cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PENGARUH VARIASI SIKAMENT LN TERHADAPMUTU BETON 25 MPaDALAM PEMBUATAN BETON SCC (SELF COMPACTING CONCRETE) Al Husain, Muhammad Fajrul Islam; Mungok, Crisna Djaja; Supriyadi, Asep
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.025 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.18373

Abstract

Dalam pembuatan benda uji metode yang digunakan yaitu Metode SNI, dengan kuat tekan rencana 25 MPa. Semen yang digunakan adalah semen PCC. Benda uji yang dibuat berbentuk silinder dengan Æ 15 cm, dan tinggi 30 cm. Tidak dilakukan penelitian lebih mendalam terhadap reaksi kimia yang terjadi dan setting time concrete. Dari hasil penelitian nilai kuat tekan karakteristik beton normal menghasilkan kuat tekan karakteristik 33,98 MPa, beton normal + Sikament Ln 0,5 % menghasilkan kuat tekan karakteristik 36,80 MPa, beton normal + Sikament Ln 1 % menghasilkan kuat tekan karakteristik 31,32 MPa, beton normal + Sikament Ln 1,5 % menghasilkan kuat tekan karakteristik 28,31 MPa dan beton normal + Sikament Ln 2 % menghasilkan kuat tekan karakteristik 24,51 MPa. Kuat tarik belah rata-rata beton normal adalah 3,28 MPa,  Kuat tarik belah rata-rata beton normal + Sikament Ln 0,5 % adalah 4,38 MPa, Kuat tarik belah rata-rata beton normal + Sikament Ln 1 % adalah 4,05 MPa, Kuat tarik belah rata-rata beton normal + Sikament Ln 1,5 % adalah 4,04 MPa dan Kuat tarik belah rata-rata beton normal + Sikament Ln 2 % adalah 3,15 MPa. Modulus Elastisitas rata-rata beton normal adalah 21715,14 MPa, Modulus Elastisitas rata-rata beton normal + Sikament Ln 0,5 % adalah 22135,53 MPa, Modulus Elastisitas rata-rata beton normal + Sikament Ln 1 % adalah 24199,68 MPa, Modulus Elastisitas rata-rata beton normal + Sikament Ln 1,5 % adalah 22487,81 MPa dan Modulus Elastisitas rata-rata beton normal + Sikament Ln 2 % adalah 17123,55 MPa.   Kata kunci: self compacting concrete, sikament ln,
STUDI TENTANG KELAYAKAN AGREGAT BATU GUNUNG BUKIT MARSELA DI KABUPATEN KETAPANG SEBAGAI MATERIAL LAPIS PONDASI Syaifullah, Asep; Sulandari, Eti; Erwan, Komala
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.033 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.26141

Abstract

West Kalimantan Province has an abundant material potential of aggregate materials, having hills, mountains and rivers that have aggregate content especially in Ketapang regency can be developed its benefits, it used as an Aggregate Base material which has a very important role in pavement. One type of road enlargement material is Aggregate Base Class A, and Class B (LPA & LPB) which have specification requirements to be fulfilled prior to spread or tamp the field, before spreading in the field the material must be tested in Laboratory to fulfill the requirements of  Aggregate Foundation layer Class A, and Class B Aggregate.The determination of the maximum dry volume weight value (γd max) and the optimum water content (w opt) was done by compaction test in Laboratory based on SNI 1743:2008 and further to get CBR value was tested CBR Laboratorium based on SNI 1744:2012. Based on the research result, CBR Class A Aggregate Base of 91 %, maximum dry density of 2.048 kg/cm3 and optimum water content 4.20 %, Class B Class Aggregate CBR value of 84.2 %, maximum dry density 2.07 kg/cm3, moisture content optimum 6.30. It can be concluded Marsela mountain rock material can be used as pondation layer. Key words : Gradation, California Bearing Ratio (CBR) Class A, and Class B.
OPTIMASI PELAYANAN BONGKAR MUAT PETI KEMAS DI PELABUHAN DWIKORA PONTIANAK Aulia Nurhadini; - Rafie; Muhammad Indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.852 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.31440

Abstract

Pelabuhan Dwikora Pontianak salah satu  pelabuhan di Kota Pontianak yang melaksanakan kegiatan bongkar muat peti kemas. Jumlah arus barang yang menggunakan peti kemas di Dermaga Dwikora semakin meningkat tajam setiap tahunnya, namun tidak berbanding lurus dengan kapasitas yang tersedia, di karenakan tidak ada peningkatan kapasitas pelabuhan. Kapasitas yang tidak memadai menyebabkan penumpukan peti kemas, sehingga memperburuk pelayanan bongkar muat. Kualitas pelayanan bongkar muat di Pelabuhan Dwikora dipengaruhi banyak hal yaitu, efektivitas alat bongkar muat, perizinan beacukai, kapasitas lapangan penumpukkan. Namun, yang paling mempengaruhi dari pelayanan bongkar muat adalah kinerja alat, produktivitas, dan YOR. Pengoptimasi pelayanan bongkar muat peti kemas dapat diamati dengan metode regresi linier dan optimasi.  Jumlah peralatan untuk proses bongkar muat pada saat ini, di Pelabuhan Pontianak sudah tersedian dan cukup efektif untuk pergerakan bongkar muat peti kemas. Kinerja kapasitas/ produktifitas masing-masing peralatan bongkar muat yang ada di Pelabuhan Pontianak tersebut masih mampu melayani arus pergerakan peti kemas sebanyak 221,086 TEUs pada tahun 2018. Pada analisis tahun 2016, nilai YOR di Pelabuhan Pontianak mencapai angka 88% dimana berdasarkan Standar Kinerja Pelayanan Oprasional Pelabuhan Direktur Jendral Perhubungan Laut dinyatakan kurang baik kinerjanya karena mencapai diatas 10% dari standar kinerja pelayanan oprasional yang telah ditetapkan sebesar 65%.Kata kunci: Pelabuhan Dwikora, Optimasi, Peti Kemas, Prodiktivitas, YOR.
EVALUASI KINERJA DAN ALTERNATIF PENANGANAN SIMPANG PADA JALAN YA’M SABRAN JALAN PANGLIMA AIM KOTA PONTIANAK Parhadi, -; As, Syafarudin; Azwansyah, Heri
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.436 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.20015

Abstract

Kota Pontianak merupakan kota terbesar di Kalimantan Barat, dan juga merupakan salah satu pusat kegiatan perekonomian. Sebagai kota yang sedang berkembang, Kota Pontianak mengalami peningkatan yang cukup pesat, baik peningkatan perekonomian maupun pertambahan jumlah penduduk. Dimana pada saat ini giat melaksanakan pembangunan disegala bidang. Persimpangan merupakan sumber konflik lalu lintas salah satunya kemacetan. Persimpangan tiga lengan di jalan Ya’m Sabran dan jalan Panglima Aim merupakan salah satu lokasi yang sering terjadi kemacetan akibat perpotongan arus lalu lintas yang tidak teratur dan terdapat berbagai fasilitas umum disekitarnya yang menyebabkan geomtrik jalan tidak dapat lagi menampung kendaraan yang lewat. Hal ini sering menimbulkan konflik dan hambatan lalu lintas. Permasalahan yang terjadi pada persimpangan yaitu meningkatnya volume kendaraan yang berpengaruh pada kapsitas persimpangan sehingga tingkat kinerja lalu lintas pada persimpangan tersebut menurun. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternative penanganan pada persimpangan Jalan Ya’m Sabran – Jalan Panglima Aim. Data volume lalu lintas diperoleh dengan melakukan survey dan mencatat secara manual jumlah kendaraan yang melewati lokasi tinjauan. Survey lalu lintas ini dilakukan selama 3 (tiga) hari yaitu dari tanggal 7 Januari 2017 sampai dengan tanggal 10 Januari 2017, yaitu pada hari sabtu, minggu dan selasa. Waktu survey dilakukan pada pukul 06.00 – 18.00 WIB dengan interval satu jam maka didapat Volume Jam Puncak (VJP) pada hari senin jam 17.00 – 18.00 sebesar 1148 kend/jam. Setelah data diperoleh, selanjutnya dilakukan anilisis kinerja lalu lintas simpang tak bersinyal serta perencanaan lalu lints dan perencanaan bundaran. Analisa persimpangan sebelum dilakukan perencanaan lampu lalu lintas dan perencanaan bundaran diperoleh derajat kejenuhan pada jam sibuk yang sangat tinggi tahun 2017 = 2,54. Dari hasil analisa DS telah melebihi angka 0,80 artinya tidak terlalu efektif dan sering terjadi kemacetan dan untuk mengatasinya dilakukan pengaturan fase sinyal dan bundaran. Pada tahun 2027 siklus 87 detik, dimana masing-masing sinyal hijau pada kaki simpang Jl. Ya’m Sabran (A) 26 detik, Jl. Ya’m Sabran (B) 26 detik, Jl. Panglima Aim (C) 14 detik serta dilakukan pelebaran pada lengan simpang lebar jalinan 6 m menjadi 9 m.   Kata Kunci: Derajat Kejenuhan, Jam Puncak, Sinyal Hijau, Bundaran
KAJIAN PENGARUH BANGUNAN SPBU DAN PERSIMPANGAN JALAN PARIT HAJI HUSIN II TERHADAP LETAK U-TURN DI JALAN AHMAD YANI PONTIANAK Egitya, Regina; Akhmadali, -; Sumiyattinah, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.351 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.26670

Abstract

Pada median  disediakan bukaan median untuk kendaraan melakukan putaran balik. Letak SPBU dan persimpangan jalan Parit Haji Husin II pada Jalan Ahmad Yani memberikan tarikan pada kendaraan untuk melakukan putaran balik melalui u-turn untuk menuju lokasi tersebut. Hal ini dapat mengganggu aktivitas di jalan Ahmad Yani sehingga perlu dilakukan kajian pengaruh SPBU dan persimpangan jalan Parit Haji Husin II terhadap letak u-turn agar dapat diketahui pengaruh u-turn tersebut dan alterntif solusinya.Pada penelitian ini pengambilan data primer berupa survey volume lalu lintas dan geometrik jalan Ahmad Yani, u-turn, dan persimpangan jalan Parit Haji Husin II pada satu hari kerja pukul 06.00-19.00 WIB. Perhitungan kinerja jalan Ahmad Yani dan kinerja  simpang jalan Parit Haji Husin II menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 serta perhitungan kinerja jalinan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil perhitungan ini menjadi dasar untuk rekomendasi perbaikan yang diberikan.Berdasarkan hasil analisa diketahui nilai derajat kejenuhan pada jalan Ahmad Yani dibagi menjadi A1, A2, dan A3 dengan kondisi ada SPBU masing-masing 0,83, 0,72, dan 0,80. Derajat kejenuhan pada kondisi tanpa SPBU pada A2 dan A3 adalah 0,69 dan 0,78. Derajat kejenuhan pada kondisi volume menuju SPBU dianggap lurus pada A2 dan A3 adalah 0,72 dan 0,83. Besarnya pengaruh SPBU pada A2 dan A3 adalah 0,03 dan 0,02. Analisa derajat kejenuhan pada persimpangan Jalan Parit Haji Husin II yang dipengaruhi u-turn dibagi menjadi 2 yaitu persimpangan Jl. Parit Haji Husin II – Jl. Ahmad Yani - u-turn 1 dan persimpangan Jl. Parit Haji Husin II dan SPBU – Jl. Ahmad Yani - u-turn 2. Nilai derajat kejenuhan dengan kondisi ada SPBU pada persimpangan persimpangan Jl. Parit Haji Husin II – Jl. Ahmad Yani - u-turn 1 dan Jl. Parit Haji Husin II dan SPBU – Jl. Ahmad Yani - u-turn 2 adalah 1,58 dan 1,83. Derajat kejenuhan pada kondisi tanpa SPBU adalah 1,56 dan 1,81. Derajat kejenuhan pada kondisi volume menuju SPBU dianggap lurus adalah 1,62 dan 1,88. Kinerja jalinan dihitung pada 3 titik jalinan. Nilai derajat kejenuhan dengan kondisi ada SPBU pada jalinan 1,2, dan 3 adalah 0,94, 0,88, dan 1,10. Derajat kejenuhan pada kondisi tanpa SPBU pada jalinan 3 adalah 1,08. Derajat kejenuhan pada kondisi volume menuju SPBU dianggap lurus pada jalinan 2 dan 3 adalah 0,91 dan 1,12. Alternatif solusi yang direkomendasikan untuk menurunkan nilai derajat kejenuhan adalah perbaikan pada geometrik jalinan dengan 3 cara yaitu dengan menambah panjang jalinan atau memindahkan u-turn,  menambah lebar jalinan dan lebar pendekat, dan mengkombinasikan dengan menambah panjang dan lebar jalinan. Dari rekomendasi perbaikan tersebut yang dapat menurunkan nilai derajat kejenuhan menjadi < 0,85 adalah dengan cara menambah lebar jalinan dan lebar pendekat atau kombinasi dengan menambah panjang dan lebar jalinan. Persentase kendaraan dari u-turn menuju SPBU dan jalan Parit Haji Husin II sebesar 0,05% dan persentase kendaraan dari SPBU dan jalan Parit Haji Husin II menuju u-turn sebesar 0,04%.Kata kunci: U-Turn, Kinerja Jalan, Kinerja Simpang, Kinerja Jalinan, Derajat Kejenuhan
Studi Korelasi Nilai Mackintosh Probe (MP) dengan Nilai Konus (Qc) di Kota Pontianak Natal Gloria Leo Rencus Purba; Eka Priadi; - Aprianto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.778 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i1.32537

Abstract

Penyelidikan tanah di lapangan dilakukan untuk mendapatkan analisis geoteknik yang baik dan benar. Berbagai macam alat pengujian dirancang untuk mempermudah pekerjaan penyelidikan, salah satunya adalah Mackintosh Probe. Namun pengunaan Mackintosh Probe kurang popular di Indonesia. Alat ini mempunyai kelebihan seperti: mudah digunakan, ringan, tidak memerlukan kalibrasi, dan memerlukan biaya yang relatif murah bila dibandingkan dengan pengujian kekuatan tanah yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan korelasi antara nilai MP pada pengujian Mackintosh probe dengan nilai Qc Sondir (Cone Penetration Test). Penelitian langsung di lapangan dilakukan di Kecamatan Ledo Kabupaten Bengkayang sebanyak 15 (lima belas) titik lokasi  pengujian. Dari penelitian ini terdapat hubungan atau korelasi antara Nilai MP berdasarkan pengujian Mackintosh Probe (MP) dengan Nilai Qc Sondir (Cone Penetration Test) adalah memberikan nilai korelasi yang baik atau kuat, dimana persamaan yang diperoleh yaitu Qc = 25,316MP + 30,806  dengan batasan 0≤MP<400 blow/ft dengan nilai R2 = 0,6286 dengan nilai R = 0,62861/2 = 0,7928, ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan korelasi rata-rata yang kuat antara kedua variabel.Kata kunci : Mackintosh Probe (MP), Sondir (Cone Penetration Test), Korelasi, Persamaan
ANALISA STUDI KELAYAKAN PROYEK STUDI KASUS : PEMBANGUNAN BOOSTER PDAM DI PONTIANAK SELATAN Prananda, Shendi Anugerah; ., Syahruddin; Nuh, Safaruddin M
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.937 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v3i2.13551

Abstract

Pembangunan booster yang dilakukan oleh PDAM Tirta Khatulistiwa adalah salah satu proyek yang bertujuan untuk menunjang pendistribusian air bersih di Kota Pontianak, khususnya daerah Pontianak Selatan. Hal ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh PDAM Tirta Khatulistiwa untuk memenuhi tugasnya sebagai penyedia air bersih untuk seluruh masyarakat di Kota Pontianak. Pembangunan booster PDAM ini dikerjakan tahun anggaran 2013 – 2014, dalam pengkajian kelayakan sebelumnya pembangunan booster dinyatakan layak, namun hingga kini booster belum beroperasi. Untuk itulah dilakukan re-analisa terhadap pembangunan booster secara finansial. Untuk hasil analisa sensitivitas yang dilakukan terhadap nilai pendapatan dan pengeluaran dengan faktor perubahan terjadi kenaikan bersamaan sebesar +10%, maka didapatkan nilai NPV = Rp 4.132.516.457. Nilai pendapatan dan pengeluaran terjadi kenaikan bersamaan sebesar +20% didapatkan nilai NPV = Rp   4,508,199,776.18.Nilai pendapatan dan pengeluaran terjadi penurunan bersamaan sebesar -10%     didapatkan nilai NPV = Rp 3,381,149,832.13. Nilai pendapatan dan pengeluaran terjadi kenaikan bersamaan sebesar -20% didapatkan nilai NPV = Rp   3,005,466,517.45. Pendapatan dan pengeluaran naik +10%, maka PBP akan mengalami   perubahan menjadi 5.04 tahun < 20 tahun rencana. Pendapatan dan pengeluaran naik +20%, maka PBP = 4.62 < 20 tahun rencana. Pendapatan dan pengeluaran naik -10%, maka PBP = 6.16 < 20 tahun rencana. Pendapatan dan pengeluaran naik -20%, maka PBP = 6.93 < 20 tahun rencana.   Kata kunci : Analisis Studi Kelayakan Proyek, Investasi
ANALISA ANGKUTAN SEDIMEN DI SUNGAI JAWI KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Endyi, -; Kartini, -; Gunarto, Danang
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.706 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.22665

Abstract

Meningkatnya aktifitas manusia di Sungai Jawi Kecamatan Sungai Kakap memberikan pengaruh terhadap ekosistem perairan seperti limbah domestik, pertanian dan perkebunan.Hal ini menyebabkan meningkatnya pengikisan tanahsebagai dampaknya jumlah sedimen di dalam sungai bertambah dan menyebabkan pendangkalan dibeberapa tempat terutama di Parit Haruna (hulu), Alsintan (tengah), dan PDAM/Puskesmas (hilir).Analisa angkutan sedimen ini bertujuan untuk mengetahui besarnya angkutan sedimen (Suspended Load dan Bed Load) dan sedimen total (Total Load) yang dipengaruhi pasang surut dan tingkat besarnya angkutan sedimen dari tertinggi hingga terendah.Metode penelitian ini menggunakan data primer berupa data hidrometri (pengukuran lebar, kedalaman, kecepatan aliran, suhu), perhitungan debit, dan pengambilan sampel air. Penelitian dilakukan pada kondisi pasang surut selama 24 jam interval waktu pengukuran per 2 jam. Analisa angkutan sedimen melayang dihitung dari hubungan antara hasil perkalian konsentasi sedimen layang dan debit aliran. Sedangkan untuk analisa sedimen dasar menggunakan Tabel ‘Strand dan Pemberton’.Hasil analisa menunjukkan besarnya angkutan sedimensecara keseluruhan didapatkan dengan menjumlahkan sedimen layang dan sedimen dasar dan didapat sedimen total (Total Load)di Parit Haruna kondisi pasang 276,73Kg/hari, kondisi surut 518,79 Kg/hari,di Alsintan kondisi pasang806,75Kg/hari, kondisi surut 1.282,33 Kg/hari, dan di PDAM/Puskesmas kondisi pasang 2.229,09Kg/hari, kondisi surut 4.716,60Kg/hari.Pasokan sedimen perhari yang dipengaruhi pasang surut, dihasilkan dalam sedimen total harian di ParitHaruna sebesar 242,06Kg/hari, di Alsintansebesar 475,58Kg/haridan di PDAM/Puskesmassebesar 2.487,50Kg/hari. Tingkat besarnya angkutansedimen tertinggiadalah beradadi PDAM/Puskesmas, rendahdi Alsintan dan terendahdi Parit Haruna.Kata Kunci: sedimen layang, sedimen dasar, pasang surut
EVALUASI PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN SUNGAI JAWI LUAR KECAMATAN PONTIANAK BARAT Madhianti, Tiara Rinalva; Mulki, Gusti Zulkifli; Puryanti, Vetti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.8 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.28398

Abstract

Permukiman kumuh selalu menjadi permasalahan yang terdapat pada kota-kota besar di Indonesia, seperti Kota Pontianak. Berdasarkan lokasinya permukiman ini memiliki karakteristik lokasi permukiman kumuh di daerah tepi sungai, jumlah penduduk permukiman kumuh di RT 05/RW18 sebanyak 312 jiwa, memiliki luas wilayah sebesar 0,48 Ha, yang memiliki tipologi kumuh berat. Perkembangan permukiman padat yang menjadi salah satu pemicu permasalahan kumuh, namun terdapat permasalahan-permasalahan lainnya, seperti sosial dan ekonomi, diantaranya adalah sebagian besar masyarakat berpenghasilan rendah dengan tingkat pendidikan yang masih tergolong rendah. Adapun evaluasi yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini adalah evaluasi terhadap tindak lanjut upaya Pemerintah dalam penanganan ]kekumuhan.  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah  untuk  mengevaluasi permukiman kumuh di RT 05/RW 18 Kelurahan Sungai Jawi Luar Kecamatan Pontianak Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kuantitatif,  teknik analisis yang digunakan adalah analisis pembobotan untuk mengetahui tingkat kekumuhan dan analisis crosstab untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap permukiman kumuh.. Hasil  dari  penelitian  menunjukkan  bahwa, permukiman kumuh pada RT 05/RW 18 tergolong dalam tingkat kekumuhan berat dan terdapat hubungan yang positif dan signifikan terhadap tingkat kekumuhan yaitu pekerjaan, pendapatan, status kepemilikan, jenis tempat tinggal dan lama tinggal. Serta tidak terdapat hubungan yang positif dan signifikan terhadap tingkat kekumuhan yaitu pendidikan dan tanggungan anak. Kata-kata kunci: evaluasi, permukiman kumuh
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA PUSAT PERTUMBUHAN PADA KECAMATAN SUKADANA KABUPATEN KAYONG UTARA Nur, Syarif Muhammad; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Pratiwi, Nana Novita
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.166 KB)

Abstract

 Kecamatan Sukadana merupakan ibu kota Kabupaten Kayong Utara yang mekar pada tahun 2007, sehingga menjadi salah satu daerah otonomi baru di Provinsi Kalimantan Barat. Namun Kecamatan Sukadana masih minim pembangunan infrastruktur dan rendahnya tingkat kesejahteraan penduduk. Oleh karena itu, salah satu upaya dalam meningkatkan pembangunan dan pengentasan kemiskinan maka tujuan dari penelitian ini yaitu strategi pengembangan Desa Pusat Pertumbuhan (DPP) pada Kecamatan Sukadana agar dapat menimbulkan spillover effect positif pada daerah Hinterland-nya. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan 3 teknik analisis. Pertama, analisis gravitasi untuk memperkirakan daya tarik lokasi di wilayah Kecamatan Sukadana. Kedua, analisis potensi desa untuk mengidentifikasi kriteria Desa Pusat Pertumbuhan. Ketiga, analisis SWOT sebagai arahan strategi pengembangan Desa Pusat Pertumbuhan pada Kecamatan Sukadana. Hasil analisis gravitasi menunjukkan desa yang memiliki daya tarik tertinggi di Kecamatan Sukadana terdapat pada Desa Sutera. Demikian juga dengan analisis potensi desa menunjukkan Desa Sutera berpotensi sebagai pusat pertumbuhan di Kecamatan Sukadana karena memiliki berbagai keunggulan dibanding desa sekitarnya. Keunggulan yang dimiliki Desa Sutera diantaranya sebagai pusat pemerintahan, pusat pendidikan, pusat perdagangan, memiliki aksesibilitas yang baik, tersedianya pelabuhan dan dermaga, serta terdapat berbagai wisata alam maupun bahari. Strategi pengembangan Desa Sutera dengan meningkatkan fungsi kawasan sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL) untuk memberikan pelayanan skala kecamatan maupun kabupaten. Kata kunci: Desa pusat pertumbuhan, potensi desa, analisis gravitasi

Page 11 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue