cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
EVALUASI RENCANA PRODUKSI BAHAN GALIAN EMAS TERHADAP HASIL VOLUME YANG TELAH TERTAMBANG DENGAN METODE CROSS SECTION PADA BLOK MALENGGANG PT. SEKAYAM INTILESTARI MINERAL KECAMATAN SEKAYAM KABUPATEN SANGGAU PROVINSI KALIMANTAN BARAT Nugraha, Rai; Sutarto, -; Yoga, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.493 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.28012

Abstract

PT. Sekayam Intilestari Mineral adalah salah satu perusahaan pertambangan swasta nasional yang bergerak dibidang pertambangan emas di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Blok yang telah selesai ditambang pada tahun 2017 adalah blok Malenggang dengan luas 2,3 hektar dengan target penambangan sebesar 384.529 ton batuan samping dan 159.082 ore.Metode penelitian yang dilakukan adalah melakukan pemetaan topografi di daerah blok malenggang serta menghitung berapa besar volume dan tonase ore serta batuan samping yang telah tertambang dengan metode cross section atau metode penampang.Hasil pemetaan topografi pada blok malenggang menggunakan GPS Geodetik pada akhir penambangan didapat topografi dengan elevasi terendah 34m dan tertinggi 46m. Volume dan tonase material yang telah tertambang dihitung dengan menggunakan metode cross section didapat hasil 114.508 ton ore dan 194.909 ton batuan samping dan berdasarkan hasil penambangan aktual dilapangan (laporan penambangan) sebesar  111.294 ton ore dan  190.103 ton batuan samping. Dari hasil tersebut didapat bahwa volume dan tonase rencana produksi tidak sesuai dengan volume dan tonase hasil penambangan, dimana terdapat material ore dan batuan samping yang belum tertambang sebesar 44.574 ton ore dan 189.620 ton batuan samping dengan kedalaman 12-15 m. Faktor yang mempengaruhi tidak sesuainya rencana produksi dengan realisasi adalah Eksplorasi awal yang kurang detail dan perusahaan tidak memperhatikan dari segi geoteknik batuan yang ada pada blok malenggang. Kata kunci : blok malenggang, volume, ore, autocad.2007, cross section
ANALISIS KECUKUPAN LAYANAN INFRASTRUKTUR JALAN DENGAN PERBANDINGAN TINGKAT PERTUMBUHAN PENDUDUK DI KOTA PONTIANAK Julkarnain, -; Syafaruddin, -; Chairunnisa, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.88 KB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk dari 10 tahun kebelakang yaitu dari tahun 2008 sampai dengan 2017 dengan rata-rata pertambahan penduduk Kota Pontianak ialah sekitar 11.717 jiwa dengan kepadatan 6.018 Km2. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana angka kecukupan layanan infrastruktur jalan di kota Pontianak pada saat ini dan untuk di masa mendatang seiring dengan terus meningkatnya jumlah penduduk. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kecukupan layanan infrastruktur jalan di Kota Pontianak dengan perbandingan jumlah penduduk pada saat ini dan masa yang akan datang dengan periode jangka panjang waktu yaitu untuk 20 tahun ke depan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif maka dilakukan analisis proyeksi penduduk dalam kurun waktu 20 tahun dengan model analisis linier dan analisis kecukupan layanan jaringan jalan dengan rumus aksesibilitas dan mobilitas jaringan jalan. Hasil perhitungan penduduk Kota Pontianak  tahun 2037 sekitar 1.040.010 jiwa sedangkan untuk aksesibilitas pada tahun 2018 memiliki angka 100% dan mobilitas pada tahun 2018 memiliki angka pencapaian 5,01 Km/10.00  jiwa. Aksesibilitas untuk 20 tahun kedepan pada tahun 2037 sudah mencapai target yang telah ditentukan dengan harapan terus adanya pembangunan jalan baru yang dilakukan. Sedangkan mobilitas pada 20 tahun yang pada tahun 2037 memiliki angka 4,22 Km/10.00, terjadi penurunan pada angka mobilitas karena meningkatnya jumlah penduduk.Kata kunci: Jumlah penduduk, proyeksi penduduk, infrastruktur jalan, aksesibilitas, mobilitas 
EVALUASI KINERJA JALAN DAN PENATAAN ARUS LALU LINTAS PADA AKSES DERMAGA FERRY PENYEBERANGAN SIANTA Tasnim, Adhe Riqki; ., Akhmadali; Kadarini, Siti Nurlaily
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.119 KB)

Abstract

Kepadatan lalu lintas sering terjadi pada jam-jam sibuk di mana sering terjadi kemacetan pada sebagian jalan raya penting di Pontianak. . Jalan Khatulistiwa yang merupakan juga akses dermaga Ferry Penyeberangan Siantan yang  menghubungkan juga dengan lembaga pendidikan, perkantoran, pasar, pertokoan dan pemukiman sehingga dapat menyebabkan konflik arus lalu lintas pada persimpangan yang dapat menghambat kelancaran arus lalu lintas. Untuk merencanakan suatu persimpangan yang baik perlu adanya volume lalu lintas dari persimpangan itu sendiri. Volume lalu lintas ini didapatkan dari hasil survey lalu lintas yang dilaksanakan pada hari Jum?at, Sabtu, Minggu dan Senin. Metode pengambilan data dilakukan dengan alat bantu counter hand. Kemacetan yang terjadi pada persimpangan dikarenakan adanya konflik pada  persimpangan yang dapat menghambat kelancaran arus lalu lintas. Hasil penelitian dengan Pengaturan arus lalu lintas didapat alternatif pertama yakni mengurangi hambatan samping dari tinggi menjadi rendah maka ( FRSU = 0,95) misalnya dengan pemasangan rambu lalu lintas larangan serta dilakukan penertiban pedagang kaki lima disekitar simpang  sehingga diharapkan berkurangnya hambatan samping disekitar simpang didapat derajat kejenuhan simpang pertama 0,69 dan simpang kedua 0.87. Alternatif  kedua mengurangi hambatan samping dari tinggi menjadi rendah maka ( FRSU = 0,95) misalnya dengan pemasangan rambu lalu lintas larangan berhenti serta dilakukan penertiban pedagang kaki lima disekitar simpang.  Kemudian kendaraan yang keluar dari kapal ferry dialihkan kearah pasar puring dengan mengurangi hambatan samping yang tinggi menjadi rendah dengan cara pemasangan rambu lalu lintas dan penertiban pedagang kaki lima diruas jalan pasar puring dan disekitar simpang didapat derajat kejenuhan simpang pertama 0,63, simpang kedua 0,57 dan simpang ketiga 1,25. Alternatif ketiga Penerapan alternatif kedua dengan menggunakan simpang bersinyal serta pada simpang ke III dilakukan pelebaran dari 6 M menjadi 12 M  pada jalan khatulistiwa didapat derajat kejenuhan simpang pertama 0,583, simpang kedua 0,548 dan simpang ketiga 0,536. Sehingga pengaturan arus lalu lintas dengan alternatif ketiga dianggap lebih efektif.     Kata-kata kunci: Kata kunci: Persimpangan, Kemacetan, Derajat Kejenuhan, Lampu Lalu Lintas.
PENGATURAN ARUS LALU LINTAS DI JALAN PATTIMURA DAN PADA JALAN SEKITARNYA Elfiana, Mona; Ariyadi, Teddy; Kadarini, Siti Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.203 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i1.23967

Abstract

Jalan Pattimura merupakan salah satu jalan yang terdapat banyak pusat kegiatan, seperti pusat perbelanjaan, sarana olahraga, sekolah dan tempat beribadah. Disamping terdapat banyak pusat kegiatan, hambatan samping apda Jalan Pattimura cukup tinggi,, ini disebabkan karena badan jalan yang lebar efektifnya berkurang sehingga menurunkan kapasitas ruas jalan yang mengakibatkan kemacetan dan kesemerawutan lalu lintas.Kinerja jalan adalah kemampuan dari suatu ruas jalan dalam melayani arus lalu lintas yang terjadi pada ruas jalan tersebut. Kinerja jalan ditentukan oleh kapasitas dan derajat kejenuhan (Degree of Saturation, DS).Berdasarkan analisa yang dilakukan pada 6 jalan yaitu Jalan Pattimura, Jalan A.R Hakim, Jalan A.R Kartini, Jalan Jenderal Urip, Jalan Tamar dan Jalan Zainuddin. Pengamatan dilakukan selama tiga hari survei mulai dari pukul 06.00 sampai 18.00, diperoleh derajat kejenuhan Jalan Pattimura sebesar 0,75 maka perlu diambil tindakan yaitu penyebaran arus lalu lintas ke jalan sekitar. Kata Kunci :Derajat Kejenuhan, Manual Kapasitas Jalan 1997
PENGGUNAAN SOFTWARE VISSIM UNTUK ANALISA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS : SIMPANG JALAN VETERAN, GAJAHMADA, PAHLAWAN DAN BUDI KARYA PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT) S, Pebriyetti; Widodo, Slamet; Akhmadali, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.208 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.29317

Abstract

Simpang merupakan titik bertemunya arus kendaraan dari beberapa ruas jalan yang berbeda, simpang dan sebagai tempat kendaraan melakukan perubahan arah pergerakan lalulintas, untuk itu perlu dilakukan evaluasi kinerja simpang untuk mendapatkan gambaran kondisi simpang saat ini, yaitu dengan meneliti volume lalulintas. Sehingga bisa didapatkan solusi untuk pemecahan masalah tersebut. Dalam penelitian ini, digunakan simulasi lalulintas dengan software Vissim, dengan rencana pengambilan data primer berupa survei yang dilaksanakan selama dua hari pada jam sibuk . nantinya akan dilakukan perbandingan hasil perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, Setelah analisis ini dialakukan, nantinya akan dilakukan perbandingan hasil perhitungan ini dengan pengamatan langsung dan hasil pengamatan langsung di lapangan untuk melihat apakah ada perbedaan yang signifikan. Terdapat dua permasalahan metode tersebut yaitu perbedaan panjang antrian dan tundaan dengan menggunakan software Vissim, Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan lapangan. Untuk kondisi lapangan panjag antrian pada jam sibuk untuk Jalan Vetera 143,64 m, Jalan Gajahmada 134,2 m, Jalan Pahlawan 145,3 m dan Budi Karya 81,53 m. Sedangkan untuk kondisi dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997  panjang antrian untuk Jalan Veteran 206,7 m, Jalan Gajahmada 225,5 m, Jalan Pahlawan 225,0 m dan Budi Karya 413,3 m. Sedangkan dengan metode software Vissim panjang antrian untuk Jalan Veteran 125,39 m, Jalan Gajahmada 90,76 m, Jalan Pahlawan 135,3 m dan Budi Karya 57,58 m. dan Untuk Tundaan rata-rata dengan mengunakan metode software Vissim  114, 82 detik sedangkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 190,7 detik. Hasil yang paling mendekati dengan panjang antrian di lapangan adalah dengan mengunakan softwere Vissim dan sedangkan dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 perbedaan jauh berbeda hasilnya, dan hal itu disebabkan beberapa factor, salah satunya adalah proporsi kendaraan yang lewat dan perbedaan perkalian eqivalen (smp) untuk sepeda motor, mobil, kendaraan berat.  Kata kunci: Simpang, MKJI 1997, Software Vissim, Panjang antrian, Tundaan
PENERAPAN METODE MONTE CARLO PADA PENJADWALAN PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DITRESKRIMSUS POLDA KALBAR) Aurelia, Audina; Nuh, Safaruddin Muhammad; Mulyani, Endang
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.18 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.35629

Abstract

Pada tahap penjadwalan memiliki peranan yang penting dalam keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi. Tetapi, hampir semua proyek dipengaruhi beberapa risiko yang tinggi dan selalu penuh ketidakpastian. Untuk mengantisipasi ketidakpastian pada durasi dilakukan penjadwalan secara probabilistik menggunakan Simulasi Monte Carlo yang diterapkan pada proyek pembangunan Gedung Ditreskrimsus Polda Kalbar. Simulasi Monte Carlo merupakan teknik sampling statistik yang digunakan untuk memperkirakan solusi terhadap masalah-masalah kuantitatif. Tahapan analisa data yang dilakukan berupa pengumpulan data penjadwalan proyek, menentukan hubungan antar aktivitas proyek, melakukan penjadwalan secara deterministik menggunakan PDM (Precedence Diagram Method), melakukan estimasi durasi aktivitas proyek, melakukan validitas data menggunakan ANOVA (Analisis Varians) dan melakukan Simulasi Monte Carlo yang terdapat pada perangkat lunak Oracle Crystal Ball for Excel. Estimasi durasi diperoleh dari hasil pengambilan data menggunakan kuesioner terhadap beberapa pihak kontraktor pelaksana. Dari 1000 kali iterasi dengan menggunakan Simulasi Monte Carlo diperoleh total durasi penyelesaian pekerjaan selama 104 hari dengan tingkat keandalan sebesar 80% berdasarkan grafik CDF (Fungsi Distribusi Kumulatif). Apabila dibandingkan dengan durasi yang direncanakan sebelumnya pada proyek pembangunan Ditreskrimsus Polda Kalbar yaitu selama 103 hari memiliki tingkat keandalan sebesar 72%. Dari analisa sensitivitas diketahui terdapat 9 item kegiatan proyek yang memiliki sensitivitas tinggi. Dimana kegiatan proyek tersebut perlu mendapat prioritas dalam penyelesaiannya.Kata Kunci: Penjadwalan Probabilistik, Simulasi Monte Carlo.
PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA BUNDARAN JALAN SUTAN SYAHRIR – JALAN SELAYAR – JALAN PROF. DR. MUH. YAMIN – JALAN DR. SUTOMO DI KOTA PONTIANAK Yoan Retnowati; Komala Erwan; - Said
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.656 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.17569

Abstract

The purpose of this study was to analyze due to the influence of the side barriers on the performance of the roundabout by the Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI, 1997). Results from the study showed that the largest flows occurred on Monday afternoon hours of 16:00 to 5:00 p.m. GMT value Degree of Saturation (DS) is the arm (AB) 0.43, (BC) 1.16, (CD) 0.50, (DA ) 0.50. Delay traffic roundabout average = 37.071 sec / smp, delay roundabout = 41.071 sec / smp. Opportunities roundabout Queues at least 57% and a maximum of 100%. While the results of the average weighting factor aside barriers between 58.3 to 315 events, this shows that the side friction factor occurred relatih still low. And for the overall performance level Roundabout affected by traffic flow at peak hours of the morning (6:00 to 8:00 a.m.), during peak hours (11:00 to 13:00) and evening peak hours (4:00 p.m. to 5:00 p.m.) in which the degree of saturation that occurs between 0.525 to 1.100. From the results of these conditions Roundabout New Town was not able to serve existing traffic flow. Kota Baru roundabout performance requires a traffic management, so as to serve traffic flow optimally.   Key words: roundabouts, side barrier and MKJI.
PENERAPAN MODEL PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA . Sunario; . Syahrudin; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.05 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18909

Abstract

In the city of Pontianak is still continuing development to meet the basic needs adequately. And one of the staples that are needed in daily life - today is the place to stay. From there the developers race - the race to build an ideal area. One of them is the construction of complex De Perdana City is located at Perdana Street Pontianak. The purpose of this paper is to identify and analyze the problems of controlling the form factors - factors that cause delays in the project on construction work in the field so that it can submit management plans and programs of action plans that can be done to address the problem of delay without reducing the quality of the work. Complex housing De Perdana City Pontianak is the type of housing development projects totaling 20 with 160 units. With the design of the coupling or 2 units are designed arm. The construction site is located at Jalan Perdana Pontianak. Funds allocated is Rp. 1.529.428.000, - per unit coupling, with a planned implementation of 200 (two hundred) calendar days, ie after the date of January 6, 2014 until July 27, 2014. One of the duration of the acceleration method that can be used is the method of Earned Value Analisys. Based on current progress report on the project duration 16 weeks, which is based on planning should reach 58.37% turned out to be the reality that occur in the field reached 53.48%, so that the project would be delayed by the deviation between the weights with a weight plan realization was - 4, 89%. While based on the progress report of the new project is expected to be completedbyAugust2014.Alternative acceleration used is the addition of working hours (overtime) to four (4) hours of work and increase the amount of labor. Acceleration duration of the project carried out by two (2) steps, namely: crashing a program that is only held on the activities that are on the critical path analysis and Earned Value namely by conducting compression (pressure) the duration of the project carried on activities that are on track critical without interrupting other work items. Based on the analysis that has been done there is deviation time of 21 days, the total working period to 217 days from 200 days the amount of time the plan with estimated cost is Rp. 1.529428 billion. Controlling the performance observed from week 1 to week 16. An analysis of the week to -16 indicates that the costs were lower than budgeted costs but longer execution time of the schedule plan showed with CPI = 1.01 (CPI> 1) and SPI = 0, 92 (SPI <1 ). The result of the calculation forecasts the project's final cost of Rp. 1,379,493,655.00 with the project completion time back to the original plan of 200 days. Keywords :earned value, crashing programs, delays, acceleration
STUDI REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG BALLCLAY (TANAH LEMPUNG) DENGAN SISTEM PERATAAN TANAH DAN SISTEM POT MENGGUNAKAN TUMBUHAN SENGON (Paraserianthes Falcataria) DI PT. CLAYINDO CAKRA JAYA Yoan Andrie Putri; Budhi Purwoko; Fitriana Meilasari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.066 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32166

Abstract

PT. Clayindo Cakra Jaya melakukan reklamasi dengan sistem perataan tanah, akan tetapi sistem tersebut membuat area reklamasi menjadi kering, karena itu peneliti melakukan perbandingan dengan sistem pot. Tujuan penelitian yaitu mengkaji tingkat keberhasilan reklamasi dengan menggunakan sistem perataan tanah dan sistem pot pada lahan bekas tambang Ballclay, dan membandingkan penggunaan pupuk NPK, sekam padi arang, kompos, kotoran ayam, campuran sekam padi arang dan kotoran ayam, campuran kompos dan kotoran ayam yang baik digunakan kedua sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi.Tahapan pertama persiapan yang meliputi studi literatur dan persiapan lahan sistem perataan tanah dan sistem pot, kemudian penanaman, perlakuan, pengamatan kemudiam pengolahan dan analisis data, terakhir kesimpulan dan saran. Hasil yang didapatkan dimana tingkat keberhasilan yang diterapkan dengan metode sistem perataan tanah membutuhkan tanah pucuk 18,9 m2 dan sistem pot membutuhkan tanah pucuk 1,35 m2 kemudian untuk perbandingan pupuk yang baik digunakan adalah pupuk NPK. Kata kunci: Ballclay, Reklamasi, Perataan Tanah, Sistem Pot.
STRATEGI HARGA PENAWARAN PADA TENDER PROYEK KONSTRUKSI DENGAN MEMPERHITUNGKAN FAKTOR RESIKO Miranti, Asa; Indrayadi, M; Arpan, Budiman
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.371 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.11199

Abstract

Strategi penawaran bagi suatu perusahaan sangat bergantung dari tujuan perusahaan, diantaranya adalah memaksimumkan keuntungan (profit). Karakteristik kontrak dalam industri konstruksi ditandai dengan persaingan yang makin meningkat, batas keuntungan yang tidak tinggi dan nilai resiko gagal yang tinggi. Semakin banyak perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi menyebabkan persaingan antar perusahaan yang satu dengan yang lain. Dengan adanya persaingan tersebut, maka perusahaan mau tidak mau harus memiliki strategi untuk dapat mengalahkan perusahaan lainnya atau dengan kata lain memenangkan lelang dari proyek tersebut. Dalam penulisan tugas akhir ini, strategi penawaran dilakukan dengan menganalisa data historis untuk dijadikan sebagai acuan dalam menyusun strategi. Adapun strategi penawaran yang digunakan adalah model Friedman, model Gates dan Model Acckoff & Sasieni. Model-model tersebut kemudian diterapkan pada sejumlah data tender konstruksi untuk daerah Kalimantan Barat yang diperoleh dari Tahun 2011 sampai 2013. Hasil perhitungan diuji dengan dua data yang memang disisihkan untuk pengujian model tersebut.Dapat disimpulkan bahwa model yang menghasilkan penawaran paling rendah adalah model Friedman, sedangkan untuk model gates atau Ackoff&Sasieni menghasilkan penawaran yang lebih tinggi.   Kata kunci : probabilitas menang, penawaran, expected profit, mark up.

Page 13 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue