cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 919 Documents
Screening HbsAg dan HIV pada Wanita Pekerja Seksual di Pasar Porong Sidoarjo Arif Rahman Nurdianto; Farida Anwari; Amellya Octifani; Fery Setiawan; Martina Kurnia Rohmah; Dyah Ayu Febiyanti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.958

Abstract

Wanita Pekerja Seksual (WPS) merupakan kelompok yang sangat berisiko dalam penularan HIV/AIDS dan begitupun juga dengan pelanggannya. Dari aspek kesehatan, mereka seringkali dipandang sebagai media penyebaran penyakit menular berbahaya, seperti: penyakit HIV/AIDS, hepatitis, penyakit menular seksual, terutama untuk praktek seks komersial yang tidak aman. WPS jarang memperhatikan status pelanggannya seperti status terinfeksi HIV sehingga berisiko saat melakukan hubungan seksual dengan tidak aman, seperti tidak menggunakan alat pengaman (kondom). Kabupaten Sidoarjo merupakan kabupaten yang memiliki jumlah penderita HIV paling tinggi di Jawa Timur, karena mobilitas penduduk yang sangat tinggi yang didukung dengan lokasi liar dan tempat hiburan malam yang banyak tersebar sehingga memungkinkan penularan penyakit HIV, mengingat HIV ditularkan melalui hubungan seksual. Rencana kegiatan screening dilakukan pada 18 WPS yang berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo, khususnya di daerah Porong. Metode pemeriksaan dilakukan dengan cara screening dengan memeriksa HbsAg dan HIV pada 18 WPS yang dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2022 di Dinas Perhubungan Pasar Porong Sidoarjo, Dinas Kesehatan Sidoarjo dan Puskesmas Jabon. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa WPS memahami tindakan pencegahan agar tidak terjadi penularan penyakit infeksi menular seksual. Dapat dikatakan bahwa faktor penyuluhan dan screening berhasil mencegah dan menurunkan risiko penularan HIV/AIDS dan HbsAg pada WPS.
Peningkatan Kompetensi Korespondensi Petugas Tata Usaha Melalui Pelatihan Pembuatan Full Form Letter Berbasis Excel di Sekolah Penggerak Se-Kabupaten Grobogan Dian Fithra Permana; Aulia Prima Kharisma Putra; Hana Neti Purasani; Valeninda Adhisti Fridhasandy; Dewi Ambarwati; Kuntum Latifatur Rosyida; Nina Oktarina
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.959

Abstract

Sekolah Penggerak Kabupaten Grobogan berfokus pada pengembangan kualitas guru, siswa, dan manajemen sekolah dengan menggunakan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif, maka sebaiknya pelaksanaan surat menyurat di sekolah ini juga dilakukan dengan cara yang inovatif dan efektif. Permasalahan yang dihadapi mitra 1) Pembuatan surat masih secara manual memakan waktu cukup banyak 2) Kurangnya pengetahuan tentang format dan tata cara penulisan surat yang benar 3) Kurangnya pemahaman tentang penggunaan perangkat lunak komputer untuk menghasilkan surat menyurat yang efisien dan mudah dikelola. 4) Kurangnya standar dan konsistensi dalam penulisan surat menyurat. 5) Kurangnya pemahaman tentang jenis surat dan tujuan masing-masing surat. Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah: pelatihan pembuatan Full Form Letter berbasis MS Excel bagi petugas tata usaha di Sekolah Penggerak Kabupaten Grobogan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petugas tata usaha dalam hal korespondensi surat menyurat. Metode yang dilakukan meliputi 1) Persiapan dan perencanaan, 2) Pendahuluan: pengenalan terhadap peserta dan tujuan dari pelatihan, 3) Pemberian materi dan praktik pelatihan, Diskusi dan tanya jawab, 5) Evaluasi dan penilaian, 5) Tindak lanjut. Hasil dari pengabdian ini peserta mendapat peningkatan kompetensi dan pengetahuan mengenai otomatisasi surat menyurat hanya dengan input data melalui mx excel namun dapat menghasilkan output surat utuh secara penuh.
Pemberdayaan Ibu dalam Pencegahan Stunting Melalui Edukasi dan Konseling di Desa Karta Raya Kabupaten Tulang Bawang Barat Antun Rahmadi; Ratnasari Dyah; Arianto Arianto; Muliadi Muliadi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.965

Abstract

Menurut Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kabupaten Tulang Bawang Barat merupakan kabupaten dengan peningkatan angka balita stunted tertinggi se Provinsi Lampung. Untuk mencegah dan menurunkan prevalensi stunting perlu dilakukan berbagai upaya termasuk pemberdayaan ibu dari anak prasekolah dan kader posyandu melalui edukasi dan konseling tentang gizi, pertumbuhan dan kesehatan gigi. Edukasi kepada ibu dan anak prasekolah menggunakan metode game-based learning dan storytelling sedangkan bagi kader Posyandu diberikan penyuluhan interaktif. Konseling diprioritaskan kepada ibu dari anak prasekolah yang berisiko mengalami gagngguan pertumbuhan dan masalah gigi. Hasil penilaian status gizi 55 anak prasekolah terdapat 7,2% dengan kategori stunting dan 67,3% mengalami karies gigi yang 3,6% diantaranya termasuk dalam kategori karies pulpa. Edukasi dan konseling meingkatkan pengertian ibu dan anak prasekolah tentang gizi dan kesehatan gigi dan mulut termasuk upaya pencegahannya. Pengetahuan kader posyandu juga meningkat secara signifikan sebesar rata-rata 38%. Penguasaan pengetahuan merupakan modal utama dalam pemberdayaan individu dan masyarakat. Pengetahuan adalah kunci untuk memahami dunia, membuat keputusan yang baik, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan kualitas hidup. Karena itu pemberian edukasi kepada peserta diharapkan akan menjadi dasar untuk mencapai tahap pemberdayaan khususnya dalam asuhan gizi dan kesehatan gigi bagi anak prasekolah.
Penyuluhan Aromaterapi Lemon untuk Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Kampung Bugis Tanjungpinang Wasis Pujiati; Zakiah Rahman; Hitmaria Julia DS; Tri Arianingsih; Syamilatul Khariroh; Meily Nirnasari; Umu Fadhilah; Komalasari Komalasari; Liza Wati; Ernawati Ernawati; Yeti Trisnawati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.967

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan sering terjadi pada ibu yang akan melahirkan, kecemasan yang dirasakan apabila tidak ditangani akan menyebabkan terjadinya kontraksi rahim sehingga melahirkan bayi premature, keguguran dan depresi. Untuk itu diperlukan metode nonfarmakologi salah satunya penggunaan aromaterapi lemon, aromaterapi ini berfungsi sebagai anti stres, lemon mampu menenangkan, sehingga dapat membantu menghilangkan kelelahan mental, pusing, gelisah, gugup, dan ketegangan saraf. Aromaterapi lemon memiliki kemampuan untuk menyegarkan pikiran, dengan menciptakan pikiran positif dan menghapus emosi negatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa penyuluhan kepada ibu hamil dengan kecemasan menjelang persalinan, responden sebanyak 23 ibu hamil di 2 wilayah Kelurahan Penyengat dan Kampung Bugis. Pengetahuan ibu hamil meningkat pada kategori berpengetahuan tinggi terlihat pada nilai post test sebesar 82,6%.
Edukasi Kepada Ibu – Ibu Pembatik Tulis Menggunakan Bunga Telang (Clitoria ternatea) sebagai Pewarnaan Alami Batik di Desa Jarum Klaten Bagas Wahyu Adhi; Sri Mayasari; Srie Juli Rachmawatie; Putri Awaliya Dughita; Bagus Andika Fitorh; Beni Setiyanto; Andri Kurniawan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.969

Abstract

Penggunaan warna alami pada proses pembuatan batik saat ini jarang dilakukan oleh pembatik karena warna yang dihasilkan sangat terbatas dan memerlukan prosesing yang cukup panjang dalam menghasilkan warna selain itu juga seiring berkembangnya zaman. Pewarna alami memiliki keunggulan lebih yaitu warnanya sangat melekat dan tidak mudah pudar selain itu juga ramah lingkungan tidak menjadi cemaran karena merupakan produk alami hanya saja kelemahannya warna yang dihasilkan terbatas. Salah satu pewarna alami yang dapat dugunakan adalah bunga telang (Clitoria ternatea) yang dapat mengahsilkan warna biru pada proses pembuatan batik. Kegiatan dilaksanakan di Desa Jarum Kecamatan Bayat Klaten, program edukasi kepada ibu-ibu pencanting dan pembatik terkait bunga telang yang dapat digunakan sebagai pewarna alami pada batik. Metode yang diberikan adalah wawancara dan melakukan pengolahan bunga telang dalam menghasilkan warna ungu kebiruan sampai dapat diproses dalam pewarnaan batik tulis. Evaluasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dalam mengarahkan ibu-ibu pencanting dan pembatik untuk menggunakan warna alami akan dievaluasi secara terus menerus dalam upaya menjaga lingkungan dari cemaran limbah pewarna buatan pada prosesing batik. Hasil pengabdian memberikan eduakasi terkait kegunaan bunga telang dalam memberikan warna alami pada batik yaitu warna biru yang sangat merekat pada kain.
Pendampingan Komunikasi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Distribusi Hasil Pertanian Dusun Petung Magelang Jawa Tengah Corie Agustina Pakpahan; Reno Sugiarto; Aulia Rahman Ramadhani; Alan Dwi Arianto; Wahyu Satya Wardana; Rosalia Prismarini; Rila Setyaningsih
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.972

Abstract

Pertumbuhan teknologi dan digitalisasi telah mengubah lanskap pemasaran, termasuk bagi produk-produk pertanian. Namun, kurangnya pemahaman tentang pemasaran digital, keterbatasan akses pasar, dan persaingan antar kompetitor dagang menjadi hambatan dalam meningkatkan distribusi hasil pertanian. Hal tersebutlah yang menjadi dasar permasalahan dalam pendistribusian hasil pertanian di Dusun Petung, Magelang, Jawa Tengah. Berangkat dari permasalahan itulah penelitian ini memiliki tujuan untuk menerapkan pendampingan Komunikasi Pemasaran Digital kepada Kelompok Tani Sido Maju sebagai strategi untuk meningkatkan distribusi hasil pertanian di Dusun Petung, Magelang, Jawa Tengah. Penggunaan metode berupa pelaksanaan program kerja seperti sosialisasi dan pelatihan langsung terkait dengan pemasaran digital dilingkup pertanian tentunya akan berdampak pada penigkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kelompok tani tersebut. Hasil dari penelitian ini yakni dengan membentuk koperasi tani (KOTANI) sebagai salah satu jembatan yang akan memberikan panduan praktis bagi kelompok tani dalam mengoptimalkan distribusi hasil pertanian melalui kanal pemasaran digital. Selain itu para petani dapat lebih efektif mempromosikan hasil pertanian mereka, mencapai pasar yang lebih luas, dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan konsumen. Hal ini sangat penting untuk diterapkan mengingat saat ini merupakan era digital yang memungkinkan keterjangkauan pasar yang lebih luas.
Inisiasi Pengembangan Destinasi Wisata Alam Coban Kembar Melalui Konsep Master Plan pada Desa Gajahrejo Kabupaten Malang Cesya Rizkika Parahiyanti; Titis Shinta Dhewi; Ita Prihatining Wilujeng; Berliana Septi Anggraini; Aulia Fazhra Yuninda
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.973

Abstract

Sebagai salah satu desa dengan kekayaan alam, Gajahrejo yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, memiliki banyak potensi untuk dikembangkan sebagai obyek wisata berbasis wisata alam. Salah satu obyek yang saat ini sedang menjadi perhatian pemerintah desa adalah Coban Kembar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu inisiasi pengajuan destimasi Coban Kembar sebagai salah satu obyek wisata di Desa Gajahrejo dengan rancangan master plan. Dari master plan yang telah dirancang, tim melakukan kegiatan diseminasi dan membuka kesempatan bagi masyarakat desa Gajahrejo untuk berdiskusi mengenai rancangan tersebut. Hasil dari master plan ini nantinya akan menjadi salah satu bahan dalam isian proposal pengajuan destinasi wisata Coban Kembar. Selain itu, tim pengabdian masyarakat juga mengundang narasumber dari Joko Roro Kabupaten Malang untuk memberikan workshop berupa tata cara penyambutan tamu di sebuah obyek wisata serta penjelasan mengenai pariwisata berkelanjutan bagi para peserta.
Penyuluhan Hukum tentang Manfaat Nilai Jual Objek Pajak bagi Masyarakat di Kelurahan Siranindi Kota Palu Muja'hidah Muja'hidah; Adiesty Syamsuddin; Asriyani Asriyani; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.974

Abstract

Kelurahan Siranindi merupakan salah satu Kelurahan yang berada dalam wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil konsultasi dengan aparat Kelurahan, diketahui bahwa masyarakat Kelurahan Siranindi belum memahami perihal Manfaat Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Terhadap Pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan. Sehingga perlu dilakukan penyuluhan hukum yang berfokus pada pemahaman pada makna dan tujuan dari manfaat NJOP sebagai taksiran harga rumah dan bangunan yang dihitung berdasarkan luas tanah dan bangunan serta kelas tanah. Selain itu, NJOP juga digunakan sebagai dasar pembayaran PBB. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum dengan menggunakan model ceramah, tanya jawab, dan konsultasi. Hasil kegiatan penyuluhan yaitu adanya pemahaman tentang NJOP dari perspektif kemanfaatan bagi masyarakat pemilik objek pajak di Kelurahan Siranindi. Kesimpulan yang dapat ditarik dari kegiatan penyuluhan ini yaitu masyarakat Kelurahan Siranindi pada umumnya belum mengetahui hal-hal terkait NJOP, terutama mengenai sistem zonasi dan besaran NJOP yang ditetapkan oleh pemeirntah, apalagi bila objek pajak yang bersangkutan akan diperjualbelikan.
Festival Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kearifan Lokal di Kampung Purbowardayan, Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta Florensius Kitaro Asagi; Erwin Dwi Saputra; Meidiana Syafitri; Hilmia Aziza; Nitrata Rizqi Ag'yani Putri; Hesti Suryaningsih; Laras Septiani; Ika Santi Kurniasih; Lia Umi Intan Safitri; Nurun Nisa; Dadan Adi Kurniawan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.975

Abstract

Dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 38 FKIP UNS mengadakan Festival Permainan Tradisional yang bertujuan untuk meningkatkan kearifan lokal di Kampung Purbowardayan, Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Festival ini juga merupakan suatu upaya dalam rangka mengurangi penggunaan gadget oleh anak-anak di wilayah tersebut. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan 3 tahap metode pelaksanaan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Dalam keberlangsungan festival, dikenalkan beberapa permainan tradisional, yaitu engklek, lompat tali, dan lompat tongkat, serta diadakan perlombaan permainan tradisional yaitu egrang bathok dan bakiak. Festival ini diikuti oleh 52 anak. Adapun hasil yang diperoleh dari adanya festival permainan tradisional ini yaitu timbulnya rasa antusias dan semangat yang terlihat dari ekspresi, kerja sama, komunikasi, dan kegembiraan anak-anak selama bermain permainan tradisional.
Inisiasi Pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja pada Pekerja Rumah Makan di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang Izzatul Alifah; Indah Permatasari; Ratih Pramitasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.981

Abstract

Salah satu contoh sektor informal yang selalu dijumpai di tiap sudut wilayah Indonesia adalah rumah makan. Big Data Analysist Kota Semarang tahun 2021 mencatat terdapat 1.568 rumah makan di Kota Semarang. Rumah makan merupakan sektor informal yang mendasar dan sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat karena berkaitan dengan kebutuhan psikologis dasar manusia yaitu pangan. Sayangnya, meskipun rumah makan merupakan tempat yang sering dikunjungi dan dibutuhkan berbagai kalangan masyarakat tidak membuat rumah makan menjadi tempat yang aman. Sebagian rumah makan terkadang menjadi tempat utama penularan penyakit dan masalah kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah terbentuknya kader Pos UKK pekerja rumah makan di wilayah Ngaliyan yang memiliki wawasan dan pengetahuan dasar mengenai Pos UKK. Metode pelaksanaan melalui penyuluhan materi berupa pengetahuan dasar Pos UKK, manfaat dan tujuan adanya Pos UKK, serta pembentukan kader Pos UKK, selanjutnya tim pengabdian memberikan edukasi melalui media buku panduan dan media digital (whatsapp). Hasil dari kegiatan pengabdian adalah terbentuknya kader Pos UKK pekerja rumah makan Kecamatan Ngaliyan yang juga menjadi tim utama yang menginisiasi pembentukan Pos UKK tahap selanjutnya. Kesimpulan: Pos UKK pekerja rumah makan di Kecamatan Ngaliyan sudah terbentuk dan memiliki kader aktif. Harapannya Pos UKK yang sudah terbentuk dapat berjalan secara berkesinambungan.