cover
Contact Name
Sangidatus sholiha
Contact Email
sangidatus@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sangidatus@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116, 15A Iringmulyo, Metro Timur, Kota Metro, Lampung
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Edunomia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi
ISSN : 27465578     EISSN : 27465586     DOI : http://dx.doi.org/1024127
EDUNOMIA is a journal of economic education of FKIP of Universitas Muhammadiyah Metro. This journal published two times a year every May and November, to accommodate the results of research, articles and scientific papers, to the entire course of economic education in Indonesia
Articles 139 Documents
ANALISIS KESEJAHTERAAN KELUARGA PERANTAU DI DESA BANDAR KECAMATAN SUKOMORO KABUPATEN MAGETAN Marsandha Damayanti; Airesti Rahmalita; Anisa Renis Widya Putri; Novita Erlina Sari
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.7516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan keluarga perantau di Desa Bandar kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan. Kesejahteraan keluarga diukur berdasarkan indikator ekonomi, pendidikan, kesehatan dan hubungan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam untuk memperoleh data yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remitansi yang dikirim oleh anggota keluarga yang merantau berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Remitansi ini tidak hanya mencukupi kebutuhan dasar, tetapi juga berkontribusi pada pembiayaan pendidikan anak-anak dan meningkatkan akses layanan kesehatan. Namun, dampak sosial dari perantauan, seperti peran yang berubah dalam keluarga dan keterpisahan emosional, tetap menjadi tantangan yang perlu diperhatikan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa meskipun remitansi memiliki dampak positif yang signifikan, kesejahteraan keluarga perantau memerlukan dukungan tambahan untuk mengatasi tantangan sosial dan emosional yang muncul akibat perantauan. This study aims to analyze the welfare of migrant families in Bandar Village, Sukomoro District, Magetan Regency. Family welfare is measured based on economic indicators, education, health and social relations. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews to obtain comprehensive data. The results of the study indicate that remittances sent by family members who migrate play an important role in improving family economic welfare. These remittances not only meet basic needs, but also contribute to financing children's education and increasing access to health services. However, the social impacts of migration, such as changing roles in the family and emotional separation, remain challenges that need attention. The conclusion of this study confirms that although remittances have a significant positive impact, the welfare of migrant families requires additional support to overcome the social and emotional challenges that arise due to migration.
PENGARUH KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Nadhira Azzahra; M. Ridwan Tikollah; Nuraisyiah
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.7654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan berpikir kreatif mahasiswa terhadap minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar. Adapun Variabel dalam penelitian ini yaitu Variabel Independen Pengaruh Keterampilan Berpikir Kreatif (X) dan Variabel dependen Minat Berwirausaha (Y). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi angkatan 2020 yang berjumlah 78 orang dan menggunakan teknik Sampling Total. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi, dan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase, uji instrument, dan uji hipotesis menggunakan SPSS 25 For Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana pada minat berwirausaha diperoleh Y = 16,648 + 0,655X. Nilai koefisien regresi sebesar 0,655 yang berarti bahwa jika keterampilan berfikir kreatif (X) meningkat sebesar satu satuan, maka minat berwirausaha (Y) meningkat sebesar 0,655 satuan. Hasil uji koefiesn determinasi (r2) sebesar 0,441 atau 44%. Hal ini menandakan bahwa keterampilan berfikir kreatif memiliki kontribusi sebesar 44% terhadap minat berwirausaha, sedangkan sisanya sebesar 56% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh signifikan sebesar 0,000 nilai ini menandakan bahwa tingkat signifikansinya lebih kecil dari 5% (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan berfikir kreatif berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu “Diduga bahwa keterampilan berpikir kreatif memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa program studi pendidikan akuntansi Universitas Negeri Makassar” dinyatakan “diterima”.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI: IDENTIFIKASI HAMBATAN DAN SOLUSI (STUDI KASUS SMA NEGERI 1 SURAKARTA) Wahyu Mei; Synta Febriani; Siti Fatimah; Sri Prihatin Susilaningsih; Muhammad Sabandi
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.7702

Abstract

Differentiated learning is a learning strategy implemented in the Merdeka Curriculum at almost all levels of education. However, in reality, the application of differentiated learning has not been implemented optimally. This case study aims to describe the obstacles and solutions in implementing differentiated learning in economics learning at SMA Negeri 1 Surakarta. The subjects in this study focus on teachers at SMA Negeri 1 Surakarta. A descriptive qualitative approach with a case study design was used in this study. Data were collected using observation, interview, and documentation methods. The results of this study show that the implementation of differentiated learning in economic learning has not been fully implemented due to the limited time for preparation and learning process, limited resources, the complexity of the material taught, and the low level of teacher readiness. These obstacles can be overcome with alternative solutions that can be seen from the teacher and learning side. From the teacher's side, teachers must try to understand the characteristics of students and teachers can multiply references to differentiated learning models through social media and collaborate with other teachers, then from the learning side, among others, differentiated learning should prioritize the quality of the learning process, assessment-based learning, learning that provides a content, process, and product approach, learning is learner-centered, and the government can provide training for teachers. This study needs to expand its subjects so that the results are more representative of the actual situation.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMAN 21 MAKASSAR Ainun Afifah Rusli; Sahade; Masnawaty Sangkala
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.7743

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengidentifikasi persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan TIK dalam pembelajaran akuntansi di SMAN 21 Makassar, (2) untuk mengetahui hambatan dan tantangan penggunaan TIK dalam pembelajaran akuntansi di SMAN 21 Makassar, (3) untuk mengetahui dampak penggunaan TIK terhadap hasil belajar akuntansi siswa di SMAN 21 Makassar. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu efektivitas penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran akuntansi. Subjek penelitian ini adalah Guru Akuntansi dan Siswa Kelas XI yang belajar akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan denan tiga tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, terakhir verifikasi data/penarikan kesimpulan. Bedasarkan hasil penelitian, persepsi siswa dan guru terhadap penggunaan teknologi informasi dan komunikasi positif. Baik siswa maupun guru sangat terbantukan dengan penggunaan TIK dalam pembelajaran akuntansi. Selain itu, TIK memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. TIK tidak hanya meningkatkan pemahaman yang lebih baik, tetapi juga meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan keterampilan teknologi siswa. Keterbatasan infrastruktur dapat dikatakan masih menjadi hambatan utama yang cukup mempengaruhi efektivitas pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di SMAN 21 Makassar, selain hambatan teknis lainnya. This research aims: (1) to identify teachers' and students' perceptions of the use of ICT in accounting learning at SMAN 21 Makassar, (2) to determine the obstacles and challenges of the use of ICT in accounting learning at SMAN 21 Makassar, (3) to determine the impact of use ICT on student accounting learning outcomes at SMAN 21 Makassar. The variable in this research is a single variable, namely the effectiveness of the use of information and communication technology in the accounting learning process. The subjects of this research were Accounting Teachers and Class XI Students studying accounting. This research uses a qualitative approach with data collection techniques carried out by means of interviews, observation and documentation. Meanwhile, data analysis was carried out in three stages, namely data collection, data reduction, and finally data verification/drawing conclusions. Based on the research results, the perceptions of students and teachers towards the use of information and communication technology were positive. Both students and teachers are greatly helped by the use of ICT in accounting learning. In addition, ICT has a significant positive impact on student learning outcomes. ICT not only promotes better understanding, but also increases students' motivation, engagement and technology skills. It can be said that limited infrastructure is still the main obstacle which significantly influences the effectiveness of the use of information and communication technology in learning at SMAN 21 Makassar, apart from other technical obstacles.
KETIMPANGAN GENDER DALAM KETENAGAKERJAAN DAN UPAYA PEMERATAAN KESEMPATAN KERJA DI KABUPATEN NGAWI Sri Umiatun, Dintia Ayu; Dina Mulia Nurlis Sholawati; Margaretha Nadia; Novita Erliana Sari
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.7836

Abstract

Ketimpangan gender dalam ketenagakerjaan menjadi isu krusial di banyak negara, termasuk di Kabupaten Ngawi, dengan perbedaan akses dan kesempatan kerja yang signifikan antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab ketimpangan gender dalam ketenagakerjaan serta upaya yang dilakukan untuk mencapai pemerataan kesempatan kerja. Ketimpangan ini terlihat dalam berbagai aspek, seperti partisipasi tenaga kerja, upah, posisi manajerial, serta akses terhadap pelatihan dan pendidikan profesional. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari laporan ketenagakerjaan nasional dan internasional, serta tinjauan pustaka terkait kebijakan dan program yang mendorong kesetaraan gender di tempat kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor budaya, pendidikan, dan kebijakan perusahaan memiliki peran signifikan dalam menciptakan ketimpangan. Upaya yang dilakukan meliputi penerapan kebijakan afirmatif, program pelatihan keterampilan, serta regulasi perlindungan bagi pekerja perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat penting untuk mengurangi ketimpangan gender dan mendorong kesempatan kerja yang lebih merata di masa depan. Kata Kunci : Ketimpangan gender, Ketenagakerjaan, Pemerataan kesempatan kerja, Kesetaraan gender Gender inequality in employment is a crucial issue in many countries, including in the district Ngawi, with significant differences in access and employment opportunities between men and women. This study aims to analyze the factors causing gender inequality in employment and the efforts made to achieve equal employment opportunities. This inequality is seen in various aspects, such as workforce participation, wages, managerial positions, and access to professional training and education. This research method uses a qualitative approach with secondary data analysis from national and international employment reports, as well as a literature review related to policies and programs that promote gender equality in the workplace. The results of the study indicate that cultural factors, education, and company policies play a significant role in creating inequality. Efforts made include the implementation of affirmative policies, skills training programs, and protective regulations for female workers. This study concludes that collaboration between the government, private sector, and society is essential to reduce gender inequality and promote more equal employment opportunities in the future. Keywords : Gender inequality, Employment, Equal employment opportunities, Gender equality
ANALISIS KETERKAITAN ANTARA GLOBALISASI DENGAN FAKTOR – FAKTOR KETIMPANGAN EKONOMI PADA WILAYAH 3T DI INDONESIA Devira Chessa Alvindra; Hanif Sa'adah; Sur Indah Setyo Rini; Novita Erliana Sari
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara globalisasi dan ketimpangan ekonomi di wilayah 3T Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang dapat diartikan sebagai data yang disajikan atau diungkapkan dalam bentuk kata, kalimat, ungkapan naratif dan gambar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur. Kemudian teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara globalisasi dengan faktor penyebab ketimpangan ekonomi wilayah 3T di Indonesia, yaitu berdampak positif bagi wilayah maju dan berdampak negatif bagi wilayah 3T. The aim of this research is to identify the link between globalization and economic inequality in Indonesia's 3T region. This research uses qualitative research methods which can be interpreted as data that is present or expressed in the form of words, sentences, narrative expressions and images. The data collection technique used is literature study. Then the data analysis techniques used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that there is a connection between globalization and the factors that cause economic inequality in the 3T region in Indonesia, namely that it has a positive impact on developed regions and a negative impact on the 3T region.
PERAN KOPERASI DAN UMKM DALAM MENDORONG INOVASI EKONOMI DI INDONESIA intan wulan; Ella Lustia Ulansari; Ivana Ratnasari; Novita Erliana Sari
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.7879

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan krusial dalam pertumbuhan ekonomi global, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyediaan lapangan kerja. Di Indonesia, UMKM menyumbang sekitar 61,07% terhadap PDB dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Selain sebagai motor penggerak ekonomi, UMKM juga menjadi sumber inovasi penting, menciptakan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar. Koperasi, sebagai entitas ekonomi, mendukung partisipasi masyarakat dan memberdayakan anggota melalui kolaborasi dan pembagian sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk inovasi yang dihasilkan oleh koperasi dan UMKM, cara untuk meningkatkan kapasitas inovasi, tantangan yang dihadapi, serta dampak inovasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan dinamika kolaborasi antara koperasi dan UMKM. Temuan menunjukkan bahwa inovasi produk, proses, pemasaran, dan model bisnis tidak hanya meningkatkan daya saing, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong keberlanjutan ekonomi. Dukungan kebijakan pemerintah, peningkatan keterampilan, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci untuk mendorong inovasi yang lebih efektif. Dengan memahami tantangan dan strategi inovasi, diharapkan koperasi dan UMKM dapat berkontribusi lebih besar terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in global economic growth, contributing significantly to Gross Domestic Product (GDP) and job creation. In Indonesia, MSMEs account for approximately 61.07% of GDP and absorb over 97% of the workforce. Besides being an economic driving force, MSMEs are also vital sources of innovation, creating products and services that meet market needs. Cooperatives, as economic entities, support community participation and empower members through collaboration and resource sharing. This research aims to explore the forms of innovation generated by cooperatives and MSMEs, strategies to enhance innovation capacity, challenges faced, and the impact of innovation on national economic growth. A qualitative research method is used to describe the dynamics of collaboration between cooperatives and MSMEs. Findings indicate that innovations in products, processes, marketing, and business models not only enhance competitiveness but also create jobs and promote economic sustainability. Government policy support, skills enhancement, collaboration, and the utilization of technology are key to fostering more effective innovation. By understanding the challenges and innovation strategies, it is expected that cooperatives and MSMEs can make a greater contribution to poverty alleviation and the improvement of community welfare.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPCHART DILENGKAPI QR CODE MATERI PENGANTAR ILMU EKONOMI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 1 METRO Alfiah Agung Meiriyanto; Umi Hartati; Lilian Mega Puri
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.7936

Abstract

Selama saat proses pembelajaran, peserta didik di tuntut untuk dapat memahami seluruh teori yang diajarkan. Namun terkadang peserta didik kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan. Seperti halnya kondisi di sekolah SMA Muhammadiyah 1 Metro banyak siswa juga merasa kesulitan belajar, maka untuk meminimalisir hal tersebut dibutuhkan media yang dapat mengatasi permasalahan yang dialami dengan media Flipchart dilengkapi QR Code. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran Flipchart dilengkapi QR Code sebagai media pembelajaran ekonomi kelas X SMA Muhammadiyah 1 Metro. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pengembangan Sugiyono Level 1 dengan 5 tahapan yaitu yaitu Potensi Masalah, Pengumpulkan Informasi, Desain Produk, Validasi Desain, dan Desain Teruji. Instrumen penelitian ini berupa wawancara dan angket. Hasil uji validasi dari ahli media sebesar 95% kriteria ‘sangat valid’, ahli materi sebesar 90% kriteria ‘sangat valid’. Uji Coba Produk dilakukan pada kelompok kecil di kelas X2 SMA Muhammadiyah 1 Metro yang berjumlah 31 orang sebesar 90% dengan kriteria ‘sangat praktis’. Maka, dapat disimpulkan bahwa Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran Flipchart dilengkapi QR code dapat digunakan dalam pembelajaran dan layak digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO MICROLEARNING UNTUK PEMBELAJARAN MANAJEMEN USAHA RITEL Nor Khomala Sari, Silvi; Mariah, Siti; Kartikasari, Enggar
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.8073

Abstract

The main issue in the learning process of the Retail Fashion Business Management course lies in the use of learning media, which currently consists of PowerPoint slides that only present key points, making them less engaging and failing to stimulate students' reading interest. This study aims to develop a more interactive and engaging microlearning-based video as a learning medium and to evaluate its feasibility. The research adopts a Research and Development (R&D) approach using the 4D development model, which includes the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. The resulting product is a series of microlearning videos accessible through the YouTube platform, intended to provide a more flexible and comprehensible learning experience. The feasibility of the media was assessed by two subject matter experts and two media experts using a questionnaire instrument. Validation results indicate that the developed learning media is highly feasible, with a feasibility score of 92.5% from subject matter experts and 85.93% from media experts. The conclusion of this study is that microlearning-based video media is effective for use in the Retail Fashion Business Management course. The scientific contribution of this research lies in offering an alternative digital learning model that aligns with the characteristics of digital-native learners and enriching the repertoire of interactive media in vocational education, particularly in the development of managerial competencies in the retail fashion sector.
PENGARUH PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN, PERSEPSI PROFESI GURU DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU: (Survei Pada Mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Siliwangi Tahun 2024) Gita Sherly; Edi Fitriana Afriza; Rendra Gumilar
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v5i2.8546

Abstract

The quality of education is strongly influenced by the readiness of teachers in carrying out their professional duties. Low levels of readiness among students in entering the teaching profession may negatively impact future educational outcomes. This study aims to analyze the influence of School Field Introduction (Pengenalan Lapangan Persekolahan), perceptions of the teaching profession, and self-efficacy on the readiness of Pre-service Teacher Professional Education (PPG Prajabatan) students at Universitas Siliwangi in 2024 to become professional teachers. This research employed a quantitative approach using a survey method with an explanatory research design. The study population consisted of 374 students, and a sample of 193 students from waves 1 and 2 was selected through random sampling. Data were collected through online questionnaires using Google Forms and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25. The results showed that all three independent variables School Field Introduction, perception of the teaching profession, and self-efficacy had a positive and significant effect on students' readiness to become teachers, both partially and simultaneously. These findings emphasize the importance of strengthening field practice experiences, fostering positive perceptions of the teaching profession, and enhancing self-efficacy within the PPG program. This study contributes to the body of knowledge by providing empirical evidence on the factors influencing teacher readiness, which can inform policy improvements and the future implementation of teacher education programs