cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
EVALUASI KINERJA DAN PERBAIKAN KAPASITAS JALAN SUNGAI RAYA DALAM Mintorogo, Rasto; AS, Syafaruddin; Kadarini, S. Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.929 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.16109

Abstract

Highways are transportation infrastructure that most important for transportation activity. The transportation activity also very influence from growing of the people and increasing of vehicle. As high as level of growing people make level of vehicle also increases that will effect for traffic light problems, as that happened in Jalan Sungai Raya Dalam. This street is border and connection between Pontianak City and Kubu Raya Regency. The highway condition is crowded and not good, This condition cause side friction that make highways capacity is low and highways activity is decreasing. The purpose of this research is calculate of highways activity in 2013 and prediction in 2015 till 2020, then to know representation for fixing capacity planning for increase highways activity. This research, the data got from Statistic Center Department and Traffic Light Police Department. While survey of traffic volume and side friction did on Friday, Saturday, Sunday and Monday (at 6-7 and 12-14 December 2013) from 6 pm – 6 am. Based the survey result will calculate and analyse while get capacity and degree saturation. Degree Saturation Value (DS) that require from Highways Capacity Manual of Indonesia (MKJI) 1997 for town road 0,85 is highways service level indicator and determine highwasy activity. Based on the result of research gained value degree saturation (DS) for in 2013 is 0,757, in 2015 is 0,917 and in 2020 is 1,485. This data show that in 2015 and in 2020 will get the traffic problem, so will give alternative and solution with fixing highways capacity, with do to widening highways geometric 8 m or change of highways type 2/2 UD be 4/2 D. From solution alternatif choosed the best alternatif and solution is changed higways type 2/2 UD be 4/2 D while degree saturation (DS) in 2015 lower 0,309 and 2020 lower 0,501.
STUDI PERBANDINGAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR PADA PERKERASAN KAKU YANG MENGGUNAKAN AGREGAT BATU PECAH MANUAL DAN AGREGAT BATU PECAH MESIN - Bani; Slamet Widodo; Eti Sulandari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.422 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.24206

Abstract

Terjadinya krisis bahan baku yang berkepanjangan terutama bahan baku utama pembuat beton jalan yaitu batu mengakibatkan harga batu meningkat. Maka perlu dicari bahan baku alternatif pengganti yang lebih ekonomis. Berdasar hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton maksimum, kuat lentur balok beton maksimum yang menggunakan campuran berbeda agregat pengelolaanny sebagai campuran dengan memiliki nilai mutu tekan 30MPa dan mutu lentur 45Kg/cm2 pada umur 28 hari. Metodelogi penulisan penelitian ini adalah kuat tekan dan kuat lentur, dengan benda uji silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sedangkan untuk kuat lentur menggunakan benda uji balok beton dengan ukuran lebar 15 cm, tebal 15 cm, dan panjang 60 cm. Metode perencanaan campuran beton menggunakan metode SNI. Setelah dilakukan pengujian dan penelitian, maka didapat hasil pengujian kuat tekan silinder pada beton dengan menggunakan batu pecah mesin menghasilkan kuat tekan sebesar 34,53 MPa dan untuk beton dengan menggunakan batu pecah manual 30,70 MPa. Kuat tekan beton maksimal tercapai pada variasi penggunaan kedua agregat tersebut dengan rencana awal 30 MPa, untuk penggunaan agregat batu pecah mesin  mengalami peningkatan sebesar 11% dari penggunaan agregat batu pecah manual. Hasil pengujian kuat lentur balok pada beton dengan menggunakan batu pecah mesin menghasilkan kuat lentur sebesar 46,77 Kg/cm2 dan untuk beton dengan menggunakan batu pecah manual 45,46 Kg/cm2. Kuat lentur beton maksimal tercapai pada variasi penggunaan kedua agregat tersebut dengan rencana awal 45 Kg/cm2, untuk penggunaan agregat batu pecah mesin  mengalami peningkatan sebesar 2,8% dari penggunaan agregat batu pecah manual.Nilai stabilitas pada penggunaan agregat batu pecah mesin memiliki nilai kuat tekan yang lebih tinggi di bandingkan secara manual. Hal ini dapat diartikan bahwa batu yang terbentuk secara pecah mesin memiliki ukuran agregat yang standar ukurannya sehingga dalam pembentukan terhadap beton tidak membuat rongga-rongga lebih besar dan memiliki kepadataan yang lebih baik dibadingkan batu pecah manual, sedangkan untuk batu yang diolah secara manual pembentukan dengan alat seadanya tidak dapat di pastikan memiliki nilai standar. Kata kunci : kuat tekan beton, kuat lentur, agregat batu pecah mesin, agregat batu pecah manual
ANALISIS KINERJA JALAN KHATULISTIWA AKIBAT AKTIFITAS PASAR PURING SIANTAN Fitriyadi, -; S.T., M.T, Sumiyattinah,; Kadarini, S.T., M.T, S. Nurlaily.
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.009 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.29426

Abstract

Khatulistiwa Street is a primary highway with national status which connects efficiently between national activity centers or between national activity centers and regional activity centers. As one of the roads which have vital role in traffic in Pontianak City, condition that occurs in the site is very different. At Khatulistiwa Street segment, especially in front of Puring Market frequently occur traffic problems such as increased delays at certain hours. This happens during peak hours or busy hours due to the high activity of the community around the road and the activity of Puring Market at the same time. To improve the performance on Khatulistiwa Street which getting denser, it is necessary to conduct a study in intend to determine the amount of decreasing performance of road segment in the study area. This research is needed to identify problems in Khatulistiwa Street so that later can be found solution to prevent bigger traffic problem happens.In this research, it is necessary to have traffic data i.e. traffic volume, side obstacle, speed, and road geometry so that can be seen and compared how big influence of Puring Market activity to performance on Khatulistiwa Street, so then known how big influence of the increment of the road to the degree of saturation, speed, and travel time. By the results of this study can be seen comparison of data on movement patterns of traffic survey results in 2017, peak hour flow Pontianak - Jungkat direction occurred at 05:00 to 06:00 pm for 1463 vec/hr and for Jungkat - Pontianak direction occurred at 04:00 - 05:00 pm of 1458 vec/hr. Judging from the degree of saturation and travel time that occurred in the site is known that Khatulistiwa Street can be said congested because of the degree of saturation >0.85, that is 0.893 and travel time of light vehicles at 200 meters in distance is 0.0083 hours or 29.77 seconds. The activity of Puring Market towards the performance of Khatulistiwa Street can be said have an effect on the high congestion happened (judging from the comparison of travel time that occurred), that is about 21%. For 9 m wide road and degree of saturation (DJ) of 0.714, the travel time becomes 0.006 hr or 21.662 sec. For 10 m wide road and degree of saturation (DJ) of 0,692, the travel time becomse 0.0057 hr or 20,622 sec. For 11 m wide road and degree of saturation (DJ) equal to 0,666 and travel time become 0.0056 hr or 20,069 sec. Keywords: Influence of Market Activity, Traffic Flow, Congestion, Road Khatulistiwa Street is a primary highway with national status which connects efficiently between national activity centers or between national activity centers and regional activity centers. As one of the roads which have vital role in traffic in Pontianak City, condition that occurs in the site is very different. At Khatulistiwa Street segment, especially in front of Puring Market frequently occur traffic problems such as increased delays at certain hours. This happens during peak hours or busy hours due to the high activity of the community around the road and the activity of Puring Market at the same time. To improve the performance on Khatulistiwa Street which getting denser, it is necessary to conduct a study in intend to determine the amount of decreasing performance of road segment in the study area. This research is needed to identify problems in Khatulistiwa Street so that later can be found solution to prevent bigger traffic problem happens.In this research, it is necessary to have traffic data i.e. traffic volume, side obstacle, speed, and road geometry so that can be seen and compared how big influence of Puring Market activity to performance on Khatulistiwa Street, so then known how big influence of the increment of the road to the degree of saturation, speed, and travel time. By the results of this study can be seen comparison of data on movement patterns of traffic survey results in 2017, peak hour flow Pontianak - Jungkat direction occurred at 05:00 to 06:00 pm for 1463 vec/hr and for Jungkat - Pontianak direction occurred at 04:00 - 05:00 pm of 1458 vec/hr. Judging from the degree of saturation and travel time that occurred in the site is known that Khatulistiwa Street can be said congested because of the degree of saturation >0.85, that is 0.893 and travel time of light vehicles at 200 meters in distance is 0.0083 hours or 29.77 seconds. The activity of Puring Market towards the performance of Khatulistiwa Street can be said have an effect on the high congestion happened (judging from the comparison of travel time that occurred), that is about 21%. For 9 m wide road and degree of saturation (DJ) of 0.714, the travel time becomes 0.006 hr or 21.662 sec. For 10 m wide road and degree of saturation (DJ) of 0,692, the travel time becomse 0.0057 hr or 20,622 sec. For 11 m wide road and degree of saturation (DJ) equal to 0,666 and travel time become 0.0056 hr or 20,069 sec. Keywords: Influence of Market Activity, Traffic Flow, Congestion, Road
PENILAIAN RISIKO AKSES JALAN MASUK PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BARU UNIVERSITAS TANJUNGPURA Ria, Sefriani; Mulyani, Endang; Pratiwi, Riyanny
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.966 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i1.25314

Abstract

Kecelakaan kerja dalam dunia konstruksi sangat berpeluang besar, ada tiga hal yang mempengaruhinya yaitu manusia, alat dan bahan, serta lingkungan kerja. Universitas Tanjungpura sedang membangun 5 (lima) gedung baru diantaranya gedung serbaguna, perpustakaan modern, laboratorium, dan dua gedung kuliah, serta penataan jalan utama menuju kampus Universitas Tanjungpura. Akibatnya timbul sumber-sumber bahaya disekitar lokasi kerja karena akses masuk dan keluar kegiatan kampus menyatu dengan mobilisasi kegiatan pembangunan gedung baru serta kegiatan penataan jalan utama yang bersinggungan langsung dengan pengguna jalan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskritif dengan metode Job Safety Analysis (JSA) dengan tahapan analisa, identifikasi, penilaian, dan pengendalian risiko. Sumber data dalam penelitian ini yaitu pengamatan yang dilakukan secara langsung dilapangan dengan bantuan penyebaran kuisioner kepada para pekerja konstruksi dan non-pekerja (pengguna jalan). Hasil yang didapat selama penelitian ini yaitu terdapat 18 risiko bahaya kepada pekerja konstruksi sebanyak 12 risiko berada dalam kategori sedang  dan ada 6 risiko berada dalam kategori berbahaya. Sedangkan non-pekerja (pengguna jalan) terdapat 12 risiko bahaya, 9 risiko tegolong tinggi dan 3 risiko tergolong sedang. Kata kunci: Kesehatan dan keselamatan kerja, risiko bahaya, Job Safety Analysis (JSA), kecelakaan kerja.
ANALISIS EVALUASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI (STUDI KASUS PROYEK 7 IN 1 UNIVERSITAS TANJUNGPURA) Hazlansyah, Muhammad; Mulyani, Endang; M.Nuh, Safarudin
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.529 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i3.30763

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas utama suatu perusahaan kontraktor. Potensi kerugian kontraktor akibat lemahnya implementasi K3 sangat besar. Proyek 7 in 1 Universitas Tanjungpura menerapkan program K3. Perlindungan tenaga kerja dari bahaya akibat kerja di lingkungan kerja sangat dibutuhkan oleh pekerja. Tujuan penelitian adalah mengkaji penerapan program K3; mengkaji produktivitas kerja karyawan, dan menganalisis hubungan program K3 dengan produktivitas pekerja. Faktor K3 yang dianalisis meliputi pelatihan, publikasi keselamatan kerja, kontrol lingkungan kerja, pengawasan dan disiplin, peningkatan kesadaran K3 serta penggunaan alat pelindung diri (APD). Perhitungan produktivitas pekerjaan pada pemasangan pipa baja dan pemasangan batu alam. Penelitian dilakukan di selama tiga bulan, dari bulan Juli-September 2018. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner, wawancara dan pengamatan. Analisis hubungan antara penerapan K3 dengan produktivitas pekerja dilakukan dengan metode uji korelasi Rank Spearman (SPSS 16.0). Berdasarkan persepsi responden rataan skor penerapan K3 secara umum sebesar 4,74 (sangat baik) sedangkan rataan skor penerapan K3 pada pekerjaan pemasangan pipa baja 4,16 (baik) dan penerapan K3 pekerjaan pemasangan batu alam 4,43 (sangat baik). Hasil penelitian menunjukkan, semua faktor penerapan K3 yang diuji memiliki hubungan positif, sangat nyata dan berkorelasi kuat dengan kinerja pekerja korelasi sebesar 0,816 pada pekerjaan pipa baja dan 0,825 pekerjaan batu alam.Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, K3, Kinerja Pekerja Konstruksi
PENERAPAN KONSEP NILAI HASIL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DI KOTA PONTIANAK STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUKO 4 LANTAI DI JALAN PANGERAN NATAKUSUMA, PONTIANAK Dwitanto, Magrib; Mulyani, RR. Endang; Nuh, Safaruddin M
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.476 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.19511

Abstract

Proses perencanaan hingga pengendalian selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi merupakan kegiatan penting dari suatu proyek. Keberhasilan atau kegagalan dari suatu proyek dapat disebabkan perencanaan yang tidak matang serta pengendalian yang kurang efektif, sehingga kegiatan proyek tidak efisien. Hal tersebut akan mengakibatkan keterlambatan, menurunnya kualitas, dan meningkatnya biaya pelaksanaan. Untuk mengurangi dampak keterlambatan dan pembengkakan biaya proyek, dapat digunakan konsep nilai hasil sebagai alat ukur kinerja yang mengintegrasikan antara aspek biaya dan aspek waktu. Berdasarkan kinerja biaya dan waktu ini, dapat diidentifikasi kinerja keseluruhan proyek maupun paket-paket pekerjaan di dalamnya dan kemudian memprediksi biaya dan waktu penyelesaian proyek.   Kata Kunci : Perencanaan, pengendalian, konsep nilai hasil
Analisa Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Menurut Analisa (AHSP) 2016 Bidang Bina Marga Ardhana, Angga Tresna; Syahruddin, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.716 KB)

Abstract

This research is motivated to can know the definite schedule of work that has been set in the auction process, in which the determination was based solely on the experience of the tender committee of the work previous work, without any calculation basis is clear, and aims to make an analysis of scheduling by using analysis AHSP 2016 of Bina Marga, and make a comparison of the results of calculations using 2016 AHSP method of Bina Marga with the usual standard calculation is made .This type of research is the Employment Unit Price Analysis (AHSP) 2016 Field Development Bina Marga, where On regulation of Minister (PERMENPU) NO: 11/2013on November 4, 2013 article 1 mentioned that, this Code establishes the steps calculate the price of the basic unit (HSD), wages, labor, tools, and materials which then calculate the unit price (HSP) ,.from this studyThe normal time schedule planner find aan longer that 87 days, this time more than 12 days of work in the contract planing time of only 75 days, and the cost of the normal work has 9.990.726.446, because the normal time counter exceeds the time on the job then the work done or the program crashes additional work time.Application Both calculations should be calculated simultaneously, which is useful as a comparison in the calculation to obtain the closest value estimate in the bid owner. Keywords : 2016 AHSP of Bina Marga, Unit Price Analysis
PERHITUNGAN STRUKTUR BETON BERTULANG GEDUNG KULIAH TERPADU 10 LANTAI Ayyasi Felageti Sofian; M. Yusuf; - Elvira
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.051 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32211

Abstract

Perhitungan Struktur beton bertulang gedung kuliah terpadu 10 lantai ini bertujuan untuk menganalisa perhitungan yang memenuhi persyaratan kekakuan dan sesuai standar yang berlaku di Indonesia serta dapat menguasai program sebagai alat bantu menganalisa analisis struktur.  Perencanaan gedung kuliah ini direncanakan dengan memperhitungkan gaya gempa karena di dalam SNI 1726-2012 Kalimantan Barat sudah termasuk zona gempa ringan. Dalam makalah ini gedung di rencanakan mengacu pada SNI 2847-2013 untuk desain beton bertulang, SNI 1726-2012 untuk desain terhadap gempa dan SNI 1727-2013 untuk pembebanan pada struktur. Perhitungan struktur gedung ditinjau terhadap beban mati, beban hidup, beban angin, dan beban gempa. Perhitungan yang dilakukan meliputi elemen pelat, balok, kolom, dan fondasi. Dalam membantu untuk menganalisa analisis struktur dibantu dengan program ETABS 2016. Dari peta zonasi gempa keberadaan  wilayah struktur termasuk dalam kategori desain seismik A dan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SPRMB). Digunakan fondasi tiang pancang spun pile karena sesuai untuk kondisi tanah lunak di Kota Pontianak dengan daya dukung yang sebagian besar didapat dari daya lekat tiang pada tanah. Kata kunci : struktur, beton bertulang , SNI 2847-2013, SNI 1726-2012,SNI 1727-2013,fondasi.
PENENTUAN PROFIL PERLAPISAN TANAH BERDASARKAN DATA SONDIRDI KOTA PONTIANAK Maulina, Firmalisa; Priadi, Eka; Faisal, Ahmad
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.26 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.12461

Abstract

The purpose of this research is to get an overview of classification and consistency according to the type of soil for each point sondir based on data sondir that party planners, implementers and technical agencies can know how much ability of soil to support the load of the building. This map can provide early information to the public if it will establish a building Pontianak city region. The target in particular is a map of the research could be used by local governments as a reference for the construction of buildings in the city of Pontianak. To achieve these targets, action has to be done is to probe the ground in Pontianak by first mengkalisifikasikan soil conditions have in common with other locations.   Keywords: soil classification, soil consistency, sondir.
URUTAN PRIORITAS PEMELIHARAAN JALAN KOTA DI KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN PROSES HIRARKI ANALITIK Khafizan, -; Widodo, Slamet; Mayuni, Siti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.422 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.21887

Abstract

Jaringan jalan cenderung mengalami penurunan kondisi yang diindikasikan dengan terjadinya kerusakan jalan. Program pemeliharaan jalan harus dilakukan oleh pemerintah daerah. Dengan banyaknya kendala dan permasalahan, seperti keterbatasan anggaran, usulan masyarakat yang terus masuk pada Dinas Pekerjaan Umum, maka diperlukan perencanaan program pemeliharaan jaringan jalan dengan menentukan urutan prioritas pemeliharaanPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mendapatkan urutan prioritas pemeliharaan jalan. Dalam penelitian ini dilakukan pada 4 ruas jalan yang ada di Kota Pontianak yaitu ruas jalan Parit H.Husin II, ruas jalan Sepakat II, ruas jalan Nur Cahaya / Cahaya Baru dan ruas jalan Dr.Sudarso dengan menggunakan berbagai kriteria. Untuk menentukan urutan prioritas pemeliharaan jalan digunakan metode Proses Hirarki Analitik (PHA). Proses Hirarki Analitik adalah suatu persoalan yang akan dipecahkan dalam suatu kerangka pikiran yang terorganisir, sehingga memungkinkan dapat diekspresikan untuk mengambil keputusan yang efektif atas persoalan tersebut. Kriteria- kriteria yang berpengaruh dalam penentuan urutan prioritas jalan adalah jenis kerusakan, beban kendaraan, kebijakan dan tata guna lahan.Dengan menggunakan metode Proses Hirarki Analitik maka urutan prioritas pemeliharaan jalan di Kota Pontianak berdasarkan nilai bobot tertinggi sampai dengan bobot terendah adalah ruas jalan Parit H.Husin II dengan bobot 98,2% merupakan prioritas pertama karena memiliki nilai bobot tertinggi. Selanjutnya ruas jalan Dr.Sudarso dengan bobot 53,2%, kemudian ruas jalan Sepakat II dengan bobot 52,1% dan urutan terakhir adalah ruas jalan Nur Cahaya / Cahaya Baru dengan bobot 26,0%. Kata Kunci       : Prioritas Pemeliharaan Jalan, Proses Hirarki Analitik.

Page 12 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue