambat 7 tahun. Hal ini menjadi permasalahan bagi sebagian besar UMKM. Tim pengabdian kepada masyarakat PKN STAN terintegrasi kuliah kerja mahasiswa berinisiatif membantu mengatasi permasalahan tersebut dengan membuat video tutorial dan poster edukasi penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi Lamikro. Video tutorial diunggah di Youtube agar bisa dimanfaatkan oleh UMKM. Poster edukasi diserahkan kepada Gene Rent Car, UMKM Tangerang Selatan, dan Gangsal Coffee and Drinks, UMKM Bandung. Kata Kunci : UMKM, aplikasi Lamikro, video tutorial, dan poster edukasi.
Pelatihan Elektronika Dasar Guna Membuka Peluang Kewirausahaan Warga Desa Rancagong Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Toni Toni; Muh. Wildan; Sabdo Purnomo; Johan Wahyudi; Oka Fatra
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.125

Abstract

Changing times require people to be able to keep up with technological developments. One of technologies that plays a big role in changing people’s patterns and lifestyles are electronic technology. The development of electronic technology requires human resources who have competencies that are in accordance with the needs of society and industry. Based on observation survey had been done to Rancagong people, they haven’t understand about electronic too much. So that it’s worth to be done the community service at the location. Several subject matters are soldering practice, LED assembly: Seri and Parallel, LED Blinking Assembly, Assembly of Lighting Sensors Automatically and Amplifier Assembly. Implementation of community service involve lecturers/intructors as embodiment in college obligations. In addition, this activity also involves students in order to get experiences and lesson learned directly. Perubahan zaman menuntut masyarakat untuk dapat lebih mengikuti perkembangan teknologi. Salah satu teknologi yang memegang peranan sangat besar dalam mengubah pola dan gaya hidup masyarakat adalah teknologi elektronika. Berkembangnya teknologi elektronika tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terhadap masyarakat Desa Rancagong, belum banyak masyarakat yang mengerti di bidang elektronika sehingga layak untuk dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat di lokasi tersebut. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan beberapa hal yang akan menjadi solusi permasalahan yang ada di Desa Rancagong guna membuka peluang kewirausahaan, diantaranya pelatihan praktek penyolderan, perakitan rangkaian LED seri dan pararel, perakitan rangkaian blinking LED, perakitan rangkaian sensor cahaya otomatis dan merakit amplifier. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan dosen/instruktur sebagai wujud dharma perguruan tinggi. Selain itu kegiatan ini juga melibatkan taruna/taruni sebagai pengalaman lapangan dan media pembelajaran secara langsung.
Pengenalan Pemanduan Lalu Lintas Penerbangan (Air Traffic Control) Di Indonesia Djoko Jatmoko; Lina Rosmayanti; Nunuk Praptiningsih; Rany Adiliawijaya Putriekapuja; Elfi Amir; Ikhsan Wahyu Vebriyan; Nadiya Rizki Azizah
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.126

Abstract

Not a few graduates from the Dirghantara Aviation Vocational School and Yappika Legok Vocational School who choose to continue their education at PPI Curug, but only a few graduates choose to major in Air Traffic Control. Due to the lack of interest in the graduates of the Dirghantara Aviation Vocational School and the Yappika Legok Vocational School, it is deemed necessary to have activities that can build interest in the Air Traffic Control major, namely through Community Service activities. The method used is face-to-face socialization at the PPI Curug Aviation Safety Building which is carried out in accordance with health protocols. The results of the service obtained are that it is hoped that students from the Vocational School know more about air traffic control and can spread knowledge to their friends so that students who have interest and curiosity able to understand more deeply the purpose of air traffic control. routinely either in the same location or in different locations with different target communities by other study programs. Socialization of professions in the field of aviation and study programs at PPI Curug to the public can be carried out with a wider scope nationally by collaborating with the Education Office online/video conference. Tidak sedikit lulusan dari SMK Penerbangan Dirghantara dan SMK Yappika Legok yang memilih untuk melanjutkan pendidikannya di PPI Curug, namun hanya sedikit yang memilih jurusan Pemanduan Lalu Lintas Udara. Dikarenakan kurangnya minat lulusan SMK Penerbangan Dirghantara dan SMK Yappika Legok tersebut, maka dirasa perlu adanya kegiatan yang dapat menumbuhkan minat terhadap jurusan Pemanduan Lalu Lintas Udara yaitu melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi secara tatap muka di Gedung Keselamatan Penerbangan PPI Curug yang dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan. Hasil pengabdian yang didapatkan adalah diharapkan pelajar dari SMK tersebut dapat lebih mengenal mengenai pemanduan lalu lintas udara dan dapat menyebarkan ilmu terhadap temannya sehingga muncullah pelajar yang memiliki minat dan keingintahuan untuk dapat memahami lebih dalam maksud dari pemanduan lalu lintas udara.kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi berbeda dengan sasaran masyarakat yang berbeda oleh program studi lainnya. Sosialisasi mengenai profesi di bidang penerbangan dan program studi di PPI Curug kepada masyarakat dapat dilakukan dengan cakupan yang lebih luas lagi secara nasional dengan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan secara daring/video conference.
Inovasi Produksi Terhadap Peningkatan Usaha Keripik Pangsit thea geby ayu santoso; Rani Fitriyanti; Nanik Kustiningsih
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.138

Abstract

There are many MSMEs that make businesses in the culinary field in Indonesia, for example, dumpling chips. There are many flavors ranging from spicy lime leaves, BBQ, cheese, seaweed, and so on that have been heard and made interesting. To increase product innovation so that the performance of MSMEs increases is the main goal of this MSME. The way to make potential consumers interested is the emergence of innovation from entrepreneurs to understand what effect product innovation has on performance where there is now a lot of competition in the market. This research uses a qualitative case study approach. By using the method of observation can collect the necessary data. The results obtained from data analysis, to improve the performance of MSMEs who want progress, an innovation is made so that the plans designed can be of interest to many people. Improving performance and making plans for innovation is very necessary for the purposes of marketing plans because this way can reduce competition. UMKM yang membuat usaha dalam bidang kuliner di Negara Indonesia sudah sangat banyak, contohnya keripik pangsit. Ada banyak varian rasa mulai dari pedas daun jeruk, BBQ, kerju, rumput laut, dan sebagainya yang telah terdengar serta membuat menarik. Untuk membuat peningkatan inovasi terhadap produk agar kinerja UMKM meningkat adalah tujuan utama dari UMKM ini. Cara membuat calon konsumen tertarik adalah kemunculan inovasi dari pengusaha agar mengerti apa pengaruhnya inovasi produk terhadap kinerja dimana sekarang telah terjadi banyak persaingan di pasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Dengan menggunakan metode obeservasi dapat mengumpulkan data yang diperlukan. Hasil yang diperoleh dari analisis data, untuk meningkatkan kinerja UMKM yang ingin adanya kemajuan maka dibuatlah suatu inovasi agar rencana yang dirancang dapat diminati banyak orang. Meningkatkan kinerja serta membuat rencana untuk inovasi sangat dibutuhkan untuk keperluan rencana pemasaran karena cara tersebut bisa menurunkan persaingan.
Sosialisasi Kegiatan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan Di Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Taufik Rohman; Hemi Pemurahardjo; Solihin Solihin; Sundoro Sundoro; Alwazir Abdusshomad
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.140

Abstract

The role of The Indonesian Aviation Polytechnic as one of the campuses in the aviation world in curug area, Tangerang, Banten is considered necessary to carry out activities related to flight safety awareness through socialization activities of the Aviation Operations Safety Area (KKOP) for the community around the Airport area. Community Service Activities (PKM) is carried out at the Tangerang District Transportation Office and is expected to be able to provide information related to the world of aviation which includes land areas and / or waters and air space around the airport as flight operations to ensure flight safety. The activity is carried out for 1 day and uses the lecture method. In addition, cadets from the Diploma III Airport Operations Study Program are actively involved in the implementation of the program, with a view that cadets can communicate the knowledge they gain on campus directly to the surrounding community. The Tangerang District Transportation Office, where KKOP socialization activities take place, is expected to become more aware of the activities that occur in and around the flight operations area. Peran Politeknik Penerbangan Indonesia sebagai salah satu kampus di dunia penerbangan di wilayah Curug, Tangerang, Banten dipandang perlu melakukan kegiatan terkait dengan kewaspadaan keselamatan penerbangan melalui kegiatan sosialisasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) bagi masyarakat di sekitar area bandar udara. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang dan diharapkan mampu memberikan informasi terkait dunia penerbangan yang meliputi wilayah darat dan/atau perairan dan ruang udara di sekitar bandara sebagai operasional penerbangan guna menjamin keselamatan penerbangan. Kegiatan dilakukan selama satu hari dan menggunakan metode ceramah. Selain itu, taruna dari Program Studi Operasi Bandara Diploma III secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program, dengan maksud agar para taruna dapat mengkomunikasikan pengetahuan yang mereka peroleh di kampus langsung kepada masyarakat sekitar. Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, tempat kegiatan sosialisasi KKOP berlangsung, diharapkan menjadi lebih sadar akan kegiatan yang terjadi di dalam dan sekitar area operasi kegiata penerbangan.
Pendampingan Masyarakat dalam Prosesi Tradisi Menginjak Tanah Pertama Bagi Bayi Karimuddin Karimuddin
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.144

Abstract

The tradition of stepping on the ground for a newborn child in the life of the Acehnese people is an activity that has taken root so that it becomes a bad thing in the social view of the Acehnese people if this is not done. This procession is carried out by pious people or scholars, and in general the community needs assistance from people who are close to or familiar with the pious people or scholars in order to direct the procession activities. This procession aims to provide assistance for the community to contact and escort people who want to carry out a procession to step on the ground for their children until the end of the event. The people who were accompanied were the people of the Pidie District, Pidie Regency, Aceh Province, and those who carried out the procession on the ground were Abiya Mafadh, the leader of the Ma'had Tuhfatul Baidha Al-Aziziyah Islamic Boarding School which was located in Gandapura District, North Aceh Regency, Aceh Province. This assistance resulted in a benefit in which the people of Pidie Sub-district were happy and grateful because with this mentoring activity it could be helped to contact, direct and take them to Abiya Mafadh's place for the procession to be held. Tradisi menginjak tanah bagi anak yang baru lahir dalam kehidupan masyarakat Aceh merupakan suatu kegiatan yang sudah mengakar sehingga menjadi hal yang tidak baik dalam pandangan sosial masyarakat Aceh apa bila hal tersebut tidak dilakukan. Prosesi ini dilakukan oleh orang shalih atau ulama, dan pada umumnya masyarakat memerlukan pendampingan dari orang yang dekat atau kenal dengan orang shalih atau ulama tersebut agar terarahnya kegiatan prosesi. Dalam prosesi ini, penulis berperan sebagai pendamping masyarakat untuk menghubungi dan mengantar masyarakat yang ingin melakukan prosesi menginjak tanah bagi anaknya sampai selesainya acara tersebut. Masyarakat yang didampingi adalah masyarakat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie Provinsi Aceh, dan yang melakukan prosesi menginjak tanah adalah Abiya Mafadh pimpinan pesantren Ma’had Tuhfatul Baidha Al-Aziziyah yang bertempat di Kecamatan Gandapura Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh. Pendampingan ini menghasilkan suatu manfaat yang mana masyarakat Kecamatan Pidie merasa senang dan berterimakasih karena dengan adanya kegiatan pendampingan ini dapat terbantu untuk menghubungi, mengarahkan serta mengantar mereka ke tempat Abiya Mafadh untuk dilangsungkan prosesi tersebut.
Implementasi Akuntansi Dan Perpajakan Untuk Generasi Milenial Dalam Menghadapi Era 5.0 Ferry Irawan; Andri Marfiana; Agus Sunarya
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.169

Abstract

Millennials have different characteristics from other generations. This generation interacts earlier with devices and information & communication technology at a very young age. On the other hand, the millennial generation is also known as a generation that tends to be more pragmatic in life. The current millennial generation, especially those in high school is the generation that will be the next leaders in the next 20 years. The development of technology that is very dynamic and fast at this time really changes many things, including employment opportunities for the younger generation. The seminar entitled “accounting and taxation for the millennial generation in facing Era 5.0” aims to provide knowledge and awareness about the importance of accounting and taxation in the future. This seminar was carried out with two approaches: face-to-face, and also relay through the youtube channel. The seminar participants consisted of teachers and students of SMK accounting programs in Tangerang City. There were 60 participants who attended directly, while around 100 participants who followed through the YouTube channel. The seminar activity is divided into three lecture sessions, and a question and answer session. Generasi milenial memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi lainnya. Generasi ini lebih cepat berinteraksi dengan gawai dan teknologi informasi & komunikasi di usia yang sangat muda. Di sisi lain, generasi milenial juga dikenal sebagai generasi yang cenderung lebih pragmatis dalam menjalani kehidupan. Generasi milenial saat ini khususnya yang duduk di bangku SLTA (sekolah lanjutan tingkat atas) merupakan generasi yang akan memimpin Indonesia dalam waktu 20 tahun mendatang.  Perkembangan teknologi yang sangat dinamis dan cepat saat ini sungguh mengubah banyak hal, termasuk lapangan pekerjaan bagi generasi muda. Seminar dengan tema akuntansi dan perpajakan untuk generasi milenial dalam menghadapi Era 5.0 bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya akuntansi dan perpajakan di masa depan. Seminar ini dilaksanakan dengan dua pendekatan yaitu secara tatap muka langsung, dan juga relay melalui kanal youtube. Peserta seminar terdiri dari guru pendamping dan siswa/siswi SMK program akuntansi di Kota Tangerang. Peserta yang hadir secara langsung sebanyak 60 orang, sedangkan peserta yang mengikuti melalui kanal youtube sekira 100 orang. Kegiatan seminar dibagi menjadi tiga sesi materi dan satu sesi tanya jawab.
Peningkatan Kemampuan Personil Penerbangan Pada Pelayanan Jasa Kebandarudaraan Melalui Pendidikan Dan Pelatihan Manajemen Bandar Udara Nawang Kalbuana; Benny Kurnianto; Alwazir Abdusshomad; Catra Indra Cahyadi
Pengmasku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/pengmasku.v2i1.190

Abstract

The Covid-19 pandemic since 2020 has had a negative impact on the aviation industry in the world, including Indonesia. Flight operations are not proceeding as previously planned. Various kinds of restrictions on air travel both domestically and internationally resulted in a decrease in the number of travel by air. This situation encourages aviation industry players to strategize to face pressure and try to bounce back from the slump. As one of the manifestations of community service, the Indonesian Aviation Polytechnic Curug (PPI Curug) as an aviation university in collaboration with PT Angkasa Pura II as one of the airport managers in Indonesia carries out education and training activities (training) airport management. Training is given to aviation personnel under PT Angkasa Pura II with material on Airport Services. After studying the side of service services and revenue potential at the airport, training participants were able to increase airport insights and were able to develop alternatives to maximize services. By increasing this capability, aviation personnel can increase their role in the work environment to be involved in the preparation of strategies for restoring airport management during and after the Covid-19 pandemic. Pandemik Covid-19 sejak tahun 2020 membawa dampak negatif terhadap industri penerbangan di dunia termasuk Indonesia. Operasional penerbangan berjalan tidak sesuai yang direncanakan sebelumnya. Berbagai macam pembatasan perjalanan udara baik domestik maupun internasional berakibat pada turunnya jumlah perjalanan melalui udara. Situasi ini mendorong pelaku industri penerbangan untuk menyusun strategi menghadapi tekanan dan berusaha kembali bangkit dari keterpurukan. Sebagai salah satu perwujudan pengabdian kepada masyarakat, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPI Curug) sebagai perguruan tinggi penerbangan berkerjasama dengan PT Angkasa Pura II sebagai salah satu pengelola bandar udara di Indonesia melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) Manajemen Bandar Udara. Diklat diberikan kepada personil penerbangan dibawah PT Angkasa Pura II dengan materi Pelayanan Jasa Bandar Udara. Setelah mempelajari sisi-sisi pelayanan jasa dan potensi pendapatan yang ada di bandara udara, peserta diklat mampu meningkatkan wawasan kebandarudaraan dan mampu mengembangkan alternatif untuk memaksimalkan pelayanan. Dengan peningkatan kemampuan ini, personil penerbangan dapat meningkatkan peran di lingkungan kerja untuk terlibat dalam penyusunan strategi pemulihan pengelolaan bandara udara di masa maupun pasca pandemik Covid-19.