cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,065 Documents
Pelatihan Karya Tulis Ilmiah bagi Siswa SMA Setiabudi Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Rostiar Sitorus; Maera Zasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.982

Abstract

Potensi ide dan pemikiran siswa sebagai generasi muda dapat difasilitasi melalui karya tulis ilmiah. Rata-rata siswa pada saat ini masih kurang berani dalam mengemukakan ide untuk menjadi sebuah karya tulis. Selain itu, pemahaman terkait konsep dasar dan aturan penulisan karya tulis ilmiah masih sangat rendah bagi beberapa siswa. Pelatihan dan pendampingan literasi bagi siswa untuk menulis KTI telah dilaksanakan di SMAS Setiabudi Sungailiat. Pelaksanaan kegiatan pelatihan penulisan KTI berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Seluruh kegiatan pelatihan baik teori maupun praktik diikuti oleh siswa peserta pelatihan hingga akhir kegiatan. Pada proses kegiatan pendampingan, para peserta antusias untuk bertanya, menuangkan gagasan, serta mengemukakan pendapat. Pelatihan KTI dapat dikatakan berhasil baik dengan terlihatnya antusiasme kehadiran, tercapainya peningkatan skor rata-rata hasil post-tes yaitu 58,76 dibandingkan skor rata-rata pretest 47,32. Kegiatan ini adalah kegiatan yang berkelanjutan yang akan melibatkan guru pendamping untuk mengoptimalkan perannya dalam penyusunan karya tulis ilmiah bagi peserta didik.
Penyuluhan Hukum Tentang Tanggung Jawab dalam Pengelolaan Dana Desa di Desa Jono Oge Kabupaten Donggala Surahman Surahman; Widyatmi Anandy; Irzha Friskanov. S
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.983

Abstract

Sejak diberlakunya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang disertai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka Desa memiliki kewenangan sebagai daerah otonom. Desa diberikan kesempatan yang besar untuk mengurus pemerintahan sendiri, termasuk melaksanakan Pengelolaan Keuangan. Pengelolaan keuangan Desa kemudian diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa yang dananya bersumber dari APBN dan sumber lainya. Desa yang tidak terbiasa dengan sistem keuangan Negara dikhawatirkan belum siap melakukan pengelolaan keuangan desa dengan baik. Olehnya itu diperlukan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat desa dan pemerintahan desa. Adapun tujuan dilakukan penyuluhan yakni meningkatkan pemahaman kepala desa dan aparat desa terkait pertanggungjawaban hukum pengelolaan dana desa. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi yang dihadiri masyarakat dan aparat desa. Hasilnya adalah peningkatan pengetahuan tentang tanggung jawab hukum bukan hanya pemerintah desa melainkan juga untuk masyarakat desa. Pemahaman tentang pengelolaan dana desa sebaiknya digunakan untuk kemanfaatan bersama guna meningkatkan kesejahteraan desa.
Penyuluhan Hukum tentang Pemahaman Perjanjian Kerja di SMKN 7 Palu Andi Bustamin Dg. Kunu; Muh. Ayub Mubarak; Hasnawati Hasnawati; Irzha Friskanov. S
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.986

Abstract

Pada dasarnya, perjanjian kerja dapat dilakukan dalam bentuk tertulis maupun lisan. Kurangnya pemahaman siswa-siswi tentang pentingnya memahami hak dan kewajiban yang tertuang dalam perjanjian kerja. Maka tim pengabdi melaksanakan kegiatan pengabdian dalam bentuk penyuluhan hukum agar siswa-siswi dapat memahami unsur-unsur pada perjanjian kerja. Pemahaman tentang perjanjian kerja waktu tertentu dan perjanjian kerja waktu tidak tertentu juga menjadi topik untuk memperkaya pemahaman siswa-siswi. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Negeri 7 Palu yang dihadiri 40 peserta. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi di mana peserta berperan aktif dalam pelaksanaan pengabdian ini. Dari hasil kegiatan pengabdian ini, maka diketahui pemahaman siswa-siswi SMK Negeri 7 Palu masih sangat minim apalagi berkaitan dengan hak dan kewajiban antara pemberi kerja dan penerima kerja. Salah satunya mengenai asas-asas perjanjian, syarat sahnya perjanjian, subyek dan objek perjanjian, serta penyelesaian jika terjadi sengketa atau wanprestasi.
Edukasi Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Hipertensi Melalui Kombinasi Terapi Autogenik, Relaksasi Otot Progresif dan Terapi Musik (Auto-Resik) di Desa Kemutug Kidul Lita Heni Kusumawardani; Endang Triyanto; Asep Iskandar
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.987

Abstract

Hipertensi merupakan faktor utama penyebab kematian manusia secara global. Berbagai upaya telah dilakukan namun belum optimal. Kondisi tersebut mendorong para akademisi untuk mengembangkan terapi non farmakologis guna melengkapi terapi farmakologis salah satunya dengan relaksasi otot progresif dan terapi musik. Kombinasi terapi autogenik, relaksasi otot progresif dan terapi musik (AUTO-RESIK) dapat menghambat vasokonstriksi pembuluh darah melalui stimulasi baroreseptor. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pencegahan tekanan darah tinggi pada klien dengan hipertensi di Desa Kemutug Kidul Kecamatan Baturraden. Warga yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 50 orang yang terdiri dari 38 perempuan dan 2 laki-laki dengan rentang umur 30-70 tahun. Pendekatan utama yang digunakan adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, redemonstrasi. Pengabdi mengukur pengetahuan pencegahan hipertensi pada klien dengan hipertensi terlebih dahulu. Lalu klien diberikan Pendidikan Kesehatan pencegahan hipertensi melakukan terapi RESIK selama selama 30-45 menit. Setelah itu pengabdi mengukur kembali pengetahuan pencegahan hipertensi pada klien. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pencegahan hipertensi dengan rata-rata skor awal 8,1 menjadi 9,9. Oleh karena itu, mitra mendapatkan ipteks dalam upaya menurunkan tekanan darah. Warga diharapkan menerapkan upaya pencegahan hipertensi untuk menurunkan risiko komplikasi seperti stroke.
Sosialisasi Penggunaan Antibiotik dan Pencegahan Resistensi pada Siswa SMK PGRI 1 Salatiga Agitya Resti Erwiyani; Istianatus Sunnah; Sikni Retno Karminingtyas
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.989

Abstract

Penggunaan antibiotik dalam menangani permasalahan terkait infeksi cukup tinggi dengan prevalensi berkisar antara 40 – 60%. Tingginya penggunaan antibiotik tidak seiring dengan tingginya tingkat pengetahuan tentang penggunaan antibiotik pada masyarakat. Kurangnya pengetahuan masyarakat terkait penggunaan antibiotik disebabkan karena kurangnya edukasi oleh tenaga kesehatan dan tingkat pendidikan yang rendah. Permasalahan mitra yang ditemukan pada tahapan analisis situasi adalah siswa SMK PGRI 1 Salatiga belum mengetahui pengetahuan tentang penggunaan obat antibiotik karena informasi terkait obat karena siswa tidak mendapatkan pelajaran tentang penggunaan obat. Sasaran kegiatan adalah masyarakat usia remaja dengan memilih salah satu sekolah SMK di kota Salatiga. Metode kegiatan dilakukan dengan pemberian edukasi atau materi yang disampaikan oleh tim pengabdi serta diskusi dan tanya jawab pada sesi akhir. Kegiatan dilakukan di SMK PGRI 1 Salatiga sebanyak 66 siswa jurusan asisten keperawatan kelas XII. Hasil sosialisasi yang disampaikan oleh tim pengabdi dapat meningkatkan pengetahuan siswa, hal ini terlihat saat kegiatan diskusi dan tanya jawab yang dilakukan setelah pemberian materi dapat dijawab baik dan benar oleh siswa.
Edukasi 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dan 6 Langkah Cuci Tangan Melalui Penyuluhan dan Media Promosi pada Pekerja Rumah Makan di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaliyan Semarang Ratih Pramitasari; Izzatul Alifah Sifai; Indah Permatasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JAMSI - Januari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.992

Abstract

Kecamatan Ngaliyan, terdapat berbagai jenis rumah makan. Berdasarkan pengamatan awal yang dilakukan oleh peneliti pada 3 rumah makan wilayah kecamatan Ngaliyan Semarang, untuk perilaku hygiene pekerja masih buruk seperti, belum menggunakan masker, tidak memakai celemek, tidak mencuci tangan terlebih dahulu saat setelah menghitung uang, tidak menggunakan sarung tangan, dalam pengolahan makanan banyak dilakukan sambil berbicara dan tidak menggunakan penutup kepala. Tujuan dari kegiatan ini adalah 1) untuk meningkatkan pengetahuan pekerja tentang program promosi kesehatan dan keselamatan kerja, 2) untuk merancang dan mengimplementasikan media promosi keselamatan dan kesehatan. Metode pelaksanaan adalah Perencanaaan, penerapan, dan evaluasi program, Membuat dan memasang media promosi kesehatan dan keselamatan kerja berupa poster dan banner di setiap rumah makan. Hasil pelaksanaan kegiatan, kegiatan di hadiri oleh 10 Pekerja Rumah Makan dan 3 staff puskesmas bidang POS UKK, Terdapat peningkatan pengetahuan pada pekerja sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan, 10 Media berupa banner, poster, dan stiker yang disusun oleh tim telah terdistribusi dan terpasang di rumah makan pekerja. Simpulan kegiatan penyuluhan dan pemasangan media promosi K3 telah berjalan dengan baik.
Pelatihan SISKEUDES sebagai Bentuk Implementasi Kurikulum Akuntansi Lembaga di SMKN 2 Kota Kediri Slamet Fauzan; Silva Nurhalisa; Swastika Ayuniar; Ayuneng Indah Moliani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.993

Abstract

Aplikasi SISKEUDES merupakan aplikasi pengelolaan keuangan desa yang berfungsi sebagai pencatatan alokasi dana desa hingga pelaporan kepada pemerintah daerah. Aplikasi ini telah digunakan sebagai praktikum akuntansi lembaga yang diajarkan pada siswa SMK Akuntansi. Penguasaan kompetensi menjadi tujuan penting pembelajaran akuntansi lembaga bagi siswa. Selaras dengan hal ini, guru akuntansi juga dituntut memiliki kompetensi pada mata pelajaran tersebut. Pada praktiknya, terdapat ketimpangan antara kompetensi yang dibutuhkan di sekolah dengan yang dimiliki oleh guru pada pratikum akuntansi lembaga/instansi pemerintah. Hasil pre-test pelatihan Siskeudes guru akuntansi menunjukkan bahwa guru belum memenuhi kompetensi yang dibutuhkan oleh sekolah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi anggota MGMP akuntansi Kota Kediri dalam mengoperasikan aplikasi Siskeudes. Metode pengabdian ini memiliki tahapan dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dengan mencakup kegiatan pelatihan disertai pendampingan kepada peserta. Di Akhir kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman dan kompetensi guru dalam pengoperasian aplikasi Siskeudes sebesar 87%, yang dibuktikan dengan hasil perbandingan nilai pretest 0% dan postest 87%. Hasil analisa data tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan SISKEUDES ini efektif meningkatkan kompetensi guru akuntansi secara progresif. Kedepannya diperlukan inisiatif guru dalam mempelajari aplikasi SISKEUDES secara mandiri melalui modul yang dibagikan sebagai bentuk keberlanjutan program pelatihan.
Kegiatan Penyuluhan Pemijahan Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariepinus) secara Semi Buatan untuk Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Desa Pasir Baru, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu Ahmal Ahmal; Aclin Choirin Nisa; Hanum Afriyanti; Isnaini Nurmaliza; Rina Marianti; Nurhasana Nurhasana; Rifani Rashel Casandra; Anggraini Anggraini; Syahdiman Syahdiman; Marchello Dippy
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 1 (2024): JAMSI - Januari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.994

Abstract

Masih sangat banyak pembudidaya ikan yang melakukan budidaya dengan cara membeli benih ikan lele dari toke toke luar kota, tanpa adanya sentuhan teknologi. Hal ini menyebabkan ketersediaan benih untuk kegiatan pembesaran ikan akan terhambat dan permintaan ikan lele yang semakin menigkat tidak dapat dipenuhi oleh petani sekitar. Salah satu upaya dalam menyediakan benih yang berkelanjutan dan berkualitas adalah dengan adanya sentuhan teknologi dalam Teknik Pembenihan Ikan Lele, salah satu upaya yang aplikatif adalah dengan menerapkan metode pembenihan semi buatan (Induced Spawning). Keunggulan dari teknik pembenihan ikan semi buatan adalah metode pelaksanaanya reltif mudah dilakukan oleh pembudidaya baru dan hasil benih yang didapatkan akan maksimal baik dalam segi kuantitas yang berkelanjutan maupun segi kualitas benih yang lebih unggul. Dengan adanya kegiatan pengabdian kukerta universitas riau du desa Pasir Baru, Tim kukerta akan nelaksanakan kegiatan pemijahan ikan lele dumbo secara semi buatan. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan praktek secara langsung. Tujuan utama kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan baru kepada masyarakat, oleh karena itu indicator keberhasilan dari kegiatan ini adalah mampunya masyarakat dalam mempraktekkan cara memijahkan ikan dengan semi buatan. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan masyarakat dalam memijahkan ikan lele secara mandiri di rumah, sehingga tidak perlu membeli bibit di luar.
Pemberdayaan Pangan Lokal Melalui Inovasi Pengolahan MP-ASI dan Modifikasi PMT sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Rejosari, Kangkung, Kendal Hifni Ardhan Asykari; Siti Nuraini; Aliyah Nurhasanah; Laras Kartika; Ade Amalia; Andita Firly Saputri; Badriyatul Ariya Maldina; Miftakhul Nikmah Efriani; Khothibul Umam Akhmad Mansur; Azhilla Mahmuda; Andika Putra Pratama; Nafisatin Nadhiroh; Kana Safrina Rouzi
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.998

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan dan tumbuh kembang anak yang serius, terjadi ketika anak gagal mencapai pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif yang optimal akibat kekurangan gizi jangka Panjang. Pencegahan stunting pada balita yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang perlunya pemberian gizi seimbang melalui demonstrasi penyiapan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dan modifikasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan memanfaatkan bahan pangan lokal di Desa Rejosari, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan yaitu dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan dilakukan observasi dan berkunjung ke bidan desa untuk mencari data mengenai stunting di Desa Rejosari, melakukan koordinasi dengan kader Desa, dan menyebarkan undangan kepada tamu undangan (Kepala Desa Rejosari, masyarakat memiliki baduta/batita/balita, dan ibu hamil). Pada tahap pelaksanaan yaitu penyampaian informasi, tanya jawab antara audiens dan presenter, dan praktek langsung pembuatan MP-ASI dan PMT serta diakhir acara ditutup dengan foto bersama. Tahap yang terakhir yaitu tahap evaluasi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu peserta semuanya mendapatkan cara pengolahan MP-ASI yang memiliki kandungan gizi seimbang dari bahan-bahan yang mudah didapat (lokal), dan peserta mengetahui cara pengolahan PMT dengan menu Nugget berbahan lokal yang berprotein tinggi. Selain itu, masyarakat, kader posyandu, dan tamu undangan yang turut hadir terlihat sangat antusias dalam berpartisipasi dalam percakapan dan tanya jawab tentang informasi dan teknik pengolahan MP-ASI dan PMT yang telah disajikan.
Pencegahan Komplikasi Hipertensi pada Lanjut Usia di Panti Werdha di Kota Manado dengan Edukasi dan Teknik Relaksasi Otot Progresif Kristamuliana Kristamuliana; Andi Buanasari
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JAMSI - November 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1002

Abstract

Setiap lanjut usia (lansia) memiliki risiko untuk menderita penyakit kronik termasuk hipertensi. Lansia yang tinggal di Panti Werhda di Kota Manado juga memiliki risiko yang sama. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa sebanyak 50% lansia yang tinggal di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Terlantar (PBLSU) Senja Cerah dan sebanyak 30% lansia yang tinggal di Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) Damai Ranomuut menderita hipertensi. Dibutuhkan tindakan yang tepat untuk menangani masalah ini, sehingga komplikasi dari hipertensi dapat dicegah. Adapun solusi yang dari permasalahan ini adalah dengan memberikan edukasi tentang hipertensi dan memberikan latihan teknik relaksasi otot progresif. Kegiatan ini dibagi menjadi 3 (tiga) tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Persiapan yang dilakukan antara lain koordinasi dengan pihak Panti, persiapan tenmpat kegiataan dan persiapan materi. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi 2(dua) bagian yaitu edukasi tentang hipertensi dan latihan teknik relaksasi otot progresif. Evaluasi yang dilakukan adalah evaluasi struktur dan evaluasi proses. Peserta yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini berjumlah 42 lansia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan lansia setelah edukasi dan lansia mampu melakukan gerakan-gerakan pada latihan teknik relaksasi otot progresif.

Page 56 of 107 | Total Record : 1065