cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
EVALUASI SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL PADA SIMPANG JL. REFORMASI - JL. SEPAKAT 2 DAN SIMPANG JL. SEPAKAT 2 - JL. PADAT KARYA MENGGUNAKAN MKJI 1997 DAN SOFTWARE VISSIM STUDENT VERSION 2022 SP 09 Harahap, Tiara Amelia Andita; Kadarini, S. Nurlaily; Sumiyattinah, Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.73958

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan evaluasi simpang dan simulasi menggunakan MKJI 1997 dan software VISSIM yangbertujuan untuk mengetahui kinerja simpang kondisi eksisting, kondisi proyeksi 5 tahun, membandingkan kinerjasimpang menggunakan MKJI 1997 dan software VISSIM, serta memberikan solusi untuk meningkatkan kinerjasimpang. Penelitian ini berlokasi pada simpang Jl. Reformasi "“ Jl. Sepakat 2 dan simpang Jl. Sepakat 2 "“ Jl. PadatKarya. Hasil evaluasi alternatif perbaikan simpang dengan software VISSIM yaitu sebagai berikut: Direncanakanalternatif I yaitu perencanaan jalan satu arah (one way) dengan jembatan, diperoleh tundaan simpang Jl. Reformasi"“ Jl. Sepakat 2 = 11,650 detik, simpang Jl. Reformasi - Jl. Paralel Sepakat 2 = 2,600 detik, simpang Jl. Sepakat 2- Jl. Padat Karya = 5,290 detik, dan simpang Gg. Amali - Jl. Paralel Sepakat 2 = 7,400 detik. Direncanakanalternatif II yaitu perencanaan jalan satu arah (one way) tanpa jembatan, diperoleh tundaan ruas Jl. Sepakat 2 =2,550 detik, simpang Jl. Reformasi - Jl. Paralel Sepakat 2 = 1,340 detik, simpang Jl. Sepakat 2 - Jl. Padat Karya =0,740 detik, dan simpang Gg. Amali - Jl. Paralel Sepakat 2 = 11,110 detik. Berdasarkan hasil evaluasi alternatifperbaikan, direkomendasikan alternatif II karena memiliki hasil yang lebih baik daripada alternatif I.Kata Kunci: Kinerja, Simpang, VISSIMABSTRACTIn this study, an intersection evaluation and simulation were carried out using MKJI 1997 and VISSIM softwarewhich aims to determine the performance of the intersection in existing conditions, 5-year projected conditions,compare the performance of the intersection using MKJI 1997 and VISSIM software, and provide solutions toimprove performance intersection. This research is located at the intersection of Jl. Reformasi "“ Jl. Sepakat 2 andintersection of Jl. Sepakat 2 "“ Jl. Padat Karya. The results of alternative intersection repair with the VISSIMsoftware, which are as follows: Planned alternative I, namely planning a one-way road with a bridge, obtained adelay at the intersection of Jl. Reformasi "“ Jl. Sepakat 2 = 11.650 seconds, Jl. Reformasi - Jl. Paralel Sepakat 2= 2,600 seconds, intersection Jl. Sepakat 2 - Jl. Padat Karya = 5.290 seconds, and the Gg. Amali - Jl. ParalelSepakat 2 = 7,400 seconds. Alternative II is planned, namely planning a one-way road without a bridge, a delayis obtained on the Jl. Sepakat 2 = 2.550 seconds, Jl. Reformasi - Jl. Paralel Sepakat 2 = 1.340 seconds, intersectionJl. Sepakat 2 - Jl. Padat Karya = 0.740 seconds, and the intersection of Gg. Amali - Jl. Paralel Sepakat 2 = 11.110seconds. Based on the results of the evaluation of alternatives, it is recommended that alternative II because hasbetter results than alternative I.Keywords: Performance, Intersection, VISSIM
Analisis Kesiapan Lokasi Kabupaten Sintang Sebagai Calon Ibu Kota Provinsi Kapuas Raya Dianutami, Asri; Pratiwi, Nana Novita; Yuniarti, Erni
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.64014

Abstract

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengajukan pembentukan wilayah baru di bagian timur yang disebut Provinsi Kapuas Raya. Kapuas Raya merupakan hasil penggabungan 5 kabupaten di wilayah timur, dan di antara 5 kabupaten tersebut yang dicalonkan sebagai ibu kota Provinsi Kapuas Raya yaitu Kabupaten Sintang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesiapan lokasi Kabupaten Sintang. Pendekatan yangã…¤digunakan dalamã…¤penelitianã…¤ini yaituã…¤deskriptifã…¤kuantitatif. Hasil penelitian terkait kesiapan lokasi Kabupaten Sintang menunjukkan bahwa wilayah ini sangat potensial. Hal tersebut ditinjau dari posisi geografisnya yang berada di sentral administrasi wilayahã…¤timur Provinsiã…¤Kalimantan Barat, dan secara umum wilayah Kabupaten Sintang merupakan dataran rendah serta memiliki wilayah perbatasan dengan negara lain. Selain itu, Sintang memiliki luas wilayah yang sangat potensial untuk pembangunan sebagai ibu kota, dimana luas wilayah yang dimiliki melebihi dari luas wilayah ideal suatu calon lokasi ibu kota. Luas wilayah tersebut juga didukung dengan luas lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan yang dapat dilihat berdasarkan luas kawasan budidaya. Kabupaten Sintang memiliki luas kawasan budidaya yang melebihi dari parameter paling ideal untuk luasan kawasan budidaya. Jarak antara kabupaten lain dan Kabupaten Sintang juga tidak terlalu jauh, sehingga rentang kendali pemerintahan tidak terlampau jauh. Kabupaten Sintang memperoleh persentase kesiapan aspek lokasi sebesar 96 persen.
ANALISIS KEBUTUHAN ANGKUTAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PENYEBERANGAN (MOTOR AIR) JURUSAN MELIAU HULU - BINTANG HARAPAN DESA KECAMATAN MELIAU KABUPATEN SANGGAU Ahmad Rocky Tapanuli Tapanuli Manullang; Akhmadali Akhmadali; Heri Azwansyah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.59145

Abstract

Angkutan  penyeberangan sungai (motor air) merupakan salah satu sarana transportasi yang digunakan di Kecamatan  Meliau, karena belum  ada jembatan penghubung antar desa yang dipisah oleh Sungai Kapuas. Tujuan penelitian untuk memprediksi pertumbuhan penumpang 5 tahun kedepan berdasarkan pertumbuhan penduduk yang berpengaruh terhadap penyeberangan, menentukan  jumlah armada optimal di Dermaga Meliau Hulu maupun Demaga Bintang Harapan Desa, serta mengevaluasi tarif terhadap kondisi lapangan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif  kuantitatif yang merupakan penelitian secara sistematis dengan memperoleh data berbentuk angka. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap pengelola dan penumpang angkutan motor air serta menghitung jumlah penumpang orang dan sepeda motor yang menggunakan penyeberangan  motor air Meliau Hulu-Bintang Harapan Desa. Hasil perhitungan proyeksi jumlah penduduk yang mempengaruhi penyeberangan motor air Meliau Hulu-Bintang Harapan Desa pada tahun 2026 di Kecamatan Meliau berjumlah 53.261 jiwa. Proyeksi jumlah penumpang pengguna jasa Penyeberangan Meliau Hulu-Bintang Harapan Desa dengan  rata-rata penumpang sekarang berjumlah 1.229 penumpang dan pada tahun 2026 berjumlah  1.951 penumpang. Armada optimal di Dermaga Meliau Hulu dan Bintang Harapan Desa yang semula berjumlah  34 armada menjadi 36 armada dengan load faktor lapangan 1,13. Tarif lapangan di Dermaga Meliau Hulu dan Bintang Harapan Desa yang sekarang ialah Rp.5000/orang. Pendapatan di Dermaga Meliau Hulu sebesar Rp. 340.518,6/hari. Kualitas Pelayanan Meliau Hulu dan Bintang Harapan Meliau sudah baik.
PENGARUH WISATA SINKA ISLAND PARK TERHADAP PERUBAHAN MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT DESA WISATA TELUK MAK JANTU Silvana, Riska Viantia; Septianti, Anthy; Yuniarti, Erni
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i2.84857

Abstract

Sinka Island Park adalah satu diantara objek wisata yang terkenal di Desa Wisata Teluk Mak Jantu. Perubahan mata pencaharian masyarakat lokal disebabkan oleh adanya peningkatan kunjungan wisatawan. Perubahan mata pencaharian dirasakan paling banyak oleh ibu rumah tangga. Namun terdapat permasalahan seperti tidak jelasnya status kepemilikan objek wisata serta kurangnya estetika daya tarik sehingga menyebabkan angka kunjungan berkurang drastis. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis pengaruh adanya kegiatan wisata Sinka Island Park terhadap fenomena perubahan mata pencaharian masyarakat Desa Teluk Mak Jantu. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian dari analisis sasaran satu ialah kurangnya atraksi serta kondisi fasilitas umum yang tidak memadai. Sedangkan untuk hasil dari sasaran dua ialah adanya perubahan mata pencaharian masyarakat Desa Teluk Mak Jantu akibat adanya kegiatan wisata Sinka Island Park berdasarkan jawaban kuesioner. Selain itu faktor yang berhubungan secara signifikan dengan perubahan mata pencaharian adalah pendapatan. Analisis tersebut didukung oleh hasil kuesioner yang kemudian disajikan menggunakan diagram lingkaran, tabel, dan peta.
KORELASI INDEKS KOMPRESI (Cc) DENGAN INDEKS PLASTISITAS (IP) TANAH LUNAK KOTA PONTIANAK Een Fifianty; R. M. Rustamaji; Ahmad Faisal
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i3.52523

Abstract

Tanah lunak erat kaitannya dengan penurunan yang dipengaruhi oleh salah satu parameter tanah yaitu indeks kompresi (Cc) yang didapatkan dari pengujian konsolidasi di laboratorium dengan alat uji oedometer. Pengujian ini membutuhkan banyak waktu dan relatif mahal dibanding pengujian lainnya sehingga penggunaan rumusan empiris lebih disukai. Penelitian ini bertujuan untuk mencari persamaan empiris indeks kompresi (Cc) dengan parameter Indeks Plastisitas (IP) tanah lunak yang ada di beberapa wilayah Kota Pontianak dan membandingkannya dengan persamaan Nacci dkk (1975), Andre Immanuel Berutu (2019), dan Tetra Nugrahanto (2014). Penelitian ini menggunakan data dengan batasan tanah yang terkonsolidasi secara normal dan nilai indeks plastisitas >17%. Hasil data yang dianalisis dengan metode statistika (regresi linier sederhana) menghasilkan persamaan Cc = 0,0245(IP)+0,4398, Cc = 0,0185(LL)+0,0130, Cc = 0,0078(PL)+0,9415, dan Cc = 0,0141(SL)+0,5459, dengan nilai koefesien korelasi berturut – turut yaitu 0,625, 0,565, 0,114, dan 0,288. Persamaan indeks kompresi (Cc) dengan indeks plastisitas (IP) maupun batas cair (LL) pada pembatasan klasifikasi tanah MH menghasilkan persamaan terbaik, Cc = 0,0285(IP)+0,3308, dan Cc = 0,0213(LL)–0,1786, dengan nilai koefesien korelasi berturut – turut yaitu 0,643, dan 0,586. Pengujian hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan kecuali pada hubungan indeks kompresi (Cc) dan batas plastis (PL) maupun batas susut (SL). Hasil perbandingan persamaan pada penelitian ini menghasilkan nilai indeks kompresi yang lebih besar, namun menunjukkan perilaku yang sama yang disimpulkan dari garis linear setiap persamaan. Kata kunci: indeks kompresi, indeks plastisitas, statistik, tanah lunak
ANALISIS ASPEK FISIK YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KELURAHAN PARIT TOKAYA Cahyani, Maulidia Dwi; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Pratiwi, Nana Novita
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i4.67813

Abstract

Fenomena perubahan lahan merupakan pergeseran fungsi lahan dari satu fungsi ke fungsi lainnya. Perubahan penggunaan lahan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor satu diantaranya yaitu faktor fisik yang berpengaruh terhadap aktivitas manusia. Kelurahan Parit Tokaya merupakan pusat pelayanan yang memiliki signifikansi ekonomi karena adanya pembangunan kawasan komersial Ayani Megamall. Selain itu, keberadaan kawasan perkantoran menjadi satu diantara faktor pendorong kelurahan ini berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisfaktor fisik yang berpengaruh terhadap perubahan penggunaan lahan dengan metode analisis skoring. Variabel yang dianalisis meliputi status lahan, aksesibilitas, sarana, prasarana, dan kerentanan. Hasil penelitian menunjukkan ketersediaan prasarana menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap perubahan penggunaan lahan dengan persentase 87,4%. Hal tersebut dikarenakan telah terlayaninya air bersih diseluruh wilayah penelitian serta ketersediaan jaringan listrik dan telekomunikasi. Ketersediaan sarana menjadi faktor kedua yang mempengaruhi perubahan lahan dengan persentase 82,8%. Hal ini dikarenakan ketersediaan fasilitas pendidikan baik sekolah dasar hingga perguruan tinggi, kawasan perkantoran, dan pusat perbelanjaan memberikan keuntungan bagi masyarakat. Selain sarana dan prasaran status kepemilikan lahan yang jelas juga menjadi faktor yang berpengaruh terhadap perubahan lahan dengan persentase 82%. Status lahan dengan kemudahan proses mengurus persetujuan bangunan gedung (PBG) berpengaruh dalam proses perubahan penggunaan lahan terutama perkembangan permukiman.
ANALISIS PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SINGKAWANG UTARA KOTA SINGKAWANG Pratiwi, Ulfa Amalia; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Wulandari, Agustiah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.64021

Abstract

Kecamatan Singkawang Utara di Kota Singkawang memiliki laju pertumbuhan penduduk terbesar yaitu 3,38 persen. Meskipun Kecamatan Singkawang Utara memiliki lahan pertanian yang subur, namun kedekatannya dengan pusat kota menjadikannya salah satu kawasan yang diincar untuk pembangunan perumahan, yang dapat memaksa para petani meninggalkan sawah mereka dan mengalihkan lahan mereka untuk penggunaan lain. Tujuan dari studi kuantitatif ini adalah untuk mengkaji bagaimana pertumbuhan penduduk dan penggunaan lahan di Kecamatan Singkawang Utara. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis laju pertumbuhan penduduk dan analisis pemetaan untuk mengetahui jenis penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk di Kecamatan Singkawang Utara. Dari tahun 2015 hingga 2020, jumlah penduduk Kecamatan Singkawang Utara meningkat rata-rata per tahun sebesar 13,89 persen. Sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk, kebutuhan akan tanah juga meningkat. Dari tahun 2015 hingga 2020, lebih banyak lahan yang telah digunakan untuk pertanian di kecamatan ini daripada yang lainnya. Pada tahun 2015, perkebunan menempati lahan terbanyak dengan luas 2.795,3 hektare (ha) atau 34,17 persen, sedangkan pada tahun 2020 lahan sawah menempati lahan terbanyak dengan luas 5.486,24 hektare (ha) atau 66,28 persen.Kata Kunci: Lahan Pertanian, Penggunaan Lahan, Pertumbuhan Penduduk
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI RUTE KABUPATEN KAPUAS HULU, (PUTUSSIBAU) – KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTIC HIERACHY PROCESS) Mira Armiza; Elsa Tri Mukti; Sumiyattinah Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i4.60408

Abstract

ABSTRAKBanyaknya masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu yang melakukan perjalanan ke Kota Pontianak, membuat kebutuhan moda transportasi kian bertambah. Dalam melakukan perjalanan masyarakat dihadapkan dengan berbagai macam pilihan moda transportasi, dan dalam menentukan pemilihan moda ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan saat pemilihan moda, seperti faktor : biaya, waktu perjalanan, kemudahan, keamanan, kenyamanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui moda trasportasi yang paling sering digunakan berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, dan mengetahui kriteria yang paling berpengaruh  dalam pemilihan moda transportasi. Survei dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner secara online kepada 122 responden, yang melakukan perjalanan rute Kabupaten Kapuas Hulu, (Putussibau) - Kota Pontianak dengan menggunakan bus, taksi, dan kendaraan pribadi. Hasil survei dianalisis menggunakan  metode Analytic Hierachy Process (AHP) . Hasil penelitian menunjukan bobot kriteria biaya sebesar 30,1%, waktu perjalanan 19,2%, keamanan 15%, kemudahan 14,4%, kenyamanan 12,6%, dan headway 8,7%. Dan  bobot alternatif sesuai pada kriteria yang ditentukan, menunjukan bahwa bobot alternatif bus sebesar 44%, taksi 32,5%, dan kendaraan pribadi 23,5%. Kesimpulan penelitian ini ialah kriteria yang paling berpegaruh dalam menentukan moda transportasi adalah kriteria biaya sebesar 30,1%, dan moda transportasi yang paling sering digunakan sesuai kriteria yang sudah ditentukan ialah bus sebesar 44%.Kata Kunci : Metode Analytic Hierachy Process(AHP), Pemilihan moda transportasi. ABSTRACTThe large number of people from Kapuas Hulu Regency who travel to Pontianak City, makes the need for transportation modes increasingly increasing. In traveling, people are faced with various choices of modes of transportation, and in determining the choice of mode there are several factors that are taken into consideration when choosing a mode, such as factors: cost, travel time, convenience, safety, comfort. This study aims to determine the mode of transportation that is most often used based on predetermined criteria, and to find out the criteria that have the most influence on the choice of transportation mode. The survey was carried out by distributing questionnaires online to 122 respondents, who traveled the Kapuas Hulu Regency, (Putussibau) - Pontianak City route using buses, taxis and private vehicles. The survey results were analyzed using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. The results showed that the cost criteria weight was 30.1%, travel time was 19.2%, security was 15%, convenience was 14.4%, convenience was 12.6%, and headway was 8.7%. And the alternative weight according to the specified criteria, shows that the alternative weight of the bus is 44%, taxi 32.5%, and private vehicles 23.5%. The conclusion of this study is that the criterion that has the most influence in determining the mode of transportation is the cost criterion of 30.1%, and the mode of transportation most often used according to predetermined criteria is the bus by 44%.Keywords: Analytic Hierachy Process (AHP) method, Selection of transportation modes.
RANCANGAN DATABASE UNTUK MANAJEMEN MATERIAL PADA PROYEK PERUMAHAN (Studi Kasus : Pembangunan Perumahan Taman Insan Kapuas II) Sari, Nila; Indrayadi, M.; Rafie, Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53622

Abstract

ABSTRAKMaterial menjadi sumber daya terpenting karena mempunyai nilai persentase biaya yang cukup besar dari total biaya proyek pada sebuah proyek konstruksi. Pekerjaan proyek konstruksi semakin rumit seiring perkembangan zaman, oleh karena itu diperlukan fungsi manajemen yang baik dan benar pada proyek konstruksi khususnya pada manajemen material. Penelitian ini bertujuan ntuk membuat sistem   informasi manajemen material yang berfungsi mengatasi masalah pada proyek pembangunan Perumahan Taman Insan Kapuas II secara optimal terkait proses manajemen material dan persediaan material di Gudang menggunakan bantuan software Microsoft Excel. Pengumpulan data primer berupa jenis-jenis form yang diperlukan selama aktivitas pengelolaan material pada proyek serta data sekunder berupa volume pekerjaan, gambar ABD dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Pengolahan data dilakukan dengan cara memasukkan data primer yang dilengkapi data sekunder ke dalam rancangan sistem yang telah dibuat menggunakan Microsoft Excel sebagai database. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan kesimpulan berupa sebuah konsep rancangan berbasis database yang mendukung kemudahan dalam pencarian, pengolahan, penyimpanan data-data pelaksanaan manajemen material secara rinci sehingga pengendalian material dapat lebih efektif dan efisien.Kata Kunci : manajemen material, material, sistem database
PERENCANAAN JARINGAN AIR BERSIH UNTUK KECAMATAN JAGOI BABANG KABUPATEN BENGKAYANG Kaslina, Yohana; Nirmala, Azwa; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v11i1.76435

Abstract

Perusahaan Air Minum di Kecamatan Jagoi Babang belum berfungsi, dan Jagoi Babang saat ini sedang membangun jalan pintu lintas batas negara, maka diperlukan sistem penyediaan air bersih. Dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan, ketersediaan air bersih,   dan mendesain jaringan pipa primer yang akan dipakai untuk distribusi ke daerah pelayanan. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Kemudian dilakukan analisis kebutuhan air bersih,  ketersediaan air bersih, debit lapangan, debit andalan dan dilakukan simulasi untuk alternatif pemilihan desain jaringan pipa. Hasil analisis menunjukan bahwa jumlah penduduk tahun 2043 berjumlah 15,876 jiwa, kebutuhan air bersih tahun 2023 sebesar 17,70 liter/detik dan tahun 2043 sebesar 27,81 liter/detik. Debit andalan dengan probabilitas 99% didapat debit maksimum 1.438 liter/detik di bulan April dan debit minium 41,31 liter/detik di bulan Juni. Hasil uji analisis kualitas air baku untuk semua parameter sudah memenuhi baku mutu air berstandar kualitas air minum. Desain jaringan pipa menggunakan bantuan aplikasi Epanet 2.2. Simulasi Epanet dilakukan terhadap 2 kondisi, yaitu simulasi pada kondisi eksisting tahun 2023, dan simulasi pada kondisi proyeksi tahun 2043. Pada simulasi eksisting didapatkan semua kriteria sudah memenuhi persyaratan. Pada simulasi tahun kondisi tahun proyeksi perlu dilakukan perbaikan berupa perubahan diameter pipa berjumlah 20 pipa dan didapatkan hasilnya memenuhi  persyaratan tekanan air (pressure).Kata Kunci: Air Bersih, Debit Andalan, Epanet 2.2, Metode Mock, Proyeksi Jumlah Penduduk.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue