Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Articles
1,065 Documents
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah untuk Meningkatkan Kemampuan Guru SMK Negeri 1 Wonosari dalam Menulis Artikel Ilmiah
Sutirman Sutirman;
Muslikhah Dwihartanti;
Yuliansah Yuliansah;
Rr. Kumala Sri Wahyu Gahara
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.928
Publikasi karya ilmiah merupakan salah satu bagian dari kompetensi guru dalam bidang profesional. Sebagian besar guru SMK Negeri 1 Wonosari selama 5 tahun terakhir belum pernah mempublikasikan karya ilmiah. Beberapa kendala yang dihadapi diantarannya belum mempunyai pengalaman, belum mempunyai ide, tidak mempunyai waktu. Untuk membantu guru menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas maka penting dilakukan pelatihan penulisan karya ilmiah. Metode dalam kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Kegiatan pengabdian telah berhasil dilakukan pada tanggal 12 Juli 2023 di SMK Negeri 1 Wonosari. Keberhasilan kegiatan pengabdian yaitu 1) tingkat kehadiran peserta melebihi target yang telah ditetapkan, 2) peningkatan pengetahuan peserta sebelum kegiatan pelatihan dan setelah kegiatan pelatihan, 3) Seluruh peserta pelatihan berpendapat bahwa kegiatan pengabdian yang telah diselenggarakan menarik bagi guru dan, 4) Sebagian besar pelatihan berpendapat bahwa kegiatan pengabdian yang telah diselenggarakan bermanfaat untuk profesi guru.
Pendampingan Penyusunan Rancangan Redesain Rumah Singgah Berobat untuk Anak-Anak dari Indonesia Timur di Kota Denpasar Provinsi Bali
Ni Wayan Nurwarsih;
Komang Deddy Endra Prasandya;
Made Pratiwi Dewi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.930
Pengabdian ini mendokumentasikan pendampingan dalam penyusunan rancangan redesain Rumah Singgah Berobat khusus untuk anak-anak dari wilayah Indonesia Timur yang menjalani perawatan medis di Kota Denpasar, Provinsi Bali. Tujuan dari perencanaan redesain ini amat penting yaitu untuk membuat sebuah desain rumah singgah yang bersinergi dengan lingkungan dan mendukung pemulihan anak-anak pasca perawatan medis jauh dari rumah. Metode pengabdian ini melibatkan survei, observasi, dan wawancara dengan pihak rumah singgah, staf medis, serta anak-anak dan keluarga mereka. Hasilnya berupa rancangan yang menggambarkan perubahan-perubahan dalam fasilitas fisik dan fasilitas penunjang yang lebih sesuai dengan kebutuhan anak-anak. Pentingnya hasil ini terletak pada meningkatnya kenyamanan dan dukungan psikososial bagi anak-anak selama masa pemulihan mereka. Rancangan ini dibuat untuk memberikan lingkungan yang ramah anak, membantu mengurangi stres, serta meningkatkan efektivitas proses penyembuhan mereka. Kesimpulannya, redesain Rumah Singgah Berobat berfokus pada pemenuhan kebutuhan anak-anak dari Indonesia Timur dan memberikan sumbangan positif dalam pengembangan perawatan medis holistik di daerah tersebut.
Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Agrowisata Kopi di Desa Colol Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur NTT
Willian Djani;
Petrus Kase;
Belandina Long;
Lasarus Jehamat
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.935
Indonesia mempunyai potensi kopi yang cukup besar dan merupakan produsen kopi terbesar kedua di dunia setelah Brazil. Menurut Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (SCAI)(Limpo, 2023), kedai kopi di Indonesia akan tumbuh hingga 20% pada tahun 2020. Fenomena ini pula yang menginspirasi pemerintah untuk mendorong produsen kopi menciptakan produk kopi yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Penyediaan wisata kopi sebagai salah satu travel pattern di Indonesia menjadi perhatian pemerintah untuk diintervensi. . Provinsi NTT merupakan provinsi dengan perkebunan kopi pada beberapa Kabupaten termasuk Kabupaten Manggarai Timur. Salah satu program di Kabupaten Manggarai Timur sebagai daerah penghasil kopi perlu diintervensi sebagai agrowisata sehingga memiliki daya tarik Kampung Kopi sekaligus menjadi sentra Agrowisata menarik para wisatawan lokal maupun mancanegara. Intervensi yang dilakukan untuk mensolusi salah satu masalah publik yaitu kerawanan pangan. Permasalahan yang menjadi prioritas dalam kegiatan pengabdian mayarakat kali ini adalah soal pemahaman tentang Pengembangan Agrowisata Kopi di desa. Perlu ada pemahaman tentang bagaimana kebijakan yang disiapkan oleh Pemerintah secara bersinergi. Pada level pemerintahan desa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat sebagai petani kopi dengan mengacu pada pengembangan Kawasan kopi sebagai agrowisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kombinasi inilah yang akan membuat kopi sebagai komoditas unggulan semakin dikenal dalam rangka mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur yang akan mengembangkan konsep Agrowisata Kampung Kopi dipusatkan pada desa Colol Kecamatan Lamba Leda Timur.
Edukasi Urgensi dan Pemanfaatan Data Kesehatan Desa kepada Kader dan Perangkat Desa di Desa Penadaran Kabupaten Grobogan
Ratih Pramitasari;
Izzatul Alifah Sifai;
Enny Rachmani;
Haikal Haikal;
Erika Devi Udayanti;
Berlian Totti Viala;
Putri Regita Pramesti;
Mutiara Dwi Rahayuni
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.936
Data kesehatan merupakan sesuatu yang sangat penting dalam Pembangunan kesehatan di suatu wilayah. Data dan informasi kesehatan merupakan sumber daya yang sangat strategis. Terutama sebagai bahan masukan dalam pengambilan kebijakan. Ketersediaan data dan informasi yang akurat, tepat, cepat, dan terkini menggambarkan performa manajemen organisasi. Kegiatan ini berupa penyuluhan mengenai strategi peningkatan kualitas data kesehatan melalui kader kesehatan di wilayah desa penandaran. sasaran dari kegiatan ini adalah Ibu Kader dan PKK di Desa Penadaran Kabupaten Grobogan berjumlah 25 peserta. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar kader belum mengetahui pengertian dari Dasar bagi perencanaan dan pengambilan keputusan dalam layanan Kesehatan (81,8%), sedangkan pada hasil post-test menunjukan bahwa sebagain kader sudah mengetahui Permasalahan yang mungkin timbul jika kualitas data tidak baik (76,9%), kemudian para kader juga sudah mengetahui Ciri-ciri data Kesehatan yang berkualitas (76,9%). Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di desa Penadaran Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan telah dilaksanakan. Kader Kesehatan di Desa Penadaran sudah siap untuk menerapkan Sistem Informasi Kesehatan Desa berbasis Internet of Thing.
Pelatihan dan Pendampingan Produksi Minyak Atsiri Sereh Wangi untuk Penguatan Aroma Kosmetik di UMK Bali Sari Wangi Desa Sepang
I Nyoman Sukarta;
I Wayan Muderawan;
I Made Madiarsa;
I Dewa Ketut Sastrawidana
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.940
UMK Bali Sari Wangi Desa Sepang bergerak pada usaha dibidang produk-produk kesehatan kulit seperti aneka sabun mandi, handbody, dan shampoo. Salah satu bahan vital yang selalu ditambahkan untuk meningkatkan aroma produk kosmetiknya adalah pewangi atau fragrance yang diperoleh dari toko parfum. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan wawasan dan keterampilan mitra untuk mengisolasi pewangi dari bahan herbal untuk melalui pelatihan dan pendampingan. Urgensi kegiatan ini adalah sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan penggunaan pewangi alami pada produk-produk kosmetik sehingga kosmetik menjadi lebih aman dan nyaman bagi konsumen. Terdapat tiga permasalahan pokok yang dialami mitra diantaranya (1) kurangnya pemahaman tentang minyak atsiri, manfaat dan tanaman yang kaya akan minyak atsiri, (2) kurangnya keterampilan mitra dalam mengekstraksi minyak atsiri dari bahan alam dan (3) belum memiliki alat penyulingan untuk digunakan untuk mengekstraksi minyak atsiri. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan langsung menyuling minyak atsiri sereh wangi. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya motivasi dan keterampilan mitra dalam mengisolasi minyak atsiri dari sereh wangi, penerimaan minyak sereh wangi oleh panelis berada pada katagori suka terhadap aroma dari minyak sereh yang dihasilkan. Melalui edukasi dan pelatihan diharapkan berkurangnya penggunaan fragrance sintetik untuk keperluan pengembangan usaha kosmetik.
Peningkatan Peran Orang Tua dalam Menumbuhkan Minat Literasi pada Anak Usia Dini di Paud Nurrohman Kota Serang
Santi Riana Dewi;
Martina Rahmawati Masitoh
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.942
Orang tua memiliki peran dan tangung jawab bagi perkembangan literasi anak usia dini. Guru berperan pada peningkatan literasi di sekolah, sedangkan orang tua berperan saat anak berada di rumah. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah kesibukan orang tua serta kurangnya literasi mengenai pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak. Hal ini menjadi salah satu penyebab kurangnya kemampuan anak dalam berliterasi, karena kurangnya pendampingan pada anak saat berada di rumah. Selain itu masih diperlukan penambahan koleksi buku bacaan, serta sarana dan prasarana penunjang literasi di rumah maupun di sekolah. Tujuan pengabdian untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya peran orang tua, maka diadakan program sharing session dan pemberian hibah buku bacaan tentang kehidupan, buku baca tulis, dan numerasi bagi anak usia dini. Pengabdian dilaksanakan di PAUD Nurrohman kota Serang, Banten. Hasil kegiatan ini adalah orang tua mampu memberikan pengaruh terhadap pemahaman pentingnya peran orang tua dalam meningkatan minat literasi, serta memberikan motivasi berprestasi bagi anak. Program sharing session dapat menjadi salah satu kegiatan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peran orang tua dalam meningkatkan minat literasi pada anak usia dini. Sehingga minat literasi dan motivasi berprestasi pada anak dapat tercapai sesuai harapan.
Pelatihan Dasar Teknologi Penunjang Internet of Things Melalui Pembelajaran Pemrograman Arduino Uno di SMK Kartika 1 Surabaya
Heri Pratikno;
Eka Sari Oktarina;
Toni Setiawan Jaya
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.945
Teknologi pendukung utama revolusi industri 4.0 salah satunya Internet of Things (IoT) yang mana piranti input dan output (sensor, motor dan aktuator) dapat dikontrol, di-remote serta dimonitoring secara jarak jauh menggunakan mikrokontroler melalui koneksi jaringan internet untuk fungsi dan tujuan tertentu sesuai dengan program yang diinginkan. Siswa dan guru jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Di SMK Kartika 1 Surabaya sudah mempelajari jaringan komputer tetapi belum pernah belajar pemrograman mikrokontroler Arduino Uno sebagai backbone utama penerapan IoT. Tujuan pelaksanaan PKM ini adalah memberikan pelatihan secara praktis dasar-dasar pemrograman Arduino Uno R3 dengan papan peraga modul EMS Basic I/O Shield bagi siswa dan guru jurusan Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Kartika 1 Surabaya sebagai keterampilan dasar penunjang penerapan teknologi berbasis IoT. Adapun materi pelatihan PKM mencakup 6 macam pemrograman serta peragaan: Running LED display, Seven Segment, Buzzer, Tactile Switch, sensor deteksi cahaya (Photo-transistor) dan sensor deteksi objek (IR Transmitter). Adanya pelaksanaan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, daya saing dan life-skill peserta pelatihan dibidang pemrograman mikrokontroler Arduino Uno sebagai dasar penerapan teknologi berbasis IoT. Hasil akhir PKM ini tidak hanya memberi materi dan modul pelatihan, tetapi juga menghibakan 2 unit alat lengkap sebagai upaya pengembangan diri bagi para peserta serta proses pembelajaran yang berkelanjutan di SMK Kartika 1 Surabaya.
Peningkatan Produktivitas dan Nilai Tambah Komoditi Cabai Rawit Melalui Teknologi Penggunaan Pestisida Hayati Metabolit Sekunder dari Trichoderma sp. dan Pengolahan Hasil Cabai Rawit
Agus Suyanto;
Ismail Astar;
Donna Youlla;
Setiawan Setiawan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JAMSI - Januari 2024
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.948
Produksi cabai rawit dalam dua tahun terakhir di kecamatan Rasau Jaya mengalami penurunan produksi yang sangat signifikan. Yang disebabkan oleh serangan organisme penganggu tanaman (OPT) khususnya patogen jamur Fusarium sp. dengan tingkat serangan berkisar 20 – 40 %. Upaya pengendalian patogen penyebab penyakit pada cabai rawit, para petani di desa Rasau Jaya Tiga masih menggunakan pestisida sintetik. Penggunaan pestisida sintetik yang terus -menerus dapat menyebabkan efek toksik pada petani dan mencemari lingkungan. Selain itu, tidak menentunya harga jual cabai mejadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh mitra, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan petani pada saat rendahnya harga adalah melakukan pengolahan cabai rawit segar, menjadi cabai rawit olahan menjadi beberapa produk olah sehingga mengurangi kerugian petani dan meningkatkan nilai tambah komoditi. Tujuan dan target luaran kegiatan ini yaitu : 1. peningkatan pemahaman mengenai pencegahan serangan pathogen melalui sanitasi lingkungan dan perlakuan tanaman; 2. berkurangnya tingkat serangan pathogen; 3. peningkatan pemahaman dan keterampilan penggunaan pestisida hayati; 4. berkurangnya penggunaan pestisida sintetik; 5. peningkatan pemahaman dan keterampilan penggunaan jamur Trichoderma sp. dan metabolit sekundernya; dan 6. peningkatan peningkatan keterampilan petani dalam pengolahan cabai rawit segar mejadi produk olahan cabai yang meningkatkan nilai tambah komoditi cabai rawit.
Membangun Desa Melalui Pendidikan di Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Susantiningrum Susantiningrum;
Diah Ayu Widya Wati;
Mahendra Arya Wisnu Pradana;
Ayu Deviani Cahyaningtiyas;
Anis Suci Fitriyani;
Ima Aprilia Harkristuti;
Nur Isnaini Hanifah;
Clara Dhiya Arabella;
Adinda Khansa Khairunnisa;
Muhammad Rofiq Afifi;
Sheila Desita Mahardani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.950
Berdasarkan fenomena di lapangan dapat diperoleh beberapa permasalahan yang terjadi di Kelurahan Gajahan antara lain kurangnya pemahaman anak-anak tentang bentuk perilaku bullying, rendahnya tingkat literasi warga setempat serta kurang terawatnya Pojok Baca Kelurahan Gajahan. Maka dari itu, tim pengabdian masyarakat masyarakat berusaha melakukan sebuah terobosan baru berupa peningkatan kualitas pendidikan, kompetensi anak, dan produktivitas kegiatan masyarakat di Kelurahan Gajahan melalui tiga program kerja utama yaitu 1) Gajahan Cerdas: Meningkatkan Literasi melalui Efisiensi Peminjaman Buku di Pojok Baca Kelurahan Gajahan, 2) Anak Gajahan Anti-Bullying: Sosialisasi Pencegahan Perilaku Bullying, 3) S-Class (Kelas Sains Sederhana). Metode pelaksanaan kegiatan membangun desa lewat asistensi mengajar atau pendidikan dilakukan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli-Agustus 2023. Hasil yang dicapai adalah 1) Gajahan Cerdas: terciptanya sistem informasi daftar buku dan Pojok Baca meningkat kualitasnya sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan antusisme membaca di Pojok Baca. 2) Anak Gajahan Anti Bullying: meningkatnya moral siswa yang dibuktikan dengan pengakuan mereka besera janji untuk tidak berperilaku buruk. 3) S-Class: meningkatnya kompetensi dan kreativitas anak yang dibuktikan dari pengakuan mereka untuk mempraktikan eksperimen yang serupa di rumah.
Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Maggot Black Soldier Fly sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Batu Belah, Kec. Kampar, Kab. Kampar
Aryo Sasmita;
Shinta Elystia;
David Andrio;
Gunadi Priyambada;
M. Reza;
Jecky Asmura
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54082/jamsi.951
Peningkatan jumlah penduduk Desa Batu Belah setiap tahunnya, akan mempengaruhi produksi sampah yang dihasilkan. Hingga saat ini, pengelolaan sampah organik dan anorganik di tingkat desa masih menjadi tantangan. Penanganan sampah ditingkat rumah tangga dan desa umumnya dengan cara dibakar. Hasil pembakaran berupa asap tentunya dapat menimbulkan polusi udara yang berdampak negatif terhadap Kesehatan. Minimnya edukasi dalam pengelolaan sampah menyebabkan Sebagian besar jumlah sampah hanya menjadi timbunan di Tempat Pembuangan akhir (TPA). Oleh karena itu diperlukan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk edukasi, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan akan hal tersebut. Salah satunya pengolahan sampah organik dengan memanfaatkan media budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly). Limbah organik dapat dimanfaatkan sebagai pakan maggot. Kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dikatakan baik dan berhasil, sebanyak 35 peserta hadir untuk mengikuti acara ini. Hasil dari kegiatan ini sudah tercapai yaitu menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pemanfaatan limbah organik seperti sampah sayuran dan buah menggunakan maggot BSF yang selanjutnya akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan alternatif pakan ternak. Dilihat dari ketercapaian tujuan pelatihan (100%), ketercapaian target materi yang telah direncanakan (100%), dan kemampuan peserta dalam penguasaan materi (75%).