cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
KAJIAN TEKNIS PRODUKTIVITAS ALAT ANGKUT HINO FM 260 JD PADA PENAMBANGAN GALENA PT KAPUAS PRIMA COAL, TBK KABUPATEN LAMANDAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Sitangger, Stefanus Ais Fatmi; Syahrudin, -; Syafrianto, M. Khalid
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.86 KB)

Abstract

PT Kapuas Prima Coal merupakan perusahaan dalam kegiatan penambangan galena, Target produksi perusahaan sebesar 220 ton/jam. maka perlu analisis pengaruh efisiensinya. Untuk kegiatan gali-muat menggunakan Backhoe Excavator Doosan 340 LC-V dan alat angkutnya Dump Truck Hino 500 FM 260 JD mengangkut galena ke Stockyard. Metode digunakan dalam penelitian menggunakan  metode deskriptif dengan mengolah data waktu kerja efektif dan produktivitas. Tahapan penelitian dimulai dari studi pustaka pengumpulan data primer dan sekunder, pengolahan data, kesimpulan dan saran. Hasil perhitungan produktivitas adalah  208,56 ton/jam sedangkan target perusahaan adalah 220 ton/jam, hal ini disebabkan waktu kerja efektif tidak digunakan sebaik-baiknya. Sehingga efisiensi kerja juga menurun. Setelah dioptimalisasi dari hasil sebelumnya produktivitas yang  208,56 ton/jam  meningkat menjadi 233,475 ton/jam sehingga target produksi tercapai.Kata kunci: Galena, Efektivitas dan efisiensi kerja,  Stockyard, Produktivitas alat
PERENCANAAN PIPA TRANSMISI SUMBER AIR BAKU SUNGAI BEKUAN BAGI PENDUDUK KECAMATAN LEMBAH BAWANG Nizar, Sy. Khairul; Yulianto, Eko; ., Umar
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1509.64 KB)

Abstract

Analysis begins with the planning phase to determine the water quality of the design of water treatment, after the calculation of flood discharge analysis, followed by analysis of population projections for the next 20 years. After Knowing Population, conducted a needs assessment of the community water valley onions and quantity of water which is owned by River raw water source clot. Recently tested the reliability of the source of raw water for then all the data is processed using Epanet Program. Of Air Quality Test Results in laboratory Health Office dr. Sudarso, Pontianak meragun sirin known that water is still very clean and does not require water treatment. Followed by Analysis Debit Flood Plan using HSS method Snyder is known that the maximum discharge clot River Water Source for the return period of 20 years is 8.7602 liters / sec while the clean water needs at peak hours of 12.7752 liters / sec. Furthermore, from the analysis of the pipeline which will be used using 2.0 Epanet program planned transmission network using HDPE pipe with pipe diameter Ø 150 mm with a distance of 3283 mm.
STUDI PERBANDINGAN KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR PADA PERKERASAN KAKU YANG MENGGUNAKAN AGREGAT BATU PECAH MANUAL DAN AGREGAT BATU PECAH MESIN Bani, -; Widodo, Slamet; Sulandari, Eti
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.509 KB)

Abstract

Terjadinya krisis bahan baku yang berkepanjangan terutama bahan baku utama pembuat beton jalan yaitu batu mengakibatkan harga batu meningkat. Maka perlu dicari bahan baku alternatif pengganti yang lebih ekonomis. Berdasar hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton maksimum, kuat lentur balok beton maksimum yang menggunakan campuran berbeda agregat pengelolaanny sebagai campuran dengan memiliki nilai mutu tekan 30MPa dan mutu lentur 45Kg/cm2 pada umur 28 hari. Metodelogi penulisan penelitian ini adalah kuat tekan dan kuat lentur, dengan benda uji silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm, sedangkan untuk kuat lentur menggunakan benda uji balok beton dengan ukuran lebar 15 cm, tebal 15 cm, dan panjang 60 cm. Metode perencanaan campuran beton menggunakan metode SNI. Setelah dilakukan pengujian dan penelitian, maka didapat hasil pengujian kuat tekan silinder pada beton dengan menggunakan batu pecah mesin menghasilkan kuat tekan sebesar 34,53 MPa dan untuk beton dengan menggunakan batu pecah manual 30,70 MPa. Kuat tekan beton maksimal tercapai pada variasi penggunaan kedua agregat tersebut dengan rencana awal 30 MPa, untuk penggunaan agregat batu pecah mesin  mengalami peningkatan sebesar 11% dari penggunaan agregat batu pecah manual. Hasil pengujian kuat lentur balok pada beton dengan menggunakan batu pecah mesin menghasilkan kuat lentur sebesar 46,77 Kg/cm2 dan untuk beton dengan menggunakan batu pecah manual 45,46 Kg/cm2. Kuat lentur beton maksimal tercapai pada variasi penggunaan kedua agregat tersebut dengan rencana awal 45 Kg/cm2, untuk penggunaan agregat batu pecah mesin  mengalami peningkatan sebesar 2,8% dari penggunaan agregat batu pecah manual. Nilai stabilitas pada penggunaan agregat batu pecah mesin memiliki nilai kuat tekan yang lebih tinggi di bandingkan secara manual. Hal ini dapat diartikan bahwa batu yang terbentuk secara pecah mesin memiliki ukuran agregat yang standar ukurannya sehingga dalam pembentukan terhadap beton tidak membuat rongga-rongga lebih besar dan memiliki kepadataan yang lebih baik dibadingkan batu pecah manual, sedangkan untuk batu yang diolah secara manual pembentukan dengan alat seadanya tidak dapat di pastikan memiliki nilai standar.   Kata kunci : kuat tekan beton, kuat lentur, agregat batu pecah mesin, agregat batu pecah manual
PELESTARIAN KAWASAN INTI CAGAR BUDAYA ISTANA KADARIAH UNTUK MENDUKUNG CITRA KOTA BERDASARKAN PERSEPSI PEMANGKU KEPENTINGAN Pertiwi, Siti Asri Heriyani; Wulandari, Agustiah; Septianti, Anthy
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.498 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.27040

Abstract

Kawasan Inti Cagar Budaya Istana Kadariah merupakan kawasan bernilai sejarah yang telah ada sejak tahun 1771 dan sekaligus menjadi cikal bakal Kota Pontianak. Kawasan ini meliputi seluruh area perkembangan fisik di pusat pemerintahan Istana Kadariah sejak 1771-1950. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tindakan yang tepat dalam upaya pelestarian Kawasan Inti Cagar Budaya Istana Kadariah berdasarkan persepsi pemangku kepentingan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah induktif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya studi literatur, observasi dan wawancara. Sementara metode analisisnya adalah analisis deskriptif dan analisis isi. Responden berasal dari 4 kelompok yakni pemerintah, ahli, masyarakat dan komunitas, serta mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Inti Cagar Budaya Istana Kadariah berkembang melalui tahapan diantaranya pembukaan lahan, struktur kota tradisional, upaya strategis dan perkembangan permukiman. Setiap elemen citra kota terkecuali elemen batas mampu memberikan citra kawasan sebagai kawasan tepian air. Berdasarkan hasil penelitian, penilaian mengenai pemahaman responden menunjukkan bahwa responden menganggap kawasan memiliki kelebihan. Dasar yang mendorong tindakan pelestarian adalah nilai. Tindakan pelestarian yang tepat merupakan tindakan pelestarian dengan kelas prioritas tinggi dan rendah. Sehingga terdapat 4 jenis tindakan pelestarian yang tepat untuk diterapkan pada kawasan penelitian berdasarkan persepsi pemangku kepentingan. Adapun 4 (empat) jenis tindakan tersebut diantaranya pemeliharaan, dan adaptasi yang tergolong prioritas inggi. Sementara revitalisasi, dan rekreasi tergolong prioritas rendah.  Kata Kunci:  Cagar Budaya, Citra Kota, Pelestarian, Pemangku Kepentingan.
DRAIN SPACING PADA LAHAN RAWA PASANG SURUT DI DAERAH RAWA PUNGGUR BESAR Wahyuningtyas, Wuri Kusuma; Herawati, Henny; Nurhayati, -
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.604 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.33589

Abstract

Pengelolaan air pada lahan rawa pasang surut bertujuan untuk menjamin ketersediaan air yang cukup untuk pertumbuhan tanaman dan membuang air hujan kelebihan dari lahan pertanian. Drain spacing atau jarak antar saluran adalah salah satu cara untuk mengatur tinggi muka air di lahan pertanian yang harus diperhitungkan dengan baik, agar seluruh lahan rawa pasang surut mendapatkan tinggi muka air tanah yang ideal untuk pertumbuhan tanaman. Data primer pada penelitian ini adalah tinggi muka air tanah, tinggi pasang surut di Sungai Pinang, tinggi muka air di saluran kuarter, koefisien konduktivitas hidraulik, dimensi saluran tersier dan kuarter, curah hujan, dan temperatur. Jenis tanah pada lokasi penelitian adalah tanah lempung dimana nilai koefisien konduktivitas hidrauliknya adalah 4,798 × 10-8 meter/detik. Temperatur pada lokasi penelitian berkisar antara 24°C - 37,5°C dengan curah hujan rata-rata sebesar 5,746 × 10-8 meter/detik dan evapotranspirasi rata-rata sebesar 3,912 × 10-6 meter/detik. Hubungan fluktuasi muka air tanah dan muka air baik di Sungai Pinang maupun di saluran kuarter adalah linier. Jarak antar saluran kuarter yang ada di lokasi penelitian adalah 22 meter sedangkan jarak antar saluran kuarter optimal yang diperlukan oleh tanaman langsat dan manggis adalah 20 meter. Maka, jarak antar saluran kuarter harus diperpendek agar tanaman tahunan, yaitu langsat dan manggis dapat tumbuh optimal yang memerlukan kedalaman muka air tanah 1 meter di bawah muka tanah.Kata kunci: Jarak antar saluran, muka air tanah, tanaman tahunan.
PEMETAAN KONSISTENSI TANAH BERDASARKAN NILAI SONDIR DI KOTA PONTIANAK A’an, Andreas; Priadi, Eka; Purwoko, Budhi
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.096 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.14316

Abstract

Penyusunan pemetaan ini dilakukan terhadap data sondir yang ada di Kota Pontianak, dimana dari data ini akan dipetakan  konsistensi jenis tanah yang di wakili oleh parameter – parameter yang di dapat dari data sondir.Skripsi ini menyajikan hasil analisa data sondir untuk mengetahui kondisi tanah di Kota Pontianak kemudian mendeskripsikan penyebaran konsistensi tanah yang ada di Kota Pontianak.Secara umum konsistensi tanah di Kota Pontianak menunjukan pada kedalaman 0 – 14 meter adalah tanah sangat lunak dan pada kedalaman 14 – 20 meter berkonsistensi tanah lunak. Kata Kunci: sondir, konsistensi tanah, daya dukung.
PEMANFAATAN SISA PECAHAN CAMPURAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA LASTON WEARING COURSE GRADASI KASAR Yamsasmi, -; AS, Syafaruddin; Azwansyah, Heri
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.894 KB)

Abstract

Making as asphalt mixture requires a huge amount of aggregates because its structure contains 90-95% of aggregates. One of the many materials that are mostly used is gravel. Continuoes use of gravel in large amounts will have an impact on the environment where the gravel is obtained. On the other hand, the high levels of infrastuctrural construction out of concrete in Kalimantan barat aspecially in Pontianak allows the possitility of structural failure, fire and precast concrete failures to increase. Therefore, the use of concrete shards to substitute coarse aggregates becomes an alternative in this research. This research uses the experiment method of comparing between the use of course aggregates and the use of K-225 and K-300 concrete sherds with the varielies of asphalt grudes at 5,0%,  5,5%,  6,0%, 6,5%, 7,0%. We use a total of 45 sampels with each variely of course aggregates gotting 15 samples.we tested each samples using the marshall method so we get the marshall characteristics and optimum asphalt content of the mixture. Refrens of the bina marga 2010 specification. Based on marshall test, the parameters of marshall that meet the stability value at 5.0% - 7.0% asphalt content for the three types of mixture of the highest stability value occurred on the natural broken stone of 7.0% asphalt content of 2822.5kg. Flow value at 6.0% and 6.5% asphalt level of 3.767mm and 3.733mm for natural broken stone, 6.0% for 3.73mm for concrete mixture of K225, and for fractionation of K300 5%, 5.5% and 6.5% concrete mixture of 2.77mm, 3.73mm, and 2.80mm. VIM values for the three mixtures at 7.0% asphalt content of 4.460% natural broken stone, 4.57% of K225 concrete mixed fractions, and 4.31% for K300 concrete mixed fractions. The value of FVB for natural crushed stone at 6.5% and 7.0% asphalt content of 76.116% and 81.538%, 6.0% - 7.0% by 69.92%, 79.87%, and 90.66% for concrete mixture of K225 mixture, and concrete mixture of K300 5.5% 7.0% by 65.81%, 71.17%, 74.31%, and 87.72%. the MQ values for the three mixed types meet the standards but at 5.5% asphalt content of 223.80 kg / mm for the fractional mixture of K225 concrete does not meet. From the data analysis, the optimum bitumen content (KAO) was obtained for the mixture of crude aggregate aggregate of 6.54%, the coarse aggregate of K225 concrete mixture was 6.05%, and the crude aggregate of K300 concrete mixture was 6.65%.     Key words: Asphalt Concrete Wearing Course , mixed concrete mixture, Marshall Characteristic, Coarse Gradation
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI GOVERNMENT AND SMART CITY LANDMARK (GENCIL) TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KOTA PONTIANAK Saputra, Rendi; Mulki, Gusti Zulkifli; Firdaus, Hendri
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.734 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.29128

Abstract

Pemerintah Kota Pontianak terus melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, salah satunya dengan cara mengikutsertakan partisipasi masyarakat melalui pengaduan masyarakat. Government And SmartCity Landmark (GENCIL) merupakan sebuah sistem informasi yang berbasis e-government dan menjadi wadah masyarakat dalam melakukan pelayanan publik di Kota Pontianak. Kehadiran sistem informasi GENCIL memberikan harapan Pemerintah dan masyarakat dari bentuk penerapan sistem informasi yang mana penyajian informasi yang cepat, tepat, dan akurat dalam mendukung pengambilan keputusan sehingga terjadi peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Pontianak. Namun pada kenyataannya tidak semua penerapan SI pada suatu organisasi/pemerintahan dapat memberikan peningkatan yang efektif pada pelayanan publik. Oleh karena itu, peneliti menganalisa dan mengukur efektivitas sistem informasi GENCIL terhadap kualitas pelayanan publik di Kota Pontianak. Sebagai pembanding peneliti juga mengukur efektivitas kualitas pelayanan publik pada masyarakat non GENCIL (masyarakat yang tidak menggunakan SI GENCIL) terhadap kualitas pelayanan publik di Kota Pontianak.Pendekatan penilitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur, observasi dan kuesioner. Teknik analisis pada penelitian ini meliputi uji dua beda rata-rata(kolmogrov smirnov), uji korelasi, uji asumsi klasik, dan analisis regresi. Hasil penilitian menunjukkan perbandingan antara kualitas pelayanan publik pada sistem informasi GENCIL dan non GENCIL di Kota Pontianak dengan mengelompokkan indikator penilaian kualitas pelayanan publik di Kota Pontianak, seperti melihat kualitas informasi, kualitas pelayanan, kualitas pengguna dan tingkat kepuasan pelayanan publik.  Kata kunci: E-government, Sistem Informasi GENCIL, Pengaduan Masyarakat, Pelayanan Publik, Efektivitas.
ANALISIS KESESUAIAN LOKASI PASAR RAKYAT DAN PERILAKU KONSUMEN DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Savitri, Feby; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Wulandari, Agustiah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.607 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i2.35132

Abstract

Pasar rakyat di Kecamatan Sungai Raya menimbulkan adanya kemacetan lalu lintas dan sebagian lainnya berada pada lokasi yang tidak ramai. Efisiensi dan optimalisasi pasar rakyat merupakan kajian yang perlu dibahas karena dalam pemilihan lokasi sebaiknya didirikan pada tempat yang sesuai. Penelitian ini bertujuan agar teranalisisnya kesesuaian lokasi pasar rakyat dan perilaku konsumen di Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Pendekatan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik analisis tetangga terdekat, distribusi frekuensi, buffering, dan skoring. Hasil penelitian menunjukkan pola lokasi pasar rakyat di Kecamatan Sungai Raya adalah tersebar secara acak mengikuti sebaran permukiman. Pasar rakyat dibagi atas klasifikasi berdasarkan luas dan kapasitas pedagang yaitu minimal C-IV pada Pasar Melati. Klasifikasi pasar rakyat D-IV yang memiliki luas lahan serta kapasitas dagang lebih kecil dimiliki oleh pasar rakyat Sejati Parit Baru, Arteri Kapuas, Sejati Parit Haji Muksin, Keramat, dan Senggol. Kesesuaian pasar rakyat berdasarkan keterjangkauan terhadap pabrik gudang kimia, SPBU, permukiman, penggunaan lahan, dan penduduk bernilai kesesuaian tinggi. Kecenderungan perilaku konsumen tinggi terhadap motivasi belanja dan rendah terhadap kenyamanan fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan lokasi pasar rakyat di Kecamatan Sungai Raya telah sesuai berdasarkan lokasi maupun perilaku konsumen. Hal ini berkaitan dengan kedekatan dan ketercapaian terhadap permukiman dan faktor lain seperti motivasi belanja. Kata kunci: kesesuaian lokasi, perilaku konsumen, pasar rakyat
KOORDINASI LAMPU LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN JL. ALIANYANG – JL. PUTRI DARANANTE – JL. PUTRI DARAHITAM DENGAN PERSIMPANGAN JL. ALIANYANG – JL. GUSTI HAMZAH – JL. PUTRI CANDRAMIDI DI KOTA PONTIANAK Khardiansyah, Ardi; ., Akhmadali; Sulandari, Eti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1227.367 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.16119

Abstract

Kemacetan lalu lintas umumnya terjadi akibat antrian di simpang-simpang jalan, terlebih lagi pada simpang-simpang yang berdekatan. Hal ini karena simpang merupakan tempat konflik antar kendaraan yang terkonsentrasi, yang secara umum berfungsi pada kapasitas dengan tingkat pelayanan atau kinerja yang lebih rendah dari persimpangan jalan yang dilayani. Saat volume lalu lintas tinggi, misalnya pada jam-jam sibuk umumnya persimpangan menjadi prasarana transportasi yang secara nyata terlihat tidak mampu menampung arus lalu lintas. Koordinasi sinyal antar simpang diperlukan untuk mengoptimalkan kapasitas jaringan jalan karena dengan adanya koordinasi sinyal ini diharapkan tundaan (delay) yang dialami kendaraan dapat berkurang. Lokasi penelitian ini diambil pada lengan simpang Jl. Alianyang I – Jl. Putri Daranante – Jl. Putri Dara Hitam dan lengan simpang JL. Gusti Hamzah – Jl. Alianyang III – Jl. Putri Candramidi. Dipilihnya kedua persimpangan tersebut karena jarak kedua simpang yang hanya 500 m sehingga memungkinkan untuk diterapkan pengaturan lalu lintas terkoordinasi. Penelitian ini dilakukan selama 3 hari, yaitu pada hari Sabtu, Minggu dan Senin. Survey dimulai pukul 06.00-18.00 WIB dengan interval waktu per 1 jam. Penelitian yang dilakukan berupa penelitian jumlah kendaraan yang lewat pada persimpangan tersebut. Dari jumlah kendaraan yang lewat pada tiap simpang akan didapat Volume Jam Puncak dan lama sinyal hijau untuk tiap simpang yang diteliti. Dengan adanya koordinasi lampu lalu lintas antar simpang, maka tundaan dan kemacetan dapat dikurangi, terutama yang biasa terjadi pada jam-jam puncak. Dari hasil penelitian didapat Volume Jam Puncak pada pukul 16.00-17.00 WIB untuk simpang 1 sebesar 1656 smp/jam dan untuk simpang 2 sebesar 2249 smp/jam serta didapat juga waktu tempuh kendaraan sebesar 40 km/jam. Sedangkan waktu siklus tiap simpang pada jam puncak untuk simpang 1 lama waktu siklusnya 69 detik, dengan masing-masing sinyal hijau pada tiap kaki simpang Jl. Alianyang I = 13 detik, Jl. Putri Daranante = 12 detik, Jl. Alianyang II = 17 detik, Jl. Putri Dara Hitam = 11 detik dan pada simpang 2 didapat waktu siklusnya 96 detik dengan sinyal hijau pada tiap kaki simpang Jl. Putri Candramidi = 18 detik, Jl. Alianyang III = 18, Jl. Gusti Hamzah = 22 detik, Jl. Alianyang II = 22 detik. Dengan dikoordinasikannya kedua simpang tersebut sesuai pola lama sinyal hijau, merah dan kuning yang telah didapat, maka kendaraan yang lewat dari simpang 1 menuju ke simpang 2 atau sebaliknya akan selalu mendapat sinyal hijau. Kata kunci: Koordinasi simpang, traffic light, Arus (Q),  Sinyalhijau (g), Waktu siklus (c), Waktu Tempuh (t).

Page 22 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue